MUARA ENIM, SININEWS.COM - Meskipun saat ini indonesia tengah merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75, namun bagi para pekerja mereka meras belum menemukan kemerdekaannya. Serikat pekerja sektor ketenagalistrikan tetap menolak Omnibus law RUU Cipta Karya dengan membentangkan poster penonalak, di halaman Pemkab Muara Enim, Senin (24/08/2020).Adapun serikat pekerja/serikat buruh di sektor ketenagalistrikan tersebut adalah, Serikat Pekerja PLN Persero (SP PLN Persero), Persatuan Pegawai Indonesia Power (PPIP), Serikat Pekerja Pembangkit Jawa Bali (SP PJB), Serikat Pekerja Elektronik Elektrik – FSPMI (SPEE-FSPMI), dan Federasi Serikat Buruh Kerakyatan Indonesia (Serbuk).Menurut Sekretaris Jenderal di Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) Khamid Istakhori bahwaOmnibus Law RUU Cipta Kerja justru akan membuat ekonomi masyarakat menjadi lebih terpuruk.“Hal ini disebabkan karena di dalam omnibus law terdapat pasal-pasal yang berpotensi menyebabkan listrik dikuasai oleh pihak swasta/asing. Jika hal itu terjadi, sangat bertentangan dengan konstitusi dan dapat membahayakan kedaulatan Negara Republik Indonesia,” ujarnya.Selain itu, Jika listrik tidak lagi di kuasai oleh negara, maka hal ini berpotensi menyebabkan kenaikan tarif listrik, sehingga harga listrik akan mahal. “Oleh karena itu, dalam momentum hari kemerdekaan, kami mendesak agar pembahasan omnibus law dihentikan,” tegasnya.Semua ini lanjutnya lagi, semata-mata untuk memastikan agar listrik sebagai cabang produksi penting dan menguasai hajat hidup orang banyak tetap dalam penguasaan negara.“Selain melakukan kampanye di media sosial, kami juga akan melakukan pemasangan spanduk dan baliho penolakan omnibus law di sejumlah titik strategis. Tujuannya adalah agar masyarakat sadar, jika omnibus law disahkan, maka rakyat akan mengalami kerugian,” tambahnya.Adapun isi dari poster-poster yang dilaunching oleh serikat pekerja di sektor ketenagalistrikan antara lainJika Omnibus Law Disahkan : Tarif Listrik Berpotensi Naik = Listrik Mahal. Kemudian, Listrik Sebagai Harga DIri dan Kebaikan Bangsa, Listrik = Pasal 33 Ayat (2) UUD 1945, Omnibus Law Menyelingkuhi Putusan Mahkamah Konstitusi = Inskonstitusional dan Omnibus Law Menghidupkan Pasal Zombie.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
HUT RI, Serikat Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tetap Tolak RUU Omnibus Law
Senin Depan Pemkot Prabumulih Akan Uji Coba Belajar Tatap Muka. Ridho : Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Pendidikan Kota Prabumulih dalam waktu dekat akan segera melakukan proses belajar mengajar dengan tatap muka, senin (24/8)
Penurunan status zona kuning Covid-19 di Kota Prabumulih menjadi salah satu pertimbangan digelarnya belajat Tatap Muka disekolah
“ya rencananya senin depan (31/8) belajar tatap muka, nanti kita akan lakukan peninjauan langsung kesekolah” jelas Ridho saat diwawancarai disela acara pembukaan Kuliah Perdana Mahasiswa Kampus Akademi Da’wah Indonesia Prabumulih
Menurut Ridho sejumlah siswa akan melakukan belajar Tatap Muka kecuali untuk siswa Sekolah Dasar (SD) sampai saat ini belum dibolehkan, uji coba akan dilakukan bagi siswa tingkat SMP dan SMA saja
“untuk siswa SD belum, nanti kita pelajari dulu, kita lihat pemkembangannya” lanjutnya
Senanda disaampaikan Dinas Pendidikan Kota Prabumulih Kusron, dirinya menyampaikan senin depan akan diadakan uji coba belajar tatap muka langsung dengan standar protokol kesehatan Covid-19 yakni jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker
“Siswa tetap harus jaga jarak ya, untuk jam belajar kita serahkan dengan pihak sekolahnya” ungkapnya seraya mengatakan saat ini sekolah sudah mulai mensosialisasikan tentang pentingnya mematuhi prokol kesehatan (sn/tau)
Pasca Libur Panjang, Sekwan PALI Sidak Pegawainya
Alhamdulillah, Jubir Covid-19 PALI Lepas dari Corona
Dari keterangan dr Zamir bahwa dirinya lakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 21 hari dan setelah melakukan swab tes kedua hasinya negatif.
"Alhamdulillah hasil swab kedua negatif dan dengan hasil itu saya dinyatakan sembuh," ungkap dr Zamir.
Diceritakan dr Zamir bahwa dirinya bisa lepas dari virus corona berkat doa masyarakat PALI juga rutin menkonsumsi obat dari dokter penyakit dalam juga berjemur setiap hari.
"Rutin berjemur dari jam 9 pagi sampai jam 10. Dan rajin melatih pernapasan. Namun yang membuat saya semangat adalah dukungan dari kawan-kawan dan masyarakat PALI," tukasnya.
Perbedaan antara flu biasa dan corona, diakui dr Zamir bahwa kalau flu biasa hanya keluar lendir dari hidung, tetapi kalau corona semacam sumbatan dihidung seperti ada cairan bekas mie instan yang masuk ke hidung.
"Dan sudah beberapa hari ada batuk, serta keluar dahak dengan bercak darah. Namun alhamdulillah hal itu berlalu setelah isolasi mandiri dan istirahat penuh," kenangnya.
Agar terhindar dari virus corona, dr Zamir mengajak masyarakat PALI agar patuhi protokol kesehatan. " Supaya masyarakat PALI terhindar dari wabah covid-19, tetap patuhi protokol kesehatan. Jaga kesehatan dan wajib pakai masker. Sebab semua orang berpotensi menularkan dan tertular corona," tutupnya. (sn/perry)
KPU PALI Mulai Buka Pendaftaran Calon Relawan Demokrasi
Tumbuhkan Kecintaan Terhadap NKRI, KNPI PALI Gelar Lomba Ini
Muara Enim Terbanyak Partisipasi Sensus Setelah Palembang
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Kabupaten Muara Enim menjadi salah satu daerah dengan capaian sensus penduduk online terbaik se-indonesia yakni sebanyak 414.795 partisipan selain kota Palembang yakni sebanyak 463.464.Keberhasilan ini juga yang mengantarkan Sumsel menjadi provinsi terbaik ke dua dengan capaian sensus penduduk online terbaik kedua tingkat nasional. Dan hal ini diganjar penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik indonesia yang diserahkan langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, Ir. Maryamal Qibtiyah, M.M kepada Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H.Menurut Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, pencapaian ini tak lain merupakan kerja keras semua pihak, termasuk dukungan penuh Pemkab. Muara Enim. “Untuk itu kita mengucapkan terima kasih kepada Plt. Bupati yang telah mendorong masyarakat melalui camat dan kepala desa, termasuk juga perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim dan beberapa OPD lain untuk mensukseskan SPO 2020 ini,” ujarnya.Berdasarkan laporan capaian sensus penduduk online (SPO) dari BPS RI tahun 2020, lanjutnya, untuk se-Provinsi Sumsel Kabupaten Muara Enim menduduki peringkat kedua dengan jumlah penduduk terbanyak berpartisipasi, yaitu sebanyak 414.795 jiwa, selisih tipis dengan Kota Palembang, yaitu sebanyak 463.464 jiwa.“Demikian pula dalam hal persentase, Kabupaten Muara Enim juga berada di posisi kedua, yaitu sebesar 64,2 % dari keseluruhan jumlah penduduk, kurang sedikit dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sebesar 68,2%,” pungkasnya.Sementara itu, Plt. Bupati mengucapkan rasa syukurnya atas pencapaian dan penghargaan ini. Dirinya berharap data yang telah terkumpul dapat digunakan dan bermanfaat bagi semua pihak, terutama bagi Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam menetapkan kebijakan serta sasaran pembangunan kedepan.“Kita semua berharap, dengan terkumpulnya data di BPS nanti akan bisa digunakan semua pihak. Dan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya dalam mensukseskan sesnsus online ini. Tanpa dukungan masyarakat hal ini jelas tidak mungkin terjadi,” pungkasnya.















