Semua Jabatan Adalah Tanggung Jawab

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Pergantian jabatan merupakan hal yang wajar disetiap organisasi mengingat pergantian dilakukan untuk mengakomodir dan penyegran dalam suatu organisasi, hal ini hendaklah disikapi dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, hal ini dikatakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Perekobang), Amrullah Jamaluddin, S.E, Selasa (11/08/2020) di aula saat pisah sambut Kepala Pengadilan Agama.

“Pelaksanaan pergantian bertujuan juga untuk menciptakan suasana kerja yang baru, termasuk didalam Pengadilan Agama Muara Enim, yang tentunya bermuara pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Amrullah lagi.

Terakhir, Saat melepas, Asisten Perekobang menyampaikan permohonan maafnya kepada Bapak Drs. H. Bakti Ritonga, S.H.,M.H dan seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Muara Enim, karena Plt Bupati berhalangan hadir dan memberi mandat kepada dirinya. “Selamat jalan dan selamat bertugas ditempat yang baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Drs. Husaini, S.H.,M.H. Menjabat Sebagai Ketua Pengadilan Agama Muara Enim yang baru dimana sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Pengadilan Agama Muaa Enim.

Sementara, Drs.H. Bakti Ritonga, S.H.,M.H, di pindah tugaskan sebagai wakil ketua Pengadilan Agama kelas I A Pekan Baru. “Saya menyampaikan rasa bangga dan perasaan bahagia telah bertugas di Pengadilan Agama Muara Enim. Kepada semuanya dan atas nama keluarga saya ucapkan permohonan maaf, Kenangan di bumi serasan akan tetap jadi kenangan dan saya berharap nanti bisa kembali lagi ke Sumatera Selatan,” pungkas Ritonga.
Share:

Terpilih Sebagai Ketua DPD Golkar Kota Prabumulih, Syamdakir Targetkan Kaum Milineal

Foto : Syamdakir A Edi Hamid, ST ketua DPD II Partai Golkar Kota Prabumulih, selasa (11/8)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Terpilihnya kepemimpinan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Prabumulih Syamdakir A Edi Hamid, ST mengakhiri persaingan dalam posisi kepemimpinan Partai Golkar periode 2020-2025 usai dilakukannya Musyawarah Daerah (Musda) belum lama ini di di Hotel Grand Nikita Prabumulih, selasa (11/8) 

Musda Golkar ke-V yang digelar Jumat 7 Agustus lalu itu sempat berjalan alot karena perbedaan pendapat saat proses pemilihan berlangsung hingga akhirnya Syamdakir berhasil menduduki kursi kepemimpinan melalui Aklamasi 
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA
Kepemimpinan baru Syamdakir Edi Hamid, ST akan melanjutkan program sebelumnya yang dipimpin Ir.H.Ridho Yahya, MM yang merupakan Walikota Prabumulih

Tak hanya itu dirinya juga telah menyiapkan beberapa program untuk kaderisasi yang menargetkan kaum milenial Kedepannya pria yang lahir 48 tahun lalu itu akan mengubah minset (pandangan) buruk pada dunia politik di kaum milenian (anak muda)

“setidaknya berpolitik itu bisa menambah wawasan, dan juga menambah pergaulan, tak perlu takut dengan persaingan” ungkapnya saat dibincangi 

Dirinya yang pernah mengalami masa-masa sulit diwaktu muda itu akan berusaha merangkul semua kalangan untuk menghidupakan kembali semangat berpolitik khususnya untuk kaum milenial (sn/tau)     
Share:

Bantu Pelaku UMKM Ditengah Pandemi Corona, 400 UKM di PALI Diajukan Penerima Program PEN

PALI -- Wabah corona bukan hanya mengancam kesehatan saja, tetapi ekonomi kerakyatan juga banyak yang goyah termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kondisi sulit yang melilit sebagian besar pelaku UMKM tentu saja membuat pemerintah berupaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat agar kembali normal.

Salah satunya, pemerintah pusat meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tentu dengan adanya program PEN itu, langsung disambut Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk menghidupkan kembali pelaku UMKM di Bumi Serepat Serasan yang sejak Maret dan April banyak yang drop dan tertatih-tatih.

"Saat ini kita tengah melakukan pendataan pelaku UMKM yang masih produktif untuk kita ajukan menerima bantuan program PEN," ungkap Herry Saputra, Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI, Selasa (11/8).

Diakuinya bahwa saat ini pihaknya telah mendata sedikitnya 400 UMKM yang masih jalan dan akan diajukan sebagai calon penerima bantuan itu.

"Untuk kuota penerima bantuan program PEN khusus di PALI  belum kita ketahui tetapi untuk keseluruhan secara nasional jumlah bakal penerima ada 12 juta UMKM. Meski demikian kita akan ajukan sebanyak-banyaknya tetapi yang memenuhi kriteria, yakni yang masih produktif dan harus warga PALI," terangnya.

Bentuk bantuan sendiri disebutkan Herry bahwa sesuai informasi yang diterima dari kementerian adalah berupa dana sebesar Rp 2,5 juta.

"Data UMKM harus masuk paling lambat akhir September 2020 ini. Untuk penerima ditentukan langsung oleh Kementerian yang akan melalui survei terlebih dahulu," tukasnya.

Pada masa pandemi saat ini, selain berharap program PEN disalurkan untuk pelaku UKM di PALI, Herry juga menerangkan bahwa sesuai arahan Bupati PALI bahwa dinas Koperasi dan UKM telah memberdayakan pelaku UKM untuk pembuatan masker.

"Tentu saja yang bergerak dibidang jahit menjahit. Kurang lebih ada 50 pelaku UKM yang kita berdayakan untuk membantu kesulitan para pelaku usaha ditengah wabah Covid-19," tutupnya. (sn)
Share:

Pedagang Bendera Gigit Jari

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Hari kemerdekaan RI yang ke- 75 tinggal beberapa hari lagi. Namun, sejumlah penjual bendera di Kota Prabumulih mengeluhkan penjualan yang sepi.

Taufik salah satu penjual bendera di Jalan Sudirman Kecamatan Prabumulih Barat mengatakan sepinya penjualan bendera sebagai dampak dari pandemi Covid-19. 

“Jauh menurun dari tahun kemarin, padahal biasanya kalau satu minggu sebelum 17 itu sudah puncak penjualan. Banyak yang borong, tapi sekarang sepi,” kata pria yang sudah menjual bendera sejak 1 Agustus ini.

Akibat pandemi kata Taufik banyak dinas, instansi dan sekolah yang biasanya membeli bendera dan umbul-umbul dalam jumlah banyak. Kini hanya membeli bendera dalam jumlah sedikit. 

“Kalau kata mereka karena tahun ini tidak ada anggaran untuk beli bendera. Karena memang biasanya untuk 1 sekolah itu paling sedikit beli 20 umbul-umbul, begitu juga yang lain,” terangnya.

Tahun ini ungkap dia, penjualan lebih banyak dari masyarakat umum. “Kalau masyarakat yang bendera ukuran sedang dan besar merah putih masih banyak. Tapi kalau umbul-umbul sedikit, masyarakat kalau ada yang beli paling beli 2,” imbuhnya.
Share:

Terapkan Tanda Tangan Elektronik Pada E KTP

PRABUMULIH, SININEWS.COM –  Terhitung bulan Juli 2020, dokumen penduduk seperti Kartu Keluarga, KTP EL Akta (kelahiran, kematian, pernikahan dan lainnya) sudah menerapkan Tanda Tangan Elektronik (TTE).
Nah, dengan telah diterapkannya TTE, maka masyarakat tak perlu lagi melakukan legalisir terhadap dokumen yang telah memiliki TTE. 
“Itu berlaku di seluruh Indonesia, yang berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 104 tahun 2019,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Prabumulih Haryadi.

Haryadi mengatakan, penerapan TTE di Kota Prabumulih sudah dimulai sejak 1 Juli 2020 lalu. “Yang mengurus dokumen per 1 Juli dan sudah memiliki TTE tidak perlu lagi legalisir,” tuturnya.

Terkait itu kata dia, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dimana untuk saat ini, sosialisasi baru dilakukan sebatas pemberitahuan di media sosial. “Nanti akan terus kami sosialisasikan, baik ke masyarakat ataupun instansi,” tukasnya.

Sebelumnya, mendagri melalui disdukcapil diseluruh kabupaten kota telah melakukan pencetakan dokumen penduduk yakni KK maupun Akta hanya menggunakan kertas Hvs 80 gram ukuran A4, dan disertai barcode atau TTE (Tanda Tangan Elektronik) khusus disetiap cetakannya.

Dimana perubahan tersebut tertuang dalam Pasal 12 Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang digunakan dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan.
Share:

Jumlah Pemohon Dispensasi Menikah Meningkat

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni 2019, jumlah pemohon dispensasi menikah mengalami peningkatan, hal ini disebabkan adanya Peraturan Mahkamah Agung mengenai batas usia minimal menikah yakni 19 tahun.


Dikatakan Panitera Pengadilan Agama (PA) Muara Enim Drs Suratman Hardi, pada tahun 2020 ini ada peningkatan jumlah seiring diberlakukannya Peraturan Mahkamah Agung no 5 tahun 2019 yng mana berisikan batas usia minimal menikah adalah 19 tahun.



“Kebanyakan para pemohon akan menikahkan anaknya yang belum genap 19 tahun. Namun, karena pemohon merasa sudah layak menikahkan anaknya, pada saat mengajukan ke Kantor Urusan Agama ditolak karena belum cukup, dan disarankan meminta dispensasi ke Pengadilan Agama,” jelasnya, Senin (10/08/2020).



Untuk syarat sendiri, lanjut Suratman, berdasarkan peraturan tidak terlalu banyak. Pemohon cukup melampirkan buku nikah, Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, Akta Kelahiran Anak, Surat keterangan masih sekolah apabila anak masih bersekolah dan surat penolakan dari KAU.



“Namun ada satu persyaratan yang dianggap sulit oleh para pemohon yakni surta rekomendasi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Padahal tujuan kita meminta itu adalah berbuat bain agar pernikahan sang anak benar benar bisa baik kedepannya,” ujarnya.



Seperti kita tau, lanjut Suratman untuk di daerah seperti Muara Enim, masih banyak para pemohon (orang tua-red) yang menikahkan anaknya pada usia muda. “Terlepas apapun alasannya kitabterap menerima ajuan mereka. Namun kita tetap berpedoman pada peraturan,” pungkasnya.
Share:

Situasi Terkini Covid-19 di PALI, 81 Terkonfimasi 61 Sembuh dan 4 Meninggal







Share:

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Pertamina EP Dapat Tambahan Produksi

SININEWS.COM - Ditengah triple shock yang masih dihadapi, PT Pertamina EP, selaku anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerjasama dibawah pengawasan SKK Migas, terus berupaya melakukan upaya-upaya peningkatan produksi untuk menjaga ketahanan energi nasional. Memasuki bulan proklamasi, upaya peningkatan produksi oleh 2 unit usaha Pertamina EP di wilayah kerja Pertamina EP Asset 2 dan Pertamina EP Asset 3 mendapatkan hasil  yang mengembirakan. 

Kabar pertama berasal dari wilayah kerja Pertamina EP Asset 2 yang berada di Sumatera Selatan. Melalui Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field, telah berhasil melakukan pengeboran sumur LBK-INF-2  atau LBK-15 di Struktur Lembak, yang ditajak pada tanggal 24 Juni 2020 dan melakukan well intervention pada sumur PMB-33. 

Pengeboran sumur LBK-15 mencapai kedalaman pada akhir 1630 mMD  dengan hasil test produksi sebesar 1186 BOPD, telah berhasil melebihi target 400% dari rencana awal 250 BOPD. Sumur ini berhasil diproduksikan pada lapisan Talang Akar Formation (TAF)-E yang merupakan lapisan virgin, selain produksi melebihi target juga akan menambah cadangan minyak dan gas Asset 2 dan  membuka peluang baru untuk sumur-sumur pengembangan lapisan TAF di struktur lembak.

Astri Pujianto, General Manager Asset 2 menyampaikan, bahwa keberhasilan pemboran LBK-15 ini merupakan hasil kerjasama yang baik antar fungsi yang menerapkan operational excellent. “Alhamdulilah,  walaupun pandemi belum berakhir, namun semangat transformasi dan kerjasama para pekerja Asset 2 terus terjaga. Dengan menerapkan operation excellent, pengeboran diselesaikan dengan zero fatality,” kata Astri.

Selain keberhasilan pada pengeboran LBK-15, program well intervention yang diaplikasikan pada sumur PMB-33 yang berlokasi di Kelurahan Sukaraja, Kota Prambumulih juga berhasil memberikan tambahan cadangan sebesar 314,79 BOPD dari target awal sebesar 50 BOPD.

Sementara itu, Ndirga Andri Sisworo , Prabumulih Field Manager menerangkan dengan tambahan 2 sumur tersebut, akan menambahkan produksi Prabumulih Field yang saat ini berkisar 8200 BOPD atau 102% dari target. Keberhasilan pemboran sumur LBK-15 memberikan tambahan 1186 bopd dan well intervention PMB-33 menambah 314,79 BOPD. Produksi Prabumulih Field saat ini manjadi dikisaran 9514 BOPD.

“Hal ini tidak terlepas dari doa dan support  semua pihak, baik stakeholder dan juga  masyarakat sekitar. Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field  menyampaikan banyak terima kasih dan tetap mengharapkan doa dan support agar produksi bisa terus bertambah sehingga target perusahaan secara nasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dapat tercapai,” ucap syukur Ndirga. 

Selanjutnya wilayah kerja Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Field dan Subang Field berhasil mengupayakan peningkatan produksi melalui program well intervention pada sumur ABG-02 dan BBS-04. Sumur ABG-02 yang merupakan wilayah kerja Pertamina EP Aset 3 Jatibarang Field  di Desa Jatimunggul Kecamatan Trisi Kabupaten Indramayu, memberikan tambahan produksi minyak sebesar 346 BOPD. Selain itu, Jatibarang Field juga melakukan pengeboran sumur CMT-20 di Desa Muntur, Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu pada awal tahun 2020 berhasil mencapai produksi 582 BOPD.

FM Jatibarang Field, Hari Widodo, menyampaikan “Di tengah deklinasi produksi yang tinggi, Jatibarang Field berusaha keras untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi, salah satunya dengan program well intervention dan pengeboran. Terbukti dengan well intervention yang dilakukan pada sumur ABG-02 yang berhasil mencapai produksi minyak sebesar 346 BOPD. Sedangkan untuk pengeboran di CMT-20 berhasil mencapai produksi 582 BOPD untuk minyak dan 2 MMSCFD untuk gasnya. Dengan keberhasilan di atas ke depan kami akan lebih massive lagi melakukan well intervention dan pengeboran” ungkapnya.

Sementara itu program well intervention yang dilakukan pada sumur BBS-04 yang merupakan wilayah kerja Pertamina EP Aset 3 Subang Field  di Desa Tegalsawah Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang juga berhasil menambahkan produksi sebesar 700 BOPD dan gas sebesar 1 MMSCFD. 

FM Subang Field, Djujuwanto, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan program well intervention, “Kami bersyukur atas kenaikan yang diperoleh, semoga dapat memberikan kontribusi demi ketahanan migas nasional dan menjadi keberkahan dengan tetap memperhatikan aspek-aspek HSSE dalam setiap aktifitas kegiatan Pertamina EP” terangnya.

Pertamina EP Asset 2 hingga 31 Juli mencatatkan hasil produksi minyak sebesar 17572 BOPD dan gas sebesar 328.86 MMSCFD. Sedangkan Pertamina EP Asset 3 dengan wilayah kerja Tambun Field, Subang Field dan Jatibarang Field, mencatatkan produksi minyak sebesar 14062 BOPD dan gas sebesar 201.2 MMSCFD.
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 9 Agustus 2020







Share:

Ersangkut Pimpin DPD Golkar Muara Enim Target 2024 Raih 8 Kursi

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Setelah melalui proses panjang pelaksanaan kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Partai Golkar Kabupaten Muara Enim yang digelar di Hotel Griya Sientesa, Jumat (07/08/2020) kemarin Akhirnya kursi ketua partai berlambang pohon beringin ini diduduki oleh Ersangkut untuk periode kepemimpinan 2020-2025.

Mantan anggota dewan Kabupaten Muara Enim dua priode yang juga akan mengantikan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi Golkar H Medi Basri melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) ini, terpilih secara aklamasi dengan mengantongi delapan dukungan membuat Ersangkut unggul dari Aminnulah dan Hadiono sebagai pesaingnya.

Ketua terpilih DPD Golkar Kabupaten Muara Enim Ersangkut, menyampaikan visi dan misi ketua Golkar diantaranya kader muda untuk mempersiapkan strategi khusus merangkul pemilih pemula di era digital dan mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan meningkatkan kesadaran berpolitik serta membangkitkan semangat kader melalui kerja nyata.

“Alhamdulillah, amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya demi membawa nama baik DPD Golkar Kabupaten Muara Enim. Tak lupa, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Golkar Kabupaten Muara Enim telah mempercayakan kepada saya untuk memimpin DPD Golkar Kabupaten Muara Enim dan saya bertekad untuk memajukan partai ini,” tutur Ersangkut.

Lanjutnya, 2024 mendatang dirinya menargetkan Partai Golkar Kabupaten Muara Enim meraih 8 kursi legislatif. Untuk itu, kata Ersangkut, sebagai kader junior dirinya meminta bimbingan dan petunjuk sesepuh, tokoh-tokoh dan kader senior Partai Golkar untuk membesarkan Partai Golkar agar kedepannya Partai Golkar terus memberikan kontribusi positf untuk bangsa khususnya Kabupaten Muara Enim.

“Dimasa kepemimpinan Ir H Muzakir Sai Sohar saat ini Golkar meraih lima kursi. Setelah Musda ini mari kita bersama-sama menyusun agenda program kerja berinteraksi langsung dengan rakyat sebagai modal pemilu 2024 mendatang dan saya menargetkan Golkar Muara Enim meraih 8 kursi,” ucapnya.

Dipenghujung acara, Korda Musda ke-10 Partai Golkar Kabupaten Muara Enim Deni Zainal, mengatakan dirinya mengapresiasi segenap panitia dan pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Muara Enim yang telah bekerja keras dalam mensukseskan Musda ke-10, sehingga pelaksanaannya berjalan lancar dan damai.

Dirinya mengucapkan selamat atas terpilihnya Ersangkut untuk memimpin DPD Golkar Kabupaten Muara Enim selama lima tahun kedepan. “Saya yakin dan percaya, ditangan beliau DPD Golkar Kabupaten Muara Enim akan semakin maju dan berkembang, sehingga bisa meraup suara terbesar pada pemilu mendatang,” harapnya.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts