Pengendara Keluhkan Rusaknya Jalan Lintas Sumatera

MUARA ENIM-- Sejumlah warga mengeluhkan beberapa ruas jalan yang ada di kawasan lintas Sumatera tepatnya jalan Muara Enim-Prabumulih yang sebagiaan badan jalan banyak yang berlubang.

Dari pantauan dilapangan, terdapat beberapa titik jalan yang berlubang sepanjang jalan Muara Enim-Prabumulih, salah satunya yang mengalami rusak parah adalah sambungan antara badan jalan dengab jembatan yang ada di desa Perjito kecamatan Gunung Megang.

Salahbsatu pengendara yang juga merupakan Kepala desa Perjito, kecamatan Gunung Megang Adi Rohman mengatakan lubang yang teedaapat dijembatan desa Perjito itu sudah cukup lama rusak parah dan sampai saat ini masih belum ada perbaikan dari Badan Balai Jalan Besar Sumatera Selatan.

"Sudah banyak menelan korban akibat jalan itu, apa lagi lubang yang mengangah itu terdapat besi behel yang timbul, jadi sangat membahayakan para pengendara yang melintas terutama di malam hari karena lokasi jembatan itu penerangannya sangat kurang," terangnya.

Senada dengan Adi, Rohman (27) mengatakan dengan rusaknya jalan itu banyak sekali menyebabkan korban terutama para pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi itu.

"Ya benar jalan ini sudah cukup lama rusaknya tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Akibat jalan ini banyak warga terutama pengedara motor terjebak dan mengalami kecelakaan disini," ungkapnya.

Sementara itu Kepala BAPPEDA Muara Enim Ramlan Suryadi menerangkan bahwa pihaknya telah melaporkan itu ke pihak Badan Balai Jalan Besar Sumsel.

"Kita sudah laporkan ke BBJB Sumsel dan sampai saat ini kita masih menunggu jawabannya," pungkas Ramlan.
Share:

Oknum Polisi ini Terbukti Bersalah Jadi Bandar Narkoba

Foto : Ilustrasi
BATURAJA - Oknum polisi non aktif Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika akhirnya divonis 12 tahun penjara oleh mejelis Hakim Pengadilan Negeri Baturaja, pada Kamis (25/4) sore.

Dalam sidang yang dijaga ketat puluhan polisi dan kawalan Provos Polres OKU itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Baturaja yang diketuai Dedi Irawan SH MH membacakan putusan terhadap terdakwa oknum polisi berpangkat Aiptu Budi Risfayanda yang terlibat penyalahgunaan Narkoba dengan putusan 12 tahun penjara denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Putusan hakim lebih rendah dari tuntuan jaksa sebelumnya. Jaksa sebelumnya menuntut 17 tahun dengan denda Rp1.5 miliar subsider 6 bulan.

Dalam persidangan terbukti terdakwa melanggar Pasal 114 ayat 2 Junto pasal 132 uu RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam pertimbangan majelis hakim hal hal yang memberatkan terdakwa seorang anggota kepolisian yang semestinya turut memberantas narkoba.

 - Oknum polisi non aktif Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika akhirnya divonis 12 tahun penjara oleh mejelis Hakim Pengadilan Negeri Baturaja, pada Kamis (25/4) sore.

Dalam sidang yang dijaga ketat puluhan polisi dan kawalan Provos Polres OKU itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Baturaja yang diketuai Dedi Irawan SH MH membacakan putusan terhadap terdakwa oknum polisi berpangkat Aiptu Budi Risfayanda yang terlibat penyalahgunaan Narkoba dengan putusan 12 tahun penjara denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Putusan hakim lebih rendah dari tuntuan jaksa sebelumnya. Jaksa sebelumnya menuntut 17 tahun dengan denda Rp1.5 miliar subsider 6 bulan.

Dalam persidangan terbukti terdakwa melanggar Pasal 114 ayat 2 Junto pasal 132 uu RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam pertimbangan majelis hakim hal hal yang memberatkan terdakwa seorang anggota kepolisian yang semestinya turut memberantas narkoba.

Sedangkan yang meringankan selama persidangan terdakwa berlaku sopan dan belum pernah menjalani hukuman.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dekrit Dirgasaputra SH, menyatakan masih menimbang atas putusan hakim untuk melakukan banding pihaknya akan memanfaatkan waktu 7 hari ke depan. “Kita akan pikir-pikir dulu, kita manfaatkan waktu yang ada," ucapnya

Diketahui oknum anggota polisi di Ogan Komering Ulu (OKU) ini ditangkap beberapa bulan yang lalu oleh Jajaran Satres Narkoba Polres OKU dengan barang bukti narkoba jenis extasi sebanyak 260 butir dan shabu-shabu. (sn)
Share:

Capaian Meningkat, Laba Bukit Asam Meningkat 12%


MUARAENIM - Prestasi luar biasa ditorehkan oleh PT Bukit Asam Tbk dengan catatan kenaikan laba beraih sebesar 12% sepanjang tahun 2018 kemarin. Hal ini menjadi catatan luar biasa dan akan menjadi motivasi lebih baik lagi bagi BUMN yang bergerak dibidang pertambangan ini.

Direktur Utama PT Bukit Asam Arviyan Arivin mengatakan,
perkembangan yang baik ini terlihat dari pencapaian laba bersih Bukit asam yang menembus angka 5,02 triliun Rupiah atau naik 12% dari laba bersih tahun 2017 yang sebesar 4,48 triliun Rupiah.

“Pencapaian ini merupakan laba bersih tertinggi yang berhasil diraih perseroan sejak beroperasi. Kenaikan pendapatan usaha penjualan ekspor serta efisiensi berkelanjutan yang dilakukan perseroan, menjadi faktor utama dari perolehan laba bersih sepanjang 2018 ini,” terang Arviyan usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di hotel Borobudur, Kamis (25/4).

Sementara itu, lanjut Arvian, pada 2018, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan usaha sebesar 9% menjadi 21,17 triliun Rupiah yang terdiri dari penjualan Batu Bara domestik sebesar 49%, penjualan Batu Bara ekspor sebesar 48% dan aktivitas usaha lain seperti penjualan listrik kriket minyak sawit mentah jasa kesehatan rumah sakit dan jasa sewa sebesar 3%. Kenaikan pendapatan usaha ini ditopang oleh pendekatan pendapatan penjualan Batu Bara ekspor yang signifikan sebesar 2,44 triliun Rupiah

“Volume penjualan Batu Bara pada tahun 2018 mencapai 24,69 ton atau mengalami kenaikan 4% dari tahun 2017. Pencapaian volume penjualan ini memiliki komposisi 56% untuk pasar domestik dan empat belum 4% untuk pasar ekspor. Kenaikan volume penjualan ini didukung dengan kenaikan volume produksi Batu Bara sepanjang 2018,” tambah Arviyan.

Sementara itu, lanjutnya lagi, pada tahun 2019, perseroan menargetkan penjualan Batu Bara menjadi sebesar 28,38 ton yang terdiri dari 13,67 ton penjualan domestik dan 14,71 penjualan ekspor. Target penjualan 2019 ini meningkat 15% dari realisasi penjualan Batu Bara pada 2018.

“Peningkatan target penjualan ini ditopang oleh rencana penjualan ekspor untuk batubara medium to High calorie ke premium market sebesar 3,8 juta ton,” ujarnya.

Selain itu, Arviyan menambahkan, untuk mendukung target penjualan, perseroan juga menargetkan produksi Batu Bara sebesar 27,26 Juta ton atau naik 3% dari realisasi produksi tahun 2018 sebesar 26,36 juta ton dengan komposisi tanjung Enim menuju Tarahan sebesar 21 juta ton Dan tanjung Enim menuju Kertapati sebesar 4,3 juta ton.

“Secara total taraangkutan batubara dari lokasi tambang sebesar 23,11 ton, masing masing 19,40 juta ton ke pelabuhan Tarahan Lampung dan 3,70 ton ke Dermaga Kertapati jumlah angkutan batubara ini meningkat 13% dari target tahun 2017.

PT Bukit asam Tbk menggelar rapat umum pemegang saham tahunan untuk tahun buku 2018 pada Kamis 20 April pada RUPST tahun buku 2018 perseroan membagi kan Deviden sebesar 3,76 triliun Rupiah.

Jumlah dividen tunai yang dibagikan merupakan merupakan 75% dari total laba bersih perusahaan tahun 2018 sebesar 5,02 triliun Rupiah. Selain itu dalam hasil RUPST terdapat perubahan nomenklatur jabatan dalam perseroan di mana perubahan nomenklatur ini dilakukan dalam rangka penyelarasan dan efektifitas koordinasi di internal holding industri pertambangan perubahan nomenklatur jabatan yang ada yaitu perubahan nama jabatan direktur operasi produksi menjadi direktur operasi dan produksi serta direktur sdm dan umum menjadi direktur sumber daya manusia (sn)
Share:

Polsek Lawang Kidul berhasil Ringkus Tiga Jambret HP


MUARA ENIM,---Petugas Reskrim Polsek Lawang Kidul, berhasil membekuk tiga pelaku pencurian Hand Phon (HP), milik Ridwan (20), warga Jalan Baturaja, Talang Gabung, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim pada Selasa (23/4) pukul 04.00 WIB.

Ketiga pelaku diketahui bernama diketahui bernama Regi Putra (15) warga Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Marta Jaya (16), warga Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul dan Hendra (14), warga Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim.

Ketiga pelaku ditangkap petugas Selasa (23/4) beberapa saat setelah kejadian. Kini ketiga pelaku telah diamankan di Mapolsek Lawang Kidul untuk menjalani pemeriksaan.

Ketiga pelaku mengambil HP korban di dalam rumahnya. Atas kejadian itu korban melaporkannya ke Polsek Lawang Kidul. Dengan gerak cepat, petugas berhasil membekuk ketiga pelaku.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta ketika dikonfirmasi, Kamis (25/4) membenarkan penangkapan tersebut. “Pelaku berikut barang buktinya telah diamankan petugas. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 363 KUHP,” jelasnya. (Sn)
Share:

Opening, Hyfresh Hadirkan 9000 Macam Varian Produk

PRABUMULIH - Kabar gembira bagi masyarakat Prabumulih dan sekitarnya, pasalnya pusat perbelanjaan Hyfresh yang berada di Citimall Prabumulih kini resmi beroperasi untuk umum, kamis (25/4).

Tak hanya itu, gerai Hyfresh pertama di Pulau Sumatera tersebut memiliki konsep terbaru dari PT Matahari Putra Prima, Tbk (mppa) yang menyasar pasar menengah bawah. Dengan luas toko hanya sekitar 1000 meter persegi.

"Hyfresh Prabumulih ini adalah gerai kelima yang kita buka. Sebelumnya sudah empat gerai yang kita buka sejak Januari 2019 lalu. Empat gerai lainnya itu diantaranya Hyfresh Sunset Bali, Hyfresh Meikarta, Hyfresh Yogjakarta dan Hyfresh Blitar," ujar Head Of Devloper Relation PT Matahari Putra Prima Tbk, Yanti Suwandi kemarin.

Dikatakannya, dengan telah dibukanya Hyfresh Prabumulih tersebut diharapkan dapat menghadirkan produk -produk yanh berkualitas kepada masyarakat Prabumulih serta dengan harga yang kompetitif.

"Sehingga diharapkan dapat membantu memudahkan masyarakat untuk mendapatkan barang-barang kebuuhan sehari-hari. Karena Hyfresh Supermarket ini menawarkan produk kebutuhan sehari-sehari yang cukup lengkap yang mencapai 9000 macam varian produk," terangnya seraya menyampaikan serta diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal asli dari kota Prabumulih.

"Bahkan saat ini lebih dari 50 persen karyawan prabumulih adalah penduduk kota Prabumulih," bebernya sembari mengatakan pihaknya juga mengundang supplier-supplier lokal yang ingin bekerja sama untuk menjual produk-produk mereka di Hyfresh.

Sementara itu, Director Head Of Operating Assets NWP Retail, Teges Prita Soraya menyebutkan, dirinya sangat mengapresiasi pihak PT MPPA yang akhirnya telah membuka gerai Hyfresh pertama di Prabumulih ataupun di pulau Sumatera ini. "Sejak dari pertama kita (Citimall, red) berdiri orang-orang banyak menanyakan mana nih  supermarketnya. Dan setelah satu tahun kita berdiri Hyfresh supermarket akhirnya resmi dibuka. Untuk itu kita berharap supermarket ini dapat membantu masyarakat Prabumulih dan sekitar dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari," terangnya saat itu.

Sementara, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM menambahkan, dengan hadirnya Hyfresh Supermarket ini tentunya kita bangga karena supermarket ini mempermudah masyarakat Prabumulih dalam memenuhi kebutuhan sehari-seharinya, tanpa harus pergi ke luar kota Prabumulih.

"Dan kita pun himbau masyarakat Prabumulih untuk datang ke Hyfresh ini karena kita harus berbangga dengan telah dibukanya supermarket ini. Sebab, selain mempermudah dalam mencari kebutuhan rumah tangga juga bisa meningkatkan perekonomian dan menyerap lapangan pekerjaan," tukasnya.(dew).
Share:

Usai Pemilu, Sejumlah Petugas KPPS PALI jatuh sakit

Foto : Ilustrasi sumber : Internet

PALI - Pemilihan Umum (Pemilu) memang telah usai, namun pesta demokrasi yang diselenggarakan serentak diseluruh negeri ini pada 17 April 2019 lalu menyisakan banyak cerita. Pasalnya, Pemilu yang cukup melelahkan ini banyak pejuang demokrasi bertumbangan bahkan ada puluhan anggota KPPS yang meninggal dunia.

Seperti di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), meski tidak menimbulkan korban meninggal dunia, tetapi ada sebagian anggota KPPS yang jatuh sakit pasca pemungutan suara berlangsung.

"Dari hari sebelumnya kami sudah bekerja mendirikan tenda, menyusun kursi dan meja di TPS. Dan subuh pada hari H, kami sudah mulai bekerja mempersiapkan pemungutan suara, sampai pada pukul 03.00 WIB dini hari, pekerjaan kami belum kunjung selesai, yang kemudian disambung lagibpada pagi harinya," terang Ashadi, ketua KPPS 08 Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi, Kamis (25/4), yang mengaku saat ini dirinya sudah dua kali berobat ke Puskesmas karena sakit.

Kelelahan tentu dialami semua anggota KPPS karena dikatakan Ashadi terlalu banyak pekerjaan yang menguras tenaga akibat Pemilu serentak dari Pilpres, Pileg dan DPD.

"Kalau Pemilu berikutnya seperti ini, aku kapok, biarlah orang lain yang bersedia jadi KPPS. Karena pekerjaan dan honor jauh tidak sebanding, ditambah tuduhan tidak netral selalu kami terima," katanya.

Sama halnya diutarakan Abu Umar, anggota KPPS asal Talang Ubi ini menyarankan agar Pemilu kedepan jangan dibuat serentak antara Pilpres, Pileg DPR-RI, DPRD Tk I,  DPRD Tk II dan DPD.

"Kami tidak sanggup kalau kedepan seperti ini, ataupun kalau harus seperti ini, kami sarankan agar jumlah TPS ditambah, dimana idealnya, satu TPS 100 DPT," sarannya.

Terpisah, Ketua KPUD PALI, Fikry Ardiansyah menyarankan terhadap anggota KPPS, PPS dan PPK maupun KPU apabila mengeluh sakit, untuk segara mendatangi Puskesmas terdekat atau ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

"Kami apresiasi kinerja kawan-kawan pejuang demokrasi yang tanpa lelah menghantarkan proses Pemilu tahun 2019 ini di PALI berjalan sukses. Namun, usai Pemilu, kita ketahui banyak menguras energi kawan-kawan, dimana kalau merasa sakit silahkan ke Puskesmas atau RSUD," ujar Fikry.

Karena belum lama ini dijelaskan ada edaran dari Kementerian Kesehatan terhadap puskesmas dan  rumah sakit agar membuka layanan kesehatan khusus diperuntukkan bagi anggota penyelenggara Pemilu dari KPPS, PPS, PPK sampai KPU yang mengalami kendala kesehatan pasca Pemilu.

"Untuk biaya berobat bagi yang belum  memiliki kartu BPJS, kita akan urus. Tetapi apabila ada yang meninggal, saat ini menteri keuangan tengah membahas untuk pemberian santunan bagi pejuang demokrasi yang meninggal dunia," terangnya (sn)
Share:

Yani Puas, Partisipasi Pemilu Muara Enim diatas 80 Persen


MUARA ENIM - Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani mengapresiasi pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Muara Enim, 17 April lalu. 

Menurut orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang pesta demokrasi 2019 secara keseluruhan berjalan aman dan lancar tanpa adanya suatu kendala yang berarti.

"Alhamdulillah, hasilnya memuaskan. Semua sudah berjalan

aman dan lancar, Tingkat partisipasi masyarakat juga terbilang cukup memuaskan,"kata Yani, saat memimpin rapat Koordinasi dan Sinkroniasi Pelaksanaan Tugas Perangkat Daerah, Selasa (23/4).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Muara Enim Ir. H. Ahmad Yani, MM dan  Wakil Bupati Muara Enim H. Juarsah,

SH didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Amrullah Jamaluddin, SE dan Asisten Administrasi Umum Dr. Ir. H. Abdul Nadjib, MM dan diikuti oleh Seluruh Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Dalam arahannya, Bupati Muara Enim menyampaikan, situasi ketentraman dan ketertiban masyarakat pada saat dan pasca

Pemilu secara umum sampai dengan saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif. Serta tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 ini baik Pilpres, DPR-RI. DPD-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten rata-rata seluruhnya adalah sebesar 83,652%.

"Artinya ini sudah melebihi target nasional 80%,"imbuhnya

Bupati menambahkan, dengan telah berjalan suksesnya pesta demokrasi maka saatnya kembali fokus terhadap program-

program daerah.  Terkait Pelaksanaan Colorful Muara Enim Festival 2019, Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka

untuk meningkatkan pengembangan dan Promosi Potensi Kabupaten Muara Enim terutama untuk lebih menarik minat para wisatawan berkunjung ke Kabupaten Muara Enim.

"Dengan begitu Perekonomian kita akan dapat bergerak

sesuai dengan Visi dan Misi Bupati Muara Enim. Alhamdullilah sampai saat ini,  Kita telah sukses menyelenggarakan 4 (empat) Festival yang artinya masih terdapat 21 Festival lagi kedepan,"ungkapnya. (Sn)
Share:

41.150 Hektar Lahan Terbakar?, MHP Siaga Api


MUARA ENIM,---Kepala Dinas Kehutanan Sumsel, Pandji Tjahjanto S Hut Msi, meminta seluruh perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) dan perkebunan yang ada di Sumsel untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan memasuki musim kemarau tahun 2019 ini. Soalnya pada tahun 2018 lalu masih terjadi kebakaran hutan kebun dan lahan seluas 41.150 hektar di Sumatera Selatan.

               Penegasan itu disampaikannya saat memimpin apel siaga api  pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang dilaksanakan manajemen perusahaan HTI PT Musi Hutan Persada (MHP),  berlangsung di blok Sodong Desa Subanjeriji, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim, Rabu (24/4).

             Acara yang setiap memasuki musim kemarau dilaksanakan PT MHP ini, dihadiri Direktur Utama PT MHP, Takuya Kuwahara, Direktur Perlindunan Hutan dan Sosial, M Aminullah, Direktur Produksi, Kawakami, Direktur Human Risort, Bambang Hendro Tjahyoko.

              Acara itu dihadiri juga Kabag Ops Polres Muara Enim, Kompol Irwan Andeta, Dandim 0404 Muara Enim, Kepala Dinas Kebakaran Muara Enim, Yulius serta sejumlah pejabat lainnya.

           Menurutnya, apel siaga pengendalian  kebakaran hutan dan lahan yang dilaksanakan manajemen PT MHP, sebagai bentuk komitmen PT MHP untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan memasuki musim kemarau sesuai penjelasan BMKG diperkirakan pada bulan Juni mendatang. 

         Dijelaskannya, upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan  di Sumsel semakin ditingkatkan oleh semua pihak melalui berbagai strategi dan pendekatan yang lebih efektif.

            “Kita ketahui bahwa Sumsel termasuk salah satu provinsi di Indonesia kerawanan kebakaran hutan, kebun dan lahan tinggi. Hal itu dapat dilihat  bencana kebakaran hutan  dan lahan beserta  asapnya  yang besar  di tahun 2015 tercatat mencapai 736,563 hektar,” jelasnya.

           Namun lanjutnya, pada tahun berikutnya yakni tahun 2016 kebakaran hutan, kebun dan lahan mulai menurun  hanya 978 hektar,  tahun 2017  seluas 9.285 hektar dan tahun 2018 menjadi  41.150 hektar. Berarti terjadi penurunan siknifikan.

            Begitu juga terhadap jumlah titik panas (hostpot)  juga terjadi penurunan dari 27.043 titik di tahun 2015 menjadi 1.214 titik di tahun 2017 dan tahun 2018 berjumlah 2.840 titik.

            Menurutnya,  terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Sumsel masih menjadi tinggi dengan adanya gambut yang cukup luas mencapai 1,41 juta hektar atau sekitar seper lima dari luas wilayah Sumsel tersebar di wilayah OKI hingga perbatasan Muba dan Jambi, Muara Enim, OI, Banyuasin dan Rawas Utara.

             “Hingga pertengahan April  tahun 2019 sudah mulai terdeteksi  adanya hostpot berjumlah 46 titik,” jelasnya.

             Sementara itu, kepada media, dia mengatakan, bahwa PT MHP memang yang selama ini sangat peduli melakukan penvegahan kebakaran hutan lewat  apel siaga. “MHP Yang pertama melakukan apel siaga pencegahan kebakaran hutan untuk perusahaan kehutanan, perusahaan perkebunan yang lain segera melakukan tapi belum terjadwal, seperti  Kabupaten Banyuasin juga siaga, ini untuk kesiapan kita melakukan pencegahan,” jelasnya.

             Menurutnya, target zero asap merupakan target  semua, agar tidak terjadi kebakaran hutan dan asap. Dia mengaku penyebab kebakaran hampir 95 persen akibat ulah manusia. Untuk itu intinya pencegahan lebih baik dari pemadaman, karena  biayanya lebih muarah. Untuk itu dia mengajak semua lapisan masyarakat  mencegah kebakaran hutan.

             Dia juga meminta perusahaan perkebunan dalam melakukan pencegahan kebakaran hutan agar memenuhi standar yang ditentukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH).

             Ketika ditanya apa sanksinya bagi perusahaan yang tidak melakukan kesiapan kebakaran hutan?. Dijawabnya  bahwa Pemprov Sumsel sudah punya audit dan  setiap tahunnya dinilai. Sehingga bagi perusahaan yang mempunyai nilai jelek tentunya akan ada sanksinya.

              Sementara itu, Direktur Utama PT MHP, Takuya Kuwahara, Direktur Perlindunan Hutan dan Sosial, M Aminullah, menjelaskan montipasi pencegahan kebakaran hutan yang dilakukan perusahaan untuk melindungi aset hutan milik perusahaan yang sudah bagus. Pencegahan itu dilakukan bersama masyarakat sekitar. “Kita bersama masyarakat dan aparat kepolisian, Pemda untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan  menjaga aset yang sudah ada ini,” jelasnya.

              Menurutnya, PT MHP, setiap tahunnya punya agenda dari bulan Maret sampai Oktober melakukan siaga api mencegah kebakaran hutan dan lahan. Dia juga  menghimbau masyakarat untuk menjaga kebakaran hutan. Dalam menjaga mencegah kebakaran hutan, pihaknya mengrekrut masyarakat sekitar untuk menjaga kebakaran hutan secara bersama sama.(sn)
Share:

Terima Berita Tidak Jelas, Hapus Saja Karena Picu Perpecahan

PALI--Banyaknya berita hoaks terkait Pemilu pasca pesta demokrasi 17 April lalu yang tersebar melalui berbagai macam media sosial, dibahas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (Timdu), pada rapat koordinasi Timdu kemarin, Selasa (23/4) di aula kantor Bupati PALI yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 

Berita bohong atau hoaks agar secepatnya diantisipasi dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa percaya dengan setiap berita bohong akan memicu perpecahan.

"Berita bohong atau hoaks yang beredar bebas di media sosial dan disebar secara berantai di group-group whatsApp harus kita tangkal. Timdu harus cepat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait berita-berita bohong yang dapat memecah belah kesatuan bangsa. Sebab apabila dibiarkan dan membuat masyarakat awam percaya terhadap berita hoaks itu, maka bisa memicu people power," ungkap Yunitha Arifin, Kepala Kejaksaan Negeri PALI.

Mewaspadai banyaknya berita hoaks juga disampaikan Danki Brimob PALI, Iptu Adi Cahyadi. Dia menghimbau agar setiap adanya berita hoaks yang masuk ke grup WA jangan disebarkan lagi, langsung hapus karena bisa memicu konflik.

"Telusuri kebenaran setiap berita yang kita terima, hapus saja langsung kalau berita itu isinya tidak jelas dan mengandung unsur mengadu domba. Jangan kita terlibat menyebarkan berita bohong dengan ikut menyebarkannya," himbau Danki Brimob.

Sementara itu, Bupati PALI melalui staf ahli Arya Darmawan menyampaikan bahwa warga PALI patut bersyukur karena proses Pemilu terlaksana dengan aman tanpa adanya gejolak.

"Ini berkat partisipasi seluruh elemen dan masyarakat. Tetapi kita tetap waspasa, melalui sinergitas antar lembaga, diharapkan situasi kondusif di PALI tetap terjaga," kata Staf ahli. (sn)
Share:

Lambat Diobati, Lansia Asal PALI Tewas Digigit Ular

foto. ilustrasi


PALI--Kejadian naas dialami Aas (60) warga Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Lansia tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (24/4) dinihari sekitar pukul 04.00 WIB di kediamannya lantaran digigit ular berbisa saat membersihkan rumput dikebun karet milik warga desa tersebut.

Dari keterangan Yulia, tetangga nenek Aas, bahwa korban digigit ular pada Minggu (21/4) lalu, tetapi saat kejadian hanya diobati melalui bidan desa setempat.

"Semakin hari bekas gigitan ulat dikaki sebelah kanan nenek Aas kian membengkak. Kemudian pada Selasa (23/4), keluarga nenek Aas membawanya ke orang pintar, tetapi tidak ada perubahan," terang Yulia.

Meninggalnya nenek Aas akibat digigit ular dibenarkan Mahmud, Kepala Dusun II desa tersebut. Menurutnya meninggalnya nenek Aas akibat terlambat penanganannya.

"Sempat dibawa ke pawang ular di Tanah Abang, namun kata pawang ular bahwa racun ular dibekas gigitannya telah masuk ke jantungnya," kata Kadus.

Dengan kejadian tersebut, Kades mengimbau agar warga waspada ketika bekerja dikebun.

"Pakai sepatu boot untuk melindungi kaki kita dari gigitan ular, dan apabila ada kejadian korban gigitan ular, segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat, jangan dibiarkan agar menghindari risiko kematian," saran Kadus. (SN) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts