Melawan Petugas Pelaku Pencuri Kambing Dilumpuhkan

PRABUMULIH -- Irfan (42) pelaku spesialis pencurian kambing di Dusun I Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih dilumpuhkan setelah berusaha melawan petugas saat dilakukan penangkapan. 

Ia berusaha menyerang petugas kepolisian menggunakan sebilah pisau. Namun petugas yang sigap kemudian terpaksa mengambil tindakkan tegas terukur dengan menembak kaki kanan pelaku.

SIMAK VIDEONYA :



"Kita ambil tindakkan tegas dan terukur, karena saat hendak ditangkap pelaku mengeluarkan pisau," Ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutahuruk didampingi Kapolsek Prabumulih, AKP Murshal Hadi, Senin (11/3). 

Penangkapan pelaku sendiri, hasil dari pengembangan yang dilakukan petugas kepolisian. Dimana sebelumnya petugas telah berhasil meringkus dua orang pelaku lainnya yang berstatus penadah dan penjual. 

"Sebelumnya kita berhasil menangkap penadahnya. Kemudian dikembangkan dan akhirnya kita berhasil meringkus pelaku utamanya," ungkapnya. 

Pelaku diringkus pada minggu (10/3) malam sekitar pukul 23.50 wib setelah petugas mengetahui keberadaan pelaku. Selain pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti dua bilah parang. Satu parang digunakan pelaku untuk menyembelih kambing dan sebilah lainnya digunakan pelaku untuk melawan petugas saat penangkapan.   

"Dari informasi kita ketahui pelaku sedang ada dirumah, disanalah kita amankan pelaku," terangnya.

Sementara, Irfan mengaku jika kambing tersebut ia potong-potong didalam hutan, kemudian dagingnya dijual ke penadah seharga Rp 15 ribu per kilogramnya. 

"Aku dapat 450 ribu dari hasil penjualan daging kambing itu," aku pelaku.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. 
Share:

Ngaku Jaksa, Ternyata Penyebar Foto Syur Bidan Prabumulih Adalah PENGACARA

PRABUMULIH -- Sepak terjang Edodi Mandala (30) akhirnya berakhir. Pria yang dicap playboy ini diringkus tim Buser Polres Prabumulih di kawasan Tegalrejo Kota Lubuk Linggau setelah dilaporkan AY terkait penyebaran foto syur di facebook. 

Bermodal kemampuannya pernah menjadi sales, pria yang disapa Edo ini diketahui kerap mengaku Jaksa dalam menjalankan aksinya merayu para korban. Padahal, Edo diketahui seorang PENGACARA (pengangguran banyak acara). 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pasca menyebarkan video syur dan heboh di facebook Sabtu malam,  Senin sore pelaku langsung kabur ke Kota Lubuk Linggau naik Kereta Api. 

Ia sempat tinggal di rumah teman wanitanya di Kota itu, lalu kemudian memilih untuk ngekos di kawasan Tegalrejo. 

Edo mengaku terpaksa menyebar foto-foto tersebut lantaran AY menolak untuk diajak nikah lari. "Dak galak dio. Laju aku sebar video itu di facebook," ujar Pelaku. 

Foto-foto syur AY disebar pelaku menggunakan akun palsu yang dibuat seolah-olah facebook tersebut milik AY. Foto-foto itu kemudian viral setelah di posting pelaku di grup Berita Prabumulih. 

"Aku buat akun palsu pak," ungkapnya. 

Edo menuturkan selain untuk mempermalukan korban, disebarnya video syur korban karena dirinya memiliki hutang sebesar Rp 800 rb kepada korban. 

"Untuk ngikatnyo jadi aku foto pas di kontrakkan," tuturnya. 

Lebih jauh, Edo menjelaskan ia mengenal korban dari facebook lima bulan silam. Kemudian hubungan itu berlanjut hingga korban bisa pelaku tiduri. 

"Sudah 16 kali pak kami berhubungan. Foto itu aku izin dulu pas ngambek," jelas pelaku. 

Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutahuruk mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap apakah ada korban lainnya oleh pelaku. 

"Kita akan periksa tiga orang lain yang juga pernah dekat dengan pelaku," tegasnya. 
Share:

Ngaku Jaksa dan Polisi, Edodi Gauli Bidan Prabumulih

PRABUMULIH -- Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Prabumulih berhasil meringkus Edodi Mandala (30), pelaku yang diduga telah menyebar foto AY, seorang bidan yang bekerja sebagai pegawai harian lepas (PHL) di Puskesmas Gunung Kemala.

Pelaku diamankan di Kota Lubuk Linggau, Jumat (9/3) malam sekitar pukul 23.00 wib. Selain pelaku  petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit hp milik korban dan juga pelaku.

Penangkapan pelaku sendiri menindaklanjuti laporan korban AY lantaran foto-foto syurnya telah tersebar di facebook dan instagram.
"Pelaku Edodi saat konferensi Pers di Polres Prabumulih"
Setelah mendapat laporan polisi tim buser Polres Prabumulih melakukan penyelidikan untuk mengetahui informasi keberadaan tersangka di lubuk linggau dan pada jumat (9/3) malam sekitar pukul 23.00 wib tersangka diamankan di kosannya Desa Tegal Rejo Kota Lubuk Linggau.

Saat dikonfirmasi sininews.com pelaku mengaku kabur ke Kota Lubuk Linggau usai menyebar foto syur korban di sosial media facebook dan instagram.

"Aku pegi ke Linggau pak. Ngekos di daerah Tegalrejo," akuh Pelaku.

SIMAK VIDEONYA :



Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutahuruk didampingi Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Mursal Mahdi membenarkan telah menangkap pelaku penyebar video syur bidan di facebook.

"Benar sekali. Pelaku kita amankan di Lubuk Linggau setelah dilakukan penyelidikan oleh tim buser," terangnya.

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 45 ayat 1 UU no 19 tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman hukanan 6 tahun penjara

Pelaku mengaku telah berhubungan badan diluar nikah sebanyak 16 kali di kosan nya di Prabumulih
“iyo pak aku gauli dio 16 kali”
Edo mengaku menggauli korbannya pertama kali dikosan dengan mengaku bekerja sebagai Pengacara dan akan dinikahi secara kawin lari namun korban menolaknya

“dio ku ajak nikah lari pak tapi dio dak galak, aku sebarke foto itu biar dio malu” lanjut Edodi saat di wawancarai (sn)

Share:

Terungkap! Ini Pelaku Penyebar Foto Vulgar Bidan di Prabumulih


PRABUMULIH – Penyebaran foto seorang bidan inisial AY (25) warga Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat yang dinas di Puskesmas Gunung Kemala Kota Prabumulih yang sempat menghebohkan jagat dunia maya seminggu lalu akhirnya berhasil diringkus Tim Khusus (Timsus) Polres Prabumulih, senin (11/3/19)

Foto yang beredar luas di Media Sosial (medsos) Facebook dan Instagram sekitar tanggal 3 Maret 2019 lalu itu membuat keluarga korban trauma dan merasa dipermalukan

Edodi Mandala (30) warga Gang Swis Kelurahan Kemuning Kecamatan Lubuk Linggau Utara Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan berhasil ditangkap tim buser Polres Prabumulih

Pelaku diburu Tim Buser Polres Prabumulih selama enam hari sejak berita tersebut tersebar di media sosial dan melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi tentang keberadaan pelaku. Penangkapan pelaku di Desa Tegal Rejo Kota Lubuk Linggau sekitar pukul 23.00 wib malam di Kosannya, sabtu (9/3/19)

Deo panggilan akrabnya dengan sang kekasih itu mengaku telah menggauli korbannya AY seminggu sekali setelah kenal dengannya lima bulan lalu

“iya pak, seminggu sekali aku ngajaknyo” terangnya kepada awak media saat diwawancarai di Konferensi Pers halaman Polres Prabumulih

Saat ditangkap pelaku beserta barang bukti berupa 2 Handphone miliknya berhasil diamankan

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk,SIK,MH dalam konferensi Pers mengatakan pelaku mengaku telah berhubungan intim sebanyak 16 kali dengan korbannya dan hubungan yang ke 9 kali direkamnya menggunakan Handphone (HP) samsung J3 dengan persetujuan AY sendiri

“mereka melakukan perekaman video itu telah disetujui oleh AY” ungkap Kapolres

Diketahui korban telah beberapa kali dibohongi oleh Pelaku dengan mengaku bekerja sebagai Jaksa dan Polisi untuk mengiming imingi korbannya

Kapolres Prabhmulih menghimbau kaum Milenial untuk berhati hati dalam bergaul untuk tidak melakukan hal yang buruk dan menghindari pergaulan bebas (sn)

Share:

Tim Satgas Kamtin Korwil OKU Raya Razia Rutan Baturaja

BATURAJA - Tim Satgas Kamtib Gabungan dari empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Korwil OKU Raya melakukan penggeledahan terhadap kamar hunian di Rutan Baturaja, belum lama ini.

Sedikitnya, ada 60 orang petugas gabungan dari Rutan Baturaja, Cabang Rutan (Cabrut) Muaradua, Cabrut Martapura, dan Rupbasan Baturaja yang dikerahkan untuk penggeledahan dalam operasi tersebut.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan di dua blok hunian serta blok wanita, Tim Satgas Kamtib tidak menemukan barang terlarang seperti handphone dan narkoba.

Tetapi petugas menyita barang-barang yang seharusnya tidak boleh masuk ke dalam Rutan, seperti benda tajam dan barang terbuat dari besi.

"Dalam penggeledahan situasi aman dan kondusif, hal ini karena kerjasama petugas yang baik dan kooperatifnya para WBP pada saat dilakukan penggeledahan,” kata Herdianto, Kepala Rutan Baturaja saat dikonfirmasi, Minggu (10/3).

Usai melakukan seluruh penggeledahan dan mengumpulkan barang temuan yang didapati, para Kepala UPT melakukan press release beserta Tim Satgas Kamtib.

Kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Dirjen PAS yang diteruskan ke Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah masing-masing. (Win)
Share:

Saksikan Penampilan DJ Yasmin, Pengunjung Padati D'Fairway dari Sore

PALEMBANG - Penampilan DJ Yasmin di D'fairway Long and Spor Bar Jalan Veteran, Merbau Palembang, Sabtu malam (9/3) mengguncang para pengunjung. 

Penampilan wanita bernama lengkap Fahria Yasmin Baladraf ini sudah ditunggu-tunggu para pengunjung sejak sore hari. "Saya sudah dari sore menunggu di D'fairway ini karna ga mau ketinggalan alunan musik yang sangat keren banget yang di mainkan oleh DJ Yasmin," ujar salah satu pengunjung. 

Senada diungkapkan Adit pengunjung lainnya, alunan musik yang dimainkan oleh Dara kelahiran Mataran 21 Maret 1987 lalu ini membuat dirinya terkagum-kahum. 

"Penampilannya keren abis. Sayu suka dengan musik yang dimainkan DJ Yasmin," ungkapnya. 

Sementara itu, Reza Cun selaku manager D'fairway mengatakan pihaknya sengaja mendatangkan DJ Yasmin dari Jakarta untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pengunjung.  

"kita special malam ini mendatangkan DJ Yasmin untuk menghibur tamu-tamu kita, dan mengajak berjoget bersama" terangnya.

Reza menuturkan acara yang digelar malam ini sangat sukses dan dihadiri banyak pengunjung. " Alhamdulillah, acara malam ini sangat sukses menghibur pengunjung, ini terlihat dengan antusias pengunjung yang memadati D'fairway ini," tuturnya. 

Untuk diketahui,  DJ yasmin mulai menggeluti dunia DJ pada tahun 2006 silam. Ia sendiri merupakan modeling serta telah malang melintang di dunia Aktris FTV.(Sfyn)
Share:

Begini Kerja Disdukcapil PALI, Rela Rekam Warga Diatas Tempat Tidur


PALI--Pelayanan administrasi kependudukan terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) agar seluruh masyarakat di Bumi Serepat Serasan bisa memiliki Kartu Tanda Penduduk elektrik (KTP-el).

Bukan hanya lalukan pelayanan di kantor saja saat jam kerja, tetapi Disdukcapil terus lakukan jemput bola sampai kepelosok. Bahkan kali ini, petugas Disdukcapil berkeliling ke desa-desa mencari warga yang tengah sakit untuk dilakukan perekaman langsung di rumahnya.

"Bertujuan agar seluruh warga tanpa terkecuali bisa berKTP-el. Termasuk warga yang tengah menderita sakit. Karena, warga yang sakit masih ada yang belum melakukan perekaman dikarenakan kondisinya yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor kami," ujar Rismaliza, kepala Disdukcapil PALI, Minggu (10/3).

Proses perekaman KTP-el sendiri, diakui Rismaliza, petugasnya langsung datang ke rumah warga yang sakit dengan membawa peralatan perekaman.

"Kita langsung proses perekaman ke rumah warga bersangkutan, bahkan ada diantaranya yang dilakukan ditempat pembaringan warga yang sakit karena yang bersangkutan tidak bisa lagi untuk menggerakan badannya akibat lumpuh," imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga dikatakan Rismaliza akan terus dilakukan pihaknya agar pada akhir 2019 nanti, seluruh warga PALI berKTP-el semua.

"Kita akan terus sisir daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kita juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mencari data warga yang belum melakukan perekaman KTP-el. Kita akan datang untuk bekerja melayani masyarakat secara ikhlas demi menuju PALI Cemerlang," tekadnya.(SN) 
Share:

Ancam dengan Pisau, Warga Prambatan ini gauli istri orang


PALI – Kelakuan pria bejat yang dilakukan  Sumeri (40) warga Dusun II Desa Prambatan Kecamatan  Abab Kabupaten PALI ini bak sinetron, dengan cara mengacungkan senjata tajam (sajam) kearah MR (24) wanita bersuami itu diancam dengan sebilah pisau jika tak menuruti nafsu liarnya

Kejadian pemerkosaan dengan ancaman akan dibunuh itu berawal ketika korban MR warga Dusun II Desa Prambatan Kabupaten PALI sedang tertidur pulas dikamarnya, tiba-tiba terdengar suara sayup memanggil dari luar rumah

Tanpa rasa curiga korban yang mengenali suara yang tak lain adalah kerabat suaminya itu langsung membukakan pintu rumah, namun tak disangka sebilah pisau diacungkan kearah MR

Dengan nada ancaman Sumeri mengajak korban keluar rumah melewati pintu belakang agar tak diketahui oleh suaminya yang saat itu sedang tidur pulas sekitar pukul 23.00 wib

Dengan rasa takut dan terpaksa wanita yang merupakan istri orang itu dipaksa pelaku untuk melayani nafsu liar Sumeri tanpa sepengetahuan suami korban MR

Seusai menggauli korbannya Pelaku kabur tanpa bersalah dan membuang sajamnya disemak belukar untuk menghilangkan jejak

Atas kejadian itu korban mengalami trauma berat dan sejumlah luka sayatan dibeberapa jari tangannya yang saat itu mencoba melawan nafsu liar Sumeri

Tak terima dengan perlakuan itu korban pun melaporkan kejadian tersebut kepolisi dengan bukti laporan polisi LP-B /  44  / III / 2019 / Sumsel / Res. ME / Sek. Penukal Abab. Hari Kamis Tanggal 08 Maret 2019, dan petugas kepolisian Polsek Penukal Abab langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku

Tak butuh waktu lama Pimpinan Kapolsek Penukal Abab IPTU Alpian, SH bersama Anggota Reskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku dikediamannya di Desa Prambatan dan berhasil meringkus Sumeri untuk kemudian diamankan ke Mapolsek Penukal Abab, jumat (8/3/19)

“kita telah berhasil meringkus pelaku dirumahnya tanpa perlawanan dia kita bawa ke Mapolsek untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut” terang Kapolsek (ril/sn)
Share:

Gelar Touring, Bupati Ingatkan Kaum Milenial untuk Patuhi Lalu Lintas

PALI -- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Melaksanakan Touring Millennial dalam hari Keselamatan Berlalu Lintas di Laksanakan Secara Serentak di Kabupaten/Kota Indonesia tahun 2019.

Dengan tema "wujudkan Pemilu Damai Melalui Sinergitas Menuju Indonesia Gemilang"

Bupati  PALI  Ir H Heri Amalindo MM yang Melepaskan Keberangkat Ratusan Tim Komunitas Kabupaten PALI dan Kabupaten Muara Enim Menuju Candi Bumi Ayu Kecamatan Tanah Abang dengan Menempuh Rute Simpang Lima, Simpang Raja, Simpamg Rasau, dan Tiba Di Candi Bumi Ayu.


Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM Meminta kepada Kaum Milenial agar bisa memakai keamanan dalam membawa kendaraan, sangat pentingnya keselamatan kita ini karna di tahun ini ada 187 korban kecelakaan di jalanan.ucapnya

Ia meminta dengan Generasi Millenial "kalian ini adalah untuk meneruskan perjuangan kita nanti, jadi dalam berkendaraan kita mesti mematuhi Lalu Lintas yang telah Di buat serta memakai Atribut Keamanan yang Standar Nasional Indonesia (SNI)".pintanya


Ia juga mengatakan kepada masyrakat Pada 17 april nanti masyrakat harus berpartisipasi dalam melakukan Pemilihan Umum, untuk menjadikan negara kita ini menjadi kuat, pemilhan itu adalah hak anda sendiri.bebernya

Selain itu Heri Amalindo juga memaparkan pada tahun ini kedepan nanti Candi Bumi Ayu Ini akan di jadikan ajang wisata pusat di Bumi serepat Serasan ini.pungkasnya.


Sementara itu Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH, SIK,dalam sambutannya sangat berterimakasih Kepada Bupati PALI yang telah partisipasi dalam Meriahkan Acara touring Millenniel road safety festival,

Dan ia berkata kepada Beiker Komunitas Motor yang Mengikuti Touring ini bahwa pada nantinya Candi Bumi Ayu Ini Akan Menjadi Ajeng wisata Pusat Di PALI, ingin ini Para Kaum Millenian Harus menjaga Aset Wisata ini.pintanya


Ia juga menjlaskan adanya rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) untuk menimbulkan jati diri Pada Kamu Millenial untuk Keselamatan Diri dan Orang Banyak dalam. Berlalu lintas.tegasnya
Share:

Abdal Anak tuna netra penghafal Al-Quran mengidolakan Herman Deru


PRABUMULIH – M.Abdal Wazai Asa Fahri (14) anak Tuna Netra yang mampu menghafal Qur’an sejak kecil ini patut menjadi tauladan, dengan keterbatasan yang dimiliknya tak membuat dia patah semangat

Warga Jalan Sepatu Rt.4 Rw.1 Kelurahan Karang Raja I Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Sumatera Selatan itu mengalami cacat mata sejak ia lahir, Abdal dilahirkan empat belas tahun silam bersama kembarannya M.Abdan Erba Asah Fahri (14) yang saat ini duduk dibangku sekolah kelas 3 SMP di Palembang

“Abdal dan Abdan waktu dilahirkan baik-baik saja, tapi setelah berumur 4 bulan baru tahu kalau Abdal mengalami kelainan pada matanya” tutur Fida selaku orang tua

Diketahui, sejak sikembar Abdal mengalami penyakit Katarak pada matanya sang ayah tak mau jika anaknya dioperasi mata, ketika kedua orang tua Abdal mengetahui kekurangan pada anaknya tetap bersyukur dan ihklas apa yang yang telah diberikan sang pencipta

Seiring berjalannya waktu umur keduanya terus bertambah, Abdal pun beranjak remaja. Sejak umur 4 tahun Abdal terbiasa mendengarkan lantunan suara Al-quran yang didengarnya saat sang ayah Sholat sewaktu masih hidup. Sebelum kepergiannya ayahnya Abdal selalu belajar sholat dengan menirukan gerakan yang ayahnya lakukan

“ sebelum ayahnya meninggal Abdal sering ikut sholat, dia pegang tangan ayahnya dan menirukan gerakan sholat hingga kini rutin dilakukannya” lanjut Fida

Rasa perjuangan keingintahuan anak tuna netra itu sangat meneteskan air mata, walaupun tanpa kedua bola mata yang dimiliki Abdal tanpa rasa malu terus bertanya kepada ibunya apa yang dia dengar dan dia rasakan

“kalau tiap sore dengar suara adzan Magrib dia lari keluar dan duduk didepan pintu sambil dengarin suara adzan dan ditirukannya setiap hari”

Waktu terus berjalan keahlian yang didapat Abdal dengan cara meraba dan mendengarkan itu kini berbuah manis, sang ibu yang terus mensuport buah hatinya itu berusaha mengajarkannya menghafal ayat suci Al-quran dengan dibelikan kaset CD untuk didengarkannya sambil belajar dan selain mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya kini  Abdal menimbah ilmu di Roudhotul Aisyah dan Rumah Tahfiz di Kota prabumulih untuk terus mengasah kemampuannya menghafal Quran

Kini Abdal diumur ke 14 tahun sudah mampu menghafal Surat yasin 83 ayat dan 4 juz alquran dikuasainya sejak umur 4 tahun dan telah beberapa kali berhasil menjuarai lombah seperti Musabaqol Tilawatil Quran di Ogan Ilir dan April mendatang dirinya juga diundang ke Muaratara mewakili Kota Prabumulih dalam acara MTQ kategori Hifzi Tilawah 1 Juz. Cita – citanya ingin menjadi Tahfiz Al-Qur’an dan menghafal 30 Juz menambah semangatnya untuk terus belajar

Abdal yang telah beberapa kali menyabet penghargaan dari berbagai perlombaan itu sangat mengidolakan Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM dan berharap bisa bertemu dengan Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru

Sementara itu, keluarganya berharap agar Abdal anaknya tetap konsistem dalam belajar walaupun memiliki kekurangan dan harus mampu membaca dan menghafal Qur’an seperti orang normal lainnya
“saya menekankan Abdal wajib menghafal Qur’an karena hanya dengan itulah akan menolong kedua orang tuanya diakhirat nanti” tutupnya (SN)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts