Pemain Narkoba DM Dibekuk

MUARA ENIM---Petugas Sat Narkoba Polres Muara Enim, berhasil mengamankan tiga pemain alias pelaku narkoba beraksi di Dusun Muara Enim (DM) , Kota Muara Enim, Rabu (13/2) sekitar pukul 14.00WIB.
                 Ketiga pelaku diketahui bernama Weddy Andizar (35), warga Jl Pangerah H Danal, Kota Muara Enim. Kemudian Dadan Kuswana (28), warga Panca Mulya, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin dan Joni Aupriatna (23), warga Dusun Muara Enim, Kota Muara Enim.
               Selain mengamankan ketiga pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti  berupa 22 paket sabu sabu seberat  28,20 gram, 1 buah HP, 1 unit timbangan digital dan 1 bungkus plastik klip bening. Kini ketiga pelaku berikut barang buktinya diamankan di Mapolres Muara Enim untuk menjalani proses hukum.
                 Penangkapan ketiga pelaku bermula dari adanya informasi yang diperoleh petugas dari masyarakat bahwa pelaku bernamaWeddy Andizar (35) dan temannya sering melakukan transaksi narkoba. 
            Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Saat itu petugas melihat pelaku tengah berada di salah satu rumah di Kampung III, Jl H Pangeran Danal, Kelurahan Muara Enim, Kota Muara Enim.
           Tanpa buang waktu lagi, petugas langsung menggrebek ketiganya di dalam rumah tersebut. Kemudian petugas melakukan penggeledahan di tubuh ketiga pelaku hingga akhirnya menemukan barang bukti narkoba.
                 Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta ketika dikonfirmasi, Kamis (14/2) membenarkan penangkapan itu. “Ketiga pelaku bersama barang buktinya telah diamankan. Kasusnya masih dikembangkan,” jelasnya. 
Share:

KPUD Akan Rekrut 11.501 KPPS

MUARA ENIM--Ketua KPUD Muara Enim, Ahyaudin, menegaskan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rekrutmen sebanyak 11,501 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Itu dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan oleh KPU pusat.
                “Saat ini kita mempunyai sebanyak 1643 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Masing masing TPS sebanyak 7 orang KPPS, jadi kalu jumlah TPS kita 1643, maka jumlah KPPS yang direkrut sebanyak  11,501 orang,” jelas Ahyaudin didampingingi Komisioner KPUD Muara Enim lainnya, Kamis (14/2) sebelum melakukan rapat kordinasi dengan anggota PPS se Kabupaten Muara Enim.
               Menurutnya, anggota KPPS yang direkrut tersebut nantinya akan bertugas selama 1 bulan. Mereka akan mendapatkan uang honor untuk Ketua KPPS sebesar Rp 550 ribu dan anggota KPPS sebesar Rp 500 ribu.
             Para KPPS yang direkrut tersebut, sebelum melaksanakan tugas, nantinya diberikan bimbingan pelatihan dan simulasi tugas tugas yang akan mereka laksanakan. 
               Dijelaskannya, rapat kordinasi yang dilakukannya bersama dengan PPS guna meningkatkan solidaritas penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden mulai dari tingkat PPS, PPK hingga KPUD. 
                 Kemudian rakor tersebut juga dilakukan terkait penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) serta perbaikan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP2). 
Share:

Antisipasi Karhutla, Bentuk MPA di Tiga Desa

MUARA ENIM - PT Musi Hutan Persada (MHP) percepat langkah dalam mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Itu dilakukan, mengingat BMKG telah memprediksi pada Februari ini akan terjadi el nino.
Salah satu yang dilaksanakan PT MHP guna mencegah peristiwa karhutla yakni dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat serta melibatkan masyarakat melalui pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
Selama tiga hari, 12-14 Februari di tiga desa yakni Desa Talang Jernihan, Desa Sumaja Makmur, dan Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim. Perusahaan tersebut membentuk kelompok MPA. Acara tersebut dihadiri oleh Deputy Direktur Mr Izumi Kitanaka.

GM Fire Protection, Ir Agung Setyabudi didampingi Fire External & Communication Head, Alioeng Bararata Sakti SH mengatakan, keterlibatan masyarakat ini dinilai sangat penting sebagai garda terdepan dalam mengatasi bencana karhutla khususnya di wilayah desa mereka. 

“Apalagi hingga kini, masyarakat masih banyak yang menggunakan pola membakar untuk membuat kebun,” tambahnya.
Dengan dibentuknya kelompok MPA tersebut, diharapkan kelompok ini bisa menyampaikan kepada warga lain agar tidak lagi membuka kebun dengan cara membakar. Selain dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dampak asap pembakaran hutan.

“Apalagi, secara tegas membakar hutan dilarang oleh pemerintah sebagaimana tercantum dalam maklumat bersama yang ditandatangani gubernur, kapolda, dan pangdam. Tentang larangan pembakaran hutan, lahan atau ilalang/semak belukar,” terangnya seraya menambahkan Jika masih nekat melakukannya, akan ada sanksi hukum sesuai perundang-undangan.

Lebih lanjut dijelaskan pula, dasar pembentukan kelompok MPA adalah Peraturan Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim No: P.33/PPT/SET/KUM.I/I/2018 tentang pembentukan dan pembinaan masyarakat peduli api.

MPA sendiri adalah masyarakat yang sukarela peduli terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang telah dilatih atau diberi pembekalan serta dapat diberdayakan untuk membantu kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Pembentukan MPA adalah agenda tahunan Divisi Fire Protection. Seperti kita ketahui saat ini cuaca masih relatif lembab dikarenakan masih sering ada hujan sehingga kita manfaatkan untuk melakukan pelatihan guna meningkatkan kemampuan anggota kelompok MPA, pada saatnya nanti diperlukan di musim kemarau mereka sudah siap dan mengerti tugas dan tanggung jawab yang akan mereka kerjakan,” jelasnya, kemarin (14/2).

Dirinya mengaku, PT MHP sangat concern terhadap hal ini dan sangat mendukug kebijakan pemerintah tentang larangan membuka kebun dengan cara membakar. “Kegiatan ini juga bentuk kerja sama antara PT MHP dengan desa yang berdampingan dengan areal kerja perusahaan dalam hal pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” bebernya.

setelah terbentuk dan dilatih, maka para anggota kelompok MPA berkewajiban untuk menjaga areal desanya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Apabila terpantau titik api yang tidak bisa dikendalikan sendiri oleh anggota kelompok. Mereka dapat menghubungi perusahaan untuk meminta bantuan alat pemadam yang lainya.

“Kelompok MPA diberikan fasilitas oleh PT MHP personil use dan alat pemadam manual berupa handsprayer, gepyok, garu dan personil use berupa seragam, sepatu safety, helm, masker, dan sarung tangan,” pungkasnya.
Share:

Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Di Muara Gula Ludes Terbakar

MUARA ENIM -- Diduga karena korsleting listrik, Kamis (14/2) sekitar pukul 11.00 wib, dua rumah di Desa Muara Gula Lama habis dilalap si jago merah. Untung warga yang sigap dengan bahu bersama sama memadamkan api dengan alat seadanya.

Berdasarkan informasi di lapangan, api bermulai dari atap rumah milik Indra Neharis (45). Melihat api yang menjalar di atap, warga berteriman memberitahu penghuni rumah. Sesaat anak pemilik rumah keluar dan panik melihat atap rumahnya sudah terbakar.

Melihat api yang sudah membesar, warga kemudian berupaya dengan sigap memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Selang setengah jam, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Muara Enim tiba dilokasi kajadian dan langsung mencoba memadamkan api dibantu oleh satu unit mobil pemadam dari PTBA dan warga dan api padam sekitar pukul 12.30 wib.

Karena angin yang cukup kencang, api yang tadi berasal dari rumah Indra menyambar rumah yang ada di sebelah milik Hasidin (50) dan juga sempat menyambar rumah yang ada didepan namun cepat diantisipasi.

Menurut Kepala Desa Muar Gula Lama, Ripul, kondisi rumah Indra saat terjadi kebakaran hanya ada anak korban sementara korban Indra sedang berada di kebun saat kejadian terjadi begitu juga rumah Hasidin yang kosong ditinggal ke kebun.

“Memang bebevrapa hari yang lalu angin kencang. Nah ada beberapa kabel listrik diatas rumah warga sempat bergoyang keras dan sempat mengeluarkan percikan api. Nah mungkin rumah milin indra juga demikin yang akhirnya menyebabkan kebakaran ini,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut diduga kerugian yang dialami oleh kedua rumah semi permanen milik korban Indra dan Hasidin sekitar ratusan juta rupiah.


Share:

Cukup Bawa KK dan KTP, Warga PALI Bisa Berobat Gratis

PALI- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluarkan kebijakan bidang kesehatan, yakni program UHC (Universal Health Comperage) melalui Jamkesda dengan cukup membawa identitas diri Kartu Keluarga (KK) dan KTP masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas dan RSUD Talang Ubi.

"Ini program pak Bupati PALI untuk menjamim kesehatan masyarakat Bumi Serepat Serasan. Jadi, bagi warga yang sakit, silahkan dibawa ke rumah sakit dengan KK dan KTP," ungkap Metty Etika, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) PALI, Kamis (14/2).

Untuk memastikan identitas kependudukannya terdaftar pada program tersebut, Metty menyarankan agar msyarakat untuk mengecek di Pukesmas masing-masing kecamatan.

"Jika belum terdaftar silahkan bawa fotocopy KTP dan KK ke Dinsos PALI untuk menjadi anggota BPJS program Jamkesda yang iurannya dibayar pemerintah. Tetapi bagi masyarakat yang pernah masuk BPJS mandiri kemudian tidak mampu membayarnya lagi, silahkan membuat surat  pernyataan diatas materai untuk keluar dari kepesertaan BPJS mandiri kemudian dimasukan keprogram pemerintah Jamkesda," jelas Metty.

Dalam hal ini, Metty mengaku bahwa pihak Dinsos hanya melakukan pendataan saja. "Kita hanya melakukan pendataan," pungkasnya. (SN)
Share:

Dongkrak Partisipasi Pemilih, Kesbangpol Keliling Kecamatan


PALI - Pemilihan Umum (Pemilu) sudah diambang mata, untuk itu jelang pesta demokrasi yang bakal dilaksanakan pada 17 April 2019 tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) roadshow ke setiap kecamatan untuk menggelar sosialisasi undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum.

"Telah kita laksanakan di Kecamatan Abab dan Tanah Abang, kali ini di kecamatan Penukal yang selanjutnya ke kecamatan lain yang ada di Kabupaten PALI," ungkap Darmawi, Plt Kesbangpol PALI melalui sekretarisnya Rizal Pahlefi, Kamis (14/2).

Dijelaskan Rizal Pahlevi bahwa Pemilu merupakan agenda rutin dan bentuk pesta demokrasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menentukan peta politik di negara kita. Untuk itu, sosialisasi ini digelar yang salahsatu tujuannya adalah mendongkrak partisipasi pemilih," jelasnya.

Pada sosialisasi tersebut, dilibatkan juga KPUD PALI dan Bawaslu serta kepolisian. Dimana dari pihak KPUD diwakili salahsatu komisionernya, Sunaryo, dari Bawaslu diwakili Basrul SAP serta dari Kepolisian, Kapolsek Penukal Abab, Iptu Alpian juga diukur kepala desa yang ada di Kecamatan Penukal. (SN)
Share:

Bawa Narkoba, Oksa Ditangkap Polsek Tanah Abang

PALI--Oksa (18) warga Gunung Raja Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim ditangkap Jajaran Polsek Tanah Abang lantaran kedapatan membawa narkoba.

Penangkapan pelaku Oksa dilakukan pada Sabtu (9/2) lalu sekitar pukul 21.00 WIB saat Polsek Tanah Abang lakukan giat Razia/21 Stasioner di depan Kantor Polsek Tanah Abang Jalan lintas Tanah Abang-Modong Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI.

Diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni bahwa saat penangkapan, ditemukan barang bukti berupa 1(Satu) paket kecil berisi butiran kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu sabu, 1 (Satu) buah narkotika Jenis Inex warna ungu, 1(satu) unit mobil merk Daihatsu Type Ayla yang digunakan pelaku membawa barang haram itu.

"Kronologi penangkapannya berawal dari Giat Razia/21 Stasioner yang di lakukan anggota Polsek Tanah Abang, dimana kami selaku Kapolsek langsung memimpin giat tersebut. Saat melakukan Razia tersebut anggota kita melihat ada mobil dimaksud yang hendak melewati petugas, lalu anggota memberhentikan mobil tersebut dan melakukan penggeledahan di dalam mobil tersebut," ungkap Sofyan, Kamis (14/2).

Saat dihentikan mobil itu dijelaskan Kapolsek bahwa terdapat 2(dua) orang perempuan dan 3(tiga) orang laki-laki didalam mobil tersebut. Kemudian satu persatu penumpang digeledah, dan dari hasil penggeledahan salah satu dari 5(lima) orang tersebut ada yang membawa narkotika sebanyak 1(satu) paket kecil jenis sabu-sabu dan 1(satu) buah jenis Inex berwarna ungu yang terdapat di dalam dompet warna pink  milik tersangka.

"Setelah itu tersangka langsung di amankan di Polsek Tanah Abang untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.(SN) 
Share:

Peserta Pendaftar BPJS Kesehatan Meningkat Hingga 80%


PRABUMULIH - Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) cabang Kota Prabumulih, BPJS Ketenagakerjaan dan DPMPTSP  Cabang Muara Enim menggelar acara Optimalisasi dan Penegakan Kepatuhan  Pemberi kerja Serta Sosialisasi Bersama BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan DPMPTSP Terkait  Program Jaminan Sosial Kesehatan dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Hotel Grand Nikita Jalan Jenderal Sudirman Prabumulih Timur Kota Prabumulih, kamis (24/2/19)


Acara tersebut digelar dalam rangka menindak lajuti PERWKO yang di haruskan perusahaan dan badan tenagakerja lainya untuk memberikan pelayanan kesehatan melewati BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan.

Selain BPJS kesehatan cabang Kota Prabumulih dan BPJS Ketenagakerjaan cabang Muara Enim yang datang di acara tersebut juga tampak hadir perwakilan dari OPD Diknas, Dinker, Dinkes, Pertanian, Kesbangpol dinas Perdagangan dan dari DKOP. 

BPJS Kesehatan cabang Prabumulih, Yunita Ibnu mengatakan bahwa acara yang digelar merupakan tindak lanjut dari PERWAKO yang mengharuskan semua yang memiliki usaha ataupun usaha sendiri untuk mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Kesehatan maupun BPJS ketenagakerjaan.


Sementara itu, Kepala BPJS cabang Kota Prabumulih juga mengatakan apabila itu tidak dilaksanakan maka akan disanksi dengan cara pemberhentian layanan publik dengan ketentuan sekarang dan ini juga membantu pemerintahan untuk memberikan layanan kesehatan atau keselamatan tenaga kerja.


Yunita mngatakan bahwa tingkat kenaikan nilai persen untuk pendaftar BPJS Kesehatan itu mulai menaik, 
" tahun kemaren itu tingkat Persen Pendaftar BPJS Kesehatan di kota Prabumulih hanya 78% dan sekarang mengalami kenaikan signifikan yakni mencapai 81%" jelasnya.


Yunita juga menjelaskan tentang PERWAKO ini yaitu Surat Edaran
Nomor 52-/SE/DPM-PPSP/2019 Tentang Oppimalisasi dan penegakan kepatuhan pemberi kerja dalam penyelenggaraan jaminan sosial kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.

" Dalam rangka memberikan perlindungan Jaminan Sosial Kesehatan dan Jaminan Sosial Ketenagakejaan kepada setiap pekerja dan pemberi kerja pada jenis usaha besar, menengah, kecil dan mikro di Wilayah Kota Prabumulih. maka diminta perhatian Saudara terhadap hal-hal sebagai berikut:
1. Bahwa Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Prabumulih telah mengadakan Perjanjian kerjasama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,untuk mengoptimalisasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
2. Bagi Pelaku Usaha/Pemberi Kerja harus mendaftarkan Badan Usaha dan Pekerjanya ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
3. Dalam hal pengurusan Perizinan dan Non perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), pelaku usaha/pemberi kerja harus melampirkan surat dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang menyatakan bahwa Perusahaan yang bersangkutan sudah mendaftarkan Badan Usaha dan Pekerjanya.
4. Dihimbau kepada Pelaku Usaha/Pemberi Kerja untuk dapat mematuhi dan mentaati ketentuan yang berlaku di DPM-VPSP , B.PJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
5. DPM-yrSP tidak melayani permohonan Perizinan dan Non perizinan yang tidak mendaftarkan Badan Usaha dan Pekerjanya ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerj aan.
Demikian untuk menjadi perhatian"

Selain itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Enim, Nolly Noer Amien yang hadir menjadi narasumber di acara ini menjelaskan bahwa akan ada sangsi administratif apabila ada perusahan maupun pengusaha yang belum mendaftarkan karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS kesehatan.

Nolly juga mengatakan bahwa " disini tidak memandang usaha Mikro atau Makro, karena mereka harus dan wajib mendaftarkan karyawannya ke BPJS," Sedangkan kalau untuk Petani ataupun tukang ojek mereka bekerja sendiri dan di perintah sendiri maka dari itu mereka akan diikutkan dalam peserta mandiri. Ucapnya

" Definisi Mandiri yaitu rakyat yang berprofesi sebagai pedagang, tukang ojek, petani dan sejenisnya pembayaranya insaAllah akan di subsidi oleh Pemerintah Provinsi" 


Kepala DPMPTSP Kota Prabumulih, Rozali. S.sos menambahkan, kalau ada pengusaha atupun pemberi kerja tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS kesehatan maupun BPJS ketenagakerjaan makah kami akan berkordinasih mengecek apakah mereka sudah mendaftarkan kariawanya apa belum.

"Kalau belum di daftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan ataupun BPJS kesehatan makah akan di adakan sangsi penyetopan untuk pelayanan publik bagi perusahaan atau pengusaha tersebut"


Rozali juga menyarankan untuk mereka yang menyediakan pekerjaan untuk mendaftarkan kariawannya di BPJS kesehatan maupun BPJS ketenagakerjaan " kalau mereka masih membandel (prusahaan atau penyedia pekerjaan) makah akan di tindak tegas apalagi sudah ada PERWKO,nya kalau masih tidak mau ya kita epaluasi lagi perpanjangan izinya. Tutup Rozali (sn)
Share:

Desa Curup Kembali Karam

PALI--Hujan yang hampir tiap hari mengguyur hampir seluruh wilayah Bumi Serepat Serasan dan daerah sekitarnya membuat air Sungai Lematang meluap dan menggenangi hampir separuh pemukiman yang ada di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)

"Baru malam tadi (selasa malam) air naik lagi. Kalau kemarin sempat surut, tapi akibat diguyur hujan terus menerus ditambah banjir kiriman, desa kami yang letaknya paling rendah kembali banjir," ungkap Ria, warga setempat, Rabu (13/2).

Dikatakan Ria, bahwa ketinggian air bervariasi antara 50 cm sampai 80 cm. "Rata-rata ketinggian air sebatas lutut orang dewasa. Banjir ini sudah langganan, jadi kami tidak kaget lagi," katanya. (SN)
Share:

Kunjungi Korban Kebakaran, Dinsos PALI Beri Bantuan

PALI-- Korban kebakaran yang terjadi pada Selasa malam (12/2) sekitar pukul 22.00 WIB di Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI, dimana korbannya dua keluarga akhirnya mendapat bantuan dari pemerintah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Korban kebakaran yang rumahnya hangus terbakar yakni milik Imah Bundar atau nama aslinya Mabubah dan Zum yang nama aslinya Sumiri, serta dua warga lain yang terkena imbas atau terbakar ringan juga mendapat bantuan dari Dinsos PALI.

Dikatakan Metty Etika, Plt Kepala Dinsos PALI bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dengan harapan bisa meringankan beban korban. Pada pemberian bantuan tersebut ,Dinsos bantu 6 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 4 terkena kebakaran, 2 rumah yang habis, 2 rumah bagian dinding belakang dan atap atau terbakar ringan dan 2 rumah dampak pecah-pecah atap karena terkena peyemprotan air.

"Meski tidak bisa mengembalikan harta benda yang terbakar, tetapi inilah bentuk kepedulian pemerintah terhadap korban kebakaran," ungkap Metty, Rabu (13/2).

Disebutkan Metty bahwa ada dua paket bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran yakni paket bantuan dari Kementerian berupa terpal, tikar, paket pakaian, seragam sekolah, selimut dan makanan kemasan.

"Ada juga paket dari Pak Bupati PALI berupa beras, mie goreng dan paket Sembako," terangnya.

Untuk selanjutnya, Metty mengarahkan TKSK Kecamatan Abab untuk berkoordinasi dengan Kepala Desanya  serta Camat untuk segera membuat proposal kebakaran. "Gunanya untuk perbaikan pembangunan tempat tinggal bagi korban bencana," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa pada Selasa malam, terjadi kebakaran di  Desa Betung Kecamatan Abab yang meluluhlantakan dua rumah yang rata dengan tanah, serta dua rumah yang berdekatan juga nyaris terbakar, tetapi beruntung api bisa segera dipadamkan warga, sehingga tidak menjalar ke pemukiman warga lainnya. (SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts