Kediaman Susilawaty Siap Huni Tepat pada HUT Bhayangkara ke-75, Kunci Rumah Diserahkan Kapolres PALI


PALI - Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K didampingi Kabag Sumda AKP Ahmad Darmawan, S.H, Kabag Log Kompol Rivan, S.T, Kasubbag min pers AKP Syamsuri,  Kapolsek Penukal Utara Iptu Robby Monodinata, S.H, M.H menyerahkan kunci rumah yang sudah di bedah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 75, Selasa (29/6/2021)


Penyerahan rumah bedah ini di berikan kepada Ibu susilawaty, Ibu Susilawaty tersebut merupakan ibu kandung dari salah satu Honorer Polsek Penukal Utara, Ibu Susilawaty yang berprofesi petani karet ini seorang janda yang memiliki 6 orang anak.


Dalam kesempatan ini juga Kapolres PALI memberikan sembako ke beberapa warga di Desa Madu Kincing, sebanyak 10 paket beras dan 10 paket sembako di bagikan. (sn/ril)

Share:

Komisi II DPRD PALI Sarankan Pemkab Prioritaskan Bangun Akses Vital Masyarakat Tapi Tidak Mengabaikan Kualitas Bangunan




PALI. SININEWS.COM -- Sebagai anggota Komisi II yang membidangi masalah pembangunan, Saipul Hamid mewakili ketua Komisi II DPRD PALI, Mulyadi STP meminta Pemerintah kabupaten PALI agar pada pelaksanaan pembangunan tahun 2021 ini memprioritaskan akses penghubung yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat. 


Permintaan itu disampaikan anggota dewan dari Partai Perindo itu pada Selasa (29/6/21) di sela kesibukannya.


"Saya berharap agar Pemkab PALI dapat memprioritaskan penyelesaian pembangunan jalan atau melakukan perbaikan jalan Kabupaten yang menghubungkan antar kecamatan bahkan antar kabupaten atau Kota yang sekarang di beberapa titik mengalami kerusakan," pinta Saipul Hamid didampingi anggota komisi II lainnya, Afias. 

Disebutkan Saipul Hamid bahwa titik jalan yang alami kerusakan diantaranya dalam kecamatan Abab dan Penukal yaitu antara desa Betung dan desa Purun.


"Selain itu jalan antara kecamatan Penukal dan kecamatan Tanah Abang. Juga jalan dari desa Harapan Jaya ke Lunas Jaya maupun desa Sukaraja yang perlu diprioritaskan dan dengan tidak mengabaikan kualitasnya agar dapat bertahan lama," imbuhnya. 

Saipul Hamid juga meminta Pemkab PALI melalui Dinas Perkim untuk menyelesaikan proyek perkantoran yang sedang dibangun secara bertahap sejak tahun 2020 lalu. 

"Tentu saja perkantoran adalah cerminan dari suatu pemerintahan daerah. Saat ini infrastruktur jalan sudah hampir merata dibangun. Tinggal saatnya sekarang Pemkab PALI harus segera selesaikan proyek pembangunan perkantoran. Untuk pelaksanaan pembangunan, saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasinya supaya kualitas bangunan bisa sesuai perencanaan, karena uang yang dibangun itu adalah uang rakyat," ajaknya. (sn/adv)
Share:

Terkait Rusaknya Jalan Kecamatan Rambang, Ketua Presidium DOB RL2 Angkat Bicara

 

Foto : Dok.Sininews/ Muslim Jusroni, Ketua Presidium DOB Rambang Lubai Lematang, selasa (28/6/21).

MUARA ENIM, SININEWS.COM – Terkait keluhan warga 13 Desa di Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim mengenai minimnya pembangunan infrastruktur jalan ditanggapi langsung oleh Ketua Presidium Daerah Otonomi Baru (DOB) Rambang Lubai Lematang (RL2) Muslim Jusroni, selasa (29/6/21).

 

Pria yang akrab disapa Muslim Power itu mengkritik keras kebijakan Pemerintah Daerah Muara Enim yang minim dalam pembangunan jalan lintas penghubung beberapa desa di Kecamatan Rambang, menurutnya saat ini pembangunan hanya terfokus pada daerah yang wilayahnya ada wakil rakyat (DPRD).

 

“Harapan dengan APBD Muara Enim yang sangat besar agar kira nya pembangunan lebih merata, jangan pembangunan di utamakan desa-desa yang ada wakil rakyat nya ( domisili dewan ) sedangkan desa yg tertinggal jauh dari sentuhan pembangunan” jelasnya

 

Masih kata Muslim, tidak sedikit desa yang kaya migas tapi jalan desa hancur, seperti pepatah “ayam mati dilubung padi” tuturnya mengibaratkan.

 

Dirinya kembali menjelaskan Muara Enim merupakan daerah kaya akan minyak dan gas bumi serta sumber daya alam yang melimpah seperti halnya tambang Batubara yang tak bisa dihitung lagi banyaknya.

 

Dalam pemberitaan sebelumnya Camat Rambang Heri Mulyawan,Sp,MM  mengatakan Terkait jalan dari Perbatasan Prabumulih Desa Baru Rambang hingga Sugih Waras sudah masuk anggaran tahun 2021, dari hasil Musrenbang Kabupaten tahun ini ada anggarannya tapi belum tahu kapan pelaksanaannya” jelasnya

(tau/sn)




Share:

Warga Khawatirkan Kondisi Jalan Guntur Yang Belumbang Serta Di Genangi Air

 

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Lubang yang di genangi air yang berada di Jalan Guntur Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih membuat masyarakat yang melintas menjadi was was, Senin (28/06)

Bagaimana tidak, dengan cuaca yang sering hujan serta drainase yang rusak membuat air mengalir ke jalan sehingga menggenangi lubang.

Tak sedikit warga yang menggunakan kendaran beroda dua memiliki kekhawatiran, namun warga lebih memilih untuk melintas di Jalan Guntur tersebut untuk mempersingkat waktu.

"Yo memang jalur ini lebih cepet untuk nyampe kantor cuma jalannyo agak beresiko" ucap Selvi warga yang melintas di jalan Guntur.

Menanggapi hal tersebut pihak Kelurahan Setempat telah mengajukan ke tiap-tiap muserenbang

"Tiap muserenbang lah kami ajukan, allhamdullilah pengasapalan 2022" ucap Lurah Muara Dua Ali Sukri, SH.

Selain itu pihak kelurahan juga telah konsultasi Kepada Dinas Terkait dan mengajak warga setempat untuk Gotong Royong.

"kami sudah konsultasi Kedinas terkait untuk penanggulangan sementara serta Dalam waktu dekat kita akang mengadakan gotong royong untuk membuat parit atau Siring sementara di Jalan Guntur Itu" pungkasnya. (AA/SN)

Share:

PEMDES PANTA DEWA GELAR MUSDESUS TETAPKAN DATA SDGs 2021


PALI. SININEWS.COM -- Berdasarkan surat Edaran Kemendes PDTT Dirjend Pembangunan Desa kepada 

Kepala Daerah Gubernur/Bupati/Walikota dan Kepala Desa seluruh Indonesia, nomor 5/PR/03.01/III/2021 perihal Pemuktahiran Data IDM berbasis SDGs.


Pemerintahan Desa Panta Dewa Ikan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 


 Menggelar Musyawarah Desa Khusus untuk penetapan Data Indek Desa Membangun

 (IDM) berbasis Sustainable Development Goals ( SDGs)  tahun 2021.


Dijelaskan Wandra Kepala Desa Panta Dewa pada awak media ini (28/6/2021) bahwa hampir satu bulan lebih Tim Pokja Pendataan SDGs turun kelapangan mendata berbagai survey " By name by Addrees " di   setiap Kepala Keluarga dan Dusun. 


Pada Kegiatan Musdesus ini dibuka Ketua BPD Panta Dewa dan hadiri Perwakilan Kecamatan Talang ubi,  Babinsa,  Bhabinkamtibmas, PD/PLD, Perangkat Desa dan Tokoh Masyarkat lainya. 


Dilanjutkan laporan secara rinci Ketua Tim Pokja SDGs  Sekretaris Desa, bahwa pendataan SDGs Panta Dewa meliputi  berbagai survey, antara lain survey Rumah tangga dan survey Individu.


Tambah Kepala Desa yang baru menjabat 1.5 tahun ini,  dari Data IDM berbasis SDGs ini,  akan menjadi tolak ukur Pemerintah Pusat untuk menentukan status Perkembangan Pembangunan dan Ekonomi Desa Panta Dewa.


Sebagai Kepala Desa di wilayah Zona terujung diantara Desa Desa se Kecamatan Talang Ubi,   yang tentunya banyak ketertinggalan diberbagai bidang Pembangunan fisik maupun non fisik. 


Dan berharap banyak kepada Pemerintah Daerah Dan Pemerintah Pusat untuk mendorong  Desa Panta Dewa dapat Maju dan mandiri. 

Harap kepala Desa.



Dalam sambutan Kadin PMD PALI  Agani Akhmad,SH,MH melalui Kabid TTG dan Pemberdayaan Edy Irwan, SE. Msi,  mengapresiasi atas kinerja Tim Pokja Pendataan, dengan bekerja secara proporsional dan membuat laporan update melalui Aplikasi  SDGs dengan baik,  sehingga dapat disimpulkan Musdesus Penetapan data SDGs tahun 2021 Desa Panta Dewa, berjalan baik dan 100% selesai. 


Namun sebagai catatan bahwa dari pengisian kuesioner data SDGs masih banyak kekurangan yang dimiliki Desa. 

Dari dasar itulah, dalam perencanaan Desa kedepan akan menjadi acuan dalam Musyawarah Desa yang akan tuangkan dalam APBDes  tahun berikutnya. 


Juga Edy irwan menghimbau agar setiap kegiatan Pemerintahan Desa,   selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dan melibatkan peran serta Masyarakat sehingga dapat tercipta sistem kerja yang Transparan dan Akuntabel.

Harap Kabid TTG dan Pemberdayaan ini. 


(Bungharto/SN)

Share:

Minim Pembangunan Infrastruktur, Jalan Desa Sugihan Rambang Nyaris Terisolir

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Jalan lintas masyarakat Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim yang minim pembangunan infrastruktur terus dikeluhkan, banyaknya lubang besar disepanjang jalan Desa Sugihan menuju Desa Sugih Waras yang kini nyaris terisolir.

Jalan berlubang dan genangan air mulai terasa sejak meninggalkan perbatasan Kota Prabumulih (Desa Baru Rambang) hingga ke Sugih Waras Kabupaten Muara Enim yang tak terhitung lagi titik lubang yang dalamnya nyaris 50cm.

Keluhan tersebut datang dari Anton warga Desa Sugih Waras Kecamatan Rambang yang mengaku sepengetahuannya sejak dua tahun lalu jalan ini rusak parah yang dalamnya nyaris memutus jalan utama desa setempat.

“setahu saya sudah dua tahunan lebih jalan ini rusak parah, kalu bisa tolong dibenari” jelasnya berharap agar jalan tersebut diperhatikan serius oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim, senin (28/6/21).

Hal demikian juga dirasakan Kepala Desa Sugihan Wendra Widarman yang selama menjabat sejak 2018 lalu diketahuinya Pemerintah Kabupaten Muara Enim hanya membangun jalan tersebut dengan anggaran yang minim sehingga hanya sedikit saja dampak pembangunan yang dirasakan oleh warga desa Sugihan.

“sejak 2018 lalu saya menjabat Pemerintah sudah membangun jalan ini namun hanya di spot-spot tertentu, saat ini kondisi jalan hampir seluruhnya berlubang” jelasnya seraya mengatakan hiruk pikuk pembangunan jalan Tol berbanding terbalik dengan keadaan jalan Desa Sugihan Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim saat ini.

Terpisah, Camat Rambang Heri Mulyawan,Sp,MM melalu Sekretaris Camat (Sekcam) Saharnadi,SE.MM ditemui diruang kerjanya membenarkan kondisi jalan Kecamatan Rambang saat ini yang mulai rusak parah, namun pihaknya menyampaikan jika jalan tersebut sebelumnya sudah masuk dalam anggaran tahun 2021.

“Terkait jalan dari Perbatasan Prabumulih Desa Baru Rambang hingga Sugih Waras sudah masuk anggaran tahun 2021, dari hasil Musrenbang Kabupaten tahun ini ada anggarannya tapi belum tahu kapan pelaksanaannya” jelas Harnadi sapaan akrab sekcam yang menambahkan akan terus menampung keluhan warganya terkait jalan rusak diwilayah tersebut. (sn/tau)


SIMAK VIDEO LENGKAPNYA



 

 

 

Share:

PEMDES TEMPIRAI SELATAN TERUS BERHIAS DAN RENOVASI KANTOR SEBAGAI ICON DESA


PALI. SININEWS.COM -- Kantor Desa merupakan simbol Kegiatan Pemerintahan, yang tentunya dibutuhkan prasarana pendukung didalamnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalan aktivitas administrasi Desa.


Terungkap disampaikan Safikal Usman Kades Tempirai selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada awak Media ini (28/6/2021).


Dijelaskannya,  Dalam rangka mendorong semangat Aparatur Desa dalam menjalankan tugas dengan baik,  Pemerintahan Desa dibutuhkan suatu Kantor Desa yang aman dan nyaman serta didukung prasarana Kantor Desa yang memadai. 


Maka  pada tahun 2021 ini,  Pemdes Tempirai selatan mengalokasi anggaran Perahapan Kantor Desa dan Prasarana pendukung lainya : 

diantaranya, Perbaikan dinding, Lantai,  Pagar,  Pengecatan, Perbaikan sinitasi Kamar mandi dan WC, serta plang Merk Kantor Desa. 


Lebih menarik lagi, Kantor ini memiliki 

Ruang inap/istirahat dan mushola kecil, yang dilengkapi TV, Kipas angin dan asesories lainnya  untuk  kenyaman Aparatur Desa Bekerja dan persiapan kalau ada tamu dari luar Desa.


Lanjut Safikal Usman,  Dengan adanya fasilitas Kantor seperti ini, diharapkan kedepan Para Aparatur Desa dapat bekerja menjalankan tugas administrasi nya melayani Masyarakat dipusatkan dikantor Desa.

ujar  Kades Tempirai selatan ini. 


Senada disampaikan Ketua BPD Tempirai selatan melalui Sekretaris BPD Sudianto,  membenarkan adanya Perahapan Kantor Desa ini.


Dan kita bersyukur adanya minat dan Inovasi Kepala Desa Safikal Usman,  mengingat Kantor Desa ini dibangun pada era Pemerintahan Kabupaten Muara Enim 20 tahun yang lalu,  sehingga sudah selayaknya bila dilakukan renovasi/perbaikan.


Tambah Sudianto,  Kami sebagai BPD mengapresiasi atas sikap Transpransi dan Inovasi Kepala Desa Tempirai selatan dalam membangun Desa dan mengakomudir pelayanan pada Masyarakat.


Serta menghimbau pada Masyarakat segala sesuatu yang sipatnya kurang jelas dan paham terkait penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tempirai selatan, silakan bertanya atau berkoordinasi ke BPD sebagai Aspirator Masyarakat. Himbau  Sekretaris BPD ini. 


( Bungharto/SN) 

Share:

Dongkrak Ekonomi Petani Padi, Komisi II DPRD PALI Usulkan Pembangunan Jalan Pesawahan Pengabuan

foto. ketua Komisi II DPRD PALI saat ke lapangan. doc 


PALI. SININEWS.COM -- Dalam mendongkrak ekonomi kerakyatan, terlebih untuk bisa bangkit dari dampak adanya pandemi global covid-19 perlu adanya sinergitas antara eksekutif dan legislatif untuk bersama-sama mencari solusi membangun sarana pra sarana dan mendorong pelaku usaha baik dibidang usaha mikro atau pun sektor pertanian juga perkebunan dalam mengembangkan usahanya. 


Seperti pada sektor pertanian padi sawah yang terdapat hamparan luas pesawahan di Desa Pengabuan Kecamatan Abab kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang perlu sentuhan dari pemerintah kabupaten PALI terutama membangun akses penghubung agar petani mudah beraktivitas juga mudah mengeluarkan hasil panennya. 


Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI H Asri AG melalui ketua komisi II Mulyadi STP disampaikan Afias didampingi Saipul Hamid, H Amran dan Irwanto selaku anggota komisi II, Selasa (29/6/21).

"Kami sudah usulkan beberapa pembangunan yang harus diprioritaskan Pemkab PALI. Terutama pembangunan sarana yang sangat dibutuhkan masyarakat. Salah satunya pembangunan jalan pada pesawahan desa Pengabuan. Hal ini dimaksudkan agar petani bisa mudah mengangkut pupuk, bibit bahkan mengeluarkan hasil panennya sehingga petani bisa menggenjot produksi padi khususnya di wilayah desa Pengabuan," ungkap Afias. 




Ditambahkannya bahwa selain mengusulkan akses jalan pesawahan, Afias juga meminta Pemkab PALI menambah pembangunan sarana Pendidikan juga sarana kesehatan agar hak-hak masyarakat dibidang pendidikan serta kesehatan dengan mudah terpenuhi.

"Salah satunya adalah rumah sakit Pratama Kecamatan Tanah Abang yang kami usulkan agar segera dirampungkan supaya bisa cepat berfungsi. Karena keberadaan rumah sakit Pratama bisa menjangkau pelayanan di tiga kecamatan sekitar, yaitu Tanah Abang, Abab dan Penukal," tukas anggota dewan dari PKS itu. (sn/adv)
Share:

Minat Daftar Online Dikit, Peserta Didik Baru Daftar Langsung Kesekolah Dengan Tetap Mamatuhi Protokol Kesehatan Secara Ketat


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Ditengah Pandemi Covid - 19 Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021-2022 Kini sedang di laksanakan.

Walaupun sudah banyak dengan menggunakan sistem Online namun masih ada beberapa sekolah tingkat menengah di Kota Prabumulih masih dengan sistem datang ke Sekolah untuk mengambil Formulir, Senin (28/06)

Meskipun dengan hal tersebut pihak sekolah telah menyiapkan temapt cuci tangan dan Handsanitaizer untuk para Wali Murid dan siswa yang mendaftar ke sekolah langsung.

"Kita telah membuka secara online namun minat masyarakat agak kurang jadi kita buka secara tatap muka, dengan catatan menggunakan masker dan mengambil hari ini lalu besok di kembalikan" jelas Wakil Kepala Sekolah SMP Muhammadiya Prabumulih Bidang Kesiswaan Prapti S.Pd.

Selain itu Prapti juga mengatakan bahwa sekolahnya telah mempersiapkan untuk belajar tatap muka terbatas Juli Mendatang.

"Kita tingkatkan lagi Protokol Kesehatan dan kita atur jadwal siswa belajar tatap muka terbatas selain itu kita akan mengadakan sosialisi kepada wali murid dan siswa tentang prokes" tuturnya

Lebih lanjut Wakakepsek Bidang Kesiswaan itu menjelaskan bahwa untuk menghindari penumpukan siswa para guru membagi beberapa sesi dan ada 16 siswa satu ruangan.

" Menggunakan Sistem Luring method, di dalam satu ruangan kita bagi menjadi 16 orang siswa per ruangan serta maksimal Tiga jam untuk belajar tatap muka terbatas" 

Walaupun belum ada kepastiannya untuk tatap muka terbatas Juli mendatang namun para guru akan tetap melaksanakan Daring untuk menambah materi yang kurang saat belajar tatap muka terbatas, pungkasnya (AA/SN)

Share:

Kunjungi Pulau Semambu Ogan Ilir, Ir Hj Sri Kustina Bertekad Perjuangkan Program Pemerintah Pro Rakyat Tetap Berkelanjutan


Ogan Ilir. SININEWS.COM --  Program-program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat akan terus di perjuangkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Pertanahan dan Pemilu, yaitu Ir Hj Sri Kustina agar tetap berkelanjutan supaya manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 


Tekad itu diutarakan Ir Hj Sri Kustina, anggota DPR-RI Fraksi Partai Nasdem saat melakukan kunjungan kerjanya ke Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara kabupaten Ogan Ilir pada Sabtu (26/6/21).



"Sebagai anggota DPR-RI yang bermitra langsung dengan pemerintah, saya bertekad akan terus memperjuangkan program-program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat agar dapat berkelanjutan. Untuk itu kami datang ke desa ini untuk bisa mendapatkan masukan secara langsung baik dari pemerintah daerah maupun dari masyarakat umum tentang pelaksanaan program-program pemerintah supaya manfaat adanya program pemerintah yang telah berjalan bisa dirasakan masyarakat," ucap anggota DPR-RI dari Dapil Sumatera Selatan II yang meliputi 11 kabupaten/kota itu. 


Pada kunjungannya ke Desa Pulau Semambu, istri dari Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu menjelaskan bahwa dalam memperjuangkan program-program pemerintah pro rakyat agar tetap berkelanjutan, dirinya perlu turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi di tengah-tengah masyarakat serta menyerap aspirasi dari masyarakat kemudian menindaklanjutinya. 



"Saya berkunjung ke Desa Pulau Semambu yang tak lain tujuannya dalam rangka melaksanakan fungsi yang dimiliki oleh anggota DPR-RI yaitu fungsi pengawasan, legislasi dan penganggaran. Selain itu, kegiatan ini sembari melakukan silaturrahmi juga menyerap aspirasi dari masyarakat," jelas Ir Hj Sri Kustina.


Dalam menyikapi dampak negatif dari adanya pandemi global covid-19 yang telah mempengaruhi berbagai sektor ekonomi masyarakat, Ir Hj Sri Kustina berharap dalam kunjungannya ke Desa Pulau Semambu bisa bersama-sama menemukan solusi agar ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali. 



"Saya berharap masyarakat Desa Pulau Semambu tidak banyak yang terdampak. Meski demikian saya tetap mengharapkan pada pertemuan kali ini bisa menemukan solusi bagi masyarakat desa ini yang terdampak ekonominya untuk bisa kembali menata usahanya dengan bergerak bersama. Saya juga mengajak kepada kepala desa atau Lurah dan masyarakat untuk bersatu padu membangun desa yang lebih makmur, maju dan sejahtera dengan  mengoptimalkan potensi-potensi desa dan mengembangkannya secara bersama-sama," ajak Ir Hj Sri Kustina


Ir Hj Sri Kustina juga menghimbau masyarakat agar mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan ikut serta menerapkan protokol kesehatan juga bersedia untuk diberikan vaksin dalam mencegah penyebaran virus corona. 



"Kita semua telah menyaksikan program vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah yang telah dimulai beberapa bulan yang lalu. Dengan berjalannya program vaksinasi ini bukan berarti protokol kesehatan pencegahan covid-19 sudah bisa dilonggarkan. Namun selama program ini belum mencapai targetnya, saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak dari kerumunan dan mencuci tangan ketika telah berinteraksi serba menjaga pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi juga rajin berolahraga. Dengan cara itu, secara langsung akan membantu pemerintah untuk menangani pandemi covid-19," tutupnya. 


Pada kunjungan ke Desa Pulau Semambu, terlihat penerapan protokol kesehatan sangat ketat, dimana seluruh masyarakat yang hadir memakai masker, wajib mencuci tangan pakai sabun dan dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki lokasi kegiatan juga jarak tempat duduk juga diatur agar terhindar dari penyebaran covid-19. 


Dalam kesempatan itu juga, anggota DPR-RI yang rajin terjun ke tengah-tengah masyarakat itu seperti biasa memberikan oleh-oleh kepada Kades dan perangkatnya, kelompok tani juga kelompok usaha berupa beras dan dana bantuan untuk menambah modal dalam mengembangkan usahanya. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts