Belum Selesai Di Bangun, Jamaah Semangat Mengaji


PRABUMULIH
- Belum selesai di bangun Masjid Baitul Mutaqin Jalan Bukit Tinggi Tanah Merah Kelurahan Majasari sudah mulai di gunakan untuk pengajian dan belajar, Minggu (17/01)

Meskipun belum 100 persen rampung di bangun Masjid Baitul Mutaqin Tanah Merah sudah mulai di gunakan oleh para anak-anak dan ibu-ibu di sekitar masjid.

Sri Rahayu(50) Guru ngaji ini mengatakan bahwa ia kurang tahu persis sejak kapan pembangunannya.

"Ntuk pembangunannyo dewek kurang tau kapan itu, kalo untuk dananyo man setau kami itu dana pribadi bapak dan keluarganya yang mewakafkan masjid ini" Karanya.

Lanjutnya, ia menjelaskan selain pengajian setelah shalat Jum'at anak-anak juga ada yang belajar daring dari pukul 08.00 Wib hingga Pukul 11.00 Wib.

"Selain ngaji kito galak praktek shalat, doa-doa, hadist dan tiap hari jugo anak-anak daringnyo di masjid sambilan ngaji, dari jam 8 sampe jam 11 cuma anak-anak Tk dan SD" Jelasnya.

Selain itu, ibu dua anak ini mengharapkan agar pembangunannya cepat terselesaikan dan jamaah pengajian semakin bertambah.

"Semoga bae cepet selesai pembangunannyo oleh galak bocor kalo hujan deras apo hujan angin, dan jamaahnyo terus bertambah" Tuturnya.
Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 16 Januari 2021

 






Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 15 Januari 2021

 






Share:

Yuni : Gerakan Sedekah Seribu Perak (Gebrak), Bisa Ambil Sembako Gratis

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Masyarakat RT.01 RW.03 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih beramai-ramai datangi posko Gebrak (Gerakan Sedekah Seribu Rupiah) dijalan Sopiyan Komlek DKT yang menjajahkan paket sembako berupa beras, mie instan dan susu yang diberikan secara gratis untuk warga yang kurang mampu, jumat [15/1/21].

Gerakan berbagi yang dimotori oleh Yuni Humayrah itu banyak diserbu warga yang kurang mampu dan membutuhkan, salah satunya tukang ojek, pemulung dan warga sekitar yang memerlukan sembako untuk kebutuhan sehari-hari. 

Kegiatan yang sempat dihadiri Danramil 404-02/Prabumulih Kapten Arm Broto Santoso beserta Lurah Patih Galung Sopian Hadi, serta Bhabinkamtibmas dan puluhan warga itu membuktikan masih banyaknya warga yang membutuhkan uluran tangan para dermawan. 

Yuni Humayrah pencetus “Gebrak” mengaku setiap hari memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa dipungut biaya dengan cara menggantungnya dietalase yang dibuatnya dari besi dan digantungkan puluhan paket sembako dan sayuran.

"biasanya paket sembako digantung dipinggir jalan, kadang isinya beras, minyak, mie dan sayuran segar itu setiap hari menunya berbeda. Semua boleh ambil secukupnya gratis” jelasnya saat dibincangi usai kegiatan pembagian sembako.

Rutinitas yang digelutinya selama delapan bulan lalu itu membuatnya ketagihan, bahkan setiap hari belanja kepasar pagi untuk sayur segar. “ya kadang pagi-pagi beli sayuran kepasar”lanjut Yuni seraya mengatakan jika hari minggu dirinya tak buka posko 

Disinggung mengenai biaya yang dikeluarkannya Yuni mengaku memakai dana pribadi untuk belanja kebutuhan sembako dan terkadang ada dermawan yang juga ikut membantu namun demikian dirinya juga membuka pintu untuk Masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk berbagi.

Sementara itu, Kapten Arm Broto Santoso Danramil 404-02/Prabumulih sangat mengapresiasi kegiatan sosial tersebut menurutnya berbagi kepada warga ditengah Pandemi covid-19 sangat dibutuhkan masyarakat.

“sangat bagus ya jika kita bisa berbagi apalagi ditengah pandemi saat ini masyarakat sangat membutuhkan itu, makin banyak sedekah makin banyak rezeki” ada baiknya bagi yang memiliki kemampuan bisa bantu seperti ibu Yuni” jelasnya 

Terpisah, Judin salah satu warga sekitar sekaligus tukang ojek mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut dirinya selalu menyempatkan diri untuk mempir ke posko Gebrak untuk mengambil sembako yang sudah digantung dan dipersilahkan diambil secukupnya (tau/sn)

Share:

Diresmikannya Batalyon Satbrimob, Bupati PALI Berharap Rasa Aman dan Nyaman di Bumi Serepat Serasan Meningkat


PALI. SININEWS.COM - Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H. Heri Amalindo berharap dengan telah diresmikannya Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel oleh Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri pada Jumat (15/1/21), bisa meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di Bumi Serepat Serasan. 


"Tentunya diharapkan bisa memberikan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat PALI. Resminya Batalyon Satbrimob ini merupakan sinergitas yang baik antara Pemerintah dengan pihak kepolisian, dimana Pemkab PALI juga sudah menghibahkan lahan untuk Mako Brimob D Pelopor," ujarnya. 

Sementara Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Eko Indra Heri pasca meresmikan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, di halaman Mako Brimob Batalyon D Pelopor, Komplek Pertamina Pendopo, kecamatan Talang Ubi, kabupaten PALI mengatakan bahwa penambahan personel menjadi prioritas utama pada Batalyon D Pelopor yang ada di kabupaten PALI.

"Langkah pertama adalah konsolidasi. Serta penambahan personel menjadi prioritas. Untuk saat ini baru ada dua kompi dengan anggota lebih kurang 115. Tidak apa-apa, akan segera ditambah. Untuk pimpinan, sudah ditunjuk Kompol Maerun sebagai Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel," terang Kapolda. 

Selain itu, pihaknya juga bakal melengkapi sarana dan prasarana Batalyon D Pelopor. 

"Dalam hal ini, kami mengucapkan terimakasih kepada pak Bupati PALI dan GM Pertamina EP Asset 2 yang sudah banyak membantu kita. Kehadiran brimob D Pelopor diharapkan bisa membantu masyarakat disini, dan bisa membackup beberapa polres yang berada di seputar kabupaten PALI," tutupnya.

Selain Kapolda, tampak hadir dalam upacara peresmian Batalyon D Pelopor Bupati PALI, H. Heri Amalindo, GM Pertamina Asset 2, Astri Pujianto, Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi, Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob, Kompol Maerun. (sn/perry)
Share:

Luar Biasa, Adera Field Sumbang Tambahan Produksi 751 BOPD dari Sumur BNG-A1


PALI. SININEWS.COM --  Upaya percepatan peningkatan produksi yang dilakukan oleh seluruh perwira PT Pertamina EP membuahkan hasil dengan adanya tambahan produksi minyak 751 BOPD dari Sumur BNG-A1 di Adera Field. 


Kesuksesan pemboran ini dinilai sangat luar biasa mengingat target awal produksi pemboran adalah 150 BOPD atau sukses 501% dari target awal. 

Sayangnya target gas tidak tercapai mengingat target awal 2.5 MMSCFD yang diperoleh hanya 0.4 MMSCFD. Namun, secara equivalen target awal 565 BOEPD terlampaui karena realisasinya ternyata mencapai 819 BOEPD atau 145% dari target.

Selain itu, program pemboran yang menggunakan Rig PDSI D1500-E/53 1500HP ini sejatinya dilaksanakan dengan target 52 Hari Kalender dapat diselesaikan hanya dalam 48 Hari Kalender saja, sehingga efesiensi biaya dan waktu dapat signifikan. 


“Memang perlu penyesuaian mengingat adanya protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang sangat ketat sehingga ada screening kesehatan berkala yang dilakukan tentu membatasi beberapa aktifitas. Namun Alhamdulillah kegiatan dapat dilaksanakan bahkan lebih cepat dari target waktu yang ditentukan” ujar Astri Pujianto selaku Asset 2 General Manager.

Menambahkan pernyataan Pujianto, dr. Nirwan Abidin selaku medical supervisor mengatakan bahwa penyesuaian protokol terjadi pada crew change dan operasi personil saat di lapangan. 

“Tentunya ada perbedaan saat melakukan operasional pemboran di waktu normal dengan di masa pandemi seperti screening medical test saat para engineer dan operator memasuki lokasi, semua personil tanpa terkecuali harus melalukan karantina selama 4 hari dan selanjutnya melaksanakan PCR test, begitu didapat hasilnya negative dan dinyatakan fit untuk ke lokasi barulah personil bersangkutan diperbolehkan memasuki lokasi kerja. Namun sebaliknya apabila hasil positif dan tidak fit personil yang bersangkutan tidak diperkenankan memasuki lokasi atau bekerja” ujar dr Nirwan.

Meskipun kegiatan pemboran dilakukan dengan penyesuaian protokol kesehatan selama Pandemi Covid-19, kegiatan pemboran dapat dilaksanakan dengan aman, lancar dan selamat.  Kegiatan pemboran sumur sukes dilakukan setelah komplesi pemboran pada Lapisan K1 Formasi Talang Akar (TAF) yang belum pernah diproduksikan di sumur-sumur sekitarnya. 

Adapun pemboran pada Blok Barat Struktur Benuang terakhir dilakukan pada tahun 1986, sehingga keberhasilan ini tentunya menjadi potensi baru dan membuka peluang peningkatan produksi di Field Adera.

Asset 2 Exploitation Senior Manager Adang Sukmatiawan menyampaikan keberhasilan pemboran di BNG-A1 di awal tahun 2021 ini menambah semangat Tim EPT di Asset 2 untuk mencari reservoir atau cadangan minyak baru yang belum pernah diproduksikan dan melakukan evaluasi potensi subsurface interfield.

"Kami akan bekerja sama dengan tim Drilling and Work Over untuk memitigasi potensi resiko drilling hazard mungkin ditemui," tandasnya. (sn/ril)
Share:

Santuni Keluarga Kades Air Itam, FK2DP Tunjukkan Kekompakannya



PALI. SININEWS.COM -- Forum Komunikasi Kepala Desa PALI (FK2DP) kembali menujukkan kekompakannya dalam memberikan solidaritas terhadap musibah yang dialami Kepala Desa Air Itam Agus Salim yang baru saja kehilangan orang tuanya yaitu Muhammad bin Nahamin yang telah meninggal dunia tujuh hari lalu. 

Wujud solidaritas FK2DP yang dikomandoi Abul Rustoni itu dengan mendatangi kediaman ahli musibah dan memberikan santunan sebesar Rp 9 juta yang diperoleh dari kumpulan kades-kades definitif yang ada di Bumi Serepat Serasan. 

Kedatangan FK2DP itu tidak sendiri melainkan didampingi ibu-ibu TP.PKK Babat, TP.PKK Sukaraja Penukal dan TP.PKK Air Itam serta rombongan Kades Babat, Ari Mediansyah juga Kades Air Itam Bersatu pada Kamis (14/1/21) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Dikatakan Abul Rustoni ketua FK2DP yang menjabat Kades Prabu Menang Kecamatan Penukal Utara bahwa kegiatan tersebut akan dipupuknya untuk meningkatkan kepedulian antar anggota.

"Merupakan salah satu upaya kita dalam menjalin tali silaturrahmi dan kekompakkan sesama anggota tatkala ada salah satu anggota kita terkena musibah," ungkap Abul Rustoni didampingi Ari Mediansyah, Jumat (15/1/21).

Diharapkannya dengan santunan tersebut dapat membantu ahli musibah meski nilai bantuan tidak seberapa. 

"Yang lebih kami harapkan adalah kekompakkan seluruh anggota FK2DP tetap terjaga agar ketika terjadi musibah dialami salah satu anggota bisa terbantu," harapnya. (sn/perry)
Share:

Sudah Dibangun Tahap 2, Gedung Sebaguna Muara Dua Tak Punya Akses Jalan


PRABUMULIH
- Gedung serbaguna yang masih belum 100 persen rampung kini terbengkalai akibat tidak ada nya akses jalan masuk, Rabu (13/01).


Bangunan yang sudah lama di bangun ini berada di Jalan Nusa Indah tepatnya di Rt.01 Rw.03 Kelurahan Muaradua kecamatan Prabumulih Timur.


M.Sedan (57) Mengatakan gedung tersebut sudah lama di bangun sekitar kurang lebih tahun 2016 dengan pembangunan 2 tahap dan di lahan keturunan H. Sahir.


"2016 mulai di bangun, dengan 2 tahap dan di bangun di lahan keturunan pak H. Sahir" Katanya.


Lenjutnya, ia menjelaskan bahwa ia senang atas pembangunan gedung tersebut namun masih terkendala di akses jalan dan ia mengharapkan untuk biar bisa maju dan di pakai bersama.


"Seneng, tapi ado kendala di jalan tulah belom deal, belom tembos jalan, ntuk harapan kito biar kedepannyo maju dan biso di pakek bersamo, untuk apo bagus man dak dipakek bersamo" Ujarnya.


Selain itu, Joni Panhar Camat Prabumulih Timur menyampaikan ia sudah turun langsungkepada masyarskat dan ahli waris untuk bermusyawarah.


"Dengan masyarakat kami juga turun langsung  mengadakan musyawarah dengan masyarakat dan ahli waris ini namun belom ado titik temunya" Tuturnya. 


Selain itu ia juga melakukan pedekatan langsung upaya pemberian sedikit lahan untuk akses jalan.


"Terus kami melakukan pedekatan ini mudah - mudahan agek mereka ikhlas mgasihke itu untuk kepentingan uwong banyak" Ucapnya.(aay)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 14 Januari 2021

 






Share:

Curup Banjir, BPBD PALI Nyatakan Masih Kondisi Aman Tapi Waspada


PALI. SININEWS.COM -- Banjir langganan kembali melanda Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang merupakan wilayah terendah berada persis didekat bantaran Sungai Lematang yang saat ini meluap akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir ini. 


Akibat banjir itu, hampir separuh desa terendam dan aktivitas warga pun terhambat meskipun banjir di desa tersebut telah biasa dialami warganya. Bahkan dari pengakuan M Tisar, Kepala Desa (Kades) setempat, dalam setahun banjir bisa dialami warga hingga enam kali. 


"Setiap tahun bisa lima sampai enam kali desa ini dilanda banjir," ujar Kades, Kamis (14/1/21).


Kades juga memberi apresiasi gerak cepat Pemkab PALI ketika banjir datang. Hanya saja, yang sangat dibutuhkan warga adalah upaya pemecahan masalah banjir langganan yang setiap tahun dialami warga Desa Curup. 


"Kami berharap pemerintah PALI mengambil langkah untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini. Seperti yang sering kami usulkan untuk pembangunan tanggul penahan di pinggir sungai Lematang di sepanjang desa," harapnya.


Untuk saat ini, Kades meminta Pemkab PALI untuk menyiapkan obat-obatan antisipasi keluhan kesehatan masyarakat ketika banjir datang. 


"Banjir saat ini baru dialami warga tahun 2021, jadi kami minta Pemda PALI menyiapkan obat-obatan atau mendirikan posko banjir di desa kami agar ketika ada hal yang tidak diinginkan bisa ditangani dengan cepat," pintanya. 

Sementara itu, Junaidi Anuar kepala BPBD PALI menyatakan bahwa kondisi di lapangan sementara ini masih aman, namun banjir di desa curup ketinggian air sudah mencapai lebih kurang 80 cm.

"Masyarakat tetap kami himbau agar hati-hati, jangan biarkan anak-anak mandi sebarangan," terangnya.(sn/perry)


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts