Polsek Penukal Abab Tangkap Dua Pria Diduga Curi Pipa Adera

PALI-- Dua Pria Diamankan jajaran Polsek Penukal Abab lantaran diduga mencuri 65 batang pipa minyak milik PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field pada Rabu (25/4) dengan lokasi pencurian di jalur pipa Pertamina wilayah Desa Pengabuan-Betung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kedua pelaku itu adalah Kaharudin (35) warga Dusun II Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal dan Zawal (37) warga Desa Sukaraja Kecamatan Penukal. Polisi menyergap keduanya ketika mereka melintas di wilayah Lembak, kemudian dilakukan penangkapan yang langsung dipimpin Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS bersama Kanit Reskrim Ipda Muh, Arafah saat keduanya mengendarai sebuah mobil truk yang digunakan pelaku membawa pipa curian.

"Dasar penangkapan kedua pelaku adalahLP/B/65/IV/2018/Sumsel/Res.ME/Sek.P.Abab, tanggal 25 April 2018, tentang CURAT/PSL 363 KUHP," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS, Sabtu (28/4).

Dijelaskan Kapolsek Penukal Abab bahwa kronologi kejadian pertama kali diketahui pada hari Rabu (25/4) sekira pukul 07.00 WIB oleh saksi-saksi saat melaksanakan patroli di jalur pipa Pertamina.


Selanjutnya oleh saksi kemudian dilaporkan kejadian tersebut ke security PT Pertamina Adera, dan oleh security langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penukal Abab.

Setelah menerima LP, dikatakan Acep, penyidik kemudian melakukan rangkaian penyelidikan, dan dari hasil penyelidikan didapat informasi bahwa pelaku yang diduga sebagai pelaku Curat melintas di wilayah Lembak dan selanjutnya dilakukan pencegatan terhadap mobil yang digunakan pelaku mengangkut barang hasil curiannya tersebut.

Selanjutnya melalui perintah Kapolsek Lembak langsung melakukan pencegatan di Jalan perlintasan Rel KA Desa Lembak Kabupaten Muara Enim dan menggelandangnya ke Mapolsek Penukal Abab bersama barang bukti berupa 65 batang pipa serta satu unit mobil truk.

"Akibat kejadian itu, pihak Adera mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta, dan saat ini pelaku kita tahan serta kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," tandas Acep. (red)
Share:

Meriahkan HUT PALI, Disbudpar Gelar Lomba Dangdut

PALI-- Dalam memeriahkan HUT Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang ke-5, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), melakukan lomba tarik suara jenis lagu dangdut, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 17 hingga 18 April 2018.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Drs Suprihyatno, mengatakan lomba tersebut merupakan permintaan dari Bupati PALI, dan dalam memeriahkan hari jadi kabupaten, kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan Masyarakat umumnya.

"Kegiatan ini mengambil tema wujudkan kembali citra dangdut Indonesia, yang berbudaya, sopan dan santun, peserta yang ikut berjumlah 137," ucap Suprihyatno.

Kadin Disbudpar menambahkan kegiatan ini tidak ada Sabotase maupun intervensi dari pihak manapun, peserta yang menang tentunya sesuai dengan kategori, dewan jurinya pun independen dengan menilai sesuai dengan penampilan peserta.

Dijelaskannya bahwa panitia telah menyediakan uang pembinaan, dan hadiah utamanya duet bersama artis Ibu kota yakni Dewi Persik pada malam puncak hiburan rakyat, Sabtu taggal 21 April 2018.


"Dengan adanya lomba dangdut ini, diharapkan masyarakat PALI bisa meninggalkan kebiasaan menggelar  musik remix, sebab musik remix mengundang orang menggunakan narkoba," ujarnya.

Selama dua hari tersebut, dikatakan Suprihyatno telah menghasilkan pemenang sebanyak 6 orang, yang nantinya juara I selain mendapat hadiah pembinaan juga bakal berduet artis Ibu Kota.

Dipaparkan Suprihyatno daftar pemenang lomba lagu dangdut yang

Keputusannya mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat, yakni JUARA I NOMOR URUT 64 , ATAS NAMA : RIZALDI ZIAN APRILIANSYAH,JUARA II NOMOR URUT 82, ATAS NAMA : ANI LODIANTI,JUARA III NOMOR URUT 91. ATAS NAMA: WIWIN DWI PUSPITA,JUARA HARAPAN I NOMOR URUT 20, ATAS NAMA : SYAHRINI,JUARA HARAPAN II NOMOR URUT 66, ATAS NAMA : ADIT, dan JUARA HARAPAN III NOMOR URUT 24, ATAS NAMA BAMBANG HARDIANSYAH.

 

"Pengambilan piala, penghargaan dan uang pembinaan pada malam pesta rakyat 21 april 2018.Buat yang belum menang jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan tahun depan," pesannya. (red)
Share:

DPRD PALI Paripurnakan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2017

PALI--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar rapat paripurna dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI tahun anggaran 2017,Selasa (27/3).

Rapat paripurna tersebut dihadiri 14 anggota dewan dari 25 anggota yang ada dan dipimpin langsung ketua DPRD PALI Drs H. Soemarjono.

Agenda paripurna tersebut adalah pengesahan jadwal rapat paripurna LKPJ Bupati PALI serta penyampaian nota LKPJ oleh Bupati PALI.

Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM menerangkan laporannya dihadapan forum bahwa LKPJ disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2016-2021, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),kebijakan umum APBD, prioritas plafon anggaran dan Perda nomor 5 tahun 2017 tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah PALI tahun anggaran 2017.


"Sesuai RPJMD bahwa visi PALI Serasi Nia,untuk mewujudkan itu kami mempunyai misi yang diemban yakni memperkuat sarana dan prasarana ekonomi rakyat berbasis sumber daya dan kearifan lokal yang mandiri," terang Bupati.

Selain itu mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan dan pelayanan industri hilir dikatakan Bupati merupakan upaya yang dilakukan pemerintah dalam melaksanakan misi dalam mewujudkan visi PALI Serasi Nia.

Disamping itu ada juga meningkatkan pemerataan pembangunan berkesinambungan,mewujudkan tata pemerintahan yang jujur dan bersih, serta profesional juga demokratis. Serta membangun sumber daya insani yang berkualitas.


"Pada prinsipnya ada peningkatan ekonomi masyarakat di kabupaten PALI tahun 2017, namun masih masih tinggi angka kemiskinan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan untuk tahun-tahun kedepan agar visi PALI Serasi Nia bisa segera terwujud," ucap Bupati.

Rapat diskor sampai tanggal 9 april untuk mendengarkan pandangan fraksi-fraksi dewan,setelah itu Bupati menyerahkan nota LKPJ ke pimpinan Dewan. (SN/Adv)
Share:

Pemilih Pemula Agar Tidak Golput, KPU Sumsel Sambangi PALI

PALI-- Dongkrak partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Sumatera Selatan, Komisi Pemilihan Umum Sumsel dengan menggandeng netizen Sumatera Ekspres kunjungi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (27/4).

Kali ini sasarannya pemilih pemula dengan target pelajar tingkat SLTA yang dikemas dalam kegiatan KPU Sumsel Goes to School. Kegiatan tersebut dipusatkan di gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo yang diikuti ratusan pelajar tingkat SLTA di kota Pendopo.

Ahmad Naafi, SH, M.kn Komisoner KPU sumsel divisi Partisipasi masyarakat dan SDM dalam paparannya menjelaskan pengertian pilkada dan pemilu, dilanjutkan dengan memperkenalkan para calon gubernur dan wakil gubernur melalui slide foto calon dihadapan ratusan pelajar.

"Jangan Golput, silahkan datang ke TPS pada 27 Juni mendatang, karena seluruh warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat berhak memilih dan dipilih," ajak Ahmad Naafi.

Selain itu, pemilih pemula diajak berinteraksi melalui komunikasi dua arah melalui kuis berhadiah hiburan berupa kaos dan payung.

Sosialisasi ini juga dihadiri oleh komisioner KPUD PALI Divisi Hukum, Santosa dan Adell Rosita SE, Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM serta sejumlah guru dari beberapa sekolah yang ada di kota Pendopo. (red)
Share:

Pemangku Adat Harus Mampu Jadi Duta Budaya PALI

PALI--Kaya akan peninggalan sejarah, Kecamatan Tanah Abang berpotensi bakal banyak datangkan wisatawan untuk mengunjungi wilayah tersebut. Sebab disamping mempunyai situs Candi Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang juga disinyalir mempunyai banyak kebudayaan yang Kini terpendam.

Untuk itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berupaya menggali kembali budaya lokal yang dilupakan warga sekitar bahkan ada yang nyaris punah.

Salahsatu upaya pengembalian budaya lokal agar bisa dimunculkan kembali, Disbudpar menekankan kepada Pemangku Adat kecamatan Tanah Abang agar lebih aktif menelusuri dan mengumpulkan data supaya adat istiadat atau kesenian asli Tanah Abang bahkan yang berkaitan dengan sejarah Candi Bumi Ayu untuk digali kembali.

"Kami telah laksanakan pembekalan terhadap seluruh Pemangku Adat di Kecamatan Tanah Abang dan empat kecamatan lainnya, agar mereka sebagai tokoh yang ditunjuk melestarikan budaya mampu menjadi inisiator kembalinya budaya yang menghilang," ucap Suprihyatno, Kepala Disbudpar PALI didampingi Filomina Emawati, Kabid Kebudayaan, Kamis (26/4).


Diharapkan selain menggali budaya yang dilupakan, Pemangku Adat juga berkewajiban mendorong semangat pelaku kesenian yang saat ini telah ada. Seperti tarian Ritus Candi Bumi Ayu, Tari Burung Putih dan tari-tarian lainnya serta musik Senjang.

"Pemangku Adat juga sebagai duta budaya, yang ikut berpartisipasi mengenalkan budaya lokal serta memberikan semangat kepada penari maupun pelatihnya agar terpelihara," tambah Suprihyatno.

Karena saat ini sering terlihat kurangnya dukungan dari masyarakat terhadap tarian atau kesenian khas lokal. Terbukti, dikatakan Suprihyatno bahwa setiap penampilan penari atau penabuh Senjang, respon masyarakat hanya menonton, tetapi kurang di apresiasi.

"Coba kalau nyawer biduan orgen tunggal, banyak warga berebut untuk memberikan uang saweran. Tetapi sebaliknya, apabila ada penari yang tampil, hanya beberapa orang memberikannya. Ini harus kita rubah agar pelaku seni yang melestarikan budaya kita bersemangat supaya seni dan budaya lokal tidak punah," pungkas Kadisbudpar PALI.(red)
Share:

Komisi III DPRD PALI Kunjungi Korban Kebakaran

PALI-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Komisi III kunjungi korban kebakaran di Pasar Inpres Pendopo kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI sebagai bentuk kepedulian anggota Dewan terhadap masyarakat yang terkena musibah.

Pada saat mengunjungi korban kebakaran, komisi III DPRD PALI berjanji akan memberikan solusi kepada para korban kebakaran.

"Secara pribadi maupun dari kelembagaan DPRD PALI tentu sangat prihatin atas musibah yang menimpa kepada saudara-saudara kita. Untuk itu, kami dari komisi III akan mencari solusi terbaik untuk para korban. Dan kami minta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) untuk segera menyikapi ini, apapun bentuknya, paling tidak ada tahapan awal dulu bantuannya," ungkap Irwan, ST ketua komisi III DPRD PALI.

Terkait harapan para korban untuk meminta bantuan modal, ketua DPD Golkar kabupaten PALI itu akan berkoordinasi lebih lanjut ke Bupati PALI dan Disdagprin.

"Kita akan coba koordinasikan lebih intensif dengan dinas terkait. Yang pasti kami berusaha mencari solusi terbaik untuk para korban," pungkasnya.

Di tempat yang sama Plt. Kepala Disdagprin kabupaten PALI Dewi Apriyanti menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu ke pimpinannya.

"Bisa saja ini mendapat bantuan dari Pemkab PALI. Namun, seperti apa nanti bentuk bantuannya kita akan koordinasikan dahulu ke pimpinan," ungkapnya.

Sementara itu, Epi Susanto alias Kevin salah satu korban kebakaran pada Rabu (18/4) malam kemarin berharap ada bantuan dari Pemkab PALI kepada dirinya dan beberapa korban kebakaran yang lain.

"Sebelumnya kami ucapkan terimakasih kepada komisi III DPRD PALI yang telah bersedia menjadi penyambung antara kami (korban, red) dengan pemerintah. Tentu kami sangat berharap dengan adanya kunjungan ini bisa mendapat bantuan modal dari Pemkab PALI. Tujuannya untuk membangun kembali usaha kami yang sudah terbakar," ujarnya.

Untuk diketahui, pada hari Rabu (18/4) lalu sekitar pukul 23.00 WIB, telah terjadi kebakaran hebat di Pasar Baru Pendopo. Akibat dari kebakaran tersebut, sedikitnya lima unit rumah toko (ruko) dan satu unit rumah semi permanen dilalap si jago merah. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Selain Irwan, ST hadir pula dalam kunjungan itu anggota DPRD Komisi III seperti Adi Warsito, Edi Eka Puryadi, Erwin Eriza Putra, Suaidi Yusuf, Tuti Ilsan dan Disdagprin kabupaten PALI.(SN/Adv)
Share:

Maling HP, Tiga Bujang Tanggung Ditangkap Tim Opsnal Polsek Barat

PRABUMULIH - Muhammad Ari Ramadhan alias Rama warga Jalan Nigata Rt. 01 Rw. 03 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih ditangkap Petugas kepolisian Polsek Prabumulih Barat

Rama ditangkap karena melakukan pencurian dengan pemberatan di toko Indarto yang berada di jalan Pranasib Rw.21 Rw.09 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara

Penangkapan pelaku pencurian itu berawal saat dirinya hendak menawarkan tabung gas elpiji (LPG) 3 kilo gram kepada korban, selasa (24/4/18)

Korban tiba-tiba dipanggil oleh kasirnya karena ada keperluan dan langsung pergi meninggalkan pelaku yang saat ini masih berada didalam rumah

Melihat kesempatan didepan mata, pelaku Rama melihat telepon selular (HP) merk Oppo A57 yang tergeletak diatas meja dan langsung membawa lari HP milik korbannya

Dari kejadian itu korban langsung melihat Rekamaan CCTV dan melihat pelaku telah mencuri HP miliknya, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian yang ditafsir sekitar Rp.3,5 juta dan langsung melaporkan kejadian itu kepihak kepolisian

Sementara itu, berkat laporan korban petugas langsung melacak keberadaan pelaku

Berkat Informasi yang didapat dari masyarakat tim opsnal Polsek Prabumulih Barat langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, rabu (25/4/18)

Saat itu pelaku Rama ditangkap petugas saat sedang asyik main di Warung Internet di samping bank BRI, setelah dilakukan interogasi pelaku mengaku telah menjual HP hasil mencuri itu kepada seorang temannya yakni Purwanto (17) dan Ahmad Putra (18) (Penadah).

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutahuruk, SIK, MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Sofyan Affandi, SH memebenarkan telah terjadi penangkapan pelaku Curat

“Pelaku pencurian beserta barang bukti sudah kita amankan di kapolsek guna penyelidikan lanjutan” tegasnya

Pelaku curat akan diancam dengan pasal 363 KUHP dan penadah dua orang penadah akan diancam dengan pasal 480 (bio/sn01)
Share:

Lestarikan Budaya PALI, Disbudpar Lakukan Sosialisasi Pemangku Adat

PALI-- Lestarikan budaya asli Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) PALI merangkul pemangku adat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga adat istiadat warga di wilayah Bumi Serepat Serasan.

Bukan hanya merangkul pemangku adat dalam melestarikan budaya leluhur asli Kabupaten yang baru berumur empat tahun ini,namun Disbudpar juga melakukan pertemuan rutin dengan para pemangku adat di masing-masing kecamatan.

Dimulai tanggal 10 april sampai dengan 17 april 2018, Disbudpar PALI berkeliling mensosilisasikan dan memberi pembekalan terhadap 340 orang pemangku adat dimana ketua pemangku adat Kabupaten PALI oleh Sedi Suhardi.

Diawali di Kecamatan Talang Ubi dan diakhiri Kecamatan Tanah Abang, Sosialisasi kepada pemangku adat mendapat antusias cukup tinggi dari pemangku adat.

Materi yang diberikan adalah penyampaian implementasi UU nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Dimana menurut kepala Dunas Budpar PALI, Drs Suprihyatno didampingi Kabid Kebudayaan, Filomina Emawati bahwa dari pemaparan undang-undang nomor 5 tersebut ada 11 objek pemajuan kebudayaan.

Dimana, pemangku adat harus paha dan ikut berperan aktif diantara 11 objek pemajuan kebudayaan itu.

"Ditekankan pemangku adat harus berpartisipasi terhadap Adat dan istiadat, namun tidak menutup kemungkinan ke 11 pemajuan kebudayaan pemangku adat bisa menguasai. Adapaun 11 pemajuan kebudayaan adalah Seni, Adat istiadat, Ritus, Manuskrip,Tradisi lisan, Pengetahuan tradisional, Permainan rakyat, Olahraga tradisional, Teknologi tradisional, Bahasa dan Cagar Budaya," beber Suprihyatno.

Kedepan dijelaskan Suprihyatno hasil kompilasi akan dievaluasi dan hasilnya sudah terkonsep dan akan terisi di aplikasi APIK yang akan disampaikan pada Kongres Nasional Kebudayaan di Kota Solo pada November 2018 mendatang.

"Nantinya kita rumuskan dan gali kembali adat istiadat asli PALI, untuk melestarikan dan menggali kembali budaya asli di Bumi Serepat Serasan," terang Kadisbudpar.

Diharapkan juga, dengan adanya konsep budaya asli PALI, akan menarik minat wisatawan datang ke PALI selain untuk mengunjungi objek wisata Candi Bumi Ayu.

"Kita sudah punya candi Bumi Ayu, dan akan lebih menarik lagi apabila ada asat istiadat atau budaya PALI yang menjadi ciri khasnya," pungkas Suprihyatno.(red)
Share:

Malam Festival Budaya Meriahkan HUT PALI Ke-5

PALI--Sedikitnya 7 kesenian khas kabupaten PALI dari lima kecamatan yang ada meramaikan Malam Festival Budaya dalam rangka memeriahkan HUT PALI ke-5 tahun 2018, Minggu (22/4) malam sekitar pukul 20.00

Tujuh kesenian itu antara lain berupa gitar tunggal, tari bekarang, tari hageria, tari lading, tari burung putih, yoki (penyanyi tunggal perempuan tua), tari ngusir hama.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten PALI Drs. Supriyatno mengatakan bahwa digelarnya malam festival budaya ini sebagai bentuk kegembiraan warga PALI dalam rangka HUT PALI kelima tahun 2018 ini.

"Ada 7 kesenian dari lima kecamatan tampil pada malam hari ini (Minggu malam,red). Semua ini masih dalam rangkaian HUT PALI ke-5 tahun," ungkapnya didampingi Kabid Kebudayaan kabupaten PALI.

Ia juga mengatakan bahwa budaya bisa dijual sebagai dalam sektor pariwisata sehingga bisa menambah Pendapatan  Asli Daerah (PAD) Kabupaten PALI.

"Kalau hanya membangun gedung, negara barat jauh lebih hebat. Namun, yang tidak dimiliki oleh bangsa barat adalah budaya kita, budaya timur. Untuk itu, kami harap dengan festival budaya ini bisa meningkatkan kecintaan kita terhadap budaya asli bangsa kita terutama kabupaten PALI, dengan begitu secara sendirinya akan kita  lestarikan budaya tersebut hingga anak cucu kita," imbuhnya.

Dari pariwisata juga, sambung Suprihyatno bisa menekan angka kemiskinan.

"Saya menghimbau agar adat istiadat daerah kita junjung tinggi. Maraknya musik remik melanggar adat istiadat nenek moyang kita dulu. Jangan sampai budaya kita budaya timur kalah dengan budaya asing," tutupnya.

Ditempat yang sama, Bupati PALI dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten III Setda Kabupaten PALI H. Ruswandi, SH mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Terutama para pelaku seni yang turut melestarikan kebudayaan khas kabupaten PALI.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dapat meningkatkan kecintaan terhadap budaya. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para pelaku seni yang turut melestarikannya. Kami berharap bisa digelar kegiatan serupa namun dalam skala yang lebih besar," ungkapnya seraya membuka malam festival budaya secara resmi. (red)
Share:

Begini Cara KPUD PALI Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilgub Sumsel

PALI--Berbagai cara dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mengajak masyarakat menyongsong Pilkada dan Pilgub yang bakal digelar secara serentak di Indonesia pada 27 Juni 2018 mendatang. Dari sosialisasi, gelar seni budaya, penyampaian road show ke sekolah-sekolah sampai melalukan konvoi,KPU menghimbau dan mengajak masyarakat agar datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya.

Begitu juga yang dilakukan KPUD Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),  pada Rabu (25/4), puluhan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat berkeliling di wilayah Kecamatan Talang Ubi.

Konvoi kendaraan dari KPUD PALI dan PPK Talang Ubi mampu menarik perhatian ratusan warga yang berada dipinggir jalan. Warga langsung menuju sumber suara dan menonton iring-iringan puluhan kendaraan dari KPUD PALI.

"Kali ini kita lakukan karnaval, untuk mengajak masyarakat PALI agar datang ke TPS pada 27 Juni nanti," ujar Ketua KPUD PALI, H Hasyim melalui Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat.

Sebelumnya diakui Adella bahwa KPUD melalukan pengenalan Pilgub Sumsel ke pelajar pemilih pemula di Kecamatan Penukal.

"Kita lakukan sosialisasi juga ke pemilih pemula agar sama-sama mensukseskan Pilgub dengan mendatangi sekolah-sekolah tingkat menengah atas," jelas Adella.

Karena dikatakannya bahwa masa depan bangsa ini tergantung pada pilihan masyarakat. "Partisipasi masyarakat dengan mendatangi TPS untuk menyampaikan hak pilihnya sangat penting, untuk itu kami gencar sosialsaikan jelang Pilgub, agar pesta demokrasi berjalan sukses," harapnya.(red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts