Gagasan SMSI Luncurkan 'News Room' Disambut Wakil Ketua DPR RI

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia  (DPR RI), Aziz Syamsuddin menyambut baik rencana pembuatan Newsroom (ruang berita) yang digagas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Gagasan tersebut disampaikan langsung Ketua Umum SMSI Firdaus saat melakukan audiensi dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia  (DPR RI), Aziz Syamsuddin. Selasa (9/6/2020).

Menurut Firdaus, Newsroom yang dibangun ini diharapkan menjadi sentral produk berita online, baik naskah dan video, dari para anggotanya di berbagai daerah di Indonesia.

Di ruang berita tersebut, para editor akan bekerja bersama mengolah ribuan produk berita yang diterima dari seluruh media online di Indonesia yang menjadi anggota SMSI

Sehingga mutu produk berita yang baik dari berbagai daerah tadi bisa dimanfaatkan juga oleh anggota SMSI untuk dipublikasikan ke masyarakat luas. 

Selain menyiapkan Newsroom, SMSI juga telah mempersiapkan beberapa kanal-kanal siber berita dan SeMSItv yang akan diluncurkan. (*)
Share:

Sempat Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19, Sebanyak 16 Orang Warga Sungai Pinang, Dinyatakan Sembuh

INDRALAYA, SININEWS.COM - Sebanyak 16 dari 17 warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang beberapa waktu lalu sempat dinyatakan positif terpapar covid-19, kini dinyatakan sembuh.

Mereka dinyatakan sembuh usai menjalani karantina selama beberapa minggu di Rumah Sehat Jakabaring Palembang. Ini disampaikan juru bicara tim gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19 Kabupaten OI Wahyudi Wibowo, Selasa (9/6) pukul 17.30.

"Sebanyak 16 dari 17 orang warga Desa Sungai Pinang yang di karantina di rumah sehat Jakabaring Palembang sudah boleh pulang dan kembali ke pihak keluarga. Mereka sudah dinyatakan sembuh," kata Jubir Wahyudi Wibowo. 

Dijelaskan Wahyudi, mereka sebanyak 16 orang warga yang dinyatakan sembuh dari covid-19 berdasarkan pemeriksaan "test swab" yang hasilnya negatif. Sedangkan satu orang warga Sungai Pinang lainnya yakni kasus pasien anak-anak berusia lima tahun masih menunggu jadwal keluarnya hasil "test swab"."mudah-mudahan hasilnya juga negatif," jelas Wahyudi Wibowo.

Disebutkan Wahyudi, beberapa minggu yang lalu pihaknya mengevakuasi sebanyak 17 orang warga Desa Sungai Pinang yang terpapar covid-19 ke Rumah Sehat Jakabaring Palembang. Mereka (17 warga) yang positif covid-19 usai menjalani pemeriksaan "test swab" di RSUD Kayuagung Kabupaten OKI. 

Ternyata setelah ditelusuri, penularan berasal dari transmisi lokal atau kontak langsung dengan orang yang terlebih dahulu dinyatakan positif covid-19.

"Melalui pendekatan persuasif kepada pihak keluarga. Akhirnya mereka berkenan untuk dilakukan karantina di Rumah Sehat Wisma Atlit Jakabaring Palembang. Hasilnya, hari ini sebanyak16 dari 17 warga yang positif dinyatakan sembuh," kata Jubir Wahyudi Wibowo.

Sementara diketahui, berdasarkan data yang diterima oleh Timgus Covid-19 Kabupaten OI dari Sumsel, sampai dengan Selasa (9/6) kasus covid-19 di Kabupaten OI terkonfirmasi positif berjumlah 59 kasus. Sedangkan kasus yang dinyatakan sembuh berjumlah 26 orang.(Ber)
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 9 Juni 2020








Share:

Puskesmas Tanjung Enim Lakukan Ravid Test Terhadap Pedagang Pasar

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Salah satu upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 di lingkungan masyarakat khsusnya kecamatan Lawang Kidul, Selasa (9/06/2020) dilakukan Ravid test terhadap sejumlah pedagang yang ada di Pasar Tanjung Enim. Hal ini di benarkan oleh Kepala Puskesmas Tanjung Enim, A Gani ,Selasa (9/6/2020).

" Benar,tadi kita lakukan ravid test terhadap sejumlah pedagang yang ada di Pasar Tanjung Enim sebanyak 10 orang untuk mengetahui penyebaran virus covid-19," katanya.

Dijelaskan olehnya, pelaksanaan ravid test tersebut diambil secara acak baik pada pedagang yang berjualan di pasar baru maupun pasar lama." Pengambilan samplenya langsung dilakukan di pasar, dan di kemudian dibawa ke labor kita untuk diperiksa,"katanya.

Ia juga mengatakan dari 10 sample yang diambil tersebut dinyatakan hasilnya semuanya negatif." Alhamdulilah hasilnya semuanya negatif,dan ini adalah salah satu upaya kita untuk antisipasi penyebaran virus corona di kecamatan Lawang Kidul,mengingat beberapa waktu yang lalu, ada beberapa warga kecamatan Lawang Kidul yang dinyatakan terkena covid 19,"katanya.

Terkait pelaksanaan ravid test tersebut, telah dilaporkan oleh pihaknya ke Tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Muaraenim." Kita berharap covid 19 ini cepat selesai,sehingga kehidupan bisa berjalan seperti semula dan keadaan ekonomi juga semakin membaik,”pungkasnya.(sn)
Share:

Mayjen Victor: Tunjukan Yang Terbaik Dan Buatlah Bangga Bangsa Indonesia

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Mewakili negara di luar negeri merupakan satu hal yang membanggakan. Hal ini bisa ditunjukan oleh para peajurit TNI Yonif 141 yang nanti akan dikirim ke Libanon dalam misi perdamaian dunia selama satu tahun. 

Dari itu, Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Mayjen Victor H Simatupang. M. Bus mengatakan, dalam pelaksanaan misi nanti, tunjukan yang terbaik dari diri prajurit dan buatlah bangga bangsa Indonesi di mata dunia. Hal ini dikatakan Victor dalam sambutannyaa saat mengunjungi langsung markasa Braliyon 141 AYJP sebagai bataliyon yang akan mengukuti seleksi pasukan pwrdamaian di Libanon, Selasa (09/06/2020).

Mayhen Victor mengatakan, Bataliyon Yonif 141 ini dilipih langsung oleh Kasad untuk nantinya dilakukan seleksi dan diberangkatkan ke Libanon. “Kasad menilai Bataliyon 141 merupakan dua terbaik dan berprestasi selain Bataliyon di Kalimantan. Jadi berbanggalah dan tunjukan kalau kalian prajurit yang hebat,” ujarnya.

Selain itu, Komandan PMPP juga menjelasakan, dalam seleksi yang dilakukan nanti benar benar transparan. Tidak ada cara cara yang tidak sehat yang akan dilakukan oleh tim yang menyeleksi. 

“Apalagi mnggunakan uang untuk bisa lulus seleksi. Itu hal yang sangat saya tidak suka. Apabila ditemukan ada hal seperti itu, jamgan sungkan untuk melaporkan dan jangan menyesal bagi yang melakukan hal tersebut,” tegasnya.

Dijelasakannya juga, untuk misi kali ini, jumlah prajurit yang dikirm adalah sebanyak 850 orang yang akan bertugas di Libanon selama kurun waktu satu tahun menggantikan pasukan dari Makasar. “Namun mereka juga mendapat waktu cuti selama 42 hari yang biasanya diambil pada awal dan akhir misi,” terangnya.

Dalam seleksi nanti, lanjutnya, yang akan diujikan selain ke-samaptaan atau fisik dan baris berbaris adalah, keshatan, bahasa inggris, mengemudi dan pengoprasian komputer. “Jadi harus bisa bahasa inggris. Harus bisa berdebat dengan bahasa inggris. Kuta jangan samapi dibodohi,” tegasnya lagi.

Pelaksanaan seleksi semuanya diikuti oleh seluruh anggota Bataliyon Yonif 141 AYJP. Seleksi akan dilaksanakan pada 14 Juli mendatang selama dua minggu. Yang selanjutnya apabila berhasil lanjut ke tahap selanjutnya di Bogor. 

“Dalam tahap lanjutan di Bogor nanti, pelaksanaan pelatihan akan dilakukan selama 30 hari full. Tidak ada libur, karena itu merupakan aturan yang dibeikan oleh PBB,” terangnya.

Dalam kunjungan hari ini, Komandan PMPP Mayjen Victor dan rombongan meninjau langsung lokasi seleksi yang akan digunakan. Mulai dari lapangan, ruang aula utama serta fasilitas fasilitas pendukung lainnya.

“Setelah ini kita akan berkoordinasi dengan Kodam II Sriwijaya, fasilitas apa saja yang ada dan apa saja yang dibutuhkan. Apakah nanti kami meminta bantuan Pemda u tkk membantu menyediakan fasilitas tambahan lainnya. 

Terakhir Mayjen Victor mengatakan, sesuai dengan permintaan dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) Kowad sangat dibutuhkan dalam misi. “Jadi bila ada anggota prajurit Kowad, sudah dipastikan akan lulus dan dikirim. Karena PBB memprioritaskan Kowad,” pungkasnya.(sn)
Share:

Terakhir Pembatasan Sosial, Kapolres Prabumulih I Wayan Sudharmaya Puji Petugas Posko PSBB


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Pelaksanaan Pembatasan Sosial bersekala Besar (PSBB) di Kota Prabumulih Sumatera Selatan, yakni dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 yang telah dilaksanakan 14 hari tersebut, dinilai berlangsung sukses dan lancar. 

Menjelang berakhirnya PSBB pada Selasa (09/06/2020) pada pukul 23 : 59 WIB, bagi masyarakat diharapkan tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 agar dapat memutus mata rantai wabah pandemi Covid-19

AKBP I Wayan Sudarmaya, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan ” Pelaksanaan PSBB di Kota Prabumulih dini hari nanti akan berakhir, saya selaku Kapolres Prabumulih mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas PSBB atas dedikasinya melaksanakan upaya pencegahan virus melalui PSBB, dan juga terima kasih kepada masyarakat kota Prabumulih atas dukungan baik secara fisik, moril serta kepatuhan menjalankan protokol kesehatan selama masa PSBB. 

Ungkap Kapolres Ke depan kita akan memasuki kehidupan normal baru dimana kita semua akan hidup normal baru dimana kita semua akan hidup secara normal seperti biasanya, namun mengedepankan aturan protokol kesehatan untuk menjaga kita agar terhindar dari covid-19. Tambah kapolres.(sn/tau/bio)
Share:

PSBB di Prabumulih Resmi Ditutup, Masyarakat Tetap Patuhi Himbauan

PRABUMULIH, SININEWS.COM -  Berlangsung rapat Evaluasi Terhadap Pelaksanaan Perbatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Persiapan New Normal di Kota Prabumulih, selasa (9/5/20)

Bertempat di ruang rapat lantai 1 Pemerintah Kota Prabumulih. Rapat di buka langsung oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM dalam sambutannya beliau menyatakan Pemerintah Kota Prabumulih selanjutnya mengambil kebijakan menjalankan tatanan kehidupan New Normal. Artinya PSBB Prabumulih tidak dilanjutkan. 
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :
Keputusan ini diambil setelah kurva pasien positif Covid-19 menurun dan tingkat kesadaran masyarakat untuk keluar dari kondisi virus Corona semakin kuat.

Jumlah ODP saat ini 25 orang, PDP 28 orang. Sedangkan pasien positif 17 orang. Yang dinyatakan sembuh dan akan pulang 4 orang, jadi tinggal 13 orang. 

"10 Forum komunikasi Pimpinan Daerah memutuskan PSBB Prabumulih tidak dilanjutkan,"Ujarnya. 

Ir H Ridho Yahya MM menambahkan, keberhasilan PSBB ini atas kontribusi dari semua pihak yang telah menjalankan disiplin protokol kesehatan dengan penuh kesadaran. 

"Saya sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat Prabumulih. Melihat hasil evaluasi PSBB, penerapannya cukup baik dan ketat. Selain itu, kedisiplinan warga terkait protokol kesehatan juga baik, sehingga PSBB di Prabumulih sudah selayaknya di akhiri,"Ungkapnya. 

Sebelum New Normal ini dijalankan, besok akan dilakukan penyemprotan yang ke-6 semua kawasan restoran, rumah makan, kantor dan tempat ibadah. 

Selain itu, Ir H Ridho Yahya MM berharap agar semua elemen masyarakat mendukung New Normal dengan disiplin protokol kesehatan. 

"Tanpa dukungan semua pihak, new normal tidak akan berhasil. Jadi masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan seperti jaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun," Himbaunya.(sn)

Share:

BLT-DD Sinar Dewa Tahap I Rampung Tersalurkan

PALI -- Penyaluran BLT Dana Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) telah selesai direalisasikan. Sebanyak 112 KK dari desa tersebut tercatat sebagai penerima bantuan untuk meringankan kesulitan warga ditengah pandemi corona itu. 

Tentu dengan telah diterimanya dana tersebut, dirasakan Nengenda ( 70), salah satu warga setempat sangat membantu. Pasalnya, ditengah dampak corona, janda lansia itu sangat kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. 

"Selama ini saya tidak pernah mendapat bantuan sosial, dengan adanya BLT ini Alhamdulillah bisa meringkan beban saya," tutur Nengida. 

Sementara itu, Supardin P.js Kepala Desa pada Selasa (9/6) menyampaikan ribuan terima kasih kepada Presiden Joko widodo dan Ma'ruf Amin selaku Wakil Presiden, beserta jajaran pemerintah di provinisi Sumatera Selatan serta Bupati PALI yang telah mengeluarkan kebijakan pemberian BLT yang bersumber dari dana desa untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak wabah Covid-19. 

"Tentu kami sangat berterimakasih atas kebijakan ini. Sebenarnya penyaluran BLT-DD desa kami rampung sebelum hari raya lalu. Dan saat ini menunggu pencairan tahap ke dua. Penerima kami data langsung melalui kepala dusun dan tim kemudian di musyawarahkan dan diajukan ke DPMD. Harapan kami, semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang menerima dan bisa menjadi ladang amal kebaikan kita di akhirat nanti," terang Kades. (sn) 
Share:

New Normal Bukan Jaminan Hentikan Covid

Telah berakhirnya penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dan diberlakukannya new normal di Kota Prabumulih, maka suka tidak suka masyarakat harus menentukan sikap untuk berdamai dan hidup berdampingan dengan virus corona disease atau covid-19.

Untuk hidup berdampingan dengan virus corona tentunya masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan sebagaimana mestinya. Hal ini harus tetap dilakukan agar terhindar dari penyebaran dan penularan wabah virus corona kepada manusia.

Menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak serta menggunakan hand sanitizer adalah anjuran protokol kesehatan yang tetap harus dilakukan masyarakat dalam menjalani kehidupan new normal.

Meskipun Pemerintah Kota Prabumulih telah menerapkan kehidupan new normal namun bukan berarti hal tersebut dapat menjamin perkembangan kasus covid-19 akan berakhir. Sebab new normal atau new life yang biasa diistilahkan oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM bertujuan untuk mengaktifkan kembali aktifitas masyarakat seperti sediakala.

"PSBB sudah kita laksanakan dan saya yakin selama PSBB diberlakukan tingkat kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan sudah sangat baik. Masyarakat mematuhi seluruh aturan dan arahan yang disampaikan pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah virus corona," ujar Ridho Yahya dalam press release yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr Happy Tedjo dan Koordinator PSBB, Drs Mulyadi Musa MSi, Selasa (9/6/2020).

Bahkan menurut Ridho, selama pelaksanaan PSBB di Kota Prabumulih jumlah kasus covid-19 juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pasien positif covid-19 yang telah dinyatakan sembuh juga terus bertambah, sebaliknya jumlah pasien positif covid-19 juga mengalami penurunan.

"Dengan adanya penurunan ini kita berharap Prabumulih bisa kembali ke zona hijau. Namun bukan berarti dengan diberlakukannya new normal kasus covid-19 akan hilang. Tidak ada jaminannya virus corona akan hilang, karena WHO sendiri mengatakan kecil kemungkinan virus ini akan hilang. Maka dari itu sesuai dengan arahan Presiden RI penerapan new normal ini harus dilakukan sebagai langkah untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat yang selama ini sempat terhenti akibat pandemi wabah virus corona," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih dr Happy Tedjo menambahkan, untuk jumlah kasus positif covid-19 di Kota Prabumulih terdapat sebanyak 17 orang dan 13 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 25 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 28 orang.

"Baru saja kita dapat informasi dari balai kesehatan provinsi yang menyebutkan jika satu pasien positiv covid-19 yang dirawat di Palembang dinyatakan sudah sembuh. InsyaAllah pasien ini akan segera kita jemput dan dikembalikan pulang ke rumah berkumpul bersama keluarga," pungkasnya
Share:

DPRD Kota Prabumulih Gelar Rapat Paripurna Sampaikan Hasil Kerja Reses

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih, menggelar rapat paripurna ke XVIII masa persidangan ke III kemarin (8/6).

Paripurna yang digelar dengan protokol kesehatan covid-19 ini, beragendakan penyampaian laporan hasil kerja reses anggota DPRD dari masing-masing daerah pemilihan (dapil).

Rapat paripurna digelar pukul 10.00 WIB, dengan diketuai Ketua DPRD Sutarno SE, didampingi Wakil Ketua H Ahmad Palo SE, serta dihadiri langsung oleh Wakil Walikota H Andriansyah Fikri SH, serta Sekwan Heriyani SE MSi.
Untuk dapil I, yang  diketuai Ir Dipe Anom (PDIP), beranggotakan Hj Nurlisnah (PKS), Feri Alwi (PAN), Apriansyah (golkar), Hery Gustiawan (PPP), Ganjar Iman (Nasdem), Hendriansyah (PBB), Idham Tergun (Hanura) dan  Riza Apriansyah (Gerindra). Hasil reses wilayah pemilihan Kecamatan Prabumulih Barat, Selatan dan RKT disampaikan oleh Riza Apriansyah.

Sementara untuk hasil reses dapil II, yang diketuai oleh diketuai H Ahmad Palo SE (PPP) beranggotakan Deliani (PBB), Rofika Susanti (Hanura), Ade Irama (Gerindra), Zainuddin (Golkar), Hermali (PAN)  dan Purwaka (PDIP) disampaikan oleh Ade Irama. Dalam reses tersebut, dapil II menyamapaikan usulan dari masyarakat Kecamatan Prabumulih Utara dan Kecamatan Cambai, yang salah satunya meminta pemerintan transparan dalam menyampaikan informasi terkait covid 19.

Sedangkan untuk hasil reses dapil III, yang diketuai oleh Sutarno SE beranggotakan beranggotakan Welizar (golkar), Evi Susanti SE (PPP), Alfa Sujatmiko (PDIP), Aryono (Gerindra), Hartono Hamid (Hanura). Kemudian,  Beni SH (Demokrat), Wahyu Budi Pratama (PAN) H Mat Amin Sag (PKS) disampaikan oleh Hartono Hamid.
Dari hasil reses, selain mengenai covid-19, usulan lebih didominasi pembangunan infrastruktur, termasuk penyelesaian rumah ibadah serta gedung serbaguna.  

Selain penyampaian hasil reses, sidang paripurna juga beragendakan hasil kerja anggota DPRD kota Prabumulih dari pimpinan DPRD ke Wali Kota yang diwakili oleh Wakil Walikota.

Hadir beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam paripurna tersebut, dengan jarak duduk yang sudah diatur sesuai pencegahan covid dengan social distancing.
Wakil Walikota H Andriansyah Fikri SH, menyamaikan hasil reses akan disampaian ke Wali Kota. “Hasil reses yang sudah disampaikan akan kami sampaikan ke pak walikota,” kata wawako Andriansyah Fikri.

Sementara itu Ketua DPRD Sutarno SE menuturkan, hasil reses tersebut merupakan hasil reses dari masing-masing dapil. “Karena covid jadi reses kita ke posko penanganan covid-19. Tapi untuk usulan tetap kita serap, yang disampaikan melalui reses ini,” tukasnya.(Adv)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts