PDI Perjuangan Bangun Posko Gotong Royong di Dua Kecamatan



PALI -- Anggota Fraksi PDI Perjuangan, H. Asri. AG meninjau kesiapan posko gotong royong yang digagas oleh Partai Berlambang moncong putih itu menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam Pilkada Kabupaten PALI.


Posko gotong royong tersebut ditempatkan di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Penukal dan Kecamatan Penukal Utara. Dimana kedua kecamatan itu menjadi tempat PSU dari 4  TPS. 


"Kedatangan ini memantau persiapan posko gotong royong di Kecamatan Penukal dan Penukal Utara," ujar Asri kepada wartawan, Sabtu 10 April 2021.



Asri berharap kehadiran posko gotong royong ini, dapat memberikan semangat yang tinggi menghadapi PSU yang tidak lama lagi akan digelar.

Asri Ag, juga berharap kepada seluruh masyarakat kabupaten Pali, khususnya di Desa tempat pelaksanaan PSU kiranya tetap bisa menjaga situasi yang kondusif, menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan masing-masing. 


 "Sebagai kader PDI Perjuangan, kita harus gotong royong dan memiliki semangat yang tinggi. Sehingga apa yang kita usung pasangan calon yaitu pasangan 02 dapat memberikan kemenangan di PSU ini," tandas Politisi PDI Perjuangan itu. (Yogi)

Share:

Situasi Terkini Covid - 19 Pertanggal 10 April 2021






 

Share:

Rapat Rutin GOW PALI, Yenni Nopriani Ajak Kaum Perempuan Dapat Berkiprah


PALI. SININEWS.COM -- Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Selasa (7/4/21) lalu menggelar rapat rutin di kantor Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) PALI yang dihadiri seluruh pengurus serta anggota GOW. 


Pada pertemuan rutin itu, Dra Hj Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI mengemukakan bahwa kegiatan itu diselenggarakan guna membahas program-program kerja untuk kegiatan 2021 untuk bersinergi demi kemajuan perempuan.

"Kaum perempuan harus dapat berkiprah dan dapat menunjang kemajuan khususnya di kabupaten PALI karena GOW sebagai organisasi yang berperan dalam pengembangan perempuan harus mempunyai konsistensi dalam memperjuangkan peningkatan peran kualitas dan wawasan kaum perempuan," kata Yenni Nopriani. 

Yenni Nopriani juga menyampaikan arahan kepada semua pengurus GOW beserta semua anggota tentang peran organisasi wanita.

"Dan di harapkan kepada semua pengurus dan anggota hendaknya agar semua pengurus dapat nenjalankan tugasnya sesuai dengan tupoksi masing-masing bidang," harapnya. (sn/perry)
Share:

Menuju KLA, DPPKBPPPA PALI Turun ke Desa-desa


PALI. SININEWS.COM -- Dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kegiatan pembinaan forum anak tingkat desa terus dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI. 


Seperti pada Kamis dan Jumat (8-9/4/21), DPPKBPPPA PALI yang dikomandoi Dra Hj Yenni Nopriani turun ke beberapa desa untuk mengajak forum anak berkolaborasi mendukung terciptanya kelurahan atau desa layak anak. 

Adapun desa-desa yang didatangi DPPKBPPPA PALI meliputi
- Desa babat kecamatan Penukal.
- Desa tempirai Selatan kecamatan  Penukal Utara.
- Desa Lunas Jaya kecamatan Tanah Abang .
- Desa Pengabuan kecamatan Abab.

"Kegiatan ini untuk mendukung terbentuknya kelurahan/desa layak anak menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)," ujar Yenni Nopriani kepada media ini, Sabtu (10/4/21).

Dijelaskan Yenni Nopriani bahwa peran forum anak dalam mewujudkan kelurahan atau desa layak anak menuju KLA sangat penting karena forum anak merupakan wadah anak-anak untuk aktif berkreasi. 

"Forum anak merupakan organisasi atau lembaga sosial yang digunakan sebagai wadah atau pranata atau partisipasi anak yang belum berusia 18 tahun dimana anggotanya merupakan perwakilan dari kelompok atau kelompok kegiatan anak yang dikelola oleh anak – anak dan dibina oleh pemerintah sebagai media untuk mendengar dan memenuhi aspirasi, suara, pendapat, keinginan dan kebutuhan anak dalam proses pembangunan," terangnya. 

Salah satu upaya untuk mencapai tujuan agar anak aktif mengembangkan dirinya sesuai dengan potensi, minat, bakat, dan kemampuannya dengan mengadakan kegiatan sosialisasi dan pembinaan forum anak tingkat Kecamatan, maupun di tingkat desa.

"Untuk itulah kita turun ke desa-desa membina forum anak tingkat desa agar anak-anak bisa berperan aktif dalam melindungi dirinya sendiri serta mampu memperjuangkan haknya sebagai anak sekaligus melaksanakan kewajibannya terutama belajar untuk pengembangan potensi dirinya sendiri," tutupnya. (sn/perry)
Share:

Dinas Koperasi dan UKM PALI Gelar Pelatihan, Kali Ini Kenalkan Olahan Daun Anggur




PALI, SININEWS.COM - Maman Wahari, petani anggur yang berasal dari Desa Persiapan Jerambah Besi, kecamatan Talang Ubi, memperkenalkan kripik daun Anggur kepada pelaku usaha kuliner yang ada di kabupaten PALI. 


Kripik daun anggur dikenalkan Maman dalam forum Pelatihan Kewirausahaan Pelaku Usaha Kuliner dalam rangka peningkatan kapasitas koperasi dan UKM oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI, Jumat (9/4/2021) bertempat di aula Rumah Makan Sejahtera, kelurahan Handayani Mulya, kecamatan Talang Ubi. 


Dalam keterangannya, Maman menjelaskan bahwa buah Anggur memiliki potensi kuliner, yang tidak hanya buahnya saja, tetapi daunnya juga. 


Selain itu, buah Anggur juga bisa diolah untuk menjadi selai Anggur dan bisa menjadi isi dari kue Bugis dan aneka kue lainnya. 


"Buah Anggur tidak hanya bisa diambil manfaatnya dari buahnya saja, tetapi daunnya juga bisa kita olah agar bisa menghasilkan. bisa dibuat kripik daun anggur dan juga bisa dipakai untuk bungkus dari kue Bugis. Bahkan kelebihannya bungkus kue bugis dari daun anggur tadi bisa langsung dimakan. Karena daun anggur juga berkhasiat untuk obat," terang Maman. 


Lebih lanjut, pria yang sudah hampir dua tahun menggeluti budidaya buah anggur itu mengungkapkan bahwa inovasi kripik daun anggur dan selai anggur serta pemanfaatan daun anggur untuk bungkus kue terinspirasi dari sejuta manfaat yang ada pada daun anggur tersebut. 


"Setelah saya browsing di internet, ternyata daun anggur memiliki banyak khasiat. Diantaranya bisa mengobati sakit gigi. Melihat khasiat yang begitu banyak serta daun anggur yang ada di kebun, saya membuat terobosan untuk memanfaatkan agar memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan bisa menjadi sumber penghasilan jika dikelola dengan baik. Untuk saya berharap kepada peserta agar usai mengikuti pelatihan ini, ilmu yang dibagikan diserap dan dipergunakan sebagaimana mestinya dan mampu mengatasi kesulitan ekonomi di tengah wabah pandemi covid-19 seperti sekarang," pungkasnya. 


Sementara itu, Kepala Diskop UKM kabupaten PALI, Heri Saputra menjelaskan bahwa pelatihan kepada pelaku usaha kuliner bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan dalam inovasi kuliner. 


"Di tengah wabah pandemi covid-19, inovasi kuliner tentu bisa menjadi solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat PALI. Untuk itu, pelatihan ini diharapkan bisa menambah wawasan serta muaranya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat PALI," jelas Heri Saputra. 


Ia juga menjelaskan kegiatan pelatihan ini digelar selama tiga hari dari tanggal 8-10 April 2021. "Pelatihan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik. Peserta berasal dari puluhan pelaku usaha kuliner yang ada di PALI," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Menjelang Ramadhan, Pemakaman Puyang Panjang Mulai Ramai di Kunjungi




PRABUMULIH, SININEWS.COM – Masih ditengah pandemi Covid-19, sejumlah masyarakat Kota Prabumulih kini mulai melakukan ziarah dibeberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU), hal tersebut biasa dilakukan menjelang Bulan Suci Ramadhan, kamis (8/5).


Salah satunya TPU Puyang Panjang yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya didepan kantor Pertamina Asset II yang kini mulai ramai dikunjungi warga untuk berziarah dimakan keluarganya.


Bulan suci ramadhan 1442 Hijriah pada tahun 2021 ini masih tampak sepi, dan dibeberapa tempat juga terlihat pedagang bunga yang kini mulai menjamur.


“Keluarga kami rutin setiap tahun (Ramdhan) selalu ziarah dan bersih-bersih makam nenek dan tabur bunga sekaligus mendoakannya” tutur Dewi salah satu peziarah dipuyang panjang saat dibincangi


Berdasarkan kalender Muhammadya Bulan Suci Ramadhan jatuh pada Selasa, 13 April 2021, namun untuk Pemerintah masih menunggu sidang isbat yang akan digelar sehari sebelumnya.


Ditengah pandemi Covid-19 ini Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Gubernur Sumsel H.Herman Deru telah mengumumkan ditahun ini masyarakat tidak dilarang untuk Pulang Kampung (Mudik).


Hal tersebut menjadi berita gembira setelah setahun lebih lamanya masyarakat harus sabar tidak diperbolehkan pulang karena ditakutkan dapat menyebarkan virus.


Ditempat lain, Witri warga Gunung Kemala yang melakukan ziarah dimakam puyang Panjang juga berharap tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya karena virus corona


“mudah-mudahan tahun ini keluarga dari jauh bisa pulang kampung dan berkumpul” harapnya (tau/sn)

Share:

DINSOS PALI GELAR SOSIALISASI DAN VERIFIKASI VALIDASI KELAYAKAN DTKS


PALI. SININEWS.COM -- Berdasarkan Surat Keputusan Bersama ( SKB)  Kemenkau nomor 360.1/KMK/2020, Kemensos Nomor 1/2020 dan Kemendagri Nomor 460.1750/2020, Tentang Pemuktahiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pada tanggal 28 juli 2020, dan merujuk UU nomor 13/2011 pada pasal 8, 9 dan pasal 10, bahwa penanganan fakir miskin diberikan wewenang pemuktahiran data DTKS kepada Daerah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Misalnya pada pasal 8 disebutkan verifikasi dan validasi DTKS diamanatkan ke tingkat kecamatan dan desa. 


Atas dasar itulah Dinas Sosial Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  bergegas  bekerja secara maraton turun ke setiap kecamatan melakukan sosialisasi dan verifikasi serta validasi kelayakan DTKS.

Dalam giatnya Dinsos Kabupaten PALI kali ini menggelar acara tersebut, Kamis  (8/4/2020) diaula Kantor Kecamatan Penukal utara, yang dihadiri puluhan Kepala Desa dan BPD se Penukal utara.

Pembukaan kegiatan ini dipimpin  Kadinsos PALI Mety Etika SE MSi didampingi Camat Penukal utara Maka Giansar,  SH, langsung memberikan bimbingan tehnis tentang pemuktahiran data DTKS yang dibantu  kepala bidang Fakir Miskin Siska dan Pendamping DTKS Penukal utara. M. Rizal. 

Dalam arahannya, Metty Etika menjelaskan bahwa DTKS selama ini masih banyak data warga yang mempunyai NIK yang tidak valid dan menerima bansos dengan data ganda.
 
"Maka untuk itu kami menghimbau kepada kepala Desa dan BPD dapat duduk bersama melakukan verifikasi dan validasi data yang sudah ada atau ingin menambah DTKS di desa masing-masing harus sesuai kondisi yang sebenarnya atau warga masyarakat yang betul betul miskin. Sehingga calon Penerima menfaat DTKS akurat dan tepat sasaran," harap Kadinsos PALI. 
 
Sesuai pedoman dengan Keputusan Kemensos no.  146/HUK/2013 :
tentang Penanganan Fakir Miskin,  atau syarat kelayakan penerima manfaat usulan DTKS. dengan kritaria sebagai berikut :

1.Tidak mempunyai sumber mata pencaharian atau mempunyai sumber mata pencaharian tetapi tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. 

2.  Mempunyai kemampuan menyekolahkan anaknya sampai jenjang pendidikan sekolah lanjutan tingkatan pertama (SMP) 

3. Mempunyai dinding rumah terbuat dari bambu/Kayu/tembok dengan kondisi tidak baik/kualitas rendah, termasuk tembok yang sudah usang /berlumutan atau tembok tidak diplester. 

4. Kondisi lantai terbuat dari tanah atau kayu/semen/keramik dengan kondisi tidak baik/kualitas rendah.

5. Atap terbuat dari ijuk/rumbia atau genteng/seng/asbes dengan kondisi tidak baik/kualitas rendah. 

6. Mempunyai penerangan bangunan tempat tinggal bukan dari listrik atau listrik tanpa meteran. 

7. Luas lantai rumah kecil,  kurang dari 8m2 /orang. 

8. Mempunyai sumbet air minum berasal dari sumur atau mata air tak terlindung/air sungai/air hujan/lainya.

9. Mempunyai pengeluaran sebagian besar digunakan untuk memenuhi kosumsi makanan pokok dengan sangat sederhana. 

10. Tidak mampu atau mengalami kesulitan untuk berobat ke tenaga medis,  kecuali PUSKESMAS atau yang disubsidi pemerintah. 

11. Tidak mampu membeli pakaian satu kali dalam satu tahun untuk setiap anggota rumah tangga. 

(Bungharto/SN).
Share:

Situasi Terkini Covid - 19 Pertanggal 08 April 2021






 

Share:

Bank SumselBabel PALI Gelar Undian, Pj Bupati Ajak Masyarakat Manfaatkan Keberadaan Bank


PALI. SININEWS.COM --  Penjabat (Pj) Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) DR Rosidin mengajak masyarakat di Bumi Serepat Serasan untuk memanfaatkan keberadaan bank menjadi mitra usaha dalam mengembangkan usahanya. 

Ajakan itu disampaikan Pj Bupati PALI saat hadiri acara undian tabungan Pesirah yang diselenggarakan oleh Bank SumselBabel Cabang PALI di kantor cabang pembantu Tanah Abang, Kamis (8/4/21) yang dihadiri kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinsos PALI, Metty Etika, kepala Dinas Koperasi dan UKM, Heri Saputra dan Camat serta sejumlah kepala desa di kecamatan Tanah Abang. 

"Kehadiran bank menjadi solusi dan membawa manfaat besar dalam perekonomian masyarakat karena kita perlu cepat dan aman. Cepat pelayanan dan aman penyimpanannya. Untuk itu manfaatkan adanya bank sebagai mitra bisnis kita," ajak Bupati. 

Ditambahkan bupati bahwa penyimpanan uang pada bank tidak hanya sebatas keamanan tapi sudah menjadi transaksi luas biasa, dimana pada era saat ini uang secara fisik dibeberapa tempat tidak lagi digunakan yang tertunya dalam mengikuti jaman dibutuhkan bank. 

"Dahulu orang menyimpan uang dibawah bantal atau disuatu tempat yang tentunya keamanannya tidak terjamin, tapi saat ini ada bank yang menawarkan kecepatan dan keamanan bahkan kita bisa melakukan transaksi tanpa harus membawa uang secara fisik," imbuh DR Rosidin. 

Bupati juga menyampaikan kepada pihak bank Sumselbabel Cabang PALI agar mampu menarik sebanyak-banyaknya masyarakat untuk menjadi nasabah. 


"Fungsi bank menyalurkan apa yang dibutuhkan rakyat, salah satunya mengucurkan KUR atau kredit usaha rakyat. Informasinya bank Sumselbabel tahun 2021 ini untuk KUR sebesar Rp 12 milyar dan baru terserap Rp 5 milyar. Untuk itu kepada kepala bank Sumselbabel agar bagaimana caranya sisa KUR terserap masyarakat dan kepada camat lurah atau kades ajak masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan bank," ajak bupati. 

Sementara itu, Kepala Cabang Bank SumselBabel PALI Darmiansyah SH mengemukakan bahwa undian tabungan Pesirah dilakukan satu tahun sekali periode Januari-Desember yang diundi pada bulan April 2021.

"Bank SumselBabel cabang PALI terus melakukan peningkatan pelayanan, dan sampai saat ini ada 11 unit ATM tersebar di seluruh wilayah kabupaten PALI. Untuk undian tahun 2021 ini, hadiah utama satu unit mobil Toyota Yaris, dua unit sepeda motor serta puluhan hadiah lainnya," terang Darmiansyah.

Pada kegiatan itu, pihak bank SumselBabel memberikan bantuan kepada salah satu TK berupa uang pembinaan sebesar Rp 2 juta. (sn/perry)

Share:

Bandit Pecah Kaca Mobil Kepala Sekolah di Prabumulih Ditangkap, Uangnya Beli TV

FOTO : Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi saat menunjukan foto rekaman cctv tersangka pecah kaca yang beraksi di Prabumulih, kamis (8/5)

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Satu pelaku komplotan bandit pecah kaca yang berhasil menggasak uang bantuan operasional sekolah (BOS) Rp 107 juta milik Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 kota Prabumulih berhasil tertangkap. Pelaku bernama Maradona (35) warga Jalan Garuda No 556 RT 009 RW 000 Kelurahan Bandung Ujung Kecamatan Linggau Barat 1  Kota Lubuk Linggau.

Sedangkan empat pelaku lainnya yakni RA, AN, HI, NP masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Prabumulih. Maradona ditangkap tim khusus pecah kaca Polres Prabumulih pimpinan Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur Ipda Haryoni Amin SH, Selasa (6/4/2021) pukul 03.30 WIB dalam pelariannya di sebuah rumah kontrakan di Bandung Provinsi Jawa Barat.

Selain menangkap Maradona, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit epeda motor Honda PCX warna merah, uang tunai sebesar Rp 1 juta serta satu buah TV merk ciko 19 inci warna hitam. Demi kepentingan penyelidikan Maradona langsung dibawa dari Bandung ke Polsek Prabumulih Timur kota Prabumulih untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Informasi yang dihimpun kronologis penangkapan berawal adanya laporan dari Kepsek SMAN 1 Maashobirin (55) pada Rabu (17/3/2021) pukul 10.00 WIB, yang kehilangan uang Rp 107 juta baru diambil dari Bank lantaran ulah komplotan bandit pecah kaca. Dari penyelidikan, Kapolres Prabumulih membentuk tim khusus untuk mengungkap dan menangkap komplotan tersebut.

Lalu dari hasil dari penyelidikan Timsus pecah kaca Polres Prabumulih yang di pimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur Ipda Haryoni Amin SH mengetahui keberadaan pelaku. Pada Sabtu (21/3/2021) pukul 16.00 WIB, tim langsung berangkat menuju kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas. 

Selama 7 hari melakukan penyelidkan dan berusaha menangkap komplotan tersebut, ternyata tim khusus tidak berhasil menangkap pelaku lantaran telah melarikan diri. Mengetahui pelaku lari ke kota Cimahi dan kota Bandung Provinsi Jawa Barat, tim khusus tepatnya Senin (29/3/2021) berangkat untuk memburu pelaku. 

Dan selama 8 hari di provinsi Jawa Barat tepatnya Selasa (6/4/2021) pukul 03.30 WIB tim mendapat informasi salah satu pelaku bersembunyi di rumah kontrakannya. Timsus Polres Prabumulih di back up oleh tim Resmob Polrestabes Bandung langsung melakukan penggrebekan. Petugas mendobrak pintu rumah kontrakan pelaku dan langsung berhasil mengamankan pelaku Maradona. Demi kepentingan penyelidikan Maradona dibawa menggunakan jalur darat ke Polsek Prabumulih Timur.

Dihadapan Kapolres Prabumulih Maradona mengaku perannya dalam aksi itu yakni memantau di bank Sumsel. Lari ke Cimahi menggunakan pesawat dari Bengkulu ke Halim dan baru menggunakan jalur darat ke Cimahi Bandung. 

"Aku cuma mantau di bank saja. Dapat bagian uang Rp 17 juta dari hasil pecah kaca 107 juta itu. Uang dibelikan televisi sama habis untuk poya-poya. Dalam beraksi di Prabumulih temen-temen nginap di hotel Nayora sementara saya ada istri di sini," ungkap Maradona, Kamis (8/4/2021) saat press release di Polsek Prabumulih Timur.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIk SH MH didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH dan Kapolsek Prabumulih Timur AKP Herman Rozi serta Kanit Reskrim Ipda Haryoni Amin SH mengatakan, satu pelaku ditangkap di Bandung Provinsi Jawa Barat dan empat lainnya masih DPO. 

"Pelaku merupakan jaringan bandit pecah kaca lintas kabupaten/kota. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara. Untuk sementara empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran," pungkasnya. 

Sumber data : Repsus.com

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts