Dishub PALI Naikan Target Perolehan Uji KIR Tahun 2020

PALI -- Dinas Perhubungan (Dishub)  Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyebut bahwa pendapatan dari kepengurusan uji KIR kendaraan tahun 2019 lalu bisa melampaui target, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 30 juta berhasil mengumpulkan Rp 33 juta.

Hal itu disampaikan langsung Plt Kepala Dishub PALI, Slamet Suhartopo Rabu  (19/2). Menurutnya bahwa atas capaian itu Dishub PALI untuk tahun 2020 ini menaikan target menjadi Rp 40 juta. 

"Sejak Dishub bisa layani perpanjangan uji KIR alhamdulillah target pendapatan bisa melampaui," kata Suhartopo. 

Untuk terus menggenjot pendapatan dari perpanjangan uji KIR, Suhartopo mengerahkan mobil keliling uji KIR untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat agar tidak telat mengurus surat uji KIR kendaraannya. 

"Mobil keliling uji KIR akan terus aktif mendatangi lokasi yang dijadikan titik kumpul kendaraan, misalkan di terminal. Gunanya memberitahu masyarakat bahwa pengurusan uji KIR sudah bisa dilakukan di PALI," tambahnya. 

Dengan masih banyaknya kendaraan yang berplat nomor luar PALI, Suhartopo telah menyebarkan surat edaran kepada perusahaan-perusahaan penyedia angkutan untuk mengurus balik nama kendaraannya supaya uji KIRnya bisa masuk ke PALI.

"Masih banyak perusahaan dengan plat kendaraan dari luar kota. Untuk itu kami sarankan agar perusahaan jasa penyedia angkutan agar memakai plat nomor PALI supaya pendapatan dari uji KIR kendaraan bisa terus meningkat di Bumi Serepat Serasan," tandasnya. (sn)  





Share:

Peduli Pendidikan, Pertamina EP Bangun Pojok Baca di SD Babat Ramba Jaya

MUSI BANYUASIN, SININEWS.COM - PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan. Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina EP juga turut melaksanakan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan. 

Salah satunya diimplementasikan melalui Pertamina EP (PEP) Asset 1 Ramba Field yang membuktikan komitmen, khususnya dalam bidang pendidikan terutama di desa-desa di wilayah kerja perusahaan. Ramba Field memberikan bantuan Pojok Baca dan merenovasi atap gedung sekolah SDN 01 Ramba, Desa Babat Ramba Jaya, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin.

Setelah renovasi rampung dikerjakan, Senin (10/2) dilakukan acara Peresmian pojok baca dan renovasi atap gedung sekolah di SDN 01 Desa Babat Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat. Hadir dalam kegiatan tersebut  Pjs Ramba Field Manager Michael Aji Wiboso, Legal & External Relation Staff Ramba Field Wahyu Pribadi Oetomo, Kepala Desa Babat Ramba Jaya Dedi Aswari, Koramil 0401-01 Sungai Lilin dan Kepala Sekolah SDN 01 Desa Babat Ramba Jaya.

Pjs Ramba Field Manager Michael Aji Wibowo dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa program yang dilaksanakan merupakan bentuk sumbangsih sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan. "SDN 01 Ramba layak mendapatkan bantuan ini, karena dari hasil tim survey kami, SDN 01 Ramba masih banyak kekurangan fasilitas terutama perpustakaan dan atap gedung sekolah. Selain di SDN 01 Ramba, tempat-tempat umum lainnya juga sudah diberikan bantuan Corporate Social Responbility (CSR),"paparnya.

Tidak hanya bantuan fisik, program pengembangan masyarakat juga dilaksanakan melalui edukasi pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan melalui budidaya tanaman organik dan tanaman obat keluarga (TOGA) kepada masyarakat yang ada di wilayah operasi perusahaan. "Kita berdayakan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada serta lahan milik masyarakat yang belum termanfaatkan,"jelasnya.

Kepala Desa Babat Ramba Jaya, Dedi Aswari menyambut baik dengan adanya bantuan dari Pertamina EP Asset 1 Ramba Field dibidang pendidikan. Pihaknya juga bersyukur dan berterima kasih atas bantuan Pojok Baca dan renovasi atap gedung sekolah SDN 01 Ramba yang sangat besar manfaatnya.

"Mewakili masyarakat kami bangga dengan CSR Pertamina EP Asset 1 Ramba Field yang telah banyak berkontribusi untuk Desa kami baik di bidang pendidikan maupun bantuan sosial lainnya,"ungkapnya.

Senada, Kepala Sekolah SDN 01 Ramba, Erna Suryani, S.Pd mengatakan bantuan dari Pertamina EP Asset 1 Ramba Field sangat membantu proses belajar dan menambah semangat belajar anak didiknya.(ril/SN)
Share:

Tabung Gas Meledak di Babat, Satu Korban Terluka

PALI -- Tetin (45) warga Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang merupakan pemilik warung kopi di sekitar kantor camat setempat alami luka bakar cukup serius dibagian tubuhnya lantaran menjadi korban ledakan tabung gas melon LPG yang terjadi pada Senin (17/2) sekitar pukul 06.00 WIB.

Dari keterangan sejumlah warga, bahwa penyebab tabung gas meledak tidak diketahui pasti apa titik persoalannya, tetapi diduga ada selang gas yang bocor dan langsung menyambar ketika korban tengah memasak untuk persiapan berjualan. 

"Mungkin ada yang bocor, sehingga saat dinyalakan api, menyambar gas dan meledak," terang Jon, salah satu warga setempat, Selasa (18/2).

Apesnya lagi ditambahkan Jon, api yang berkobar juga membakar tubuh korban hingga alami luka bakar serius. 

"Waktu kejadian, diduga korban berada di dapur, sehingga saat ledakan korban ikut terbakar. Namun beruntung banyak warga yang menolong dan memadamkan api kemudian melarikan korban ke Puskesmas terdekat. Tetapi akibat lukanya serius, korban di rujuk ke rumah sakit Prabumulih," tegangnya. 

Sementara Kusteti, Camat Penukal membenarkan kejadian itu. "Korban merupakan istri dari salah satu staf kecamatan. Saat ini korban dirawat di RS Prabumulih," kata Camat. (sn) 
Share:

Tidak ada drainase Akibatkan Air Menggenang, Jalan Provinsi Lintas PALI-Belimbing Dikeluhkan

PALI -- Pengguna jalan lintas PALI-Simpang Belimbing tepatnya berada di wilayah Talang Rimbo Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI mengeluhkan dengan genangan air yang mengalir masuk ke badan jalan. Bahkan terkadang, ketika hujan deras jalan tersebut banjir mengakibatkan terganggunya arus lalulintas di jalur tersebut. 

Kondisi itu disebabkan tidak adanya aliran air atau drainase disisi kiri dan kanan jalan. Warga pun meminta pemerintah provinsi Sumatera Selatan untuk membangun aliran air di sepanjang jalur PALI-Belimbing yang belum ada drainase. 

"Yang lebih membahayakan saat malam hari, terlebih lagi pengendara sepeda motor. Dimana jarak pandang pengendara terbatas, sehingga banyak pengendara tidak bisa mengurangi kecepatan kendaraanya saat melintasi jalan yang tergenang, akibatnya meski tidak menimbulkan kecelakaan atau kerusakan kendaraan, namun pakaian yang dikenakan basah dan kotor," ungkap Arip, salah satu pengendara sepeda motor, Selasa (18/2).

Meskipun saat ini jalan yang tergenang  belum ada kerusakan, namun dikatakan Pery, warga lainnya bahwa kualitas jalan akan berkurang lantaran air lama mengendap diatas jalan.

"Kalau lama dibiarkan, jalan akan cepat hancur. Untuk itulah kami meminta pemerintah untuk segera membuat aliran air agar ketika hujan turun air akan langsung hilang," pintanya. (sn) 
Share:

Jemput Bola dan Layani KB Gratis, DPPKBPPPA PALI Ingin Warga Bumi Serepat Serasan Pasang Kontrasepsi Jangka Panjang

PALI -- Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali lakukan pelayanan KB Gratis, pada Selasa (18/2). Tempat yang dipilih pada pelayanan KB kali ini adalah di Desa Mangku Negara Timur Kecamatan Penukal.

"Kita akan terus lakukan kegiatan ini, dan akan kita datangi seluruh desa yang ada di PALI secara bergantian," ungkap Yenni Nopriani, Kepada DPPKBPPPA PALI. 

Selain lakukan pelayanan, DPPKBPPPA PALI juga adakan kegiatan penyuluhan tentang cara menghindari 4 Terlalu dan Kontrasepsi MKJP serta sosialisasi PKDRT.

"Kita ajak akseptor untuk Memasang alat Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP),  memberi penyuluhan hindari KDRT serta menghindari 4 terlalu," tukasnya. (sn) 




Share:

Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Disdukcapil PALI Estafet ke Penukal

PALI -- Setelah sukses di Kecamatan Talang Ubi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menggelar sosialisasi kebijakan kependudukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang inovatif, cepat akurat dan gratis dengan tujuan membahagiakan rakyat atau masyarakat, Selasa (18/2) di Kantor Camat Penukal. 

Kepala Disdukcapil PALI, Rismaliza diwakili Sekretaris Disdukcapil Husni Zaelani menyebut bahwa kegiatan sosialisasi itu merupakan komitmen Disdukcapil dalam rangka meningkatkan pengetahuan aparatur pemerintahan dan masyarakat serta peningkatan pelayanan publik.

"Khususnya untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah dan masyarakat terhadap penyelenggaraan administrasi kependudukan yang mengalami perubahan seperti persyaratan, tata cara pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, formulir, blanko KK serta blanko akta pencatatan sipil dan perlu diketahui juga blanko KK dan akta pencatatan sipil sekarang sudah ditandatangani melalui tanda tangan elektronik berupa barcode akan tetapi pada saat jaringan tidak baik maka masih menggunakan tanda tangan basah," jelas Husni Zaelani. 

Ditambahkan Husni Zaelani bahwa dokumen kependudukan yang ditandatangani secara elektronik tidak perlu dilegalisir, cukup melihat keaslian dan keabsahan dokumen kependudukan dengan cara QR code di scan menggunakan aplikasi verifikasi elektronik (BSrE).

"Dan sejak bulan juli 2020 blanko KK serta akta pencatatan sipil akan diganti dengan kertas HVS 80 gram sesuaikan dengan Permendagri nomor 109 tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam adminduk, sehingga perlu diinformasikan dan disosiasikan," tambahnya.  

Kegiatan itu juga sangat diperlukan mengingat diungkapkan Husni Zaelani, masih banyaknya aparatur pemerintah dan masyarakat yang belum memahami dengan benar tentang adminduk dengan baik dari segi prosedur, persyaratan maupun kebijakan-kebijakan kegiatan inovasi lainnya yang berhubungan dengan pelayanan adminduk dan sangat penting untuk masyarakat agar informasi mengenai kependudukan dan pencatatan sipil dapat dipahami. 

"Kebijakan yang berhubungan dengan pelayanan adminduk yang tidak dipahami bisa menyebabkan terlambatnya proses penertiban dokumen kependudukan sehingga tertib administrasi kependudukan di kabupaten PALI terhambat," tandasnya. 

Diuraikan Husni Zaelani bahwa sosialisi itu tidak hanya bermakna untuk menertibkan penduduk secara administrasi, seperti pendaftaran penduduk, pencatatan sipil dan pengelolaan informasi kependudukan tetapi jauh dibalik itu banyak harapan yang ingin dicapai untuk mewujudkan kondisi kehidupan yang lebih layak bagi penduduk PALI.

"Sehingga dalam rangka mewujudkan tertib adminduk dan meningkatkan kualitas pelayanan adminduk dan pencatatan sipil yang inovatif, mudah, cepat, akurat dan gratis dengan tujuan memberikan kemudahan dan kepuasan kepada masyarakat menuju PALI cemerlang Disdukcapil PALI melaksanakan kegiatan sosialisasi kebijakan kependudukan," urainya. 

Dalam kesempatan itu juga, Husni Zaelani mengajak masyarakat untuk lakukan pendataan penduduk atau sensus penduduk secara online.

"Sejak tanggal 15 februari 2020 lalu, pemerintah mewajibkan kita seluruh warga Indonesia untuk ikut serta melakukan sensus penduduk online. Isi data diri secara benar untuk data kependudukan yang lebih akurat," ajaknya. (sn) 

Share:

Minim Stunting, Camat Penukal Tetap Bergerak

PALI -- Pencegahan stunting saat ini tengah gencar dilakukan pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sebab kasus stunting atau tidak normalnya tumbuh kembang anak menjadi sorotan pemerintah pusat yang harus diupayakan penanganannya. 

Upaya pencegahan stunting dilakukan dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai desa untuk membuka pemahaman masyarakat terhadap bahaya stunting disebut juga kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena munculnya kasus stunting salah satunya disebabkan kurangnya pengetahuan orang tua. 

Seperti di Kecamatan Penukal, Camat Kusteti menggerakan kepala desa untuk giat mensosialisasikan pentingnya menjaga asupan gizi bagi keluarganya serta menerapkan pola hidup sehat. 

"Dalam waktu dekat ini kami akan mengukuhkan duta cegah stunting tingkat desa dari PKK desa yang ada di kecamatan Penukal. Duta stunting nantinya menjadi motor penggerak masyarakat terutama kaum hawa untuk lebih paham apa itu stunting dan bahayanya serta cara mencegahnya," kata Kusteti, Selasa (18/2).

Disebutkan Kusteti bahwa ada 21 duta cegah stunting yang bakal dikukuhkan yang nantinya diharapkan bisa berkoordinasi dengan duta stunting kecamatan, kepala desa, bidan desa dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

"Dalam mencegah stunting tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dukungan dan dorongan semua pihak. Artinya duta stunting harus pandai jalin komunikasi dengan berbagai elemen agar penyampaian sosialisasi bisa cepat diserap masyarakat," harapnya. 

Bukan hanya menggerakkan duta cegah stunting, Camat juga mendukung program pemerintah desa yang telah melaksanakan bagi-bagi makanan tambahan pada setiap kegiatan posyandu. 

"Sudah ada beberapa desa yang mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) diperuntukkan kegiatan posyandu. Dimana didalamnya ada bagi-bagi makanan tambahan untuk Balita sebagai upaya cegah stunting. Ini patut ditiru bagi desa yang belum lakukan itu," tukasnya. 

Dari data yang ada di kecamatan Penukal, Kusteti menyebut bahwa kasus stunting di 21 desa yang ada, sangat minim ditemukan. 

"Memang ada satu atau dua kasus ditemukan, namun tidak sampai kronis atau adanya tubuh anak kerdil. Meski angka stunting minin di Penukal, kami tetap bergerak dalam pencegahan agar Penukal khususnya dan umumnya PALI bebas dari stunting," tutupnya. (sn) 
Share:

Tim Srigala Gagalkan Transaksi Narkoba di Simpang 3 Betung, Dua Tersangka Digelandang

PALI -- Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Tim Srigala Polsek Penukal Abab berhasil menggagalkan sebuah transaksi terlarang, yakni jual beli narkotika jenis sabu-sabu di jalan simpang 3 Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI pada Selasa (11/2) sekitar pukul 21.30 WIB. 

Bukan hanya menggagalkan transaksi, tim Srigala  juga meringkus dua orang tersangkanya, yakni Ijul Yanopan (40) warga Kecamatan Kalidoni Kota Pelambang dan Dedi Apriyanto (40) warga Kecamatan Kalidoni Kota Palembang. 

Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Alpian bahwa pengungkapan percobaan jual beli barang haram itu berawal adanya laporan dari masyarakat. 

"Setelah mendapat informasi tersebut kami memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Penukal Abab Ipda Taufik Hidayat beserta Tim Srigala Polsek Penukal Abab langsung melakukan penyelidikan. Dan didapatkan informasi bahwa pelaku transaksi Narkoba tersebut menggunakan 1 (satu) unit mobil Nissan Terano warna putih dengan Plat Nomor Polisi BG 1795 UY," ungkap Alpian, Minggu (16/2).

Ditambahkan Kapolsek Penukal Abab bahwa dari hasil penyelidikan kemudian Tim Srigala melakukan penghadangan dan penggeledahan di Simpang 3 Desa Betung. Dari hasil penggeledahan didapat barang bukti berupa 3 (tiga) kantong plastik bening ukuran sedang yang berisikan diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan dalam pintu mobil sebelah kiri. 

"Terhadap pelaku beserta barang bukti dibawa langsung Tim Srigala ke Polsek Penukal Abab guna proses lebih lanjut," tukasnya. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dijelaskannya berupa 3 (tiga) kantong plastik bening ukuran sedang yang berisikan diduga Narkotika jenis sabu dengan berat diatas 5 gram,  1 (satu) unit mobil Nissan Terano warna putih dengan Plat Nomor Polisi BG 1795 UY.

"Pasal yang dilanggar adalah pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman masing-masing tersangka kurungan penjara diatas 10 tahun," tandasnya. (sn) 
Share:

Tolak Ajakan Nonton Orgen Tunggal, Remaja di Payuputat Prabumulih Ditusuk Dua Lobang

Foto : Maulana / Susana keluarga korban di Rumah Sakit Fadilah Kota Prabumulih saat menjenguk RM korban penusukan dikelurahan Payuputat Sabtu (15/2/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – RM (15) Seorang remaja asal Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih nyaris tewas ditusuk Tarman Bin Den (40) warga Kelurahan Payuputat dibagian perut, kejadian sekitar pukul 19.10 wib didepan warung saat korban sedang duduk diatas motor, sabtu (15/2/20)

Kejadian penusukan itu berawal saat pelaku Tarman yang masih satu Kelurahan itu mengajak korban RM untuk menonton orgen tunggal didesa tetangga (Desa Tanah Abang) namun ajakan tersebut ditolak oleh korban

Usai ajakannya ditolak Pelaku Tarman langsung pulang kerumah dan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau kemudian pelaku kembali kewarung tempat korban nongkrong yang saat itu duduk diatas motor sambil nonton tv diwarung yang tak jauh dari jalan perkampungan

Tanpa basa-basi pelaku Tarman langsung menusuk korban dari belakang kebagian perut sebanyak dua kali hingga bersimbah darah

“korban RM ini diajak nonton orgen tunggal oleh Tarman, tapi dio dak galak karna dio jugo masih kecil, mungkin kecapean oleh balek begawe” ucap Azhari Ketua RT.01 Kelurahan Payuputat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon

Diketahui korban yang masih remaja itu bekerja disalah satu toko roti yang sebelumnya pernah bekerja sebagai salesman diperusahaan property, RM yang sangat pendiam itu tak menyangka akan menjadi korban penusukan

Sementara itu, Kapolsek Prabumulih Barat  AKP Mursal Mahdi melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Payuputat Arizal saat dikonfirmasi mengatakan saat ini korban penusukan sedang dirawat intensif di rumah sakit Fadilah Prabumulih

“Korban sudah dilarikan kerumah sakit dibawa mobil Ambulance Puskesmas Gunung Kemala” Katanya singkat melalui telepon

Hingga berita ini diturunkan pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian dan masih menyelidiki motif pelaku yang menusuk korban hingga berlumuran darah (tau/sn)
Share:

KPUD PALI Kembali Buka Penjaringan Calon PPS, Berminat? Simak Penjelasannya

PALI -- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali membuka pendaftaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa atau kelurahan dalam rangka hadapi Pilkada di Kabupaten PALI yang bakal digelar secara serentak pada 23 September 2020 mendatang. 

Dijelaskan Sunario, Ketua KPUD PALI bahwa penjaringan PPS ini sudah bagian dari tahapan untuk persiapan pesta demokrasi di Bumi Serepat Serasan. 

"Belum lama ini kita buka penjaringan PPK dan tinggal menunggu hasilnya siapa saja dari 50 besar peserta bakal lolos. Dan kali ini kita buka lagi penjaringan PPS, untuk ditempatkan di 6 kelurahan dan 65 desa yang ada dalam 5 kecamatan," jelas Ketua KPUD PALI, Sabtu (15/2).

Untuk jumlah anggota PPS yang dibutuhkan disebutkan Sunario berjumlah 213 orang. 

"Jumlah seluruh desa dan kelurahan ada 71, PPS yang dibutuhkan 3 orang/desa atau kelurahan dikali 71 desa/kelurahan jadi jumlahnya sebanyak 213 orang PPS," tambahnya. 

Sebagai persyaratannya dikatakan Sunario tidak jauh berbeda dengan persyaratan penjaringan PPK dan penerimaan berkas pendaftaran bakal dibuka dari tanggal 18 sampai dengan tanggal 24 februari 2020.

"Untuk lebih jelasnya bisa koordinasi ke sekretariat KPU Kabupaten PALI," tutupnya. (sn) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts