Polisi Tembak Kaki Dua Pelaku Pembawa Narkoba

PALI--Dua warga Kabupaten Muara Enim ditangkap jajaran Polsek Penukal Abab lantaran kedapatan membawa 10,3 gram Narkoba jenis Sabu-sabu dan 30 butir ekstasi pada Sabtu (28/4)sekitar pukul 18:00 WIB di jalan perbatasan Desa Babat-Purun Kecamatan Penukal.

Tak hanya ditangkap, kedua pelaku yakni Alex Wahyudi (34) dan Azhari (24) keduanya warga Desa Pelempang Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim itu dilumpuhkan dengan menembak betis pelaku karena berusaha melarikan diri.

Dari keterangan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS bahwa penangkapan pelaku atas dasar

LP/ A- 06/IV/2018/Sumsel/Sek.P.Abab, tanggal 28 April 2018.

Dinama kronologi penangkapan berawal ketika jajaran Polsek Penukal Abab mendapat informasi dari warga bahwa ada dua orang  pelaku dengan ciri-ciri yang disampaikan warga, dicurigai membawa narkotika dari arah desa Air Itam menuju Desa Gunung Menang dengan berboncengan menggunakan sepeda motor.


Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Penukal Abab bersama Kanit Reskrim Ipda Muh.Arafah langsung mengumpulkan seluruh anggota dan langsung melakukan penghadangan di  arah jalan Desa Babat dan Desa Purun dan melakukan Razia/21 KKYD setiap kendaraan yang melintas.

"Saat kedua orang yang itu melintas, kita lakukan penyetopan laju sepeda motor yang dikendarainya. Namun pelaku berusaha menghindar dan melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dengan menembak betis kedua pelaku," ungkap Acep, YS, Minggu (29/4).

Saat digeledah, dijelaskan Acep ditemukan dalam saku celana pelaku berupa satu bungkus Narkotika jenis sabu seberat 10,3 gram dan 30 butir exstasi logo S.

"Kedua pelaku berikut BB dibawa ke Polsek Penukal Abab guna proses hukum lebih lanjut. BB lainya juga kita amankan berupa satu unit sepeda motor dan dua unit handphone," tandas Acep. (red)
Share:

Sosialisasi Pilkada Polres Prabumulih Gelar Fun Bike

PRABUMULIH – Gelar Fun Bike atau Bersepeda santai yang bertema Plikada Aman Dan Anti Hoax yang dilaksanakan oleh Polres Prabumulih menyedot ratusan Biker dari beberapa daerah

Kegiatan yang digelar di mulai dari Lapangan Ex kantor BNN Prabumulih bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga keamanan Pilkada dan tidak menyebar isu sara atau Hoax, sabtu (28/4/18)

Puluhan Komunitas Sepeda yang berasal dari berbagai daerah seperti Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Prabumulih dan peserta yang berasal dari Pali, Muara Enim, Baturaja, Batumarta dan peserta komunitas sepeda Indralaya yang turut memeriahkan jalannya fun bike

Tak hanya itu saja peserta fun bike berkesempatan mendapatkan door prize menarik yang disediahkan oleh panitia dengan hadiah utama sepeda motor, Dengan jarak 10KM para peserta fun bike menikmati jalannya acara

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutahuruk, SIK, MH yang juga ikut langsung dalan acara Fun Bike mengatakan dalam sambutanya masyarakat untuk tidak menyebar isu Hoax dan bersama-sama menjaga jalannya Pilkada Serentak yang akan digelar di Prabumulih (bio/sn01)
Share:

Puluhan Pemuda Aibon dan Komix Terjaring Razia

PRABUMULIH – Timsus Polres Prabumulih kembali berhasil mengamakan kelompok pemuda yang diduga mabuk, sabtu malam (29/4/18)

Dalam operasi Giat Rutin guna mengantisipasi tindakan kriminal (3C) Timsus berpatroli dibeberapa titik rawan kejahatan yang sering menjadi tempat nongkrong anak muda

Kali ini tim yang beranggotakan delapan personil mengamankan puluhan pemuda sedang menenggak minuman keras (Miras) di jalan A.Roni Kelurahan Pasar 1 Prabumulih Timur berjenis Komix

Saat diperiksa petugas 22 pemuda yang sedang nongkrong digeledah satu persatu dan petugas menemukan puluhan sashet obat batuk merek Komix dicampur minuman ringan merek Fanther dan Lem sepatu jenis Aibon

Sekelompok pemuda yang diamankan tersebut diberikan peringatan dan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatan penyalagunaan obat yang tidak sesuai standar

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutahuruk, SIK, MH melalui Katimsus Tantura Bhayangkara IPDA Sardinata,SH mengatakan giat rutin akan terus dilakukan guna menekan angka kejahatan diwilayah hukum Polres Prabumulih

“Kita berikan arahan kepada pemuda yang sering nongkrong dan mabuk bahkan kita juga berikan hukuman jika itu melanggar” tegasnya (bio/sn01)
Share:

NU Mart Sumsel Bakal Jadi Ritel Modern Berbasis Murah, Mudah Dan Barokah

SINInews-- Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Selatan menggagas berdirinya NU Mart di Bumi Sriwijaya. Pendirian NU Mart sendiri bertujuan menggerakan serta membangun ekonomi masyarakat berbasis murah dan mudah serta barokah.

Gagasan itu mengemuka saat kegiatan silaturrahmi pengurus NU se-provinsi Sumatera Selatan di Ponpes Al-Azhar Kota Lubuk Linggau, yang disampaikan Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Sumsel Heri Candra, Sabtu (28/4).

"NU tidak melulu mengurusi kitab saja, tetapi juga harus mampu membangun perekonomian masyarakat," ucap Heri Candra.

Karena dikatakan Heri Candra bahwa daerah lain saja bisa dan berkembang, dan itu harus ditiru dan dilakukan di Provinsi Sumsel. Karena, market sudah tersedia serta bakal pembeli juga sudah banyak.

"Belajar dari negara Bangladesh yang mampu bangun ekonomi Islam, kenapa kita tidak?. Padahal kita punya market, pembeli banyak, karena mayoritas konsumen ritel modern saat ini adalah warga NU. Kalau kita kembangkan, kita kompak dan dikelola secara profesional, saya yakin dua tahun kedepan akan terlihat maju," jelas Heri Candra.

Dijabarkan Heri Candra bahwa selain dikelola secara perseorangan dengan cara merubah merek toko atau menambah nama depan toko dengan nama NU Mart, juga bakal dikelola secara corporate, yang akan mampu bersaing dengan ritel modern saat ini.

"Saat ini paradigma kita selalu pesimis, mulai saat ini kita akan rubah itu, dan kalau takut mencoba kita tidak akan berhasil. Dengan NU Mart juga sarana kita membagun pasar. Bayangkan saja, kalau satu kecamatan minimal ada lima NU Mart, maka kita akan bangun distributor sendiri dari pabriknya," papar Heri Candra.

Nantinya, untuk pelaksanaan berdirinya NU Mart di Sumsel, PWNU bakal mengajak seluruh perwakilan pengurus PCNU untuk study banding ke daerah-daerah yang telah berhasil.

 

Silaturrahmi pengurus NU se-provinsi Sumatera Selatan dihadiri seluruh PCNU termasuk PCNU Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang langsung dipimpin ketua PCNU, Ustadz Erli dan H Nazib Fathoni. (red)
Share:

Polsek Penukal Abab Tangkap Dua Pria Diduga Curi Pipa Adera

PALI-- Dua Pria Diamankan jajaran Polsek Penukal Abab lantaran diduga mencuri 65 batang pipa minyak milik PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field pada Rabu (25/4) dengan lokasi pencurian di jalur pipa Pertamina wilayah Desa Pengabuan-Betung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kedua pelaku itu adalah Kaharudin (35) warga Dusun II Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal dan Zawal (37) warga Desa Sukaraja Kecamatan Penukal. Polisi menyergap keduanya ketika mereka melintas di wilayah Lembak, kemudian dilakukan penangkapan yang langsung dipimpin Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS bersama Kanit Reskrim Ipda Muh, Arafah saat keduanya mengendarai sebuah mobil truk yang digunakan pelaku membawa pipa curian.

"Dasar penangkapan kedua pelaku adalahLP/B/65/IV/2018/Sumsel/Res.ME/Sek.P.Abab, tanggal 25 April 2018, tentang CURAT/PSL 363 KUHP," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS, Sabtu (28/4).

Dijelaskan Kapolsek Penukal Abab bahwa kronologi kejadian pertama kali diketahui pada hari Rabu (25/4) sekira pukul 07.00 WIB oleh saksi-saksi saat melaksanakan patroli di jalur pipa Pertamina.


Selanjutnya oleh saksi kemudian dilaporkan kejadian tersebut ke security PT Pertamina Adera, dan oleh security langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penukal Abab.

Setelah menerima LP, dikatakan Acep, penyidik kemudian melakukan rangkaian penyelidikan, dan dari hasil penyelidikan didapat informasi bahwa pelaku yang diduga sebagai pelaku Curat melintas di wilayah Lembak dan selanjutnya dilakukan pencegatan terhadap mobil yang digunakan pelaku mengangkut barang hasil curiannya tersebut.

Selanjutnya melalui perintah Kapolsek Lembak langsung melakukan pencegatan di Jalan perlintasan Rel KA Desa Lembak Kabupaten Muara Enim dan menggelandangnya ke Mapolsek Penukal Abab bersama barang bukti berupa 65 batang pipa serta satu unit mobil truk.

"Akibat kejadian itu, pihak Adera mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta, dan saat ini pelaku kita tahan serta kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," tandas Acep. (red)
Share:

Meriahkan HUT PALI, Disbudpar Gelar Lomba Dangdut

PALI-- Dalam memeriahkan HUT Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang ke-5, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), melakukan lomba tarik suara jenis lagu dangdut, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 17 hingga 18 April 2018.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Drs Suprihyatno, mengatakan lomba tersebut merupakan permintaan dari Bupati PALI, dan dalam memeriahkan hari jadi kabupaten, kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dan Masyarakat umumnya.

"Kegiatan ini mengambil tema wujudkan kembali citra dangdut Indonesia, yang berbudaya, sopan dan santun, peserta yang ikut berjumlah 137," ucap Suprihyatno.

Kadin Disbudpar menambahkan kegiatan ini tidak ada Sabotase maupun intervensi dari pihak manapun, peserta yang menang tentunya sesuai dengan kategori, dewan jurinya pun independen dengan menilai sesuai dengan penampilan peserta.

Dijelaskannya bahwa panitia telah menyediakan uang pembinaan, dan hadiah utamanya duet bersama artis Ibu kota yakni Dewi Persik pada malam puncak hiburan rakyat, Sabtu taggal 21 April 2018.


"Dengan adanya lomba dangdut ini, diharapkan masyarakat PALI bisa meninggalkan kebiasaan menggelar  musik remix, sebab musik remix mengundang orang menggunakan narkoba," ujarnya.

Selama dua hari tersebut, dikatakan Suprihyatno telah menghasilkan pemenang sebanyak 6 orang, yang nantinya juara I selain mendapat hadiah pembinaan juga bakal berduet artis Ibu Kota.

Dipaparkan Suprihyatno daftar pemenang lomba lagu dangdut yang

Keputusannya mutlak dan tidak bisa di ganggu gugat, yakni JUARA I NOMOR URUT 64 , ATAS NAMA : RIZALDI ZIAN APRILIANSYAH,JUARA II NOMOR URUT 82, ATAS NAMA : ANI LODIANTI,JUARA III NOMOR URUT 91. ATAS NAMA: WIWIN DWI PUSPITA,JUARA HARAPAN I NOMOR URUT 20, ATAS NAMA : SYAHRINI,JUARA HARAPAN II NOMOR URUT 66, ATAS NAMA : ADIT, dan JUARA HARAPAN III NOMOR URUT 24, ATAS NAMA BAMBANG HARDIANSYAH.

 

"Pengambilan piala, penghargaan dan uang pembinaan pada malam pesta rakyat 21 april 2018.Buat yang belum menang jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan tahun depan," pesannya. (red)
Share:

DPRD PALI Paripurnakan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2017

PALI--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar rapat paripurna dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI tahun anggaran 2017,Selasa (27/3).

Rapat paripurna tersebut dihadiri 14 anggota dewan dari 25 anggota yang ada dan dipimpin langsung ketua DPRD PALI Drs H. Soemarjono.

Agenda paripurna tersebut adalah pengesahan jadwal rapat paripurna LKPJ Bupati PALI serta penyampaian nota LKPJ oleh Bupati PALI.

Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM menerangkan laporannya dihadapan forum bahwa LKPJ disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2016-2021, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),kebijakan umum APBD, prioritas plafon anggaran dan Perda nomor 5 tahun 2017 tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah PALI tahun anggaran 2017.


"Sesuai RPJMD bahwa visi PALI Serasi Nia,untuk mewujudkan itu kami mempunyai misi yang diemban yakni memperkuat sarana dan prasarana ekonomi rakyat berbasis sumber daya dan kearifan lokal yang mandiri," terang Bupati.

Selain itu mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan dan pelayanan industri hilir dikatakan Bupati merupakan upaya yang dilakukan pemerintah dalam melaksanakan misi dalam mewujudkan visi PALI Serasi Nia.

Disamping itu ada juga meningkatkan pemerataan pembangunan berkesinambungan,mewujudkan tata pemerintahan yang jujur dan bersih, serta profesional juga demokratis. Serta membangun sumber daya insani yang berkualitas.


"Pada prinsipnya ada peningkatan ekonomi masyarakat di kabupaten PALI tahun 2017, namun masih masih tinggi angka kemiskinan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan untuk tahun-tahun kedepan agar visi PALI Serasi Nia bisa segera terwujud," ucap Bupati.

Rapat diskor sampai tanggal 9 april untuk mendengarkan pandangan fraksi-fraksi dewan,setelah itu Bupati menyerahkan nota LKPJ ke pimpinan Dewan. (SN/Adv)
Share:

Pemilih Pemula Agar Tidak Golput, KPU Sumsel Sambangi PALI

PALI-- Dongkrak partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Sumatera Selatan, Komisi Pemilihan Umum Sumsel dengan menggandeng netizen Sumatera Ekspres kunjungi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (27/4).

Kali ini sasarannya pemilih pemula dengan target pelajar tingkat SLTA yang dikemas dalam kegiatan KPU Sumsel Goes to School. Kegiatan tersebut dipusatkan di gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo yang diikuti ratusan pelajar tingkat SLTA di kota Pendopo.

Ahmad Naafi, SH, M.kn Komisoner KPU sumsel divisi Partisipasi masyarakat dan SDM dalam paparannya menjelaskan pengertian pilkada dan pemilu, dilanjutkan dengan memperkenalkan para calon gubernur dan wakil gubernur melalui slide foto calon dihadapan ratusan pelajar.

"Jangan Golput, silahkan datang ke TPS pada 27 Juni mendatang, karena seluruh warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat berhak memilih dan dipilih," ajak Ahmad Naafi.

Selain itu, pemilih pemula diajak berinteraksi melalui komunikasi dua arah melalui kuis berhadiah hiburan berupa kaos dan payung.

Sosialisasi ini juga dihadiri oleh komisioner KPUD PALI Divisi Hukum, Santosa dan Adell Rosita SE, Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM serta sejumlah guru dari beberapa sekolah yang ada di kota Pendopo. (red)
Share:

Pemangku Adat Harus Mampu Jadi Duta Budaya PALI

PALI--Kaya akan peninggalan sejarah, Kecamatan Tanah Abang berpotensi bakal banyak datangkan wisatawan untuk mengunjungi wilayah tersebut. Sebab disamping mempunyai situs Candi Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang juga disinyalir mempunyai banyak kebudayaan yang Kini terpendam.

Untuk itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berupaya menggali kembali budaya lokal yang dilupakan warga sekitar bahkan ada yang nyaris punah.

Salahsatu upaya pengembalian budaya lokal agar bisa dimunculkan kembali, Disbudpar menekankan kepada Pemangku Adat kecamatan Tanah Abang agar lebih aktif menelusuri dan mengumpulkan data supaya adat istiadat atau kesenian asli Tanah Abang bahkan yang berkaitan dengan sejarah Candi Bumi Ayu untuk digali kembali.

"Kami telah laksanakan pembekalan terhadap seluruh Pemangku Adat di Kecamatan Tanah Abang dan empat kecamatan lainnya, agar mereka sebagai tokoh yang ditunjuk melestarikan budaya mampu menjadi inisiator kembalinya budaya yang menghilang," ucap Suprihyatno, Kepala Disbudpar PALI didampingi Filomina Emawati, Kabid Kebudayaan, Kamis (26/4).


Diharapkan selain menggali budaya yang dilupakan, Pemangku Adat juga berkewajiban mendorong semangat pelaku kesenian yang saat ini telah ada. Seperti tarian Ritus Candi Bumi Ayu, Tari Burung Putih dan tari-tarian lainnya serta musik Senjang.

"Pemangku Adat juga sebagai duta budaya, yang ikut berpartisipasi mengenalkan budaya lokal serta memberikan semangat kepada penari maupun pelatihnya agar terpelihara," tambah Suprihyatno.

Karena saat ini sering terlihat kurangnya dukungan dari masyarakat terhadap tarian atau kesenian khas lokal. Terbukti, dikatakan Suprihyatno bahwa setiap penampilan penari atau penabuh Senjang, respon masyarakat hanya menonton, tetapi kurang di apresiasi.

"Coba kalau nyawer biduan orgen tunggal, banyak warga berebut untuk memberikan uang saweran. Tetapi sebaliknya, apabila ada penari yang tampil, hanya beberapa orang memberikannya. Ini harus kita rubah agar pelaku seni yang melestarikan budaya kita bersemangat supaya seni dan budaya lokal tidak punah," pungkas Kadisbudpar PALI.(red)
Share:

Komisi III DPRD PALI Kunjungi Korban Kebakaran

PALI-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Komisi III kunjungi korban kebakaran di Pasar Inpres Pendopo kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI sebagai bentuk kepedulian anggota Dewan terhadap masyarakat yang terkena musibah.

Pada saat mengunjungi korban kebakaran, komisi III DPRD PALI berjanji akan memberikan solusi kepada para korban kebakaran.

"Secara pribadi maupun dari kelembagaan DPRD PALI tentu sangat prihatin atas musibah yang menimpa kepada saudara-saudara kita. Untuk itu, kami dari komisi III akan mencari solusi terbaik untuk para korban. Dan kami minta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) untuk segera menyikapi ini, apapun bentuknya, paling tidak ada tahapan awal dulu bantuannya," ungkap Irwan, ST ketua komisi III DPRD PALI.

Terkait harapan para korban untuk meminta bantuan modal, ketua DPD Golkar kabupaten PALI itu akan berkoordinasi lebih lanjut ke Bupati PALI dan Disdagprin.

"Kita akan coba koordinasikan lebih intensif dengan dinas terkait. Yang pasti kami berusaha mencari solusi terbaik untuk para korban," pungkasnya.

Di tempat yang sama Plt. Kepala Disdagprin kabupaten PALI Dewi Apriyanti menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu ke pimpinannya.

"Bisa saja ini mendapat bantuan dari Pemkab PALI. Namun, seperti apa nanti bentuk bantuannya kita akan koordinasikan dahulu ke pimpinan," ungkapnya.

Sementara itu, Epi Susanto alias Kevin salah satu korban kebakaran pada Rabu (18/4) malam kemarin berharap ada bantuan dari Pemkab PALI kepada dirinya dan beberapa korban kebakaran yang lain.

"Sebelumnya kami ucapkan terimakasih kepada komisi III DPRD PALI yang telah bersedia menjadi penyambung antara kami (korban, red) dengan pemerintah. Tentu kami sangat berharap dengan adanya kunjungan ini bisa mendapat bantuan modal dari Pemkab PALI. Tujuannya untuk membangun kembali usaha kami yang sudah terbakar," ujarnya.

Untuk diketahui, pada hari Rabu (18/4) lalu sekitar pukul 23.00 WIB, telah terjadi kebakaran hebat di Pasar Baru Pendopo. Akibat dari kebakaran tersebut, sedikitnya lima unit rumah toko (ruko) dan satu unit rumah semi permanen dilalap si jago merah. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Selain Irwan, ST hadir pula dalam kunjungan itu anggota DPRD Komisi III seperti Adi Warsito, Edi Eka Puryadi, Erwin Eriza Putra, Suaidi Yusuf, Tuti Ilsan dan Disdagprin kabupaten PALI.(SN/Adv)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts