-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Marsin Naik Pangkat Atas Pengabdian
Bupati Launching Aplikasi Silperlime
Puluhan Kades Datangi Kantor Dewan, Masalahnya ADD
Mereka (Kades) rupanya ingin mengadukan permasalahan terkait Alokasi Dana Desa (ADD) yang isunya dipangkas hampir 60 persen. Para Kades diterima langsung ketua DPRD PALI Drs H Soemarjono, wakil ketua DPRD Darmadi Suhaimi, ketua Komisi I, H Ubaidillah dan anggota Komisi I, H Asri AG.
"Barusan kami ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD), dan dari keterangan pihak DPMD, anggaran untuk ADD sebesar Rp 105 M tersisa hanya Rp 49 M, artinya hampir 60 persen ADD dipangkas," ungkap Amirudin, Kepala Desa Prambatan Kecamatan Abab.
Keluhan sama diutarakan Arka Nurawi, Kepala Desa Babat Kecamatan Penukal bahwa sampai memasuki triwulan ketiga ini, ADD belum kunjung dicairkan hanya baru 18 persen itupun baru untuk honor perangkat desa.
Sementara untuk bangunan fisik, menurut Arka anggarannya dipangkas habis sementara pembangunan fisik sudah ada yang berjalan.
"Kalau dipangkas, siapa yang akan mengganti biaya pembangunan fisik yang sudah dibangunkan dan operasional kami tidak ada sama sekali sementara pelaksanaannya sudah dilakukan. Jadi apabila ini memang dipangkas, kami tidak menerima dan kami bakal demo besar-besaran," tandas Arka.
Pada pertemuan itu, Ketua DPRD PALI H Soemarjono mengaku bahwa dewan tidak bisa menjawab sebab yang bisa menjawab adalah pihak DPMD.
"Sebagai penentu teknis adalah DPMD, jadi yang menjelaskan kenapa dan alasan ADD yang bersumber dari APBD PALI dipangkas adalah pihak DPMD, karena yang diajukan ke dewan bentuknya glondongan," jelas Ketua dewan PALI.
Tetapi dengan adanya keluhan Kades yang telah melaksanakan pembangunan fisik melalui ADD, ketua DPRD PALI menekankan agar DPMD mengcover anggaran yang telah dibangunkan.
"Itu harus di cover oleh DPMD. Dan para Kades harusnya menyampaikan surat ke kami secara resmi agar kami bisa meminta kepada pemerintah melalui DPMD agar bisa mengambil langkah untuk atasi permasalahan ini," sarannya.
Terpisah, Mardiansyah, Sekretaris DPMD PALI menjawab bahwa seyogyanya 10 persen dari dana perimbangan memang mendapat Rp 105 M, namun beberapa bulan lalu, DPMD menerima surat dari Bapenda bahwa dana perimbangan yang seharusnya disalurkan Rp 105 M menjadi Rp 49 M.
Kemudian diakui Mardiansyah datang lagi surat dari BPKAD yang menyebut anggaran untuk ADD tersisa Rp 31 M.
"Belum lama ini kami datangi BPKAD minta tambah menjadi Rp 49 M, karena kalau Rp 31 M untuk gaji perangkat saja tidak cukup, dan anggaran Rp 49 M itu sudah masuk pada APBD perubahan," jelas Mardiansyah. (sn)
Hanya Tampal Sulam dan Lelet, Warga Minta PU Provinsi Desak Pelaksana Kebut Pekerjaan Perbaikan Jalan PALI-Muba
Seperti dikeluhkan Hendra, salah satu petani karet yang setiap hari melalui jalan lintas tersebut. Dirinya mengaku bahwa perbaikan jalan tersebut memang tahap pengerjaan dengan tampal sulam, namun bekas kerukan ditengah jalan yang menjadi lubang seyogyanya langsung ditampal, malah dibiarkan berhari-hari.
"Ada yang sudah hampir satu bulan lubang yang dibuat pekerja dibiarkan. Ini tentu mengganggu dan mengintai keselamatan pengendara," kata Hendra, Senin (2/8).
Diutarakan juga Anto, warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi bahwa jalan rusak tersebut agar secepatnya diaspal kembali. Sebab menurut Anto, Pemprov Sumsel seolah tidak serius dalam memperbaiki jalan itu, karena selain perbaikan dilakukan tampal sulam, pekerjaannya juga sangat lamban.
"Kami berharap pihak PU Pemprov untuk meninjau kelapangan untuk menegur pelaksana agar mengebut pekerjaan," harapnya.
Terpisah, Drs H Soemarjono, Ketua DPRD PALI meminta pihak Pemprov Sumatera Selatan untuk secepatnya menyelesaikan perbaikan jalan lintas PALI-Muba.
"Mumpung masih musim kemarau, jadi kami minta baik dinas PU provinsi maupun pelaksana agar mempercepat pekerjaan perbaikan jalan. Karena sudah banyak keluhan masyarakat masuk ke kami," tandas Ketua DPRD PALI. (sn)
Peran penting Polwan dihari jadi Polisi Wanita Ke 71 tahun
Disnakertrans Kenalkan Bursa Tenaga Kerja, Bupati PALI Pesankan Ini
"Kita persiapkan diri sedini mungkin untuk membantu lembaga lembaga atau perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja supaya perusahaan yang ada di kita menggunakan pekerja di daerah sekitar," ujar Husman Gumanti, Senin (2/9) saat menyampaikan pesannya pada kegiatan program peningkatan kesempatan kerja melalui kegiatan penyebarluasan informasi bursa tenaga kerja siswa SMK dan SMA dalam memasuki dunia kerja yang digelar Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten PALI di SMKN 1 Penukal.
Mempunyai skil yang terampil, ditambahkan Husman Gunanti memberikan kuncinya, yakni dengan belajar, belajar dan belajar.
"Selain itu kita juga perlu menguasai Ilmu Informasi dan Teknologi. Sebab saat ini mencari kerja tidak lagi menenteng map yang berisi lamaran dengan mendatangi perusahaan-perusahaan, karena informasi atau bursa tenaga kerja ada digenggaman, bisa diakses melalui internet," tambahnya.
Asisten 2 juga mengimbau agar pelajar untuk menggapai cita-cita untuk jauhi tindakan atau perbuatan yang melanggar hukum seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
"Percuma cita-cita tinggi kalau kita jadi budak narkoba, lebih baik tingkatkan prestasi, berinovasi agar kita bisa mengharumkan keluarga, sekolah dan daerah kita," ajaknya.
Untuk menorehkan prestasi dan berinovasi, Asisten 2 menyarankan agar pelajar SMK dan SMA terus menimba ilmu.
"Kami mengajak seluruh pelajar yang lulus SMK dan SMA untuk meneruskan kembali jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi. Jangan pernah berpikiran cukup lulus SMA, namun teruskanlah ke jenjang yang lebih tinggi," tandasnya.
Sementara itu, Usmandani, Kepala Disnakertrans PALI menjelaskan kegiatan tersebut, diantaranya bertujuan memberikan jalan terhadap pelajar jelang kelulusannya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Ada 4 sekolah yang kita datangi dan berikan pengetahuan melalui program peningkatan kesempatan kerja melalui bursa tenaga kerja. Diharapkan dengan program ini, pelajar bisa mempersiapkan diri dengan membekali keterampilan atau skillnya," ujar Usmadani.
Terpisah, Ahmad Jon Areli Kepala SMKN 1 Penukal akui bahwa sekolahnya telah miliki BKK atau Bursa Khusus Kerja dimana BKK tersebut merupakan salah satu program pusat kapitalisasi SMK, dan di PALI baru di SMKN 1 yang ada BKK.
"Dalam BKK itu ada memberikan informasi dunia industri se-indonesia bahkan luar negeri, mendata ketersaluran output SMK yang menjadi tolak ukur sokolah itu berhasil atau tidaknya dan jalin kemitraan degan Disnaker dan Perusahaan juga membekali keterampilan pada pelajar. Dan dengan adanya program Disnakertrans selaras dan saling menunjang dengan BKK," urainya. (sn)
PT BAS Diduga Langgar Amdal
Kepergok, Pembobol Rumah Dibekuk
Jalan Rusak, Warga Minta PT Agro Jangan Hanya Menonton
Belum lagi banyaknya kayu yang terjatuh dari armada logging yang tentunya mengintai keselamatan pengendara terutama yang menggunakan sepeda motor.
"Kami berharap pihak MHP memperbaiki seluruh titik jalan yang rusak, mumpung saat ini masih musim kemarau. Sebab, saat ini saja, jalan yang dari pangkal Simpang Raja cor betonnya hancur, banyak pengendara mobil pribadi yang mengeluh sering tersangkut pecahan cor beton," ujar Herman, salah satu pengendara mobil asal Tanah Abang yang tengah melintas di jalan tersebut, Minggu (1/9).
Herman juga berharap, pihak PT Agro Langgeng juga ikut bertanggung jawab untuk bantu perbaikan jalan yang rusak di jalan Simpang Raja arah Sinar Dewa.
"Agro juga jangan hanya menonton, sebab perusahaan perkebunan kelapa sawit itu juga setiap hari kulu kilir mengangkut buah sawit," tandasnya.
Keluhan sama diutarakan Agus, pengendara sepeda motor asal Talang Ubi yang setiap hari lalu lalang di jalan tersebut. Dia meminta pihak MHP rutin membersihkan kayu yang kerap jatuh dari armada logging.
"Pernah aku terjatuh saat ban motor melindas kayu yang melintang ditengah jalan," akunya.
Terpisah, Mutakabir atau biasa di sapa Obby, perwakilan pihak MHP berjanji menyampaikan permasalahan tersebut ke pihak manajemen. "Kita akan tingkatkan kembali, jalan yang alami kerusakan," singkat Obby.
Sementara dari pihak PT Agro Langgeng belum bisa dikonfirmasi. (sn)









