Aksi Donor Darah Sambut HBI

MUARA ENIM -- Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim, adakan bakti sosial donor darah. Kegiatan dalam rangkaian memperingati Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-69 tahun 2019 ini bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Muara Enim, berlangsung di aula Kantor Imigrasi setempat, Senin (21/1).

Selain para pegawai di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim, donor darah juga diikuti masyarakat umum yang pada saat itu sedang mengajukan permohonan pembuatan paspor. Kemudian, juga diikuti pegawai Lapas Klas II B Muara Enim, dan beberapa pelajar.

Hasil bakti sosial tersebut, berhasil terkumpul puluhan kantong berbagai golongan darah, yang selanjutnya akan menjadi stok di Unit Donor Darah (UDD) PMI Muara Enim. Stok darah ini, diharapkan nantinya bisa mencukupi kebutuhan darah guna membantu masyarakat yang membutuhkannya.

“Bakti sosial donor darah ini adalah salah satu kegiatan dalam rangkaian menyambut Hari Bhakti Imigrasi tahun 2019. Selain donor darah, kita juga adakan berbagai macam kegiatan lainnya, seperti memberikan sosialisasi terkait keimigrasian ke sekolah. Lalu anjangsana ke panti asuhan dan lain-lain,” jelas Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim, Telmaizul Syatri.

Puncak HBI Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sumsel, sambung Tel, rencananya bakal berlangsung di halaman Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim pada 26 Januari mendatang.

“Puncaknya akan diadakan upacara Hari Bhakti Imigrasi di Kantor Imigrasi Muara Enim, dihadiri langsung Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel, dan beberapa bupati beserta Tim Pora kabupaten/kota di wilayah kerja Imigrasi Muara Enim,” bebernya.

Sementara itu, Unsur Teknis Medis UDD PMI Muara Enim, Lastri mengucapkan terima kasih atas aksi donor darah yang sudah dilakukan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim. “Semoga ke depan aksi sosial guna mencukupi kebutuhan darah di Muara Enim bisa terus dijalin antara PMI Muara Enim dengan instansi ini,” harap Lastri.
Share:

Kejar Sampai Ke Riau, Tim Tapak Rimau Bawa Tersangka dan BB

PALI-- Jajaran Polsek Tanah Abang berhasil ungkap kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan 1 (satu) unit mobil Dum Truck, pada Senin (21/1) sekitar pukul 14.30 WIB, sebagaimana di maksud dalam pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP, yang bertempat di Desa Tanjung Air Itam Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalauwan Provinsi Riau.

Penangkapan pelaku Pandi (23) warga Desa Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat Sumut berdasarkan bukti LP / B / 79 / XII /2019 / Sumsel/ Res ME / Sek Tanah Abang tgl 10 Desember 2018 dengan korbannya Abdullah (46) warga Dusun I Desa Harapan Jaya kecamatan Tanah abang Kabupaten PALI.

Dimana kronologis kejadian diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni bahwa pada Minggu (25/10/2018) sekira pukul 08.00 WIB telah terjadi tindak pidana penipuan dan atau pengelapan 1 (satu) unit mobil Dum Truck merk HINO DUTRO, warna hijau, th 2015, BG 8697 DE milik korbannya Abdullah.

Dijelaskan Kapolsek bahwa pada hari itu, sekira pukul 08.00 WIB, dimana korban awalnya mempercayai pelaku yang dikenalkannya melalui teman korban. Kemudian korban menyerahkan mobilnya untuk dikemudikan pelaku. Namun, setelah kunci dan surat-surat mobil diserahkan, pelaku langsung menghilang bersama mobil korban sehingga korban melapor.

"Setelah ada laporan korban, kita langsung melakukan penyelidikan. Dan
Berawal dari informasi masyarakat bahwa mobil tersebut berada di Desa Tanjung Air Itam Kec. Kerumutan Kab. Pelalauwan Prov Riau, kita langsung memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Aipda Muslim Ansori untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan," ungkap Sofyan, Selasa (22/1).

Setelah dilakukan penyelidikan dikatakan Sofyan ternyata benar mobil tersebut sudah di gadaikan sebesar Rp. 15.000.000,- ( lima belas juta). Setelah itu Tim Tapak Rimau Polsek Tanah Abang melakukan penangkapan ke Prov Riau, setelah tiba di Desa Tanjung Air Itam Kec. Kerumutan Kab. Pelalauwan tersangka Pandi sedang mengendarai mobil tersebut yang bermuatan biji sawit.

"Setelah itu Kanit Reskrim langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka. Kemudian tersangka dan BB berupa satu unit mobil Dum Truk kita bawa ke Mapolsek Tanah Abang guna dilakukan pemeriksaan," tandasnya. (red)
Share:

Polsek Penukal Abab Gulung Pelaku Pencurian Pipa Pertamina

PALI-- Yuli Irawan (45) warga Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi dan Sarkowi (38) waga Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digelandang jajaran Reskrim Polsek Penukal Abab lantaran tertangkap tangan tengah memuat pipa besi milik Pertamina Adera keatas sebuah mobil truk, pada Senin (21/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

Diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Alpian didampingi Kanit bahwa penangkapan kedua pelaku itu berawal ada informasi dari informan ada pelaku pencurian pipa di Desa Purun kecamatan Penukal.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti Kapolsek beserta Kanit Reskrim Penukal Abab yang langsung meluncur ke TKP. Saat sampai di TKP, ditemukan para pelaku sedang memuat besi pipa milik PT. Pertamina Adera dengan ukuran 4” panjang 4 meter sebanyak 66 batang keatas sebuah mobil truk warna kuning BG 8628 EC.

"Saat melakukan pencurian pipa tersebut di lakukukan oleh 8 orang, namun saat hendak ditangkap, 6 orang lainnya melarikan diri yang kini kita tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO)," ungkap Alpian, Selasa (22/1).

Kemudian kedua pelaku dikatakan Kapolsek Penukal Abab dibawa ke Mapolsek Penukal Abab beserta barang buktinya. Kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

"Dari BB yang kita temukan, kerugian PT. Pertamina Adera lebih kurang Rp. 375. 000. 000,-. Dan saat ini, pelaku dan BB berupa 1 unit mobil truck warna kuning bermuatan besi pipa ukuran lk 4” inc panjang 4 meter 66 batang besi diamankan," tandas Alpian. (red)
Share:

Perkenalkan Bazar Vegetarian ke Masyarakat, Hasil Penjualan Dialokasikan untuk Pembangunan Vihara

PRABUMULIH -- Sambut Xin Tjia atau Perayaan Imlek, Vihara Prajna Maitreya gelar Bazar vegetarian. Bazar tersebut digelar selama satu hari, mulai pukul 10.00 wib hingga malam nanti.

Jika Bazar sebelumnya digelar diarea Vihara dan hanya dikunjungi oleh sebagian masyarakat saja, kali ini lokasi Bazar dipindahkan ketempat yang strategis. Yakni di Jalan M Yamin Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Utara tepatnya di depan Kantor Telkom Prabumulih.

Hal ini bertujuan agar Bazar Imlek terbuka untuk umum dan juga untuk memperkenalkan kepada masyarakat pola hidup vegetarian atau pola hidup sehat.



"Jadi semuanya nabati tanpa ada bahan yang mengandung hewani," Ujar Deni, koordinator acara didampingi Rifin, Selasa (22/1).

Deni menjelaskan pihaknya telah menyediakan 20 lapak pedagang serta menyajikan 30 jenis makanan di Bazar Vegetarian.

"Untuk masakan jenis sayur itu ada 20 macam dan ada snack juga, jadi ada sekitar 30 an jenis makanan disini," jelasnya.

Hasil penjualan makanan vegetarian di Bazar tersebut, nantinya akan disumbangkan untuk pembangunan Vihara Prajna Maitreya yang saat ini pembangunannya tengah berlangsung dikawasan Jalan Lingkar.



"Konsumen beli makanan disini, artinya sudah berkontribusi untuk pembangunan Vihara," terangnya.

Keberadaan Bazar Vegetarian tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Tak hanya warga keturunan Tionghoa saja, tapi juga warga lainnya. Salah satunya adalah Utami.

Utami mengaku ketagihan dengan masakan vegetarian yang dijual di Bazar tersebut. Selain menyehatkan, makanam vegetarian juga tak kalah enak dari makanan jenis hewani.

"Kemarin ada juga pernah, makanya ketagihan kesini. Sehat aja sih kan kalau kita orang awam jarang makan kayak gini, makanya nyobain. Rasanya enak sih," tuturnya.



Disinggung mengenai kandungan makanan yang dijual, Utami menegaskan tidak takut membeli sejumlah makanan di bazar vegetarian tersebut meskipun penjualnya adalah warga non muslim.

"Gak takut. kan banyak temen chinese, mereka juga makan hewan itu enggak," tambahnya.(SN)

SIMAK VIDEONYA DISINI

https://youtu.be/GRX4MXo_U1k
Share:

Bawaslu Awasi Pelayanan Jemput Bola Disdukcapil PALI

PALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus melakukan pengawasan dalam kegiatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten PALI yang melakukan jemput bola dalam pelayanan pendataan administrasi kependudukan terhadap warga binaan asal PALI yang tengah berada di Lapas Muara Enim yang telah dilakukan beberapa hari lalu.

Kegiatan Disdukcapil PALI tersebut dikatakan ketua Bawaslu PALI, Heru Muharom didampingi Komisioner lainnya, Iwan Dedi dan Basrul AP untuk memastikan semua warga binaan di Lapas Muara Enim mendapatkan KTP-elektronik.

"Kegiatan Disdukcapil itu adalah salah satu kegiatan untuk mendukung Pemilu 2019. Warga PALI yang ada di Lapas Muara Enim tercatat Lebh kurang 180 orang. Bawaslu PALI akan merekomandasikan agar warga PALI yang ada di Rutan itu untuk memberikan hak pilihnya," ungkap Heru Muharom, Selasa (22/1).

Selain untuk warga binaan, Bawaslu juga menginginkan masyarakat lain yang belum mengurus KTP-el agar secepatnya mendatangi kantor Disdukcapil.

"Atau apabila ada di wilayah tertentu yang masih banyak warganya belum memiliki identitas berupa KTP-el, maka silahkan lapor ke Disdukcapil, supaya secepatnya dikalukan jemput bola. Karena KTP-el merupakan syarat utama untuk menyalurkan hak pilih pada Pemilu 17 April mendatang," tukas ketua Bawaslu.

Terpisah, Rismaliza, kepala Disdukcapil PALI menyebutkan bahwa kegiatan pendataan administrasi kependudukan di Lapas Muara Enim dilakukan dua hari berturut-turut yakni hari Kamis dan Jumat (17-18/1).

"Semua warga binaan asal PALI sudah kita layani, jumlahnya ada 180 orang. Sebagian ada yang langsung cetak KTP elektroniknya, dan sebagian kita cetak di kantor," terang Rismaliza.(SN)
Share:

Anggaran Santunan Kematian Terganjal Lelang

MUARA ENIM--Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM, menegaskan program anggaran santuan kematian sebesar Rp 2,5 juta belum bisa disalurkan kepada masyarakat. Soalnya penyaluran bantuan tersebut masih terganjal proses lelang.

“Santuan kematian masih terganjal proses lelang. Mudah mudahan Dinas Sosial yang menangani masalah penyaluran dana tersebut dapat segera mempercepat proses lelangnya, “ jelas bupati saat melakukan paparan pada acara Musrenbang RPJMD 2018-2023 berlangsung di Bappeda Pemkab Muara Enim, Senin (21/1).

Menurutnya, sudah banyak yang mempertanyakan masalah pelaksanaan santunan kematian tersebut. Bahkan ada pihak yang menginginkan agar santuan kematian itu dirapel jika anggarannya sudah bisa dicairkan.

“Program santuan kematian tidak bisa langsung kita laksanakan seperti program berobat gratis. Kalau brobat gratis bisa kila lakukan secara cepat cukup melalui  MoU dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Bupati juga menjelaskan, masalah perizinan bupati tidak lagi menandatangani, karena sepenuhnya diserahkan kepada OPD terkait. Sehingga proses perizinan tersebut bisa dilakukan dengan  cepat dan tarnsparan.

Untuk itu, dia meminta kepada pihak pihak mengajukan permohonan perizinan supaya semua dokomen persaratannya agar dapat dipenuhi supaya prosesnya bisa cepat. “Terkadang keterlambatan proses perizinan itu tidak berada di dinas terkait, tetapi dokumen persaratan yang diajukan tidak lengkap, sehingga menjadi lambat.” Jelasnya. (SN)
Share:

Desa Curup Terendam Banjir

PALI -- Ratusan rumah di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terendam banjir akibat luapan sungai Lematang yang tidak bisa menampung debit air hujan yang akhir-akhir ini intensitasnya cukup tinggi.

Diakui Ballian, Kepala Desa setempat bahwa terendamnya ratusan rumah di wilayahnya sudah berlangsung hampir satu pekan.

"Saat ini ketinggian air sudah surut, tetapi dengan kondisi hujan yang turun tiap hari, bukan tidak mungkin air akan kembali naik," ungkap Ballian, Senin (21/1).

Selama banjir, dikatakan Kades bahwa banyak warga tidak melakukan aktivitasnya, sebab selain rumah, kebun atau sawah milik warga juga terendam banjir. "Kalau yang kebunnya kebanjiran, warga hanya diam di rumah," ujarnya.

Sementara itu, Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI menyebutkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan banjir di Desa Curup dan wilayah lain yang menjadi langganan banjir.

"Petugas kita ditempatkan di Desa Curup, jadi apabila banjir tersebut sudah mengancam keselamatan warga, kami akan segera evakuasi. Saat ini masih kategori aman dan hasil pantauan kita, banjir di Curup mulai surut," terangnya.
Share:

Penataan Pasar Secara Komprehensip

MUARA ENIM --Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM, menegaskan bahwa penempatan gedung pasar pagi yang telah selesain dibangun akan dilakukan pada tahun 2019 ini. Namun penataannya akan dilakukan secara komprehensip, sehingga tidak semerawut lagi.

Penegasan itu disampaikan bupati disela sela acara arak arakan piala adipura ke 13, Kamis (17/7) kepada awak media. “Penataan pasar itu kita lakukan secara komprehensip, mulai dari masalah nparkir kendaraan, penataan tempat stokc file sampah hingga masalah drainase yang ada di kawasan pasar, supaya jika turun hijan nairnya tidak tergenang lagi,” jelas bupati.

Untuk itu, lanjutnya, perlu ndilakukan singkronisasi dan kordinasi antara instasi terkait yang terlibat dalam penataan pasar tersebut. “Semua OPD terkait untuk berkordinasi seperti Dinas Perhubungan masalah penataan parker kendaraannya, Dinas PUPR masalah penataan infratsruktur fisiknya dan Lingkungan Hidup masalah pengelolaan sampahnya, sehingga pasar tersebut benar benar tertata rapid an bersih,” jelasnya.

Terkait masalah pengelolaan sampah di pemukiman warga yang ada di kelurahan kelurahan, pihaknya pada anggaran perubahan 2019 ini, akan mengadaan kendaraan sepeda motor pengangkut sampah dibagikan masing masing kelurahan  yang ada dalam Kota Muara Enim.

Karena sepeda motor pengangkut sampah yang ada saat ini kondisinya sudah banyak tidak layak pakai. “Pada anggaran perubahan nanti agar BLH mengalokasikan anggaran pengadaan motor sampah untuk masing masing kelurahan,” jelasnya.(SN)
Share:

Pencuri Dinamo Stasiun PT GS Dibekuk

MUARA ENIM --Petugas Polsek Penukal Abab, akhirnya berhasil membekuk Hendra (31), warga Dusun IV, Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, PALI, Jumat (18/1) sekitar pukul 02.00 WIB. Dia ditangkap terlibat pencurian dinamo di stasiun pengumpul minyak PT Goldent Spick (PT GS) di Desa Karang Agung, yang terjadi pada 7 Oktober 2018 lalu.

Kini pelaku bersama barang buktinya dinamo, satu unit altermator dan 10 batang stang rod diamankan di Polsek Penukal Abab, untuk menjalani proses hukum.

Pelaku mengambil barang barang tersebut di stasiun tersebut dan dijualnya kembali. Kejadian itu dilaporkan pihak perusahaan kepada petugas Polsek Penukal Abab. Menindak lanjuti laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan, hingga akhirnya pelaku berhasil dibekuk.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Penukal Abab, Iptu Alpian, ketika dikonfirmasi, Minggu (20/1) membenarkan penangkapan itu. “Yang bersangkutan bersama barang buktinya  telah diamankan untuk menjalani proses hukum,” jelasnya.(SN)
Share:

Mabok Duren Di Curug Tenang

PRABUMULIH -- Dalam waktu dekat, Pemerintah kabupaten Muara Enim akan melaksanakan Festival Durian yang rencananya akan dilaksanakan pada 30 Januari 2019 mendatang di, Curug Tenang Desa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung.

Bagi anda pecinta kuliner, tentunya ini merupakan kesempatan yang bagus untuk bisa menikmati berbagai macam jenis durian dari berbagai daerah serta ilahan olahan buah durian lainnya yang juga nantinya akan di hadirkan disana.

Pada kesempatan tersebut, pengunjung hanya cukup membayar Rp. 25.000,- saja sudah bisa mengunjungi festival dan makan durian sepuasnya yang disediakan oleh panitia.

“Pada kesempatan itu juga, rencananya para pengunjung tidak hanya disuguhkan kuliner durian, namun juga disiapkan acara-acara menarik, seperti lomba mewarnai dan menggambar buah durian dan lomba olahan buah durian,” ujar Plt Kabag Humas Ely, seraya menambahkan tak ketinggalan hiburan Live Musik.

Dijelaskan Ely, Festival Durian Muara Enim 2019 ini juga sebagai bagian dari upaya promosi pariwisata khususnya mengangkat Kawasan Wisata Air Terjun Curug Tenang.

“Tidak hanya Festival Durian saja, nantinya masih ada 25 festival lainnya yang akan di gelar sepanjang Tahun 2019 nanti,” pungkasnya.(SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts