Distan PALI Surati Gubernur, Minta Alsintan Bisa Dikelola dan dI Rawat di PALI


PALI. SININEWS.COM -- Mempermudah para petani di Kabupaten Penuakal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas Pertanian (Distan) meminta kepada Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) untuk pengelolaan dan perawatan Alsintan yang ada kembali ke anggaran APBD PALI.


Hal itu dijelaskan Plt Kepala Distan Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni SP MM, saat meninjau Alsintan di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, jenis Alat berat excavator yang diamanakah kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di Kabupaten PALI


"Memang sekarang ini kita (Distan, red) mendapat surat dari provinsi untuk melaporkan kondisi dan mengumpulkan alat-alat berat. Yang rusak masih menjadi tanggung jawab Gapoktan dan selalu di surat terus Gapoktan untuk memperbaiki alat tersebut,” terangnya, saat meninjau lokasi Alat berat Excavator, belum lama ini. 


Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa Distan PALI sudah bekoordinasi dengan kades Talang Akar untuk dititipkan alat-alat berat tersebut dan disepakati untuk dijaga bersama-sma tanpa sewa lahan.


"Kenapa di Talang Akar, di pilih tempat itu dengan pertimbangan lahan luas dan terjangkau dari monitoring pihak Dinas Pertanian. Ada empat alat berat makanya perlu lahan yang cukup luas. Satu berfungsi normal, dua rusak ringan dan satu rusak berat, semua alat masih tahap perbaikan oleh gapoktan dan laporan kegiatan alat di buat secara berkala," katanya yang juga Ketua FPTI PALI ini.


Selain itu, agar Alsintan yang ada dapat bergerak terutama membantu masyarakat dalam pengelolaan lahan pertanian, maupun membuka lahan pertanian, Pemda PALI telah menyurati Gubernur agar Alsintan terutama alat berat excavator, biaya perawatannya diambil alih APBD PALI.


"Sekarang kita sudah buat surat Bupati yang ditujukan kepada Gubernur melalui Dinas Pertanian TPH Provinsi Sumsel untuk alat berat tersebut agar dihibahkan kepada Kabupaten PALI melalui brigade alsintan Dinas Pertanian," tambahnya.


Tujuannya, agar pemeliharaan bisa melalui APBD dan kebutuhan alat berat sangat di butuhkan oleh petani dalam rangka membuka lahan tanpa membakar. "Mengingat proposal permintaan peminjaman dari masyarakat sudah banyak," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Ketua KNPI PALI Aka Cholik Darlin Siap Dukung Program HERO Hingga Tuntas


PALI. SININEWS.COM -- Dengan memasuki usia ke- 9 tahun Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang jatuh pada 22  April 2022 ini, ketua DPD KNPI kabupaten PALI Aka Cholik Darlin S.Pdi SH MM didampingi Sekretaris Yogi S Memet dan bendahara Denis Matalata menilai bahwa kabupaten PALI telah menunjukkan kemajuan yang cukup baik di bidang Infrastruktur dan SDM. Hal itu tidak lepas dari peran sang pelopor pembangunan PALI yakni H Heri Amalindo.


"DPD KNPI PALI pastikan menjadi garda paling depan dalam peran kepemudaan mendukung program H Heri Amalindo dan H Soemarjono ( HERO ) sampai tuntas. Dengan peran kolaborasi kepemudaan dalam membangun SDM pemuda yang Inovatif kreatif dan profesional," ujar Ketua KNPI PALI, Minggu (17/4/22).


Masih kata Aka Cholik bahwa KNPI PALI fokus programnya untuk meningkatkan SDM kepemudaan PALI dengan bersinergi dengan OKP yang ada di kabupaten PALI baik Banon Ormas maupun Banon OKP partai politik yang secara otomatis menjadi anggota KNPI PALI.


"Mari kita bersaing dalam kebaikan dengan menciptakan inovasi baru yang berimplementasi pada kesejahteraan masyarakat. Saya hanya ingin KNPI PALI kedepannya lebih baik, sebagai karateker saya pastikan mendukung pemuda PALI yang masih energik untuk menahkodai KNPI kedepannya," ujar mantan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD PALI ini.


Terpisah Yogi s Memet Sekretaris DPD KNPI PALI mengharapkan agar OKP yang ada di PALI untuk berkolaborasi bersama dukung Penuh kebijakan pemerintah kabupaten PALI. "Dengan menyajikan konsep kritik yang membangun dan profesional agar bisa membawa kondusifitas proses pembangunan kabupaten yang terbilang mudah di Sumsel ini," jelas Yogi yang Juga ketua DPC REPDEM PDIP PALI ini.


Senanda di sampaikan Denis Matalata SH Bendahara DPD KNPI PALI bahwa KNPI akan fokus membangun SDM Pemuda PALI yang berkualitas dan nantinya dapat menjadi tempat searching knowledge para pemuda yang berada di OKP dan PK yang ada di bumi serepat Serasan.


Alumni Fakultas Hukum universitas Sriwijaya yang juga anggota GP Ansor ini juga Berharap agar pemerintah dapat bersinergi mendukung program kepemudaan kabupaten PALI yang akan mewujudkan keselarasan dalam membangun PALI kedepannya. (sn/perry)


Share:

Pelaku Pencurian Motor di Jalan Perigi Pendopo Terpantau Kamera Pengintai


PALI. SININEWS.COM -- Pencurian sepeda motor kembali marak terjadi di wilayah kecamatan Talang Ubi, seperti yang dialami Abdullah (26) warga Jalan Perigi Golf Permai Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang harus merelakan sepeda motor kesayangannya raib digondol maling yang tengah diparkir digarasi belakang rumahnya. 



Aksi Pencurian dengan pemberatan tertuang dalam Pasal 363 KUHP ini terjadi di rumah korban kawasan Jalan Perigi Golf Permai pada Sabtu (16/4/2022) sekira pukul 01.00 Wib dini hari.


Dimana kronologi kejadian, mulanya korban Abdullah yang memarkirkan kendaraannya sepeda motor jenis Jupiter MX Warna hitam BG 3690 ON di garasi belakang rumahnya pada sore hari, Jumat (15/4/2022) sekira pukul 17.00 WIB dalam keadaan terkunci stang.


Kemudian, orang tua korban pada Sabtu Dini Hari sekira pukul 02.00 Wib terbangun untuk ke kamar kecil. 

Saat menuju kebagian belakang rumahnya, betapa terkejutnya orang tua korban mengetahui bahwa motor anaknya yang terparkir di garasi tak lagi berada ditempatnya.


Atas kejadian ini, korban langsung melaporkan kejadian pencurian motor tersebut ke Polres PALI dengan laporan polisi STTLP/B-52/IV/SUMSEL/Res PALI.


Menurut Abdullah aksi Pencurian Sepeda motor dikawasan rumahnya kian marak, apalagi semenjak Bulan Ramadan. 


"Kawasan kediaman Kami ini sudah dua kali terjadi kehilangan motor pada malam hari. Kami harap petugas keamanan segera bertindak cepat agar tak ada korban lainnya," ungkap Abdul, Sabtu (16/4/2022). 


Sementara, Kapolres PALI AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Marwan berkata bahwa laporan korban sudah diterima pihaknya dan segera ditindaklanjuti.


"Akan kita proses. Untuk antisipasi dalam hal ini Polres PALI meningkatkan kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dan Patroli," ujarnya. (sn/perry)
Share:

Pj. Bupati Serahkan Keputusan Pengangkatan 213 CPNS Pemkab. Muara Enim Formasi Tahun 2021

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Pj. Bupati Muara Enim, Dr. H. Nasrun Umar, S.H., M.M., Kamis (14/04) resmi mengangkat 213 peserta yang dinyatakan lulus pada tahapan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk formasi 2021 sebagai CPNS. Peresmian ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Muara Enim tentang Pengangkatan CPNS Pemkab. Muara Enim tahun 2022 di Balai Agung Serasan Sekundang, Rumah Dinas Bupati Muara Enim.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati yang juga hadir bersama Forkopimda Kab. Muara Enim menegaskan bahwa CPNS yang terdiri dari tenaga kesehatan dan tenaga teknis ini tidak diperkenankan untuk mengajukan usul pindah unit kerja maupun pindah instansi minimal 10 tahun terhitung mulai diangkat sebagai CPNS. Apalagi menurutnya masa CPNS merupakan masa percobaan dan masih dalam proses sehingga nantinya dapat diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Untuk itu, dirinya berharap para CPNS dapat menunjukkan kemampuan, kinerja serta memiliki integritas diri untuk memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Pj. Bupati mengharapkan para CPNS dapat membantu meringankan beban dan tugas yang menjadi kewajiban perangkat daerah dalam melaksanakan program-program pemerintah sehingga dituntut untuk memiliki kemampuan beradaptasi, menjunjung tinggi idealisme dan bekerja keras sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Selain itu dirinya juga menghimbau agar para CPNS dapat menanamkan sifat PDLT yaitu Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan tidak Tercela dalam mengabdikan diri menjadi seorang ASN. Turut hadir dalam peresmian tersebut, Para Staf Ahli, para kepala dinas/instansi Kabupaten Muara Enim dan juga Kepala Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara yang diwakili oleh Kepala Bidang Informasi Kepegawaian, Joko Warsito, S.Kom., M.M.,

Share:

Upaya Pencegahan Belum Optimal

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim, Irfan Wibowo didampingi Kasi Pidsus, A Prasetyo Kasi Intel, M Ridho Saputra, Kasi Pidum, A Akbar, serta Kasi Datun dan Kasi BB lingkup Kejaksaan Negeri Muara Enim mengatakan bahwa upaya pencegahan yang dilakukan pihaknya terhadap kasus tindak pidana korupsi dirasakan belum optimal dan semaksimal mungkin. Untuk itu, sebagai aparat penegak hukum(APH), upaya penindakan masih akan terus dilakukan untuk menekan laju korupsi di Bumi Serasan Sekundang.

Hal itu dikatakan Irfan, saat menerima audiensi Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Kabupaten Muara Enim yang dihadiri Ketua PWI Kabupaten Muara Enim terpilih, Al-Azhar dan 5 pengurusnya, Rabu kemarin(13/4/2022).

Dikatakan Irfan, penilaian akreditasi kinerja Kejaksaan Negeri Muara Enim Se-Sumatera Selatan menjadi patokan dirinya dan staf soal pencapaian kinerja selama dirinya memimpin. Dijelaskannya, untuk penanganan perkara Pidana Khusus mendapatkan ranking 2 Se- Sumsel dari 15 Kejaksaan Negeri. Lalu, penanganan perkara Pidana Umum peringkat 3, Seksi Intelijen mendapat peringkat 3, Seksi Perdata dan Tata Usaha (Datun) peringkat ke 6 dan Seksi Barang Bukti(BB) mendapat peringkat 3.

"Saya melihat Kabupaten Muara Enim ini APBD nomor 2 Se-Sumsel, akan tetapi angka kemiskinan nomor 7 Se-Sumsel. Dalam perannya di Pidana Khusus, kami akan lebih mengedepankan peran pencegahan daripada penindakan. Kami baru melakukan penindakan satu di PU PR tapi mendapat sorotan tajam. Bagi kami sebagai APH di Muara Enim, itulah peran kami yang harus dilakukan selain pencegahan, tetapi juga menindak," ungkap Irfan dalam dialog.

Dikatakannya, saat ini pencegahan yang dilakukan dirasakan belum maksimal dalam perannya menyukseskan pembangunan. Hal ini dikarenakan adanya skeptis pihak eksekutif terkait kebijakan yang diambil dalam upaya pencegahan kasus pidana korupsi yang melibatkan aparatur sipil negara(ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Salah satunya, terang Irfan, dengan adanya pengunduran diri sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) dan Pengawas dalam lingkup Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim usai penindakan kasus Pidana Khusus(Pidsus) di dinas tersebut.

 "Kinerja pencegahan low optimal tetapi sudah jalan. Inilah yang akan kita jalankan yakni upaya pencegahan dengan melibatkan perkara perdata dan tata usaha(Datun) dalam pencegahan korupsi. Selain itu, di tubuh kita juga terjadi peningkatan SDM terutama penambahan personil di intel dan pidsus," terangnya.

Ditambahkan dia, diharapkan nantinya ada pembangunan sistem pondasi yang kuat untuk mengoptimalkan pencegahan sejak dini, sehingga kasus "memalukan" ini tidak terulang lagi di Kabupaten Muara Enim dan ini perlu diwujudkan dalam bentuk sistim kebijakan penguatan tata kelola di Pemkab Muara Enim. "Saat ini mereka takut dari dampak penindakan oleh APH. Ini yang sedang kita upayakan, bagaimana caranya agar antara APH dan Pemkab bisa saling sinergis untuk menjadikan Kabupaten Muara Enim yang maju dan modern. Saya pikir di Muara Enim ini semuanya ada, SDM ada, anggaran ada, dan kepedulian sesama juga ada," kata Irfan.

Sementara, Al-Azhar, Ketua PWI Kabupaten Muara Enim terpilih yang sering di panggil Azhar pada kesempatan ini  mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum terutama Kejaksaan Negeri Muara Enim yang menurut penilaiannya sudah bekerja sesuai dengan peran dan fungsinya. Azhar menilai bahwa upaya penindakan yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Muara Enim merupakan hal yang lumrah dilakukan aparat penegak hukum. "Kami apresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Muara Enim selama 1 tahun ini dan sudah sesuai jalurnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Kami mendukung langkah-langkah yang diambil, justru jika tidak ada penindakan, kami menilai bahwa kinerja Kejaksaan tidak sesuai fungsi dan tugasnya," ujar Azhar.

Share:

PTBA Hadirkan Posyandu Guna Playanan Kesehatan Warga Keban Agung

MUARA ENIM, SININEWS.COM  -- Guna mempermudah masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dan mendukung kegiatan kemasyarakatan, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membangun Posyandu dan Balai Masyarakat di Perumahan Bara Lestari RT 40 Desa Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.

Peresmian Posyandu dan Balai Masyarakat di tersebut langsung diresmikan Senior Manajer Pengembangan Aset dan Infrastruktur PTBA Ichsan Aprideni didampingi Manajer Pengembangan Aset Tanah dan Bangunan Mirwan Fahlefi bersama Camat Lawang Kidul Andrille Martin didampingi Unsur Forkompincam Lawang Kidul di Perumahan Bara Lestari, Rabu (13/04/2022).

Ichsan mewakili Perusahaan mengatakan bahwa dibangunnya Posyandu dan Balai Masyarakat oleh PTBA merupakan salah satu wujud komitmen dari PTBA untuk membangun kawasan perumahan yang lengkap dengan fasilitas umum.

Sehingga Posyandu dan Balai Masyarakat bisa digunakan sebagai tempat berinterkasi,  dan  mencari solusi. 

Ia berharap fasilitas yang dibangun agar dapat dijaga dan dirawat dengan baik, digunakan sebesar-besarnya untuk keberlangsungan dan kebermanfaatan untuk masyarakat di sekitar. 

"Mohon doa dan supportnya sehingga Insha Allah tahun depan masyarakat bisa menggunakan fasiltas Posyandu ini," ucapnya.

Ditambahkan Mirwan, untuk waktu pelaksanaan  pembangunan Posyandu dan Balai Desa akan dilaksanakan selama 150 hari dimulai 6 April - 3 September 2022.

"Untuk ukuran Posyandu 6 meter x 4 meter, sedangkan ukuran Balai Desa atau Balai Masyarakat memiliki ukuran 12 meter x 8 meter yang bisa menampung 80 orang, serta juga dibangun Musholla ditempat yang sama berukuran 8 meter x 9 meter," sebutnya.

Sementara itu, Andrille Martin mewakili Pemerintah Daerah mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Bukit Asam Tbk dengan dibangunnya Balai Masyarakat, Posyandu, dan Musholla.

Menurutnya, ketiga fasilitas ini sangat dibutuhkan masyarakat dan ini merupakan komitmen yang sudah disepakati waktu memindahkan dan semua fasilitas diberikan.

"Alhamdulillah, kita lihat sendiri satu per satu fasilitas sudah terpenuhi. Yang jelas, saya mengharapkan masyarakat saya di sini tetap kompak, jaga selalu tali silaturahmi, selalu membaur, dan aset-aset untuk penunjang fasilitas umum ini dijaga dengan baik," himbaunya.

Pada kesempatan yang sama, Kades Keban Agung Fajrol Bahri mewakili masyarakat senada mengucapkan terima kasih kepada Bukit Asam dengan membangun fasilitas-fasilitas umum yang sangat berguna.

Agung meminta warganya setelah posyandu, balai masyarakat, dan musholla selesai dibangun bisa digunakan dengan sebaik mungkin, tanamkan rasa memiliki dan mari menjaga bangunan bersama-sama agar tidak rusak.

"Mudah-mudahan PT Bukit Asam Tbk selalu berjaya dan karyawannya selalu diberi kesehatan serta selalu dijauhkan dari marabahaya," harapnya.

Share:

Sempat Tertunda, Rencana Pembangunan UKK Imigrasi Prabumulih Akan Dilanjutkan

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Rencana Pembentukan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) di Kota Prabumulih yang sempat tertunda, kini bakal dilanjutkan. Angin segar itu terungkap, saat Wali Kota Prabumulih, Ir. H. Ridho Yahya, menerima audiensi Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sumsel Herdaus dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Mohammad Ridwan, Kamis, 14 April 2022.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Mohammad Ridwan mengatakan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan anggaran untuk pembentukan UKK Kantor Imigrasi di Kota Prabumulih.

“Pada tahun 2019, Kota Prabumulih telah melakukan pengajuan pembentukan UKK Imigrasi di Prabumulih, namun tertunda dikarenakan adanya refocusing anggaran dampak dari pandemi Covid-19, dan sekarang kami kembali mengajukan permohonan serta telah menyiapkan opsi lokasi kantor yang akan digunakan sebagai kantor UKK,” ungkap Wali kota Prabumulih.

Terkait fasilitas sarana dan prasarana, Ridho Yahya mengungkap sedang dikoordinasikan dengan pihak terkait. Wali kota Prabumulih juga menyebutkan kehadiran UKK menguntungkan kedua belah pihak.

“Di samping dapat mengoptimalkan kinerja Kantor Imigrasi yang selama ini terkendala wilayah kerja yang sangat luas, kehadiran UKK menjadi keunggulan tersendiri dibidang pelayanan publik bagi Pemerintah Kota Prabumulih,” tuturnya.

Menyambut pernyataan tersebut Kadiv Keimigrasian Herdaus menyatakan sangat mengapresiasi atas dukungan Wali kota Prabumulih yang dengan cepat menanggapi dengan memberikan fasilitas pada Kementerian Hukum dan HAM Sumater Selatan guna rencana pembentukan UKK di Kota Prabumulih.

“Nantinya pertemuan ini akan kami laporkan dan untuk segera ditindak lanjuti oleh Direktorat Jenderal Keimigrasian, terkait persiapan yang sudah dilakukan untuk pendirian UKK serta usulan Perjanjian Kerjasama (PKS) guna terwujudnya pendirian UKK Prabumulih,” terangnya.

Pertemuan tersebut membahas seluruh persiapan yang harus dipenuhi agar proses pendirian UKK berjalan lancar. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Asisten I Pemerintah Kota Prabumulih Aris Priadi, serta para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Prabumulih, sedangkan dari Imigrasi Kabid Zinfokim Kemenkumham Sumsel JM Sigalingging, jajaran Kantor imigrasi palembang, dan jajaran Kantor Imigrasi Muara Enim. 

Share:

Tingkatkan Kinerja Dan Pelayanan Pemkab Muara Enim Kerja Sama Dengan BSI


 MUARA ENIM, SININEWS.COM – Dalam rangka untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Muara Enim melakukan penjajakan kerjasama dengan Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Muara Enim.

Hal tersebut terungkap dalam Paparan dan Rapat Pembahasan Rencana Kerjasama antara Pemkab Muara Enim dengan Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Muara Enim di ruang rapat Serasan Sekundang Muara Enim, Selasa (12/4).

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Riswandar, Asisten Administrasi Umum Maryana, Kabag Kerjasama Husin dan para pejabat serta OPD terkait lainnya. Sedangkan dari BSI dihadiri langsung oleh Branch Manager BSI KCP Muara Enim Marta Adinata bersama stafnya.

Menurut Branch Manager BSI KCP Muara Enim Marta Adinata bahwa PT Bank Syariah Indonesia, Tbk KCP Muara Enim menawarkan kerjasama dalam program pengembangan keuangan syariah di Indonesia dengan ruang lingkup kerja sama bermacam-macam tergantung kebutuhan Pemda Muara Enim saat ini.

Setidak ada delapan produk yang akan ditawarkan, lanjut Marta yakni Layanan produk deposito, giro dan tabungan, Pembayaran Payroll gaji dan/atau tunjangan Pegawai, Pembayaran Jasa Medis Tenaga Kesehatan dan Non Tenaga Kesehatan, Fasilitas pembiayaan pegawai, Fasilitas BSI Cash Management System, Fasilitas Pembiayaan Talangan Piutang BPJS Kesehatan bagi Rumah Sakit, Fasilitas Pemberian Pembiayaan Talangan Covid-19 dan Layanan pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM. “BSI ini adalah Bank Syariah milik pemerintah, sehingga tidak perlu ragu,” tutupnya.                    Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Riswandar, pada intinya sangat menyambut baik atas paparan dan rencana kerjasama yang ditawarkan BSI Muara Enim kepada Pemkab Muara Enim.

Dan jika melihat dari beberapa program yang ditawarkan BSI, tentu harus dipelajari lagi dan akan dirapatkan kembali dengan instansi terkait sehingga kedepan program tersebut benar-benar bermanfaat dan saling menguntungkan untuk kesejahteraan masyarakat serta tidak menyalahi aturan yang berlaku.

Untuk itu, sambung Riswandar, kepada TKKSD dan peserta rapat untuk memberikan saran dan pendapat terhadap rencana kerja sama tersebut dengan mempertimbangkan kesesuaian rencana KSDPK dengan RPJMD dan Renstra sektor terkait, Keterkaitan antar sektor, Kelayakan biaya dan manfaat, Dampak terhadap pembangunan daerah dan hal lainnya yang dianggap perlu dibahas.

Ditambahkan Kabag Kerjasama Husin, memang ada beberapa program yang ditawarkan BSI Muara Enim, namun ada beberapa program yang cukup menarik seperti Fasilitas Pembiayaan Talangan Piutang BPJS Kesehatan bagi Rumah Sakit yang selama ini sering menjadi kendala di rumah sakit.

Namun hal tersebut, kata dia, perlu pengkajian lebih lanjut seperti prosedurnya dan mekanismenya bagaimana. “Sering BPJS Kesehatan agak lambat dalam pembayaran ke rumah sakit, sedangkan rumah sakit perlu uang untuk operasional. Jadi dengan program tersebut BSI mungkin bisa menalanginya. Makanya kita harus rapat kembali untuk membahasnya secara detil,” kata Husin.(ozi)

Share:

Irmas Nurul Huda Bakal Gelar Pesantren Ramadhan

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Takmir Masjid melalui anak-anak Ikatan Remaja Masjid (Irmas) Nurul Huda Kelurahan Majasari bakal gelar Pesantren Kilat Ramadhan 2022.

Seperti kita ketahui, kegiatan Pesantren Kilat tersebut guna mengisi ruang anak-anak yang melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan menyenangkan.

Adapun pelaksanaannya akan di gelar di Masjid Nurul Huda Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan pada tanggal 22-25 April 2022.

Dengan tema "Menjalankan ibadah ramadhan dengan penuh ketaqwaan dan mempererat silaturahmi" pendaftaran kegiatan tersebut mulai dari 18-20 April 2022.

Hari Budiman Ketua Irmas Nurul Huda mengatakan bahwa kegiatan yang di selenggarakan pihaknya ini merupakan kegiatan perdana.

"Ini kegiatan awal, sebelumnyo emang belom Ado kegiatan lomba-lomba, oleh diskusi Samo kawan-kawan yang lain Samo minta izin dengan pengurus dan ketua masjid, jadi fiks ntuk ngadoke kegiatan ini," terang Hari pada awak media ini, Rabu (13/02)

Tak hanya itu, untuk peserta hari juga mengatakan hanya di lingkup RW 04 Kelurahan Majasari saja.

"Oleh perdana, jadi peserta Yo Kito undang TPA dan tamat pengajian di Wilayah RW 04 dulu, Ado untuk umum namun kuota terbatas," pungkasnya.

Walaupun kegiatan tersebut perdana, Hari dan pihaknya kini sudah menyiapkan semua dengan matang. (Ari/SN)


Share:

Pupuk Kimia Mahal, Bupati PALI Sarankan Petani Pakai Pupuk Organik


PALI. SININEWS.COM -- Menyikapi minimnya ketersediaan pupuk kimia bersubsidi dan mahalnya harga pupuk kimia non Subsidi yang terjadi dihampir seluruh wilayah Indonesia, Bupati PALI H Heri Amalindo menyarankan petani yang ada di Bumi Serepat Serasan untuk beralih menggunakan pupuk organik. 


Ajakan itu disampaikan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan saat membuka sosialisasi pupuk organik super aktif bersama PT BEST yang digelar Dinas Pertanian kabupaten PALI, Rabu (13/4/22) di kebun buah Simpang Raja kecamatan Talang Ubi.  

"Pupuk organik juga bisa dipergunakan untuk tanaman keras, seperti kelapa sawit dan karet. Dimana sebagian besar masyarakat PALI berprofesi sebagai petani karet. Untuk itu, pola ini menjadi solusi terjadinya kelangkaan pupuk kimia subsidi, dan harga mahal dari pupuk kimia non subsidi," kata Bupati. 

Dengan penggunaan pupuk organik, dikatakan bupati apabila sesuai formulanya akan mampu meningkatkan produksi perkebunan. 

"Kali ini ada narasumber dari PT BEST asal Bandung. Yang mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan petani untuk dapat menjadikan produksi perkebunan lebih meningkat," harapnya. 

Sementara itu, Ahmad Jhoni, Plt Kepala Dinas Pertanian kabupaten PALI menyebut bahwa tujuan sosialisasi tersebut untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dan petani dalam mengelola lahan pertanian atau perkebunan  dengan menggunakan pupuk organik. 

"Peserta dari penyuluh dan petani yang tergabung pada Gapoktan atau kelompok tani. Kegiatan ini juga kami harapkan menjadikan solusi bagi petani dalam penyediaan pupuk kimia yang saat ini langka," terang Ahmad Jhoni. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts