Jika Pemerintah Bantu, Tebat Jambu Bisa Tingkatkan PADes


PALI. SININEWS.COM -- Ketua DPD KNPI Kabupaten PALI, M. Anasrul Dwi Novriyansah meminta pemerintah kabupaten hingga pemerintah tingkat desa untuk memberikan dukungan moril dan materil terhadap objek wisata Tebat Jambu, yang terletak di Desa Bumi Ayu, kecamatan Tanah Abang, kabupaten PALI. 


Pasalnya, objek wisata yang baru dibuka awal tahun 2021 ini berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga Pendapatan Asli Desa (PADes) jika dikelola dengan baik 


Objek wisata yang lahir dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tebat Jambu itu, berada di dekat Candi Bumi Ayu, cagar budaya nasional yang terletak di kabupaten PALI. 


Dengan letak geografis tersebut, pria yang kerap disapa Bung Anas itu yakin bahwa wisata Tebat Jambu bisa menarik pengunjung yang datang ke candi Bumi Ayu, juga datang ke wisata Tebat Jambu. 


"Wisata Tebat Jambu tentu berpotensi untuk bisa meningkatkan PADes bahkan PAD jika pengelolaannya tepat dan cermat. Tentu, pengelolaan yang tepat harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten. Seperti memberikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, atau para tamu yang mengunjungi candi Bumi Ayu, kemudian diarahkan untuk berkunjung juga ke wisata Tebat Jambu. Sehingga, objek wisata tersebut akan semakin dikenal masyarakat, tidak hanya PALI, tapi juga luar dari kabupaten PALI," terangnya, saat mengunjungi objek wisata Tebat Jambu bersama Pengurus KNPI komisi lingkungan, Eko Dj dan pengurus KNPI komisi Komunikasi dan Informatika, Marcindo belum lama ini. 


Pria yang juga merupakan ketua MASIKA ICMI Kabupaten PALI itu juga mengapresiasi Pokdarwis Tebat Jambu yang sudah membuat terobosan dengan menciptakan objek wisata kekinian. 


"Sebagai ketua KNPI PALI, saya apresiasi setinggi-tingginya bagi pemuda yang tergabung di Pokdarwis Tebat Jambu, yang sudah menciptakan peluang, baik untuk membuka usaha disana bagi masyarakat maupun peluang kerja bagi pemuda sekitar," tutupnya. 


Sementara itu, Arli Firgianto Amrad (27) pengola wisata Tebat Bambu tersebut menjelaskan untuk administrasi dan wisata yang ditawarkan hanya menarik biaya sebesar Rp 2.000 per pengunjung, sedangkan parkir dan wisatanya gratis.


Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa, terciptanya wisata Tebat Jambu itu bermula dari kecenderungan kurangnya wisata alam di wilayah Kabupaten PALI dan menciptakan varian wisata dari wisata Candi Bumi Ayu.


"Kita dan teman-teman lainnya yang tergabung di pemuda sadar wisata ini merasa resah dengan kurangnya tempat wisata di wilayah kita terutama di Kabupaten PALI. Sehingga, kita memantapkan untuk melakukan hal ini, yang dampaknya juga dirasakan masyarakat lain, dan yang penting masyarakat umumnya di PALI tidak jauh-jauh lagi liburan baik dengan keluarga maupun  dengan temannya," jelas pria yang gemar olahraga outdoor ini. (sn/perry)

Share:

Konstruksi Atas Gapura Perbatasan PALI Mulai Dipasang


PALI. SININEWS.COM -- Sempat tertunda karena adanya beberapa kendala di lapangan, akhirnya pembangunan Gapura atau gerbang batas Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi akhirnya bisa dilanjutkan kembali.


Terlihat di lokasi pembangunan material dari besi untuk bagian atas bangunan serta alat berat yang siap bekerja memasang konstruksi itu. 

Dikatakan Hendri, pihak pelaksana pembangunan itu bahwa pemasangan konstruksi bagian atas gapura ditargetkan satu minggu selesai. 

"Saat ini kami tengah menunggu alat crane yang besar, kemungkinan satu minggu lagi selesai," ujar Hendri, Jumat (19/3/21).

Sebelumnya dikatakan Ahmad Hidayat, Plt Kepala Dinas Perkim PALI mengaku bahwa terlambatnya bangunan gapura yang menggunakan APBD PALI tahun anggaran 2020 itu akibat adanya beberapa kendala. 

"Kendala pertama adanya lahan yang diklaim masuk kabupaten Muara Enim, selesai itu terkendala pemindahan kabel listrik. Tapi semuanya sudah diselesaikan. Pihak pelaksana mengajukan adendum perpanjangan kontrak saat pergantian tahun dan kami setujui. Mudah-mudahan dengan bergeraknya kembali pelaksanaan proyek itu tidak lagi mengalami hambatan," tandasnya. (sn/perry)
Share:

Warga Pendopo Keluhkan Lambannya Pembangunan Jaringan Indihome


PALI, SININEWS.COM -- Sejumlah warga di wilayah Pahlawan kelurahan Talang Ubi Selatan, kecamatan Talang Ubi, kabupaten PALI, mengeluhkan pelayanan telkom indihome yang lamban. Karena, hingga kini belum juga dibangun gardu indihome di wilayah tersebut. 


Hal itu dikatakan Ari, warga Pahlawan saat dihubungi media ini, Jumat (19/3/2021).


"Di wilayah kami, padahal di ibukota kabupaten PALI, belum dimasuki jaringan indihome. Namun, di tempat lain sudah ada yang dibangun gardu indihome, kami harap pihak telkom untuk segera membangun jaringan indihome di seluruh wilayah Pendopo, jadi pembangunan di kabupaten merata dan terasa seluruh masyarakat," tukasnya. 


Sementara itu, Tatak, kepala Telkom di wilayah Talang Ubi Pendopo, mengatakan bahwa kendala belum adanya jaringan bahkan gardu indihome disebabkan karena masih proses pembangunan jaringan. 


"Belum adanya gardu indihome dikarenakan saat ini masih proses pembangunan jaringan. Kendati demikian, pihaknya juga sudah memasang jaringan induk, tinggal lagi pengembangan jaringan," ungkap Tatak, kepala Telkom


"Pihaknya dalam bentuk bisnis investasi, tentu sangat menginginkan banyak warga yang memasang indihome, namun saat ini masih tahap pembangunan jaringan dan gardu indihome secara bertahap. Kami juga sudah mengajukan untuk pembangunan jaringan agar warga Pendopo bisa menikmati pelayanan indihome," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Irmas Talang Bulang Boyong Piala Bergilir Lomba Marawis di Teluk Lubuk


PALI. SININEWS.COM -- Dalam memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Desa Teluk Lubuk Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu yang juga menggelar berbagai lomba keagamaan yang diikuti Ikatan Remaja Masjid (Irmas) dari beberapa desa termasuk dari Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI membawa berkah tersendiri bagi Irmas Talang Bulang. 


Pasalnya, Irmas asuhan Kades Menriadi itu berhasil memboyong piala bergilir lomba marawis, artinya Irmas Talang Bulang menjadi juara umum beberapa lomba yang diadakan panitia. 

"Alhamdulillah Irmas kita mengukir prestasi di desa tetangga. Ini tak lepas dari semangat anak-anak yang rutin berlatih," ujar Menriadi, Kades Talang Bulang usai pembagian hadiah di desa Teluk Lubuk, Kamis malam (18/3/21).

Kades berharap prestasi itu menjadi penggerak kemajuan remaja di Talang Bulang untuk dapat meraih prestasi diajang yang lebih tinggi. 

"Terpenting adalah dengan kegiatan rutin keagamaan menciptakan generasi yang lebih dekat dengan sang pencipta dan menjauhkan remaja dari pergaulan bebas serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Kami berharap, prestasi ini akan membawa anak-anak lebih semangat dan terus memakmurkan masjid," harapnya. (sn/perry)
Share:

Memahami Pepatah 'MECAH BAKE'



gambar. ilustrasi 

PALI. SININEWS.COM -- MECAH BAKE merupakan pepatah barai (lame),  pada akhir-akhir ini sudah jarang didengar atau dipakai dalam komunikasi di Desa Tempirai Raya. 


MECAH BAKE biasa diucapkan oleh orang tua atau dituakan kepada anaknya dalam suasana dan keadaan yang syahdu, hening dan penuh makna seperti malam tandang penganten, nasehat/khotbah pernikahan atau waktu khusus yang intinya waktu yang spesial untuk memberikan nasehat kehidupan kepada anak, pasangan suami istri atau kepada cucunya untuk mengarungi lautan kehidupan. Atau sering juga diucapkan oleh masyarakat yang mengomentari atas capaian prestasi  gemilang dari seseorang yang sangat fantastis sebagai bentuk apresiasi kekagumannya.

Jadi pepatah MECAH BAKE selalu digunakan dalam memaknai yang berhubungan dengan yang positif.

Secara filosofi MECAH BAKE mengandung makna pemberian motivasi/dorongan untuk mengukir prestasi GEMILANG yang ISTIMEWA dengan loncatan besar yang melampaui batasan kewajaran. 

Contoh : Anak seorang petani karet berprestasi jadi dokter, Kapolres, Dandim, Bupati atau Gubernur bahkan Presiden. Pokoknya keluar meningkat yang lebih baik dari kelas kehidupan dari kehidupan orang tuanya.

Secara harfiah MECAH BAKE mengandung makna kekaguman atas loncatan perubahan atau terjadi capaian prestasi besar yang terjadi dalam kehidupan seseorang, yang kebanyakan orang menganggap capaian itu sesuatu keajaiban karena diasumsikan capaian prestasi itu sulit atau tidak mungkin  dicapai, tetapi capaian prestasi itu bisa dicapai orang tersebut.

Jadilah generasi MECAH BAKE merupakan narasi motivasi dan ajakan kepada generasi muda Tempirai Raya yang masih terbentang luas harapan hidupnya untuk mengukir prestasi yang gemilang dan istimewa.

Hambatan terbesar untuk jadi generasi MECAH BAKE adalah tidak sedikit orang sanggup menantang dirinya sendiri (challenge), keluar dari zona nyaman (comport zone). 

Maka generasi MECAH BAKE merupakan hasil dari suatu proses mengubah sikap mental dari zona nyaman ke sikap yang selalu memberikan tantangan kepada diri sendiri yang dianggap orang lain tidak mungkin menjadi mungkin, melewati proses ujian ketahanan mental menghadapi cobaan, rintangan, hambatan dan halangan yang besar sekalipun tidak mundur dan pantang menyerah sebelum terwujud yang dicita-citakan.

'Jadilah generasi MECAH BAKE'

(penulis tim MPPDT) 
Share:

Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Hadiri Senam Bersama Lansia Di Kelurahan Majasari

 




PRABUMULIH -- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Prabumulih Hj. Suryanti Ngesti Rahayu Ridho bersama sekretariat PKK Pokja II Kota Prabumulih hadiri senam lansia di kelurahan Majasari, Kamis (18/03).

Selain itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Prabumulih Selatan ikut hadir dan senam bersama di lapangan yang berada di depan gedung Kelurahan Majasari.

Kehadiran Istri Wako Prabumulih Hj. Suryanti Ngesti Rahayu Ridho pada senam lansia tersebut sekaligus untuk memperkenalkan lagu daerah Kota Prabumulih.

"Kita perkenalkan senam lansia baru, sekaligus memperkenalkan lagu daerah Kota Prabumulih"ucap Istri Wako saat di bincangi.

Selain itu, Ketua TP-PKK Kota Prabumulih ini menyampaikan bahwa senam tersebut membuat imun menjadi kuat dan badan menjadi sehat.

"Kemarin saat pandemi mereka tidak keluar rumah, dan sekarang sudah berani keluar rumah, mereka juga tetap pakai masker dan senam ini juga membuat imun mereka manjadi kuat dan badan menjadi sehat" 

Lanjutnya, Suryanti Ngesti Ridho Menjelaskan bahwa dengan senam lansia ini, silahturahmi semakin erat dan masyarakat pun ikut gabung, namun masih malu.

"Sebenarnya silahturahminy kita temu di antara mereka kan, dan ada masyarakat yang melihat dulu namun mereka malu"jelasnya (aa/sn)

Share:

Jadikan Tempat Rekreasi Dan Pariwisata, Kolam Retensi Bakal Jadi Pusat Masyarakat Kelurahan Karang Raja

 



PRABUMULIH -- Kolam Retensi atau yang kerap di sebut kolam Pak Ridho yang berada di Jalan Kelekar Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur bakal jadi tempat pariwisata dan tempat penambah penghasilan masyarakat sekitar, Kamis (18/03)


Kolam pemancingan yang berada RW 02 ini menjadi salah satu tempat yang sangat sering di kunjungi masyarakat muda maupun dewasa yang memiliki hoby memancing.


Lurah Kelurahan Karang Raja Leliana Santika S.Pt menjelaskan bahwa kedepanya kolam tersebut dapat di manfaatkan masyarakat dan warga sekitar.


"kedepannyo itu dapat di manfaatkan warga untuk, rekreasi biso jugo untuk menambah penghasilan, di deket kolam retensi tersebut"tuturnya saat di bincangi di ruang kerja.


Lanjutnya ia juga mengatakan bahwa ada beberapa jenis ikan yang di tebar di kolam tersebut dan sudah lumayan banyak.


"Ado lele, nila dan gurame, kurang tau jelas ya, tapi lumayan banyak lah bibit yang kita tebar"ungkapnya.


Selain itu, mengurangi jumlah sampah plastik dan menjadikan sampah sebagai pupuk adalah salah satu inovasi Kelurahan Karang Raja.


"jadi kami ado inovasi mengurangi sampah plastik, kemudian memanfaatkan sampah organik menjadi sampah pupuk cair, kemudian sampah plastik tadi di setorkan ke bank sampah"pungkasnya. (aa/sn)

Share:

Situasi Terkini Covid - 19 Pertanggal 18 Maret 2021






 

Share:

Seleksi Tilawatil Qur'an Dan Hadist Di Buka Langsung Walikota Prabumulih





 PRABUMULIH -- Wali Kota (Wako) Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM membuka secara langsung penyelenggaraan TC (Test competisi) Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadist (STQH) tingkat Kota,pada acara kali ini dipusatkan diaula Hotel Grand Nikita Prabumulih, Kamis (18/3/2021) pagi.


Walikota Prabumulih mengatakan, dibukanya STQH ini untuk menghadapi  perlombaan MTQ di OKU Timur mendatang,dan untuk lebih mengoptimalkan para Qori dan Qoriah kita makin giat berlatih.


"Alhamdulillah sejauh ini para Qori dan Qoriah kita terus rutin berlatih," ungkapnya.


Disinggung soal prestasi yang meski dicapai, Wako 2 periode ini mengungkapkan. Harapannya saat ini Qori Qoriah Prabumulih bisa bertanding karena nantinya dapat mengetahui sebatas mana pembinaan kita.


"Perlu digaris bawahi kalau kalah berarti kita masih ada kelemahan, mungkin SDM nya yang lemah ataupun bisa anggaran kita," imbuhnya.


Beliau juga berpesan,untuk tempat latihan difokuskan di Islamic Center (IC) jalan Lingkar Kelurahan Muara Dua.


"Islamic Center tempatnya luas dan nyaman dan sekaligus kita syiarkan Masjid IC karena memang tempat untuk ibadah salah satunya pengajian," pungkas Ridho Yahya.

Share:

KAPOLRES PALI KUNJUNGI MASYARAKAT DAN KAMPUNG INGGRIS TEMPIRAI PALI


PALI. SININEWS.COM -- Dalam upaya meningkatkan Kondusifitas dan pemantauan Penanganan dampak Pademi covid 19 ditengah Masyarakat, Kapolres Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI)  AKBP. Rizal Agus Triyadi, SIK didampingi ketua Bhayangkari Polres PALI  Sri Wahyuni Rizal, Kapolsek Penukal utara IPTU Bambang Wahyudi beserta jajarannya kunjungi Desa Desa dalam wilayah hukum Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Rabu (17/3/21).


Salah satunya ke Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, dihadiri Kadin DPMD Kabupaten PALI diwakili sekdin Mardiansyah, SH,  Dinas Kominfo PALI,  Camat Penukal Utara dan para Kepala Desa se Tempirai Raya.

Kehadiran Kapolres PALI  ini banyak membawa pencerahan positif disampaikan ke masyarakat antara lain,  bahaya laten peredaran Narkoba terhadap generasi muda sehingga mengajak nasyarakat dengan bersikap tegas menangkal pengaruh buruk Narkoba.

Tak kalah pentingnya saat ini menghimbau masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol Kesehatan (Prokes)  dalam beraktivitas menjaga jarak dan memakai masker,  juga mendorong masyarakat menggalakkan pertanian memanfaatkan lahan kosong untuk ketahanan pangan keluarga. "Dengan catatan tidak membakar hutan," ajak Kapolres PALI. 

Dilanjutkan, sebelum bertolak ke padepokan Rany Courses English di Desa Persiapan Madu Kincing,  Kapolres PALI bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi Kampung Inggris Tempirai PALI yang dikelola Abri English Coursuse (AEC),   setelah mendengar paparan Direktur AEC KIT tetang cikal bakal hadirnya Kampung Inggris di Desa Tempirai.

Kapolres melakukan berdialog berbahasa Inggris dengan para siswa seusia sekolah dasar ini, menjadi perhatian masyarakat dan rombongan. serta dengan senyum gembira pendamping setia Kapolres PALI Ibu Sri Wahyuni sekaligus Ketua Bhayangkari Polres PALI  ini melihat dialog english yang sedang berlangsung,  yang menariknya ternyata Ketua Bhayangkari ini juga lulusan fakultas jurusan bahasa inggris. 

"Kepada pengurus AEC, Pemerintah Desa dan masyarakat agar tetap sinergi mendorong kemajuan Kampung inggris ini,  sehingga kelak nanti Kabupaten PALI dapat dikenal masyarakat luar," tutupnya. 

(Bungharto/SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts