Pakai Narkoba, ASN Langsung Dipecat

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Demi ikut serta dalam pemberantasan dan penanganan penyalahgunaan Narkotika, Pemerintah Kabupaten Muara Enim siap dan berkomitmen untuk memberantas tindak penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Muara Enim, Teguh Jaya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim untuk menjauhi barang haram tersebut, terlebih lagi bagi anak-anak usia sekolah untuk tidak sekali-sekali mendekatinya. 

“Terkhusus kepada ASN di lingkup Kabupaten Muara Enim, saya dengan tegas mengingatkan untuk jangan coba-coba jika tidak ingin dipecat,” tegasnya.

Jika terdapat ASN Muara Enim terbukti menggunakan narkoba, maka sanksinya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2015 tentang ASN, akan kami berhentikan. “Tidak ada kompromi', tegas Asisten Pemerintahan & Kesra.

Hal ini diungkapkannya pada acara webinar dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 dari Jakarta. Gelaran bertajuk 'Hidup 100% di Era New Normal Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba' turut diikuti secara virtual.

Plt Bupati dalam kegitan ini diwakili oleh oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs. M. Teguh Jaya, M.M beserta unsur Forkopimda dan Kepala BNN Kabupaten Muara Enim di Ruang Rapat Bupati Muara Enim.

Pada kesempatan itu, Kepala BNN, Komjen Pol Heru Winarko menyampaikan bahwa diperlukan peran serta pemerintah daerah dalam pelaksanaan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) Tahun 2020-2024. 

Melalui Inpres ini, institusi pemerintahan termasuk pemerintah daerah diarahkan untuk turut serta sebagai ujung tombak implementasi rencana aksi guna mendukung program P4GN.
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 26 Juni 2020






Share:

Kabar Terbaru Covid-19 di PALI, Satu Keluarga dan Satu Anggota Satpol.PP Positif

PALI -- Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dr Zamir menyebutkan pada Jumat (26/6) ada penambahan kasus terkonfimasi positif Covid-19 pasca keluarnya hasil swab dari BBLK Palembang pada Jumat pagi. 

Dikatakan dr Zamir, hasil swab yang keluar hari ini ada 87, tiga diantaranya dinyatakan positif. 

"Satu orang jenis kelamin perempuan usia 41 tahun asal Talang Ubi yang merupakan istri dan ibu dari dua orang anak yang lebih dulu dinyatakan positif. Artinya, dengan keluarnya hasil swab itu, satu keluarga tersebut seluruhnya positif dan saat ini menempati ruang isolasi di rumah sehat SLB," terang dr Zamir. 

Satu kasus lainnya yang terkonfimasi positif adalah salah satu anggota Satpol.PP PALI asal Kecamatan Tanah Abang. 

"Anggota Satpol.PP itu jenis kelamin laki-laki, usianya 24 tahun asal Tanah Abang. Kasus itu merupakan transmisi lokal yang pernah kontak dengan kasus positif sebelumnya," tukasnya. 

Dan hasil positif lainnya adalah PDP yang meninggal dunia yang dimakamkan belum lama ini secara standar Covid-19 asal kecamatan Talang Ubi. 

"Data terakhir kita, kasus positif Covid-19 di PALI ada 21 kasus, tiga sembuh dan satu meninggal. Namun ada kabar baik, tetapi masih menunggu konfirmasi dokter spesialis penyakit dalam, bahwa diprediksi hari ini bakal ada yang sembuh sebanyak tiga orang. Nanti kalau sudah keluar hasilnya yang sembuh, kita akan umumkan," tandas dr Zamir. (sn)


Share:

Waspada! Polres PALI Gulung Pengedar Uang Palsu

PALI -- Rino Ardino (41) dan Taeng (38) keduanya warga Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran kedapatan mengedarkan uang palsu. 

Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi didampingi Kasat Reskrim Polres PALI dan Kanit Pidsus bahwa dua pelaku ini diamankan polisi ketika tengah bertransaksi di sebuah warung di Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal pada Kamis tanggal 25 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 WIB. 

Dimana modus pelaku ini dengan cara membeli sebungkus rokok seharga Rp 15.000 dan dibayar dengan uang diduga palsu pecahan Rp 100.000. Kemudian pemilik warung berteriak kepada tersangka bahwa uang tersebut  palsu yang kebetulan saat itu ada anggota Kepolisian Polres PALI tengah lakukan patroli rutin yang langsung mengamankan tersangka dan barang bukti berupa uang palsu sebesar Rp. 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah) pecahan Rp. 100.000 ( seratus ribu rupiah).

"Dua pelaku berhasil ditangkap saat bertransaksi. Pelaku kita jerat dengan Pasal 36 ayat 2 dan4, Undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang," tandas Kapolres PALI, Jumat (26/6).

Setelah dilakukan pengembangan, pelaku akui bahwa uang diduga palsu itu diperoleh dari seseorang, yang saat ini orang tersebut kita tetapkan sebagai DPO. 

"Saat ini kita tengah mengembangkan dimana tempat produksi cetak uang palsu tersebut yang diduga diketahui oleh orang yang memasok uang palsu tersebut yang ditetapkan DPO," terang Yudhi Suharyadi. (sn) 
Share:

Warga Keluhkan Jalan Rusak, Dewan Langsung Turun Tangan

PALI -- Adanya titik jalan rusak terletak di Desa Sukaraja Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang menjadi penghubung dengan Desa Lunas Jaya, membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI melalui komisi II turun langsung meninjau ke lokasi.

Dipimpin langsung ketua komisi II, Mulyadi STP bersama anggota komisi II lainnya, yakni Irwanto, Saipul Hamid dan Afias, legislator tersebut meminta kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Hilmansyah untuk segera memperbaiki jalan yang rusak itu. 

Sebab dikatakan Mulyadi STP bahwa sudah banyak keluhan masyarakat meskipun jalan yang rusak tersebut hanya satu titik. 

"Setelah melihat langsung kondisi jalan yang rusak itu, panjangnya tidak seberapa. Hanya saja memang kerusakannya cukup mengganggu aktivitas warga," ungkap Mulyadi, Kamis (25/6).

Meski demikian, Mulyadi meminta dinas PU untuk segera memperbaiki tetapi harus memperhitungkan perencanaan yang matang karena kondisi tanah di lokasi jalan rusak masih labil. 

"Jangan sampai setelah diperbaiki kualitasnya buruk dan tidak tahan lama. Sebab kondisi tanah berlumpur yang harus dilakukan perencanaan yang matang sebelum dilaksanakan pembangunan," pintanya. 

Sementara itu, Hilmansyah kepala dinas PU menyatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini menurunkan alat berat untuk melakukan perbaikan. 

"Sebelumnya kami telah melakukan perbaikan menggunakan anggaran tanggap darurat dengan memberikan agregat pada titik jalan rusak. Namun untuk kedepannya, kami telah anggarkan untuk melakukan pengecoran. Tetapi sebelum dilakukan pengecoran, kami bakal kikis lumpur yang ada agar tanah tidak labil," terang Hilmansyah. (sn/ril) 
Share:

Tim Gugus Tugas Covid-19 Prabumulih, Tes Dadakan Dipusat Perbelanjaan

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Untuk mengantisipasi angka penyebaran Covid 19 di Kota Prabumulih, Dinas Kesehatan Prabumulih melakukan Rapid test dadakan dan penyemprotan disinfektan di Citimall Kota Prabumulih, Rabu (24/6/2020). 

Tak hanya itu, beberapa Tim Gugus Tugas Covid 19 bersama Kominfo Pemkot Prabumulih memberikan himbauan kepada pengunjung maupun pegawai di Tenant Citimall untuk selalu waspada dan menjaga jarak satu sama lain. 

Karyawan tenant yang di rapid test diantaranya dari tenant Mr DIY, Matahari, Hypermart dan lainnya. Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih, dr H Happy Tedjo melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Joko Listiano mengatakan, pihaknya melakukan rapid tes dadakan terhadap karyawan dan pengunjung citimall untuk menekan penyebaran Covid 19.

"Kita hari ini lakukan rapid test dadakan kepada karyawan maupun pengunjung untuk menekan angka penyebaran kepada masyarakat yang ingin berbelanja agar mereka merasa aman baik bagi pengunjung maupun pedagang di mall tersebut dengan dilakukan secara acak," kata Joko saat dibincangi.
Ditanya adakah sasaran tempat ramai lainnya, Joko Listiano menegaskan, kalau dinas kesehatan akan lakukan koordinasi terlebih dahulu kepada atasan untuk mengunjungi tempat ramai lainnya. 

"Untuk sasaran maupun jadwal dan tempat berikutnya mungkin akan kami koordinasikan dahulu misal di kantor, cafe dengan rapid sistem dadakan dan secara acak. Untuk hasil rapid nanti akan disampaikan," tegasnya. 

"Setelah PSBB Kota Prabumulih zona hijau namun kita tetap rutin melakukan Rapid test ke berbagai tempat umum yang banyak dikunjungi masyarakat terutama mall yang menyediakan produk kebutuhan rumah tangga," jelasnya. 

Kepala Bidang Kesehatan masyarakat Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih itu juga menghimbau agar masyarakat kota Prabumulih agar tetap mematuhi protokol kesehatan. 

"Jangan mentang-mentang status zona hijau jadi tidak mematuhi protokol keseharan, karena tidak menutup kemungkinan angka penyebaran covid menanti. Tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan lainnya," bebernya.

Sementara itu, perwakilan pengelola tenant mengaku menyambut baik dengan adanya rapid tes terhadap pegawai dan pengunjung citimall serta pegawai tenant tersebut. 

"Kita menyambut positif karena dengan adanya Rapid test memberikan kenyamanan kepada customer untuk memastikan bahwa semua karyawan kita kondisinya dalam keadaan sehat. Dari pemeriksaan hasilnya negatif atau non reaktif artinya semua tenant yang ada disini dalam keadaan baik," ungkap Budi yang merupakan Asisten Manager Matahari Departemen Store Citimall Prabumulih.

Budi mengaku jika pihaknya telah menerapkan standar protokol kesehatan dimana semua customer yang masuk ke matahari wajib lakukan cuci tangan terlebih dahulu, pengukuran suhu tubuh dengan standar 37,5 derajat dan memakai masker. 

"Selain itu harus tetap jaga jarak, jika semua itu tidak dipatuhi maka dilarang untuk masuk berbelanja ke tenant kami," katanya. 

Manager Citimall Prabumulih, Yudi mengaku senang dan berterimakasih dengan dilakukannya rapid tes tersebut terlebih hasil seluruhnya non reaktif. 

"Harapan kita sebetulnya jangan di sampleing namun menyeluruh, kita dari perusahaan sebetulnya bisa melalukan rapid tes sendiri namun tidak ada dasar hukum karena selama ini hanya himbauan saja, namun kita berterimakasih," katanya (sn/ril)
Share:

Respon Cepat Walikota, Ridho Bantu Warga Yang Rumahnya di Sapu Angin Puting Beliung

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Mizan (53) warga Jalan Arimbi Rt.02 Rw.04 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur mendapatkan bantuan dari Walikota Prabumulih Ridho Yahya usai rumah miliknya hancur akibat terjangan angin puting beliung beberapa waktu lalu, kamis (24/6/20) 

Rumah milik pasangan Indarwati (31) atau sering di sapa Iin hancur dibagian atap oleh angin puting beliung pada selasa sore lalu sekitar pukul 15.30 wib (16/6), dalam kejadian tersebut dua anaknya mengalami luka ringan dibagian kaki 

Kedatangan Walikota bersama rombongan Kadinsos Heriyanto, Lurah Prabujaya Septa Ariandi, SE,M.Si serta didampingi ketua RT dan RW setempat meninjau langsung kondisi rumah Mizan yang tak beratap lagi 
“Bantuannya kalau melalui proses lambat, dia kerumah dinas kemarin malam dan hari ini langsung kita bantu, karena ini bencana tapi tetap kita bantu” jelas Ridho 

Masih kata Ridho, rumah korban angin puting beliung akan dibantu diperbaiki atapnya dengan bantuan infak para pegawai ASN yang dikelolah oleh Baznas Kota Prabumulih 

Tak hanya itu, Walikota juga memberikan bantuan peralatan dapur, baju sekolah ketiga anaknya serta terpal untuk atap sementara 
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :
Sementara itu, Iin Indarwati (31) ibu tiga orang anak itu sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan rombongan walikota

“Allhamdulillah pak kami sangat berterima kasih atas bantuannyo, kami dak biso balas, semoga pak walikota dilimpahkan amal” doanya yang terharu atas kedatangan orang nomor satu di Prabumulih itu (tau/sn)  
Share:

Covid-19, Polres Jaring 25 Pengemudi Roda Empat

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Dimasa pandemi virus corona yang melanda dunia saat ini, Polres Muara Enim menjaring secara acak 25 kendaraan roda empat yang melintas di depan Terminal Kota Muara Enim. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, Rabu (24/06/2020) dengan menurunkan puluhan anggotanya, Pihak Polres tidak mau corona mampir di wilayah hukumnya.

“Ini dilakukan karena kita sebagai salah satu wilayah yang kerap dilintasi, dan juga memberikan rasa aman kepada masyarakat, kita melakukan Rapid Test secara drive thru kepada para pengemudi untuk memastikan mereka terbebas dan tidak menjadi pembawa virus ke wilayah kita,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syahputra melalui Kasat Lantas, AKP Feby Febriyana, Rabu (24/06/2020).

Rapid test ini kerja sama kita dengan Dinas Kesehatan Muara Enim dan juga merupakan bagian dari peringatan HUT Bhayangkara yang 74. “Jadi kita libatkan langsung instansi yang berkompeten dalam melakukan pemwriksaan,” tambahnya.

Jadi test ini, lanjutnya lagi, para pengemudi yang melintas, yang berasal dari luar kota Muara Enim di stop kendaraanya kemudian menepi dan diambil darahnya untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas. “Jadi mereka tidak turun dari kendaraan, namun petugas yang mendatangi dan mengambil sample,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan, jumlah kendaraan yang melintas bisa dikatakan lengang. Volume kendaraan besar yang melintaspun terbilang sedikit. Sebagian besar kendaraan yang diperika adalah kendaraan pribadi atau travel.
Share:

Prevelansi Turun, ME Jangan Jumawa

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai salah satu hal yang menjadi prioritas Pemerintah Pusat maupun daerah. Stunting dan gizi buruk meminta perhatian lebih dalam hal penanganan. Dengan prevelensi yang turun dalam kurin waktu tiga tahun belakangan, Muara Enim diharapkan tidak puas diri dan jumawa. Hal ini dikatakan Plt Bupati H Juarsah dalam sambutanya, Rabu (24/06/2020) di ruang Pangripta, Bappeda Muara Enim.

“Kuta tidak langsung harus berpuas diri, karena pencegahan dan penanggulangan stunting harus semaksimal mungkin, apalagi hal ini telah menjadi prioritas nasional. Jadi pemaksimalan penanganan juga harus dilakukan,” ujar Juarsah.

Untuk mencapai hasil maksimal, lanjutnya, dirinya mengajak semua sektor dengan melibatkan perangkat daerah, swasta, Ormas dan organisasi profesi untuk berkomitmen dan melakukan langkah-langkah konvergensi dalam program/kegiatan penanggulangan stunting.

“Keterlibatan dan peran serta semua pihak sangat dibutuhkan. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah tetap memiliki batasan, namun hal itu bukan mustahil dimaksimalakan dengan dukungan semuanya,” pungkasnya.

Hal ini diwujudkan Pemkab Muara Enim dengan melakukan penandatangan komitmen bersama antara Bupati bersama Forkopimda dan dinas/instansi terkait. Untuk bersama mencegah dan menanggulangai.
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 24 Juni 2020






Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts