Demi Sabu, Remaja Asal Talang Ubi Bobol Rumah Kosong Empat Kali

PALI -- Demi untuk mendapatkan narkoba jenis sabu-sabu, RS remaja asal Tebing Atmojo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nekat membobol rumah kosong di kawasan Talang Subur beberapa waktu lalu. 

Meski baru menginjak usia 17 tahun, tetapi sepak terjang RS terbilang sudah ahli, karena bukan hanya satu rumah yang dibobolnya, melainkan telah empat kali. Hasil mencuri bukan untuk memenuhi keperluan sehari-harinya, tetapi hanya untuk melampiaskan hawa nafsunya karena telah diperbudak narkoba. 

Hal itu terungkap dari pengakuan RS ketika dihadapan polisi pasca ditangkap unit Reskrim Polsek Talang Ubi beberapa waktu.

"Sudah empat kali pak, hasil mencuri untuk membeli sabu-sabu," kata RS. 

Sementara dari keterangan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim Ipda Bambang bahwa pelaku ditangkap saat lakukan aksinya di rumah korbannya. 

"Berawal dari laporan masyarakat bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan di rumah korban di kawasan Talang Subur. Kemudian tim unit Reskrim meluncur ke TKP dan mengepung rumah yang diduga masih ada pelakunya di dalam rumah tersebut," ungkap Yuliansyah, Senin (13/7).

Setelah diketahui masih ada pelaku didalam rumah, ditambahkan Yuliansyah anggota Reskrim Polsek Talang Ubi masuk untuk melakukan penangkapan. 

"Pelaku kita tangkap diatas plafon rumah korban lalu kita amankan ke mapolsek Talang Ubi. Pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui atap rumah yang dicongkel menggunakan obeng," tukasnya.

Atas perbuatannya ditegaskan Kapolsek Talang Ubi bahwa pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 9 tahun. 

"Barang bukti yang kita amankan berupa dua buah obeng. Adapun pelaku telah kantongi dua laporan korbannya yang sebelumnya diduga telah mencuri uang tunai sebesar Rp 4 juta milik korbannya yang saat kejadian, korban tidak berada di rumahnya," tandas Kapolsek Talang Ubi. (sn) 
Share:

Bawaslu PALI Rapid Tes Seluruh Pengawas Ad hoc

PALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan rapid tes serentak terhadap pengawas ad hoc dari Panwaslu Kecamatan sampai Pengasas Desa/Kelurahan (PKD), Senin (13/7) di masing-masing kecamatan dengan mengundang tim medis dari Dinas Kesehatan. 

Dikatakan Ketua Bawaslu PALI, Heru Muharam bahwa rapid tes wajib dijalani seluruh pengawas ad hoc agar saat pelaksanaan pengawasan setiap proses tahapan Pilkada seluruh pengawas aman dari Covid-19. 

"Ini untuk memastikan anggota pengawas ad hoc tidak terkonfimasi virus corona sesusai dengan anjuran Bawaslu RI. Karena saat ini kita menggelar Pilkada dalam situasi pandemi corona," ungkap Heru Muharam didampingi dua komisioner Bawaslu PALI, Iwan Dedi dan Basrul SAP. 

Untuk jumlah anggota pengawas ad hoc yang jalani rapid tes disebutkan Heru Muharam ada 71 orang PKD, 15 Panwascam dan 15 orang staff di Bawaslu Kabupaten. 

"Disamping pengawas ad hoc, dalam jajaran Bawaslu kabupaten PALI juga harus jalani rapid tes. Ini dimaksudkan seluruh jajaran Bawaslu dari Kabupaten sampai tingkat desa aman dari kasus Covid-19," tukasnya. 

Untuk hasilnya nanti, diharapkan Heru Muharam seluruhnya non reaktif. Tetapi apabila ada yang reaktif Heru Muharam menyerahkan ke tim medis untuk ditindaklanjuti sesuai standar Covid-19. 

"Kalau ada yang reaktif, apakah harus diganti atau tidak, kita akan koordinasi dengan Bawaslu Provinsi. Karena belum ada regulasi yang mengatur hal itu. Namun kita tetap patuhi anjuran pemerintah sesuai protokol kesehatan, dimana apabila ada yang reaktif setelah lalui rapid tes maka kami akan serahkan ke tim medis untuk dilanjutkan swab tes," tandasnya. (sn/ril) 
Share:

Pelanggan PDAM PALI Harus Bersabar, Air Bersih Nunggu Intake Tanah Abang Ngalir

PALI -- Air bersih dari PDAM Tirta PALI Anugerah dipastikan tidak akan mengalir dalam sepekan kedepan ke rumah-rumah pelanggannya lantaran pasokan dari PDAM Lematang Enim sudah diputus total lantaran ada piutang yang belum diselesaikan antara kedua belah pihak. 

Hal itu diungkapkan Direktur PDAM PALI Anugerah, Puryadi melalui bagian teknik  Mairil Apriyanto, Senin (13/7).

"Ada 3.700 pelanggan yang terdampak putusnya aliran air bersih. Namun apa boleh buat, karena hal itu tidak bisa dihindari karena air bersih dari PDAM Lematang Enim yang biasa memasok ke PALI diputus," ungkap Mairil. 

Ditambahkan Mairil bahwa dalam satu atau dua minggu kedepan, air bersih belum bisa mengalir sampai jaringan dari intake dari Tanah Abang bisa di pergunakan. 

"Kita masih menunggu jaringan kita sendiri, yakni dari intake Tanah Abang menuju booster Sinar Dewa lalu diteruskan ke booster Simpang Tais kemudian ke Pendopo," tukasnya. 

Atasi masalah penyetopan air bersih, Mairil menyatakan bahwa telah ada kesanggupan dari Pemkab PALI yang siap menyuplai air bersih ke pelanggan. 

"Hanya saja yang bersifat urgen terutama rumah sakit, perkantoran dan rumah ibadah. Jadi dalam hal ini kami berharap pelanggan bersabar," harapnya. 

Sementara itu, Ahmad Hidayat, Plt Kepala Dinas Perkim PALI menyatakan bahwa pembangunan jaringan air bersih ditargetkan akhir bulan Juli. 

"Insyaallah selesai akhir bulan ini, dan pada Agustus air bersih sudah bisa mengalir ke rumah-rumah pelanggan," katanya.(sn)  
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 12 Juli 2020







Share:

Hj Sri Kustina Distribusikan Langsung Ratusan Kantong Beras di 7 Desa

MUARA ENIM | Tanpa mengenal lelah, guna menyerap aspirasi rakyat di Daerah Pemilihannya, Dapil 2 Sumatera Selatan, anggota DPR RI Ir Hj Sri Kustina, kembali turun langsung menemui warga di tujuh desa di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (11/7/2020).


Kegiatan yang sekaligus pendistribusian paket beras dan masker tersebut, merupakan lanjutan dari kunjungan kerja perseorangan ke daerah pemilihannya, pada masa sidang IV tahun 2019-2020 pekan lalu di Kecamatan Indralaya. Kali ini di Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.


Seperti biasa kedatangan istri Bupati PALI H Heri Amalindo tersebut disambut hangat warga di tujuh desa yang di sambanginya. Selain menyalurkan bantuan beras dan masker, Sri Kustina berdialog dan  mendengarkan masukan, keluhan warga secara langsung. Masukan dan penyampaian warga beragam, mulai dari kondisi listrik, jalan dan lain sebagainya.


"Apapun masukan dan keluhan yang disampaikan warga, nantinya akan di catat, kemudian akan kami sampaikan ke pusat," tutur legislator yang duduk di Komisi 2 Fraksi NasDem itu.


Untuk mendistribusikan bantuan beras dan masker bekerjasama dengan Kepala Desa dan perangkat desa. Diawali titik kumpul di  Kantor Kepala Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang, lalu kegiatan berlanjut silaturahmi dan pemberian bantuan di Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang, kemudian di Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang, Desa Sigam Kecamatan Gelumbang,  Desa Karang Endah Kecamatan Gelumbang, Desa Karang Endah Selatan Kecamatan Gelumbang,  Desa Gaung Telang Kecamatan Gelumbang dan  Desa Midar Kecamatan Gelumbang.


Dikesempatan itu juga, politisi Partai NasDem tersebut juga memberikan edukasi kepada konstituen dan seluruh lapisan masyarakat yang ditemuinya. Mulai dari menjaga kebersihan diri, lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih sehat serta mentaati anjuran pemerintah.



“Harapan kami, dengan pembagian sembako tersebut dapat sedikit membantu masyarakat yang membutuhkan," harap Sri Kustina. (sn/ril)
Share:

tren Sepeda di Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Bersepeda menjadi tren baru di Kota Prabumulih ditengah pademi covid 19. Warga yang semula harus berdiam diri dirumah kini mulai beraktifitas mencari hiburan serta olahraga.

Baru-baru ini muncul komunitas sepeda di Kota Prabumulih yakni komunitas Ceracahan. Saat ini ceracahan telag memiliki  25 orang anggota dan rutin berkeiling kota menggunakan sepeda.

Dini salah satu anggota mengatakan selain refresing bersepeda juga menjadi sarana olahraga.

“Awalnya kita cuma gowes tipis-tipis, sesama teman. Murni untuk menjaga kebugaran, karena bersepeda adalah salah satu olahraga menyehatkan. Dan ternyata banyak yang ikut dan gabung,” kata Dini salah satu anggota komunitas  ceracahan.

Biasanya kata dia, 25 anggota akan diakhir pekan atau weekend. “Karena bisa kumpulnya hari libur, banyak teman-teman yang punya kesibukan dan bekerja,” ungkapnya mengatakan untuk sementara komunitas ceracahan belum memiliki anggota lantaran baru terbentuk.

Disinggung apakah yang bergabung hanya jenis sepeda mahal. Dengan tegas fotografer humas pemkot ini menuturkan, ceracahan tak melihat harga sepeda. “Ini bukan tentang harga sepeda, bukan tentang jenis sepedanya apa tapi dari kesehatannya,” tegasnya.

Karena itulah lanjut Dini, untuk bergabung dikomunitas tersebut tidaklah sulit. Cukup memiliki keinginan untuk berolahraga sepeda. “Semua jenis sepeda boleh, tidak ada ketentuan sepeda jenis apa. Ingin olahraga sepeda boleh gabung,”lanjutnya.


Share:

Jelang Musda HIPMI Sumsel, BPP HIPMI Pusat Loloskan Pencalonan Kgs Hermansyah

PALEMBANG, SININEWS.COM - Setelah melalui Proses Pengkajian dan dengar pendapat bersama Bidang Keorganisasian, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK), BPP HIPMI akhirnya memberikan intruksi kepada Ketum BPD HIPMI Sumsel melalui Surat Keputusan Nomor 340/A/1-Sek/BPP/VII/2020, yang diantaranya berisi intruksi SC dapat mengeluarkan keputusan baru yang berarti "meloloskan" pencalonan Kgs Hermansyah. Pengusaha muda Kgs Hermansyah dinyatakan layak untuk mengikuti tahapan selanjutnya yakni sebagai salah satu peserta Musda HIPMI Sumsel yang dijadwalkan berlangsung pertengahan Juli nanti.

Terkait keputusan tersebut, Vico S taufik selaku Ketua Team Pemenangan melalui Alex Febrian Jubir Tim Pencalonan Hermansyah menyambut baik keputusan tersebut. "Alhamdulillah, sanggahan kita mendapat tanggapan dari BPP HIPMI dan akhirnya setelah melalui proses verifikasi, saudara Kgs Hermansyah lolos sebagai calon ketua umum BPD HIPMI Sumsel dan diperbolehkan mengikuti tahapan selanjutnya. Kita sangat mengapresiasi keputusan ini," Kata Alex, Sabtu (11/7).

Sementara diketahui, berdasarkan hasil mediasi dan dengar pendapat yang difasilitasi oleh Bidang OKK BPP HIPMI terhadap Bakal Caketum BPD HIPMI Sumsel terhadap BPC-BPC dan juga terhadap Ketum BPD HIPMI Sumsel beserta fungsionaris dan SC/OC Musda HIPMI Sumsel di Sekretariat BPP HIPMI pada tanggal 7-8 Juli 2020 terkait dinamika tahapan pelaksanaan Musda HIPMI Sumsel. Dihasilkan bahwa berdasarkan hasil mediasi dan dengar pendapat serta kajian organisatoris yang dilakukan oleh Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK) BPP HIPMI.

Maka disimpulkan bahwa Steering Committee (SC) Musda HIPMI Sumsel tidak menjalankan proses pentahapan Musda dengan baik dan sesuai dengan ketentuan serta mekanisme organisasi yang berlaku, sehingga hal tersebut mengakibatkan salah seorang Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) BPD HIPMI Sumsel atas nama Kgs Hermansyah dinyatakan tidak lolos sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) yang akan berkompetisi pada Musda HIPMI Sumsel.

Lalu berdasarkan informasi dan data fakta yang disampaikan Bidang OKK BPP HIPMI yang kemudian dikaji dalam mekanisme keorganisasian yang termuat dalam ART HIPMI pasal 13 tentang Musyawarah Daerah, ART HIPMI pasal 22 tentang Persyaratan Badan Pengurus, dan ART HIPMI Pasal 24 tentang tata cara pembentukan BPD/BPC serta mekanisme yang diatur dalam PO HIPMI No 5/HIPMI/IX/2017, maka tidak ditemukan alasan mendasar untuk menggugurkan pencalonan Balontum BPD HIPMI Sumsel atasnama tersebut diatas.

BPP HIPMI melalui Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kelembagaan (OKK) mengintruksikan kepada BPD HIPMI Sumsel untuk melanjutkan tahapan Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dengan ketentuan sebagai berikut :

BPD HIPMI Sumsel dapat melakukan pergantian Steering Committee (SC) Musda yang baru untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas pelaksanaan lanjutan tahapan Musda BPD HIPMI Sumsel. Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah BPD HIPMI Sumsel dapat mengeluarkan keputusan baru untuk meloloskan Calon Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel atas nama Kgs Hermansyah.

"Kami mengapresiasi atas keputusan ketua umum BPP HIPMI Mardani Maming melalui bidang OKK BPP HIPMI atas dikeluarkannya keputusan. Keputusan ini kami nilai sangat adil dan bijaksana meloloskan suadara Hermansyah sebagai calon Ketua Umum Musda XIV HIPMI Sumsel," kata Alex selaku juru bicara tim pemenangan bakal calon Ketum HIPMI Sumsel Kgs Hermansyah.(Ber)
Share:

Perkebangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 11 Juli 2020






Share:

Seminar Webinar Nasional Via Zoom, PSBB Prabumulih Menjadi Contoh

Ridho yahya didampingi Elman, ST (Sekda) dan dr.Happy Tedjo (Dinas Kesehatan) seminar webinar nasional di Guest House rumah dinas, sabtu (11/7/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM - Ir.H Ridho Yahya, MM menjadi narasumber dalam acara seminar nasional Webinar melalui via zoom tentang implementasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Protokol Kesehatan Pasca Pandemi Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan digelar di Guest House Rumah Dinas Walikota Prabumulih, sabtu (11/7/20) 

Dalam acara tersbut walikota prabumulih didampingi dr.Happy Tedjo Dinas kesehatan Kota Prabumulih, Elman,ST Sekretaris Daerah (Sekda) dan Diskominfo Drs.Mulyadi Musa,M.Si 

Seminar Webinar Nasional via zoom Ridho Yahya menyampaikan cara pencegahan penyebaran Covid-19 didaerah Kota Prabumulih yang telah berhasil mengendalikan keadaan yang sebelumnya berada pada zona merah 
Dirinya menyampaikan kerja keras Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Prabumulih yang cepat tanggap dalam melayani masyarakat yang terdampak virus corona dengan berbagai cara, salah satunya dengan menerapkan Protokol Kesehatan disetiap lini dan tempat yang menimbulkan perkumpulan 

“pertama kita terapkan Protokol Kesehatan dan memberikan pelayanan Rapid Tes gratis secara besar-besaran ditempat umum seperti Pasar ,perkantoran dan tempat pelayanan masyarakat lainnya” papar Ridho saat seminar berlangsung

Tak hanya itu Orang nomor satu Kota Prabumulih melakukan gerak cepat dengan melakukan permohonan izin untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada Gubernur untuk disampaikan ke Menteri Kesehatan yang kala itu sempat pesimis
 
Beberapa upaya dilakukan, akhirnya Kota Prabumulih disetujui dalam penerapan PSBB dengan hasil yang menunjukan angka penurunan pasien Covid-19 dan timbulnya kesadarab masyarakat Prabumulih akan kesehatan

“setelah kami terapkan PSBB Allhamdulillah kesadaran masyarakat meningkat hal itu dilihat dari menurunnya pasien yang positif dan jalanan yang sepi, warga kita tidak keluar rumah” jelasnya

Sementara itu, Prof DR.Ridwan Amiruddin, SKM,M.Kes,MSc.PH ketua umum Perhimpunan Sarjana dan profesional Kesehatan Masyarakat dalam vidcon dirinya menyampaikan dari data yang tercatat pasien usia lanjut merupakan yang rentan terdampak covid-19 dan dari beberapa data yang dipaparkan Walikota Ridho Yahya, Prabumulih telah masuk dan bisa menuju new normal 

Prof.Dr. Arlin Adam,SKM.M.Si juga mengapresiasi tindakan gerak cepat Walikota Prabumulih dalam menangani penyebaran Virus Corona Disease hingga berhasil keluar dari zona merah 

“ya terima kasih pak walikota Prabumulih atas inspirasinya untuk menekan penyebaran Covid-19 di Prabumulih, ini hal yang patut dicontoh oleh daerah lain” ucapnya diawal Vidcon via zoom (tau/sn)      
Share:

Kuras Isi Warung, Dua Warga Benuang Masuk Sel Polsek Talang Ubi

PALI --  Evan (20) dan Apriansyah (20) warga Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa harus menghuni sel tahanan Polsek Talang Ubi lantaran diduga telah membobol sebuah warung dan menguras isi dalam warung yang berlokasi di KM 10 kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi beberapa waktu lalu. 

Dikatakan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Bambang bahwa pelaku ditangkap disebuah pondok tidak jauh Dari TKP. 

"Pelaku pembobol warung tersebut berjumlah tiga orang. Dua berhasil diamankan dan satu orang kabur," ungkap Kapolsek Talang Ubi, Kamis (9/7) kemarin. 

Ditambahkan Kapolsek Talang Ubi bahwa pelaku masuk ke warung korbannya melalui atap.

"Pelaku sebelumnya mengincar warung itu. Kemudian saat warung itu tutup dan pemiliknya pulang, pelaku memulai aksinya dengan cara naik dari atap lalu masuk dan menguras isi warung tersebut," ungkap Yuliansyah. 

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 363 ayat 2 dengan ancaman kurungan penjara maksimal 9 tahun. 

"Pelaku masih kita periksa dan satu pelaku lainnya dalam pengejaran. Adapun barang bukti yang diamankan berupa tabung gas tiga buah, puluhan bungkus mie instan, kopi dan makanan lainnya," tandas Kapolsek Talang Ubi. 

Sementara dari pengakuan salah satu pelaku bahwa dirinya diajak temannya yang kabur untuk mencuri.

"Diajak teman pak, hasil curian rencana untuk makan sendiri," akunya. (sn) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts