Bakal Cakades Raja yang Kecewa Gugat Penyelenggara Pilkades ke PTUN dan PN


PALI. SININEWS.COM -- Setelah panitia Pilkades Desa Raja kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memutuskan sidang pleno terbuka pada Hari Jum'at (24/9/21) di Balai Desa Raja dengan menetapkan calon Kades membuat dua bakal calon Kades yakni Salfa Rabi dan Nurdin akan menggugat penyelenggara Pikades ke PTUN dan PN.

Hal itu diungkapkan langsung Salfa Rabi dan Nurdin yang memastikan tempuh jalur hukum ke dua lembaga sekaligus yakni ke PTUN dengan tergugat panitia Pilkades serta ke PN Muara Enim atas perbuatan melanggar hukum melalu pengecara resmi mereka yakni Fahmi Nugroho SH MH dan Arif Gunawan SH MH.


"Kami mencari keadilan karena proses tahapan Pilkades disinyalir ada kecurangan," kata Salfa Rabi, Sabtu (25/9/21).


Senanda dikatakan Nurdin yang mengatakan hal yang sama dikarenakan penetapan cakades Raja cacat hukum.

"Kami akan serahkan semua kepada putusan hukum dan kami menghormati atas putusan pengadilan kelak," ujarnya. (sn/perry)

Share:

CAMAT PENUKAL UTARA LANTIK PEJABAT KADES KARANG TANDING.


 PALLI, SINInews -- Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada Masyarakat berjalan baik di masa Transisi kemimpinan Kepala Desa Karang Tanding Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 

Camat Penukal Utara Maka Giansar, SH atas Nama Bupati Penukal Abab Lematang Ilir melantik ARISMAN sebagai Pejabat Sementara (Pj)  Kepala Desa Karang Tanding dengan waktu sampai Pelantikan Kepala Desa Terpilih pada Pilkades serentak 2021.

Pada acara yang sederhana di aula Kecamatan Penukal utara dengan standar protokol kesehatan ini,  dihadiri Unsur Muspika Kecamatan Penukal utara dan Jajaran Perangkat Desa serta BPD Karang Tanding berjalan lancar dan penuh hikmat. 

Dalam sambutan nya,  Camat Penukal utara ini,  mendorong Pejabat yang baru dilantik agar menjalan roda Pemerintahan Desa yang baik dan benar,  serta setiap kegiatan di Desa harus mengedapankan Musyawarah,  juga melibatkan partisipatif Masyarakat. 

Lanjut Camat yang merakyat ini,  meminta Pejabat Kepala Desa Karang Tanding dan Perangkatnya termasuk BPD,  terkait Di Desa Karang Tanding mengikuti Pilkades Serentak tahun 2021.

Agar bersikap Netral dan Proposional menjalankan tugas sebagai Aparatur Desa,  dan nantinya pada pelaksanaan Pilkades,  bila terjadi permasalahan,  Pemdes Karang Tanding segera resposif dan duduk bersama melakukan Musyawarah. Harap.... . Camat Penukal utara ini. 

Demikian Arisman Pejabat (Pj)  Kades Karang Tanding menjelaskan pada awak Media ini ( 24/9/2021).

Pertama mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak atas terlaksananya Pelantikan ini,  dan tetap konsisten akan menajalan roda Pemerintahan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. 

Juga dalam kesempatan ini,  menghimbau pada Masyarakat,  terkait Pilkades Serentak tahun 2021, bila warga Karang Tanding belum jelas sebagai hak pilih atau data kependudukan belum lengkap agar menghubungi Pemdes Karang Tanding. 

Serta kepada instansi terkait,  dalam menyukseskan pilkades serentak ini,  dimohon kerjasamanya secara terpadu.

Ujar... Arisman Sekdes ANS Karang Tanding ini. 

(Bungharto/SN)

#Umum

Share:

PEMDES TEMPIRAI TIMUR RENOVASI DRAINASE LIMBAH RUMAH TANGGA


PALI. SININEWS.COM -- Dalam meningkatkan pelayanan dan meng akomodir aspirasi masyarakat Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Jum, at (24/9/2021), Pemdes Tempirai Timur menggelar penentuan Titik Nol Peningkatan Saluran air limbah (Drainase) yang terletak di 2 titik, yaitu Drainase Dusun 3 Jalan Putat Payung dan Drainase Dusun 1 dan Dusun 2 Kampung Lembak, dengan Panjang sekitar 200 meteran. 


Dalam kegiatan ini dihadiri Camat Penukal utara Maka Giansar, SH,  Bhabinkamtibmas Polsek penukal utara Dhana, S,  Babinsa Tempirai Timur Mulyadi Zainuri, PD/PLD, Ketua BPD dan LPMD serta Para Perangkat Desa lainya. 


Menurut M. Teguh Jaya Kepala Desa Tempirai Timur didampingi sekretaris Desanya Akian Sampurna,  menjelaskan Pada awak Media ini,  


Bahwa kegiatan ini merupakan hasil Keputusan Musdes Perubahan Dana Desa ( DD) TA 2021.

Dan bagian resposif Pemdes Tempirai Timur terhadap keluhan Masyarakat terkait atas kerusakan Drainase yang dibangun pada Masa Pemerintahan Kabupaten Muara Enim (Kabupaten Induk DOB PALI). 


Lanjut Kades yang baru menjabat dua tahun ini,  Komitmen Pemdes Tempirai Timur,  tetap mengedepan kebutuhan untuk fasilitas Masyarakat, disamping kegiatan lainnya yang sudah diprioritas Kemendes PDTT, 


Seperti,  Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pada Pandemi Covid 19,  Sunting, PPKM Mikro, Pendataan SDGs ( Kegiatan Berkelanjutan) serta Pemberdayaan lainnya. 

Ujar M. Teguh Jaya. 


Senada disampaikan Adam Malik. S. Kom Ketua BPD Tempirai Timur, sebagai Aspirator Masyarakat , BPD tetap konsisten mendorong berbagai Pembangunan sepanjang untuk kepentingan Masyarakat. 

Jelas Adam Malik. 


( Bungharto/SN)

Share:

Oprasi Sepuluh Hari, Polres Berhasil Ungkap 26 Kasus

MUARA ENIM, SININEWS.COM --Pada pelaksanaan Oprasi Pekat Musi (OPM) periode ke dua tahun 2021 yang dilaksanakan dalam kurun waktu sepuluh hari, Polres Muara Enim berhasil mengungkap sebanyak 26 kasus dengan enam orang pelaku yang masih di bawah umur. Pada oprasi ini, petugas fokus pada tiga kejahatan, yakni Curat, Curas dan Curanmor.

Dikatakan Wakpolres Muara Enim, Kompol Indarmawan, Jajaran satuan Reskrim dan Polsek di seluruh wilayah Polres Muara Enim menggelar operasi pekat Musi periode ke II dengan Target Operasi (TO) tiga kasus. Namun, target itu jauh melampaui, apa yang ditargetkan, yakni terungkap 26 kasus berupa curat, curas.

“Untuk motif para pelaku melakukan kejahatannya sangat beragam. Namun, diantaranya adalah motif tuntutan kebutuhan ekonomi sampai narkoba. Sedangkan untuk rincian dari 26 kasus ini yakni, curas sebanyak 5 kasus, Curanmor sebanyak 2 kasus, dan curat sebanyak 19 kasus,” terangnya.

Selain itu, Indarmawan menjelaskan penangkapan para pelaku ini ada dibeberapa tempat diantaranya, ada yang diringkus di kota Prabumulih, Palembang, dan Kabupaten Muara Enim.

“Sedangkan Polsek Gelumbang diberikan reward dari Kapolres Muara Enim. Kareba paling banyak melakukan ungkap kasus. Dimana Polsek Gelumbang berhasil mengungkap satu pelaku yang melakukan aksi kejahatannya di tiga lokasi berbeda dari pelaku yang sama Curanmor dan satu diantara para pelaku sampai diambil tindak tegas unit Reskrim Polsek Gelumbang,” bebernya.

Terkait  ancaman hukuman dari 26 kasus ini beragam. “Kalau pelaku Curas ancamannya 9 sampai 20 tahun, curanmor 7 sampai 9 tahun, dan Curat 5 sampai 9 tahun,”. Dan terakhir mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati karena kejahatan dapat muncul dimana saja dan kapan saja dan diharapkan juga dengan adanya operasi pekat Musi II ini besar harapan kita akan mengurangi angka kejahatan di wilayah hukum Polres Muara Enim.

Share:

Puluhan Massa dari Desa Raja Demo dan Bakal Tuntut Penyelenggara Pilkades ke PTUN


PALI. SININEWS.COM -- Buntut dari kekurang puasan terhadap hasil psikotes yang dilaksanakan oleh penyelenggara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Raja kecamatan Tanah Abang yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di rumah sakit Siti Fatimah kota Palembang sebagai syarat penjaringan calon kades bagi desanya karena memiliki lebih dari lima bakal calon kades akhirnya akan berlanjut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 


Hal itu ditegaskan Aka Cholik Darlin kuasa dari Salfa Rabi dan Nurdin bakal calon Kades Raja yang merasa ada kecurangan terhadap hasil psikotes. 

Karena menurut Aka Cholik bahwa setelah melakukan pertemuan yang difasilitasi Kapolres PALI pada Kamis (23/9/21) kemarin dan melakukan aksi unjuk rasa di depan DPMD dan kantor Pemkab PALI pada Jumat (24/9/21) dengan mengerahkan puluhan massa dari  Aliansi Raja Barisan Rakyat Keadilan, tidak juga menghasilkan kesepakatan yang diinginkan pihak Salfa Rabi. 

"Permasalahan ini akan kami lanjutkan ke PTUN. Karena tuntutan kami adalah menolak tahapan penetapan calon kades desa Raja tahun 2021 karena tidak sesuai amanat UU No. 06 Tahun 2014
dan menolak hasil Psikotes bakal calon Kades yang di nilai cacat hukum. Tapi tuntutan kami tidak diindahkan," tandas mantan anggota DPRD PALI itu. 

Sementara itu dari data yang dihimpun media ini bahwa aksi unjuk rasa pada Jum'at  24 September 2021 di
Kantor Pemkab PALI oleh puluhan massa yang mengatasnamakan aliansi Raja Barisan Rakyat Keadilan dari Kecamatan Tanah Abang.


Aksi itu dilakukan sekitar pukul 13.20 WIB dengan koordinator aksi Salpa Rabi dan Nurdin menggunakan alat peraga Toa, stiker dan bendera putih jumlah kendaraan yang digunakan roda 4 berjumlah 5 unit.

Adapun tuntutan massa diantaranya : 
1. Menolak tahapan penetapan calon kades desa Raja Kec Tanah Abang tahun 2021 karena tidak sesuai Amanat UU No. 06 Tahun 2014
2. Menolak hasil Psikotes Calon Kades yang di nilai cacat Hukum

Sekira pukul 14.45 WIB diadakan kegiatan mediasi betempat di Ruang Rapat Bupati PALI. Hadir dalam kegiatan mediasi :
1. Wabup PALI Drs.H.Soemarjono
2. Pj Sekda Pemkab PALI Kartika yanti SH.MH
3. Danramil 404.03/PALI Kapten Inf Erry Hastanto
4. Kabag Ops Polres PALI Kompol Andi Djuniantoro
5. Kanit Intelkam PALI Iptu Andi Bintoro
6. Kepala DPMD Pemkab PALI A.Gani Akhmad.M,Si
7. Kabid Pemdes DPMD Pemkab PALI Rizal Pahlefi.AP.M,Si
8. Kabag Hukum Pemkab PALI Haryono.SH
9. Kabag Tapem Pemkab PALI Rusdi.SH
10. Perwakilan dari Aliansi Raja Barisan Rakyat Keadilan :
   - Aka Cholik Darlin 
   - Salfa Rabi
   - Nurdin

Adapun langkah-langkah pada mediasi itu adalah 
- Berkoordinasi dengan intel polres PALI dan aparat terkait lainnya untuk melakukan pengamanan dalam rencana aksi damai tersebut. 
-  Mengingatkan kepada para massa aksi damai untuk tidak berbuat anarkis
- Mengingatkan kepada koordinator aksi damai untuk tetap menjaga Protokol kesehatan Covid-19

- Hasil Kesimpulannya dari mediasi antara lain :
  * Pihak DPMD PALI sebagai penyelenggara tetap menjalankan aturan yang ada agar penetapan calon Kades tetap terlaksana pada hari Jumat tanggal 14 Oktober 2021
   * Aka Cholik Darlin mengatakan akan tetap menggugat ke PTUN permasalahan ini

- Sekira Pukul 15.50 diWib, kegiatan mediasi selesai dan Massa membubarkan diri dengan tertib dan aman.

Sementara itu, meski ada aksi unjuk rasa menolak hasil psikotes,  namun seluruh panitia Pilkades di kabupaten PALI yang tahun 2021 ini diikuti 12 desa, hari ini tetap melaksanakan tahapan yakni penetapan dan pengundian nomor urut calon Kades. (sn/perry)
Share:

Jadi Prioritas Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab PALI Bangun Akses Wilayah Lumbung Padi di Pengabuan


PALI. SININEWS.COM -- Mendukung program Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan swasembada pangan di wilayah Bumi Serepat Serasan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten PALI membangun jalan pada akses pesawahan Desa Pengabuan Kecamatan Abab, dimana pada lokasi pembangunan merupakan lumbung padi di kabupaten yang baru berusia 8 tahun itu. 


Dikatakan Sephy Hendika Plt kepala Dinas PU melalui Resty Restina Pengawas pekerjaan itu bahwa perencanaan pembangunan jalan pesawahan sudah dilakukan dari awal tahun, yang meliputi pembukaan badan jalan, pengerasan dan pengecoran jalan dengan panjang lebih kurang 500 meter. 



"Anggarannya berasal dari APBD kabupaten PALI tahun 2021 senilai lebih kurang Rp 1,4 milyar, dan alhamdulillah saat ini telah dimulai pekerjaan proyek tersebut," kata Resty, Jumat (24/9/21).


Diakui Resty bahwa jalan pesawahan Desa Pengabuan merupakan prioritas pembangunan, karena jalan itu baru kali ini akan dibangun dalam menggenjot perekonomian masyarakat terlebih lokasi pembangunan ini merupakan wilayah lumbung padi.


"Sehingga apabila akses ini dicor beton maka diharapkan petani padi bisa lancar dalam beraktivitas serta mempermudah petani dalam mengeluarkan hasil panennya," harapnya. 



Pada pelaksanaan proyek pembangunan jalan pesawahan, Resty juga bakal intens mengawasi pihak ketiga agar hasilnya nanti bisa sesuai perencanaan. 


"Sebelumnya kami telah menentukan titik nol yang melibatkan pemerintah desa, pihak ketiga juga konsultan. Dan kami selalu arahkan pihak ketiga agar mengerjakan sesuai ketentuan. Juga kami berharap dukungan semua elemen masyarakat agar bersama-sama mendukung program pemerintah supaya kedepan pembangun sarana publik seperti proyek ini bisa berkelanjutan," jelas Resty. 


Sementara itu, Emen salah satu warga sekitar menyebut bahwa untuk pembangunan akses itu baru kali ini dilakukan yang sebelumnya kondisi jalan itu sulit ditempuh. 


"Kami harapkan pembangunan jalan ini bisa rampung dari ujung ke ujung sehingga kami sebagai petani yang setiap hari melalui jalan ini lancar dalam melakukan aktivitas. Sebelumnya kami sering terjebak lumpur apabila jalan ditimpa hujan, terlebih saat musim panen, kami selalu kesulitan dalam mengeluarkan padi hasil panen kami," ucap Emen. (sn/perry)

Share:

Kuda Kuda Kukuh Dukcapil PALI Masuk Nominasi Top 6 Menuju Top 3 Kompetisi Inovasi Pelayanan tingkat Provinsi


PALI. SININEWS.COM --  Tim penilai dari unsur civitas akademika perguruan tinggi Palembang, tim penilai dari unsur editor media cetak Palembang, kepala bidang pengelolaan informasi Adminduk dan dari tim penilai dari Dinas kependudukan dan pencatatan sipil provinsi sumatera selatan mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk melakukan penilaian lomba inovasi pelayanan di lingkup Disdukcapil. 


Dimana pada kompetisi inovasi pelayanan di lingkup Disdukcapil, inovasi pelayanan pada Dinas Dukcapil PALI lolos menjadi Top 6 dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan dan saat ini Dukcapil PALI dinilai menuju Top 3 tingkat provinsi. 


Kedatangan tim penilai dari provinsi disambut kepala Dinas Dukcapil PALI, Rismaliza didampingi Dewi Anggraini Kabid 


Dihadapan tim penilai, Rismaliza mengemukakan bahwa kabupaten PALI menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) pada tahun 2013 dan saat ini genap berusia 8 tahun yang terdiri dari 5 kecamatan, 65 desa dan 6 kelurahan dengan jumlah penduduk DKB I tahun 2021 ada 199.356 jiwa, jumlah KK ada 59,506 jiwa, dengan cakupan akta kelahiran 0-18 tahun sebanyak 71,491 jiwa, perekaman e-KTP 131.373 jiwa dari jumlah wajib KTP 134,660 jiwa atau telah mencapai 97,56 persen dengan jumlah pegawai ASN 11 orang dan non ASN 53 orang.


"Dalam rangka percepatan peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan dengan tujuan untuk memudahkan dan membahagiakan masyarakat, kami Disdukcapil PALI memiliki lima inovasi, yaitu SAGARURUNG KELI SALAI atau Siaga urusan penting kependudukan melalui aplikasi sampai selesai, dimana inovasi ini masuk dalam Top 6 dan Top 3 kompetisi inovasi pelayanan publik dilingkup Disdukcapil se-Sumsel tahun 2019 serta masuk Top 99 kompetisi inovasi pelayanan publik KemenPAN RB tahun 2020," jabar Rismaliza.



Ditambahkan Rismaliza bahwa disamping inovasi Sagarurung Keli Salai juga ada inovasi JUKI KE SEKOLAH atau jelajah urusan kependudukan ke sekolah. Lalu ada KUDA-KUDA KUKUH atau Kudata, kudatangi, kuterbitkan dokumen kependudukan dan kuberikan hadiah bagi yang beruang tahun. 


"KUDA-KUDA KUKUH ini masuk Top 6 kompetisi inovasi publik dilingkup Disdukcapil se-sumatera selatan yang akan diobservasi kali ini. Ada lagi inovasi RUMAH SAHABAT GISA yang didirikan di desa Tertib Adminduk. Kemudian SI MANTAP atau verifikasi dan validasi melalui pemanfaatan data agar sesuai dan tepat sasaran," imbuhnya. 


Diakui Rismaliza bahwa dengan adanya kompetisi inovasi pelayanan yang diselenggarakan Disdukcapil provinsi Sumatera Selatan memberikan semangat memacu Disdukcapil PALI sebagai pelayan di masyarakat untuk lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanan dalam hal administrasi kependudukan dan berinovasi untuk memudahkan dan membahagiakan masyarakat. 


"Semoga saja, hasil dari kompetisi ini bisa memuaskan karena harapan kami bisa lolos Top 3 dan ketingkat lebih tinggi lagi agar semangat kami bisa lebih terpacu," tutupnya. 


Sementara itu kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Selatan Pu'adi menjelaskan bahwa kompetisi inovasi pelayanan yang masuk Top 6 di provinsi Sumatera Selatan adalah OKUS, Banyuasin, Muara Enim, Muba, Musi rawas dan PALI.


"Kali ini kita datangi kabupaten PALI. Untuk kriteria penilaian adalah yang pastinya berdasarkan proposal, kemudian bagaimana menjawab tantangan ESDG, kebaruan, prektikel juga dukungan kebijakan di PALI. Kompetisi ini merupakan program Disdukcapil provinsi Sumsel yang meliputi inovator. Tujuan akhir adalah untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan tanpa biaya karena kami menginginkan pelayanan yang membahagiakan," jelas Pu'adi. 


Untuk hasil kompetisi, dikatakan Pu'adi dari 6 daerah yang lolos jadi Top 6 akan diambil 3 daerah yang masuk Top 3.


"Top 3 itu tidak ada satu dua atau tiga tapi semuanya sama. Kita berharap yang masuk minimal Top 6, dipersilahkan untuk mengajukan ikut pada kompetisi inovasi pelayanan tingkat nasional. Kalau ada keraguan atau materi yang dirasa belum jelas, silahkan konsultasikan melalui Rindu Capil," pungkasnya.


Pada penilaian kompetisi inovasi pelayanan tingkat Disdukcapil, tim penilai turun langsung ke lapangan diantaranya mendatangi bidan mandiri yang menjadi mitra Dukcapil serta ke rumah-rumah warga. (sn/perry)

Share:

Sasar Pelajar, Dinkes Prabumulih Gelar Sosialisasi Napza

 

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Narkoba adalah masalah yang krusial yang ada di Indonesia, sebagian besar pengguna narkoba banyak dari kalangan pelajar. 

Dalam hal itu, Dinas Kesehatan (DINKES) Kota Prabumulih menggelar Sosialisasi Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) ke sekolah - sekolah dari perwakilan tiap Puskesmas, Kamis (23/09).

Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Kejurusan (SMK) menjadi sasaran dari Sosialisasi yang di gelar mulai September hingga Oktober mendatang ini.


Sri jugaKepala Dinas Kesehatan Dr. Happy Tedjo Tjahjono, MPH melalui Kasi PTM dan Keswa Sri Sugiarti mengataka bahwa respon dari tiap sekolah sangat antusias.

"Yo allahmdullilah respon dari masing-masing sekolah sangat baik dan antusias, dan sejauh ini sudah ada 10 sekolah yang kita datangi," jelas Kasi PTM dan Keswa Dinkes Prabumulih.

mengatakan bahwa kedepan akan menggandeng pihak ketiga untuk melaksanakan test urine di sekolah yang ada di Kota Prabumulih.

"Kita belum gandeng pihak ketiga karna ini baru sosialisasi dan pengenalan Napza Saja, tapi in shaa Allah kedepan bakal kita gandeng BNN untuk pemeriksaan Urine, namun untuk tahun depan belum karna tida ada pengadaan stik untuk test urine," tuturnya.

Di tempat terpisah, pihak sekolah sangat mengapresiasi dan merspon baik kegiatan sosialisasi itu. 

"Kegiatan hari ini sangat bagus untuk edukasi anak SMP tentang napza dan semoga dengan adanya sosialisasi ini siswa dapat memahami akan bahayanya narkoba dan dapat mencegah siswa yg ingin mencoba ataupun mengenal narkoba," kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Muhammadiyah Kota Prabumulih Prapti, S.Pd. (Ari/SN)

Share:

Pemda Dukung Masyarakat Tambang Buat KOPBARA

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Setelah sejak lama masyarakat tambang yang ada di dua Kecamatan yakni Lawang Kidul dan Tanjung Agung, akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah Daerah mendukung pilihan masyarakat untuk membentuk koperasi sebagai badan hukum yang menaungi mereka dalam melaksanakan penambangan. Pemerintah juga berharap, para perusahaan pemegang Izin Usaha Penambangan (IPU) juga bisa turut serta mendukung.

Dikatakan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muara Enim H Riswandar SH MH, bukan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) lagi saat ini, tetapi sekarang Koperasi Pertambangan Batubara (Kopbara) sebutan untuk Penambangan Tanpa izin (PETI) yang sempat menjadi perhatian banyak pihak.

Hal ini diungkapkannya saat diwawancarai awak media usai Rapat Penyelesaian Masalah PETI di Ruang Rapat Bupati Pemkab Muara Enim, pada Rabu (22/9/2021).

"Saya beraharap pada teman-teman Asmara tidak menyebutnya lagi PETI, karena sesuai dengan amanat UU tidak ada lagi PETI, tetapi menyebutnya Koperasi Tambang," ungkap Riswandar.

Riswandar menyebutkan, pembahasan dalam rapat tadi dengan beberapa perusahaan pemilik IUP. Dapat ditarik kesimpulan untuk menuruti aturan yang ada. Diketahui juga bahwa, koperasi yang telah dibentuk tersebut itu tinggal satu langkah lagi untuk menuju mendapatkan izin dari kementerian terkait. Tinggal menunggu hasil izin dari kementerian.

Untuk itu, dalam hal ini pemerintah dan pihak terkait tetap akan selalu memantau dan mendukung. Sehingga, kegiatan itu nantinya berjalan baik, sesuai dengan keinginan koprasi tambang dan masyarakat Muara Enim.

"Saya harapkan proses ini akan terlahir kan sebelum tanggal 20 November nanti saat ulang tahun Kabupaten Muara Enim," harapnya.

Namun, meski begitu dalam proses ini, kembali lagi ke aturan yang tentu merupakan panglima di negara ini. Segala sesuatunya dapat dipenuhi. Sepanjang, aturan hukum semuanya terpenuhi nantinya.

Sementara Ketua Koperasi Tambang Kijon melalui Ketua Astrada Herman Effendi mengatakan, dari hasil pertemuan dengan beberapa pemegang IUP dengan difasilitasi oleh pemerintah Kabupaten Muara Enim. Respon yang ada cukup baik, namun tetap tidak lepas dari aturan dan segera dipenuhi apa yang telah disarankan.

 "Alhamdulillah sangat bagus respon mereka namun tidak lepas dari rambu-rambu. Menurut Pak Riswanda panglima tertinggi aturan, jadi kita tetap mengacu sesuai dengan aturan, kita lengkapi apa yang tadi disarankan oleh mereka 4 pemegang IUP berpihak kepada masyarakat koperasi batubara. Dan, mulai hari ini bukan lagi PETI atau TR tetapi koperasi batubara," pungkasnya. (Edwin/SN)

Share:

Kapolres PALI Tengahi Permasalahan Keberatan Hasil Psikotes Bakal Cakades Raja Tanah Abang



PALI. SININEWS.COM -- Adanya dugaan atau indikasi kecurangan pada hasil psikotes bakal calon kepala desa Raja Kecamatan Tanah Abang kabupaten PALI yang disampaikan dua bakal calon kades tersebut, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi SIK langsung turun tangan dengan memanggil seluruh pihak terkait agar duduk bersama menyelesaikan permasalahan itu agar tidak terjadi gesekan ditengah masyarakat. 


"Iya hari ini kita lakukan mediasi antara bakal calon kades Raja, Panitia Pilkades juga DPMD untuk mencari jalan keluar masalah tersebut," ungkap Kapolres, Kamis (23/9/21).


Ditegaskan Kapolres bahwa pihaknya ingin gelaran Pilkades serentak yang akan digelar pada 27 Oktober 2021 mendatang bisa sukses aman dan damai. 


"Situasi kondusif saat ini harus tetap terjaga. Maka dari itu, setelah kita mendapatkan informasi adanya keberatan hasil psikotes langsung kita ajak mereka berdiskusi. Kalaupun saat mediasi tidak ditemukan jalan keluar, maka kami akan rekomendasikan untuk psikotes ulang di rumah sakit yang independen," tandas Kapolres. 


Sebelumnya diketahui dari keterangan Salpa Rabi salah satu bakal calon Kades Raja menyatakan keberatan dan ada indikasi kecurangan selain waktu yang cukup lama lebih dari waktu ditentukan, juga merasa tidak adil dikarenakan Salpa Rabi merasa berpengalaman di bidang pemerintahan Desa yaitu menjabat Pjs Kepala Desa Raja Selatan 5 Tahun sempat menjadi sekretaris BPD Desa Raja serta Berpendidikan Diploma Ahli madya Komputer Alumni Universitas Bina Darma.

"Oleh sebab itu saya akan lakukan upaya hukum untuk keadilan jangan demokrasi Pilkades serentak ini dinodai kecurangan," ucap Salpa Rabi.  


Senada disampaikan Nurdin, juga bakal calon kades Raja yang tidak terima karena sebelumnya 6 Tahun yang lalu Nurdin berkompetisi calon Kades suara terbanyak ke 2 Saat calon kades.


"Ini tidak adil, ada yang bermain, saya telah memberikan kuasa hukum ke Fahmi Nugroho SH MH untuk mencari keadilan atas hal ini, dan Pilkades jangan melanjutkan tahapan selanjutnya sebelum ada keputusan hukum final," ujar Nurdin.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts