Berangkatkan Para Calon Pekerja PT. Sritek, Ridho Harapakan Dapat Menjaga Nama Baik Kota Prabumulih


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Sebanyak kurang lebih 150 para pemuda asal Kota Prabumulih di lepas yang akan bekerja di PT. Sritek Sukoharjo di lepas oleh Pemerintah Kota Prabumulih, Selasa (15/03).

Dalam hal ini, Walikota Prabumulih Ir. Ridho Yahya, MM di dampingi Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Hj. Suryanti Ngesti Rahayu Ridho secara langsung melepas kepergiaan para calon pekerja tersebu.

Tak hanya itu, turut hadir juga OPD Pemerintah Kota Prabumulih serta Orang Tua dan krabat dari para calon pekerja di PT. Sritek yang menghantarkan kepergian para calon pekerja. 

Tak sedikit orang tua dan krabat meneteskan air mata yang mana sebagai tanda haru atas kepergian para calon pekerja tersebut.

"sedihlah, yang penting Dio dapet gawekan Dio jago kesehatan, yang,"tutur Sri Ningsih yang tengah mengusap air mata.

Ibu dari anak yang dulunya hanya bekerja di bengkel ini menghaturkan terimakasih kepada pihak Pemerintah Kota Prabumulih atas Program tersebut.

"Ado program inikan terbantu jugo, terimokasih pak walikota sudah mengadakan tenaga kerja untuk ke pulau jawa," katanya.

Terpisah dengan Walikota Prabumulih Ridho Yahya yang usai melepas rombongan, dirinya mengatakan bahwa hal ini merupakan tindak lanjut dari Pemerintah Kota Prabumulih kepada PT. Sritek.

"Hal ini merupakan tindak lanjut kita kerja sama MOU perusahaan terbesar di Indonesia yaitu PT. Sritek," terangnya.

Di tambahnya, ia juga mengatakan bahwa program ini merupakan hasil dari laporan para warga yang usai subuh berkunjung guna berbincang dengan orang nomor satu di Kota Nanas.

"ini sebenarnya solusi, solusi yang di minta oleh warga kota Prabumulih pada Walikota Yo," sebutnya.

Senada dengan apa yang di jelaskannya pada sambutan serta arahan sebelum memberangkatkan para pekerja, Wako Prabumulih ini menjelaskan bahwa para calon pekerja tidak di pungut biaya.

"Duit bus, makan segalo Kito yang nanggung intinya mereka ini sampe Sano langsung istirahat di Mess, di sana sudah di siapkan Mess,"tuturnya.

Selain itu, suami Ngesti Rahayu ini juga berpesan kepada calon pekerja agar dapat bekerja dengan baik serta menjaga nama baik Kota Prabumulih.

"Jaga nama baik Kota Prabumulih, Kerja dengan rajin jangan macam-macam, jangan malas, makin rajin Dio ada reward tersendiri dari perusahaan itu," tutupnya. (Ari/SN)

Share:

Aksi Unjuk Rasa Tagih Janji Bupati berakhir Damai, Warga Ngaku Puas


PALI. SININEWS.COM -- Dengan adanya aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati PALI, Selasa (15/3/22) oleh puluhan massa yang menagih janji Bupati PALI saat masa kampanye lalu yang menjanjikan akan memasang jaringan listrik di Dusun IV Desa Prambatan kecamatan Abab kabupaten PALI berakhir damai.


Pasalnya, Pemkab PALI merespon cepat dengan mengajak perwakilan masyarakat untuk duduk bersama memecahkan permasalahan tersebut. Ada sejumlah pejabat di PALI yang mengajak perwakilan masyarakat berdiskusi, salah satunya, Asisten I H Andre dan Kepala Dinas Perkim, Ahmad Hidayat.


"Sebenarnya sejak tahun 2021 Pemkab PALI telah mengusulkan pemasangan jaringan listrik ke PLN. Bahkan usulan itu direspon pak Gubernur," ujar Ahmad Hidayat.

Diperkuat juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, H Andre, yang menyatakan bahwa pemerintah PALI melalui pihak PU dan PLN telah setuju untuk pemasangan jaringan PLN. 

"Paling lambat akhir tahun 2022 listrik sudah menyala di wilayah dusun IV Prambatan. Sesuai berita acara yang telah disepakati saat mediasi. Untuk panjang jaringan lebih kurang 14 kilometer dan mudah-mudahan ini bisa terealisasi sesuai rencana agar masalah ini cepat selesai," harapnya.

Sementara itu, Rahman, koordinator aksi didampingi Amirudin mantan kepala desa Prambatan mengaku bahwa permasalahan itu ditanggapi Pemkab PALI dan PLN yang berjanji akhir tahun ini listrik menyala. 

"Kalau masih belum terealisasi hingga akhir tahun ini sesuai berita acara, maka kami akan mengerahkan masa lebih banyak lagi untuk mengadakan aksi demo," tandas Rahman. (sn/perry)
Share:

Belum Teraliri Listrik, Puluhan Warga Prambatan Gelar Aksi Damai Tagih Janji Bupati


PALI. SININEWS.COM -- Puluhan warga Dusun IV Desa Prambatan kecamatan Abab kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendatangi kantor Bupati PALI, Selasa (15/3/22) menggelar aksi damai menyampaikan keinginannya untuk dipasang jaringan listrik karena sempat dijanjikan Bupati PALI H Heri Amalindo saat kampanye lalu. 


Menurut Amirudin mantan kepala desa Prambatan yang ikut dalam rombongan itu menyatakan bahwa dirinya bersama puluhan warga lainnya menuntut Bupati PALI menunaikan janjinya. 

"Dahulu sebelum jadi bupati saat pak Heri masih Penjabat berjanji Dusun IV Prambatan akan dipasang jaringan listrik. Tapi hingga dua periode beliau menjabat, dusun tersebut masih gelap," ujar Amirudin. 

Diakui Amirudin bahwa di wilayah kabupaten PALI hanya dusun IV yang belum ada penerangan listrik. Dimana pada dusun itu ada tiga talang, yakni Talang Jawa, Talang Pom dan Talang Aman.

"Tiga Talang itu dihuni sekitar 70 KK. Kami berharap, pak Bupati segera merealisasikan janjinya agar dusun itu tidak tertinggal," harapnya. 

Dengan adanya aksi itu, Pemkab PALI merespon cepat dengan mengajak perwakilan masyarakat untuk duduk bersama memecahkan permasalahan tersebut. Ada sejumlah pejabat di PALI yang mengajak perwakilan masyarakat berdiskusi, salah satunya, Kepala Dinas Perkim, Ahmad Hidayat. 

Hingga berita ini diturunkan, mediasi masih berlangsung. (sn/perry)
Share:

Gelar Vaksinasi Booster, PTBA Sediakan 5000 Dosis


SININEWS.COM
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melaksanakan vaksinasi booster sebanyak 5000 dosis untuk pegawai dan keluarga pegawai di Gedung Serba Guna (GSG) Baru Tanjung Enim, Senin (14/3/2022).

Kegiatan yang mendapatkan dukungan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim ini dibuka langsung oleh General Manager Pertambangan Tanjung Enim (GM PTE) PTBA Venpri Sagara.

Mewakili Perusahaan, GM PTE menyampaikan ucapan syukur Alhamdulillah karena PTBA kembali bisa ikut berkontribusi dalam menyehatkan bangsa dengan membangun kekebalan komunitas, yang hari bisa melakukan vaksinasi booster.

Ia berharap dari 5000 dosis vaksin booster yang dilaksanakan selama 10 hari kedepan bisa mencapai target 500 dosis perhari secara bertahap, dan kalaupun melebihi target akan lebih baik.

"Semoga setelah vaksinasi booster ini akan lebih siap lagi untuk aktivitas ke depannya," ucapnya.

Tidak lupa GM PTE mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muara Enim, BINDA Sumsel, dan seluruh panitia yang telah mendukung penuh kegiatan vaksinasi booster PTBA.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BINDA Sumsel, Brigjen TNI Armansyah, SH, mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan untuk mendukung kegiatan yang merupakan perintah langsung Presiden Republik Indonesia H. Joko Widodo. 

Dan syukur Alhamdulillah, PTBA tidak main-main menyiapkan segalanya seperti tempat dan fasilitasnya, semoga untuk hari-hari ke depannya tetap disiplin protokol kesehatannya meski sudah diberi vaksin booster.

Ia mengungkapkan bahwa di Indonesia penerima vaksin dosis pertama sudah mencapai 93%, sedangkan untuk vaksin kedua baru mencapai 68% dan vaksin booster masih di bawah 10%. Maka dari itu vaksinasi kini tetap harus digalakkan karena setidaknya wilayah Sumsel untuk vaksinasi kedua sudah mencapai 70% dan makin banyak yang menerima vaksinasi booster. 

"Kami berharap dengan adanya vaksinasi booster yang diselenggarakan oleh PTBA ini, vaksinasi booster dapat dicapai dan makin banyak yang menerima langsung, dan kami yakin vaksinasi booster ini merupakan langkah percepatan herd immunity, khususnya untuk masyarakat, " ujarnya berharap. 

Sementara itu, Ujang Wahyudi, Penerima Booster, mengucapkan terima kasih Perusahaan memberikan perhatian kepada pegawainya dengan mengadakan vaksinasi booster.

Menurutnya, booster ini upaya kita semua untuk semakin menciptakan kekebalan kelompok sehingga bisa bersama-sama melawan virus covid.

"Alhamdulillah ya, sekarang vaksin booster ini tidak ada keluhan, semoga nanti tidak ada gejala. Sebelum vaksin booster Pfizer ini, 6 bulan lalu saya vaksin kedua. Vaksin satu dan dua Astrazeneca," ungkapnya.

Hadir pada acara pembukaan vaksinasi Binda Sumsel ini, Kaban Kesbang Provinsi Sumatera Selatan Kurniawan, AP., M.Si, Asintel Kejati Sumsel I Gede Ngurah Sriada, SH.,MH, Kabagdukops Binda Sumsel Jusak tarigan,Ssos,MH,  Dirintel Polda Sumsel diwakili Wadir Intel Polda Sumsel, AKBP Basani R Sagala, Dansebsatgas Bais, Letkol Inf Sayuti, Asintel Kodam II/Sriwijaya yang diwakili oleh Pabandyalid Siinteldam II/Sriwijaya Mayor Inf Ady Tri, Kasi Intel Korem 044/Gapo yang diwakili Dantim Intelrem 044/Gapo, Kapten Arm Zainal  Arifin. Kaposda BIN Kabupaten Muara Enim Kapten Inf Feri Tuispani SH.(Rilis PTBA)

Share:

Bantu Pemerintah Capai Target Produksi Padi, Anggota DPR-RI Hj Sri Kustina Gelar Bimtek Tanaman Pangan


Palembang. SININEWS.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Fraksi Partai Nasdem, Ir Hj Sri Kustina bekerjasama dengan Kementerian Pertanian menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tanaman pangan sistem pembenihan padi (pemilihan benih umur genjah untuk mendukung IP 400 yang digelar di hotel Emilia Palembang tanggal 13 Maret 2022.


Bimtek tanaman pangan tersebut diikuti peserta sebanyak 76 orang berasal dari kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terdiri dari petani dan penyuluh.



"Kegiatan Bimtek ini merupakan tindak lanjut terhadap aspirasi dari masyarakat di daerah pemilihan setiap anggota DPR-RI. Juga dalam rangka mendukung program pemerintah melalui Kementerian Pertanian yang menargetkan produksi padi sebagai salah satu komoditi utama di tahun 2022  ini sebesar 55,20 juta ton, yang disampaikan kementerian Pertanian saat rapat bersama komisi IV DPR-RI," ujar Hj Sri Kustina, yang saat ini dipercaya duduk di Komisi IV yang salah satu ruang lingkup kemitraannya dengan Kementerian Pertanian. 


Ditambahkan istri dari bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM bahwa melihat data pertanian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan, produksi padi di Sumsel tahun 2021 tercatat sebanyak 2,55 juta ton gabah kering giling, turun hampir 7 persen dari tahun 2020.



Dimana kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang menyumbang paling besar produksi padi di Sumsel. "Dengan adanya Bimtek ini diharapkan produksi padi di provinsi Sumsel bisa meningkat lagi," harap anggota DPR-RI dari Dapil Sumatera Selatan II itu. 


Selanjutnya dijelaskan anggota DPR-RI yang rajin turun ke lapangan itu bahwa gerakkan Indeks Pertanian (IP) 400 atau tanam dan panen 4 kali setahun menjadi sebuah cara baru untuk mengoptimalkan potensi pertanian dan pola itu akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi padi. 


"Apabila produksi padi meningkat akan bermuara pada ketahanan pangan, karena stok beras selalu tersedia. Gerakan ini adalah program prioritas dari Kementerian Pertanian RI saat ini. Dengan menerapkan IP 400, kita akan menciptakan sebuah pola budi daya maraton. Karena kita harus menanam dan memanen sebanyak 4 kali dalam setahun. Dengan kemajuan sarana dan prasarana pertanian saat ini IP 400 sangat memungkinkan untuk diwujudkan," terangnya. 



Dalam mewujudkan IP 400, Hj Sri Kustina menyebut terdapat beberapa faktor penting yang harus diperhatikan, antara lain sistem irigasi persawahan atau ketersediaan air. Kemudian mekanisme pemupukan, pengendalian hama dan penyakit terpadu, pemilihan benih dalam mewujudkan IP 400. Pemilihan benih padi unggul memegang peranan penting dalam peningkatan produksi padi. 


"Salah satu benih yang sedang berkembang dan banyak dicari petani adalah benih padi super genjah, karena memiliki kelebihan umur pendek, juga hasil panen tergolong lebih tinggi mencapai 10,2 ton gabah kering panen per hektar dalam sekali panen," tukasnya. 



Sehingga pada agenda Bimtek tersebut, Hj Sri Kustina menyatakan bahwa setelah melihat secara langsung kondisi di lapangan dan mengetahui potensi-potensi yang ada Dapil Sumsel II, dirinya mengusulkan kepada Ditjend Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI agar memberikan Bimtek kepada para petani di Sumsel terkait sistem pembenihan padi  khususnya terkait pemilihan benih padi genjah. 


"Hal ini agar apa yang menjadi program pemerintah terkait gerakan IP 400 dapat terwujud. Kepada seluruh peserta yang ikuti kegiatan ini saya minta agar benar-benar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, memperhatikan materi yang disampaikan narasumber yang merupakan orang-orang hebat dan ahli dibidangnya. Tetapi harus diingat bahwa pandemi belum berakhir, tetap jaga protokol kesehatan agar kita semua terhindar dari penyebaran covid-19," pesannya. (sn/perry)

Share:

Jelang Puasa, Harga Getah Karet di PALI Belum Bergairah


PALI. SININEWS.COM -- Petani karet di Bumi Serepat Serasan sepertinya masih belum merasa puas dengan harga hasil sadapannya yang pada minggu ini harganya diatas Rp 10.000 per kilogram. Sebab, alasan petani masih kusut wajahnya akibat sejumlah harga bahan pokok jelang bulan puasa ini alami peningkatan bahkan dihadapkan dengan kondisi minyak goreng yang selain mahal juga langka dipasaran. 


Seperti diutarakan Amrin, petani karet asal Desa Karta Dewa kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang mengaku harga getah karet kualitas mingguan pada Senin (14/3/22) alami kenaikan hanya saja nilainya sangat tipis. 

"Minggu lalu harga getah antara Rp 10.200 - Rp 10.300 per kilo, pada minggu ini naik tipis diangka Rp 10.500 per kilo. Meski naik, tapi belum sebanding atas melonjaknya harga bahan pangan," ujar Amrin. 

Sama diutarakan Herman petani karet lainnya yang meskipun harga getah naik, namun saat ini cuaca tidak menentu karena masa transisi memasuki musim kemarau. 

"Produksi getah berkurang karena kadang turun hujan kadang panas cukup terik sehingga pohon karet kami banyak yang sudah gugur daun. Kami hanya pasrah dengan kondisi saat ini, yang penting penghasilan kami bisa menutupi kebutuhan sehari-hari," katanya. 

Sementara itu, Ahmad Deni, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten PALI menyebut bahwa untuk harga karet mengikuti pasar global. 

"Kita tidak bisa intervensi terkait harga getah karet. Kalau untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng, kita masih lakukan koordinasi dengan pihak distributor untuk menambah kuota pasokan minyak goreng ke PALI dan kita berencana adakan operasi pasar murah di setiap kecamatan. Tetapi masih melihat kondisi keuangan terlebih dahulu," terangnya. (sn/perry)


Share:

93 Persen Anak di PALI Sudah Divaksin Covid-19


PALI. SININEWS.COM -- Meski kasus covid-19 di wilayah Bumi Serepat Serasan sudah melandai, namun Satuan Tugas (Satgas) pengendalian covid-19 kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menggenjot program vaksinasi dengan pelayanan vaksinasi diberbagai tempat, baik di fasilitas kesehatan maupun pada setiap acara atau kegiatan massal. 


Hal itu dikemukakan Plt Dinas Kesehatan kabupaten PALI dr Zamir Alvi, Senin (14/3/22). Menurutnya capaian pemberian vaksin terhadap anak usia 6-11 tahun mencapai 93 persen. 

"Capaian itu cukup tinggi. Dimana pemberian vaksinasi dosis pertama mencapai 95 persen untuk dosis pertama dan dosis kedua mencapai 76 persen. Namun kita akan terus melakukan vaksinasi hingga seluruh anak mendapatkannya untuk menangkal penyebaran covid-19," ujar dr Zamir.

Namun diakui dr Zamir bahwa tingginya pemberian vaksin terhadap anak jauh terbalik dengan pemberian vaksin booster yang masih terlalu rendah. 

"Bosster masih rendah, baru 5 persen. Yang sudah rampung dalam pemberian vaksin booster baru terhadap tenaga kesehatan dan pegawai pada pemerintahan. Untuk masyarakat umum masih rendah," tukasnya. 

Yang masih rendah juga diakui dr Zamir adalah terhadap pemberian vaksinasi terhadap Lansia yang baru mencapai 62 persen. 

"Banyak kendala dalam mengejar target vaksinasi Lansia. Terutama faktor fisik dan memiliki riwayat penyakit komplikasi sehingga tidak memungkinkan untuk diberikan vaksin," tukasnya. 

Dalam meningkatkan pemberian vaksin, Dinkes PALI bersama Satgas covid-19 akan terus melakukan pelayanan dan melakukan pelayanan secara jemput bola. 

"Cara efektif dalam meningkatkan pemberian vaksinasi adalah dengan cara jemput bola dan memanfaatkan acara yang melibatkan banyak masyarakat datangi kegiatan itu. Seperti pada giat Kejurnas Offroad baru-baru ini, alhamdulillah banyak masyarakat sadar mendatangi tempat pelayanan vaksinasi yang kami dirikan disekitar lokasi. Mudah-mudahan dengan gencarnya kita lakukan pelayanan vaksinasi, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk divaksin supaya pandemi bisa ditekan dan bisa segera berakhir," harapnya. (sn/perry)
Share:

Babak Awal Tak Di Kasih Gol, Persipra AllStar Maksimalkan Skill Di Babak Akhir

 

BELITANG III, SININEWS.COM-- Tendangan yang belum maksimal di luncurkan Kapten Kesebelasan Persipra All Star Ir. H. Ridho Yahya, MM yakni Walikota Prabumulih, tak dapat menjebol gawang Kesebalasan All Star Tri Karya di babak awal.

Kesebelasan Tri Karya kecamatan Belitang III yang berhasil memperoleh satu angka di babak awal, kini di gempur Squad All Star Persipra di babak akhir hingga skor menjadi 3-1.

Kapten Squad Persipra All Star Ridho Yahya yang hanya memperoleh assist dari gol-gol indah yang berhasil di dapat pada Frandly match kali ini juga memberikan semangat pada babak kedua.

Berbeda dengan para junior, rombongan SSB Prabumulih kini di buat kuawalahan menghadapi tuan rumah  SSB Tri Karya dengan skor akhir 2-1.

Antusias masyarakat Dalam event Frandly Match Antara Kota  Prabumulih dan Desa Tri Karya itu sangat tinggi, dimana para masyarakat berbondong-bondong menyaksikan laga tersebut.

Darmoko, Kades Trikarya yang mewakili masyarakat dan para atlet lapangan hijau menghaturkan terimakasih dan merasa sangat senang dengan hadirnya kepala daerah ke wilayahnya.

"Kami masyarakat tri karya sangat senang dengan kunjungan bapak walikota, terutama SSB desa tri karya dan tadi di kasih kaos tim dari pak walikota untuk SSB tri karya," tuturnya kepada awak media ini.

Di tambahnya, SSB TriKarya yang kini baru di bentuk kurang lebih satu tahun lamanya belum ada kepala daerah atau pejabat pemerintah lainya selain kota Prabumulih yang bermain di Lapangan SSB TriKarya.

"Untuk akhir-akhir ini belum ada karena, Ssb tri karya baru sekitar satu tahun ini jadi belum ada kunjungan dari pejabat pemerintahan lainya," terangnya.

Terpisah dengan Walikota Prabumulih Ridho Yahya, dirinya menyebut bahwa Kegiatan Persipra Tour bukan prihal menang kalah namun untuk mempererat tali silaturahmi.

"kalo mereka senang kan pahala di mata Allah swt, di samping silahturahmi juga menyenangkan orang di jalan kebaikan juga pahala, nyenangke befoto nyenangkan maen, menang kalah itu bukan masalah yang penting bisa membuat masyarakat senang,"kata orang yang memiliki banyak program keislaman tersebut.

"ada pepata mengatakan, buang duri di jalan itukan pahala, nah artinyo sepak bola ini jugo gembira apa lagi bagi warga belitang inikan bahagia kenapa,? Woy kami tadi maen bola dengan walikota, nah inikan suatu yang membuat mereka senang," sambungnya.

Selain itu, sebelum ia menunjukan aksi di lapangan hijau dan memakai Jersey miliknya, dirinya menyempatkan diri untuk bergambar dengan para penonton.

"Yo paling tidak foto itu adalah kenang sebagai motivasi bagi mereka, nanti kalo mereka sudah menjadi pejabat jangan sok hebat, kan walikota itu di pilih masyarakat harus ada di tengah-tengah masyarakat jangan sok hebat dengan masyarakat paling tidak seperti itu," sebutnya.

Terakhir dirinya juga mendoakan kepada anak-anak yang berfoto dengan dirinya yang sedang menjabat sebagai Walikota Prabumulih Itu agar kelak mereka dapat menjadi orang yang sukses di massa yang akan datang.

"Kito soroh doa jugo tadi, sambil befoto do'a apo Doanyo? Yo semoga anak yang befoto tadi dapat menjdi walikota atau bupati," tutupnya. (Ari/SN)

Share:

Terbukti Dongkrak Ekonomi, Pelaku UKM Minta Pemkab Gelar Rutin Event Setingkat Nasional di PALI


PALI. SININEWS.COM -- Geliat ekonomi mulai terlihat di wilayah Bumi Serepat Serasan terutama di kota Pendopo kecamatan Talang Ubi yang merupakan ibukota kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) setelah adanya gelaran kejuaraan Nasional (Kejurnas) Offroad seri 1 di sirkuit Mako Brimob PALI. yang digelar Sabtu dan minggu (12-13/3/22).


Tentu saja, dengan banyaknya dampak positif yang dirasakan pelaku usaha, terutama pedagang kuliner dan penginapan membuat pelaku usaha tersebut meminta pemerintah agar menggelar kegiatan serupa secara rutin dan teragendakan. 

Seperti diutarakan Eko pedagang minuman yang biasa berkeliling disetiap tempat keramian.

"Dengan adanya event seperti ini alhamdulillah omzet kami meningkat berkali lipat dan tidak perlu lagi berkeliling mencari tempat keramaian. Agar perekonomian kami meningkat, kami minta Pemkab PALI mengagendakan secara rutin event-event seperti ini agar banyak pengunjung dari luar PALI berdatangan ke sini," pintanya. 

Juga disampaikan Ayu, pedagang makanan di kelurahan Talang Ubi Utara yang mengaku adanya Kejurnas Offroad pengunjung ke lapak dagangannya meningkat. 

"Harusnya acara seperti ini digelar sesering mungkin. Karena bukan hanya meningkatkan ekonomi pelaku UKM, tapi juga menjadi hiburan rakyat," harapnya. (sn/perry)
Share:

Makin Sore Penonton Offroad Makin Ramai


PALI. SININEWS.COM -- Pengunjung sirkuit Mako Brimob PALI yang menggelar Kejurnas Offroad Seri 1 setelah dibuka oleh Bupati PALI H Heri Amalindo pada Sabtu (12/3/22) makin ramai menjelang sore hari.


Meski terik matahari menyengat, namun tak menyurutkan pengunjung datang ke gelanggang Offroad tersebut karena penasaran ingin menyaksikan ajang yang jarang dilaksanakan di Bumi Serepat Serasan itu.


Sawiran, salah satu pengunjung yang datang dari Desa Sungai Ibul kecamatan Talang Ubi mengaku bahwa dirinya dan keluarganya rela jauh-jauh datang karena ingin melihat segara langsung olahraga uji adrenalin tersebut. 

"Saya bawa anak istri untuk datang kesini selepas menyadap karet di kebun. Kegiatan Offroad ini jarang dilaksanakan. Mumpung di PALI diadakannya, kami rela panas-panasan dan ini menjadi hiburan bagi kami," ujar Sawiran. 

Sama diutarakan Ardi, pengunjung dari Penukal Utara, dirinya bersama puluhan warga lainnya rela konvoi menggunakan sepeda motor menuju lokasi Offroad. 

"Mumpung gratis, kami juga bisa foto-foto didepan mobil Offroad. Meski kami harus bayar parkir, tapi itu tidak masalah karena kami puas bisa menyaksikan secara langsung kejuaraan Offroad tingkat nasional," ungkapnya. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts