Senin Depan Pemkot Prabumulih Akan Uji Coba Belajar Tatap Muka. Ridho : Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Foto : Walikota Prabumulih Ir H.Ridho Yahya, Mm
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Pendidikan Kota Prabumulih dalam waktu dekat akan segera melakukan proses belajar mengajar dengan tatap muka, senin (24/8) 

Penurunan status zona kuning Covid-19 di Kota Prabumulih menjadi salah satu pertimbangan digelarnya belajat Tatap Muka disekolah

“ya rencananya senin depan (31/8) belajar tatap muka, nanti kita akan lakukan peninjauan langsung kesekolah” jelas Ridho saat diwawancarai disela acara pembukaan Kuliah Perdana Mahasiswa Kampus Akademi Da’wah Indonesia Prabumulih 

Menurut Ridho sejumlah siswa akan melakukan belajar Tatap Muka kecuali untuk siswa Sekolah Dasar (SD) sampai saat ini belum dibolehkan, uji coba akan dilakukan bagi siswa tingkat SMP dan SMA saja

“untuk siswa SD belum, nanti kita pelajari dulu, kita lihat pemkembangannya” lanjutnya

Senanda disaampaikan Dinas Pendidikan Kota Prabumulih Kusron, dirinya menyampaikan senin depan akan diadakan uji coba belajar tatap muka langsung dengan standar protokol kesehatan Covid-19 yakni jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker

“Siswa tetap harus jaga jarak ya, untuk jam belajar kita serahkan dengan pihak sekolahnya” ungkapnya seraya mengatakan saat ini sekolah sudah mulai mensosialisasikan tentang pentingnya mematuhi prokol kesehatan (sn/tau)        
Share:

Pasca Libur Panjang, Sekwan PALI Sidak Pegawainya

PALI -- Hari pertama masuk kerja pasca libur panjang, Sekretaris Dewan melakukan sidak kepada pegawai diruang lingkup sekretariat Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (24/8/2020).


Hasilnya masih ditemukan sejumlah pegawai membandel dengan tidak masuk kerja tanpa keterangan atau keterlambatan datang pada jam kerja. 


Sekwan PALI, Son Haji akui bahwa, usai dilakukan sidak dipersentasekan 90 persen pegawai sudah hadir. Sementara 10 persen pegawai yang tidak disiplin.

"Sanksinya kemungkinan pemberhentian untuk yang TKS. Kita juga memberikan teguran berupa surat peringatan kepada ASN. Namun tetap kita beri arahan," ungkap Son Haji.


Son Haji berharap, seluruh pegawai usai diberi waktu libur cukup panjang agar bisa meningkatkan kinerja pegawai dan kedisiplinan harus diutamakan. 


"Jadi harapannya jangan sampai terlena oleh libur panjang. Laksanakan tugas sebagaimana mestinya." ungkapnya.  (sn/perry)
Share:

Alhamdulillah, Jubir Covid-19 PALI Lepas dari Corona

PALI -- Setelah dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19, Juru Bicara (Jubir) Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dr Zamir sudah terlihat beraktivitas kembali pada Senin (24/8).

Dari keterangan dr Zamir bahwa dirinya lakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 21 hari dan setelah melakukan swab tes kedua hasinya negatif. 

"Alhamdulillah hasil swab kedua negatif dan dengan hasil itu saya dinyatakan sembuh," ungkap dr Zamir.

Diceritakan dr Zamir bahwa dirinya bisa lepas dari virus corona berkat doa masyarakat PALI juga rutin menkonsumsi obat dari dokter penyakit dalam juga berjemur setiap hari.

"Rutin berjemur dari jam 9 pagi sampai jam 10. Dan rajin melatih pernapasan. Namun yang membuat saya semangat adalah dukungan dari kawan-kawan dan masyarakat PALI," tukasnya.

Perbedaan antara flu biasa dan corona, diakui dr Zamir bahwa kalau flu biasa hanya keluar lendir dari hidung, tetapi kalau corona semacam sumbatan dihidung seperti ada cairan bekas mie instan yang masuk ke hidung.

"Dan sudah beberapa hari ada batuk, serta keluar dahak dengan bercak darah. Namun alhamdulillah hal itu berlalu setelah isolasi mandiri dan istirahat penuh," kenangnya.

Agar terhindar dari virus corona, dr Zamir mengajak masyarakat PALI agar patuhi protokol kesehatan. " Supaya masyarakat PALI terhindar dari wabah covid-19, tetap patuhi protokol kesehatan. Jaga kesehatan dan wajib pakai masker. Sebab semua orang berpotensi menularkan dan tertular corona," tutupnya. (sn/perry)
Share:

KPU PALI Mulai Buka Pendaftaran Calon Relawan Demokrasi

PALI -- Ketua komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sunario melalui Divisi Sosialisasi dan SDM KPU PALI menyebut bahwa pihaknya mulai Senin (24/8) menerima berkas lamaran untuk pendaftaran menjadi relawan demokrasi. Dimana tugas relawan demokrasi adalah ikut terlibat mensosialisasikan gelaran Pemilihan Bupati dan wakil bupati PALI yang bakal digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

"Pelamar mulai berdatangan, dan masih kami tunggu hingga Jumat tanggal 28 Agustus 2020," ungkap Manamin. 

Untuk persyaratan sendiri dijelaskan Manamin tidak terlalu rumit, dan secara umum harus memiliki ijazah minimal SMA atau sederajat. 

"Mengingat tugasnya ikut dalam sosialisasi dan mengajak masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya, maka kami perlu menyaring SDM yang mampu berinteraksi dengan masyarakat langsung yang telah memenuhi syarat menjadi pemilih. Nantinya relawan demokrasi kita ambil 50 orang yang akan ditempatkan di lima kecamatan, dimana masing-masing kecamatan ditempatkan lima orang relawan," terangnya. 

Untuk masa kerja relawan ditambahkan Manamin selama 3 bulan. "Masa kerja relawan demokrasi sampai 5 Desember 2020. Harapan kami dengan dibentuknya relawan ini bisa mendongkrak pemilih dalam menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada PALI," harapnya. 

Lebih lanjut dikatakan Manamin bahwa pelopor-pelopor demokrasi dibentuk di setiap basis yang kemudian menjadi penyuluh pada masing-masing komunitasnya. 

"Segmentasi berdasarkan basis pemilih dilakukan dengan kesadaran bahwa tidak semua lapisan masyarakat mampu dijangkau program KPU," tutupnya.

Mengingat saat ini masih dalam pandemi corona, Manamin menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan. 

"Setiap pelamar dan petugas kita, diwajibkan memakai masker. Kita juga siapkan tempat cuci tangan serta suhu tubuh seluruh pelamar kita cek agar penyebaran virus corona bisa diputus," tandasnya.  (sn/ril) 


Share:

Tumbuhkan Kecintaan Terhadap NKRI, KNPI PALI Gelar Lomba Ini

PALI -- Merangsang semangat dan mengasah pengetahuan pelajar, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar lomba pidato antar pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-kabupaten PALI, Senin (24/8) yang dibuka Bupati PALI melalui Asisten II Husman Gumanti.

Dikatakan Ketua DPD KNPI PALI M Anas bahwa kegiatan itu digelar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-75 dengan tujuan  menumbuhkan semangat perjuangan dan cinta kepada NKRI ditengah pandemi.

"Meski ditengah pandemi tetapi kita harus berkarya demi negeri ini. Terutama merangsang generasi muda untuk terus mengasah kemampuannya. Atas dasar itu, kami gelar kegiatan ini dan alhamdulillah diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah tingkat SMA dan sederajat. Nantinya kita ambil tiga pemenang dari putra dan putri yang akan mendapatkan hadiah sertifikat juga trophy dari Bupati PALI," terang Anas. 

Untuk penilaian, Anas menyebutkan ada tiga kriteria. Yakni penguasaan materi, ekspresi, artikulasi dan intonasi.

"Kami datangkan juri independen untuk menilai peserta. Dalam hindari penyebaran virus corona, kami terapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, mewajibkan peserta memakai masker dan kami menyiapkan bak cuci tangan," tukasnya. 

Sementara itu, Husman Gumanti sekaligus membuka kegiatan itu memberikan apresiasinya. Karena dengan adanya kegiatan yang positif itu bisa menumbuhkan generasi yang kreatif, inovatif juga sebagai sarana merangsang pelajar untuk tampil di depan umum. 

"Mengisi kegiatan positif seperti ini dapat menghindarkan pelajar dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba juga perbuatan negatif lainnya. Kami dari pemerintah sangat mendukung kegiatan ini," ucapnya. (sn/perry)  




Share:

Muara Enim Terbanyak Partisipasi Sensus Setelah Palembang

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Kabupaten Muara Enim menjadi salah satu daerah dengan capaian sensus penduduk online terbaik se-indonesia yakni sebanyak 414.795 partisipan selain kota Palembang yakni sebanyak 463.464.

Keberhasilan ini juga yang mengantarkan Sumsel menjadi provinsi terbaik ke dua dengan capaian sensus penduduk online terbaik kedua tingkat nasional. Dan hal ini diganjar penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik indonesia yang diserahkan langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, Ir. Maryamal Qibtiyah, M.M kepada Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H.

Menurut Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, pencapaian ini tak lain merupakan kerja keras semua pihak, termasuk dukungan penuh Pemkab. Muara Enim. “Untuk itu kita mengucapkan terima kasih kepada Plt. Bupati yang telah mendorong masyarakat melalui camat dan kepala desa, termasuk juga perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim dan beberapa OPD lain untuk mensukseskan SPO 2020 ini,” ujarnya.

Berdasarkan laporan capaian sensus penduduk online (SPO) dari BPS RI tahun 2020, lanjutnya, untuk se-Provinsi Sumsel Kabupaten Muara Enim menduduki peringkat kedua dengan jumlah penduduk terbanyak berpartisipasi, yaitu sebanyak 414.795 jiwa, selisih tipis dengan Kota Palembang, yaitu sebanyak 463.464 jiwa.

“Demikian pula dalam hal persentase, Kabupaten Muara Enim juga berada di posisi kedua, yaitu sebesar 64,2 % dari keseluruhan jumlah penduduk, kurang sedikit dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sebesar 68,2%,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Bupati mengucapkan rasa syukurnya atas pencapaian dan penghargaan ini. Dirinya berharap data yang telah terkumpul dapat digunakan dan bermanfaat bagi semua pihak, terutama bagi Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam menetapkan kebijakan serta sasaran pembangunan kedepan.

“Kita semua berharap, dengan terkumpulnya data di BPS nanti akan bisa digunakan semua pihak. Dan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya dalam mensukseskan sesnsus online ini. Tanpa dukungan masyarakat hal ini jelas tidak mungkin terjadi,” pungkasnya.
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 23 Agustus 2020







Share:

Keliling Kota Kibarkan "Merah Putih"

INDRALAYA--Sebagai wujud rasa cinta tanah air bertepatan dengan momen HUT kemerdekaan RI ke-75, forum Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar kegiatan kirab pengibaran bendera merah putih. Dengan mengendarai sepeda motor sembari membawa bendera merah putih, ratusan Kades se-Kabupaten OI, Sabtu (22/8) pukul 14.00 konvoi keliling kota Indralaya.

Start dimulai dari halaman Komplek Perkantoran Tanjung Senai menuju LPMP, Taman Pancasila Timbangan, Polres OI, Desa Tanjung Baru. Kemudian balik lagi ke KPT Tanjung Senai. 

Giat kirab pengibaran bendera merah putih dibuka langsung oleh Bupati OI HM Ilyas Panji Alam didampingi Kapolres AKBP Imam Tarmudi SIk serta jajaran Camat se-Kabupaten OI. Usai membuka kegiatan, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam menyampaikan bahwasannya kirab pengibaran bendera merah putih ini, pada dasarnya sebagai wujud cinta air. Lanjut Bupati HM Ilyas, selama kegiatan berlangsung tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19. "Sehingga kita dapat terhindar dari penyebaran covid-19," ucap Bupati HM Ilyas. 

Diharapkan orang nomor satu di Kabupaten OI ini, acara yang terselenggara dapat memupuk rasa persaudaraan yang erat antara masyarakat Desa di Kabupaten OI serta kedepannya dapat membangun dan mengembangkan Desa secara bersama-sama. "Tetap jaga keselamatan, patuhi protokol kesehatan," pesan Bupati Ilyas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, giat kirab pengibaran bendera merah putih keliling kota Indralaya yang diikuti forum Kades se-Kabupaten OI ini, berjalan lancar. Giat yang baru pertama kali digelar di "caram seguguk" ini, setidaknya dapat mengokohkan rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa. Mengingat bertepatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75.(Ber)
Share:

Kalau Tidak Ada Hambatan Lagi, Besok Air PDAM PALI Mengalir

PALI -- Setelah sekian lama menunggu, air bersih dari intake Tanah Abang yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Titra PALI Anugerah segera mengalir ke pelanggan khususnya yang ada di kota Pendopo Kecamatan Talang Ubi. Hal itu terungkap setelah Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ahmad Hidayat mengecek langsung pompa atau booster Sinar Dewa, Minggu (23/8) didampingi Direktur PDAM Tirta PALI Anugerah, Puryadi. 

Dikatakan Ahmad Hidayat bahwa pihaknya berupaya keras untuk mendistribusikan air bersih ke rumah pelanggan secepatnya. 

"Mudah-mudahan pada Senin pagi air bersih sudah mengalir. Memang perencanaan awal meleset akibat teknis. Dimana rencananya awal Agustus air bisa mengalir, tetapi hal itu terus kita perbaiki," ungkap Ahmad Hidayat. 

Hanya saja untuk tahap awal ini ditegaskan Ahmad Hidayat bahwa pendistribusian air bersih dari intake Tanah Abang secara bertahap. 

"Kita masih tahap uji coba, jadi tidak bisa langsung dipaksakan untuk sempurna. Perlu proses penyesuaian karena jaringan ini masih baru. Tetapi kita terus berupaya agar permasalahan air bersih di Pendopo bisa cepat terpecahkan," tandasnya. 

Sementara itu Direktur PDAM PALI Anugerah, menyatakan bahwa pihaknya telah menurunkan petugas teknis untuk memantau jaringan baru PDAM. 

"Kita pantau aliran air supaya lancar dan sampai ke rumah pelanggan. Ketika ada gangguan teknis kita segera koordinasi dengan Dinas Perkim untuk segera diperbaiki. Tapi mudah-mudahan, uji coba kali ini tidak lagi menemui hambatan sehingga warga yang menjadi pelanggan PDAM tidak lagi kesulitan air bersih," harap Puryadi. (sn/perry) 
Share:

Kisruh Tapal Batas Prabumulih- Muara Enim Yang Tak Pernah Usai, DPRD Lakukan Tinjauan

Foto : Ratusan warga Prabumulih melakukan peninjauan lokasi tapal batas bersama Komisi 1 DPRD Kota Prabumulih, sabtu (22/8)
PRABUMULIH, SININEWS.COM - Komisi I DPRD Kota Prabumulih lakukan Peninjauan ke lokasi Tapal Batas Prabumulih-Muara Enim yang menjadi polemik warga perbatasan Kelurahan Gunung Kemala dengan Desa Gunung Raja, sabtu (22/8)

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari audensi dua lembaga masyarakat Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) dan Gerakan Rakyat Untuk Daerah (Garuda) beberapa waktu lalu kamis (13/8) mengenai permasalahan kemunduran tapal batas Kota Prabumulih
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA DIBAWAH INI : 

Dalam peninjauan tapal batas dihadiri Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno,SE, Ketua Komisi 1 Heri Gustiwan,ST dan seluruh Komisi I yang membidangi masalah Pendidikan dan Kemasyarakatan

Tak hanya itu, Asisten 1 Aris Priadi beserta perangkat Kecamatan dan Kelurahan juga tampak hadir yang didampingi ratusan masyarakat dari berbagai daerag di Kota Prabumulih khususnya warga Kelurahan Gunung Kemala, Payuputat, Sukaraja dan Prabumulih yang ikut menyaksikan peninjauan langsung oleh DPRD Kota Prabuumulih

Dalam kunjungan tersebut sempat terjadi kericuhan dengan adu mulut dengan masyarakat setempat namun masih bisa dilerai oleh petugas dari Polres Prabumulih yang berjaga
Foto : Pihak APM dan Forum Garuda bersama masyarakat menghadirkan saksi sejarah untuk menunjukan lokasi patok tapal batas
Masyarakat Kota Prabumulih melalui lembaga APM dan Forum Garuda meminta pemerintah segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk segera diselesaikan karena menurutnya Kota Prabumulih telah mengalami pergeseran sekitar 3 KM dari patok batas terdahulu di yakni Penegasan Tapal Batas (Patok) Marga yang dipasang sekitar tahun 1921 yang terletak di Talang Borvit Kelurahan Gunung Kemala

Tim peninjauan kembali memeriksa patok zaman Kota Adminitratif (Kotif) yang dipasang tak jauh dari patok Marga yang dipasang sekira tahun 1988, hal itu menurut warga sekitar tidak menggeser batas wilayah lama 

Warga bersama tim Komisi I DPRD Kota Prabumulih kembali menyisir Patok Tapal Batas Muara Enim yang telah tertanam diwilayah Kota Prabumulih jauh menggeser sekitar 3 Km dari patok lama

Tim peninjauan kembali menemukan lobang bekas Batas wilayah Prabumulih dengan Muara Enim yang sudah dilepas yang diklaim tanah tersebut merupakan wilayah Prabumulih

"Kami minta Pemerintah melalui Komisi I DPRD Kota Prabumulih untuk segera menindak lanjuti dan berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk segera dilakukan peninjauan ulang" ungkap Adi Susanto,SE ketua APM 
Foto : Posisi tapal batas yang diklaim sudah menjadi tambang batubara milik PT.GHRMMI 
Masih kata Santon sapaan akrabnya itu mengatakan pihaknya memiliki Bukti tertulis berdasakan peta Kotif yang masih tersimpan dan saksi sejarah turut menjadi saksi dalam peninjauan tim komisi 1

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno, SE mengatakan akan segera melakukan kordinasi dengan pemerintah provinsi setelah dilakukannya peninjauan kelokasi tapal batas

"Kita sudah tinjau kelokasi dan sudah melihat langsung bersama sejumlah ahli sejarah diwilayah tersebut" jelasnya

Untuk informasi Polemik tapal batas antara Gunung Kemala dan Gunung Raja ini telah berlangsung lama, dalam pantauan media ini sudah terjadi 3 kali peninjauan oleh pihak Pemerintah daerah maupun provinsi namun hingga kini belum ada titik terang bagi kedua pihak (tau/sn)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts