Wujudkan SERASI NIA, Heri Amalindo Dukung Satu Kecamatan Satu Ponpes

PALI--Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), H Heri Amalindo mendorong Pondok Pesantren (Ponpes) untuk berdiri di setiap Kecamatan yang ada di Bumi Serepat Serasan, keinginan itu bertujuan mewujudkan PALI Agamis sesuai visi misi pada kepemimpinannya, yakni Serasi Nia (Sentra Ekonomi Rakyat Agamis Sejahtera Inovatif Nyaman Indah dan Aman).

Orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan ini juga menyampaikan dukungannya terhadap seluruh kegiatan Ponpes dalam menciptakan generasi Qur'ani.

Dukungan itu disampaikan Bupati saat hadiri Tahfidz Qur'an Juz 29-30 dan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi'raj nabi Muhammad Saw bersama KH Mohamad Nurul Anwar Lc dari Jakarta dengan Tema mempersiapkan generasi yang Qur'ani Di Ponpes Latansa Mustika PALI, Kamis (28/3).

"Kami dari pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena dengan selalu membaca alqur'an, diharapkan daerah kita ini bisa lebih barokah lagi. Dan untuk para santri agar belajarlah dengan baik dan tekun," pesannya.

Ditempat sama, pimpinan Ponpes Latansa Mustika PALI, Yaya Suryana menjelaskan bahwa Ponpes yang dipimpinnya meski baru seumur jagung tapi telah mampu mencetak anak-anak yang sudah hafal alqur'an.

"Alhamdulillah, dalam jangka waktu 8 bulan kita telah mendidik anak-anak yang sama sekali belum pernah mengenal huruf alquran saat ini sudah hafal dua juz, yakni juz 29 sampai juz 30," ungkap Yaya Suryana.

Keberhasilan mendidik anak yang masih nol pengetahuan tentang alquran dikemukakan Yaya, bahwa Ponpesnya menggunakan Metode Talqin.

"Karena alqur'an diturunkan kepada nabi Muhammad SAW dengan metode talqin, yang saat itu nabi kita sama sekali tidak bisa membaca. Untuk itu, kita terapkan metode ini dan alhamdulillah sudah banyak anak-anak yang sekolah dan mondok di Ponpes kami sudah hafal beberapa juz," terangnya.

Ponpes Latansa Mustika PALI ditegaskan Yaya bertekad menciptakan generasi alquran, dimana prioritas Ponpes tersebut totalitas dari PAUD sampai SMA untuk bisa hafal alquran.

"Semua santri yang jumlahnya ada 30 santri mondok tidak mengenal handphone, mereka pegang alquran.  Tetapi para santri jangan khawatir tidak mengenal IT karena seluruh tugas belajar menggunakan laptop, dan jaringan internet kita pakai Wi-Fi sendiri. Jadi walaupun mereka mengaji tetap tidak akan buta teknologi," urainya.

Untuk kualitas, diakui Yaya bahwa Ponpes yang dipimpinnya tetap mengutamakannya, terbukti dalam tempo waktu yang cukup singkat banyak santri dan anak didiknya telah hafal beberapa juz alqur'an.

"Ponpes kita kualitas infaq, dengan biaya murah dan terjangkau, tetapi kualitas tetap kita utamakan dan tidak kalah dengan kualitas Ponpes modern lainnya. Jadi meski kualitas kita diutamakan, tetapi bagi masyarakat kurang mampu bisa bersekolah disini," pungkasnya.(SN) 
Share:

Pengedar Narkoba Antar Desa Dibekuk

MUARA ENIM--Unit Reskrim Polsek Gelumbang terus melakukan pemberantasan peredaran narkoba di desa desa. Kali ini petugas berhasil membekuk pengedar narkoba desa bernama Tedi (45), warga Desa Teluk Limau, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim.
                 Pelaku ditangkap petugas  pada Senin (25/3) sekitar pukul 20.00 WIB dirumahnya. Penangkapan pelaku merupakan hasil pengembangan dari tersangka pengedar narkoba yang telah ditangkap duluan. 
             Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan  satu paket besar narkoba jenis sabu sabu seberat 5,18 gram, satu paket sedang sabu sabu seberat 0,43 gram, 2 buah timbangan digital dan satu unit sepeda motor honda. Kini pelaku berikut barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Gelumbang.
           Penangkapan pelaku bermula dari petugas sebelumnya berhasil menangkap dua pengedar narkoba. Kedua pelaku mengaku narkoba tersebut diperolehnya dari pelaku Tedi. 
               Dari keterangan kedua pelaku, petugas melakukan pengembangan membekuk pelaku yang tengah berada di rumahnya. Petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah pelaku hingge berhasil menemukan barang haram tersebut.
               Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompil Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Rabu (27/3) membenarkan penangkapan pelaku. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan untuk menjalani proses hukum. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 112 dan 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” jelasnya. 
Share:

Gaji ASN Naik 5 Persen Dibayar Rapel Pada April

BATURAJA -- Dompet Aparatur Sipil Negara (ASN) bakal tebal. Kenaikan gaji mereka sebesar 5 persen pada Januari hingga Maret tahun ini, rencananya dibayarkan sekaligus atau dirapel pada April mendatang.

Kepala BKAD OKU, AM Hanafi menyebut kenaikan gaji ASN sebesar 5 persen tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 15/ 2019.

Kenaikan gaji pokok ASN tersebut, kata Hanafi, bervariasi. Mulai dari Rp81.500 hingga Rp300 ribu perorang. "Aturan tersebut berlaku sejak 13 Maret lalu," sebutnya.

Mengenai besaran anggaran yang dibutuhkan untuk membayar kenaikan gaji ASN di Kabupaten OKU, Hanafi belum bisa menyebutkannya secara rinci.

"Belum dihitung secara rinci dana yang dibutuhkan untuk membayar kenaikan gaji ASN ini," katanya.

Kenaikan gaji ASN menuai pro dan kontra dari sejumlah ASN. Untuk yang pro, kenaikan gaji 5 persen dinilai sangat membantu ekonomi keluarga.

Bagi yang kontra, bahwa kenaikan gaji 5 persen itu dinilai kental dengan nuansa politik. Sebab, kenaikan gaji ASN bertepatan dengan tahun politik yakni Pilpres.

Selain itu, sebelum kenaikan gaji, harga sembako sudah naik lebih dulu. Sehingga kenaikan gaji ASN tak begitu berimbas pada peningkatan penghasilan ASN. (Win)
Share:

Uji Kemampuan Satpol PP dan Damkar Unjuk Kebolehan

MUARA ENIM--Kemampuan personil Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Muara Enim, ternyata tidak kalah dengan personil TNI-Polri dalam unjuk ketangkasan. Kemampuan itu diperlihatkan personil dari dua lembaha yang berbeda ini pada puncak peringatan HUT ke 69 Satpol PP, ke 100tahun Damkar dan ke 57 Satlinmas.
                 Acara yang berlangsung di halaman Pemkab Muara Enim, Rabu (27/3) itu, dihadiri Wakil Bupati Muara Enim, Ir H Juarsah SH, Sekda Ir H Hasanudin MSI, Kepala Satpol PP Pemkab Muara Enim, Musadek dan para kelapa dinas, kepala badan lainnya di lingkungan Pemkab Muara Enim.
                Pada unjuk ketangkasan tersebuk, personil Satpol PP melakukan atraksi bela diri menggunakan senjata, atraksi memecah genting menggunakan tangan kosong serta atraksi melompat lingkaran api. Sedangkan pesonil Damkar melakukan atraksi menjinakan hewan ular.
              Atraksi yang ditampailkan mereka sangat memukau para peserta upacara yang hadir. Termasuk Wabup dan Sekda Muara Enim terlihat sangat serius memperhatikan garakan atraksi yang ditampilkan tersebut.
            Pada upacara tersebut, Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, telah membacakan amanat tertulis Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.
               Pada amanat tertulisnya, Mendagri mengintruksikan kepada seluruh kepala daerah dan para pemangku kepentingan yang terkait untuk melakukan penguatan pengelenggaraan kebakaran dan penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum di daerah.
           Kemudian melakukan penguatan kapasitas kelembagaan  penyelenggara sub urusan kebakaran dan penyelengara sub urusan ketentraman dan ketertiban umum.
            Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran  dan penyelamatan  yang mandiri tidak bergabung dengan perangkat  daerah lainnya. Kemudian penguatan  Sat Pol PP dan Linmas menjadi sebuah keniscayaan seiring  tugas fungsi  dan tanggung jawab  yang diemban. 
Share:

Polres Komit Zona Integritas Bebas Korupsi

MUARA ENIM--Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono SIK, beserta jajarannya komitmen untuk menjadikan lembaga yang dipimpinnya menjadi lembaga zona integritas bebas korupsi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 
             Soal para pimpinan pada lembaga yang dipimpinnya telah membubuhkan tanda tangan membangun zona integritas menuju wilayah bebas korupsi.
             Penegasan itu disampaikan Kapolres, AKBP Afner Juwono ketika melakukan sosialisasi membangun zona integritas menuju wilayah bebas korupsi kepada para camat dan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, berlangsung di kantor Camat Kota Muara Enim, Selasa (26/3).
              Sosialisasi yang dilakukan Kapolres, untuk memberitahukan kepada publik, bahwa Polres Muara Enim merupakan zona integritas wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bebas melayani seluruh elemen masyarakat.
               “Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terutama pelayanan masalah pembuatan SK CK dan pelayanan pembuatan SIM merupakan zona integritas bebas korupsi,” jelas Kapolres. 
Share:

Peringati Hari TBC Sedunia, Bupati PALI Ajak Masyarakat Lakukan Pemeriksaan Dini

PALI -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM ajak seluruh masyarakat Bumi Serepat Serasan untuk buang rasa malu apabila ada yang terdeteksi mengidap penyakit TB paru, karena penyakit tersebut sangat menular.

Ajakan itu disampaikan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan dihadapan ribuan masyarakat Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara dalam acara Peringatan Hari TBC Sedunia, Rabu (27/3) di lapangan desa tersebut.

"Obati secepatnya, silahkan datang ke Puskesmas terdekat untuk diperiksa, lalu kalau minum obat jangan putus harus rutin selama enam bulan berturut turut. Jangan dibiarkan kalau kita atau ada anggota keluarga kita terkena TB paru. Sebab kalau dibiarkan, sama saja kita bunuh diri," kata Bupati.


Pada kesempatan itu juga, Bupati memuji kinerja TP.PKK PALI yang telah membantu pemerintah dalam menunjang program-programnya. Seperti meluncurkan program Stop Meseng  Sembarangan (SMS) dengan membangun jamban sehat disetiap rumah warga yang belum memiliki jamban.

"Meseng atau buang air besar sembarangan tentu memicu berbagai macam penyakit. Dengan adanya program SMS, alhamdulillah PALI bebas dari hal itu," ujarnya.

Untuk pembangunan PALI saat ini, Bupati akui masih banyak yang harus dilakukan, karena bukan hanya infrastruktur jalan, tetapi kesehatan, pendidikan dan ekonomi masyarakat juga harus lebih baik.

"Selama ini memang telah banyak yang berhasil dibangun. Tetapi keberhasilan ini adalah berkat kerja sama dan dukungan semua masyarakat, kalau saya sendiri bekerja pastinya tidak akan bisa,"

Bupati juga menghimbau agar seluruh masyarakat PALI agar tetap menjaga perdamaian jelang pesta demokrasi yang sebentar lagi bakal digelar.

"Jangan ribut karena perbedaan. Jaga perdamaian, dan tetap bersatu dalam mensukseskan Pemilu 17 April mendatang," ajaknya.


Ditempat sama, Istri Bupati PALI, Ir Hj Sri Kustina mengemukakan bahwa pada peringatan Hari TBC Sedunia TP.PKK PALI sangat ingin membantu kegiatan pemerintah menuju PALI bebas TB paru, karena PKK adalah mitra pemerintah.

"Diketahui ada 465 warga PALI menderita TB Paru, hal ini harus diperhatikan karena kalau dibiarkan akan terus menular. Untuk itu, TP.PKK melalui program Pokja 4, membantu pemerintah dengan memberikan makanan tambahan terhadap penderita TB paru setiap hari selama enam bulan dengan tujuan memberikan asupan gizinya," urai Istri Bupati.

Hj Sri Kustina juga menjelaskan bahwa dalam menuju PALI bebas TB paru, TP.PKK terus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat agar secepatnya mendatangi puskesmas terdekat apabila ada yang menderita TB paru.


"Disamping itu, pada prioritas TP.PKK tahun 2019 ini ada pemeriksaan kanker serviks, kanker payudara dan tes Iva. Dan alhamdulillah, PALI mendapat rangking satu provinsi Sumatera Selatan untuk angka yang telah diperiksa kanker serviks dan Iva tes," jelasnya.

Ditempat sama, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI Lydwirawan menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari TBC Sedunia, Pemkab PALI juga meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC), Rabu (27/3) di lapangan Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara.

Dijelaskan Lydwirawan bahwa UHC adalah suatu konsep reformasi pelayanan kesehatan yang mencakup beberapa aspek antara lain, Aksesibilitas dan equitas pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan komprehensif yang meliputi pelayanan preventif, promotif, curatif sampai rehabilitatif dan mengurangi keterbatasan finansial dalam mendapatkan pelayanan kesehatan bagi setiap penduduk.


"Terdapat tiga dimensi pada UHC, yaitu, penerima manfaat pelayanan kesehatan-seluruh penduduk. Ketersediaan pelayanan esensial yang merata dan aksesibel, dan cakupan perlindungan kesehatan-mulai dari pelayanan sederhana sampai pelayanan berbiaya mahal yang mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif," jelas Lydwirawan.

Ada beberapa acara lainnya dalam memperingati Hari TBC Sedunia dan launching UHC, yakni peresmian IGD Puskesmas Tempirai, pembagian kartu UHC, pemberian makanan tambahan untuk penderita TB paru serta joget komando dan sunat massal juga pelayanan KB.

"Menuju PALI bebas TB paru kita mengambil tema Saatnya PALI bebas TBC mulai dari saya," pungkasnya.(Adv)
Share:

Peringati Hari TBC Sedunia, Bupati PALI: Jangan Malu Untuk Berobat

PALI--Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM ajak seluruh masyarakat Bumi Serepat Serasan untuk buang rasa malu apabila ada yang terdeteksi mengidap penyakit TB paru, karena penyakit tersebut sangat menular. 

Ajakan itu disampaikan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan dihadapan ribuan masyarakat Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara dalam acara Peringatan Hari TBC Sedunia, Rabu (27/3) di lapangan desa tersebut. 

"Obati secepatnya, silahkan datang ke Puskesmas terdekat untuk diperiksa, lalu kalau minum obat jangan putus harus rutin selama enam bulan berturut turut. Jangan dibiarkan kalau kita atau ada anggota keluarga kita terkena TB paru. Sebab kalau dibiarkan, sama saja kita bunuh diri," kata Bupati. 

Pada kesempatan itu juga, Bupati memuji kinerja TP.PKK PALI yang telah membantu pemerintah dalam menunjang program-programnya. Seperti meluncurkan program Stop Meseng  Sembarangan (SMS) dengan membangun jamban sehat disetiap rumah warga yang belum memiliki jamban. 

"Meseng atau buang air besar sembarangan tentu memicu berbagai macam penyakit. Dengan adanya program SMS, alhamdulillah PALI bebas dari hal itu," ujarnya. 

Untuk pembangunan PALI saat ini, Bupati akui masih banyak yang harus dilakukan, karena bukan hanya infrastruktur jalan, tetapi kesehatan, pendidikan dan ekonomi masyarakat juga harus lebih baik. 

"Selama ini memang telah banyak yang berhasil dibangun. Tetapi keberhasilan ini adalah berkat kerja sama dan dukungan semua masyarakat, kalau saya sendiri bekerja pastinya tidak akan bisa,"

Bupati juga menghimbau agar seluruh masyarakat PALI agar tetap menjaga perdamaian jelang pesta demokrasi yang sebentar lagi bakal digelar. 

"Jangan ribut karena perbedaan. Jaga perdamaian, dan tetap bersatu dalam mensukseskan Pemilu 17 April mendatang," ajaknya. 

Ditempat sama, Istri Bupati PALI, Ir Hj Sri Kustina mengemukakan bahwa pada peringatan Hari TBC Sedunia TP.PKK PALI sangat ingin membantu kegiatan pemerintah menuju PALI bebas TB paru, karena PKK adalah mitra pemerintah. 

"Diketahui ada 465 warga PALI menderita TB Paru, hal ini harus diperhatikan karena kalau dibiarkan akan terus menular. Untuk itu, TP.PKK melalui program Pokja 4, membantu pemerintah dengan memberikan makanan tambahan terhadap penderita TB paru setiap hari selama enam bulan dengan tujuan memberikan asupan gizinya," urai Istri Bupati. 

Hj Sri Kustina juga menjelaskan bahwa dalam menuju PALI bebas TB paru, TP.PKK terus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat agar secepatnya mendatangi puskesmas terdekat apabila ada yang menderita TB paru. 

"Disamping itu, pada prioritas TP.PKK tahun 2019 ini ada pemeriksaan kanker serviks, kanker payudara dan tes Iva. Dan alhamdulillah, PALI mendapat rangking satu provinsi Sumatera Selatan untuk angka yang telah diperiksa kanker serviks dan Iva tes," jelasnya.

Ditempat sama, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI Lydwirawan menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari TBC Sedunia, Pemkab PALI juga meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC), Rabu (27/3) di lapangan Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara.

Dijelaskan Lydwirawan bahwa UHC adalah suatu konsep reformasi pelayanan kesehatan yang mencakup beberapa aspek antara lain, Aksesibilitas dan equitas pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan komprehensif yang meliputi pelayanan preventif, promotif, curatif sampai rehabilitatif dan mengurangi keterbatasan finansial dalam mendapatkan pelayanan kesehatan bagi setiap penduduk.

"Terdapat tiga dimensi pada UHC, yaitu, penerima manfaat pelayanan kesehatan-seluruh penduduk. Ketersediaan pelayanan esensial yang merata dan aksesibel, dan cakupan perlindungan kesehatan-mulai dari pelayanan sederhana sampai pelayanan berbiaya mahal yang mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif," jelas Lydwirawan. 

Ada beberapa acara lainnya dalam memperingati Hari TBC Sedunia dan launching UHC, yakni peresmian IGD Puskesmas Tempirai, pembagian kartu UHC, pemberian makanan tambahan untuk penderita TB paru serta joget komando dan sunat massal juga pelayanan KB.

"Menuju PALI bebas TB paru kita mengambil tema Saatnya PALI bebas TBC mulai dari saya," pungkasnya.(SN) 
Share:

E-procurement, efisiensi, efektifitas dan transparansi dalam pengadaan barang/jasa

MUARA ENIM--Berhasilnya formulasi kebijakan pemerintah di daerah akan menjamin kondisi pembangunan daerah yang berkelanjutan, dan tercapainya hasil maksimal terhadap apa yang telah direncanakan.

Dengan diberlakukannya peraturan baru tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, yaitu peraturan presiden nomor 16 tahun 2018 yang berlaku sejak 1 juli 2018 tahun lalu, Pemkab Muara Enim melaksnaakan sosialisasi aplikasi SPSE 4.3 seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang dalam pelakasanaa lelang barang/jasa.

Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah dalam sambutanya mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini telah berdampak pada perubahan-perubahan mendasar yang membawa bangsa indonesia menuju paradigma baru memasuki era teknologi informasi dan komunikasi.

“Pengembangan aplikasi di bidang pengadaan barang/jasa pun tak luput dari perhatian pemerintah dengan menerapkan aplikasi layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik (lpse),” ujarnya saat menghadiri Sosialisasi Penggunaaan Aplikasi SPSE 4.3 di Ruang Rapat Gedung Bappeda, Rabu (27).

Wabup juga mengatakan, pengadaan barang/jasa pemerintah merupakan salah satu aktifitas yang sering mendapat sorotan. Dalam beberapa tahun terakhir, permasalahan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah mulai berkurang sejak adanya sistem pengadaan secara elektronik. 

“Berkenaan dengan hal tersebut, lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (lkpp) terus melakukan pengembangan aplikasi untuk memenuhi tuntutan perubahan perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan terkini dalam percepatan pengadaan barang dan jasa,” tambahnya.

Melalui sosialisasi ini, Wabup menambahkan, penting kiranya kita perhatikan dan memahami secara cermat materi yang akan disampaikan oleh nara sumber dari lkpp sehingga para peserta dapat segera menyesuaikan perubahan dan dinamika terkait dengan kebijakan dan implementasi percepatan pengadaan barang/jasa pemerintah.

“Sosialisasi ini merupakan upaya pemerintah kabupaten muara enim untuk memberikan pemahaman kepada pengguna aplikasi yaitu ppk, panitia pengadaan, pejabat pengadaan dan penyedia barang/jasa agar dapat menggunakan aplikasi pada proses pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik sesuai dengan standar operating procedure dan standar pelayanan, untuk mendukung terwujudnya pengadaan barang/jasa yang bersih, profesional dan kredibel di kabupaten muara enim,” ujarnya.

“Pentingnya peran pengadaan barang dan jasa pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, khususnya peningkatan pelayanan publik serta pengembangan perekonomian nasional dan daerah telah membawa suasana baru pada sistem pengadaan secara elektronik (spse),”tamba Wabup lagi.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka ppk, panitia pengadaan, pejabat pengadaan dan penyedia barang/jasa perlu perlu untuk dibekali pengetahuan dan keterampilan yang berbasis teknologi informasi ini agar dalam penggunaannya nanti mampu menerapkan prinsip-prinsip e-procurement yaitu efisiensi, efektifitas, akuntabilitas, keadilan dan transparansi dalam hal pengadaan barang/jasa.

Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh perwakilan OPD di lingkup Pemkab Muara Enim. Sementara narasumber sosialisasi berasal dari Direktorat Pengembangan SPSE, Mohammad Harindra Kusuma dan Dari Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Muara Enim.
Share:

Cemburu Buta hingga Aniaya Pasangan, Pria Mabes ini Digulung Polisi

PRABUMULIH- Tim Opsnal Polsek Prabumulih pimpinan iptu Faizal Kamil, S.H pada hari Senin (25/3/2019) sekira pukul 21.00 WIB berhasil melakukan ungkap kasus penganiayaan sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LP/B/30/VIII/2018 /Sumsel/Pbm/Sek Cambai tanggal 22 Agustus 2018.

Pelaku yang belakangan diketahui bernama A Gusti Kompiah (25 tahun ) yang tinggal di jalan Trisukses Kelurahan Mangga Besar (Mabes) Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih diamankan karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap korban Desi Yulianti.

Kejadian penganiayaan tersebut sendiri terjadi pada saat korban berada di warung Santi tepatnya di bawah tower kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih pada bulan Agustus tahun 2018 yang lalu.

Dari hasil intrograsi kepada pelaku, penganiayaan tersebut tersebut terjadi karena pelaku cemburu karena melihat korban bermesraan dengan laki-laki inisial JF di depan kontrakan milik korban, kemudian pelaku memukul leher belakang sdr JF dan JF melarikan diri, kemudian pelaku memukul pipi korban Desi sehingga korban terjatuh kemudian pelaku menjambak rambut korban dan menyeret korban lebih kurang 10 meter namun korban berhasil meloloskan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cambai Kota Prabumulih.

Penangkapan pelaku sendiri terjadi bermula saat Tim Opsnal Polsek Cambai mendapat informasi keberadaan pelaku di belakang rumah makan pelatian Kecamatan Cambai kota Prabumulih, kemudian Tim Opsnal Polsek Cambai langsung menuju ke lokasi yang dimaksud dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan, selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Cambai untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K melalui Kapolsek Cambai Iptu Faizal Kamil, S.H saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut, saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Cambai guna proses penyidikan lebih lanjut. (Ril/bio)
Share:

Turunya Harga Karet Berdampak Meningkatnya Kemiskinan

MUARA ENIM--Turunya harga karet saat ini, maka berdampak padak semakin meningkatnya masyarakat miskin di Sumsel. Soalnya  di Sumsel mayotitas petani karet dan tidak ada tanaman komoditas lain selain karet, hal ini dikatakan Sekretaris Bappeda Provinsi Sumsel, Ir Hendrian MT.
              “Dengan turunnya harga karet, maka kemiskinan meningkat. Kemudian berdampak juga rendahnya daya beli,” jelas Hendrian, pada acara Musrenbang Muara Enim di ballroom hotel Grand Zuri, Selasa (26/3).
                Menurutnya, Pemprov Sumsel,  saat ini sudah memunculkan untuk mempetakan potensi unggulan dan kondisi kemiskinan di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel.
             Saat ini, lanjutnya, alokasi anggaran untuk pengentasan kemiskinan sudah cukup banyak baik bersumber dari APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten/kota. Sehingga, bagaimana penggunaan anggaran tersebut agar tepat lokasi dan tepat sasaran.
                “Yang kita inginkan sekarang bagaimana anggaran yang ada tetapat sasaran,” jelasnya. Dia juga mengungkapkan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Muara Enim paling banyak di Kecamatan Sungai Rotan.
                  Sementara itu, Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, pada acara Musrenbang tersebut mengatakan, penduduk miskin Kabupaten Muara Enim sesuai data BPS tahun 2015 tercatat 14,54 persen dan pada tahun 2018 menurun menjadi 12.56 persen.
                 Wabup juga menjelaskan tingkat pengangguran terbuka tahun 2017 sebesar 3,31 persen dan tingkat ketimpangan  (giri ratio) 0.38 persen.
               Kemudian realisasi  capaian kinerja keuangan Kabupaten Muara Enim  tahun 2018 sebesar 85,96 persen, dengan realisasi capaian kinerja  output sebesar 96,16 persen dari 443 program dan 2.470 kegiatan.
             Dijelaskannya juga pertumbuhan perekonomian Kabupaten Muara Enim tahun 2017 sebesar 8,72 persen diatas pertumbuhan ekonomi provinsi dan nasional yakni 5.51 persen dan 5,07 persen.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts