Banyak Pendangkalan Dan Tumpukan Sampah, Sekda Himbau Masyarakat




PRABUMULIH - Kota Prabumulih Yang di guyur hujan cukup lama, kini menyebabkan Banjir di beberapa daerah di Kota Prabumulih, hal tersebut langsung ditanggapi cepat oleh Pemerintah Kota (Pemkot).


Minggu Pagi (7/3/2021), Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih Elman ST dengan memimpin langsung tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meninjau lokasi banjir, dan menyusuri langsung sungai kelekar yang meluap.


Nah, dari hasil penelusuran sekda bersama tim yang menggunakan speed boat ternyata kondisi sungai banyak pendangkalan, serta banyak ditemukan sampah disekitar aliran sungai Kelekar.


"Kita melihat banyak sampah,  Dari hulu  begitu banyak sampah. Kami tadi tidak bisa lewat karena sampah menumpuk," kata Elman didampingi Kepala BPBD Sriyono.


Dalam kesempatan itu, Elman mengajak dan menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. "Jadi kita menghimbau kepada semua, untuk membuang sampah pada tempatnya lah. Nanti kita koordinasi dengan Perkim bagaimana caranya sampah dapat kita kelola dengan baik. Nanti camat dengan lurahlah menghimbau. Karena disana (Ulu,red) sampah banyak bermacam macam, banyak plastik," jelasnya.


Untuk korban yang terdampak banjir, saat ini Dinas Sosial tengah melakukan pendataan untuk menyalurkan bantuan. "Dinsos sudah turun dari pagi, mungkin pertama ini makan siang dulu dan hal lain lain nanti," tukasnya.(aa/sn)

Share:

PERTAMINA EP ASSET 2 ADERA FIELD BERHASIL PADAMKAN KEBAKARAN FLOWLINE


PALI. SININEWS.COM -- Kebakaran di jalur pipa flowline BNG-45 PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field yang terjadi pada Kamis (11/03/21) pukul 20.48 berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran PT Pertamina EP pada pukul 22.05 WIB. Dalam waktu 1 jam kebakaran pipa berhasil dipadamkan, tim segera memasang safety line dan melakukan pendinginan area kebakaran serta gas test untuk memastikan tidak ada bahan berbahaya lainnya dari sisa kebakaran.


Pertamina EP Asset 2 Adera Field Manager, Dody Tetra Atmadi mengatakan bahwa saat ini lokasi sudah aman dan terkendali, namun dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar tidak membuat api terbuka di sekitar jalur pipa sebagaimana ketentuan mengenai aspek keselamatan dan keamanan di jalur pipa.

“Atas musibah ini, Pertamina EP sangat prihatin dan saat ini korban sudah kami tangani lebih lanjut ke tim medis rumah sakit,” tambah Dody.

Dody menambahakn produksi migas PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field sendiri saat ini sudah berjalan normal. Diketahui produksi dari sumur-sumur di sekitar Benuang akan disalurkan ke Kilang Pertamina di Plaju Palembang untuk mencukupi kebutuhan BBM di area Sumatera Selatan dan sekitarnya. (sn/ril)
Share:

Situasi Terkini Covid 19 Pertanggal 15 Maret 2021

 






Share:

Gelar Talkshow Bersama Smart Fm, Ridho Yahya Beberkan Kunci Suksesnya

PRABUMULIH -- Salah satu kunci Kota Prabumulih meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) adalah dengan mengubah mindset kerja, menekankan prinsip cepat, tepat, benar dan selamat kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini di sampaikan oleh Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya saat menjadi Narasumber dalam acara Talkshow dengan Radio Smart FM Palembang.

"Upaya yang saya lakukan sehingga Prabumulih sukses meraih prestasi ini adalah dengan mengubah mindset para ASN supaya tidak membiasakan hal yang dianggap biasa, tetapi membiasakan hal yang dianggap benar. Dengan upaya-upaya ini alhamdulillah Prabumulih diganjar predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun ini, atas laporan keuangan pemerintah kota prabumulih tahun 2020," ungkap Ridho, Senin (15/03)

Dalam acara bertema "Tercepat Se - Indonesia Serahkan LKPD dan LHP LKPD tahun anggaran 2020, Kota Prabumulih di Banjiri Prestasi" itu, Ridho Yahya menerangkan bahwa Pemkot Prabumulih telah menyerahkan LKPD Tahun Anggaran 2020 kepada BPK pada tanggal 7 Januari.

"Kemarin LKPD ini kita serahkan pada 7 Januari, Alhamdulillah dengan cepatnya kita melaporkan LKPD maka cepat juga kita diperiksa BPK dan akhirnya dapat WTP yang beberapa kesalahannya masih dapat di tolerir," terangnya.

Dengan prestasi tersebut Pemerintah Kota Prabumulih berhasil mempertahankan WTP 8 kali berturut - turut, dan kedepan Pemerintah Kota Prabumulih menargetkan penyerahan LKPD lebih cepat.

"Nanti kalau bisa tahun depan kita serahkan lebih cepat lagi, kalau bisa tanggal 3 Januari"ucapnya

Selain Itu Ridho juga membeberkan, upaya yang dilakukan pihaknya dengan sukses mempertahankan WTP 8 kali berturut-turut. 

"Yang saya tekankan kepada ASN lebih ke ultimatum waktunya saja, tanggal sekian harus sudah masuk laporannya,  saya agak keras disini, karena apabila ada Kepala Dinas yang tidak mau mentaati aturan ini akan saya kasih hukuman," tuturnya.
Share:

Bakal Dicopot, Belasan Kades Persiapan di PALI Temui Dewan


PALI. SININEWS.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menerima belasan kepala desa Persiapan, Senin (15/3/21) yang menyampaikan keberatan terkait mencuatnya wacana akan digantinya seluruh Kades Persiapan dengan penjabat dari PNS. 


Kedatangan 17 Kades Persiapan disambut Ketua DPRD PALI H Asri AG, ketua komisi I Suarno SE dan ketua Komisi III,  Edi Eka Puryadi. 

Waren, kepala Desa Persiapan Air Itam yang menjadi pembicara pada pertemuan yang difasilitasi DPRD PALI dengan Pemkab PALI yang diwakili Haryono, Kepala Bagian (Kabag) Hukum bahwa seluruh kades persiapan menolak keras wacana itu karena tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu akan adanya pergantian itu. 

"Kami mendapat informasi bahwa hari Rabu besok bakal ada pengukuhan atau pelantikan pejabat Kades Persiapan di Abab, sementara kami tidak diberi tahu sebelumnya. Sedangkan kami telah menghadap bupati sebelumnya, dimana saat itu bupati memerintahkan kepala DPMD membuat perpanjangan SK kami, serta kami juga sudah menghadap kepala DPMD dan jawaban dia (kepala DPMD) SK kami telah keluar dan tinggal dibagikan," kata Waren. 

Waren juga menegaskan bahwa apabila ada pelantikan pergantian Kades Persiapan, maka seluruh kades persiapan akan lakukan aksi. 

"Padahal pada bulan 10 tahun ini seluruh desa persiapan yang jumlahnya ada 26 desa akan dievaluasi  baik secara geografis dan kependudukan. Namun dengan adanya informasi ini kami kecewa dan kami akan lakukan aksi apabila wacana itu dilaksanakan sebelum Pemkab PALI menyelesaikan keuangan dengan kami," tandas Waren. 

Sementara itu, Haryono Kabag Hukum menerangkan bahwa untuk pemberhentian dan pengangkatan 26 kades persiapan tahun 2021, pihaknya telah menerima surat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

"Sesuai aturan dan undang-undang bahwa pejabat kepala desa persiapan harus dipegang PNS. Kemudian kami ajukan dua opsi SK ke Bupati, yang pertama opsi Kades yang lama dan opsi yang kedua Kades dari PNS. Untuk teknis itu adalah DPMD, tapi kewenangan sepenuhnya ditangan Bupati, apakah SK yang ditandatangani itu opsi PNS atau yang lama kami belum mengetahui," terangnya.

Menyikapi permasalah itu, Ketua DPRD PALI menyatakan bahwa sejak awal dewan PALI tidak pernah mempermasalahkan pembentukan desa persiapan di PALI dan dewan PALI  sangat mendukung penuh agar pembangunan di PALI bisa dipercepat. 

"Kalau sesuai aturan, dari awal kita sudah kangkangi aturan itu. Tapi dengan pertemuan ini kita usulkan ke pemerintah agar Kades Persiapan tetap yang lama sampai evaluasi selesai. Kedua selesaikan masalah keuangan desa persiapan dan ketiga berdasarkan hasil evaluasi, diperbolehkan adanya pergantian Kades," kata H Asri. (sn/perry)
Share:

Fakar Lematang Minta Pertamina Adera Pelajari Permenaker No 39 Tahun 2016


PALI. SININEWS.COM -- Dengan Adanya rekrutmen tenaga kerja lokal di lingkungan Perusahaan Pertamina Field Adera yang dilakukan Subkontraktor bidang Drilling PT Ginting #RigServis dinilai FAKAR Lematang Kabupaten PALI Yoka Akbar SH telah langgar UU NO 13 Tahun 2003 serta Permenaker No 39 Tahun 2016.


Menurut Yoka Akbar SH, sesuai Permenaker No 39 Tahun 2016 Pasal 4 dan Pasal 5 jelas bahwa rekrutmen tenaga kerja harus terbuka, bebas dan objektif, adil setara tanpa diskriminasi. 

"Saat ini yang terjadi tertutup serta tidak adil dan sarat diskriminasi. Tentu hal ini segera kami sampaikan ke pihak Disnaker Provinsi Sumatera Selatan untuk mencari keadilan untuk masyarakat Lematang serta kita akan surati SKK Migas karena Pertamina Field Adera yang mempunyai izin Mengelola lapangan terkesan bingung dan tutup mata akan adanya hal ini," kata Yoka, Senin (15/3/21).

Pernyataan Yoka Akbar dikuatkan Ketua Umum Fakar Lematang Provinsi Sumatera Selatan Aka Cholik Darlin yang membenarkan bahwa saat ini Rig Servis yang beroperasi di WKP Field Adera mencederai UU NO 13 Tahun 2003 serta Kemenker No 39 Tahun 2016.

"Untuk apa Pemerintah membuat aturan jika ini diabaikan. Apalagi oleh Perusahaan BUMN. Secara tertulis kami akan sampaikan hal ini kepada pihak terkait agar ini bisa lurus," ujar pendiri Fakar Lematang ini yang juga mantan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD PALI Bidang Hukum & Kesejahteraan. (sn/perry)


Share:

Warga 4 Kecamatan di PALI Menunggu Tindak lanjut Bupati atas Proposal Proyek Strategis Nasional PALI dibangun Food Center


Foto. Ilustrasi 


PALI. SININEWS.COM -- Seiring dengan program pemerintah yaitu menciptakan ketahanan pangan nasional yang sudah dicanangkan sebagai proyek strategis nasional (PSN) untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia, yang merupakan tantangan besar bangsa Indonesia, Kabupaten PALI punya peluang mendapatkan PSN berupa Food Center  yang memanfaatkan sumber air dari 3 (tiga) aliran sungai besar yang bermuara di PALI.


Tiga sungai itu yaitu sungai Penukal, Abab dan Lematang dengan dibangun proyek irigasi untuk membuat sawah  teknis yang bisa panen 3 (tiga) kali setahun dari sawah pasang surut yang ada dan sudah tidak efektif lagi karena faktor alam yang tidak menentu (mungkin efek rumah kaca) yang telah mengubah keseimbangan alam, sehingga petani yang memiliki sawah pasang surut di PALI seperti di Sungai Jelike, Sungai Mengkuang Talang Padang, Campang Tige dan lain-lian sebagaimana, tidak lagi menggarap sawahnya karena rugi.

Sehubungan dengan hal tersebut pada Juli 2018, Subiyanto Pudin saat itu dalam kapasitas relawan buruh sahabat Jokowi (RBSJ) telah membuat proposal proyek irigasi PALI, bersama 52 (lima puluh dua) Kades yang diketahui 4 (empat) Camat yaitu Kecamatan Penukal Utara, Penukal, Abab dan Tanah Abang  dengan tanda tangan lengkap, dan proposal itu juga diketahui dan ditandatangani Bupati PALI saat itu H Heri Amalindo.

Proposal tersebut yang sudah disampaikan kepada Presiden Jokowi, sudah didisposisikan ke Kementrian PUPR dan Ketum MPPDT, Subiyanto Pudin sudah dapat informasi dari Kementrian PUPR bahwa proposal proyek sudah dalam kajian Balai PSDA (Pengeol Sumber Daya Air) Provinsi  SumSel.

"Menindaklanjuti hal tersebut, kami pengurus MPPDT juga sudah menyampaikan surat kepada Bupati PALI pada tanggal 01 September 2020 dengan surat no : 033/MPPDT/IX/2020 yang ditembuskan kepada Ketua DPRD PALI dan Ketua TKPP PALI," kata Subiyanto, Senin (15/3/21).

Namun sampai dengan saat ini, Subiyanto mengaku belum ada konfirmasi tentang proposal proyek tersebut. Sementara masyarakat di 4 (empat) Kecamatan yang mengusulkan menunggu tindak lanjut Bupati PALI.

"Sambil tetap berharap agar proyek proposal yang sudah disampaikan bisa terwujud, disamping jadi sumber penghasil beras juga penghasil budidaya ikan air tawar, untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Adil, Sejahtera dan Bermartabat. Hal ini bisa kita mengambil contoh daerah Belitang-KabupatenbOKU Timur yang berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat setelah dibangun irigasi," terangnya. (sn/yogi)
Share:

Situasi Terkini Covid - 19 Pertanggal 14 Maret 2021






 

Share:

Fakar Lematang Siap Buktikan Adanya Dugaan Praktek Jual Beli Pekerjaan di Lingkungan Adera Field


PALI. SININEWS.COM -- Dengan adanya statement Astmen  Pertamina Adera Field yang meminta bukti adanya dugaan praktek jual beli pekerjaan di lingkungan Pertamina Adera, Fakar Lematang Kabupaten PALI ajak perusahaan itu bersama-sama membuktikannya. 

"Ini akibat perusahaan yang tidak melihat keadaan sosial yang ada di WKP mereka terutama permasalahan rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan subkontraktor Pertamina Field Adera, yang mana setiap ada rekrutmen tidak ada pemberitahuan lowongan kerja," ujar Yoka Akbar SH, ketua FAKAR Lematang PALI, Minggu (14/3/21).

Yoka menyatakan bahwa jika Field Adera perlu bukti, Fakar Lematang cukup banyak sekali buktinya, bahkan saksinya kita siap untuk menyampaikan. "Ini bukti bahwa field Adera terkesan tutup mata apa yang terjadi di lingkungan mereka," tandasnya.  

Dalam hal ini, Yoka menegaskan bahwa Fakar Lematang akan segera sampaikan ke pihak yang berkompeten agar ini bisa di buktikan terkhusus SKK Migas. 

"Kalau perusahaan perlu action Fakar Lematang akan  hal tersebut, maka kami Fakar Lematang siap sampaikan secara terbuka," tutupnya.

Disampaikan sebelumnya bahwa Pertamina Adera melalui Astmen Abdul Aziz meminta Fakar Lematang untuk tunjukkan bukti-bukti adanya dugaan jual beli pekerjaan. Kalau ada bukti dugaan jual beli pekerjaan, Pertamina Adera siap memproses terlebih ada oknum dari perusahaan yang melakukan kegiatan tersebut. (sn/perry)
Share:

Pertamina Adera: Jika Ada Bukti Oknum Jual Beli Pekerjaan, Perusahaan Siap Proses



PALI. SININEWS.COM -- Mencuatnya dugaan praktek jual beli pekerjaan dilingkaran Pertamina Adera Field yang dilontarkan Fakar Lematang langsung direspon perusahaan Migas plat merah itu. 


Melalui Assistent Manager Adera Field Abdul Aziz, Pertamina Adera menyangkal adanya praktek jual beli pekerjaan.


"Itu tidak benar. Jika memang ada jual beli pekerjaan atau jabatan sebagaimana yang dilontarkan Fakar Lematang, tunjukkan bukti-buktinya. Kalau ada bukti dugaan jual beli pekerjaan, kita siap memproses terlebih ada oknum dari perusahaan yang melakukan kegiatan tersebut," tegas Abdul Aziz,  Minggu (14/3/21).


Namun dikatakan Abdul Aziz bahwa apabila tidak ada bukti adanya dugaan praktek itu, sebaiknya tidak dituangkan dalam pemberitaan di media  atau bentuk tertulis lainnya.


"Dikhawatirkan masuk unsur fitnah apabila hal itu tidak ada bukti, dan yang dirugikan nama perusahaan yang tercemar. Dalam penerimaan pekerja, perusahaan tetap menjunjung GCG (Good Corporate Governance). Perusahaan akan senantiasa menerapkan nilai-nilai etika serta standar dan prinsip sesuai SOP," tandasnya. 


Sebelumnya diberitakan bahwa Fakar Lemantang Kabupaten PALI melalui ketua umumnya, Yoka Akbar SH mengendus adanya dugaan jual beli pekerjaan di lingkungan Pertamina Adera. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts