SDM PKH Prabumulih Bersama CV SBB Gelar Bakti Sosial

PRABUMULIH, SININEWS.COM - SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Prabumulih bersama CV. SRIWIJAYA BERKAH BERSAMA menggelar kegiatan yang di kemas dengan Bakti Sosial (Baksos) terhadap anak yatim piatu, dhuafa dan tuna netra berlokasi di kelurahan Sukajadi (16/8)

Baksos yang dilaksanakan di Yayasan  Wahdini Indonesia tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati, membangun rasa cinta kasih serta memupuk kepedulian bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan untuk berbagi.

Menurut keterangan Rijal selaku koordinator pelaksana menyampaikan, kegiatan baksos kali ini merupakan agenda oleh SDM PKH Prabumulih yang telah dijadwalkan sebelum idul adha.

"Iya, turut hadir dalam giat dimaksud antara lain, Koordinator Kota (Korkot) Pendamping PKH , para Korcam seluruh pendamping PKH serta  Administrator Pangkalan Data (APD) PKH Prabumulih,Kabid linjamsos, ibu Yusnaini, lurah sukajadi Bapak Justanhar," kata Rijal.

Kordinator kecamatan (Korcam) Prabumulih Timur, Resa wirasetya menjelaskan, Kegiatan baksos kali ini dikhususkan kepada puluhan anak yang berada di panti wahdini  "Kali ini kita kunjungan ke wahdini, panti ini lokasi nya lumayan jauh dari jalan pusat kota, jadi mungkin masyarakat juga belum banyak tahu seperti beberapa panti lain yang lokasi nya lebih dekat dengan pusat kota.  Sehingga belum banyak yang mengetahui kalau panti wahdini butuh bantuan pembebasan lahan untuk memperluas pembangunannya dan pembangunan masjid. Untuk itu kami SDM PKH Prabumulih bersama CV SRIWIJAYA BERKAH BERSAMA akan berpartisipasi dalam bentuk dana sebesar Rp. 8.500.000,- dan bingkisan perlengkapan sekolah. sekaligus menghimbau masyarakat agar ikut berdonasi di yayasan wahdini

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Redi Elpison selaku Koordinator Kota (Korkot) PPKH memberikan Apresiasi yang luar biasa kepada keluarga besar PKH Prabumulih  atas partisipasi dan kepeduliannya, sehingga kegiatan baksos pemberian santunan dan paket sekolah kepada binaan yayasan wahdini tersebut dapat diselenggarakan dengan lancar.

"Selain dapat membangun kekompakan dan kebersamaan sesama pekerja sosial, saya berharap kegiatan baksos ini dapat meningkatkan rasa empati dan kepekaan sosial dari para pendamping sosial PKH, agar selalu termotivasi untuk menyisihkan rezekinya kepada mereka yang membutuhkan," terangnya Korkot PPKH itu menambahkan, melalui terselengaranya beberapa kegiatan SDM PKH Prabumulih, berikutnya dapat konsisten melaksanakan kegiatan sosial yang sama.

"Semoga amal ibadah dan keikhlasan seluruh SDM PKH Kota Prabumulih tercatat sebagai pahala dan memperoleh keberkahan," harap Redi

Sementara, salah satu pengurus yayasan Wahdini (Ustadz Juju Sukandi) mengucapkan terimakasih atas segala bantuan dan kepedulian SDM PKH Prabumulih

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan terhadap anak-anak binaan kami, seluruh dana wakaf dan pemberian paket sekolah sangat bermanfaat dan insyaAllah membantu program tahfidz di yayasan ini. semoga ALLAH S.W.T membalas amal ibadah maupun kedermawanan Bapak dan Ibu dari Pendamping PKH serta diganti dengan rizki yang lebih banyak dan berkah," pungkasnya. (Ril/Resa)
Share:

Tiga Pelaku Penodongan motor anak sekolah ditangkap, Kapolres : Pelaku tembak korban kepunggung

 Foto : Tiga pelaku begal motor diamakan tim buser Polsek RKT

PRABUMULIH, SININEWS.COM –  Tim Buser Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih berhasil menangkap tiga pelaku begal motor di Perbatasan Desa Kemang Tanduk dan Unit Sembilan beberapa waktu lalu, tiga dari empat pelaku penodongan sadis itu berhasil diamankan petugas kepolisian, rabu (14/8/19)

Ketiga Pelaku Idris Efendi (36) warga Desa Karang Bindu RKT, Jon Kenedi (38) warga Desa Pedataran Cambai dan Mahmud Yunus (38) warga Desa Karya Mulya RKT ditangkap setelah melakukan penodongan sepeda motor milik Grisfierdiel alias Edel (15) yang masih duduk dibangku sekolah menengah atas (SMA) warga Dusun 4 Desa Tanjung Raya Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim 

Korban Edel yang saat itu berboncengan dengan temannya Rafliansyah alias Gutin menggunakan sepeda motor menuju Tugu Nanas, saat itu korban beriringan dengan temannya Bayu, Yeki dan Andrean sekitar pukul 21.00 wib, sabtu (6/7/19) lalu

Setiba di lokasi kejadian rombongan korban diikuti dua orang yang mengendarai motor dengan mematikan lampu motor dengan tujuan tidak diketahui para korbannya, tak lama korban dipepet pelaku Nedi dengan mengacungkan senjata api rakitan kearah Edel

Karena merasa panik dan terancam korban Edel mencoba menepis pistol pelaku, sehingga pelaku melakukan penembakan yang mengenai Punggung Belakang sebelah kiri korban sebanyak satu lobang

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH didampingi Wakapolres Harris Brata di konferensi pers mengatakan jika saat ini ketiga pelaku telah berhasil diamankan dengan barang bukti berupa sepeda motor

“kita telah berhasil menangkap 3 pelaku begal motor yang dengan sadis menembak korbannya, dan mengamankan 3 unit sepeda motor dan senjata api rakitan yang digunakan saat beraksi” terang Kapolres 

Diketahui, ketiga pelaku telah beberapa kali melakukan aksi penodongan motor atau membegal ditengah jalan yang sepo dan mengincar pengendara anak-anak, dari data yang didapat sudah empat kali laporan polisi yang masuk ke Polres Prabumulih dengan kasus yang sama

Pelaku pencurian dengan kekerasan diancam dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penajara (sn)




Share:

Diduga Telur Dingin Beredar di PALI, Harga Miring Tapi

PALI, SININEWS.COM - Bagi warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) atau khususnya warga Pendopo Kecamatan Talang Ubi agar berhati-hati ketika berbelanja, jangan sampai gara-gara tergiur harga murah namun yang didapat kekecewaan.

Seperti pada Jumat (16/8), yang dialami Sri (45) ibu rumahtangga asal Talang Ubi yang merasa tertipu dengan adanya seorang penjual telur ayam menggunakan sepeda motor dengan harga murah.

"Aku tertarik ketika banyak pengunjung pasar membeli pada pedagang itu, pas ditanya harga telur itu hanya Rp 18 ribu/kg, sementara untuk harga normal di toko kisaran Rp 20 ribu/kg. Akhirnya aku pun ikut beli telur itu," ungkap Sri.

Namun apa yang didapat, ketika telur itu hendak dimasak Sri kaget lantaran telur tersebut kuning dan putih telur sudah menyatu.

"Baunya pun sudah lain dengan telur normal. Aku coba pecahkan lagi telur lain, tapi hasilnya sama, diduga telur ini telur dingin atau telur yang tidak menetas," tukasnya.

Hal sama diutarakan Dewi, warga lainnya yang membeli telur pada pedagang yang sama. "Penjual telur tidak memberitahukan kalau telur itu telur dingin. Untuk itu kami berharap pengelola pasar untuk menertibkan pedagang tersebut," harap dia.(sn) 
Share:

Lapas Muara Enim Ajukan 500 Nama WBP Terima Remisi

MUARA ENIM, SININEWS.COM  - Lembaga Pemasyarakatan Muara Enim usulkan 500 nama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mendaptkan remisi pada hari kemerdekaan nanti. Hal tersebut diungkapkan Kalapas Muara Enim, Hidayat AmdIP SH MM, Jumat (16/8).

"Lapas muara enim usulkan 569 WBP untuk menerima remisi di hari kemerdekaan RI, tapi berapa yang diberikan kami masih nunggu dari kemenkumham," ujarnya. 

Saat ini, remisi juga menjadi salah satu upaya dalam mengurangi overkapasitas di Lapas Muara Enim. "Saat ini isi 1.092 orang sementara kapasitasnya 486 orang, itu melebihi kapasitas, namun sejauh ini masih bisa dikendalikan," bebernya. 

Tentunya, pengajuan remisi tidak diajukan semata mata karena harus dilakukan sesuai dengan aturan yang ada contohnya sudah menjalani hukuman minimal enam bulan.  "Tentu harus berkelakuan baik dan tidak membuat ulah selama menjalani hukuman," terangnya. 

Berkaitan dengan hari kemerdekaan, Lapas Muara Enim juga melaksanakan beberapa kegiatan bersama dengan WBP. "Kami mukau sejak 6 agustus lalu, puncak perlombaan ada panjat pinang WBP dimana sudah kami siapkan dua pohon," tukasnya. 

Selain itu, kami juga memiliki beberapa peningkatan pelayanan baik untuk wbp maupun pengunjung. "Baru kami pasang tempat cas hape untuk pengunjung sembari menunggu panggilan kunjungan. Kami letakkan di ruang tunggu," pungkasnya.
Share:

Dana Pilkades di PALI Bakal Ditambah, Segini Besarannya

PALI,SININEWS.COM -  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyatakan untuk menjawab persoalan dana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang sempat menjadi kontroversi, Pemerintah Kabupaten PALI bakal menambah anggaran dana Pilkades dari semula Rp 25 juta/desa yang ikuti Pilkades.

Untuk penambahan dana Pilkades dari Pemkab, dikatakan A Gani Ahmad Kepala DPMD PALI bahwa untuk besarannya bervariasi seusai jumlah mata pilih.

"Untuk penambahan minimal Rp 50 juta maksimal sampai Rp 80 juta tergantung jumlah mata pilih yang dimiliki desa bersangkutan," kata A Gani, Jumat (16/8).

Namun demikian, diakui A Gani untuk penambahan anggaran masih menunggu APBD perubahan disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI, karena saat ini masih dalam pembahasan.

"Masih nunggu putusan dewan, namun kami berharap ajuan untuk penambahan dana Pilkades disetujui," tukasnya.

Diketahui bahwa pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang diikuti 36 desa sudah diambang mata, lantaran pelaksanaannya direncanakan digelar 29 Agustus 2019 mendatang.

Hampir seluruh desa yang bakal gelar Pilkades sudah laksanakan beberapa tahapannya, meski ada terselip permasalahan yang saat ini masih belum ada kepastiannya, yakni permasalahan dana Pilkades.

Dimana sebelumnya, dari DPRD PALI melarang untuk memungut biaya Pilkades dari para calon Kades karena dianggap Pungli. (sn)
Share:

Ditinggal Nyadap, Dua Rumah di Lubuk Tampui Hangus

PALI,SININEWS.COM - Dua rumah milik warga Desa Lubuk Tampui Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terbakar pada Jumat (16/8) sekitar pukul 08.00 WIB.

"Awal api berasal dari rumah Sadar, kemudian merembet ke rumah disampingnya," ungkap Ari, salah satu warga setempat.

Kejadian itu dibenarkan juga, Iptu Roni Hermawan Kapolsek Penukal Utara. "Saat ini api telah padam. Dua rumah hangus, tetapi tidak ada korban jiwa, lantaran saat kejadian, pemilik kedua rumah sudah berada di kebunnya masing-masing untuk menyadap karet," terang Kapolsek.

Terpisah, Ibrahim Cik Ading Plt Kepala Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran menyebut bahwa pihaknya telah mengirim armada Damkarnya.

"Anggota kita meluncur kelapangan, untuk kabar selanjutnya akan kita sampaikan lagi," katanya. (sn)
Share:

Mutasi Jabatan Tidak Atas Kepentingan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Komisi I DPRD Muara Enim, meminta bupati,  agar dalam melakukan promosi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Muara Enim dilakukan secara profesional, transparan  dan sesuai dengan disiplin ilmu  dan kemampuan ASN. Soalnya mutasi jabatan bertujuan untuk peningkatan karir ASN dan sekaligus penyegaran.

                   “Mutasi jabatan itu dilakukan sesuai dengan disiplin ilmu dan kemampuan ASN yang bersangkutan, dengan mempertimbangkan  peraturan dan tidak ada kepentingan seseorang atau intervensi  seseorang,” jelas juru bicara Komisi I DPRD Muara Enim, Liono Basuki.

                Sehingga, lanjutnya,  apa yang menjadi tujuan  analisa jabatan dalam memperbaiki kualitas ASN di lingkungan Pemkab Muara Enim dapat direalisasikan  sebagai wujud tuntutan kinerja kepada ASN.

                Dijelaskannya, tuntutan kualitas kinerja ASN  sudah barang tentu harus diikuti kebijakan yang memotifasi. Agar produktifitas ASN maksimal dan juga bagian dari kesejahteraan  ASN. 

               “Komisi I menyampaikan  perlunya kepala daerah  segera melakukan  evaluasi terhadap kebijakan tambahan penghasilan  dan tunjangan kinerja  yang terukur, professional, transparan dan rasional,” tegasnya.

                  Sehingga, lanjutnya, harapan kepada ASN lingkup  Pemkab Muara Enim dapat terealisasi.
Share:

Pemkab Muara Enim Siap Selaraskan Perencanaan Pembangunan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Dalam rangka koordinasi penyusunan RPJMN Tahun 2020-2024, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas menyelenggarakan serial konsultasi regional per pulau besar, bertujuan untuk menyelaraskan target agenda pembangunan Nasional dengan pembangunan daerah per pulau besar. Untuk itu, kota Medan menjadi lokasi penyelenggaraan konreg untuk pulau Sumatera yang diikuti oleh 10 (sepuluh) provinsi beserta kabupaten/kota. 

Dalam konreg pulau Sumatera 2019 ini dihadiri oleh para Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi, Kepala Bappeda Provinsi, Bupati/Walikota, serta Kepala Bappeda Kabupaten/Kota Se-Sumatera. Konreg Pulau Sumatera 2019 dilaksanakan pada tanggal 13-14 Agustus 2019.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H. dan Kepala Bappeda Kabupaten Muara Enim, H. Ramlan Suryadi, S.T., M.Si. didampingi Asisten Administrasi Umum, Dr. Abdul Nadjib hadir dalam Konreg Pulau Sumatera 2019 yang diselenggarakan di Hotel Adimulia, Medan. Hadir juga Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Ekowati Retnaningsih serta Bupati/Wabup/Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.

Konreg Pulau Sumatera dibuka oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Bambang Brodjonegoro. Dalam arahannya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas menyampaikan Isu-isu Strategis dan Agenda Pembangunan Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Ada 5 (lima) arahan dalam RPJMN 2020-2024, yaitu (1) Pembangunan Infrastruktur, dalam rangka membangun infrastruktur besar dengan kawasan-kawasan produksi rakyat seperti kawasan industri kecil, kawasan ekonomi khusus KEK, kawasan pariwisata, kawasan persawahan, kawasan perkebunan, dan tambak-tambak perikanan.

Kemuduan Pembangunan Sumberdaya Manusia, dalam rangka pembangunan sumberdaya manusia dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah, penurunan stunting-kematian ibu-kematian bayi, peningkatan kualitas pendidikan, vokasi, membangun lembaga manajemen talenta Indonesia, dan dukungan bagi diaspora bertalenta tinggi.

Selain itu, Mendorong Investasi, dalam rangka mengundang investasi seluas-luasnya untuk membuka lapangan pekerjaan, memangkas perizinan, pungli dan hambatan investasi lainnya, serta, Reformasi Birokrasi, dalam rangka reformasi struktural agar lem aga semakin sederhana/simple, semakin kincah, mindset berubah, kecepatan melayani, kecepatan memberikan izin, dan efisiensi lembaga.

Selain itu, Penggunaan APBN, dalam rangka menjamin penggunaan APBN yang fikus dan tepat sasaran, memastikan setiap rupiah dari APBN memilili manfaat ekonomi, memberikan manfaat untuk rakyat, meningkatkat kesejahteraan masyarakat.

Menyikapi arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Muara Enim turut mendorong pembangunan infrastruktur, yaitu terbangun dan terhubungnya jalan bebas hambatan (tol) Trans Sumatera serta konektivitas yang mendorong investasi di Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Selatan, kawasan industri, hilirisasi, serta konektivitas antara sumber input bahan baku, kawasan proses (industri), dan output pemasaran (bandara/pelabuhan).
Share:

Kelapa Sawit Ini Bawa Sukendi Masuk Bui

PALI,SININEWS.COM - Angan-angan bakal mendapatkan uang banyak karena kelapa sawit yang telah diambilnya dari kebun kelapa sawit milik PT Proteksindo Utama telah siap dijual dan tengah menunggu penadah, namun  rupanya tinggal harapan saja, lantaran belum sempat menerima uang hasil curian itu, Sukendi (35) warga Desa Suka Damai Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI keburu ditangkap tim Elang Reskrim Penukal Talang Ubi, pada Selasa malam (13/8).

Saat ini Sukendi yang telah jadi tersangka hanya meratapi perbuatannya dibalik jeruji besi Polsek Talang Ubi dan menghadapi jeratan hukum yang bakal diterimanya akibat aksinya itu.

"Baru dua kali pak aku curi sawit milik Proteksindo. Yang kedua kali ini sebanyak 1.150 kg namun belum sempat aku terima uangnya, sudah tertangkap," kata tersangka Sukendi.

Sementara dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi disampaikan Kanit Reskrim Ipda M Arafah bahwa penangkapan pelaku berdasarkan LP/B/192/VIII/2019/Sumsel/Res.Muara Enim/Sek.Talang Ubi, Tgl 13 Agustus 2019.

Dimana pelaku itu memberi upah terhadap temannya, Ion sebesar Rp. 135.000, untuk memanen buah sawit milik PT Proteksindo, adapun caranya enggunakan alat dodos.

Kemudian Ion mulai memanen sawit lalu dikumpulkan ditengah kebun, setelah selesai memanen sawit, Ion pergi sedangkan pelaku Sukendi menunggu seseorang yang akan membeli buah sawit tersebut.

"Berawal adanya telpon dari Humas perusahaan itu bahwa ada pelaku yang sedang mengangkut buah hasil curian, kemudian kita menuju TKP, dan bertemu PK (penjaga keamanan) lalu menuju areal tempat pelaku mencuri dan mengangkut buah sawit hasil curian itu," ungkap Arafah.

Saat sampai di TKP terlihatlah pelaku sedang menunggu pembeli didekat tumpukan buah sawit, karena sudah sore dan takut pelaku kabur lalu dilakukan penangkapan.

"Lalu kita lalukan penangkapan terhadap pelaku Sukendi dan berhasil mengamankan buah sawit hasil curian sebanyak 500 tandan, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Talang Ubi," tandas Arafah.(sn) 
Share:

Diserang Wereng Coklat, 30 Persen Tanaman Padi di PALI Mati

PALI,SININEWS.COM -  Petani padi di Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terancam tidak dapat menikmati jerih payahnya lantaran hama wereng coklat menyerang tanaman padi yang baru beberapa minggu ditanamnya.

Akibat serangan hama itu, tanaman padi petani banyak yang mati dan sebagian lagi layu menguning.

"Lebih 30 persen tanaman padi di Desa Pengabuan mati, dan baru tahun ini hama itu menyerang," ungkap Maulana, warga setempat kepada media ini, Kamis (15/8).

Diakui Maulana bahwa sudah ada pihak Dinas Pertanian dan dari Pertamina Adera meninjau langsung lokasi sawah yang terserang hama wereng.

"Pertamina baru meneliti dan mengambil sampel untuk mengetahui jenis penyakit dan obat apa untuk mengatasi hama tersebut. Sementara, untuk Dinas Pertanian PALI telah memberi racun, namun jumlahmya belum maksimal," tukasnya.

Sementara itu, Ahmad Jhoni, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI membenarkan bahwa pihaknya telah memberi obat penanggulangan hama wereng.

"Kita langsung melaksanakan penyemprotan obat tersebut agar memutus rantai hama tersebut supaya jangan menyebar. Obat penanggulangan hama wereng bukan hanya kita bagikan pada petani di Desa Pengabuan saja, melainkan juga kita sebar di Kecamatan Tanah Abang supaya daerah lain terhindar hama tersebut," terang Ahmad Jhoni.(sn) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts