Awal Tahun, Pemkot Dan BSB Prabumulih Serahkan Bantuan Sarana Perdagangan

 

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Di awal tahun 2022 Pemerintah Kota Prabumulih bersama Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Kota Prabumulih bagikan bantuan sarana perdanganan.

Bantuan tersebut berupa etalase, timbangan dan dua mesin serta nanas untuk pedagang kuliner di Kota Seinggok Sepemunyian.

Penyerahan sarana perdagangan tersebut secara simbolis dilakukan di rumah dinas Wali Kota Prabumulih, Senin (3/1/2022). 

Wali Kota Prabumulih, Ir H. Ridho Yahya berharap bantuan tersebut dapat dipergunakan dengan baik dan benar. " Jangan dijual, supaya kedepannya ada pemasukan buat saudara yang berdagang," ucapnya. 

“70 bantuan sarana Etalase kita bagikan kepada pedgang di Prabumulih, dua timbangan, dan bantuan dua mesin serat nanas dari bank sumsel babel Prabumulih,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih, Tian Kedaumpu Yamin menambahkan, pihaknya membantu mesin  serat alam yang bersumber dari daun nanas. 

“Syarat ketentuan pedagang yang akan mengajukan pinjaman, minimal usahanya sudah berjalan 6 bulan. Besaran pinjaman mencapai 1 sampai 10 juta, dengan bunga enam persen,” jelas tian sapaan akrabnya. 

“Dasar kita memberikan bantuan, karena sekarang masa pandemi, dan sudah sewajarnya kita membantu, supaya perekonomian normal,” tutup.

Share:

Gempar di Talang Tumbur, Dua Suami Istri Lansia Tewas Bersimbah Darah


PALI. SININEWS.COM -- Warga Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar pada Minggu (2/1/22) lantaran ditemukan sepasang suami istri yang telah lanjut usia ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban bernama Marsidi usia 80 tahun dan istrinya bernama Sumini umur 65 tahun yang rumahnya berada di wilayah Talang Tumbur. 

Dari keterangan, Ahmad salah satu warga setempat bahwa kedua korban tinggal bertiga bersama cucunya, namun saat kejadian, cucu  korban tengah menunggu durian di kebun. 

"Saat kejadian, di rumah itu hanya dua korban itu. Kondisi keduanya sudah lansia. Saat pertama kali ditemukan oleh anaknya bernama Lamsah, korban sudah bersimbah darah dengan luka bekas senjata tajam. Mengetahui orang tuanya bersimbah darah, anak korban meminta tolong warga sekitar dan warga pun melaporkan kejadian itu ke kepolisian," terang Ahmad. 

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution didampingi Kanit Reskrim Ipda Arzuan yang datang langsung ke TKP menyatakan bahwa diduga kedua Lansia itu korban tindak pidana pencurian dengan pembunuhan.

"Kami langsung datang ke TKP, diduga kejadian antara pukul 02 WIB sampai 05 WIB. Luka korban diduga akibat senjata tajam berupa kapak yang mengenai tubuh korban Marsidi dibagian wajah dan dada, sementara korban Sumini ada luka dibagian belakang telinga. Dimana kapak diduga yang digunakan pelaku ditemukan tidak jauh dari TKP," ujar Kapolsek Talang Ubi. 


Ditambahkan Kapolsek Talang Ubi bahwa pertama kali korban ditemukan oleh alamsyah (anak korban) yang datang kerumah korban pagi-pagi untuk mengantar sarapan.

"Anak korban mengetuk pintu depan, tapi tidak ada jawaban, lalu anak korban melihat pintu belakang keadaan terbuka lalu masuk ke dalam rumah. Namun anak korban terkejut karena melihat kedua korban dalam keadaan tergeletak berdua di tutupi kasur dengan penuh luka," tukasnya. 

Diakui Kapolsek Talang Ubi bahwa pihaknya langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit umum daerah Talang Ubi untuk dilakukan visum. 

"Saat ini kita telah lakukan olat TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Semoga saja, pelakunya segera bisa diamankan agar kasus ini terungkap," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Seperti Bumi dan Langit, Jalan Perbatasan di Tanjung Rambang Nyaris Belasan Tahun Tak di Perbaiki

 

Foto : Jalan perbatasan Muara Enim - Prabumulih yang rusak parah dikeluhkan warga, Sabtu (1/1/22). sininews.com

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Seperti Bumi dan Langit pepatah yang mungkin pantas disematkan pada Jalan perbatasan Kota Prabumulih dan Kabupaten Muara Enim, tepatnya berada di Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan RKT (PBM) dan Desa Baru Rambang Kecamatan Rambang (ME), Jumat (31/12/21).

 

Jalan penghubung ke wilayah Kecamatan Rambang Muara Enim itu merupakan akses terdekat warga untuk sekolah, bertani bahkan ke Pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun demikian jalan perbatasan itu tak layak lagi digunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

 

Akses tersebut masih didalam wilayah Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih dengan jarak sekira 3 kilometer dari wilayah Muara Enim.

 

“Kalu sudah hampir 15 tahunan jalan ini dak pernah nian di perbaiki oleh wong Prabumulih, padahal jalan ini vital bagi kami yang nak kepasar, kesekolah” tutur Hefran salah satu warga Desa Sugihan Kabupaten Muara Enim menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Prabumulih terhadap jalan penguhung.

 

Dari segi pembangunan di wilayah Muara Enim tepatnya Kecamatan Rambang saat ini sudah mulai melakukan pembenahan infrastruktur beberapa tahun terakhir, beda jauh dengan Prabumulih yang seakan tak terlalu penting memperbaiki jalan perbatasan yang banyak digunakan warga Muara Enim itu.

 

“Kalu daerah kami (M.E) jalan lah mulai bagus, di aspal, harapkan kito jalan di Prabumulih jugo diperbaiki jadi mudah kalu nak kepasar Prabumulih” lanjut Hefran.

 

Ditempat terpisah tim media ini mencoba menemui warga Tanjung Rambang Prabumulih untuk mencari informasi mengenai jalan perbatasan yang nyaris tak pernah diperbaiki selama 15 tahunan.

 

Sementara itu, Lurah Tanjung Rambang Iin Qori, SH dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan aspirasi masyarakat Tanjung Rambang sudah sering disampaikan ke Pemda Prabumulih melalui pengajuan proposal, namun hingga kini masih belum ada jawaban untuk perbaikan jalan Penghubung Muara Enim dan Prabumulih, Sabtu (1/1/22).

 

“Kalu dari aspirasi masyarakat sudah kita sampaikan dari Pemerintahan Kelurahan ke Walikota, kita menunggu saja pada waktu Reses anggota dewan juga sudah disampaikan” jelas Iin Qori seraya mengatakan pihaknya selama dua tahun ini sudah sering mengusulkan aspirasi masyarakat terkait jalan tersebut.

 

Masih kata Lurah Tanjung Rambang pemerintahan sebelumnya setelah dirinya menjabat dua tahun sudah pernah diusulkan.

 

“Pemerintah (Lurah) sebelumnya juga sudah pernah mengusulkan”

 

Ketika disinggung mengenai kerusakan jalan yang nyaris 15 tahun tak pernah diperbaiki lurah Tanjung Rambang tak mengetahui secara pasti.

“Aku dak tau karena aku baru dua tahun jabat di kelurahan ini” tutupnya (sn/tau)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA



 

 

 

 

 

 

Share:

Jelang Pergantian Tahun, Pemkot Gelar Tasyakuran

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih dalam rangka menyambut pergantian tahun 2021 M ke 2022 M menggelar tasyakuran di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Jum'at (31/12/21).

Tak lain acara tersebut di isi dengan pembacaan surat Yasin bersama, mendengarkan tausiah agama dan membaca doa.

Ustadz Harun Alrasyid yang dalam acara tersebut sebagai pembawa tausiah agama, dirinya mengajak para jamaah yang hadir dalam acara tersebut untuk mengintropeksi diri guna memperbaiki diri di tahun 2022 yang akan datang.

Tahun baru kita jadikan momentum untuk menuju yang lebih baik,” ucapnya kepada jamaah yang hadir di Pendopoan itu.

Sementara, Wali Kota Prabumulih, Ir H. Ridho Yahya MM,  menambahkan di tahun 2022 kinerja aparatur pemerintah haru lebih baik. 

“Tidak ada perubahan dari stuktur pemerintahan, semuanya seperti biasa, namun kalau bisa kita berharap tahun ini lebih baik lagi dari tahun sebelumny. Kita akan fokus dalam mengentasan kemiskinan. masalah kemiskinan.

Share:

Delapan Pejabat di PALI Dilantik, Berikut Nama-nama dan Jabatannya


PALI. SININEWS.COM -- Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo didampingi Wabup PALI Drs H Soemarjono melantik pejabat struktural dilingkungan pemerintahan Bumi Serepat Serasan bertempat di Aula Kantor Bupati KM 10 Jalan Merdeka Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Jumat (31/12/2021).


Ada delapan (8) orang ASN Eselon tiga dilantik menjadi Kepala Operasi Perangkat Daerah (OPD) dan jabatan strategis lainnya dilingkungan Pemkab PALI.

Bupati PALI, H Heri Amalindo berpesan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat yang baru dilantik untuk tidak bermain proyek.

"Kalau ingin jadi pemborong atau pengusaha, berhenti jadi ASN. Kita disini bukan kerajaan. Kerja dan tunjukkanlah kinerja kita sebagai pimpinan," kata Heri Amalindo, Jumat (31/12/21).

Menurutnya, Undang Undang  mengamanatkan ASN untuk bertugas dan bukan untuk menjadi pemborong.

Selain itu, Heri Amalindo juga mengingatkan totalitas dalam bekerja, sehingga meminta Kepala OPD yang telah dilantik agar berdomisili di Pendopo Kecamatan Talang Ubi. 


"Berkali-kali saya sampaikan tinggalah di Pendopo ajak anak istri tinggal di PALI." kata Heri Amalindo lagi.


Ia mengingatkan, jangan semena-mena terhadap amanah dan jabatan, lantaran Kabupaten PALI saat ini mendapat peringkat Satu di Sumsel terkait pidana kasus korupsi.


"Saya bekerja butuh bantuan seluruh pegawai di OPD. Membangun PALI tidak bisa sendirian. Jadi, semoga di Tahun Baru 2022 kita bisa bekerja lebih maksimal untuk masyarakat," harapnya. 

Adapun pejabat yang dilantik adalah :


1. Ristanto Wahyudi jabatan lama Pelaksana pada Setda kabupaten PALI jabatan baru kepala dinas PU kabupaten PALI 

2.Deasy Rossalia jabatan lama Kabid Pengadaan, pemberhentian dan mutasi pada BKPSDM jabatan baru Kepala BKPSDM 

3. Ahmad Jhoni jabatan lama Kabid Infrastruktur, SDA dan Pengembangan wilayah pada Bappeda jabatan baru Kepala Bappeda 

4.Metty Etika, jabatan lama Sekretaris Dinas Sosial jabatan baru Sekretaris Bappeda 

5. Fitri, jabatan lama Kabid Perencanaan, pengembangan, iklim, promosi dan pengendalian penanaman modal pada DPMPTSP jabatan baru Kabag umum Setda PALI 

6.Ferdinan, jabatan lama Kasubag Protokol pada Setda PALI, jabatan baru Kabid Perencanaan pengembangan iklim, promosi dan pengendalian penanaman modal pada DPMPTSP

7.Arie Yulita Wulandari ,jabatan lama Kasubag Perencanaan dan keuangan pada Bappeda jabatan baru Kabid guru dan tenaga kependidikan pada Dinas Pendidikan. (sn/perry)
Share:

Polres PALI Ungkap 121 Kasus Kriminal Umum dan 78 Kasus Narkoba Selama 2021


PALI. SININEWS.COM -- Selama tahun 2021, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus tindak kriminal dengan menggelar press release, Jumat (31/12/21) di halaman Mako Polres PALI. 



Dalam kegiatan itu, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasubag Humas dan sejumlah Kanit menjelaskan bahwa pada Satuan narkoba ada 78 kasus yang berhasil diungkap, 11 kasus diantaranya proses sidik, sisanya sudah naik ke Kejaksaan.

"Yang menonjol pada pengungkapan kasus narkoba adalah satu tersangka meninggal karena melawan dan satu lagi ada keterkaitan anggota kita. Dalam hal ini, kami tidak pilih-pilih kalau memang salah, siapapun itu kita tindak tegas," tandas Kapolres. 

Ditambahkan Kapolres bahwa pada Satreskrim, berhasil mengungkap 121 kasus, didominasi tindak pidana Curanmor, kemudian kasus pencurian sawit karena harga sawit saat ini tengah naik lalu pencurian pipa dan kasus tipu gelap.


"Ada juga kasus Karhutlah yang kita proses. Pada unit PPA ada 9 kasus, 7 kasus cabul, 1 kasus KDRT dan 1 kasus penganiayaan anak dengan korban meninggal," terangnya. 

Dari satuan Lantas, Kapolres menyebutkan jumlah kecelakaan lalulintas ada 14 kasus, 11 korban meninggal, 6 luka berat dan 8 luka ringan.

"Akhir desember ini yang paling banyak menelan korban jiwa. Diketahui pada tanggal 25 desember dua korban meninggal dunia ditempat kejadian, satu korban meninggal di rumah sakit. Kemudian pada tanggal 26 desember, satu korban lagi meninggal akibat terlindas mobil," tukasnya. 

Dalam mengantisipasi dan meminimalisir adanya tindakan kriminal juga Lakalantas, Kapolres PALI akan meningkatkan patroli, dan mengajak masyarakat untuk taat hukum serta apabila berkendara patuhi rambu-rambu lalulintas serta melengkapi diri dengan helm dan membawa surat-surat kendaraan. 

"Ini bukan hanya tugas kepolisian saja dalam memberantas kriminalitas dan menekan lakalantas juga memerangi Narkoba, tapi juga kerjasama seluruh lapisan masyarakat," ajaknya. (sn) 
Share:

Kejari PALI Sita Rumah, Mobil dan Motor dari Tersangka Kasus di Sekwan tahun 2020


PALI. SININEWS.COM --  Kasus dugaan penyalahgunaan penggunaan anggaran pada Sekretariat Dewan (Sekwan) tahun 2020 yang ditangani Kejaksaan Negeri kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus bergulir. 


Setelah menetapkan dua tersangka, Sh dan Fw yang merupakan petinggi di Sekwan kabupaten PALI, dipenghujung tahun 2021, Kejari PALI menyita dua unit mobil, satu unit sepeda motor dan satu unit rumah beserta tanahnya dari tersangka FW yang terletakdi wilayah Rejosari kelurahan Talang Ubi Utara. 

Penyitaan sejumlah aset milik FW itu diungkapkan Kepala Kejari PALI Agung Arifianto karena FW tidak kooperatif dalam memenuhi panggilan Kejari. 

"Kita sudah lakukan pemanggilan sebanyak tiga kali, namun Fw mangkir. Kemudian satu kali dilakukan upaya  jemput paksa tapi lagi-lagi Fw tidak berada di tempat," terang Kajari PALI, Jum'at usai lakukan press release capaian Kejari PALI. 

Oleh sebab itu, Kejari PALI melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik Fw. "Saat ini kedua unit mobil dan satu unit sepeda motor telah disita dan diamankan di halaman kantor Kejari PALI. Untuk rumah dan lahannya masih menunggu penetapan dari pengadilan negeri," tukasnya. (sn/perry)
Share:

Inilah Capaian Kejari PALI Selama Tahun 2021


PALI. SININEWS.COM -- Pada akhir tahun 2021,  Kejaksaan Negeri kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengumumkan hasil kinerja selama satu tahun. Agung Arifianto kepala Kejari PALI yang langsung menyampaikan sejumlah prestasi yang telah dicapai selama tahun 2021 dihadapan sejumlah awak media dalam kegiatan press release, Jum'at (31/12/21) di Aula kantor Kejari PALI. 


Adapun capaian yang telah diraih Kejari PALI yang paling menonjol adalah bidang Pidana Khusus (Pidsus) yang mendapat perhatian khusus dari Kejati Sumsel, dimana Kejari PALI berhasil menduduki peringkat 1 menangani kasus korupsi. 

"Kita mendapat peringkat 1 penanganan korupsi terbaik di Sumatera Selatan. Perkara yang ditangani Pidsusbadalah lidik ada 2 perkara, penyidikan ada 6 perkara, penuntutan 7 perkara dan yang sudah berkekuatan hukum tetap 3 berkas perkara," ungkap Kajari PALI. 

Adapun uang negara yang diselamatkan disebutkan Kajari PALI sebesar Rp 1 milyar tahap penyidikan dan pada tahap
penuntutan sebesar Rp 118.348.838,- serta uang denda sebesar Rp 50 juta.

"Selain penanganan kasus korupsi, kita juga berupaya memulihkan keuangan negara," tukasnya. 

Selain prestasi di Pidsus, Kajari PALI juga menjelaskan pada bidang Pidum yang telah menangani Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP) sebanyak 232 perkara dan sudah inkrah ada179 perkara. 

"Yang paling menonjol pada bidang Pidum adalah perkara penganiayaan anak dimana pelakunya ayah tiri yang mengakibatkan korban meninggal," terangnya. 

Bidang Datun, Kajari menyampaikan capaian berupa MoU sebanyak 69 kegiatan, SKK atau surat kuasa khusus sebanyak 70 kegiatan, sidang litigasi sebanyak 2 kegiatan terkait perkara di Desa Raja kecamatan Tanah Abang. 

"Penyelamatan kerugian negara sebesar Rp 100.600.000.000,- dan pemulihan keuangan negara Rp 4.678.413,13," jelasnya. (sn/perry)
Share:

Reses di OKI, Ir Hj Sri Kustina Ajak Masyarakat Optimalkan Potensi Desa


OKI. SININEWS.COM -- Mengembangkan potensi-potensi desa secara bersama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah pandemi covid-19 terus digelorakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari fraksi Partai Nasdem, Ir Hj Sri Kustina pada setiap kunjungan kerja ataupun reses ke daerah pemilihannya, yakni Dapil Sumsel II yang meliputi 11 kabupaten/kota.


Karena disaat pandemi covid-19, banyak masyarakat yang terdampak ekonominya. Untuk menumbuhkan kembali ekonomi masyarakat terimbas pandemi  salah satu upaya adalah mengelola dan mengembangkan potensi-potensi yang ada disekitar lingkungan desa. 



Seperti pada kunjungan kerja dalam rangka reses masa persidangan II tahun 2021-2022 di Desa Tebing Sulu kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ir Hj Sri Kustina 


Istri Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM itu mengajak Lurah atau Kepala desa serta seluruh masyarakat bersatu padu untuk turut serta membangun desanya menjadi lebih makmur, maju dan sejahtera. 



"Dengan mengoptimalkan potensi-potensi desa yang dikembangkan secara bersama akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat menuju desa makmur, maju juga sejahtera," ajak Hj Sri Kustina. 


Ditambahkan Hj Sri Kustina bahwa dalam kegiatan silaturrahmi dan penyerapan aspirasi dalam rangka kegiatan kunjungan perorangan reses ke daerah pemilihan merupakan dalam menjalankan fungsi sebagai anggota DPR-RI. 



"Saat ini saya dipercaya oleh fraksi Nasdem untuk duduk di Komisi 4 yang mana ruang lingkupnya membidangi pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kelautan. Untuk itu, sebagai anggota DPR-RI yang mempunyai fungsi Pengawasan, Legislasi dan penganggaran maka perlu kiranya saya selaku anggota DPR-RI untuk dapat melihat kondisi langsung di lapangan agar dapat menyerap aspirasi dari masyarakat secara langsung," urai anggota DPR-RI yang rajin turun ke tengah-tengah masyarakat itu. 


Pada kunjungan ke Desa Tebing Sulu, Hj Sri Kustina berharap mendapatkan masukan secara langsung tentang berjalannya program-program pemerintah baik masukan dari pemerintah daerah maupun masyarakat umum. 



"Sebagai anggota DPR-RI yang bermitra langsung dengan pemerintah saya juga akan tetap memperjuangkan program-program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat agar dapat berkelanjutan," tekadnya. 


Tidak lupa juga, disaat pandemi yang masih terjadi saat ini Hj Sri Kustina mengingatkan masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker ketika keluar rumah, menjaga jarak dari kerumunan orang dan mencuci tangan ketika telah berinteraksi dengan orang lain juga menjaga selalu pola hidup bersih dan sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi serta rajin berolahraga. 


"Kita semua telah menyaksikan bersama program vaksinasi oleh pemerintah yang telah dijalankan. Dengan berjalannya program basis ini, bukan berarti protokol kesehatan pencegahan covid-19 sudah bisa dilonggarkan, namun sebelum program ini belum mencapai targetnya  saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan juga menjaga perilaku hidup bersih dan sehat harus sudah tertanam didalam diri kita masing-masing, hal ini juga secara langsung akan membantu pemerintah dalam menangani pandemi covid-19," tutupnya. 


Dalam kunjungannya ke Desa Tebing Sulu kecamatan Lempuing kabupaten OKI itu, terlihat penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat. Pada kunjungan reses masa persidang II ini Ir Hj Sri Kustina melakukan  kunjang ke 10 titik diantaranya yaitu, kantor kepala desa, Resma Al-Hidayah, P3A Sukses Makmur, Pengrajin Krey Sawit, Kelompok Ternak Kambing, Kelompok Ternak sapi, Kelompok petani padi, kelompok petani karet, kelompok palawija dan kelompok budi daya ikan. (sn) 

Share:

Malam Tahun Baru 2022 Santai di Rumah Saja, Polisi Akan Gelar Razia

 


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Menjelang pergantian tahun baru 2022 Polres Prabumulih mulai mengantisipasi adanya kerumunan masa ditengah pandemi Covid19, melalui Press Conference di halaman Polres Prabumulih AKBP Siswandi memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru secara berlebihan, Kamis (30/12/21).

 

Sekitar 500 an personil kepolisian akan dikerahkan guna memantau dan mengamankan perayaan tahun baru di Kota Prabumulih yang ditakutkan akan membuat kerumunan masa dibeberapa tempat hiburan seperti Coffe, Karoke, Angkringan dan lainnya.

 

“Kita akan kerahkan sekitar 500 an personil kepolisian yang bekerjasama Pemerintah Kota dan TNI” jelas Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi, Sik, MM.

 

Masih kata Kapolres, pengamanan dimalam tahun baru nanti akan diperketat dengan menggelar razia gabungan untuk mempersempit peredaran narkoba dikota maupun diluar Prabumulih.

 

Tak hanya itu pihak kepolisian bersama Pemerintah Kota Prabumulih akan membatasi kegiatan pengusaha dengan batas waktu jam 10 malam diharuskan tutup dan tak boleh menggelar pesta orgen tunggal.

 

“Untuk pedagang atau pengusaha seperti Coffe  akan dibatas sampai jam 10 malam harus tutup” lanjutnya seraya mengatakan hanya berlaku dimalam tahun baru saja.

 

Senada disampaikan Kepala Desa (Kades) Sinar Rambang Indarqo mengaku juga melarang warganya merayakan pesta tahun baru secara berlebihan seperti halnya menggelar pesta orgen tunggal di desanya.

 

“kalau ada orgen tunggal di desa kami, saya sendiri yang akan turun tangan membubarkankan, sesuai himbauan pemerintah dan kepolisian ya” tutur Indarqo yang baru saja dilantik menjadi Kades dua periode. (tau/sn)



Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts