Jalan Rusak Parah,Desa Ini Terancam Terisolir

PALI--Jalan poros penghubung dua kecamatan antara Desa Babat Kecamatan Penukal-Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi,yang terletak di antara Desa Sungai Langan-Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal terancam putus lantaran jalan tersebut rusak parah akibat diguyur hujan tiada henti dalam dua pekan terakhir ini.

Akibatnya aktivitas warga terganggu dan yang hanya bisa melintasi jalan tersebut hanya kendaraan roda dua, itu pun pengendara harus ekstra keras karena tidak mudah untuk bisa lolos dari kubangan lumpur di jalur tersebut.Sementara untuk kendaraan roda empat, apabila ingin menuju atau keluar dari Desa Sungai Langan, terpaksa harus menahan diri, menunggu jalan tersebut kering.

"Pasar kalangan desa ini kemarin urung,sebab para pedagang tidak bisa masuk ke desa kami.Selain itu,hasil sadapan para petani karet juga susah dijual,karena tidak adanya pembeli getah.Kalau pun ada,pembeli getah menekan harga semaunya,dan biasa Rp 7.000/kg,masih untung terjual Rp 5.000/kg," ungkap Agenfri,kepala desa setempat,kepada media ini,Minggu (24/12).

Saat ini,diakui Agenfri bahwa pihak perusahaan tengah membantu perbaikan jalan tersebut,hanya disayangkan sang Kades bahwa perusahaan yang membantu yakni Pertamina Pendopo dan Medco hanya mendatangkan alat berat saja.

"Sebelumnya ada komitmen bahwa dari Medco akan mengirim alat berat,dan materialnya dari pihak Pertamina.Namun,kedua perusahaan itu semuanya mengirim alat berat.Kami minta,dua perusahaan harus komitmen memenuhi janjinya,sebab percuma jalan desa kami kalau hanya dikerjakan pakai alat berat tanpa adanya material dalam hal ini batu krokos," terang Kades.

Dirinya juga akan meminta Pemkab PALI untuk segera membangun jalan tersebut.

"Kami sudah tahu bahwa jalan desa kami bakal kembali dibangun tahun 2018,namun karena saat ini darurat kami juga meminta Pemkab untuk mempercepat pembangunan agar aktivitas warga lancar," tandasnya.

Sementara itu, Tri Hartanto, perwakilan Medco E&P membenarkan bahwa ada komitmen bersama untuk perbaikan jalan di desa Sungai Langan.

"Kalau kami kirim alat berat,tapi kalau komitmen berubah dan perusahaan kami yang harus menyediakan material,akan ditinjau ulang,karena kami juga sudah kirim alat sesuai yang kami janjikan," ucapnya.(admin)
Share:

Kenalkan Cara Tanggulangi Bencana, Dinsos PALI Gembleng Pelajar

PALI--Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan kegiatan Goes To School,yang lokasinya di SDN 15 Sedupi Kecamatan Tanah Abang.Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anak usia dini tentang kesiap-siagaan menghadapi bencana.

Adapun materi yang disampaikan,dikatakan Drs Sumarwan MM, kepala Dinsos PALI adalah tentang penyiapan shelter ( tempat penampungan sementara korban bencana ), penyelamatan di air ( water Rescue ) serta pendistribusian logistik kepada korban bencana selama berada di pengungsian.

"Peserta pelatihan diikuti 100 orang Siswa dan anggota Tagana,lokasi kita pilih di pinggiran sungai Lematang, tepatnya di SDN 15 Tanah Abang," ungkap Sumarwan.

Sumarwan juga menghimbau kepada tokoh masyarakat dan para siswa untuk selalu siaga kemungkinan terjadinya kejadian bencana alam maupun bencana sosial di lingkungan sekitar Sekolah.

"Apalagi lokasi desa Sedupi berdekatan dengan sungai lematang,dan tentunya rentan terjadinya bencana, seperti banjir dan longsor.Untuk itu,kami himbau agar seluruh masyarakat agar waspada," imbuhnya.

Dipenghujung kegiatan yang juga dilakukan simulasi,peralatan yang diperagakan langsung diserahkan kepada pihak sekolah berupa Tenda, jaket pelampung, matras, terpal dan beberapa peralatan lainnya.

"Hal ini dimaksudkan apabila terjadi bencana dapat dimanfaatkan untuk membantu korban bencana atau kegiatan sosial lainnya," pungkasnya.(admin)
Share:

Jalan Lintas PALI-Sekayu Putus

PALI--Jalan lintas penghubung dua Kabupaten yakni PALI-Sekayu Muba,yang terletak di desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI,terputus lantaran gorong-gorong jalan amblas karena tidak kuat menahan arus anak sungai Penukal yang meluap akibat ditimpa hujan tiada henti dan beberapa minggu terakhir ini.

Akibatnya,jalan tersebut sempat lumpuh total dan pengendara roda empat maupun roda dua tidak bisa melalui jalan tersebut dan memaksa pengendara harus memutar arah dan menempuh jalan lain yang jaraknya tiga kali lipat lebih jauh.

Tak mau berlarut-larut,warga setempat pun bergotong royong membuat jembatan darurat dari bahan kayu,agar aktivitas warga bisa lancar kembali.Namun,hal itu diakui warga setempat sebagai langkah tanggap darurat dan sifatnya sementara saja, untuk selanjutnya,warga meminta pemerintah provinsi Sumatera Selatan agar secepatnya membangun kembali gorong-gorong jalan itu.

"Amblasnya gorong-gorong ini sudah lama terjadi,namun belum juga ada tindakan dari Pemprov.Pada saat itu, kerusakannya tidak separah ini,dan masih bisa dilalui kendaraan,namun kemarin malam,Kamis (21/12), gorong-gorong ini putus total, sehingga kami berinisiatif membuat jembatan darurat," ungkap Sani, salah satu warga setempat, Jumat (22/12).

Gorong-gorong yang putus juga diakui kepala desa setempat, Suwandi.Kepada media ini dirinya mengatakan bahwa pihak PU dari Provinsi sudah menghubungi dirinya untuk memasang gorong-gorong.

"Tapi yang hendak dipasang itu ukurannya sangat kecil,jadi warga menolaknya.Karena percuma dipasang gorong-gorong kecil, sementara arus air cukup deras,yang nantinya apabila dipaksakan untuk dipasang,akan percuma," aku Kades.

Suwandi juga mengharapkan Pemprov agar secepatnya membangun kembali gorong-gorong yang putus."Jalan ini adalah jalan provinsi, penghubung dua Kabupaten.Dengan putusnya jalan ini maka menyulitkan warga untuk beraktivitas,oleh karena itu,kami minta secepatnya dibangun kembali,dan apabila dibangun,harus sesuai kondisi dilapangan, minimal dibuatkan plat deker ukuran besar,agar arus air bisa lancar," pintanya.(admin)
Share:

Nyabu, Mantan Kades Tanjung Telang Diringkus Petugas


PRABUMULIH - Satres Narkoba Polres Prabumulih kembali mengamankan pemuja shabu, Supardi (43) warga Dusun 3 Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih ditangkap petugas dikediamannya, Rabu (20/12/2017) pelaku digerbek petugas bersama perangkat Desa Setempat sekitar pukul 18.20 wib.

Supardi yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Tanjung Telang Satu periode itu kedapatan menyalahgunakan narkoba jenis Shabu dengan berat Bruto 0,41 gram.

Setelah melakukan penggeledahan didalam rumah pelaku, petugas menemukan Satu buah timbangan Digital, beberapa alat hisap shabu, Bong, Pirek, Karet Dot dan Sekop, dan juga mengamankan Uang Rp.50.000 diduga hasil transaksi Narkoba.

Tak hanya itu, Petugas mengamankan Alat Judi Dadu Guncang dan Kotak Rokok Merk Gudang Garam Hitam yang digunakan pelaku untuk menyimpan Shabu dan uang.

Endi (53) warga Tanjung Telang, yang merupakan tetangga pelaku mengatakan gerak-gerik pelaku sudah diketahui beberapa tahun silam, sebelum Supardi menjabat sebagai Kepala Desa (Kades). Kelakuannya yang dianggap sering merasahkan warga dan sering pesta Miras dan Shabu di rumahnya.

"Warga sangat resah dengan kelakuannya yang sering pesta dirumahnya" bebernya.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE.MM melalui AKP M. Ali Asri membenarkan telah terjadi penangkapan dirumah tersangka.

"Iya pelaku sudah kita amankan di Mapolres Guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut",terangnya. (Rel/SN01)

 
Share:

Polisi Kembali Ringkus Diduga BD Sabu

PALI--Lagi-lagi polisi ringkus tersangka diduga pengedar Narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Talang Baru Kelurahan Talang Ubi Barat Kabupaten PALI pada Rabu (20/12). Tersangka dimaksud adalah Andi (39) warga setempat yang diduga seorang bandar narkoba dan saat ini tersangka ini diamankan di Mapolsek Talang Ubi.

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiman bahwa bermula ketika Team Elang Polsek Talang Ubi mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku Andi merupakan diduga bandar Narkoba di wilayah Talang Baru Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Berdasarkan informasi tersebut Team Elang Polsek Talang Ubi langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku,selanjutnya Team Elang  yang di pimpin langsung Kanit Reskrim IPDA Nasron Junaidi SH melakukan penggerbekan dan penangkapan terhadap pelaku.

Dari tangan tersangka ini, polisi menemukan barang bukti berupa 1 bungkus kecil plastik bening klip berisikan cristal-cristal putih di duga narkoba jenis shabu-shabu berat bruto 0,55 gram seharga Rp.1.000.000,.

Selain itu ditemukan juga 3 bungkus kecil plastik bening klip berisikan cristal-cristal putih di duga narkoba jenis shabu-shabu berat masing-masing 0,20 gram seharga Rp.800.000, 2 bungkus plastik besar bekas bungkus Narkoba.

Juga 1unit timbangan digital,1 unit Handphone dan sejumlah uang tunai diduga hasil penjualan narkoba.

"Tindakan yang dilakukan adalah mengamankan pelaku dan barang bukti,melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,barang bukti dan tersangka,serta mengirimkan barang bukti ke laboratorium forensik Polda Sumsel," terang Suhardiman.(admin)
Share:

Gencar Datangi Sekolah,Ini Yang Dilakukan DPPKBPPPA PALI

PALI--Kekerasan pada anak dan perempuan secara klinis diartikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan satu individu terhadap individu lain yang mengakibatkan gangguan fisik dan atau mental. masalah kekerasan dalam hal ini tidak saja diartikan sebagai suatu

tindakan yang mengakibatkan gangguan fisik dan mental namun juga mengakibatkan gangguan sosial, karena kekerasan bukan saja dalam bentuk emosional, seksual dan fisik namun juga dalam hal ekonomi, seperti halnya dipaksa jadi pelacur, pembantu, pengamen dan lain sebagainya.

Begitupun sang pelaku bukan saja dilakukan oleh oleh orang-orang terdekat dalam keluarga seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), namun juga di lakukan oleh orang luar, dengan kata lain bukan saja kekerasan tapi sudah masuk kejahatan dan modusnya pun semakin berkembang.

Untuk itu,Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI terus dengan semangatnya menyampaikan dan mengenalkan pencegahan mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak yang sering dialami kaum hawa dan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap hari dinas yang dipimpin Dra Yenni Nopriani terus mendatangi sekolah-sekolah yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan, seperti hari ini,Kamis (21/12), DPPKBPPPA melalui Kabid Pemberdayaan Perempuan Kasmiati menyambangi sekolah dasar negeri 6 di Desa Pengabuan kecamatan Abab.Selain mensosialisasikan Kekerasan terhadap perempuan dan anak, DPPKBPPPA juga mengajak pihak sekolah untuk melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dalam menciptakan sekolah ramah anak.

"Diantara dampak kekerasan pada anak dan perempuan adalah stigma buruk yang melekat pada korban diantaranya, Pertama, Stigma Internal yaitu, Kecenderungan korban menyalahkan diri, menutup diri, menghukum diri, menganggap dirinya aib, hilangnya kepercayaan diri, dan terutama adalah trauma sehingga seperti halnya perempauan tidak mau lagi berkeluaraga setelah dirinya trauma menerima kekerasan dari suaminya," jelas Kasmiati.

Lebih lanjut dikemukakan Kabid Pemberdayaan Perempuan ini adalah dampak dari kekerasan adalah Stigma Eksternal yaitu, kecenderungan masyarakat menyalahkan korban, media informasi tanpa empati memberitakan kasus yang dialami korban secara terbuka dan tidak menghiraukan hak privasi korban.

"Selain stigma buruk yang melekat pada korban, kejahatan pada anak dan perempuan juga dapat menghancurkan tatanan nilai etika dan social seperti halnya dampak buruk dari human trafficking," tambahnya.

Untuk itu, pihaknya akan terus dengan gencar menyampaikan bahaya atau pencegahan tindak kekerasan terhadap kaum hawa dan anak-anak.

"Kita harapkan wanita dan anak-anak di PALI dengan didukung pihak sekolah bisa membuka wawasan dalam menekan angka tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak," harapnya.(admin)
Share:

Kangen Water Bisnis Menjajjikan Yang Semakin Melejit Dipasaran

PALI -- Distributor Mesin Kangen Water mengadakan pertemuan Kelas Akselerasi. Pertemuan membahas percepatan bisnis tersebut, di hadiri
beberapa daerah,yakni Prabumuli,Tanjung Enim,Muara Enim,Lahat dan Bogor. Pertemuan tersebut berlangsung di rumah makan achong simpang 5, minggung (17/12/2017)

Kegiatan ini sangat bagus untuk percepetan bisnis kami, banyak ilmu yang saya dapat dari leader-leader hebat. Kengen Water bisnis yang sangat menjanjikan,"alhamdulillah saya sudah merasakan kedahsyatan bisnis ini, bergabung 2 bulan saya sudah berpenghasilan puluhan juta, "ucap novi, salah peserta kelas akselerasi.

Sementara itu dr Diah Syarifah, Leader 6A2 Indonesia dari kota Bogor mengatakan kepada awak media usai kelas akselerasi. Mengucapkan terima kasih untuk semua peserta kelas akselerasi yang sudah menyempatkan hadir, sebab tanpa mereka kami bukanlah apa-apa. Tim kami sesungguhnya adalah Aset kami.

dr.Diah Syarifah menerangkan bahwa kegiatan tersebut rutin kami adakan setiap daerah, kali ini kebagian kabupaten Pali.

Pali luar biasa 4 bulan terakhir sudah membuat heboh bisnis kangen water. Tentunya harus di imbangi dengan visi dan misi kita dari KAT (Komunitas Amazing Truehealth) yang di komandoi oleh dr.Andhyka Sedyawan, agar bisnis kita kian melejit dan tersistem.
"Jangan hanya heboh, bisnis cepat berkembang tapi harus ikut system yang ada," tegas dr diah.(admin)
Share:

Belajar Dari Internet, Rahmad Kebanjiran Order




PRABUMULIH - Sendal merupakan alas kaki yang dibutuhkan bagi setiap orang selain sepatu, dengan harga yang sangat murah semua orang dapat memilikinya, namun tak banyak orang yang tau sendal biasa yang berwarna polos kini bisa disulap menjadi menarik.

Rahmad (37) warga RT.03 RW.4 Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat yang berprofesi sebagai pedagang Kopi di simpang empat SMP Negeri 9 Prabumulih ini mampu menyulap sendal biasa menjadi menarik.

Dengan peralatan yang sederhana Rahmad mampu meraup keuntungan dua kali lipat dari harga biasa, Cukup menggunkan Pisau Cutter atau Soldering Iron yang sudah dimodifikasi dan Spidol untuk melukis permukaan sendal.

"Awalnyo aku cubo belajar seni ukir dari internet, setelah belajar akhirnya bisa", ungkapnya.

Hasil penjualan meningkat setelah disentuh dengan seni lukis sendal, sekitar 30 pasang sendal laris terjual, cukup membayar uang Rp.20rb sendal sudah bisa dibawa pulang.

Saat wartawan SINI News berkesempatan melihat langsung, Senin (18/12) dikediamannya Rahmad menjelaskan hanya belajar seminggu Teknik seni ukir sendal sudah dikuasai, dari basicnya tukang tato dan Pelukis ia mampu berinovasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih.

"Kalo yang mau pesan silahkan hubungi kita lewat telpon, dan pesan gambar sesuai keinginan pelanggan", bebernya.

Tingkat kesulitan mengukir sendal tergantung dari motif yanng akan digambar, semakin banyak gambar akan semakin sulit dan memakan waktu lama dalam pengerjaannya. (SN01)

[contact-form][contact-field label="Nama" type="name" required="true" /][contact-field label="Surel" type="email" required="true" /][contact-field label="Situs web" type="url" /][contact-field label="Pesan" type="textarea" /][/contact-form]
Share:

Meski Hanya Sebilah Pisau dan Kerangka Senpira,Tapi Tak Urungkan Diduga Bandar Sabu Ini Masuk Sel

PALI--Berawal dari informasi masyarakat tentang adanya bandar atau pengedar Narkoba jenis sabu-sabu yang sedang melakukan transaksi di sebuah warung kopi di desa Tanjung Baru Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI,jajaran  Polsek Penukal Utara langsung melakukan pengintaian terhadap pelaku dimaksud.

Saat jajaran Polsek Penukal Utara beserta unit Reskrim datang ke TKP, Sabtu (16/12) sekitar pukul 12:30 WIB,langsung mendapati pelaku diduga bandar narkoba bernama Suherman (40) warga Desa Tanjung Baru sedang asik ngopi di warung milik Yanto.Kemudian polisi menggeledah pelaku,dan ditemukan sebilah pisau yang disimpan di tas sandang yang dibawanya.

Tak puas dengan barang-bukti yang didapat,polisi kemudian melakukan penggeledahan di kediaman pelaku.Dan ditemukan 2 buah bong, 2 buah pirek, 1 buah dadu kuncang,  dan dibawah rumah pelaku yang berada ditumpukan batu bata ditemukan 6 ball plastik klip warna bening.Lalu dibawah tumpukan kayu ditemukan 2 pucuk kerangka senpira isi satu yang dibalut dengan kain berikut 1 butir amunisi caliber 38.

"Pelaku berikut barang bukti kita amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan guna pengembangan di mapolsek Penukal Utara," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Penukal Utara Iptu Alfian dan Humas Polres AKP Arsyad, Minggu (17/12).

Dijelaskan Alfian bahwa pada saat sedang dilakukan penggeledahan di rumah pelaku banyak warga berdatangan.

"Saat penggeledahan banyak warga,hingga kami memutuskan untuk langsung membawa pelaku bersama barang bukti yang didapat.Namun, meskipun hanya Sajam dan kerangka Senpira rakitan dan amunisi,tapi pekaku tetap tahan untuk dilakukan pemeriksaan,sebab disinyalir pelaku yang merangkap sebagai bengkel motor ini diduga seorang pengedar," pungkasnya.(admin)
Share:

Dua Sepeda Motor Diduga Kendaraan Dinas Diamankan Polisi Saat Penggrebekan Judi Sabung Ayam

PALI--Hal ini jangan sekali-kali ditiru, karena berakibat bakal tercorengnya instansi maupun organisasi pemerintahan apabila kendaraan dinas terciduk polisi saat digrebek di ajang perjudian.Seperti contoh kali ini,diduga kendaraan dinas,dua sepeda motor diamankan jajaran Polsek Talang Ubi karena pada saat digrebek, sepeda motor tersebut berada di lokasi perjudian sabung ayam di wilayah Talang Subur pada Minggu (17/12).

Penggrebekan arena judi sabung ayam ini adalah kegiatan Polsek Talang Ubi dalam memerangi kegiatan yang mengganggu ketertiban umum,karena Polsek Talang Ubi selain menyatakan perang terhadap Narkoba,serta tindak tiga C atau Curat,Curas dan Curanmor, kepolisian sektor (Polsek) Talang Ubi juga gencar menertibkan perjudian yang masih marak terjadi di wilayah Bumi Serepat Serasan.

Pada penggrebekan yang dilakukan Minggu (17/13),jajaran Polsek Talang Ubi dipimpin langsung Wakapolsek Iptu Roni Hermawan menggerebek perjudian sabung ayam di sekitar kebun sawit diwilayah Talang Subur Ujung Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

 

Empat pelaku diamankan masing-masing bernama Juniriansah (38) warga Talang Baru,Toyib (40) warga Desa Simpang Tais,Syamsudin (55) warga Talang Subur dan Sudirman (55) warga Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Selain pelaku,dua sepeda motor diduga milik instasi pemerintah diamankan,serta gelanggang sabung ayam dan satu ekor ayam jago.

Sementara uang taruhan judi sabung,diduga dilarikan salahsatu pelaku yang berhasil lolos, sebab pada saat penggrebekan,ada puluhan orang tengah asik melakukan judi sabung ayam.

"Pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Talang Ubi dan masih menjalani pemeriksaan," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiman disampaikan Wakapolsek Talang Ubi,Iptu Roni Hermawan,Senin (18/12).

Dijelaskannya bahwa penggrebekan judi sabung ayam tersebut dilakukan berkat adanya laporan masyarakat tentang kegiatan judi tersebut yang sudah lama terjadi.

"Kita langsung lakukan penyelidikan dan setelah memang benar keberadaannya,kita lakukan penggrebekan.Uang taruhan diduga dilarikan salahsatu satu pelaku yang lolos, namun kita buru pelaku itu karena identitasnya sudah kita kantongi," jelasnya seraya menegaskan bahwa pelaku dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun

Sementara dari pengakuan Sudirman, salahsatu pelaku bahwa dirinya baru kali ini ikut judi sabung ayam.

"Baru kali ini pak, besaran taruhan bervariasi,antara Rp 50.000,- sampai Rp 3 juta.Dan yang ikut taruhan dari berbagai daerah, diantaranya dari Sekayu dan Prabumulih," akunya.(admin)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts