Polsek RKT Fasilitasi Pengobatan Marbot Desa Karang Bindu

PRABUMULIH – Sakit yang diderita Usman (66) warga Dusun III Desa Karang Bindu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) menjadi perhatian masyarakat khususnya pihak kepolisian resort RKT yang baru-baru ini menyambangi warganya yang sakit Hernia

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hatahuruk, SIK, MH melalui Kapolsek Rambang Kapak Tengah (RKT) Iptu Vetria Sukri memberikan bantuan berupa fasilitas mobil ambulance untuk mengantarnya berobat, jum’at (13/4/18)

Tak hanya itu saja Kapolsek RKT juga memberikan dana untuk pengobatan yang telah dirujuk ke Rumah Sakit Moehammad Husein Palembang

Sekitar pukul 10.30 wib Kapolsek RKT bersama warga setempat membawa Usman dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan pengobatan penyakit yang dideritanya saat ini

Kakek yang kesehariannya bekerja sebagai Marbot di Masjid Abu Bakar Ashydiq Desa Karang Bindu itu mengalami sakit hernia yang dideritanya sejak beberapa tahun silam, dan hingga kini mendapat perhatian serius Kapolsek RKT

Hidup yang serba kekurangan membuat hati para kepolisian Polsek Rambang Kapak Tengah berinisiatip membantu pengobatan guna meringankan bebannya

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hatahuruk melalui Kapolsek Rambang Kapak Tengah (RKT) Iptu Vetria Sukri mengatakan dirinya merasa ibah melihat warganya yang kurang mampu untuk berobat

“Kita berikan fasilitasi dan berikan bantuan berobat untuk kesembuhan pak Usman” katanya

Didampingi warga setempat dan Bhabinkamtibmas Karang Bindu Usman dibawah langsung ke rumah sakit Moehammad Husein Palembang setelah mendapatkan bantuan pengobatan (bio/SN01).
Share:

Gempar, Bapak dan Anak Ditemukan Membusuk

PALI--Warga Desa Persiapan Marga Mulya atau Talang Beton Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar, pasalnya dua mayat yang telah membusuk ditemukan warga sekitar pada waktu berbeda dan tempatnya juga berlainan.

Setelah dievakuasi, rupanya kedua jasad yang telah membusuk tersebut diketahui adalah Bapak dan anak, dimana temuan pertama adalah jasad Stan (70) warga Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara. Jasad Stan ditemukan disebuah kubangan air dengan posisi telungkup di kebun miliknya pada Kamis (12/4) sekitar pukul 16:00 WIB.

Namun, pada Jumat pagi (13/4) sekitar pukul 08:00 WIB, warga kembali menemukan jasad Saitul (45) yang tak lain adalah anak Stan, dengan posisi tergantung disebuah pohon. Posisi temuan pertama berjarak sekitar 300 meter, masih dalam kebun milik korban.


Jasad Saitul saat ditemukan sama dengan jasad ayahnya, yang telah membusuk, dan dari keterangan warga sekitar bahwa kejadian tersebut telah terjadi sekitar lima hari yang lalu.

"Ada yang melihat kedua korban masih beraktivitas lima hari yang lewat, dan setelah itu tidak ada yang melihatnya lagi," ungkap A. Rivai, kepala Desa Tanding Marga, Jumat (13/4).

Ditambahkan Kades, bahwa kedua korban merupakan warga Desa Tempirai Selatan yang mempunyai kebun di wilayah desa persiapan Marga Mulya. "Keduanya datangan, hanya numpang berkebun," ucap Kades.

Sementara dari keterangan Kapolsek Penukal Utara, Iptu Alpian bahwa dugaan sementara jasad Saitul karena bunuh diri. Sebab saat ditemukan lidah korban terjulur dan ada cairan sperma keluar.

Untuk jasad Stan yang ditemukan sebelumya, dikatakan Kapolsek bahwa korban mempunyai riwayat penyakit asma.

"Dari kedua korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan saat ini jasad kedua korban sudah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan, namun sebelumnya sudah kita lakukan visum," terang Alpian. (red/mrsd)
Share:

Debat Publik: Ridho Siap Dicopot Jika Ada Explorasi Batubara Di Prabumulih

PRABUMULIH – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih menggelar Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil walikota Prabumulih di Hall Siang Malam, kamis (12/4/18)

Debat Publik yang dimoderatori oleh Ike Suharjo itu mengangkat berbagai isu dan program lima tahun kerja calon petahana Ridho-Fikri

Dengan empat Penalis dari berbagai bidang dan profesi yang menjadi lawan debat, Prof Abdullah etnisitas,sosiologi dan agama, Dr.Markoni B,SE, MBA dibidang Ilmu Ekonomi Manajemen , Dr.Andries Leonardo, SIP,MSi yang akan membahas dibidang Adminitrasi Publik dan Drs. Bambang Bembi, MA,Ph,D membahas ilmu ekonomi riset

Dalam debat yang digelar KPUD itu paslon Ridho-Fikri memaparkan Visi, Misi dan 11 program yang telah berhasil mereka laksanakan dilima tahun yang lalu, diantaranya Pembangunan Rumah Baru, Penolakan Explorasi Batubara, Jargas, UKM, dan lainnya yang diklaim telah dilaksanakan dan bermanfaat untuk masyarakat Prabumulih

Dari beberapa program yang dipaparkan penalis memberikan pertanyaan tentang komitmen Pemerintahan Ridho-Fikri dalam penolakan Investor Batubara yang masuk ke wilayah Prabumulih Mendatang jika kembali terpilih memimpin Prabumulih

Dr. Markoni melempar pertanyaan tentang tanggapan paslon jika penolakan explorasi batubara yang mereka canangkat di kekang oleh pemerintah pusat, sedangkan explorasi batubara merupakan aset yang dapat menambah pendapatan daerah dan dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Prabumulih

Ridho dengan gagahnya menjawab dirinya sanggup dipecat nantinya jika explorasi dilakukan di Prabumulih dalam kepemimpinannya nanti

“Ridho harus dicopot dari jabatannya, tidak ada satu orang pun yang boleh mengexsplorasi bumi prabumulih, siapapun, biarkan saya dicopot jika terjadi” katanya dengan tegas “keputusan ini harga mati bagi saya, mari kita berkomitmen karena komitmen ini harga mati” lanjutnya

Gemuruh tepuk tangan para penonton dan tim pendukung paslon petahana yang mendengarkan paparan Ridho yang menambah seru jalannya debat publik.



Hadir dalam acara itu, Ketua KPU Prabumulih berikut komisioner, M Takhyul, Titi Marlina, Sirodjudin, Wawan Irawan dan Era Hustri serta sekretaris KPU Prabumulih, Dinerson.

Hadir pula, Pjs Walikota Prabumulih, H Richard Chahyadi AP MSi, Forkompimda, Komisioner Bawaslu Provinsi Sumsel, Iwan Ardiansyah, Komisioner KPU Provinsi Sumsel, Ahmad Naafi dan Liza Lizuarni, Komisioner Panwaslu Kota Prabumulih, partai pengusung dan pendukung, tim pemenangan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama.

Ketua KPU Kota Prabumulih, M Takhyul mengatakan, debat dilakukan dengan tujuan sebagai sarana bagi pasangan calon untuk menyampaikan visi dan misi atau program terkait pencalonannya.

“Pasangan calon dapat memanfaatkan waktu dan tempat yang telah kami berikan pada debat publik hari ini,” ujar Takhyul.

Dijelaskan Takhyul, debat publik putaran pertama itu paslon diberikan kesempatan memaparkan keberhasilannya selama menjabat dan memaparkan visi dan misinya kedepan.

"Lalu kemudian dilanjutkan dengan sesi debat antara panelis dengan paslon, yang dibagi dalam tiga sesi," pungkasnya.(SN01/Adv)
Share:

Sabu Mulai Serang PNS, BNN Incar Pengguna Di Pemkot Prabumulih

PRABUMULIH – Kali ini narkoba menjelma diruang kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Prabumulih, JR (37) warga jalan Nigata RT.02 RW.01 Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara diamankan tim BNN Kota Prabumulih

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai PNS di Dinas Sosial Pemerintah Kota Prabumulih ini ditangkap petugas di Jalan Rama Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara karena kepemilikan narkotika jenis shabu

Pelaku bersama barang bukti shabu seberat 0,49 gram turut disita petugas yang diselipkan dalam kotak rokok yang disimpan dalam saku celana

Ibnu Mundzakir, Kepala Bandan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih mengatakan penangkapan pelaku berdasarkan pengembangan dari laporan masyarakat

“Pelaku merupakan Target Operasi (TO) kita, sekitar dua pekan tim melakukan penyelidikan keterlibatannya dengan narkoba, setelah kita tangkap pelaku masih sempat tidak mengaku” ungkapnya

Setelah dilakukan penangkapan pelaku JR diamankan tim BNN Kota Prabumulih guna dilakukan serangkaian tes untuk membuktikan keterlibatannya terhadap narkoba

“Kita lakukan tes urin dan hasilnya positif narkoba” sambungnya

Petugas BNN mengintrogasi pelaku dan mengaku banyak rekannya yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota Prabumulih

Pengakuannya ada delapan pegawai yang juga terlibat dalam penyalagunaan narkoba diantaranya pegawai Rumah Sakit (RSUD), Dishub, Satpol PP, Disdukcapil serta Dinsos

Merujuk dari keterangan pelaku petugas BNN Kota Prabumulih langsung memanggil nama yang bersangkutan untuk dilakukan penyelidikan

“Kita panggil mereka dan kita akan lakukan rawat jalan sesuai tingakat kecanduaannya, diantara mereka juga ada yang harus direhabilitas, dan kita tidak akan pandang bulu siapapun akan kita tindak jika terbukti” tegas Ibnu

Dari keterangan pelaku JR sudah tiga tahun terakhir memakai narkoba, dan dirinya mengaku mengkonsumsi narkoba jenis shabu.(SN01)
Share:

Berlari Kehutan, Cecep Ditangkap Bawa Shabu 18 Paket

PRABUMULIH, SININews.com – Edes Sucipto alias Cecep (34) warga Desa Sialingan Kecamatan Belida Darat Kebupaten Muara Enim ditangkap Timsus Tantura Bhayangkara Patrol Polres Prabumulih, selasa (10/4/18)

Timsus Tantura Bhayangkara Patrol yang sedang melakukan patroli mobile di jalan Sajak Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur, mengamankan pelaku yang diduga membawa narkotika jenis shabu sebanyak 18 paket

Penangkapan bermula saat petugas melintas dijalan arah TKP dan melihat dua orang pemuda sedang berboncengan, salah satu tersangka melihat petugas dibelakang yang sedang patroli, tiba-tiba langsung lompat dari motor dan lari kehutan



Melihat kejadian yang janggal tim tantura langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka, setelah ditangkap petugas menggeledah dan mendapati 18 paket narkotika jenis shabu ditangannya yang disimpan dalam bungkus rokok beserta satu buah timbangan digital yang diduga digunakan untuk menimbang shabu

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hatauruk, SIK,MH membenarkan kejadian penangkapan pelaku

“benar pelaku sudah kita amankan di Mapolres dan akan kita lakukan penyelidikan” ungkapnya

Saat ini Polres Prabumulih dan BNN terus bekerjasama untum memberantas para pengguna dan pengedar narkotika di wilayah hukum Prabumulih. (Bio/SN01).
Share:

Kapolres Prabumulih Resmikan Pembangunan Asrama Dan Rumdin Polsek RKT Senilai 1,7 M

PRABUMULIH – Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK,MH meresmikan peletakan batu pertama dalam rangka pembangunan Rumah Dinas dan Asrama Kapolsek Rambang Kapak Tengah (RKT), selasa (10/4/18)

Acara yang digelar di halaman Kapolsek Rambang Kapak Tengah itu dihadiri oleh Pjs Walikota Prabumulih yang diwakili oleh assisten III, unsur muspida dan para tamu undangan dari berbagai elemen

Dalam sambutannya Kapolres Prabumulih sangat akan terus memberikan dan memperhatikan kinerja anak buahnya, dengan telah dibangunnya Rumah Dinas dan Asrama ia berharap bisa bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya wilayah RKT

“Saya baru tau kalau Polsek RKT itu dari tahun 2004 sejak berdiri belum ada rumah dinas dan asrama, personil yang dinas disini lumayan jauh ya pak,” semoga dengan dibangunnya rumdin ini pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan” sambungnya



Pembangunan Rumah Dinas Kapolsek RKT yang menggunakan dana APBN tahun 2018 itu senilai Rp.1.718.387.000 atau terbilang (satu miliar tujuh ratus delapan belas juta tiga ratus delapan puluh tujuh ribu rupiah) dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender

CV. Jaya Buana yang mendapatkan kepercayaan dalam proyek ini akan membangun dua unit rumah type 45 dan dua unit type 38 delapan pintu untuk asrama

Pjs Walikota Prabumulih yang diwakili Assiten III Ir.H.Apriadi mengatakan pihaknya mendukung penuh program pembangunan Rumah Dinas dan Asrama Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) guna menunjang kinerja dalam pelayanan masyarakat (SN01)

 
Share:

Didatangi Bupati, Begini Reaksi Ratusan Linmas Peserta Diklat Di Pusdikkav Bandung

Bandung SN--Ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) asal Bumi Serepat Serasan yang ikuti Pendidikan Kilat (Diklat) Mental dan Disiplin di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Padalarang Jawa Barat mendadak gempar. Tak sedikit dari anggota Linmas berteriak histeris lantaran kaget melihat orang nomor satu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) didampingi ketua TP-PKK PALI, Ir Hj Sri Kustina dan wakil ketua Komisi I, Aka Cholik Darlin S.Pd I MM, datangi mereka saat mereka latihan, Senin (9/4).

Sontak saja, tanpa ada komando rausan Linmas bubar dari barisannya untuk menyambut kedatangan Bupati berebut untuk menyalami bahkan seakan tak puas bersalaman, diantara Linmas menggendong dan mengangkat Bupati kemudian diarak berkeliling di sekitar lokasi lokasi pelatihan.

"Hidup pak Bupati,hidup pak Heri," kata-kata itu selalu diteriakan ratusan Linmas tak henti-henti selama Bupati berada di lokasi latihan.

Sementara itu, Heri Amalindo berpesan agar seluruh peserta agar bisa bersungguh-sungguh menyerap pelajaran yang diberikan pelatih dari anggota TNI.

"Kegiatan ini untuk meningkatkan kedisiplinan anggota Linmas yang selama ini belum begitu diperhatikan, tentunya kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh peserta," pesan Bupati.

Dengan harapan dikatakan Bupati agar sepulangnya nanti ke Kabupaten PALI bisa diterapkan dilingkugannya serta bisa menularkan ilmu yang didapat untuk meningkatkan ketertiban serta keamanan di wilayah Bumi Serepat Serasan.

"Apabila bisa diterapkan kedisiplinan di PALI, tentunya rasa aman dan nyaman akan dirasakan masyarakat," harap Heri Amalindo.

 

Ditempat sama, Aka Cholik yang ikut mendampingi Bupati merasa kagum atas perubahan yang dialami Linmas PALI yang ikuti pelatihan.

Karena sebelum melihat latihan mental para peserta, Aka Cholik ikut bersembahyang Dzuhur di Masjid dalam Komplek Pusdikkav bersama Komandan Pusdikkav Pussenkav, Kolonel Rayen Obersil SIP.

"Selain dididik mental dan fisik, rupanya seluruh Linmas diajarkan sembahyang lima waktu. Tentu ini semakin menambah pengetahuan para Linmas, karena sesuai tujuan Bupati untuk menciptakan PALI religi," ucap Aka Cholik.

Terpisah, Komandan Pusdikkav Pussenkav, Kolonel Rayen Obersil SIP mengapresiasi semangat Bupati PALI yang menyempatkan meninjau Linmas peserta Diklat, meskipun hujan turun tetapi tak mengurungkan niat Bupati untuk bertemu Linmas.

"Baru kali ini saya bertemu Bupati semangatnya tinggi, Dibawah hujan, beliau rela berbasah-basahan menjenguk para Linmas," kata Komandan Pusdikkav.

Diakuinya bahwa pelatihan Linmas ke Pusdikkav merupakan perdana di Indonesia, dan Kolonel Rayen berharap ini akan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

"Mudah-mudahan bisa di contoh daerah lain, khususnya di provinsi Sumatera Selatan," harap Kolonel Rayen. (adv/red)
Share:

Curi Kabel PLN, Dua Pemuda Ini Masuk Sel

PALI--Dua pemuda pengangguran masing-masing bernama Febriansyah alias Yi (23) dan Hasanudin (17) terpaksa haru meringkung di sel tahanan Mapolsek Penukal Abab setelah keduanya itu ketahuan mencuri kabel milik PT PLN Rayon Pendopo di Talang Kukui Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal kabupaten PALI pada 27 Maret lalu.

Penangkapan kedua pemuda pengangguran itu bermula saat mereka sedang melakukan aksi kejahatannya di Talang Kukui Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal Kabupaten PALI pada, Selasa (27/3/2018) lalu sekitar pukul 12.00 wib.

Naas bagi keduanya, saat sedang mengambil dan mengangkat gulungan kabel tembaga milik PT PLN, mereka kepergok warga yang tengah melintas. Merasa curiga, warga tadi memberitahukan kejadian tersebut ke anggota Polsek Penukal Abab melalui telpon.

Mendapat laporan tersebut, kemudian anggota reskrim Polsek Penukal Abab mendatangi TKP dan melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.

Dari tangan tersangka, diamankan pula satu gulungan kabel tembaga sepanjang tujuh meter dengan kondisi lapisan sdh dikupas yang beratnya mencapai 20 Kg. Selain itu, diamankan jug satu gulungan kabel alma sepanjang tujuh meter, satu kunci tang, satu kunci u.14 dan u.7, dua buah linggis kecil, satu buah tali tambang, satu buah pisau, satu buah konektor serta satu unit sepeda motor.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, SH SIk MH melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep Yuli Sahara, SH membenarkan penangkapan kedua tersangka berdasarkan Lp/ B-48/III/2018/Res M.Enim/Sek P. Abab tanggal 27 Maret 2018, tentang TP.CURAT.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Kami menghimbau, kepada seluruh masyarakat apabila menemukan suatu kejahatan dapat langsung melaporkan ke petugas terdekat atau dapat melalui layanan 110 (bebas biaya)," ungkap Acep. (marsindo)
Share:

Asyik Mejeng, Rudi Ditangkap Tantura Bawa Dua Paket Shabu

PRABUMULIH – Giat rutin patroli yang dilakukan Timsus Bhayangkara Tantura Sat Shabara Polres Prabumulih untuk menghindari dan mengantisipasi tindakan pidana (3C) dan tindakan kekerasan didaerah rawan berhasil menangkap seorang pemuda pemuja shabu

Rudi (22) warga Jalan M.Yamin Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih diamankan tim Sat Shabara Polres Prabumulih karena mengantongi dua paket narkotika jenis shabu disaku celana

Giat Patroli yang dipimpin oleh Katimsus Tantura Bhayangkara Ipda Sardinata,SH dan Komandan Regu Brigadir Avdo Mora Tambunan bergerak sekitar pukul 20.00 wib, sabtu (7/4/18)

Dalam perjalanan patroli menuju Jalan Bima Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara didepan pemakaman warga tionghoa petugas mencurigai seorang remaja yang berdiri sendirian

Melihat gerak-gerik yang mencurigakan petugas langsung melakukan dan penggeledahan, saat dipersiksa petugas menemukan dua paket narkotika jenis shabu di lipat dalam bungkus rokok surya yang disimpan dalam saku, sabtu (7/4/18)

Tersangka dan barang bukti dua paket shabu telah diamankan di Polres Prabumulih guna penyelidikan dan pengembangan

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hatauruk, SIk, MH membenarkan telah terjadi penangkapan seorang pemuda

“iya tersangka sudah kita amankan dan akan kita periksa untuk selanjutnya kita kembangkan” katanya (bio/SN01).
Share:

Melintas Dijalan Muara Dua, Truck Batubara Dihajar Warga

PRABUMULIH – Warga Kelurahan Muara Dua Prabumulih Timur Kota Prabumulih memergoki kendaraan truck batubara melintasi jalan desa yang memang dilarang untuk dilewati kendaraan dengan tonase yang berat

Truck batubara dengan nomor polisi B 9034 PYW yang dikemudikan Yadi (35) nyaris dihajar massa warga Kelurahan Muara Dua lantaran diam-diam melintas dijalan pemukiman warga

Mobil dengan muatan batubara itu berangkat menuju arah palembang diwajibkan melintasi jalan lingkar yang sudah disediahkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih, namun karena kondisi jalan yang rusak parah membuat sebagian sopir mencari jalan pintas

Saat melintasi jembatan Sungai Buloh Itam di wilayah Kelurahan Muara Dua mobil truck batubara terperosok kedalam lubang karena jembatan tersebut tidak mampu menahan beban

Warga yang melihat kejadian itu langsung menyerang mobil batubara dengan batu dan kayu, akibat kejadian itu mobil truck mengalami pecah kaca dibagian depan

Petugas yang sigap menanggapi kejadian itu langsung mengamankan sopir batubara

Selain alasan kerap melintas dijalan pemukiman, kemarahan warga juga dipicu lantaran jembatan yang membentang diatas sungai bulo itam itu kondisinya sudah sangat parah. Jembatan mengalami turun sekitar 50 cm dari permukaan

Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutahuruk melalui Kasat Lantas, AKP Novrizal Dwiyanto membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Benar, sopir dan mobilnya sudah kita amankan dan akan kita tindaklanjuti” tuturnya (SN01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts