TUNGGAKAN CAPAI 2 M, PETUGAS PDAM IKK TEMPIRAI SISIR RUMAH WARGA


PALI. SININEWS.COM -- Berdasarkan Intruksi manajemen Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PDAM  Tirta PALI Anugerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) melalui IKK Tempirai Kecamatan Penukal Utara, meliputi willayah distribusi air bersih yaitu Tempirai Raya ( 4 Desa), Desa Prabumenang dan Desa Lubuk Tampui.


Minggu (24/4/2022) Petugas PDAM IKK Tempirai melakukan penyisiran Rumah warga secara  Door to Door untuk  penagihan tunggakan air bersih yang sudah mencapai 2 Milyaran Rupiah.


Hal ini terungkap disampaikan Kepala IKK Tempirai Andre Levinsyah,ST melalui Ketua Tim Penagihan Tunggakan, Trasika Maharus menjelaskan Sejak dua tahun terakhir ini lonjakan tagihan macet rekening air bersih meningkat secara signifikan hingga mencapai Rp 2 milyar setelah digabungkan pada tunggakan tahun sebelumnya.


Dari tunggakan ini mempunyai nilai berveriasi setiap pelanggan, dari tunggakan menimal 10 bulan hingga 30 bulan, dengan rata- rata biaya pemakai air bersih  dari 30 ribu sampai 40 ribu setiap rumah tangga.


Bila diasumsikan terealisasi pembayaran tunggakan saat ini  hanya 10 %  dari seribu pelanggan untuk wilayah Tempirai Raya dan 400  Pelanggan Boster  Prabumenang dan Lubuk Tampui, tentunya masih sangat jauh dari target yang diharapkan manajemen perusahaan.


Ditambahkan Herly suadi Sebagai Tim Tehnis Pemutusan Meteran sementara, sebenarnya tugas ini sangat berat, disatu sisi para pelanggan yang nunggak masih banyak hubungan kerabat, disisi lain Kami bekerja Proposional dan menjunjungi tinggi loyalitas pada manajemen Perusahaan.


Tim Kami telah melakukan pendekatan secara persuasif, kalau tidak bisa dilunasi tunggakan, hendaklah mohon pengertiannya untuk dicicil, sebab pihak Perusahaan banyak tanggung jawab biaya operasional  yang harus diselesaikan, diantaranya Pembayaran tagihan PLN dan honor para Karyawan.


Terkait tunggakan, salah satu pelanggan air Bersih Desa Tempirai Timur Ikhsan.S, mengapreasiasi atas kerja Tim PDAM IKK Tempirai menyisir rumah warga secara door to door, dengan harapan adanya kesadaran Para pelanggan menyisihkan sedikit rezki Romadhannya untuk mencicil tunggakan.


Disamping itu, Ikhsan menambahkan, kepada pihak yang berkepentingan terhadap PDAM Tirta Anugerah, termasuk PLN dan lainnya untuk bersabar, mengingat dibulan puasa Ramadhan masyarakat masih sangat membutuhkan air bersih,


Sebab bila aliran PLN di di stressing untuk Distribusi air bersih, tentunya berdampak pada Masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. (sn/bungharto)

Share:

HUT PALI Ke-9, BSB Pendopo Hadiri Paripurna di DPRD dan Bagikan Souvenir


PALI, SININEWS.COM -- Bank SumselBabel Cabang Pendopo, kabupaten PALI, turut menyukseskan perayaan Rapat Paripurna Istimewa HUT PALI, ke-9.


Terlihat, Kepala Cabang BSB Pendopo PALI bersama jajarannya hadir ditengah-tengah rapat paripurna DPRD dalam memperingati hari jadi kabupaten PALI ke-9 di ruang rapat paripurna DPRD PALI, Jum'at (22/4/22).


Bank SumselBabel diketahui turut memberikan kontribusi berupa pemberian souvenir kepada para tamu undangan yang hadir. 


Pimpinan Bank SumselBabel Cabang Pendopo, Darmiansyah, SH menerangkan bahwa pihaknya memberdayakan pelaku UMKM yang menjadi binaan dari Bank SumselBabel, untuk dijadikan souvenir pada sidang paripurna istimewa HUT PALI ke-9.


"Iya benar, ini semua dilakukan sebagai bentuk sinergitas yang baik antara Pemerintah kabupaten PALI, dengan Bank SumselBabel Cabang Pendopo. Tentunya, dengan tetap mengedepankan kemajuan ekonomi bagi kabupaten PALI," ungkapnya 


Dirinya juga siap mendukung program-program Bupati PALI, terkhusus di sektor ekonomi sesuai dengan tagline Kabupaten PALI, Serasi Nia (Sentra Ekonomi Rakyat Agamis Inovatif, Nyaman, Indah dan Aman). 


"Dukungan tersebut telah dilakukan Bank SumselBabel, dengan turut membantu puluhan bahkan ratusan pelaku UMKM di Kabupaten PALI. Harapannya tentu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten PALI," terangnya. 


"Terakhir, kami segenap karyawan staf dan pegawai Bank SumselBabel Cabang Pendopo, mengucapkan Dirgahayu kabupaten PALI ke-9. Kabupaten PALI Bermutu, Sumsel Maju," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Ingkar Dengan Janji, PT. ICP Akan Gugat PT. UN

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Perwakilan PT. Indo Chalan Perkasa(PT. ICP) menyatakan akan melakukan gugatan terhadap PT. Ulima Nitra(PT. UN). Pernyataan tersebut disampaikan Humas dan Legal PT. ICP, Karla usai belum adanya kejelasan pembayaran terhadap sewa alat berat oleh pihak perusahaan.

Karla menyampaikan, sejak adanya rencana kerjasama antara PT. UN dengan PT. ICP berupa pengadaan satu unit motor Grader merk Suny per Januari 2022 lalu, sampai saat ini terjadi Miss komunikasi antar kedua perusahaan. Sebagai pihak penyedia alat berat, pihaknya terpaksa menghentikan operasional 1 unit motor grader tersebut dari lokasi penambangan dan stanby di lokasi PT. Duta Bara Utama(PT. DBU) yang juga merupakan salah satu subkontrak PT. UN.

"Kami sudah mencoba komunikasi dengan pihak PT. UN sejak bulan Februari 2022. Memang ada rencana kontrak satu unit motor grader ke PT. UN, tetapi ketika alat beratnya tiba di lokasi dan ketika akan penandatanganan kontrak. Justru pihak PT UN tidak mengembalikan kontrak yang diajukan dan seharusnya ditandatangani kedua belah pihak. Kami Sudah konfirmasi ke pak Burhan selaku Owner, ia meminta agar menghubungi bawahannya pak Muhari. Pak Muhari ini berbelit-belit dan selalu menghindar ketika dihubungi," ungkap Karla, Kamis (21/04/2022). 

Akibat tidak mendapatkan kejelasan soal kontrak itu, anjut Karla, pihaknya juga sudah melayangkan surat ke bagian kantor PT. UN, Valen dan surat sudah diterima pihak PT. UN. Namun, kata dia, sangat disayangkan hingga saat ini tidak ada konfirmasi ataupun itikad baik PT. UN untuk menyelesaikan permasalahan ini.

"Kita ada bukti time shipe dan dokumen lainnya, hanya saja memang surat kontrak yang belum ada dan kontrak ini dibutuhkan untuk penagihan nantinya," tambahnya.

Secara nilai kerugian, kata Karla, pihaknya selaku PT. ICP diperkirakan sudah menderita kerugian sekitar Rp.160 juta selama dua bulan operasional, belum lagi ditambah biaya mobilisasi alat berat dan sebagainya diperkirakan kerugian telah mencapai Rp.500 juta. 

"Sesuai kontrak awal, bahwa kontrak alat itu dihitung 300 jam per bulan dan telah dipakai selama 2 bulan. Kemudian, memasuki bulan Maret, alat sudah distop karena tidak ada kejelasan kontrak itu," terang Karla.

Selaku pihak yang dirugikan, kata Karla, pihaknya masih menunggu itikad baik pihak PT. UN dalam waktu satu minggu ke depan. "Kita masih menunggu pihak PT. UN untuk menyelesaikan masalah ini paling tidak satu Minggu, atau habis lebaran. Jika tidak, maka kami akan menempuh jalur hukum," pungkasnya.

Share:

Diusianya ke-9 PALI Tunjukkan Kemajuan, Gubernur Sumsel Pun Yakin PALI Akan Jadi Kabupaten Besar


PALI. SININEWS.COM -- Memiliki potensi yang cukup mendukung untuk dikembangkan, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru yakin kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan menjadi kabupaten besar dan lokasi yang strategis berada di tengah-tengah provinsi Sumatera Selatan bukan tidak mungkin impian menjadi Bruneinya Sumatera akan terwujud. 


Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Selatan saat hadiri Rapat Paripurna DPRD PALI dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten PALI yang ke-9, Jum'at (22/4/22).

"Saya telah melihat betapa banyak potensi-potensi yang dimiliki kabupaten PALI ini, kalau dikembangkan saya yakin PALI akan menjadi kabupaten besar asalkan rukun dan solid. Menjadi Bruneinya Sumatera juga bukan tidak mungkin terwujud mengingat PALI berada pada segitiga emas provinsi Sumatera Selatan," ujar Gubernur. 


Atas capaian yang telah ditunjukkan pemerintah kabupaten PALI dibawah kepemimpinan H Heri Amalindo, Gubernur memberikan apresiasinya karena telah banyak perubahan yang dialami kabupaten pecahan dari kabupaten Muara Enim itu. 

"Keberhasilan ini adalah berkat capaian pemimpinnya dengan didukung seluruh elemen. Dan dari provinsi juga telah membantu kabupaten PALI. Bantuan itu bukan karena gubernur baik tapi memang sangat dibutuhkan masyarakat. Seperti contoh pembangunan jalan penghubung PALI-Musirawas, dimana jalur itu cukup strategis untuk meningkatkan perekonomian dua daerah itu," tambah Gubernur. 

Gubernur juga memuji pegawai yang bekerja di kabupaten PALI karena mereka rela menempati kantor yang masih menyewa karena mengutamakan pembangunan infrastruktur publik. 


"Terus terang saya terharu terhadap pegawai di PALI yang rela mengutamakan pembangunan infrastruktur ketimbang membangun perkantoran, terlebih lagi anggota dewan yang terhormat yang masih menempati kantor yang sederhana. Tetapi mudah-mudahan kedepan Pemkab PALI segera melaksanakan pembangunan perkantoran agar pelayanan terhadap masyarakat bisa maksimal," harapnya. 

Sementara itu Bupati PALI mengatakan bahwa pembangunan yang telah dicapai adalah berkat dukungan semua anggota DPRD, elemen masyarakat dan stakeholder. 

"Akan menjadi sangat istimewa ketika anggota DPRD, masyarakat dan stakeholder lainnya mampu selaras dalam mewujudkan PALI yang lebih baik. Kami juga sampaikan apresiasi terhadap semua lapisan masyarakat dan semua lembaga yang telah mendukung program pemerintah yang telah berjalan," kata Bupati. 

Diakui Bupati bahwa pembangunan yang telah berjalan juga tidak lepas dari bantuan Gubernur Sumatera selatan.

"Meski pandemi covid-19, gubernur Sumsel telah membantu pembangunan di kabupaten PALI, dimana tahun 
2020 gubernur telah membantu kabupaten PALI sebesar Rp 50 miliar lebih dan tahun 2021 sebesar Rp 80 miliar lebih. Tentunya kami masih berharap dibantu kembali untuk melanjutkan pembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah," tutup Bupati.


Terpisah, Ketua DPRD PALI H Asri AG ketua DPRD kabupaten PALI menyebut bahwa memang telah banyak kemajuan yang telah dirasakan masyarakat yang ada di kabupaten PALI. 

"Telah banyak kemajuan yang telah dicapai kabupaten PALI, antara lain  dibidang infrastruktur, bidang pendidikan, kesehatan dan lainnya. Kemajuan itu tak lepas dari kinerja kepemimpinan H Heri Amalindo dan H Soemarjono serta dukungan masyarakat dan bantuan dari gubernur Sumatera Selatan. Untuk itu mari dukung agar PALI mandiri dan lebih maju lagi kedepannya," ucap H Asri AG. 

Dengan kemajuan yang telah dicapai kabupaten PALI dibawah kepemimpinan H Heri Amalindo dan Drs H Soemarjono mengundang apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dari kecamatan Tanah Abang, Aka Cholik Darlin. 


Mantan anggota DPRD PALI itu berujar bahwa sejak H Heri Amalindo ditunjuk menjadi Penjabat Bupati tahun 2013 lalu hingga dilantik menjadi bupati untuk kedua kalinya berpasangan dengan H Soemarjono terus memacu pembangunan di semua lini dengan target utamanya tahun 2022 ini tetap masih fokus pada pembangunan  infrastruktur publik. 

Terbukti, telah banyak terlihat di sana-sini bentangan jalan yang tadinya berlumpur ketika penghujan dan penuh debu apabila musim kemarau.Jalan-jalan tersebut kini seolah disulap menjadi jalan cor beton dan tak sedikit diatasnya dihampar aspal hitam hingga terlihat Kabupaten PALI kini tak seperti wilayah yang terbelakang.

Aktivitas masyarakat pun kini tak lagi terhalang akses jalan, hilir mudik kendaraan kian hari semakin ramai, menandakan perekonomian di Kabupaten yang berjuluk Bumi Serepat Serasan ini terus menggeliat meski kabupaten PALI adalah daerah baru. 

Pembangunan infrastruktur jalan tak hanya di fokuskan di dalam ibukota kabupaten PALI saja, yakni di wilayah Talang Ubi saja, melainkan hampir di seluruh pelosok yang dulunya belum pernah tersentuh pembangunan. Warga pedesaan yang rata-rata berprofesi sebagai petani karet, tak lagi susah untuk mengeluarkan atau menjual hasil panennya karena akses jalan yang kini mudah ditempuh.

Selain infrastruktur jalan, birokrasi pun terus dibenahi. Terbukti beberapa waktu lalu, Bupati merombak puluhan pejabat dari pejabat administrator, pengawas hingga kepala sekolah, sebagai upaya mencari formasi yang tepat guna percepatan pembangunan diwilayah Bumi Serepat Serasan.

"Banyak lagi langkah yang telah ditempuh H Heri Amalindo, pusat pelayanan kesehatan banyak berdiri di sana-sini termasuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang sedikit lagi rampung. Belum lagi sarana pendidikan bermunculan sampai ke pelosok desa demi membangun karakter anak bangsa untuk mencetak generasi sehat dan pintar. Atas capaian hingga usia Ke-9 ini, saya yakin kedepan PALI akan semakin maju," jabar Aka Cholik Darlin yang juga umum Fakar Lematang Sumsel itu. (sn/adv)
Share:

Terkait Lahan Karet Warga 'Tumpang Sari' Sawit PT GBS, Begini Tanggapan Perusahaan


PALI. SININEWS.COM -- Adanya kisruh antara Hajar warga Desa Betung kecamatan Abab kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang merupakan pemilik lahan perkebunan karet yang berada di perbatasan antara kabupaten PALI dengan Sungai Rotan Muara Enim dengan PT GBS yang menanam kelapa sawit diantara tanaman karet milik Hajar ditanggapi pihak PT GBS. 


Melalui Humas GBS, Eduar Edison menyatakan bahwa lahan itu masuk dalan izin HGU yang dikeluarkan kabupaten Muara Enim tahun 2002 lalu. 

"Lahan itu berada di wilayah desa Pengabuan kecamatan Abab. Memang lahan itu ada ditumbuhi tanaman karet tetapi kami tetap mengizinkan warga yang menanam karet itu untuk menyadapnya dan kami juga rutin memanen kelapa sawit tanpa ada hambatan," ujar Eduar, Jum'at (22/4/22). 

Ditambahkannya bahwa kunci status lahan itu pada kepala desa Pengabuan, apabila lahan itu menurut Kades memang milik rakyat, maka pihak perusahaan akan melepas lahan itu. 

"Pada intinya perusahaan tidak pernah asal-asalan dalam menggarap lahan untuk perkebunan kelapa sawit, ada dasar izinnya yang dikeluarkan pemerintah. Namun kalau memang kepala desa Pengabuan menyatakan itu diluar izin PT GBS maka kami akan melepas lahan tersebut," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya bahwa lahan seluas lebih kurang satu hektar milik Hajar yang lokasinya tersebut diatas terlihat janggal. Pasalnya, diantara tanaman karet milik Hajar ditumbuhi pohon kelapa sawit yang telah masuk usia produktif. 

Dari pengakuan Hajar bahwa lahan itu ia dapat dari membeli dengan dasar dokumen jual beli tahun 2002 yang langsung ia tanami pohon karet. Tetapi tidak lama kemudian pihak PT GBS juga menanam kelapa sawit diantara pohon karetnya. Hingga kini, pohon karet maupun kelapa sawit sudah dipanen oleh kedua belah pihak tanpa saling menghalangi. 

Upaya mediasi diakui Hajar sudah berulang kali dilakukan, namun belum kunjung membuahkan hasil. (sn/perry)
Share:

Peringati HUT PALI Ke-9, DPRD PALI Gelar Rapat Paripurna


PALI. SININEWS.COM -- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hari ini, Jumat (22/4/22) genap berusia 9 tahun. Seperti biasanya, dalam memperingati setiap  hari jadi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten PALI menggelar rapat paripurna ke-7 dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten PALI ke-9.


Pada rapat paripurna tersebut, H Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan hadir didampingi Bupati PALI H Heri Amalindo. Jiga wakil bupati PALI Drs H Soemarjono, anggota DPR-RI Ir Hj Sri Kustina sekaligus Ketua Penggerak PKK kabupaten PALI. Serta sejumlah anggota DPRD provinsi dan kepala OPD dan Forkopinda dilingkup Pemkab PALI. 

Rapat paripurna dipimpin langsung ketua DPRD PALI H Asri AG diikuti seluruh anggota DPRD PALI. 

Dalam sambutannya, ketua DPRD kabupaten PALI menyebut bahwa kedatangan H Herman Deru menambah semangat bagi seluruh anggota DPRD dsn seluruh masyarakat kabupaten PALI. 


"Telah banyak kemajuan yang telah dicapai kabupaten PALI, antara lain  dibidang infrastruktur, bidang pendidikan, kesehatan dan lainnya. Kemajuan itu tak lepas dari kinerja kepemimpinan H Heri Amalindo dan H Soemarjono serta dukungan masyarakat dan bantuan dari gubernur Sumatera Selatan. Untuk itu mari dukung agar PALI mandiri dan lebih maju lagi kedepannya," ucap H Asri AG. 

Namun diakui H Asri AG bahwa sebagai daerah baru tentunya masih banyak kekurangan dan kendala dalam menggenjot pembangunan. 

"Kami juga masih banyak membutuhkan dukungan dan bantuan dari pemerintah provinsi melalui Gubernur. Untuk itu kami berharap pak Gubernur untuk dapat membantu pembangunan di PALI agar cepat mengajar ketertinggalan, seperti pembangunan rumah sakit dan lainnya. Kami DPRD kabupaten PALI mendukung kepemimpinan H Heri Amalindo dan H Heri Amalindo," tukasnya. 

Sementara itu Bupati PALI mengatakan bahwa pembangunan yang telah dicapai adalah berkat dukungan semua anggota DPRD, elemen masyarakat dan stakeholder. 


"Akan menjadi sangat istimewa ketika anggota DPRD, masyarakat dan stakeholder lainnya mampu selaras dalam mewujudkan PALI yang lebih baik. Kami juga sampaikan apresiasi terhadap semua lapisan masyarakat dan semua lembaga yang telah mendukung program pemerintah yang telah berjalan," kata Bupati. 

Diakui Bupati bahwa pembangunan yang telah berjalan juga tidak lepas dari bantuan Gubernur Sumatera selatan.

"Meski pandemi covid-19, gubernur Sumsel telah membantu pembangunan di kabupaten PALI, dimana tahun 
2020 gubernur telah membantu kabupaten PALI sebesar Rp 50 miliar lebih dan tahun 2021 sebesar Rp 80 miliar lebih. Tentunya kami masih berharap dibantu kembali untuk melanjutkan pembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah," harap Bupati. 

Ditempat sama, Gubernur Sumatera Selatan menyatakan apresiasi terhadap kabupaten PALI yang pejabatnya rela tidak berkantor terlebih dahulu yang mengedepankan pembangunan infrastruktur. "Jujur ini saya sangat haru, terlebih anggota dewan yang terhormat menempati gedung yang sederhana ini," ujar gubernur. 

Diakui H Herman Deru bahwa memang untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, pemerintah provinsi telah memberikan bantuan terhadap kabupaten PALI. 


"Kami memberi bantuan kepada kabupaten PALI bukan berarti kami baik tapi ini karena kebutuhan dan sangat dibutuhkan masyarakat. Seperti pembangunan akses jalan penghubung PALI-Musirawas, yang saat ini belum sepenuhnya rampung tetapi sudah bisa dilalui," terang Gubernur. 

Ditambahkan Gubernur bahwa dirinya yakin kabupaten PALI akan menjadi besar. 

"Kita sudah lihat hilalnya bahwa PALI akan besar asal kita rukun dan solid. Karena potensi-potensi yang dimiliki sangat mendukung untuk kemajuan PALI," imbuhnya. (sn/adv)

Share:

Gubernur Sumsel Terharu Melihat PALI Belum Miliki Kantor


PALI. SININEWS.COM -- Saat menyampaikan sambutannya pada rapat paripurna DPRD PALI memperingati hari jadi kabupaten PALI ke-9, Jum'at (22/4/22), Gubernur Sumatera Selatan menyatakan apresiasi terhadap kabupaten PALI yang pejabatnya rela tidak berkantor terlebih dahulu yang mengedepankan pembangunan infrastruktur. "Jujur ini saya sangat haru, terlebih anggota dewan yang terhormat menempati gedung yang sederhana ini," ujar gubernur. 


Diakui H Herman Deru bahwa memang untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, pemerintah provinsi telah memberikan bantuan terhadap kabupaten PALI. 


"Kami memberi bantuan kepada kabupaten PALI bukan berarti kami baik tapi ini karena kebutuhan dan sangat dibutuhkan masyarakat. Seperti pembangunan akses jalan penghubung PALI-Musirawas, yang saat ini belum sepenuhnya rampung tetapi sudah bisa dilalui," terang Gubernur. 

Ditambahkan Gubernur bahwa dirinya yakin kabupaten PALI akan menjadi besar. 

"Kita sudah lihat hilalnya bahwa PALI akan besar asal kita rukun dan solid. Karena potensi-potensi yang dimiliki sangat mendukung untuk kemajuan PALI," imbuhnya. (sn/perry)
Share:

Gubernur Sumsel Hadiri Paripurna HUT PALI Ke-9


PALI. SININEWS.COM -- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hari ini, Jumat (22/4/22) genap berusia 9 tahun. Seperti biasanya, dalam memperingati setiap  hari jadi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten PALI menggelar rapat paripurna ke-7 dalam rangka memperingati hari jadi kabupaten PALI ke-9.


Pada rapat paripurna tersebut, H Herman Deru, Gubernur Sumatera Selatan hadir didampingi Bupati PALI H Heri Amalindo. Jiga wakil bupati PALI Drs H Soemarjono, anggota DPR-RI Ir Hj Sri Kustina sekaligus Ketua Penggerak PKK kabupaten PALI. Serta sejumlah anggota DPRD provinsi dan kepala OPD dan Forkopinda dilingkup Pemkab PALI. 

Rapat paripurna dipimpin langsung ketua DPRD PALI H Asri AG diikuti seluruh anggota DPRD PALI. (sn/perry)
Share:

HNU Lantik Dua Kades PAW

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- H. Nasrun Umar SH. MM., yakni Pj. Bupati Muara Enim Lantik dua orang Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) di Kecamatan Sungai Rotan, Kamis (21/04).

 Pj. Bupati Muaraenim, H. Nasrun Umar SH MM, melantik dua orang Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Sungai Rotan, Kamis (21/4/2022). Dua kades yang dilantik yakni Kades Sukadana dan Kades Penandingan.

Dua Kades tersebut yakni Kades Sukadana dan Kades Penandingan yang mana pelantikan tersebit dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sungai Rotan Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Muaraenim meminta kedua Kades yang dilantik yaitu Asmara Hadi selaku Kepala Desa Penandingan dan Hasim Selaku Kepala Desa Sukadana agar menerima jabatan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan berintegritas.

“Lakukan tugas dengan sebaik mungkin yang semuanya harus dipersembahkan kepada masyarakat,” kata HNU.

Sambung Nasrun, sebagai Kepala Daerah dirinya ingin melihat kinerja terbaik kades dalam memberikan pelayanan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang ada di desa.

“Hakikatnya keberhasilan seorang Kepala Daerah itu ditentukan oleh kinerja kepala-kepala desa yang ditugaskan di desa dimana dia berada. Oleh karenanya kerjakanlah tugas-tugas Kepala Desa dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muaraenim, Hadiono SH, Anggota DPRD Kabupaten Muaraenim, H. Rani Kodim SH, Camat Sumgai Rotan Abdul Haris S.Ip M.Si, Danramil 404-01/Gelumbang, Kapten Czi Abdullah, Kapolsek Sungai Rotan, Iptu Syamsu Harto SH, Kasat Pol PP Kabupaten Muaraenim, A.M. Musadeq, seluruh Kepala Desa dalam Kecamatan Sungai Rotan dan tamu undangan lainnya.

Share:

Luar Biasa! Diusia 25 Tahun Anak Pedagang Sayur Keliling Raih Gelar Doktor


PALEMBANG. SININEWS.COM --Dr. Nabila Aprianti, S.T. berhasil menyelesaikan Strata 3 (S3) di Magister Pengelolaan Lingkungan dan Doktor Ilmu Lingkungan, Pascasarjana Universitas Sriwijaya (UNSRI), diusianya yang baru menginjak 25 tahun.


Wanita kelahiran 11 April 1997 ini, merupakan anak tunggal yang dibesarkan oleh ibu tunggal yang bernama Rohana ini, yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling. Hal ini, ternyata menjadi motivasi tersendiri bagi wanita berkaca mata ini.


Mengawali pendidikan di SD Negeri 50 Palembang di 2009, lalu dilanjutkan ke SMP Negeri 8 Palembang dan tamat di 2012, dan SMA Negeri 5 Palembang dan 2014. Berseragam abu-abu putih, Nabila panggilan kesehariannya ternyata hanya membutuhkan waktu dua tahun. Lantaran, melalui program percepatan atau akselerasi.


Untuk tingkat sarjana, dirinya mengawali pendidikan di Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya dan lulus di tahun 2018 selama 3 tahun 8 bulan. Dan semua itu berkat beasiswa yang diperolehnya dari PT. Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) Palembang.


Pada tahun yang sama, wanita berhijab ini berkesempatan untuk melanjutkan Studi di Pascasarjana Universitas Sriwijaya pada Magister Pengelolaan Lingkungan dan Doktor Ilmu Lingkungan tanpa harus menamatkan jenjang Magister. Hingga akhirnya wisuda pada Rabu, 20 April 2022 dan mengukir gelar Doktor di pangkal namanya.


Dan lagi-lagi itu dilaluinya berkat beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) batch 4 dari 2018 hingga 2022 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Dan selesaikan dalam waktu 2 tahun 7 bulan dengan predikat cumlaude (3.96).


"Untuk disertasi saya mengangkat permasalahan limbah tandan kosong kelapa sawit dan limbah fine coal (batubara halus) yang digunakan sebagai sumber energi melalui gasifikasi, untuk menghasilkan bahan bakar berbasis gas yang kaya akan hidrogen sebagai topik penelitian," ujarnya.


Untuk hasil penelitian menjadi sumbangsih dan rekomendasi kepada industri minyak kelapa sawit dan pertambangan khususnya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dan membuatnya menjadi Doktor Termuda dari Universitas Sriwijaya pada usia genap 25 tahun.


"Selama mengikuti program Doktor, saya melakukan penelitian dan menulis artikel ilmiah yang diterbitkan di Jurnal Nasional terakreditasi dan Jurnal Internasional Bereputasi. Artikel yang berkenaan dengan disertasi telah dan sedang dalam tahap publikasi pada Jurnal Internasional Bereputasi," lanjutnya.


Ditambahkanya, bahwa impian di dunia pendidikan tidak hanya berhenti disini. "Langkah saya kedepan ingin mengabdikan diri sebagai dosen dan meraih jabatan akademik tertinggi yakni guru besar (professor,red)," tutupnya. (sn) 

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts