PALI. SININEWS.COM -- Organisasi Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai (MPPDT) melakukan kunjungan lapang untuk melihat langsung hasil proyek normalisasi sungai, ditengah-tengah pro kontra yang terjadi di Desa Tempirai Raya Kecamatan Penukal Utara kabupaten PALI. Dimana menurut ketua umum MPPDT, Subiyanto Saripudin bahwa proyek normalisasi sungai Tempirai tahun 2020 dari danau Desa Tempirai ke Talang Ulu, pelaksanaan proyek itu yang membuat sodetan sungai baru yang melewati tanah hak adat milik masyarakat Desa Tempirai kurang lebih 60 orang tanpa ada ganti kerugian.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
MPPDT Minta Gubernur SumSel Perbaiki Kerusakan Lingkungan Sungai Danau Desa Tempirai
PALI. SININEWS.COM -- Organisasi Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai (MPPDT) melakukan kunjungan lapang untuk melihat langsung hasil proyek normalisasi sungai, ditengah-tengah pro kontra yang terjadi di Desa Tempirai Raya Kecamatan Penukal Utara kabupaten PALI. Dimana menurut ketua umum MPPDT, Subiyanto Saripudin bahwa proyek normalisasi sungai Tempirai tahun 2020 dari danau Desa Tempirai ke Talang Ulu, pelaksanaan proyek itu yang membuat sodetan sungai baru yang melewati tanah hak adat milik masyarakat Desa Tempirai kurang lebih 60 orang tanpa ada ganti kerugian.
Harga Cabai Setan di PALI Seseram Namanya
PALI. SININEWS.COM -- Pedasnya harga cabai di wilayah Bumi Serepat Serasan saat ini membuat warga di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluh karena kenaikan harganya langsung melonjak. Sebab, cabai sudah menjadi kebutuhan wajib masyarakat dalam setiap menu masakan sehari-hari.
MPPDT Terima 'Mandat' Sampaikan Keinginan KAT Talang Sebetung ke Kemensos
PALI. SININEWS.COM -- Pengurus Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai (MPPDT) diwakili oleh Subiyanto Saripudin dan Sekum Eko Marthen bersama Ketua AEC-KIT lakukan silaturahim dengan keluarga besar masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) Talang Sebetung Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan belum lama ini.
Di Kampung Inggris, Ketum MPPD Terus Bakar Semangat Anak Muda Tempirai
PALI. SININEWS.COM -- Ketua umum (Ketum) Masyarakat Peduli Pembangunan Desa (MPPD) Tempirai Subiyanto Saripudin sekaligus Pembina lembaga AEC (Abri English Course)-KIT (Kampung Inggris Tempirai) mengajak anak muda untuk terus berjuang meraih kesuksesannya meski berasal dari daerah pedesaan.
"Sebagai pembina AEC-KIT dan juga sebagai Ketum MPPD Tempirai sengaja kita lakukan silaturahim sekaligus sharing pengalaman dengan civitas," ujar Subiyanto.
Hujan Deras Sebagian Majasari Tergenang Banjir
PRABUMULIH - Hujan deras yang mengguyuri wilayah Kota Prabumulih kurang lebih 1 jam, membuat sejumlah wilayah di Kota Prabumulih tergenang banjir pada Minggu (6/3).
Salah satu wilayah yang menjadi langganan banjir yakni RT 06 RW 04, Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan.
Banjir diakibatkan oleh luapan sungai kelekar.
"Dikit lagi masok rumah ini, padahal cuma sebentar ujannyo" ujar warga yang teras rumahnya sudah terendam kelekar.
Selain Itu, Lurah Majasari Santari S.E menyampaikan bahwasanya harus bijak dalam menyikapi hal tersebut.
"Masalah banjir karena alam sudah pasti kita harus bijak dalam menyikapinya" katanya.
Ia juga menjelaskan, akan segera lapor kedinas terkait dan mungkin banjir tersebut karena beberapa faktor.
"Kalo sampe besok belom surut, segera kito tindak lanjuti dan langsung lapor ke dinas terkait, mungkin karna derasnya curah hujan dan tersumbatnya siring," ujarnya.
Selain faktor tersebut talud yang berada di pinggir sungai kelekar menjadi salah satu faktor penyebab banjir. Perihal talud rencananya akan dibangun tahun ini.
"Surat dari Provinsi sudah masuk, untuk pembangunan normalisasi sungai kelekar di wilayah dari RT 06 RW 02 sampai RT 06 RW 04 tinggal nunggu survei dari Pemerintah Provinsi, dan kita sama-sama berdoa semoga tahun ini cepat terlaksana," tuturnya. (aa/sn)
Miris! Gajih Buruh Seismik di Gunung Kemala Dibawah UMR, 400 Rupiah pertembak? Humas : Borongan Ini Hasil Tembakan
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Puluhan buruh Seismik 3D Chrysant PT.Teguh Usaha Bersama (TUB) yang merupakan Subcont PT. Bureau Geophysical Prospekting (BGP) diwilayah Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih keluhkan rendahnya gajih para pekerja lapangan, jumat (5/3/21).
Beberapa waktu lalu disalah satu Camp Recording (Perekaman data) di Kelurahan Gunung Kemala sempat terjadi mogok kerja oleh puluhan buruh yang meminta kejelasan gajih yang mereka terima.
Dari informasi dilapangan yang didapat sekitar 200 orang lebih para pekerja buruh di PT.TUB yang berkisar 80 orang tenaga kerja pribumi diduga saat ini belum sepenuhnya mendapatkan gajih yang layak.
Salah satu narasumber yang namanya tidak mau disebut diwawancarai oleh tim sininews.com melalui sambungan telepon mengaku jika awalnya gajih mereka hanya mendapat Rp.400 per satu lobang yang diledakan (Blasting),sedangkan untuk gajih Upah Minimum Regional di Kota Prabumulih tahun 2021 yang dikutip dari website berkisar (https://karyawan.co.id/gaji-umr-prabumulih/ )Rp.3.165.519.
Sementara itu, Legal Hubungan Masyarakat (Humas) Jumadi didampingi Simatupang dikantornya di Komplek Pertamina Asset II Kota Prabumulih mengaku permasalahan tersebut merupakan tanggungjawab perusahaan Subcont PT.TUB.
“untuk kegiatan Recording (perekaman data) dan topografi (pengukuran lintasan, rintis, dan bridging) dimenangkan oleh PT.TUB secara internal mereka mengatur bagaimana bunyi kontrak mereka dengan para karyawan yang bekerja dilapangan” jelas Jumadi.
Disinggung mengenai pengawasan mengenai kebutuhan pekerja PT.TUB yang mengeluhkan rendahnya upah yang diterima, Jumadi mengaku pihak PT.BGP telah mengawasi setiap kebutuhan dan keperluan ketenagakerjaan yang ada saat ini mulai dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan serta pelaporan data pekerja ke Disnaker Prabumulih.
“saya pikir ada pak, apalagi kegiatan ini kan bersifat kegiatan migas pak ya, walaupun Cuma penyelidikan migas tetapi tetap diperhatikan untuk keperluan atau persyaratan yang memenuhi ketenagakerjaan” papar jumadi seraya mengatakan pihaknya (PT.BGP dan Subcont) juga telah telah melaporkan karyawannya ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Prabumulih.
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA
Ditempat yang sama Humas PT.BGP Simatupang juga menjelaskan seluruh perusahaan Subcont telah mendaftarkan seluruh karyawannya ke Disnaker Prabumulih dan untuk gajih karyawan yang diduga tak sesuai pihaknya mengaku pekerjaan itu termasuk Borongan setelah proses Blasting (Peledakan) seismik dengan harga Rp.400 persekali tembak (blasting)
Terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Prabumulih Ir.Bambang Sukanton melalui Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Kota Prabumulih saat ditemui belum bisa memberikan keterangan terkait informasi perusahaan yang menyelenggarakan kegiatan usaha di sektor hulu bidang minyak dan gas bumi.
"Saat ini kita belum bisa memberikan keterangan dan memberikan Statment terkait itu, karena itu wewenang pihak provinsi dan kami harus memiliki izin, kami dilarang memberikan statmen” jelas Ebel salah satu karyawan Disnaker dibidang Pengawasan.
Dari informasi yang didapat hanya pihak PT.GBP yang sudah melaporkan tenaga kerjanya sedangkan untuk perusahaan Subcont (PT.TUB, APP) dan lainnya dari pantauan dilapangan belum memberikan laporan jumlah karyawannya
"Kalau yang sudah lapor itu PT.BGP itu sudah lamo mereka, tapi kami minta jugo subcontnyo untuk mengumpulkan jugo" terang petugas Disnaker (tau/sn)
Vaksinasi Sinovac Tahap Kedua di PALI Sasar Pelayan Publik
PALI.SININEWS.COM -- Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Mudakir menyatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap dua sudah mulai digelar hari ini (Kamis, red) di Mako Polres PALI.
Kali ini sasaran dari vaksinasi covid-19 pejabat pelayan publik, seperti Polri, TNI, pegawai pemerintah, pegawai BUMN, dan tenaga pendidik.
Diakui Mudakir bahwa untuk vaksinasi tahap kedua, pihaknya menerima 1800 dosis untuk sasaran yang direncanakan berjumlah 6.600 orang.
"1800 dosis tersebut, merupakan untuk dua kali suntik vaksin. Vaksinasi tahap kedua ditujukan untuk pemberi pelayanan publik. Namun pelaksanaan vaksin hari ini untuk anggota Polres dan Brimob," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Talang Ubi, dr. Zamir Alvi mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Talang Ubi, masih fokus pada pemberian vaksin dosis kedua untuk tenaga kesehatan pada tahap pertama.
"Kalau di Puskesmas fokus saat ini untuk suntik vaksin dosis kedua bagi tenaga kesehatan. Jadi kami menuntaskan vaksinasi tahap pertama untuk nakes terlebih dahulu. Karena, sejauh ini, vaksinasi dosis kedua untuk nakes baru 56,65%. Namun untuk suntik vaksin dosis satu, sudah mencapai 85,7%. Sudah melewati target nasional sebesar 70%. Dari sasaran nakes sebanyak 1.234 orang," jelas dr. Zamir.
Ditambahkan dr. Zamir bahwa kendala vaksinasi dosis kedua yang baru 56,65% untuk nakes terletak di kendala teknis seperti aplikasi yang ada.
"Setelah ada edaran dari kementerian kesehatan terkait beberapa perubahan kriteria yang diperbolehkan menerima vaksin, namun perubahan tersebut tidak diiringi oleh perubahan sistem aplikasi. Sehingga menyebabkan pendaftaran penerima vaksin menjadi terhambat," ujarnya.
Sementara, untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Puskesmas Talang Ubi, baru dimulai tanggal 9 Maret 2021 mendatang.
"Edaran pelaksanaan vaksinasi dari Pemkab PALI, dari tanggal 4 Maret s.d selesai. Untuk vaksinasi di Sekretariat Daerah (Setda) PALI dan Sekretariat DPRD PALI inshaallah akan digelar tanggal 9 Maret 2021, dengan tim vaksinator yang jemput bola," pungkasnya.
Terpisah, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi, SIk menjelaskan bahwa polres PALI mendapat jatah vaksin sebanyak 334 dosis, sesuai dengan jumlah anggota di Polres PALI.
"Alhamdulillah hari ini di Polres PALI sudah mulai menjalani vaksinasi. Semua anggota wajib menjalani vaksinasi. Setelah saya divaksin, jauh lebih enakkan," pungkasnya. (sn/perry)






















