Tak Lagi Muda, Ridho Yahya Sanggup Selesaikan Full Time Di Lapangan Hijau Tampa Ganti

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Di usia yang tak lagi muda, bukan hal yang semestinya untuk melakukan kegiatan ataupun yang melebihi batas.

Berbeda dengan orang nomor satu di Prabumulih ini, Pria yang baru saja menduduki usia 60 tahun ini sanggup bermain bola 2 X 45 menit.

Terbukti, di setiap laga pertandingan Persipra Allstar yang melawan tim - tim lokal maupun luar Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya bermain satu pertandingan penuh tanpa ganti sekalipun.

Dirinya mengaku bahwa pola hidup sehat merupakan kunci utama dalam kesehatan dirinya.

"Ya rutinitas, pertama banyak makan sayur, kedua jangan minum manis, ketiga jangan merokok, kempat jangan begadang, kelima jangan minum es," jelas ridho kepada awak media usai bertanding melawan Asprov Sumsel di Lapangan Ria Jaya Komplek Pertamina Prabumulih, Jum'at (14/1).

Bapak tiga anak ini mengharapakan agar para kaum muda harus lebih semangat dalam berolahraga terutama bidang sepak bola.

"Yo haruslah walikota aja seperti itu semangatnya 2x,45 menit aja belom cape-cape kok anak-anak umur 17 sedikit Bae cape,"tuturnya. (Ari/SN)

Share:

PT Perta Samtan Gas Bangun Dua Unit RTLH Warga Anak Petai

PRABUMULIH, SININEWS.COM - PT Perta Samtan Gas kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kurang mampu dengan mengalirkan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui program bedah rumah. 


Kali ini, dua Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, dan salah satunya rumah Bapak Kasman warga Jl. Angrek Rt 01 Rw 02 Kelurahan Anak Petai berhasil di bedah oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang pemurnian Gas Alam itu.


Penyerahan bantuan pembangunan RTLH tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, Elman ST, dan General Manager Operation PT Perta Samtan Gas Nurjali, serta juga disaksikan langsung oleh Waluyo Presiden direktur dari Jakarta dan Lee Chang Ho selaku Vice President Director secara Video Conference, Jumat (14/01/2022).


General Manager Operation PT Perta Samtan Gas Nurjali mengatakan bahwa, bedah rumah ini semata-mata sebagai wujud kepedulian dari perusahaan kepada warga masyarakat sekitar, dan sekaligus memperingati Bulan K3 Nasioanal tahun 2022 dengan tema "Penerapan Budaya K3 Pada Setiap Kegiatan Usaha, Guna Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi".


"Ini salah satu bentuk Kontribusi atau tanda terimakasih Perusahaan terhadap masyarakat di lingkungan Perusahaan. Sekaligus kita tadi memperingati Bulan K3 yang di tandai dengan penandatangan Komitmen Zero Acident dan Zero Penyakit Akibat Kerja, serta juga melakukan aksi penanaman pohon di lokasi ini untuk pengijauan," terangnya.


Diterangkan juga oleh dirinya, saat ini PT Perta Samtan Gas sudah berhasil membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak Delapan Unit di wilayah Kota Prabumulih.


"Alhamdulilah kita setiap tahunnya berhasil membangun Dua Unit RTLH. Doakan saja perusahaan terus berkembang sehingga kedepan bantuan bedah rumah seperti ini akan terus berlanjut dan lebih kita tingkatkan lagi, serta mudah-mudahan bantuan ini dapat sangat bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, Elman ST sangat mengapresiasi apa yang sudah diprogramkan oleh pihak PT Perta Samtan Gas untuk masyarakat Kota Prabumulih.


"Yang jelas, Progaram ini selaras dengan apa yang di programkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih yakni menuntaskan angka Kemiskinan di wilayah Kota Prabumulih. Dan kami sangat berterimakasih kepada Pihak Perusahaan yang telah peduli kepada masyarakat," ucapnya.


Selain itu, Sekda berpesan kepada Masyarakat terutama masyarakat di sekitar wilayah perusahaan untuk selalu mensuport Perusahaan agar perusahaan tersebut terus berkembang.


"Dengan adanya perusahaan terus berkembang, tidak menutup kemungkinan mereka akan menambah jumlah bantuan setiap tahunnya. Yang tadinya satu tahun hanya dua unit, menjadi tiga unit. Untuk itu kita dukung terus perusahaan ini agar terus berkembang," tukasnya.

Share:

Bung Anas Habis Masa Jabatan, Ferdinan Marcos Pimpin KNPI PALI


PALI. SININEWS.COM -- Setelah habis masa jabatannya sebagai ketua KNPI kabupaten PALI, Anas Adjihara atau biasa disapa Bung Anas menyerahkan tambuk kepemimpinannya kepada ketua terpilih KNPI baru, yakni Ferdian Marcos. 

Serah terima tambuk kepemimpinan dilangsungkan bersama prosesi pelantikan Ferdinan Marcos bersama seluruh pengurus KNPI PALI, Kamis (13/1/22) di halaman Rumah Dinas Bupati PALI.

Pelantikan Ketua KNPI baru dilakukan langsung Ahmad Kadir Tanjung Ketua Umum Karateker DPD KNPI Provinsi Sumsel, didampingi Hari Azuar Sekum

Ahmad Kadir Tanjung Ketum DPD KNPI Sumsel, hanya mengingatkan bahwa kabupaten maupun kota, jangan pernah terprovokasi dengan Polemik yang ada di DPP KNPI. 

"KNPI kabupaten maupun kota, tetap berjalan sesuai koridor yang ada, dan terus menggali potensi para pemuda yang ada, serta harus bersinergi dalam membangun daerah masing - masing, " ujarnya.


Ditempat yang sama Fardinan Marcos, Ketum DPD KNPI PALI, berterima kasih kepada Pemerintah kabupaten PALI, terutama Ir H Heri Amalindo MM, selalu senantiasa mendukung program Pemuda itu sendiri.


"Disini kami akan selalu membuat terobosan, dan akan menyambut baik saran dari Bupati PALI, yakni KNPI harus ada kerja nyata, " tukasnya.


Sambungnya, dirinya bersama anggota DPD KNPI PALI, akan bersinergi dengan Pemkab, dan selalu mendukung Program kerjanya, untuk mewujudkan PALI menjadi kabupaten Segitiga Emas.


"PALI memiliki Sumber Daya Alam yang cukup banyak, akan tetapi untuk mewujudkan Segitiga Emas perlu dukungan dari semua pihak, terutama pihak ketiga, yakni BUMN, BUMD, BUMS, " ucapnya.


Masih katanya, salah satu contoh saja Perusahaan yang berproduksi di kabupaten PALI, harus berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah, bukan hanya menggeruk kekayaan alam di wilayah ini, akan tetapi hasilnya produksi tidak mendukung program kerja Pemerintah.


"Perusahaan memiliki dana CSR, yang bisa mendukung program kerja, akan tetapi ada hanya sebagian saja Perusahaan yang mendukung program kerja Pemerintah, " tuturnya.


Ia mengajak kepada seluruh Pemuda yang termasuk di pengurus KNPI PALI, agar selalu mengawasi dan membantu program kerja Pemkab.


Usai Pelantikkan DPD KNPI PALI, melakukan rapat kerja daerah, pengurus sepakat, Pemuda harus memiliki jiwa kewirausahaan, dan KNPI PALI akan membantu meningkatkan produk UMKM yang bisa mendongkrak PAD. 


Adapun pengurus yang dilantik, periode 2021 hingga 2024 


1.Fardinan Marcos sebagai Ketua Umum DPD KNPI PALI

2. Budi Heru sebagai Sekretaris Umum

3. Johan sebagai Bendahara Umum.


(sn/perry)

Share:

Setelah Dilantik, Ketua KNPI PALI Sebut Beberapa Perusahaan Minim Kontribusi


PALI. SININEWS.COM -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Fardinand Marcos, dengan lantang mengatakan beberapa perusahaan di PALI hanya mengeruk kekayaan alam tanpa membantu pembangunan.


Hal itu dikatakanya saat pidato sambutan perdana usai dilantik oleh Ketua karateker DPD KNPI Sumatera Selatan, Ahmad Kadir Tanjung, periode 2021-2024 bertempat di Guest House Bupati pada Kamis (13/01/22).


Lebih lanjut Fardinand Marcos mengatakan, jika perusahaan benar-benar berniat untuk membantu pembangunan di kabupaten PALI, sangat banyak bisa di lakukan melalui dana CSR, seperti halnya membangun gapura, dan lainya, juga membantu usaha kecil ekonomi rakyat.


"Jika perusahaan ada rasa memiliki dan mencintai daerah wilayah kerja operasi, sangat banyak hal yang bisa di lakukan, mestinya di bantu pemerintah PALI dalam pembangunan, kalau hanya bangun gerbang, mestinya bisa dari perusahaan, tidak mesti mengandalkan dana APBD Kabupaten PALI," kata Fardinand,


Dengan pidatonyo yang berapi-api, ketua KNPI ini juga menunjukan rasa geramnya terhadap beberapa perusahaan, diantaranya yang dia sebut, PT Pertamina dan PT Servo Lintas Raya.


"Yang saya heran lagi adalah, dengan PT Pertamina, hasil bumi di ambil, CSR tidak jelas kemana, bahkan mengganti pipa saja nunggu ada yang bocor, bahkan sering kali menyebabkan pencemaran lingkungan, yang lebih parah pernah sebabkan korban jiwa dalam kabupaten PALI." Papar Fardinand.


Soal PT Servo Lintas Raya, Fardinand Marcos mengatakan, PT ini paling banyak kami dengar menimbulkan keluhan masyarakat kabupaten PALI, terutama soal debu batu bara dan CSR, dampak debu batu bara meresahkan masyarakat hingga Tak hentinya masyarakat melaporkan hal itu dan berujung Aksi. 


"Akhir-akhir ini, Organisasi LIN Aksi, masyarakat Prambatan Bersatu, Aksi, masyarakat Lunas Jaya Aksi, bahkan masalah Debu batu bara di desa lunas jaya, belum selesai-selsai. Dan kami dengar realisasi CSR untuk masyarakat juga tidak jelas kemana" ujarnya


Dia juga menyampaikan kedepan KNPI akan benar-benar menjalankan pungsi kontrol sosial sesuai pungsinya.dalam kesempatan itu pula Fardinan Marcos tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Bupati PALI, Ir. Heri Amalindo yang telah banyak membantu dalam proses pelaksanaan kegiatan pelantikan pengurus KNPI PALI ini.


Sementara Bupati PALI Ir. Heri Amalindo berpesan jadilah pemuda yang tangguh dan mandiri, karena menurutnya KNPI merupakan gabungan para pemuda yang memiliki semangat yang gigih.


"Jalankan program program kedepannya, buat program yang memang bisa bermanfaat bagi masyarakat, kalau ada kesulitan saya siap bantu, buat usaha misalnya dibidang perbengkelan, kolam, dan lain lain," imbuh Bupati PALI.

Bupati menyarankan agar KNPI menunjukkan karya nyata dan tunjukkan kalau KNPI PALI bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, 


" Selamat kepada seluruh pengurus KNPI PALI yang sudah dilantik, selamat menjalankan pungsi sesuai tupoksi," kata Bupati mengakhiri sambutannya. (sn/perry)

Share:

Vaksinasi Anak Mulai Dilakukan di PALI

 

PALI. SININEWS.COM -- Vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, akan dilaunching besok (Jumat, 14/1/2022) di kabupaten PALI. 

Untuk itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten PALI, dr. Zamir Alvi meminta kepada para orang tua untuk jujur terhadap kondisi anak, ketika dilakukan screening. 

"Iya, besok (Jumat, red) dimulainya vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Untuk menghindari Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), tolong orang tua pastikan, kondisi anak harus fit. Apalagi saat di meja screening, orang tua harus jujur tentang kondisi anak," kata dr. Zamir, diselah kegiatannya Kamis (13/1/2022).

Ia juga mengingatkan, kalau memang sang anak tidak dalam kondisi belum layak untuk disuntik vaksin, tolong jangan dipaksakan. 

"Kalau belum layak, jangan dipaksakan. Misal kondisi anak sedang sakit sesak nafas, sedang menderita lupus, sakit ginjal, atau sedang menjalani kemoterapi serta kondisi anal yang sedang lesu. Jadi, jangan buru-buru untuk mendapatkan sertifikat vaksinasi," tambahnya. 

Rencananya, sasaran vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun berjumlah sekitar 26 ribu anak, yaitu tingkat SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten PALI. 

Sementara untuk vaksinasi lansia, sejauh ini per tanggal 12 Januari 2022 sudah mencapai 59,8 %. "Artinya, dari jumlah tersebut perlu sekitar 25 lansia lagi yang harus divaksin. Namun, kendati demikian Dinkes Provinsi Sumsel, sudah merestui untuk digelar vaksinasi anak di kabupaten PALI. Semoga, vaksinasi anak di kabupaten PALI, berjalan lancar dan target yang dituju segera terwujud sesuai dengan tepat waktu," tutupnya. (sn/perry)

Share:

DONAR, MANFAATKAN LAHAN KOSONG SERAP PEDAGANG LOKAL JUALAN SAYURAN


PALI. SININEWS.COM -- Memanfaatkan Lahan kosong untuk berdayaguna dan  pelayanan kebutuhan Masyarakat untuk mendapatkan sayuran segar, Donar Steven (35 tahun) warga Desa Tempirai Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI ) pada Rabu, (12/1/2022), menggelarnLounching pembukaan pasar kalangan berskala mikro 33 lost jualan sayuran di lokasi Desa persiapan Tempirai Barat dalam kawasan Desa Tempirai Selatan.


Menurut Donar steven didampingi Aruno ujok sebagai motivator pada awak media ini,

Bahwa gagasan membuat pasar kalangan (Pekanan) ini termotivasi atas berbagai dorongan kawan kawan,


 mengingat lahan yang dimilikinya sudah lama terbengkalai sehingga mencari langkah untuk mempergunakannya  sebaik mungkin untuk bermenfaat bagi Masyarakat, maka lahirlah pasar kalangan hanya pada hari RABU setiap pekan.


Lanjut Donar Steven menambahkan, pasar Kalangan ini  diberi nama " LEBAK TANAH ITAM " dimana pasar tradisional ini, disampingi memudahkan para ibu rumah tangga berbelanja sayuran karena di pemukiman penduduk, Pasar ini juga menyerap berbagai tenaga kerja lokal, 


antara lain dibidang keamanan pasar, Kebersihan sampah,  Juru parkir, angkat pikul dan para tukang kayu untuk perawatan pasar.


Untuk pengembangan ke depan, Donar steven berharap dukungan Pemerintah dan Masyarakat agar kegiatan pasar pekanan ini dapat berjalan baik.

Ujar Mantan sekdes Tempirai selatan ini.


Juga salah satu penjual sayuran asal  Tanah Abang Siti Markona, mengatakan dirinya bersama rekan penjual sayuran lainnya merasa nyaman menjalankan  aktivitasnya disamping rasa aman diwilayah Pemukiman penduduk, pengujungpun banyak berdatangan.


Serta ditambahkan Awek Bayumi, SP warga Tempirai saat belanja sayuran, 

Mengapreasi atas inisiator Donar dkk menfaatkan lahan kosong disulap menjadi pasar  tradisional berdaya guna untuk melayani Masyarakat.


Sebagai petugas pendamping Desa, tetap konsisten  mendorong  setiap giat positif  para pemuda maupun jajaran pemerintah Desa se Tempirai Raya, selalu mempunyai gagasan Kreatif dan inovatif untuk melahirkan ekosistem ekonomi kerakyatan secara dinamis.

Pungkas Awek Bayumi.



( Bungharto/SN)


Share:

Terlibat Kasus Pembunuhan, Buronan Beristeri Dua Menyerah Saat Dikepung Polisi

INDRALAYA, SININEWS.COM -- Jajaran unit Reskrim Polsek Pemuutan pimpinan Kapolsek IPTU Alanuari berhasil membekuk seorang pelaku tindak pidana kasus pembunuhan yang sudah lima tahun buron. Tersangka Firdaus (54), tak berkutik saat tim unit Reskrim Polsek Pemulutan di-back-up Polsek Mariana Banyuasin berhasil mengendus keberadaannya yang pada Rabu malam (12/1) pukul 22 30 itu, tengah bersembunyi di rumah isteri mudanya di kawasan Mariana Banyuasin. Melihat kedatangan sejumlah aparat Kepolisian, pria perawakan kurus ini pun menyerah dan mengakui telah terlibat kasus pembunuhan yang melibatkan dirinya terjadi pada lima tahun silam TKP di Desa Ibul Besar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI). 

"Tersangka sudah berhasil kita amankan dan kini sedang menjalani proses penyidikkan," terang Kapolres OI AKBP Yusantiyo Shandy SIk SH melalui Kapolsek Pemulutan IPTU Iklil Alanuari, Kamis (13/1). IPTU Iklil menjelaskan, kronologi pembunuhan berawal saat tersangka dan korban sedang nongkrong bersama di sebuah warung di pinggir jalan lintas Palembang-Indralaya. Diduga selisih paham, tersangka dan korban terlibat cekcok dan keduanya keluar dari warung tersebut. Pertikaian pun berlanjut hingga ke luar warung dan tersangka mengeluarkan pisau yang diselipkan di pinggangnya. Tersangka lalu menusuk korban hingga terkapar di tanah.

"Korban mengalami satu luka tusukan di bagian perut sebelah kiri. Saat dibawa ke rumah sakit untuk diberi pertolongan, korban mengembuskan napas terakhir," terang Iklil. Usai peristiwa tersebut, tersangka melarikan diri dan masuk daftar pencarian orang atau DPO oleh Polsek Pemulutan. Polisi yang sejak peristiwa tersebut memburu tersangka, mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan sedang berada di wilayah Mariana, Banyuasin. Tim Crocodile Polsek Pemulutan dipimpin Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain lalu bertolak menuju lokasi yang dimaksud. "Saat mengamankan tersangka semalam pukul 22.30, kami juga di-back up Polsek Mariana," ujar Iklil. 

Ketika diamankan, tersangka Firdaus kaget dengan kedatangan petugas dan dia pun tak membantah perbuatannya. "Tersangka diamankan di rumah istri mudanya di Desa Pematang Palas, Kecamatan Mariana," ungkap Iklil. Tersangka lalu digelandang ke Mapolsek Pemulutan beserta barang bukti sebilah pisau yang digunakan untuk membunuh korban. Adapun barang bukti lainnya berupa hasil visum di tubuh korban, sebelumnya sudah dikantongi polisi. "Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," tegas Iklil.(Ber)

Share:

Tanaman Zodia Antar Minarti AmKeb SST MKes Raih Gelar Doktor


PALEMBANG - SININEWS.COM -- Banyak yang tidak tahu ternyata tanaman zodia (evodia suaveolens), merupakan tanaman yang mampu mengendalikan Demam Berdarah Dengue (DBD). Bagaimana tidak, aroma wangi khas daun tanaman ini ternyata mampu membuat takut nyamuk aedes aegypti.


Hal itu terbukti, setelah Minarti AmKeb SST MKes, mahasiswi Prodi S3 BKU Ilmu Lingkungan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya ini berhasil meraih gelar Doktor setelah melakukan penelitian terhadap tanaman endemik yang berasal dari Provinsi Papua ini.


Disertasi yang berjudul Analisis Kesehatan Lingkungan pada Demam Berdarah Dengue dengan Pengendalian Vektor Menggunakan Tanaman Zodia (evodia suaveolens) di Kota Palembang, telah melalui sidang terbuka, Selasa (11/1/2022).


Dengan Pimpinan Sidang Prof. DR. Ir. Amin Rejo, M.P. Lalu Promotor : Prof. DR. Chairil Anwar,  DAP&E, SP.PARK, PH.D. CO-Promotor 1 : DR. Irfannuddin, SP. KO, M.PD. Ked. Kemudian CO-Promotor II : DR. Ir. Chandra Irsan, M.SI. serta tiga penguji yakni, Prof. DR. Nuzulia Irawan, M.S, Prof. DR. Ir. Nurhayati, M.SI, dan DR. Novri Kasari, S.KM, M.Kes.


Usai menjalani sidang terbuka, DR Minarti AmKeb SST MKes dikatakanya, bahwa tanaman zodia  tersebut merupakan tanaman yang ramah lingkungan, karena mengandung metabolit yang mampu mengusir nyamuk aedes aegypti.


"Hal ini terbukti dari hasil penelitian baik skala lapangan dan laboratorium. Kedepan menjadi pekerjaan rumah saya, untuk mensosialisasikan manfaat dan cara-cara pemanfaatannya untuk menurunkan angka DBD di Kota Palembang dan bahkan di tingkat nasional, karena tanaman ini dapat tumbuh pada berbagai lingkungan tanah dan iklim di Indonesia," ujarnya, yang juga Bidan ini.


Ibu satu anak ini menambahkan, bahwa penelitian tersebut dilakukanya selama dua tahun lamanya, dimulai dari studi awal, skala lapangan dan skala laboratorium, sehingga hasilnya tanaman zodia ini efektif untuk mengendalikan DBD.


"Memang sudah ada yang meneliti 

tanaman zodia ini. Namun, untuk yang membuktikan skala lapangan dan diuji dengan skala laboratorium dengan dua musim yakni musim hujan dan kemarau, saya menjadi yang pertama. Dan mudah-mudahan dengan ditemukannya hasil penelitian ini

menjadi sumbangsih bagi pemerintah," tambahnya.


Sementara, Promotor Prof. DR. Chairil Anwar,  DAP&E, SP.PARK, PH.D mengatakan, dari hasil penelitian tersebut memang benar ternyata tanaman zodia ini mampu mengendalikan DBD.


"Tanaman zodia ini mampu mengusir nyamuk aedes aegypti. Untuk itu, mudah-mudahan hasil penelitian ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas kedepannya," terangnya. (sn/zhio)

Share:

Kasus DBD di PALI Menurun

PALI. SININEWS.COM -- Awal tahun 2022 ini, Plt kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Zamir menyebutkan bahwa kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun 2021 menurun angkanya dibanding tahun 2020 lalu, lantaran jumlah kasus DBD yang tercatat pada Dinkes PALI tahun 2021 hanya ada 70 kasus, sementara tahun 2020 mencapai angka 101 kasus. 

"Usia terbanyak yang terkena DBD dikisaran 5 sampai 14 tahun dan wilayah terbanyak tersebar di kecamatan Talang Ubi," ujar dr Zamir, Rabu (12/1/22).

Ditambahkan dr Zamir bahwa selama tahun 2021 tidak ada terjadi kematian akibat DBD, pasien hanya menjalani perawatan di rumah sakit. 

"Alhamdulillah pada kasus DBD tidak ada terjadi kematian dan kita harapkan tahun 2022 ini kasus DBD juga menurun," harapnya. 

Dalam menekan angka kasus DBD, dr Zamir tetap menggerakkan komunitas Jumantik untuk memantau perkembangan jentik nyamuk penyebab DBD. 

"Komunitas jumantik tetap jalan  guna menekan laju perkembangan nyamuk dan kerja sama lintas sektor antara puskesmas dengan kelompok lainnya tetap jalan makanya terjadi penurunan kasus jika dibanding dengan tahun sebelumnya," imbuhnya. 

Kepala Dinkes juga mengajak masyarakat agar menjaga lingkungan tetap bersih supaya tidak menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak. 

"Terapkan pola 3M, menguras tempat penampungan air secara rutin, mengubur sampah yang berpotensi menjadi tempat genangan air dan menutup bak penampungan air. Kemudian perhatikan lingkungan sekitar terutama drainase, pastikan aliran air lancar dan jaga pola hidup bersih dan sehat," ajaknya. (sn/perry)

Share:

Heboh! Usai Lantik Perangkat Desa, Kades Ini Sumbagkan Seluruh Gajihnya ke Warga

MUARA ENIM, SININEWS.COM – Kepala Desa (Kades) Aur Duri Kecamatan Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim Muslim Jusroni lantik 12 perangkat desa di Kantor Kepala Desa yang dihadiri unsur tripika, Kapolsek Rambang Dangku serta Danramil 404, Rabu (12/1/22).

 

Dalam sambutannya Muslim berharap perangkat desa yang dilantik dapat bekerja dan mendedikasikan diri untuk masyarakat serta bekerja sesuai aturan yang berlaku terutama bekerja tepat waktu.

 

“Bekerja maksimal atas pelayanan publik, jadwal kerja Senin - Jumat setiap hari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, melayani masyarakat dengan tulus tanpa ada nya pungutan dll semua gratis, apabila ada yg melakukan pungutan maka perangkat desa akan di tindak tegas berupa surat peringatan 1,2,3 dan pemberhentian” tuturnya kepada wartawan.

 

Tak hanya itu, Muslim yang dikenal sebagai pengusaha lokal juga membuat terobosan yang cukup menguntungkan bagi masyarakat, salah satunya dari 11 item program kerja (Proker) menargetkan setiap jalan kampung dan desa dicor beton serta seluruh gajih sebagai kepala desa disumbangkan kemasyarakat Aur Duri.

 

“Ya gajih itu saya sumbangan dan disedahkan untuk masyarakat Desa Aur Duri selama saya menjabat 6 tahun mendatang” tegas Muslim dihadapan masyarakat serta unsur Tripika.

 

Muslim juga menilai ada beberapa program yang sangat penting yang perlu segera dilakukan yakni penambahan jaringan listrik baru untuk daerah Dusun 3 dan 4 yang kini belum terealisasi (sn/tau)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts