2.134.387 Surat Suara Tiba di Muara Enim

MUARA ENIM--Sebanyak 2.134.387 surat suara Pilpres dan Pileg tiba di KPUD Muara Enim, Kamis (14/3) sekitar pukul 11.00 WIB. 
              Surat suara yang dibawa menggunakan tiga mobil truk boks fuso diberangkatkan dari perusahaan percetakan PT Ghalia Indonesia Printing Ciawi Bogor, dengan mendapatkan pengamanan ketat aparat Kepolisian Polres Muara Enim. 
               Surat suara yang tiba di kantor KPUD Muara Enim itu, langsung dilakukan pemeriksaan oleh Ketua KPUD, Ahyaudin bersama komisioner KPUD lainnya beserta Bawaslu dan pihak Kepolisian Polres Muara Enim.
             Ketua KPUD Muara Enim, Ahyaudin mengatakan, sebanyak 2.134.387 surat suara yang tiba di Muara Enim terdiri dari suarat suara Presiden dan Wakil Presiden  sebanyak 425.877 lembar. 
               Kemudian suarat suara DPR dapil Sumsel II sebanyak 425.877 lembar, suarat suara DPD 425.877 lembar. Selanjutnya surat suara DPRD Provinsi dapil Sumsel 6 sebanyak 425.877 lembar ditambah 1000 lembar surat suara jika terjadi pemilihan ulang.   
            Selanjutnya surat suara DPRD Kabupaten Muara Enim dapil Muara Enim 1 sebanyak 115,523 lembar, dapil Muara Enim 2 sebanyak 101.156 lembar, dapil Muara Enim 3 sebanyak 104.737 lembar, dapil Muara Enim 4 sebanyak 108.463 lembar.
              “Surat suara yang tiba hari ini, kita simpat di gudang khusus di kantor KPUD dengan dikawal aparat Polres Muara Enim selama 24 jam,” jelasnya.
              Dengan telah tibanya surat suara tersebut. Lanjutnya, pihaknya akan melakukan rapat tehnis persiapan sortir dan pelipatan surat suara bersama Bawaslu, Polres Muara Enim dan seluruh jajaran KPUD.
             Setelah melakukan rapat teknis, lanjutnya, penyortiran dan sekaligus pelipatan surat suara akan dimulai pada lusadengan melibatkan sekitar 150 orang tenaga pelipat dari masyarakat umum.  
             Dijelaskannya, kotak suara juga telah selesai di rangkai dan jumlahnya dalam kondisi cukup saat ini disimpan di gudang eks SMKN 1 Muara Enim. Jumlah Daftar Mata Pilih Tetap (DPT)  hasil perifikasi 2 (HP2) sebanyak 417.526. 
Share:

Dana Desa Naik, Bupati PALI : Kelola Dengan Baik Jangan Disimpangkan

PALI - Pembangunan di Bumi Serepat Serasan melalui Dana Desa tahun 2019 sepertinya akan meningkat, karena penyaluran Dana Desa yang akan disalurkan di tahun ini mengalami peningkatan hingga 18 persen.

Hal itu diketahui, saat digelarnya kegiatan Lounching penyaluran Dana Desa 2019 tahap satu sebesar 20 persen, yang digelar di rumah dinas Bupati PALI Komperta Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (14/3).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PALI, A Gani Akhmad mengatakan, kenaikan 20 persen tersebut terlihat dengan total Dana Desa yang diberikan pemerintah pusat di tahun ini sekitar Rp77 miliar.

"Sedangkan di tahun sebelumnya yakni 2018, Dana Desa yang kita terima sekitar Rp65 miliar. Artinya ada kenaikan sekitar Rp12 miliar atau dipresentase sekitar 18 persen, dan kita patut mensyukurinya," ujarnya.

Sementara, Bupati Ir H Heri Amalindo MM menekankan, kepada seluruh desa yang berada di wilayah Kabupaten PALI agar bisa mengelola Dana Desa tersebut dengan baik, bermamfaat, dan tidak terjadi menyimpang.

"Dana Desa ini gunakan sebaik-baiknya, dan cepatlah digunakan karena perputaran  dana tersebut bisa. Karena pencairan sudah bisa dilakukan Jumat (15/3), kadi jangan tunda-tunda pelaksanaanya yang telah dmterprogramkan," pintanya. (SN) 
Share:

Kerajinan dan Kuliner Khas PALI Ditampilkan, Bupati Apresiasi Sebagai Upaya Peningkatan Keratifitas Masyarakat

PALI-- Dewan Pengurus Daerah (DPD)
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Festival Kuliner Dan Kerajinan Tangan Khas Kabupten PALI, Kamis (14/3) di Lapangan Sanggar Pramuka Kecamatan Talang Ubi.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PALI serta Dinas Pemberdayaan Masyrakat Desa (DPMD) yang menampilkan kuliner dari berbagai desa dan hasil kerajinan tangan serta produk industri kreatif dari desa-desa yang ada di Kabupaten PALI.

Ketua DPD KNPI Kabupaten PALI M Anasruk Adjihara Nopriyansa S.pdi Dalam Sambutanya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menggali potensi sumber daya Kabupaten PALI untuk meningkatkan perekonomian keluarga sejahtera.

"Dengan terlaksananya acara ini, diharapkan bisa menjadi awal bagi masyarakat PALI untuk lebih kreatif lagi dalam menghasilkan produk-produk unggulan baik itu kerajinan maupun kuliner yang menjadi ciri khas dan akan mengangkat nama kabupaten ini," ujar Anas.

Ia juga berharap dengan banyaknya pelaku usaha kerajinan kreatif atau kuliner khas PALI, Pemkab PALI bisa membangun Sentral atau tempat untuk menampung produk hasil kerajinan masyarakat.

"Jadi apabila ada sentral pusat kerajinan atau oleh-oleh khas Pali, maka pengunjung atau wisatawan akan mudah mendapatkan buah tangan saat berkunjung ke PALI," imuhnya.

Sementara itu, Bupati PALI mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi KNPI dan TP.PKK PALI tersebut. "Acara festival kuliner dan kerajinan tangan khas PALI ini sangat bagus, cara ini bisa mendorong keratifitas masyarakat dalam menciptakan produk kreatif lainnya," ujar Bupati.

Menanggapi permintaan ketua KNPI, Bupati PALI langsung merespon dengan berjanji bakal membangun gerai kerajinan dan kuliner sebagai sentral bagi pelaku usaha tersebut.

"Sebagai wadah pengrajin atau pelaku usaha kuliner untuk menjajakan produknya. Juga sebagai pusat oleh-oleh khas PALI. Diharapkan dengan banyaknya kegiatan yang menampilkan kerajinan dan kuliner seperti ini, menambah promosi Kabupaten PALI disamping promosi produk hasil karya masyarakat," pungkas Bupati. (SN) 
Share:

Masyarakat Peduli Api Dibentuk, PT MHP Sebut Sebagai Upaya Antisipasi Karhutla

PALI--Menjaga ekosistem khususnya keberadaan dan keberlangsungan hutan sudah menjadi tanggung jawab semua elemen. Melihat kondisi alam saat ini diperlukan perhatian khusus untuk mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan, hal ini membuat PT. Musi Hutan Persada (MHP) mempercepat langkah dalam mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Menurut  GM Fire Protection Ir. Agung Setyabudi didampingi Alioeng Bararata Sakti.SH selaku Fire External & Communication Head, salah satu upaya PT MHP dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat dan melibatkan masyakarat dengan membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Karena keterlibatan masyarakat sangatlah penting sebagai garda terdepan dalam mengatasi bencana kebakaran hutan khususnya di dalam wilayah desa mereka.

Diketahui saat ini masyarakat masih menggunakan pola membakar untuk membuat kebun. Dengan di bentuknya kelompok Masyarakat Peduli Api ini diharapkan para warga yang tergabung dalam kelompok MPA tersebut bisa menyampaikan kepada para warga yang lain agar tidak membuka kebun dengan cara membakar.

Karena,pola membakar lahan atau hutan selain dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh asap pembakaran hutan juga secara tegas sudah dilarang oleh pemerintah seperti yang tercantum dalam maklumat bersama yang ditanda tangani oleh Gubernur, Kapolda dan Pangdam II Sriwijaya tentang Larangan Pembakaran Hutan,Lahan atau Ilalang/Semak Belukar dan bagi siapa saja yang melakukan pembakaran akan di sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun dasar pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api ini adalah Peraturan Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim No : P.33/PPT/SET/KUM.I/I/2018 tentang Pembentukan dan Pembinaan Masyarakat Peduli Api.

"Pengertian Masyarakat Peduli Api adalah masyarakat yang sukarela peduli terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang telah dilatih/diberi pembekalan serta dapat diberdayakan untuk membantu kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan," terang GM Fire Protection.

Agung Setyabudi juga menjelaskan bahwa agenda itu adalah agenda tahunan Divisi Fire Protection, dimana seperti diketahui saat ini, cuaca masih relatif lembab dikarenakan masih sering ada hujan sehingga dimanfaatkan untuk melakukan pelatihan guna meningkatkan kemampuan anggota kelompok Masyarakat Peduli Api yang pada saat nanti diperlukan pada musim kemarau.

"Mereka (MPA) sudah siap dan mengerti tugas dan tanggung jawab yang akan mereka kerjakan ketika ada kejadian kebakaran lahan atau hutan," imbuhnya.

PT MHP sangat concern terhadap hal ini dan sangat mendukug kebijakan pemerintah tentang Larangan Membuka Kebun dengan Cara Membakar. Hal itu ditegaskan juga Alioeng Bararata Sakti.SH selaku Fire External & Communication Head, bahwa kegiatan tersebut adalah bentuk kerjasama antara PT. Musi Hutan Persada dengan desa yang berdampingan dengan areal kerja perusahaan dalam hal pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

"Setelah terbentuk dan dilatih maka para anggota kelompok MPA berkewajiban untuk menjaga areal desanya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, dan apabila terpantau titik api yang tidak bisa dikendalikan sendiri oleh anggota kelompok dan warga maka dapat menghubungi perusahaan untuk meminta bantuan alat pemadam yang lainya," terang Alioeng.

Adapun kelompok Masyarakat Peduli Api diakui Alioeng diberikan fasilitas oleh PT. Musi Hutan Persada personil use dan alat pemadam manual berupa Handsprayer, Gepyok, Garu dan personil use berupa seragam, sepatu safety, helm, masker dan sarung tangan.

"Adapun pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api ( MPA ) dilaksanakan dari tanggal 12-13 Maret 2019 di dua desa  yaitu Desa Sungai Baung dan Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. Kegiatan itu juga dihadiri oleh KPH Wilayah XII Benakat," pungkasnya. (SN) 
Share:

KPUD PALI Kumpulkan PPK dan PPS Se-PALI, Begini Tujuannya

PALI-- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kumpulkan seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka pemungutan, perhitungan suara serta rekapitulasi suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, Kamis (14/3) di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo.

Dikatakan Ketua KPUD PALI, Fikri Ardiansyah bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman terhadap seluruh anggota PPK dan PPS tentang proses pemungutan, perhitungan dan rekapitulasi suara dalam Pemilu 2019.

"Kegiatan ini sangat penting mengingat jantungnya proses Pemilu terletak pada teknis. Untuk itu kami berharap seluruh peserta bisa mengikutinya dengan baik. Jangan sampai saat waktunya nanti terdapat kesalahan," kata Ketua KPUD PALI.

Apabila terdapat kesalahan, Ketua KPUD PALI menekankan agar PPS atau pun PPK bisa segera menyelesaikannya. Serta untuk seluruh anggota PPK dan PPS agar bisa menjaga komunikasi dengan stakeholder.

"Jalin kerjasama dengan Kades, kecamatan serta Bawaslu serta sering-seringlah berkoordinasi agar proses Pemilu berjalan lancar serta tekadkan untuk menciptakan Zero konflik di kabupaten kita ini," ajaknya.

Pada kegiatan tersebut, KPUD mendatangkan narasumber dari anggota komisioner KPU Provinsi Sumatera Selatan Divisi Tekhnis, Hendri Daya Putra. Kegiatan itu juga dibuka langsung Bupati PALI, Heri Amalindo dan dihadiri ratusan anggota PPK dan PPS se-kabupaten PALI.

"Bekerjalah dengan baik, benar dan ikuti aturan yang ada, jangan sampai ada masalah yang menimbulkan gesekan. Apabila ada permasalahan silahkan atasi atau koordinasi dengan atasan kalian," pesan Bupati dihadapan ratusan peserta.

Karena dikatakan Bupati, PALI merupakan daerah yang masih diawasi pemerintah pusat. Jadi agar PALI menjadi daerah mandiri, harus tertib, aman dan damai. "Mari jaga kedamaian, kebersamaan, jangan terkontaminasi, apalagi sebagai panitia penyelenggaraan Pemilu, harus independen supaya proses Pemilu di PALI berjalan sukses," pesannya.

Dalam Bimtek tersebut, Bupati juga mengharapkan seluruh peserta menyimak materi yang diberikan narasumber. Jangan kegiatan Bimtek  dianggap sepele, karena kelangsungan negara ini ada ditangan panitia penyelenggara Pemilu.

"Kita bersama-sama untuk menciptakan Pemilu di PALI damai, dan kalau bisa kita kejar PALI daerah terbaik dalam menyelenggarakan Pemilu," pungkasnya.(SN) 
Share:

Coming to Desamas Jaga Ketertiban

MUARA ENIM--Kapolsek Tanjung Agung, AKP Arif Mansyur bersama anggotanya melakukan Coffe Morning bersama Kades, Babinsa dan Bhabinkamtibmas (Coming to Desamas). Itu dilakukan sebagai bentuk sinergitas dan silaturahim antara tiga pilar Kades, Babinsa dan Bhabinkamtibmas di desa,
              Tiga pilar ini juga  melakukan kegiatan sambang desa secara door to door memberikan himbauan kepada masyarakat desa di wilayah Tanjung Agung untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan dan persatuan.
              Kapolsek Tanjung Agung, AKP Arif Mansyur, Selasa (12/3)  mengatakan, himbauan agar yang disampaikan agar masyarakat mendukung  pelaksaan Pilpres dan Pileg  tahun 2009  dengan aman , damai dan sejuk di Kabupaten Muara Enim. Telebih di wilayah Kecamatan Tanjung Agung. 
Share:

Bandar Judi Online Dibekuk

MUARA ENIM--Unit Reskrim Polsek Gelumbang, berhasil membekuk bandar judi online, Senin (11/3) sekitar pukul 19.00WIB.
              Pelaku diketahui bernama Daimin Sukendar (48), warga Dusun I, Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim. Dalam penangkapan itu petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 20 lembar  kupon judi,  uang tunai Rp 100 ribu, 1 rim kertas rekapan judi. Kini pelaku berikut barang buktinya diamankan di Mapolsek Gelumbang.
               Penangkapan pelaku bermula dari petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku merupakan agen atau bandar judi online. Atas informasi itu petugas melakukan penyelidikan.
                Saat itu pelaku sedang asik merekap judi tersebut dirumahnya. Tak pelaku lagi petugas langsung meringkus pelaku berikut barang buktinya.
                  Kapolres  Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Gelubang, AKP Dwi Arian Satya, ketika dikinfirmasi, Rabu (13/3) membenarkan penangkapan itu.
                      “Peku dan barang buktinya telah diamankan untuk menjalani proses hukum,” jelasnya.
Share:

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Adminduk, Disdukcapil PALI Sosialisasikan Kebijakan Kependudukan

PALI--Meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar kegiatan Sosialisasi Kebijakan Kependudukan, Rabu (13/3).

Sosialisasi tersebut dibuka langsung Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM dihadiri sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI serta masyarakat yang menjadi tamu undangan. Sementara untuk narasumber, Disdukcapil mendatangkan pembicara dari Direktorat Dukcapil Kemendagri, Parjiya S.Sos, dan Mensuseno SE.

"Kegiatan ini perlu diadakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan terhadap aparatur perintahan dari Pemerintah Kabupaten, Kecamatan sampai desa," ujar Bupati saat memberikan sambutannya.

Karena diakui Bupati, saat ini masih ada aparatur pemerintahan yang belum paham dalam pelayanan administrasi kependudukan.

"Akibat kekurang pahaman aparatur pemerintah membuat pelayanan terganggu dan menjadi terhambat. Untuk itu, sosialisasi ini sangat bermanfaat agar pelayanan administrasi  kependudukan di Kabupaten PALI kedepan bisa lebih baik lagi," imbuhnya.

Bupati juga menekankan kepada pegawai Disdukcapil dan kader untuk membantu mendorong peningkatan pelayanan terhadap masyarakat. "Pelayanan administrasi kependudukan harus bisa lebih baik demi menciptakan kepercayaan publik terhadap pemerintah," tukasnya.

Pada kegiatan tersebut juga, Disdukcapil menandatangi kerjasama dengan PT Pos Kota Prabumulih untuk pengiriman administrasi kependudukan ke masyarakat yang merupakan kebijakan pelayanan administrasi kependudukan terpadu.

Selain itu, Disdukcapil juga memberikan cindera mata yang diserahkan langsung Bupati pada anak yang hari lahirnya tepat pada 13 Maret berumur 5 tahun dan 17 tahun.

Dijelaskan Rismaliza, Kepala Disdukcapil PALI bahwa tahun 2019 ini, pihaknya baru meluncurkan dua desa tertib administrasi kependudukan yakni Desa Betung Kecamatan Abab dan Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang.

Untuk tujuan kegiatan tersebut dipaparkan Rismaliza adalah meningkatkan pengetahuan pemerintah kecamatan dan desa, meningkatkan pengetahuan operator serta meningkatkan kinerja pada Disdukcapil.

"Selain sosialisasi kebijakan kependudukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan dengan tujuan membahagiakan masyarakat, juga louncing akta online menuju Dukcapil  Go Digital, pencanangan desa tertib adminduk dan MOU pelayanan terpadu ishbath nikah. Untuk peserta kegiatan ini terdiri dari Camat, Kasi pemerintahan, operator, kades, OPD dan pegawai staf Disdukcapil serta masyarakat," terangnya.(SN) 
Share:

Ternyata! Setelah Siram Istri Muda Pakai Cuka Parah, Pria Ini Kabur dengan Pacar Waria


PRABUMULIH-- Entah apa yang difikirkan Evan Zaputra (32) Warga Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, sehingga tega siram ML (17) istri mudanya dengan cuka parah.

ML mengalami luka bakar pada bagian punggung dan harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Prabumulih. Beruntung, nyawa korban dapat terselamatkan.

Pasca kejadian, Evan kemudian kabur ke Kota Palembang dengan seorang Waria yang diduga merupakan pacar gelapnya. Namun, saat hendak kabur ke Kawasan Jalur Kabupaten Banyuasin, Ia bersama selingkuhannya tersebut berhasil diringkus Satreskrim Polres Prabumulih yang dipimpin langsung Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman.

SIMAK VIDEONYA :



"Setelah mengetahui pelaku kabur ke Palembang, kita langsung lakukan pengejaran dan kurang dari 1x24 jam pelaku berhasil diringkus saat hendak pergi ke Jalur," ujar Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman, Rabu (13/3).

Diterangkan Abdul Rahman, saat diringkus pelaku tengah bersama pasangan prianya yang merupakan Waria. "Ternyata pelaku berpacaran dengan Waria," ungkapnya.

Menurut Abdul Rahman, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap pasangan pria pelaku tersebut. Namun, belum ditemukan indikasi bahwa pasangannya itu terlibat dalam aksi penyiraman cuka parah.

"Pasangan prianya itu tahu kalau pelaku telah menyiram istri mudanya. Makanya, dia bantu pelaku untuk kabur ke Jalur," terangnya.

Sementara, Evan membenarkan jika waria tersebut merupakan pasangan prianya. Evan mengaku jika pelariannya itu dibantu oleh kekasinya tersebu.  "Iyo pak. Pacar aku," tambahnya.(sn)
Share:

Terbakar Api Cemburu, Evan Siram Istri Muda Pakai Cuka Parah

PRABUMULIH – Api cemburu yang membakar Evan Zaputra (32) warga Jalan Desa Cambai Rt.02 Rw.03 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih gelap mata, pasalnya Pria yang memiliki dua istri itu menyiram istri mudanya dengan Air Cuka Parah ke tubuh korban, senin (11/3/19)

Penyiraman itu dilakukannya ke istri keduanya yakni Miliyanti (17) yang merupakan warga jalan lingkar Kelurahan Cambai Kota Prabumulih saat sedang tidur

Motif Pelaku menyiramkan dan menganiaya  Korban dengan alasan kesal dan sakit hati karena keluar rumah tidak pernah izin kepada suami.

SIMAK VIDEONYA :



“aku kesal pak dengan bini mudo aku ini, keluar rumah dak pamit lagi. Pas ditanyo dio dak jawab,” Ucap Evan kepada awak media

Diketahui Pelaku yang memiliki prilaku menyimpang itu juga berhubungan dengan sesama jenis selama satu tahun

“Cuma setahun pak aku berhubungan dengan banci itu” lanjut Evan

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bakar disekujur tubuhnya dengan luka bakar diperkirakan 50 persen yang membakar punggung hingga nyaris ke muka dan terlihat dari barang bukti yang ditunjukan Wakapolres dalam Konferensi Pers Kasur beserta bantal juga ikut terbakar

Sementara itu Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK, MH melalui Waka Polres Prabumulih,  Kompol Harris Batara mengatakan telah melakukan penangkapan pelaku penyiraman dengan cuka parah itu di Kota Palembang

“setelah kejadian pelaku kabur ke Palembang. Kurang dari 1x24 jam dipimpin langsung Kasat reskrim pelaku dapat kita amankan," Ujarnya didampingi Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman. (SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts