Catat! Ini 4 Rumah Sakit di Prabumulih yang Bekerja Sama dengan BPJS Kesehatan

PRABUMULIH -- Di tahun 2019 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Swasta dan maupun fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan diharuskan sudah memiliki sertifikat akreditasi.

Sertifikat akreditasi merupakan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh setiap rumah sakit yang melayani Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 99 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan No 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih Yunita Ibnu, kepada Sini News mengatakan, sesuai regulasi, akreditasi adalah syarat wajib untuk seluruh Rumah Sakit dan khususnya Kota Prabumulih yang mempunyai 4 Rumah Sakit yaitu RSUD kota Prabumulih, Rumah Sakit Fadhilah, Rumah Sakit AR Bunda dan Rumah Sakit Pertamina sudah memenuhi persyaratan akreditasi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan dan sudah mendapatkan akreditasi tersebut.

"Selain itu sesuai dengan Perpres 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan di pasal 67 untuk fasilitas kesehatan swasta yang memenuhi persyaratan dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan," ungkapnya, Senin (07/01).

Menurut Yunita, apabila Rumah Sakit Daerah ataupun swasta yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan belum mendapatkan akreditasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2018 maka kerjasamanya tidak diperpanjang, terkecuali mendapatkan rekomendasi oleh Kementerian Kesehatan.

"Namun, tidak hanya akreditasi saja, penilaian dari hasil re-credentialing Rumah Sakit yang tidak memenuhi juga akan berdampak pada tidak diperpanjangnya kerjasama antara Rumah Sakit dengan BPJS Kesehatan.

Yunita juga mengatakan kalau soal pemutusan kerjasama antara BPJS dengan beberapa rumah sakit yang ada di Pulau Jawa itu dikarenakan hasil rekredensialing , belum terakreditasi dan belum ada rekomendasi dari i Kementerian Kesehatan.

"Pada awal 2014 sebenarnya regulasi mengenai akreditasi ini telah disampaikan kepada Rumah Sakit  yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, dimana Rumah Sakit ada yang belum mendapatkan akreditasi harus menyesuaikan dengan Permenkes nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional dan dalam jangka waktu 5 tahun sejak diundangkannya permenkes tersebut", jelas Yunita.
Share:

Pekerja Indomaret Menjadi Korban Perampasan Dan Pemukulan


PRABUMULIH - Pada hari Senin,07 Januari 2018  sekira pukul 11.30 wib, Team Gurita Polsek Prabumulih Timur ungkap kasus terhadap tindak pidana barang yang sama sekali atau sebagian milik orang lain dengan maksud memiliki dan tanpa hak yang disertai dengan kekerasan sebagai mana dimaksud dalam ( Psl 365 KUHP )


Dasar dari penangkapan pelaku yang bernama Andriano (27) bin edi warman (alm) yang tercatat sebagai warga Kelurahan Prabujaya kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih ini adalah Laporan Polisi No : Lp/B-405/XII/2018 /Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr, senin,24 Desember 2018 yang di laporkan oleh korban bernama Resita septiani(23) binti amin abas yang beralamkan di Kelurahan Prabujaya kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih


Kapolres kota Prabumulih AKBP Tito Hutauruk mengatakan, Dalam keterangan korban kejadian tersebut terjadi di Indomaret depan patung kuda Kelurahan  Muara Dua kecamatan Prabumulih Timur, disaat itu pelaku masuk kedalam Indomaret langsung memeluk korban dari belakang dan membekap mulut korban sambil memukuli koraban dibagian belakang dan kepala, lalu pelaku mengambil heandphone merk vivo V5 milik korban kemudian pelaku langsung kabur, dari kejadian ini korban mengalami kerugian  sebesar korban 2.000.000.


Tito juga mengatakan, kronologi penangkapan terhadab tersangka pada hari Senin tanggal 07 Januari 2018 Sekira pukul 10.00 WIB, TimSus Gurita Polsek Prabumulih Timur  yang dipimpin langsung KanitRes Polsek Prabumuln Timur AIPTU Eem Supriyatna. Melakukan penyelidikan setelah di dapatkan informasi keberadaan pelaku berada di dalam rumah di kawasan jalan Perum Griya Prabu damai kelurahan prabujaya. Dan berada  di dalam kontrakan pelaku, tim pun langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti, setelah itu pelaku langsung diamankan ke Polsek Prabumulih Timur guna penyidikan lebih lnjut. Akhir Tito
Share:

Ini Harapan Bawaslu PALI Terhadap 5 Komisioner Terpilih

PALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyampaikan ucapan selamatnya terhadap lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten PALI yang baru saja dilantik pada Senin (7/1) di Palembang yang dilaksanakan secara serentak bersama 15 Kabupaten/kota se-Sumsel.

Pasca dilantik, Bawaslu menginginkan sinergitas antara Bawaslu dan KPUD tetap terjalin demi terlaksananya Pemilu 17 April 2019 mendatang berjalan sukses.

Hal itu diucapkan langsung Ketua Bawaslu PALI, Heru Muharom didampingi dua anggota komisioner Bawaslu lainnya, Barsul SAP dan Iwan Dedi.

"Semoga Komisioner KPU Kabupaten PALI dapat menjalankan tugas dengan baik, mengingat tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan dan tersisa lebih kurang 3,5 bulan lagi. Bawaslu PALI siap  berkerjasama menyukseskan Pemilu 2019 di Bumi Serepat Serasan sebagai mitra penyelenggara Pemilu," ucap Heru Muharom.

Terpisah, Sarwo Edy, salahsatu komisioner baru KPUD PALI merespon baik ucapan dari Bawaslu, dan pihaknya berkomitmen akan melaksanakan tugas sesuai tupoksinya sebagai penyelenggara Pemilu.

"Kita akan terus berkoordinasi dengan Bawaslu sebagai pengawas serta yang terpenting menyampaikan informasi dengan keterbukaan. Dan kita juga berharap seluruh peserta Pemilu untuk melaksanakan semua tahapan sesuai aturan," katanya.

Perlu diketahui, bahwa Komisioner KPUD periode 2019-2024 diwarnai wajah-wajah baru, karena semua kandidat yang lolos menjabat komisioner KPUD PALI semuanya baru.

Setelah melalui beberapa tahapan seleksi, KPU RI mengumumkan lima nama calon anggota KPUD PALI yang dikeluarkannya melalui pengumuman nomor: 2/PP-06-Kpt/05/KPU/I/2019 tentang Penetapan Calon Anggota KPUD Kabupaten/Kota periode 2019-2024 yang isinya sehubungan dengan telah ditetapkannya Keputusan KPU RI nomor. 114/PP-06-Kpt/05/KPU/I/2019 tanggal 4 Januari 2019 tentang penetapan calon anggota KPUD Kabupaten/kota berdasarkan urutan peringkat teratas.

Adapun nama-nama calon anggota KPUD PALI sebagai berikut.

1.Fikri Ardiansyah

2.Sarwo Edy. SH

3.Sunario. SE

4.Abdul Rahman. S.Pd

5.Manamin. S.Pd, SH, MH.
Share:

RS Rabain Pertahankan Akreditasi

MUARA ENIM - Rumah Sakit HM Rabain terus berupaya meningkatkan pelayanan sebagai upaya menyehatkan masyarakat dengan mempertahankan akreditasi pasipirna yang telah diraih. Itu dilakukan karena semua pelayanan sudah memenuhi standar yang di tetapkan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (Kars).

Apalagi, akreditasi juga sangat mempengaruhi dan menjadi prasyarat dalam hubungannya dengan BPJS Kesehatan.

Direktur RS HM Rabain, Dr Hj Alfa SA Gadjahnata MS SpOK mengatakan RS HM Rabain sudah mendapat sertifikat akreditasi paripurna oleh Kars pada 2017 lalu. "Dan itu berlaku hingga 16 Januari 2020 mendatang, namun setiap tahun Kars akan melakukan evaluasi, apakah masih sesuai standar atau tidak," jelasnya beberapa hari lalu.

Rencananya, tim Kars akan melakukam evaluasi RS HM Rabain pada 9 januari mendatang, sehingga standar pelayanan yang diberikan tidak boleh menurun. "Insyaallah semakin baik, karena pelayanan kesehatan terus ditingkatkan baik dari peralatan maupun bentuk pelayanan," ulasnya.

Menurutnya, saat ini RS HM Rabain tetap melayani BPJS kesehatan, sehingga bila akreditasi menjadi prasyarat maka tidak ada masalah. "RS HM Rabain ini adalah rujukan, jadi pasien bukan sekedar warga muara enim, melainkan juga lahat, pagaralam dan lain lain," jelasnya
Share:

Karyawan PTPN VII di PHK Tanpa Pesangon

MUARA ENIM - Sebanyak 38 orang karyawan KKWT PTPN VII Sungai Lengi, Muara Enim minta Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Muara Enim untuk memperhatikan nasibnya. Soalnya pada 31 Desember 2018 lalu, pihak perusahaan telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada mereka tanpa memberikan uang pesangon.

Padahal para karyawan sudah bekerja di perusahaan tersebut rata rata selama 18 tahun. “ Setelah di PHK, kami tidak ada mendapatkan uang pesangon. Kami juga sampai sekarang mendapatkan hak hak kami dari perusahaan, padahal kami mau memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami,” jelas Rizal salah seorang karyawan yang di PHK .

Untuk itu, lanjutnya, dia dan kawan kawannya, memohon bantuan kepada instansi terkait baik Dinas Tenaga Kerja Muara Enim maupun DPRD Muara Enim agar bias membantunya untuk mendapatkan pesangon maupun hak hak lainnya

Menurutnya, ke 38 karyawan yang di PHK tersebut ada yang bekerja di bagian listrik, keamanan produksi dan pengolahan. “Informasi yang kami terima, ada sekitar 200 karyawan KKWT PTPN VII Suli yang rencananya akan di PHK seperti kami,” jelasnya.

Dijelaskannya, setelah menerbitkan surat PHK, pihak manajemen PTPN VII, hanya menyampaikan janji, mengusulkan kepada Direksi PTPN VII, untuk memberikan kompensasi kepada karyawan yang di PHK.

Sementara itu, bagian SDM manajemen PTPN VII Suli, Agus Lesmono yang berhasil dikonfirmasi awak media, Minggu (6/1) memalui ponselnya, mengelak bahwa PTPN VII melakukan PHK.

“Mereka bukan di PHK, tetapi masa kontrak kerjanya sudah berakhir. Kontrak kerja merekan selama satu tahun mulai Januari sampai Desember. Sekarang kontrak kerja mereka sudah berakhir,” jelas Agus yang berhasil dihubungi melalui ponselnya.

Dijelaskannya, untuk proses lainnya sedang diurus administrasinya. Dia juga mengaku pihaknya tengah menyampaikan permohonan kepada Direksi PTPN VII, terkait kompensasi yang akan diberikan kepada karyawan tersebut.

Di tempat terpisah, Ketua Serikat Pekerja Bersatu Muara Enim (SPBM) Muara Enim, Rahmansyah SH MH, sangat menyesalkan adanya PHK yang dilakukan PTPN VII Suli tanpa memberikan uang pesangon tersebut.

“Kami menilai, PHK kepada 38 karyawan KKWT yang dilakukan manajemen PTPN VII Suli, ada dugaan terindikasi melanggar UU Ketenagakerjaan,” jelas Rahmansyah, Minggu (6/1).

Karena, lanjutnya, para karyawan sebagian besar telah bekerja selama 18 tahun, tetapi status ke karyawanannya masih dibuat KKWT dengan cara setiap tahun melakukan perpanjangan kontrak.

“Atas permasalahan ini, kami siap melakukan pendampingan kepada 38 karyawan tersebut untuk memperjuangkan hak hak mereka yang harus di bayarkan perusahaan,” tegasnya.
Share:

Cabuli Penumpang, Sopir Travel Dibekuk Polisi

MUARA ENIM - Pebuatan mesum diduga dilakukan Sarman (40), warga Desa Muara Dua, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupatan Lampung Utara, kepada NA (15), penumpang mobil travel, warga Dusun Siderejo, Kecamatan Witenung, Kabupatan Lampung Barat, akhirnya berurusan dengan pihak berwajib.

Sopir mobil travel jurusan Lampung Barat-Muara Enim ini, dibekuk petugas Polsek Tanjung Agung, akibat perbuatan nekatnya mencabuli korban. Pelaku diamankan tim Lebah Polsek Tanjung Agung, Jumat (4/1) sekitar. Kini pelaku bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Tanjung Agung.

Kejadian pencabulan itu terjadi pada 6 Desember 2018 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu korban menumpang mobil travel yang dikemudikan pelaku dari Lampung Barat hendak liburan ke rumah orang tuanya di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim.

Saat itu posisi korban duduk di bagin jok depan samping pelaku yang menyetir mobil tersebut. Ketika mobil tersebut berjalan sudah mengarah ke Muara Enim, kondisi penumpang mobil tinggal korban sendirian.

Entah setan apa yang merasuki otak pelaku, ketika mobil yang dikemudikannya sampai jalan lintas Sumatera Desa Matas, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim, pelaku menghentikan laju kendaraan.

Selanjutnya, pelaku menarik tangan kiri korban dan mencabuli korban. Usai mencabuli korban, pelaku kembali melanjutkan perjalananannya. Selama dalam perjalanan, pelaku terus berupaya menarik tangan korban.

Ketika mobil tersebut sampai di salah satu minimarket Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, korban turun dari mobil tersebut. Kemudian naik ojek menuju rumah orang tuanya.

Kemudian kejadian yang dialami korban diceritakannya kepada orang tuanya. Lantas orang tuanya mengajak korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanjung Agung dengan LP/B/33/XII/2018/Sumsel/Res Muara Enim/Sek . Tanjung Agung.

Laporan tersebut ditindak lanjuti petugas Polsek Tanjung Agung. Tim Lebah Polsek Tanjung Agung menyelidiki keberadaan kepalaku yang bersembunyi di wilayah Desa Pasar Baru, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Lalu tim lebah melakukan kordinasi dengan Polsek Nasal, Polres Kaur, Polda Bengkulu. Atas kerjasama tersebut, akhirnya pelaku berhasil diamankan petugas.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Minggu (6/1) membenarkan penangkapan tersebut. “Pelaku berhasil ditangkap setelah kita berkordinasi dengan Polsek Nasal, Polres Kaur Polda Bengkulu. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 82 ayat 1 UU nomor 17 tahun 2016,” jelasnya.
Share:

Kapolsek Temui Warga di Talang

MUARA ENIM - Kapolsek Tanjung Agung, AKP Arif Mansyur SH SIK MM, bersama anggotanya menyambangi masyarakat yang tinggal di pedalaman atau di talang talang yang lokasinya cukup jauh dari ibukota Kecamatan Tanjung Agung.

Itu dilakukan sang Kapolsek untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bermukim di talang tersebut bahwa Polisi ada didekat mereka. Sang Kapolsek bersama anggotanya telah menyambangi warga yang tinggal di Talang Sanggu, Desa Lebak Budi.

Untuk menuju talang tersebut, Kapolsek bersama anggotanya mengendarai sepeda motor trail dengan melintasi jalan yang tanah berlumpur dan lincin serta berbukit bukit.

Saat bertemu dengan masyarakat di talang tersebut, Kapolsek menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak membakar lahar dan hutan untuk membuka kebun. Kemudian menghimbau supaya tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Kedatangan sang Kapolsek mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang tinggal di talang tersebut. Mereka senang baru kali ini ada seorang Kapolsek yang mau terjun ke talang talang untuk betemu masyarakat yang mayorita bermata pencarian berkebun dan tinggal di rumah yang sangat sederhana.

“Kami senang, ada pak Polisi yang mau datang ke talang kami, sehingga kami merasa aman,” jelas seorang warga kepada Kapolsek.
Share:

Wisata Danau Bujoan Jadi Primadona Saat Libur Sekolah

PRABUMULIH -- Wisata Danau Bujoan yang berada di Desa Karang Bindu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih menjadi primadona saat musim libur sekolah.

Sejumlah pengunjung baik dari Kota Prabumulih maupun desa tetangga seperti Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Ogan Ilir berdatangan untuk menghabiskan hari libur yang tinggal satu hari lagi.

Wisata Danau Bujoan menjadi andalan lantaran menjadi satu-satunya wisata berkonsep alam yang ada di Kota Prabumulih.

Diarea kurang lebih 4 hektar ini, terdapat dua permainan yang disuguhkan yakni bola air dan perahu bebek dan kodok. Meskipun sederhana dan proses pembangunan yang masih di bawah 50 persen namun keberadaan wisata danau bujoan ini sedikit memberi hiburan warga.

Peralatan yang sedikit  membuat para pengunjung harus rela antri untuk bisa menikmati wahana permainan yang disediakan. Sembari menunggu antrian, tak sedikit pengunjung yang memanfaatkan waktu untuk berselfie bersama teman, kerabat dan keluarga.

https://m.youtube.com/watch?v=I4lN37yyUS8&t=44s#

Pembangunan wahanan hiburan alam yang belum sampai 50 persen itu sudah barang tentu memiliki banyak kekurangan, salah satunya fasilitas kamar mandi.

Selain itu, kondisi hujan membuat kawasan tersebut tergenang air dan menyebabkan jalan berlumpur. Namun demikian, hal tersebut bisa dimaklumi lantaram keterbatasan anggaran. Karena pembangunan Wisata Danau Bujoan sepenuhnya menggunakan dana Desa.

"Kita maklumlah, namanya juga baru. Tapi harapan kami pengunjung tempat wisata ini terus dikembangkan karena menjadi salah satu alternatif hiburan bagi kita," Ujar Dian salah satu pengunjung, Sabtu (5/1).

Lebih jauh, Dian mengatakan mengetahui wisata danau bujoan dari sosial media facebook. "Karena penasaran hari ini kita datang langsung bersama keluarga kesini,"ungkapnya.

Sementara, El Denli Bendahara BUMDes Karang Bindu mengatakan tahun ini pihaknya akan kembali menganggarakan dana desa untuk membenahi kekurangan dari danau bujoan.

"Seperti kamar mandi, tempat parkir juga. Mungkin bisa dipasang counblock supaya tidak becek," terangnya.

Disinggung mengenai jumlah pengunjung saat libur sekolah, El Denli menuturkan jumlah pengunjung mengalami peningkatan hingga 40 persen dari hari biasanya.

"Kalau hari biasa paling 10 sampai 20 ribu, saat ini omzet kita perhari bisa sampai Rp 400 ribu," tuturnya. (SN)
Share:

Setengah Hati, Pembangunan Jalan Pal 6 Molor

PRABUMULIH -- Jalan Pal 6 milik PT.Pertamina Asset 2 Prabumulih yang beberapa waktu lalu di demo warga Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat untuk segera di cor beton sudah mulai dikerjakan beberapa bulan terakhir, namun jalan penghubung Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim dan Prabumulih itu tampaknya mengalami masalah.

Dari pantauan, jalan yang dibangun sepanjang 2 kilometer itu diduga tidak sesuai rencana dalam pembangunan, terlihat pekerjaan pengecoran jalan yang dilakukan hanya 2 mobil semen perharinya sedangkan diketahui kontrak dengan perusahaan yang mendapatkan tender pembangunan jalan itu sudah habis namun hingga kini pengerjaannya masih banyak.

Solmidin Ketua LKM-GK yang merupakan koordinator aksi yang menuntut pencoran jalan Pal 6 Januari tahun lalu itu berharap pihak perusahaan yang mendapatkan tender harus mengerjakan jalan tersebut sesuai jadwal.

“Perusahaan pemenang tender seharusnya bekerja lebih cepat, kalau dikerjakan setengah setengah akibatnya jalan bisa menghambat aktivitas warga, kalau cepat selesai warga juga cepat menikmati jalan ini” terangnya.

Dilihat dari awal perjanjian yang tertuang dalam berita acara dengan Pertamina ditahun 2018 lalu, jalan yang akan dibangun sepanjang 1 kilometer dibangun dengan pengerjaan secara bertahap yakni 500 meter ditahun 2018 dan dilanjutkan lagi ditahun 2019 dan seterusnya hingga pembangunan selesai.

Sementara itu, Prabumulih Legal and Relation Ast Man Setyo Puji Hartono melalui Hubungan Masyarakat (Humas) Putri melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan pihaknya belum mengetahui perihal jalan Pal 6 milik Pertamina yang diduga dikerjakan tidak sesuai jadwal oleh pemilik tender.

“Kita belum tau informasi kak, kita harus kroscek dulu kelapangan kemungkinan senin bisa dijawab karena kita harus lihat dari kontraknya” terangnya seraya mengatakan meski demikian Pihak Pertamina EP sudah jelas telah berkomitmen untuk pembangunan kalau dilihat dari progresnya” tutupnya. (SN)
Share:

Lestarikan Tradisi, Desa Sungai Ibul Gelar Sedekah Dusun

PALI -- Sebuah tradisi yang secara turun temurun sampai saat ini terus dipegang teguh warga Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yakni menggelar sedekah bumi sebagai wujud syukur atas apa yang telah dinikmati warga setempat dalam satu tahun.

Prosesi sedekah bumi atau disebut warga setempat sedekah dusun diwarnai beberapa kegiatan sakral, yakni satu hari sebelum acara puncak, warga setempat mengorbankan satu ekor kerbau dilanjutkan pembacaan surat Yasin dan amalan lainnya pada Minggu (6/1) di Masjid Al-Athar Desa setempat. Setelah itu, warga berebut air yang telah dibacakan do'a oleh tokoh adat dan ditaburi berbagai macam bunga yang disebut warga setempat Air Langir.

Maryono, Kepala Desa Sungai Ibul menceritakan sedikit sejarah desa tersebut, dimana dahulunya, ada tiga orang tokoh dari Desa Saba Petai Mangku Negara bercocok tanam di Sungai Ibul, saat itu Sungai Ibul masih disebut sebuah talang atau tempat behume (bercocok tanam).

Sekitar tahun 1950-an, beberapa tokoh berkumpul di Talang Sungai Ibul kemudian menunjuk kepala Talang. Seiring waktu, pada tahun 1976 Dewan Marga melalui Pesirah atau Camat saat ini mengusulkan Sungai Ibul menjadi desa dan alhamdulillah disetujui dan diresmikan Bupati Muara Enim saat itu Sei Sohar.

Sejak 1976-1980 ditunjuklah Zainudin sebagai Krie, dan pada tahun 1984, nama Krie berganti nama kepala desa setelah Bupati mengeluarkan keputusan penggantian nama jabatan tersebut.

Sejak saat itulah, pemilihan kepala desa secara demokrasi, yakni dipilih langsung masyarakat dilaksanakan sampai saat ini.

"Kegiatan sedekah bumi ini merupakan adab kita sejak lama, jangan sampai hilang. Meski pun dalam kondisi ekonomi yang kurang stabil, tetapi kita laksanakan semampu kita, kegiatan ini juga sebagai upaya melawan lupa," ungkap Maryono.

Sedekah bumi juga menunjukan kekompakan warga,karena dikatakan Kades bahwa sampai saat ini, sedekah bumi dilaksanakan atas gotong royong, baik itu biaya maupun peralatan dan pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Ini adalah cerminan desa kami, seluruh warga dengan sukarela menumbangkan berbagai macam bahan untuk keperluan sedekah. Dan kami harapkan ini akan terus dipertahankan. Karena, dengan kegiatan ini kita tahu sejarah desa kita serta mendoakan para pendiri desa ini dan kita bisa mempererat tali silaturrahmi serta menghilangkan kesenjangan sosial," tukasnya.

Diakui Kades bahwa saat ini Desa Sungai Ibul sejak dipimpin, Kepala Talang Krie sampai Kades, pembangunan desa terus dilakukan dan hingga akhirnya desa tersebut keluar dari desa ketertinggalan menuju desa berkembang.

"Keadaan ini berkat para pendiri desa serta pemimpin desa ini terdahulu. Kita terus berbenah dan membangun hingga saat ini, akses publik sudah terbuka dan kita semua berharap desa kita semakin maju dan menuju PALI Cemerlang Sungai Ibul Cerdas dan Bermartabat," harapnya.

Sementara itu ,Yas Budaya salahsatu tokoh masyarakat setempat yang juga salahsatu Calon Legislatif Kabupaten PALI Dapil 1 menginginkan kegiatan sedekah dusun seperti yang digelar di Desa Sungai Ibul perlu dilestarikan. Sebab selain sebagai menjaga tradisi turun temurun, juga menjadi salahsatu daya tarik tersendiri yang nantinya menjadikan magnet bagi warga luar desa Sungai Ibul untuk mengunjunginya.

"Tentunya apabila setiap tahun dilaksanakan dan menjadikan ikon desa ini, akan mengundang banyak orang untuk datang ke desa ini. Nah, kalau sudah demikian, maka membuka akses masyarakat disektor wisata untuk menggerakkan ekonominya," katanya. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts