Pilkada Ogan Ilir, PDIP Usung Petahana Ilyas Panji Alam

INDRALAYA--Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak yang dijadwalkan berlangsung Desember mendatang, pengurus parpol PDIP berkomitmen bakal mengusung Petahana HM Ilyas Panji Alam dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. Hal ini disampaikan H Yulian Gunhar anggota DPR-RI Dapil Sumsel 2 di kantor DPC PDIP Kabupaten OI usai menggelar reses, Rabu (5/8). H Yulian Gunhar merupakan politisi senior PDIP yang juga pengurus parpol berlogo "banteng moncong putih" ini.

Dijelaskan Yulian Gunhar, masyarakat Kabupaten OI lebih cerdas dalam memilih seorang calon pemimpin, dan ibarat sedang membeli barang janganlah memilih yang rongsokan pilihlah barang bagus serta berkualitas agar tak menyesal dikemudian hari. 

Lanjutnya, jika bicara tentang Pilkada OI tahun 2020 maka yang dibahas adalah terkait program masing-masing calon, khususnya untuk kemajuan Kabupaten OI jangka waktu lima tahun kedepan. Hal ini harus dimiliki para calon guna mencerdaskan para pemilih yang akan menentukan pilihannya di Pilkada OI.

“Apabila ingin dagangannya laku dibeli. Maka barang yang dijual haruslah dalam kondisi bagus agar masyarakat yang akan membeli tahu terhadap kualitas barang tersebut. Namun jika yang dijual barang rongsokan, meski dikasih “bedak” dan dihias sekalipun tetap menjadi barang rongsokan,“ ujar Paduka Gunhar sapaan akrab. 

Menurut Gunhar, Jika ada tim sukses dari salah satu calon yang gemar memfitnah, menghujat maka itu justru menunjukkan ketidakmampuan dari calon yang diusungnya. Karena itu ia mengajak masyarakat Ogan Ilir agar tidak mudah terprovokasi terhadap hal-hal yang berbau Suku Agama dan Ras (SARA) serta yang bersifat memecah belah masyarakat Kabupaten OI yang berjuluk Kota SANTRI ini.

“Saya yakin warga Ogan Ilir akan memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak dan kualitas yang baik dengan tidak memilih pemimpin yang memiliki riwayat perbuatan tercela yang sudah diputus pengadilan. Karena perbuatan tercela itu merupakan pelanggaran moral yang tentunya sangat berbeda dengan pelanggaran hukum pidana lainnya," ucap Yulian Gunhar.(Ber)
Share:

Sekarang Hajatan Boleh Digelar, Asal...

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Berdasarkan hasil audiensi Bupati dengan para pelaku usaha, Selasa (04/08/2020) kemarin, di Kabupaten Muara Enim diputuskan bahwa semua kegiatan yang sifatnya melibatkan banyak orang seperti hajatan dan resepsi pernikahan sudah boleh digelar. Namun, tidak semua bisa dilaksanakan, dan harus memiliki izin.

“Tapi ingat, silakan masyarakat melaksanakan kegiatan namun harus tetap berpatokan pada protokol kesehatan dan mendapatkan izin dari Gugus Tugas. Jadi tidak serta merta kita memperbolehka langsung,” ujar Plt Bupati Juarsah, Rabu (05/08/2020) saat diwawancarai.

Hal ini juga, lanjut Juarsah, merujuk pada dicabutnya maklumat Kapolri mengenai pengumpulan masa maka saat ini sudah diperbolehkan melaksanakan kegiatan. “Namun tetap harus memiliki izin berdasarkan rekomendasi gugus tugas,” tegasnya.

Dan ini bukan pembiaran namun ini adalah pelonggaran izin. “Jadi jangan disalah artikan malah jadinya kebablasan. Covid 19 ini tidak bisa ditawar tawar mengingat banyak daerah kita yang masuk zona merah.

“Dan apabila ada penyelenggara acara yang melanggar dengan melaksanakan acara tidak sesuai dengan prokes (protokol kesehatan) maka bisa dibubarkan acaranya. Jadi penyelenggara acara harus benar benar patuh,” tegasnya.

Itu untuk pelaksanaan acara di lingkungan masyarakat, sementaaa untuk pelaksanaan acaa di dalam gedung, lanjut Juarsah kemungkinan akan lebih mudah melaksanakan protokol kesehatan mengingat tempatnya didalam ruangan.

“Namun untuk jumlah pengunjungnya dibatasi hanya lima puluh persen dari kapasitas gedung. Dan untuk makan tidak diperbolehkan disajikan secara buffey namun harus dikemas satu persatu agar tidak terjadi penumpukan,” tambahnya.

Pelonggaran ini dilakukan mengingat selain kita tetap waspada akan penyebaran virus, sisi ekonomi masyrakat juga harus terap berjalan dan menjadi pertimbang. “Jadi tinggal kontrol kita bagaimana agar semuanya tetap bisa difasilitasi. Karena sejak dibatasinya pengumpulan masa banyak pengusaha yang merumahkab karyawannya dan mengalami penurunan pendapatan,”ujarnya.
Share:

Pesan Karo Binkar ke Anggota Polri di LPSK: Utamakan Tugas dan Tugas


JAKARTA, SININEWS.COM– Personel Polri yang ditugaskan di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) kedatangan tamu istimewa. Sosok itu tak lain Kepala Biro Pembinaan Karir (Binkar) SSDM Mabes Polri Brigjen Pol Suwondo Nainggolan.

Kepada anggotanya, Suwondo mengingatkan untuk terus menjaga stamina dan kesehatan, serta mengucapkan terima atas dedikasi dan integritasnya selama ditugaskan di LPSK.

“Pertama, utamakan tugas, dan kedua, juga tugas, sebagai insan Polri Promoter (profesional, modern, terpercaya) yang melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ujar Suwondo saat bertandang ke kantor LPSK di Jakarta, Rabu (5/8-2020).

Selain mengecek kondisi personel Polri di LPSK, Suwondo yang datang bersama Kabag Gassus Robinkar SSDM Polri Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo dan Kasubbag Gassusdagri Robinkar SSDM Polri AKBP Bayu Dewantoro, juga melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal LPSK Noor Sidharta.

Suwondo meminta personel Polri di LPSK mampu menjalankan tugas secara optimal disertai dengan administrasi penugasan yang lengkap dan masih berlaku.

"Tingkatkan kemampuan melalui latihan rutin, seperti menembak bagi Pamwal VVIP (dalam hal ini terlindung yaitu saksi dan korban),” kata Suwondo.

Sekretaris Jenderal LPSK Noor Sidharta memaparkan secara singkat komposisi personel Polri yang ditugaskan LPSK.

Kepada Karo Binkar, Sidharta juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pelaksanaan tugas anggota Polri selama di LPSK.

“Kami fokus peningkatan kapasitas dan kemampuan anggota Polri di LPSK dan tetap meminta dukungan Polri untuk pengamanan di LPSK,” ungkap Sidharta.

Sidharta juga berharap personel Polri yang ditugaskan di LPSK mendapatkan prioritas mengikuti diklat guna menunjang karir mereka. Begitu pun dengan saksi dan/atau korban Terlindung LPSK, yang kebetulan merupakan anggota Polri, juga sangat membutuhkan diklat sebagai penunjang karirnya.

“Karo Binkar tadi juga siap memfasilitasi LPSK melakukan sosialisasi tugas LPSK melalui Kabareskrim kepada personel Polri di daerah,” imbuhnya. HUMAS LPSK
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 5 Agustus 2020







Share:

Disdukcapil Ogan Ilir Rekam E-KTP Warga Binaan

INDRALAYA--Ratusan warga binaan penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI), dilakukan perekaman e-KTP. Proses perekaman e-KTP yang dilakukan petugas Disdukcapil OI, Rabu (5/8) pukul 10.00 turut dihadiri Kalapas Kelas IIA Tanjung Raja, Bupati OI yang diwakili Kelapa Disdukcapil Akhmad Luthfi.

Tujuannya adalah guna melakukan pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebagai syarat utama pencoblosan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati OI Desember mendatang. Selama proses pelaksanaan tahapan perekaman e-KTP dipantau oleh petugas KPU Kabupaten OI serta Bawaslu. 

Kadis Disdukcapil OI menyampaikan dengan adanya cek biometrik warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tanjung Raja dapat mendukung suksesnya Pilkada Serentak pada tanggal 9 Desember Tahun 2020 nanti. "Selanjutnya hasil dari pencarian biometrik ini akan di tindaklanjuti dengan perekaman E-KTP bagi warga yang belum terdata," ujarnya.

Kegiatan ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19, demi keamanan dan kesehatan bersama.  Kadisdukcapil OI juga menambahkan, kedepan pihaknya akan terus melakukan proses perekaman bagi warga yang belum memiliki e-KTP.(Ber)
Share:

Tim HA2P Minta PAN Konsisten

PALI - Ketua Relawan Heri Amalindo Dua Periode (HA2P), Edi Suprianto meminta Partai PAN agar konsisten terhadap rekomendasi Partai yang jatuh ke Ir H Heri Amalindo-Drs H Soemarjono di Pilkada Pali 2020.

Menurut Edi Suprianto, DPP PAN sejatinya telah mengeluarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional Nomor: PAN/A/Kota/Kau-SJ/022/III/2020. SK yang dikeluarkan per tanggal 31 Maret 2020 tersebut langsung ditandatangani oleh Ketua Umum, Zulkifli Hasan, dan Sekjen PAN, Eddy Soeparno.

"Model B.1-KWK sudah keluar, dimana DPP PAN memberikan persetujuan kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati Pali, Ir H Heri Amalindo-Drs H Soemarjono," ujar mantan anggota DPRD Muara Enim itu pada wartawan, Rabu (05/08/20).

Mengenai isu yang terjadi di publik Pali mengenai SK PAN mendukung ke salah satu Palson lain, Edi berujar sah-sah saja. Namun, pihaknya tetap berpatokan pada SK per 31 Maret 2020. Apalagi dalam SK disebutkan, telah berdasarkan undang-undang dan mekanisme internal Partai PAN, hingga akhirnya partai berlambang matahari tersebut memberikan persetujuan kepada Paslon Heri-Soemarjono.

"Sampai sekarang kita tetap optimistis, PAN ke kita. Kami belum lihat adanya perubahan SK. Dan tentunya kami sangat mengharapkan konsistensi dari Partai PAN itu sendiri terkait rekomendasi ke Heri-Soemarjono," kata Edi.

Disinggung andai nantinya, PAN benar mendukung Paslon lain di Pilkada Pali seperti isu yang berkembang, Edi menegaskan, secara etika politik hal tersebut tidaklah etis dan dapat mempermalukan sang Ketua Umum PAN itu sendiri.

"Secara etika politik tentunya bisa dianggap publik tak konsisten terhadap apa yang menjadi keputusannya. Bahkan, bisa mempermalukan sang Ketum PAN sendiri," tutup pria yang sudah malamelintang dalam dunia politik tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Pali, H Novaldo saat dikonfirmasi mengenai kabar adanya dukungan PAN ke Paslon lain (Devi-Darmadi) terkesan masih enggan berkomentar secara gamblang.

"Konfirmasinya dalam waktu dekat ini. Kami akan undang saja anda pada jumpa pers, waktu dan tempat akan diberitahukan selanjutnya, Ok," dalam pesan yang diterima klikanggaran.com, beberapa waktu lalu. (sn/ril)
Share:

Lurah Gunung Ibul Kunjungi Rumah si Kembar yang Viral Tak Bisa Belajar Daring

Foto : Lurah Gunung Ibul Sarutama,SE kunjungi rumah si kembar Qila dan Asifa, rabu (5/8/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Lurah Gunung Ibul Kecamtan Prabumulih Timur Sarutama, SE kunjungi kediaman Asifa dan Qila (9) putri dari pasangan Andri Kurniawan dengan Siti Khadija yang viral karena tak mampu beli paket internet untuk belajar online dirumah kontrakan yang berdampingan dengan garasi mobil selama 10 tahun, rabu (5/8)

Dalam kunjungannya Lurah Gunung Ibul akan berusaha membantu keluarga Asifa dan Qila untuk terdaftar dijaminan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan lainnya. Sarutama, SE mengaku baru mengetahui keluarga tersebut dari berita yang sudah viral sejak senin kemarin 
SIMAK VIDEONYA KLIK
"baru tau saya pak, ini aku belum baca koran” seraya membaca berita kemiskinan Qila dan Asifa dikoran yang diletakan diatas meja

"coba kita tinjau langsung kerumahnya” ajaknya kepada sejumlah awak media 

Mengetahui keadaan itu lurah sangat menyesalkan kejadian tersebut dan berharap RT dan RW segera melakukan pendataan yang akurat dan disampaikan ke Kelurahan untuk selanjutnya diteruskan ke Dinas Sosial dalam pendataan jaminan sosial (PKH,KIS,dan KIP) 

Masih kata Lurah, keluarga Asifa dan Qila sudah memenuhi kriteria keluarga tidak mampu untuk diajukan mendapat bantuan dari program sosial PKH dan pihaknya akan segera berusaha melakukan pendataan agar keluarganya mendapat bantuan dari pemerintah dan memberikan solusi jika untuk Belajar Daring pihak kelurahan telah menyediakan Wifi gratis bagi warganya

"Kalau tidak ada paket internet datang ke kantor lurah buk, disana ada Wifi internet gratis" himbaunya

Sementara itu, Siti Khadijah ibu dari anak kembar menceritakan kekurangan yang dialami keluarganya ke Lurah Gunung Ibul bahwa dirinya telah beberapa kali mengajukan persyaratannya ke Rukun Tetangga (RT) namun hingga kini belum juga ada tindak lanjut 

"sudah pak saya kumpul berkasnyo ke pak RT tapi belum turun bantuannyo”ungkap Siti Khadijah 

Sebelumnya diberitakan keluarga ini terpaksa membeli Telepon Genggam (HP) Android bekas pakai seharga Rp.100 ribu dari kerabat ayahnya untuk ketiga anaknya, namun hal itu masih menjadi masalah karena keluarga tersebut tak mampu membeli paket internet (tau/sn)     

Share:

Kebakaran Terjadi di Pemukiman Padat Bhayangkara

PALI -- Warga Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI dihebohkan dengan adanya kebakaran di permukiman cukup padat di kawasan persis tidak jauh dari RSUD Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Rabu (5/8) sekitar pukul 12.30 WIB. 

Akibat kejadian itu, rumah milik Erlan warga RT 008 RW 005, hangus dan nyaris rata dengan tanah. Tetapi beruntung, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. 

Dari keterangan Akikah salah satu tetangga korban bahwa penyebab kebakaran belum diketahui dari mana asalnya. 

"Api diketahui langsung membesar dan membakar seisi rumah. Saat kejadian pemilik rumah tengah bekerja," ucap Akikah. 

Ditambahkan Akikah bahwa rumah yang terbakar dihuni dua keluarga. "Ada dua keluarga yang menghuni rumah itu. Tetapi semuanya tengah berada di luar rumah. Mengetahui ada api, warga setempat berhamburan berupaya memadamkan api dan menyelamatkan isi rumah kemudian menghubungi Pemadam kebakaran," tukasnya. 

Sementara itu, Ibrahim Cik Ading Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kabupaten PALI yang terjun langsung memimpin pemadaman api mengemukakan bahwa pihaknya mengerahkan seluruh kekuatan untuk dapat menaklukkan api. 

"Lokasi kebakaran cukup padat, kita berupaya keras agar api tidak menjalar ke rumah lainnnya. Kita turunkan seluruh armada dibantu pihak Pertamina dan alhamdulillah api tidak menjalar," katanya. 

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung. Meski api sudah tidak terlihat  tetapi asap masih mengepul diantara puing-puing bangunan yang terbakar. (sn) 
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 4 Agustus 2020








Share:

Untuk Kedua Kalinya, Ribuan Paket Bantuan Disebar Dinsos PALI

PALI -- Dalam meringankan beban masyarakat di Bumi Serepat Serasan yang terdampak wabah corona, dimana hingga saat ini wabah Covid-19 itu belum juga usai, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menyalurkan bantuan paket sembako berupa satu sak beras dan satu dus mie instan.

Pembagian bantuan paket sembako dilakukan bertahap di lima kecamatan yang dibagi lima tim di mulai Rabu (5/8).

"Tahap kedua ini ada 25.600 lebih paket yang dibagikan. Untuk data penerima telah dievaluasi dari tingkat desa yang diajukan ke Dinsos," ujar Metty Etika, Kepala dinsos PALI. 

Diakuinya bahwa meski jumlah bantuan tidak seberapa nilainya, tetapi diharapkan Metty bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat penerima ditengah pandemi corona. 

"Untuk penerima ada beberapa desa yang berkurang lantaran ada penerima sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan lainnya. Tetapi penerima yang dikurangi dialihkan untuk warga yang belum sama sekali menerima bantuan. Dan kami harapkan, bantuan ini bisa membantu penerima, karena inilah bentuk perhatian pemerintah terhadap warganya," harapnya. 

Dalam menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran virus corona, pembagian bantuan dikemukakan Metty dilakukan door to door. 

"Kita keliling datangi rumah penerima agar tidak menimbulkan kerumunan. Dan pembagian ini secara bertahap yang setiap harinya ada beberapa desa yang kita datangi untuk menyalurkan bantuan. Kami juga mengajak masyarakat dalam menghindari serta memutus rantai penyebaran Covid-19, untuk tetap patuhi protokol kesehatan," tutupnya. (sn)  
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts