Sikapi Jalan Amblas di Tempirai, Begini Penjelasan Kepala PUTR PALI


PALI. SININEWS.COM -- Adanya permintaan warga Tempirai Raya kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang mendesak pemerintah agar segera melakukan perbaikan pada titik jalan yang amblas sejak bulan oktober 2021 lalu, Kepala Dinas PUTR kabupaten PALI, Ristanto Wahyudi menjelaskan bahwa perbaikan jalan Tempirai sudah dianggarkan tahun ini. 

Hanya saja  menurut Ristanto bahwa penganggaran perbaikan jalan tersebut bukan berada di PUTR, melainkan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten PALI. 

"Perbaikan jalan tempirai, berdasarkan informasi yang kami dapat dari Kaban BPBD PALI, perbaikan jalan itu sudah dianggarkan pada tahun ini di BPBD PALI, termasuk penanganan longsor pada badan jalan desa Sedupi kecamatan Tanah Abang," ujar Ristanto, Rabu (30/3/22).

Ditambahkannya, masyarakat harus bersabar karena perlu tahapan yang harus dilalui. 

"Mungkin saat ini pihak BPBD sedang dalam tahap perencanaan," tukasnya. (sn/perry)

Share:

Pemkab PALI dan PT Servo Gelar Vaksinasi Massal


PALI. SININEWS.COM -- Mempercepat program vaksinasi untuk menangkal covid-19 di wilayah Bumi Serepat Serasan, Pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bersama PT Servo Lintas Raya (SLR) gelar vaksinasi massal di Desa Lunas Jaya kecamatan Tanah Abang, Rabu (30/3/22).


Antusias masyarakat pun cukup tinggi pada kegiatan itu. Tetapi membludaknya massa telah diantisipasi panitia yang menyiapkan beberapa meja pelayanan dengan puluhan vaksinator dari Dinas Kesehatan kabupaten PALI. 

Dikatakan Yayan Suhendri, Humas PT SLR bahwa kegiatan itu merupakan upaya perusahaan membantu pemerintah dan masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kabupaten PALI.

"Dengan vaksinasi ini, berdampak meningkatkan imun masyarakat sehingga dapat menangkal penyebaran covid-19. Kegiatan ini juga bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat terutama sekitar wilayah kerja perusahaan. Dalam kegiatan ini juga, kita memberikan paket sembako bagi masyarakat yang bersedia diberikan vaksin," ujar Yayan. 

Sementara dari keterangan salah satu petugas vaksinator bahwa pelayanan vaksin kali ini dari vaksin dosis pertama, kedua, booster hingga untuk anak. 

"Kegiatan ini dari Lansia, masyarakat umum dan anak-anak kami layani. Dosis cukup tersedia, dari dosis pertama hingga booster," jelasnya. (sn/perry)
Share:

400 WBP Divaksin Booster


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid19 di lingkungan lembaga pemasyarakatan klass II Muara Enim, Badan Intelegen Negara (BIN) Daerah Muara Enim bekerja sama dengan Dinas Kesehatan memberikan vaksin ke tiga (booster) kepada 400 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (29/03/2022). Kegiatan caksinasi inipun sekaligus masih dalam rangkaian Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke - 58 Tahun. 

Kalapas Muara Enim Herdianto melalui Kasiminkamtib Agusnadi menuturkan, Palaksanaan Vaksinasi booster merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-58 Tahun 2022.

"Terimakasih kepada pihak BIN Daerah Kabupaten Muara Enim dan Dinas Kesehatan Muara Enim yang mendukung pelaksanaan Vaksinasi Bosster di Lapas Muara Enim,“ ucapnya. 

Agusnadi melanjutkan bahwa hari ini ada 400 Warga Binaan yang mendapatkan Vaksinasi Bosster. Kendati demikian, ada juga yang mendapatkan Vaksin Dosis ke-2.

"Melalui banyak kegiatan positif yang di selenggarakan, salah satunya dengan pemberian Vaksinasi menandakan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan tidak hanya sebagai kebanggaan insan Pemasyarakatan, namun melalui rangkaian kegiatan peringatan HBP juga bermanfaat bagi masyarakat, Sebagaimana Tagline dari pada HBP tahun ini adalah "Pemasyarakatan PASTI dan Ber-Akhlak Mewujudkan Indonesia Maju,” ujar Agusnadi. 

Ditempat yang sama, Kaposda BINDA Muara Enim Kapten. Inf. Feri Tuispani, SH memberikan Apresiasi kepada Lapas Muara Enim yang menggelar Vaksinasi Covid-19.

"Kami Siap mendukung Lapas Muara Enim dalam rangka Percepatan Vaksinasi Covid - 19 dan mungkin kedepannya kita bisa bekerjsama dalam hal lainnya,” pungkasnya.

Share:

Tangkal Budaya Negatif, Hj Sri Kustina Sosialisasikan 4 Pilar Kehidupan di Desa Babat PALI

PALI, SININEWS.COM -- Kemajuan teknologi saat ini memang membawa dampak bagi kemajuan dari berbagai sektor kehidupan, namun dibalik itu harus diantisipasi masuknya budaya negatif dari era globalisasi. Dimana saat ini semua informasi mudah dan cepat masuk disemua kalangan termasuk generasi muda. 

Untuk antisipasi masuknya budaya negatif itu, anggota MPR-RI Ir Hj Sri Kustina terjun ke tengah-tengah masyarakat guna mensosialisasikan 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Pada kegiatan sosialisasi itu, Hj Sri Kustina mendatangi masyarakat Desa Babat kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi Sumatera Selatan pada Senin (28/3/22) dengan peserta terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang diwakili oleh kelompok pelajar, karang Taruna, kelompok pemuda dan olahraga, Ibu-ibu PKK, kelompok pengajian, perangkat desa dan tokoh masyarakat dan ulama.

Sebelum pemaparan sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang disampaikan narasumber, Hj Sri Kustina mengenalkan diri kepada peserta yang hadir bahwasanya dirinya sebagai anggota MPR-RI mempunyai tiga tugas utama, yakni memasyarakatkan ketetapan MPR, memasyarakatkan Pancasila dan UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika serta menyerap aspirasi masyarakat. 

"Oleh karena itu, sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dilaksanakan oleh saya dan anggap MPR-RI lainnya. Ini menunjukkan adanya tanggungjawab bersama dalam memberikan pemahaman tentang nilai-nilai luhur bangsa," ujar anggota MPR-RI dari Dapil Sumsel II yang meliputi 11 kabupaten/kota.

Pentingnya sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah pemilihan anggota MPR-RI, dijelaskan Hj Sri Kustina adalah dalam rangka membangun sumber daya daerah agar seluruh penyelenggara pemerintahan dalam proses membangun daerah dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa.

"Sebagaimana yang terdapat di dalam 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa, perlu kiranya ini terus disampaikan kepada penyelenggara pemerintahan juga kepada seluruh elemen masyarakat. Dan sosialisasi ini juga untuk menangkal budaya negatif yang masuk ke kalangan generasi bangsa. Oleh karena itu, saya harapkan kepada seluruh peserta untuk menyimak baik-baik apa yang disampaikan narasumber," pesan Hj Sri Kustina yang juga istri dari Bupati PALI H Heri Amalindo. (sn)

Share:

Jalan Amblas Belum Diperbaiki, Warga Tempirai : Kami Merasa Dianak Tirikan


PALI. SININEWS.COM -- Jalan yang amblas sejak beberapa bulan lalu di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hingga saat ini belum ada upaya perbaikan oleh pemerintah kabupaten PALI meskipun jalan itu merupakan akses vital penghubung dua kecamatan yakni kecamatan Penukal Utara dan Air Itam kecamatan Penukal. 

Warga pun mendesak pemerintah kabupaten PALI untuk segera melakukan perbaikan, lantaran apabila dibiarkan lama, kerusakan jalan dikhawatirkan akan melebar.

"Kami menantikan upaya perbaikan dari Pemkab PALI. Kondisi jalan yang saat ini mengkhawatirkan berimbas aktivitas terganggu serta pengendara perlu kehati-hatian apabila melintas dilokasi jalan amblas," kata Arman Marzuki atau sering di sapa Son Mega, Selasa (29/3/22).

Son Mega juga menyatakan bahwa warga desa Tempirai Raya merasa di anak tirikan, pasalnya jalan amblas terjadi pada Oktober 2021 sampai sekarang belum ada perbaikan, padahal selang beberapa lama kejadian  Wabup sendiri yang melihat kondisi jalan amblas itu. 


"Bagaimana kami tidak iri, karena di desa lain ada jalan amblas bulan Januari 2022 sekarang sudah selesai di perbaiki, sementara kami sudah lama amblas tapi hanya dicek lokasi, sedangkan untuk perbaikan belum ada kapan realisasinya. Kami mempertanyakan apa beda desa kami dengan desa lain, padahal jalan yang amblas itu akses utama desa kami," tukas Son Mega. 

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR kabupaten PALI hingga berita ini diturunkan belum memberikan klasifikasinya. 

Diketahui sebelumnya bahwa jalan poros Tempirai Raya kecamatan Penukal Utara - Air Itam Kecamatan Penukal amblas pada bulan oktober 2021 lalu. Memang dari beberapa instansi pemkab PALI telah melakukan peninjauan di lokasi kejadian, bahkan Wakil bupati PALI sendiri turun langsung didampingi Dinas terkait. 

Namun hingga kini belum ada upaya perbaikan dari Pemerintah kabupaten. Agar aktivitas masyarakat lancar, pemerintah desa setempat berinisiasi melakukan perbaikan secara gotong royong. Alhasil, jalan poros tersebut bisa dilalui kendaraan. Hanya saja karena material perbaikan seadanya, yakni terbuat dari kayu, maka kendaraan dengan tonase berat belum diizinkan melintas di lokasi jalan tersebut karena dikhawatirkan memperburuk kondisi jalan. (sn/yogi)




Share:

Ketua Aktivis Desa PALI Taklukkan Kades Tambak


PALI . SININEWS.COM -- Ketua Aktivis Desa PALI Jhoni Iskandar, ST akhirnya menjatuhkan pilihan pendamping hidupnya bersama Kepala Desa Tambak Baria, S.E., M.Si. Lamaran yg digelar di Desa Tambak bertempat di Rumah Kepala Desa Tambak nampak sangat meriah dgn dihadiri oleh keluarga besar dari pasangan muda-mudi berprestasi ini.

.

Sosok Gadis Muda bertalante dengan usia yg terbilang sangat muda sudah mengemparkan PALI saat dirinya terpilih sebagai Kepala Desa. Wanita yg sdh aktif di dunia pendidikan dengan mengagas Yayasan Jaya PALI guna memberikan harapan bagi orang-orang yg putus sekolah untuk melanjutkan Sekolah Paket. Namanya begitu harum di Kabupaten PALI bahkan Sumatera Selatan karena salah satu sosok wanita dan termuda sebagai Kepala Desa.

.

Sosok Pria yang berani melamar ini juga mempunyai kesibukan di Bidang Organisasi bahkan namanya di Kenal sejak semasa di Kampus di Jurusan Teknik Kimia Universitas Sriwijaya sebagai Ketua Umum Komunitas Young Entrepreneur Sriwijaya dan skrng menjabat sebagai Ketua Umum Organisasi Aktivis Desa PALI. Pria yg dikenal sebagai pengusaha Muda ini pernah bekerja di Bank namun pekerjaan itu dilepas karena ingin berfokus membangun usaha dan mengelar program kerja bermanfaat di Organisasi yg saat ini dia Nakodai.

.

Kedua pemuda-pemudi yg inspiratif ini sangat patut dicontoh oleh kaulah muda karena kesiapan baik Finansial, Metal bahkan Ilmu menuju jenjang keseriusan dari hubungan mereka ini menjadi tolak ukur keberhasilan dalam rumah tangganya kelak.(sn) 

.

Share:

Dewan Muara Enim Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran


MUARA ENIM, SININEWS.COM
– Peristiwa kebakaran yang terjadi di kampung Kemayoran atau yang viral disebut kemayoran bewarne RT 02 RW 02 kelurahan Pasar 1 kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim tepatnya di belakang Masjid Agung, Minggu malam sekitar pukul 19:30, (27/3/22).

Dari peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan 1 unit rumah milik Ruspudin dengan kerusakan 100 %, dan merambat kerumah sekitar yaitu milik Zulfikar dengan kerusakan sekitar 30%, rumah milik Syarifudin dengan kerusakan sekitar 35%, rumah Farisa dengan kerusakan sekitar 35%, rumah milik Anisa dengan kerusakan 35%, dan rumah milik Kholidin sekitar 35%,.

"Tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan sekitar 350 juta sampai dengan 500 juta rupiah".

Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten muara enim dari Fraksi Partai Gerindra davil 1 Bapak M. Zen Sukri menyempatkan diri berkunjung untuk berbelasungkawa sekaligus memberikan bantuan berupa sembako seperti beras, gula, kopi, air mineral dan sirup kepada korban yang terkena musibah, dan bantuan tersebut langsung diterima oleh ketua RW Pak Fideraini, Senin, 28/03/2022

Ketua RW 02 kelurahan Pasar 1 Muara Enim Fideraini mengatakan bahwa api diduga berasal dari atas atau pelapon rumah karena api tiba-tiba cepat membesar sehingga cepat menghanguskan 1 unit rumah milik Ruspudin yang saat kejadian sedang kosong ditinggal penghuninya serta menjalar ketetangga tapi tidak menghanguskan hanya lima rumah dengan kerusakan diperkirakan 35 % an, kata Fideraini sesepuh Kemayoran tersebut kepada media.

Sementara itu asal usul api masih dalam penyelidikan pihak terkait dan dugaan sementara berasal dari konsleting listrik.(Asep)

Share:

*Aksi Damai Masyarakat Ke Perusahaan RMK,Berakhir Dengan Perjanjian,Berikut Isi Perjanjiannya:*

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Puluhan Masyarakat Desa Gunung Megang Dalam kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan yang mengatasnamakan Komite Masyarakat Gunung Megang Bersatu (KMGMB) menggelar aksi damai di lokasi tambang IUP PT TBBE (Turba Batu Bara Enim) dan PT RMK (Rantai Mulia Kontraktor),Senin(28/03/2012).

Adapun tujuan puluhan Masyarakat tersebut melakukan aksi damai mempertanyakan terkait izin dari aktivitas perusahaan yang sudah lama beroperasi dan telah membuat sebagian Masyarakat sekitar perusahaan resah.

Adapun tuntutan masyarakat yang ingin segera di penuhi oleh pihak perusahaan dan agar masyarakat bisa menjalankan aktivitas seperti biasa diantaranya :

1. Dari aktivitas PT TBBE dan RMK dianggap berdampak negatif karena di duga terjadi pencemaran lingkungan yang terjadi di sungai lengi.

2. Jembatan yang dibangun oleh PT RMK yg mengganggu aktivitas warga agar segera diatasi supaya tidak lagi menganggu aktivitas warga.

3. Diduga adanya penyempitan sungai akibat pembangunan jembatan.

4. Dan yang terakhir tidak adanya kontribusi dari pihak perusahaan terhadap warga sekitar.

Kordinator aksi Taufik Qurahman dalam orasnya menjelaskan,bahwa aksi ini murni panggilan hati kami selaku masyarakat yang gerah melihat aktivitas perusahaan sekelas RMK dan TBBE yang diduga telah seenaknya saja melakukan pencemaran lingkungan sehingga menyebabkan kedua sungai yaitu sungai lengi dan sungai hande tercemar akibat adanya aktivitas tambang tersebut.

“Kami disini melakukan unjuk rasa damai tanpa adanya tunggangan dari pihak manapun, ini murni dari hati kami selaku masyarakat perihatin melihat masyarakat Desa kami yang saat ini tidak bisa menikmati sungai yang sehari-hari menjadi penghidupan,dan menjadi tempat aktivitas warga dari mencuci baju,mandi bahkan untuk masak menggunakan air sungai tersebut,” tegas Taufik selaku koordinator aksi saat dijumpai awak media.

Dalam Aksi Damai yang di hadiri langsung pihak pemerintah,pihak keamanan TNI/Polri serta pihak Perusahaan RMK ini berakhir dengan surat perjanjian yang dibuat oleh pihak perusahaan RMK.

Dalam perjanjian tersebut M.Haikal Selaku legal perusahaan RMK menyebutkan bahwa pihak RMK akan menghentikan semua aktivitas perusahaan yang berada di Desa Gunung Megang Dalam,Kecamatan Gunung Megang,Kabupaten Muara Enim,sampai semua perizinan atau rekomendasi dari pihak pihak terkait keluar dan tuntutan masyarakat terakomodir.

"Kita mengambil keputusan tersebut dengan pertimbangan yang matang,dan agar semuanya menjadi kondusif,namun jika tadinya masyarakat tidak mau menerima solusi dari Kita,maka pihak Kita akan menyerahkan keputusannya kepada para penegak hukum walaupun nantinya akan berakhir di pengadilan."pungkas M.Haikal.

Camat Gunung Megang Ardiansyah S.Sos pada kesempatan ini menyampaikan pada awak media ini, bahwasanya Aksi Damai berjalan dengan kondusif, antara pihak perusahaan dan masyarakat suda membuat suatu perjanjian dan kesepakatan dengan disaksikan oleh pihak pemerintah Desa dan diketahui oleh saya selaku Camat.

"Alhamdulillah Aksi Damai berjalan kondusif walau sempat terjadi sedikit persetegangan namun semuanya suda di selesaikan oleh pihak keamanan baik dari TNI maupun Polri." Pungkas Ardiansyah S.Sos.

Share:

Ridho Yahya Sambut Hangat Kejari Baru Kota Prabumulih

 

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Dalam rangka mempererat tali silaturahmu dan sinergi antar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih, Roy Riady SH MH Kunjungi Walikota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya, MM., Selasa (28/03).

“Hari ini saya silaturahmi ke tempat pak wali dalam hal forkopimda, biar sinergi dalam hal pelaksanaan pekerjaan masing-masing,” ujar Kajari Prabumulih dibincangi usai audiensi tersebut.

Menurut dia, sebagai pejabat baru di Prabumulih, dirinya akan melakukan adaptasi dan sosialisasi kepada unsur pimpinan daerah maupun tokoh dan elemen masyarakat setempat.

Terkait wilayah tugas dan kondisinya. pria yang pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menyatakan semua sama saja. Namun terpenting, sebagai pimpinan kejaksaan di daerah, dirinya tetap mengedepankan kinerja profesional dan proporsional sesuai tugas dan fungsi dan menjaga wibawa institusinya.

“Iya tentu kerja tetap profesional,” ucapnya.

Dikatakan Roy, jika tidak ada pembahasan khusus dalam audiensi dengan orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian tersebut.

“Gak ada (obrolan khusus) ngobrol-ngobrol saja, biar saling kenal seperti itu,” kata dia.

Namun, lanjut Roy, ia berharap dalam pertemuan tersebut Wali Kota Prabumulih dapat mendukung dirinya selaku Kajari yang baru di kota nanas.

“Saya berharap pak wali juga support terhadap pekerjaan saya dan saya juga support pekerjaan pak wali, pembangunan disini,” ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai bentuk support yang dilakukan kejaksaan terhadap pemerintah kota Prabumulih, Roy Riady menegaskan salah satu bentuk dukungan dari kejaksaan yaitu mengawal pembangunan di Kota Prabumulih.

“Kita mengawal pembangunan dek, kalau ada yang salah kita periksa kalau tidak ada yang salah tidak kita periksa, kerja tetap profesional,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Kajari ini, dalam penegakan hukum ada dua hal yang dapat dilakukan yaitu pencegahan dan penindakan.

“Semua itu kita jalani semua disini, jadi kejaksaan melakukan pencegahan dengan sosialisasi yang dilakukan intel dan kasi pidsusnya melakukan penindakan kalau ada yang salah,” tandasnya.

Share:

Setelah Diresmikan, CPNS di PALI Harus Berhenti Kalau Tak Patuhi Perjanjian


PALI. SININEWS.COM --  Sebanyak 86 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi tahun 2021 di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diresmikan. Proses peresmian CPNS sendiri dilakukan Bupati PALI melalui Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono, Senin (28/3/22) di aula Rumah Dinas Bupati PALI. 


Saat meresmikan CPNS, Wabup menegaskan bahwa CPNS telah menandatangani perjanjian untuk tidak pindah tugas selama 10 tahun, apabila perjanjian tidak dipenuhi maka yang bersangkutan harus bersedia berhenti jadi PNS. 

"Ada perjanjian tudak boleh mengajukan pindah tugas selama 10 tahun. Apabila ini tidak diindahkan, maka yang bersangkutan harus rela melepas status PNS," tandas Wabup saat menyampaikannya semburannya setelah peresmian CPNS. 

Wabup juga berpesan agar seluruh CPNS yang telah resmi bertugas di PALI agar bersedia ditempatkan di masing-masing OPD sesuai formasinya. 

"Sebagai PNS harus mempunyai komitmen dan moralitas, disiplin dan memiliki etos kerja tinggi. Memahami fungsi dan perannya sebagai PNS dan memiliki pengetahuan serta wawasan. PNS sejati adalah terus berusaha meningkatkan kinerja dengan tanpa menghitung gaji juga mengutamakan pelayanan sehingga memberikan kepuasan terhadap masyarakat," pesan Wabup. 

Wabup menambahkan bahwa CPN yang telah diresmikan merupakan orang-orang yang beruntung dan keberuntungan itu patut disyukuri lantaran telah melalui proses panjang sehingga terpilih sebagai CPNS yang sebentar lagi jadi PNS. 

"Anda adalah orang-orang beruntung, syukuri dengan bejerja yang baik. Keberhasilan ini berkat kerja keras orang tua, untuk itu jangan lupakan orang tua kalian. Bekerja pada pemerintah bukan materi yang anda cari tapi pengabdian sepenuh hati yang harus anda berikan. Seorang PNS yang mengabdi pada negara adalah kemuliaan, PNS dituntut adanya keteguhan dan komitmen yang tinggi." tukas Wabup. 

Sementara itu, Kepala BKPSDM kabupaten PALI Deasy Rosallia menyebut bahwa ada 86 CPNS yang diresmikan, sebagian besar dari Formasi Kesehatan dan teknis. 

"Untuk CPNS asli dari PALI sekitar 20 persen dari jumlah keseluruhan. Dan sebagian besar fermasi kesehatan juga teknis, sebab untuk tenaga pengajar dari PPPK," terang Deasy. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts