Tiga OPD Digeledah Tim Kejari Muara Enim


MUARA ENIM
- Senin (06/12/2021) pagi, tim penyidik dari Kejaksaan Negeri Muara Enim menggeledah tiga kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemkab setempat. Dua kantor yang didatangi jaksa yakni Kantor Dinas PUPR, Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan Unit Layanan Pengadaan di Setda Muara Enim. 

Pengeledahan berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Polisi berseragam berjaga di depan pintu masuk ketika tim jaksa mencari dokumen terkait kasus dugaan korupsi pelebaran jalan Desa Pulau Panggung dan Desa Segamit. Proyek jalan ini senilai Rp1,2 miliar dari APBD Muara Enim 2020. 

Setelah sekitar satu jam menggeledah ketiga kantor tersebut, penyidik terlihat membawa sejumlah kertas yang diduga dokumen terkait proyek yang diduga bermasalah itu. 

Kasi Pidsus Kejari Muara Enim, Arie Prasetiyo mengatakan, pemeriksaan di tiga kantor tersebut untuk mencari dokumen terkait proyek yang sedang ditangani. 

"Proyek jalan ini sedang ditangani berdasarkan laporan masyarakat ada indikasi ketidaksuaian volume dan spek," ujarnya. 

Dalam kasus ini, Kejari belum menetapkan tersangka, namun penyidik telah memeriksa sebanya 19 orang saksi. "Untuk tersangka belum, masih menunggu hasil pemeriksaan BPKP untuk menentukan langkah selanjutnya," katanya.(win)

Share:

PELANTIKAN PENGURUS HIMPAUDI KABUPATEN DAN KECAMATAN SE KABUPATEN PALI



PALI. SININEWS.COM  -- Dalam rangka meningkatkan kinerja Pengurus Organisasi Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia ( HIMPAUDI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) beserta jajarannya Himpaudi tingkat Kecamatan se Kabaputen PALI.


Senin (6/12/2021), Pengurus Daerah Kabupaten dan Pengurus Cabang  Kecamatan dilantik secara serentak oleh Dra.Hj.Handasia,MM Pimpinan Wilayah Himpaudi Provinsi Sumatera selatan Dengan SK.nomor 009A/SK/PALI/HIMPAUDI/XII/2021, tentang Pengangkatan, Pengesahan dan Pelantikan untuk masa bhakti 2021-2025.


Adapun susunan Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten PALI Triyanti,Spd dikukuhkan sebagai Ketua untuk 5 tahun kedepan.


Sementara Pengurus Cabang tingkat kecamatan yang dikukuhkan sebagai Ketua  antara lain,

Kecamatan Penukal utara : Er Sunarsih Spd

Kecamatan Penukal : Erlia Wijayanti,Spd

Kecamatan Talang Ubi : Hepis Diana,Spd

Kecamatan Tanah Abang : Susi Riani,Spd

Kecamatan Abab : Melpa Puspenti,Spd.



Acara yang digelar di perkemahan Pramuka di Kecamatan Talang ubi ini, dihadiri Kadin Pendidikan Kamriadi,Spd,Msi dan Kepala Bidang TK/PAUD Drs.Joko susilo beserta puluhan penggiat Sekolah Usia Dini ini berjalan hikmat dengan standar Protokol Kesahatan Covid.19.


Dalam sambutan Pimpinan Wilayah Himpaudi Provinsi Sumatera selatan Dra.Hj.Handasia,MM, mendorong jajaran perangkat Daerah dan Cabang Himpaudi di Kabupaten PALI, untuk meningkatkan  propesional kerja menuju kemandirian dan kualitas organisasi.


Serta mengedepankan dedikasi dan menciptakan inovasi pola asuh mendidik anak usia dini dengan baik,  Termasuk membangun sinerginitas berbagai  instansi terkait, baik ditingkat Kabupaten maupun di Provinsi Sumatera selatan.


Demikian Kadin Pendidikan PALI Kamriadi,Spd,Msi, Mengapresiasi atas semangat juang para Pendidik TK/PAUD, tergabung dalam Organisasi Himpaudi, yang mana selama ini telah memberikan kontribusi positif untuk Pemda PALI dibidang mencerdaskan anak bangsa dari usia dini.


Juga memberikan penghargaan pada Pimpinan Wilayah Himpaudi Provinsi Sumatera selatan yang telah memberikan perhatian dan bimbingan pada jajaran Himpaudi Kabupaten PALI, 

Sehingga kedepan diharapkan Himpaudi PALI dapat melahirkan generasi cerdas dan terampil dari pondasi pendidikan Usia Dini.

Harap Kamriadi Motivator Pendidikan ini.


( Bungharto/SN)

Share:

Keprihatinan Pembangunan Drainase Lingkar Timur, Kontraktor Angkat Bicara

 


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Terkait  pemberitaan pembangunan Drainase di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, yang diduga tanpa papan nama dan dikerjakan asal - asalan. 


Tim media ini mendapatkan informasi terkait pengerjaan proyek tersebut, yang melalui pihak kontraktor, Robi menjelaskan dan mengklarifikasi tentang pekerjaan proyek tersebut. 


"Paska hujan yang terjadi 2 hari berturut mengakibatkan tanah menjadi gembur dan ada sebagian drainase yang telah terpasang akhirnya ambruk," Jelas Robi melalui sambungan teleponnya, Senin (6/12/2021). 


Lanjutnya, dalam hal ini pihaknya sementara kembali memperbaiki dengan susunan batu yang baru. 


"Takut kejadian serupa terulang karena hempasan air paska hujan, parit kami bongkar dan perkuat landasan dasar tanah kemudian akan kami semen dari tiap batu perbatunya," terangnya. 


Disinggung tentang tidak dipasangnya baner atau papan proyek ia menyebutkan tempo hari sudah dipasang oleh Pak Nawi selaku perwakilan kita dilapangan. 


"Sudah dipasang, tapi banernya hilang, tapi baner itu akan pasang lagi. Jelasnya proyek ini masih dalam masa pengerjaan apapun yang terjadi kerusakan akan segera kami perbaiki," tungkas Robi. (sn/dre/tim)

Share:

Satu Lagi Anggota Polisi 'Dipecat', Kapolres PALI Berharap Ini Yang Terakhir


PALI. SININEWS.COM -- Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K pimpin Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap salah satu personel atas nama Bripda Arief Budiman, yang telah terbukti beberapa kali melakukan pelanggaran disiplin dan telah diputus PTDH dalam sidang Kode Etik Kepolisian.


Upacara PTDH ini digelar pada Senin pagi (06/12/2021) sekira pukul 08.00 wib di lapangan upacara Mapolres PALI, dihadiri Pejabat Utama dan Perwira Polres PALI, serta segenap personel Polres PALI dan ASN Polres PALI.


Dalam upacara ini dibacakan Keputusan Kapolda Sumsel tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap personel Polri di Lingkungan Polda Sumsel, yang salah satunya adalah Bripda Arief Budiman Anggota Polres PALI.


Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya menyampaikan “Hari ini kita melaksanakan Upacara PTDH terhadap salahsatu personel atas nama Bripda Arief Budiman, cukup ini yang terakhir dan mari kita semua menjadi polisi yang baik”, ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan Kapolres PALI untuk semua personel, Mari jaga marwah dan seragam kita, PTDH ini bukanlah hal yang membanggakan namun menjadi pembelajaran bagi kita, agar kedepan tidak terjadi lagi.


Selain itu, PTDH juga sebagai bentuk punishment terhadap personel yang melakukan pelanggaran kode etik, dan bagi personel yang berprestasi juga akan diberikan reward sebagai bentuk penghargaan dari Pimpinan atas kinerja anggota, tutupnya.


Upacara PTDH ini berakhir sekira pukul 08.30 wib, dan berlangsung dengan aman dan lancar serta menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.


Kasi Propam Polres PALI IPTU Asri Basyarudin, S.H saat diminta penjelasannya terkait hal ini menyampaikan, bahwa “Anggota yang di PTDH ini sebelumnya telah beberapa kali melakukan pelanggaran disiplin hingga kemudian dilakukan sidang kode etik kepolisian” tuturnya


Dari putusan sidang kode etik kepolisian tersebut, kemudian telah direkomendasikan untuk dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat terhadap yang bersangkutan, hingga akhirnya keluar surat keputusan Kapolda Sumsel tentang pemecatannya.


“Pemecatan ini juga sebagai wujud ketegasan Pimpinan terhadap anggota Polri yang nakal dan tidak mau dibina, diharapkan hal ini dapat menjadi pedoman dan pembelajaran bagi anggota lainnya, agar selalu disiplin dan berperilaku baik serta tidak melakukan pelanggaran”, jelasnya.(sn/perry)

Share:

Mahalnya Harga Gas Melon di Sejumlah Wilayah di PALI Diduga ada Permainan Pengecer

PALI. SININEWS.COM -- Masih langkanya gas bersubsidi isi 3 kilogram atau gas melon di wilayah Bumi Serepat Serasan langsung disikapi Dinas perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan melakukan sidak ke sejumlah agen penyedia gas melon. 

Hasilnya, pasokan gas melon di agen cukup dan tepat waktu dalam menyalurkan gas melon sesusai kuota ke pangkalan-pangkalan yang ada di wilayah kabupaten PALI. 

Ida Martini, kepala Disdagprin PALI mengungkapkan bahwa pada Sidak bersama Sekda, Satpol.PP dan OPD terkait lainnya beberapa waktu lalu pihaknya mencari penyebab langka dan mahalnya harga gas melon. 

"Sebenarnya pasokan gas dan harga dari agen normal-normal saja. Ini kami yakini bahwa ada oknum pengecer yang nakal yang menjual mahal gas melon ke masyarakat. Saat ini masih kita telusuri adanya pengecer nakal yang menaikan harga atau pun melakukan penimbunan," ungkap Ida Martini, Senin (6/12/21).

Kepala Disdagprin PALI juga mengimbau masyarakat bahwa gas melon diperuntukkan bagi warga kurang mampu, bagi warga yang mampu disarankan untuk menggunakan gas warna ping atau memakai tabung gas isi 15 kilogram.

"Atasi kelangkaan gas melon harus juga didukung masyarakat yang ekonominya mapan. Jangan ikut berebut gas melon bagi masyarakat yang mampu, karena gas melon untuk rakyat miskin. Kalau itu sudah tertib, mudah-mudahan ketersediaan gas melon bisa normal kembali," sarannya.

Sementara itu, Makcik salah satu pengusaha warung makan membenarkan kalau harga gas melon saat ini mencapai Rp 30 ribu/tabung bahkan bisa lebih harganya.

"Kalau pengecer dekat kediaman kami harga masih standar  dikisaran Rp 25 ribu-Rp 27 ribu, namun kalau ditempat langganan kami kosong, terpaksa mencari hingga jauh dan harganya mencapai Rp 35 ribu. Harapan kami dengan adanya sidak dari Disdagprin harga gas melon normal kembali dan mudah didapat, serta apabila ada pedagang nakal harap ditindak," katanya. (sn/perry)

Share:

Ciptakan Bibit Unggul Di Bidang Kesenian, Dekranasda Kota Prabumulih Gelar Lomba Desain Motiv Jumputan Dan Festival Musik Daerah


PRABUMULIH, SININEWS.COM  - Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kusron. S.Pd buka dan resmikan langsung Lomba Desain Motif Jumputan berbahan Limbah Nanas dan Final Festival Musik Daerah Kota Prabumulih, Senin (6/12/2021).


Juga turut hadir ketua Dekranasda Kota Prabumulih Hj. Ngesti Rahayu Ridho yang di dampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Prabumulih Hj. Reni Indayani Fikri

Guna mencari bibit unggul di Kota Prabumulih kegiatan tersebut di hadiri oleh Perwakilan sekolah yang ikut partisipasi dalam ajang tersebut.

Dalam hal itu, Walikota Prabumulih Ridho Yahya menjelaskan bahwa lomba tersebut merupakan ajang kreasi dengan ciri khas Kota Seinggok Sepemunyian.

"Ini lomba kreasi, kreasi design dari limbah nanas, kan kota Prabumulih dari dulu terkenal dengan nanas, bagaimana kita bisa mengekplorasi menjadi inovasi-inovasi yang menambah pendapatan khususnya warga yang bertani di bidang nanas, contoh buahnya di jadikan slai nanas, daunya di jadikan kain jumputan," ucap Ridho usai acara.

Dirinya yang sudah menjabat sebagai Walikota Prabumulih selama hampir 10 Tahun mengharapkan agar tarian khas kota nanas lebih di tonjolkan.

"Kito harapakan kedepannyo itu tarian Kito lebih di tonjolkan, apa lagi untuk tarian sambutan jadi jangan cuma tarian Ganding sriwijaya," pungkasnya 

Share:

Untuk Dapatkan Sertifikat Halal, Disdagprin PALI Kumpulkan Pelaku Usaha

PALI. SININEWS COM -- Melengkapi data dan izin usaha bagi pelaku usaha kecil menengah terutama mendapatkan sertifikat halal, Dinas Perdagangan dan Perindustrian kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) fasilitasi Pemenuhan Komitmen Perolehan IUI, IPUI, IUKI dan IPKI kewenangan kabupaten/Kota dalam sistem informasi industri nasional (SIINAS) yang terintegrasi dengan sistem pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2021 yang digelar di Kantor Camat, Sabtu (4/12/21).

Fasilitasi pemenuhan berbagai macam izin usaha, dilakukan juga zoom meeting langsung dengan pihak MUI propinsi Sumatera Selatan. 

Dikatakan Ida Martini, kepala Disdagprin PALI mulalui Kabid Perindustrian, Lufiana bahwa kegiatan fasilitasi pemenuhan perizinan dilakukan Disdagprin agar pelaku usaha memiliki izin usaha lengkap salah satunya sertifikat halal. 

"Banyak manfaatnya melengkapi sertifikat halal, diantaranya bisa memberikan kemudahan bagi konsumen umat muslim dalam penyediaan pangan dan bagi pelaku usaha itu sendiri bisa menjadi nilai tambah pada penjualan produknya," ucap Lufiana. 

Pada pengajuan sertifikat halal, Lufiana menjelaskan bahwa pelaku usaha difasilitasi untuk mendapatkannya secara gratis. 

"Kita fasilitasi pengajuan sertifikat halal ke MUI secara gratis. Hanya saja, kuota tahun ini hanya 15 pelaku usaha. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi pelaku usaha mendapatkan sertifikat halal," jelas Lufiana. 

Sementara itu, Tri Wardani Widowati Direktur LPPOM MUI Propinsi Sumatera Selatan menjelaskan dasar wajibnya suatu produk makanan memiliki sertifikat halal. 

"Berdasarkan Undang-undang no 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal, dimana produk yang masuk beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Sertifikat halal akan menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha itu sendiri," kata Tri Wardani.

Ada beberapa syarat dalam penetapan produk halal, disebutkan Tri Wardani  yakni Penetapan kehalalan produk dilakukan MUI melalui sidang fatwa halal, komisi fatwa adalah salah satu bidang dibawah MUI yang mempunyai otoritas untuk memutuskan status kehalalan produk yang didaftarkan untuk disertifikasi.

"Sebelum masuk sidang fatwa harus dilakukan pemeriksaan dan pengujian kehalalan produk yang dilakukan lembaga pemeriksa halal. Salah satu LPH adalah LPPOM MUI. Sementara syarat pengajuan yang harus dipenuhi adalah mengisi formulir, Izin usaha (NIB/PIRT/laik higiene/NPWP/IU Mikro kecil/IU Industri /Surat Izin usaha perdagangan /angka pengenal Limport dan izin lainnya), penyedia halal, daftar bahan /matrix bahan, daftar bahan per produk, diagram alir proses pengolahan dan manual SJH/SJPH," jabarnya. (sn/perry)

Share:

Warga Curup Heboh, Buaya Lematang Muncul

PALI. SININEWS.COM -- Penampakan buaya berwarna putih di Sungai Lematang yang membentang di kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Kamis (2/12/21) lalu membuat heboh warga desa Curup karena buaya yang berukuran cukup besar itu keluar di sekitar desa tersebut. 

Banyak warga setempat mengabadikan penampakan buaya itu menggunakan kamera handphone dan disebar melalui sosial media yang langsung viral. 

Dikatakan Marsih, salah satu warga setempat bahwa penampakan buaya memang kerap terjadi kala air sungai Lematang surut, namun biasanya kemunculan buaya berwarna putih itu dipercaya warga membawa pertanda. 

"Buaya putih sering muncul. Biasanya akan terjadi banjir atau kemarau panjang apabila buaya itu keluar," ujar Marsih, Sabtu (4/12/21).

Ditambahkan M Tisar, kepala desa Curup bahwa setiap kali buaya putih muncul, warga was-was karena banyak warga desa Curup yang beraktivitas di sungai Lematang meskipun warga meyakini bahwa buaya itu adalah penghuni sungai Lematang dan hingga saat ini belum pernah terjadi warga setempat diserang buaya. 

"Desa kami kerap banjir kala air sungai Lematang debitnya naik. Oleh sebab itu  warga khawatir apabila banjir tiba buaya naik ke pemukiman. Dengan kemunculan buaya itu, kami telah sampaikan ke BPBD untuk bisa menangkap buaya itu agar masyarakat tenang beraktivitas," ujar Kades. 

Mengetahui hal itu, Junaidi Anuar kepala BPBD pada Sabtu pagi langsung ke lokasi penampakan buaya putih.

"Kami ke lokasi dengan menurunkan sejumlah anggota kita untuk mengecek kebenaran itu. Kami menghimbau kepada masyarakat, agar tetap berhati-hati dan hindari beraktivitas di area sungai Lematang," himbau kepala BPBD PALI. (sn/perry)

Share:

Tambah Stok Darah, PMI Gandeng Kelurahan Majasari Donor Darah


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Mendukung ketersediaan stok darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Prabumulih bekerjasama dengan Pemerintah Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Donor Darah (Donda). 


Kegiatan Donda PMI kali ini bertempat di Aula Kantor Kelurahan Majasari dengan dipantau langsung oleh Ketua PMI Kota Prabumulih Ir. Hj. Suryanti Ngesti Rahayu Ridho, Jumat (3/12/2021). 


Lurah Majasari Susi Windasari S.Km mengatakan kegiatan Donda ini dilakukan untuk membantu ketersedian stok darah di PMI Kota Prabumulih. 


"Terima kasih untuk PMI Prabumulih, Alhamdulillah 12 warga kita secara sukarela mendonorkan darah mereka," ungkapnya. 


"Sehat dan ladang amal, manfaat donor darah itu sendiri sangat baik untuk kesehatan, dan jelas tentu melalui sumbang darah kita dapat membantu saudara saudara kita yang butuh tranfusi darah," imbuh Susi Windasari. 


Lanjut Lurah Bu Susi sapaannya, apresiasi ke PMI melalui program sosialisasi langsung ketingkat Kelurahan dan Desa. 


"Sejauh ini masih ada masyarakat yang belum tau dan paham untuk berdonor, melalui sosialisasi tersebut masyarakat lebih paham akan pentingnya donor darah. Jangan takut ayo donorkan darah secara rutin," pungkasnya (sn/tau)

Share:

Terapkan ESG untuk Keberlanjutan dan Ketahanan Energi Nasional

 MUARA ENIM, SININEWS.COM- Sebagai bentuk kongkrit dalam merespon tuntutan global terkait Perubahan Iklim dan dukungan terhadap target Net Zero Carbon yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia, PT Bukit Asam Tbk, menegaskan komitmennya dengan penerapan ESG (Environmental, Social, Governance) dalam menjalankan bisnis perusahaan yang berkelanjutan dan mendukung ketahanan energi nasional. 

PTBA memastikan, penerapan regulasi internasional yang mengacu kepada Pedoman United Nation Sustainability Development Goal’s (UN SDG’s), ESG dan Prinsip Penambangan International Council on Mining and Metals (ICMM) yang telah konsinten diterapkan pada seluruh proses bisnis di Perusahaan.

Selain itu, wujud komitmen terhadap isu Perubahan Iklim juga telah ditunjukkan dengan kerjasama strategis antara PTBA dengan lembaga CDP dalam bentuk pendampingan penyusunan Laporan CDP-Climate Change PTBA yang akan dipublikasikan di awal bulan Desember 2021.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Suryo Eko Hadianto menegaskan, ESG merupakan syarat utama bagi perusahaan agar memiliki going concern kedepannya. Tidak hanya berpikir apa yang akan dilakukan hari ini, tapi juga harus berfikir tentang perusahaan kedepan untuk tetap sustain.

“ESG harus sudah tertanam dalam hati setiap pegawai dalam menjalankan pekerjaannya. Environmental dari ESG juga sudah kita tuangkan dalam visi kita yaitu sebagai perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan,” ujar Suryo Eko.

Sementara untuk unsur Sosial, lamjutnya, PTBA juga memiliki rangkaian program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah program pengentasan kemiskinan yang diluncurkan November lalu, untuk memberantas kemiskinan di wilayah Lawang Kidul, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. 

“Kegiatan bisnis PTBA semuanya hampir berada di Lawang Kidul. Bentuk kepedulian sosial ini harus dilatarbelakangi secara filosofi dan pemahaman secara mendasar. memanage kepedulian sosial harus dari hati, jangan sampai masih ada yang miskin di sekitar tambang kita,” ujarnya lagi, seraya menambahkan, unsur governance yang paling esensial adalah integritas. Serta hal ini selalu ditekankan berkali-kali dalam setiap kegiatan.

Selain itu, terkait ESG, ditambahkannya, berkaitan dengan sustainability, yaitu sustanibility terhadap lingkungan. “Sustainability terhadap kehidupan sosial sekitar kita dan sustainability terhadap bisnis perusahaan dimana sistem ESG ini hanya sebuah langkah untuk menuju 3 sustanability tersebut,” pungkasnya.

Pada agenda ini juga diisi dengan Sharing Session terkait kilas balik ESG 2021 dan Outlook ESG 2022, Paparan terkait Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) oleh Satuan Kerja CSR, Paparan terkait Program Pengentasan Kemiskinan oleh Tim Pengentasan Kemiskinan, Paparan terkait Risiko Korporat dan Workshop Penyusunan Kertas Kerja ESG Stock Code mengacu pada Program Kerja RKAP 2021, Program Kerja 2022 dan rencana 5 tahun kedepan. (Edwin/SN)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts