Marsin Naik Pangkat Atas Pengabdian

MUARA ENIM, SININEWS.COM -Raut ceria terpancar diraut wajah Kompol H Marsin saat upara kenaikan pangkat pengabdian dipimpin Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono berlangsung di halaman Mapolres, Senin (2/9).

              Soalnya kenaikan pangkat dari AKP menjadi Kompol yang diraihnya buah dari pengabdian yang dilakukannya selama ini di institusi Polri. Kenaikan pangkat pengabdian yang diraihnya berdasarkan surat telegram nomor STR/329/VI/O.T.L.3/2019 Tgl 25 Juni 2019.

              Kompol H Marsin mengabdikan diri di institusi Polri mulai dari pangkat Tamtama, bintara dan perwira hingga menjadi perwira menengah. 

                Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono pada upacara tersebut mengatakan, kenaikan pangkat pengabdian tersebut berdasarkan penilaian dan penghargaan institusi Polri. Baik  dinilai dari masa kerja, kinerja serta pengabdian yang telah diberikan.

                “Ini akan menjadi contoh dan motivasi bagi personil lainnya,” jelas Kapolres.
Share:

Bupati Launching Aplikasi Silperlime

MUARA ENIM, SININEWS.COM -Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM dan H Juarsah SH, telah melaunching aplikasi Sistem Informasi Layanan Perbendaharaan Online Muara Enim (Silperlime) versi android. Itu dilakukan untuk mempermudah para kontraktor maupun OPD dalam memonitor berkas penerbitan Surat Perintah  Pencairan Dana (SP2D).

                 Launching tersebut berlangsung dihalaman Pemkab Muara Enim, pada pelaksanaan apel bulanan, Senin (2/9).

                “Dengan adanya aplikasi ini dapat memudahkan semua pihak yang berkepentingan dalam memperoleh informasi  terkait proses SP2D. Karena dimanapun dan kapanpun yang bersangkutan bisa memonitor keberadaan berkas tersebut melalui aplikasi HP androidnya,” jelas Bupati.

                  Menurutnya, aplikasi tersebut merupakan pengembangan  dari inovasi  sistem pelayanan  pembendaharaan  Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

                   Pada apel tersebut, bupati juga memberikan apresiasi  atas terpilihnya  Kabupaten Muara Enim  sebagai juara satu  se Provinsi Sumsel dalam gelar Teknologi Tepat Guna  (TTG) ke XV tingkat Provinsi Sumsel tahun 2019 yang dimonitori oleh tim inovasi Balitbangda Muara Enim.

                    Sementara itu, Kepala BPKAD Muara Enim, Armeli Mendri, mengatakan aplikasi tersebut untuk memudahkan OPD maupun rekanan pemborong dalam memonitor keberadaan berkas SP2D.

               “Selama ini informasi proses penyelesai berkas SP2D di BPKAD hanya mereka lihat dilayar monitor display di BPKAD. Sekarang kita tingkatkan lagi untuk memudahkannya,” jelasnya.

               Karena. Lanjutnya, saat ini semua orang sudah punya HP android. Dengan ada aplikasi tersebut, maka mereka bisa melihat dari HP andoidnya tinggal mengakses di plestor dan instor dan untuk mengakses  kode berkas yang ada di BPKAD.

             “Nanti akan muncul berkas tersebut sudah berada di mana. Karena berkas itu ada 7 tahapan. Jadi mereka bisa memonitor proses tahapan berkas tersebut sudah sampai dimana,” jelasnya.
Share:

Puluhan Kades Datangi Kantor Dewan, Masalahnya ADD

PALI,SININEWS.COM -  Puluhan Kepala Desa di wilayah Bumi Serepat Serasan datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan wajah terlihat memendam kekecewaan pada Senin (2/9).

Mereka (Kades) rupanya ingin  mengadukan permasalahan terkait Alokasi Dana Desa (ADD) yang isunya dipangkas hampir 60 persen. Para Kades diterima langsung ketua DPRD PALI Drs H Soemarjono, wakil ketua DPRD Darmadi Suhaimi, ketua Komisi I, H Ubaidillah dan anggota Komisi I,  H Asri AG.

"Barusan kami ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD),  dan dari keterangan pihak DPMD, anggaran untuk ADD sebesar Rp 105 M tersisa hanya Rp 49 M, artinya hampir 60 persen ADD dipangkas," ungkap Amirudin, Kepala Desa Prambatan Kecamatan Abab.

Keluhan sama diutarakan Arka Nurawi, Kepala Desa Babat Kecamatan Penukal bahwa sampai memasuki triwulan ketiga ini, ADD belum kunjung dicairkan hanya baru 18 persen itupun baru untuk honor perangkat desa.

Sementara untuk bangunan fisik, menurut Arka anggarannya dipangkas habis sementara pembangunan fisik sudah ada yang berjalan.

"Kalau dipangkas, siapa yang akan mengganti biaya pembangunan fisik yang sudah dibangunkan dan operasional kami tidak ada sama sekali sementara pelaksanaannya sudah dilakukan. Jadi apabila ini memang dipangkas, kami tidak menerima dan kami bakal demo besar-besaran," tandas Arka.

Pada pertemuan itu, Ketua DPRD PALI H Soemarjono mengaku bahwa dewan tidak bisa menjawab sebab yang bisa menjawab adalah pihak DPMD.

"Sebagai penentu teknis adalah DPMD, jadi yang menjelaskan kenapa dan alasan ADD yang bersumber dari APBD PALI dipangkas adalah pihak DPMD, karena yang diajukan ke dewan bentuknya glondongan," jelas Ketua dewan PALI.

Tetapi dengan adanya keluhan Kades yang telah melaksanakan pembangunan fisik melalui ADD, ketua DPRD PALI menekankan agar DPMD mengcover anggaran yang telah dibangunkan.

"Itu harus di cover oleh DPMD. Dan para Kades harusnya menyampaikan surat ke kami secara resmi agar kami bisa meminta kepada pemerintah melalui DPMD agar bisa mengambil langkah untuk atasi permasalahan ini," sarannya.

Terpisah, Mardiansyah, Sekretaris DPMD PALI menjawab bahwa seyogyanya 10 persen dari dana perimbangan memang mendapat Rp 105 M, namun beberapa bulan lalu, DPMD menerima surat dari Bapenda bahwa dana perimbangan yang seharusnya disalurkan Rp 105 M menjadi Rp 49 M.

Kemudian diakui Mardiansyah datang lagi surat dari BPKAD yang menyebut anggaran untuk ADD tersisa Rp 31 M.

"Belum lama ini kami datangi BPKAD minta tambah menjadi Rp 49 M, karena kalau Rp 31 M untuk gaji perangkat saja tidak cukup, dan anggaran Rp 49 M itu sudah masuk pada APBD perubahan," jelas Mardiansyah. (sn)
Share:

Hanya Tampal Sulam dan Lelet, Warga Minta PU Provinsi Desak Pelaksana Kebut Pekerjaan Perbaikan Jalan PALI-Muba

PALI, SININEWS. COM - Pekerjaan perbaikan jalan lintas PALI-MUBA yang masuk wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dikeluhkan warga karena dinilai lelet serta lubang-lubang yang menganga mengganggu kenyamanan dan keamanan pengendara.

Seperti dikeluhkan Hendra, salah satu petani karet yang setiap hari melalui jalan lintas tersebut. Dirinya mengaku bahwa perbaikan jalan tersebut memang tahap pengerjaan dengan tampal sulam,  namun bekas kerukan ditengah jalan yang menjadi lubang seyogyanya langsung ditampal, malah dibiarkan berhari-hari.

"Ada yang sudah hampir satu bulan lubang yang dibuat pekerja dibiarkan. Ini tentu mengganggu dan mengintai keselamatan pengendara," kata Hendra, Senin (2/8).

Diutarakan juga Anto, warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi bahwa jalan rusak tersebut agar secepatnya diaspal kembali. Sebab menurut Anto,  Pemprov Sumsel seolah tidak serius dalam memperbaiki jalan itu, karena  selain perbaikan dilakukan tampal sulam, pekerjaannya juga sangat lamban.

"Kami berharap pihak PU Pemprov untuk meninjau kelapangan untuk menegur pelaksana agar mengebut pekerjaan," harapnya.

Terpisah, Drs H Soemarjono, Ketua DPRD PALI meminta pihak Pemprov Sumatera Selatan untuk secepatnya menyelesaikan perbaikan jalan lintas PALI-Muba.

"Mumpung masih musim kemarau, jadi kami minta baik dinas PU provinsi maupun pelaksana agar mempercepat pekerjaan perbaikan jalan. Karena sudah banyak keluhan masyarakat masuk ke kami," tandas Ketua DPRD PALI. (sn)
Share:

Peran penting Polwan dihari jadi Polisi Wanita Ke 71 tahun


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Polres Prabumulih memperingati pada hari ulang tahun Polisi wanita ke 71 serta hari kesadaran nasional, Senin (2/9/2019) sekira pukul 07.00 WIB.

Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Polres Prabumulih diawali dengan pengibaran bendera merah putih dan bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H.

Dalam amanatnya Kapolres Prabumulih menyampaikan ucapan ulang tahun kepada Polwan, jadilah Polwan tangguh, penuh komitmen serta jagalah harkat dan martabat Polisi Wanita.

Dalam kesempatan tersebut juga Kapolres Prabumulih menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugas personel Polres Prabumulih, tetap tingkatkan intensitas dalam pemberantasan narkoba di Kota Prabumulih.

Kepada personil Polres Prabumulih dan jajaran agar miliki jiwa respect terhadap senior dan pimpinan, mari bersama-sama kita bangun komitmen dalam membangun WBBM.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan atraksi bongkar pasang senjata laras panjang SS1 oleh Polwan Polres Prabumulih serta pemotongan tumpeng. (Sn)
Share:

Disnakertrans Kenalkan Bursa Tenaga Kerja, Bupati PALI Pesankan Ini

PALI,SININEWS.COM -  Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Husman Gumanti menyampaikan pesan terhadap pelajar SMK dan SMA yang menghadapi kelulusan untuk membekali diri dengan skill yang terampil agar ketika keluar dari sekolah menjadi generasi siap kerja.

"Kita persiapkan diri sedini mungkin untuk membantu lembaga lembaga atau perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja supaya perusahaan yang ada di kita menggunakan pekerja di daerah sekitar," ujar Husman Gumanti, Senin (2/9) saat menyampaikan pesannya pada kegiatan program peningkatan kesempatan kerja melalui kegiatan penyebarluasan informasi bursa tenaga kerja siswa SMK dan SMA dalam memasuki dunia kerja yang digelar Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten PALI di SMKN 1 Penukal.

Mempunyai skil yang terampil, ditambahkan Husman Gunanti memberikan kuncinya, yakni dengan  belajar, belajar dan belajar.

"Selain itu kita juga perlu menguasai Ilmu Informasi dan Teknologi. Sebab saat ini mencari kerja tidak lagi menenteng map yang berisi lamaran dengan mendatangi perusahaan-perusahaan, karena informasi atau bursa tenaga kerja ada digenggaman, bisa diakses melalui internet," tambahnya.

Asisten 2 juga mengimbau agar pelajar untuk menggapai cita-cita untuk jauhi tindakan atau perbuatan yang melanggar hukum seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

"Percuma cita-cita tinggi kalau kita jadi budak narkoba, lebih baik tingkatkan prestasi, berinovasi agar kita bisa mengharumkan keluarga, sekolah dan daerah kita," ajaknya.

Untuk menorehkan prestasi dan berinovasi,  Asisten 2 menyarankan agar pelajar SMK dan SMA terus menimba ilmu.

"Kami mengajak seluruh pelajar yang lulus SMK dan SMA untuk meneruskan kembali jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi. Jangan pernah berpikiran cukup lulus SMA, namun teruskanlah ke jenjang yang lebih tinggi," tandasnya.

Sementara itu, Usmandani, Kepala Disnakertrans PALI menjelaskan kegiatan tersebut, diantaranya bertujuan memberikan jalan terhadap pelajar jelang kelulusannya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Ada 4 sekolah yang kita datangi dan berikan pengetahuan melalui program peningkatan kesempatan kerja melalui bursa tenaga kerja. Diharapkan dengan program ini, pelajar bisa mempersiapkan diri dengan membekali keterampilan atau skillnya," ujar Usmadani.

Terpisah, Ahmad Jon Areli Kepala SMKN 1 Penukal akui bahwa sekolahnya telah miliki BKK atau Bursa Khusus Kerja dimana BKK tersebut merupakan salah satu program pusat kapitalisasi SMK, dan di PALI baru di SMKN 1 yang ada BKK.

"Dalam BKK itu ada memberikan informasi dunia industri se-indonesia bahkan luar negeri, mendata ketersaluran output SMK yang menjadi tolak ukur sokolah itu berhasil atau tidaknya dan jalin kemitraan degan Disnaker dan Perusahaan juga membekali keterampilan pada pelajar. Dan dengan adanya program Disnakertrans selaras dan saling menunjang dengan BKK," urainya. (sn)
Share:

PT BAS Diduga Langgar Amdal

MUARA ENIM, SININEWS.COM -Pembangunan yang dilakukan manajemen perusahaan batubara PT Bara Anugrah Sejahtera (PT BAS) di kawasan Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim diduga melanggar izin Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL) yang diterbitkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Muara Enim.

                 Soalnya pembangunan yang dilakukan perusahaan tersebut, ternyata tidak sesuai dengan Amdal yang diberikan.

                Hal itu diungkap Komisi II DPRD Muara Enim, pada penyampailan laporan komisi dalam rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, Aries HB, belum lama ini.

              Atas kejadian itu, Komisi ini meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH), agar pemberian izin analisa terhadap dampak lingkungan (AMDAL) kepada pihak perusahaan supaya dilakukan pengecekan secara langsung ke lapangan pada saat akan dimulainya pembangunan ataupun kegiatan perusahaan tersebut.

                “Jangan sampai terjadi penyalahgunaan perizinan,” tegasnya.  Contohnya, lanjutnya, pemberian izin pembangunan PT Bara Anugrah Sejahtera (PT BAS)  di Kecamatan Tanjung Agung. Pembangunan yang dilakukan ternyata tak sesuai dengan Amdal yang diberikan

                Kemudian komisi ini juga meminta BLH untuk fokus melaksanakan pemantauan pencemaran lingkungan yang timbul akibat kegiatan usaha  oleh perusahaan. 

            Soalnya wakil rakyat ini masih mendapatkan laporan dan keluhan masyarakat  tentang limbah perusahaan dan pabrik sepanjang jalur air Sungai Enim. Karena limbah dari perusahaan dibuang ke aliran Sungai Enim.

                 Sementara itu, Komisi IV lewat juru bicaranya, Subhan S.Sos pada rapat paripurna itu  meminta kepada Dinas Sosial  untuk fokus dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

                 Penanganan tersebut melalui program pembinaan dan pemberian bantuan terhadap kelompok usaha bersama ataupun  melalui pemberian program bantuan sarana dan prasarana lainnya.

               Untuk menjalankan program tersebut, lanjutnya, Dinas Sosial harus mempunyai perencanaan yang matang, efektif, transparan dan tepat sasaran. Dengan harapan dapat memberikan perubahan di masyarakat melalui program tersebut.
Share:

Kepergok, Pembobol Rumah Dibekuk

MUARA ENIM, SININEWS.COM -Meski berhasil melarikan diri saat kepergok pemilik rumah, akhirnya Perdianto (25), warga Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Muara Enim, akhirnya diringkus petugas Polsek Lembak, Jumat (30/8) sekitar pukul 16.30 WIB.

                Pelaku ditangkap petugas terlibat kasus pembobolan rumah milik  Darmawati (51), warga Komplek Stasiun PT KAI, Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Muara Enim terjadi pada 25 Agustus 2019 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

                Dalam aksinya, pelaku berhasil mengambil satu buah laptop merek Asus milik korban. Kini pelaku bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Lembak untuk menjalani proses hukum.

               Aksi pembobilan itu dilakukan pelaku masuk kerumah korban dengan cara merusak salah satu bagian pintu rumahnya. Sedangkan korban dan keluarganya tengah tertidur pulas.

             Pelaku berhasil masuk ke dalam kamar korban dan mengambil laptop. Pada waktu yang sama, korban terbangun dari tidurnya melihat pelaku sudah berada dalam kamar tersebut. Korban berteriak minta tolong. Melihat korban berteriak, membuat pelaku berlari tunggang langgang menyelamatkan diri.

                Kejadian itu dilaporkan korban ke Polsek Lembak. Menindaklanjuti laporan itu petugas melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil membekuk pelaku yang tengah berada di bengkel variasi di Desa Lembak. 

                 Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Lembak, Iptu Desi Azhari, ketika dikonfirmasi, Minggu (1/9) membenarkan penangkapan tersebut. 

              “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan untuk menjalani proses hukum. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP dan UU darurat nomor 12 tahun 1951. Karena saat ditangkap pelaku membawa senjata tajam,” jelasnya.
Share:

Jalan Rusak, Warga Minta PT Agro Jangan Hanya Menonton

PALI,SININEWS.COM -  Jalan poros Simpang Raja-Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi yang menjadi rute mobilisasi logging milik PT Musi Hutan Persada (MHP) kembali menuai permasalahan, karena meski telah banyak diperbaiki dengan di cor beton oleh perusahaan tersebut, tetapi masih menyisakan jalan hancur dbeberapa titik yang tentunya mengganggu masyarakat terutama pengguna jalan.

Belum lagi banyaknya kayu yang terjatuh dari armada logging yang tentunya mengintai keselamatan pengendara terutama yang menggunakan sepeda motor.

"Kami berharap pihak MHP memperbaiki seluruh titik jalan yang rusak, mumpung saat ini masih musim kemarau. Sebab, saat ini saja, jalan yang dari pangkal Simpang Raja cor betonnya hancur, banyak pengendara mobil pribadi yang mengeluh sering tersangkut pecahan cor beton," ujar Herman, salah satu pengendara mobil asal Tanah Abang yang tengah melintas di jalan tersebut, Minggu (1/9).

Herman juga berharap, pihak PT Agro Langgeng juga ikut bertanggung jawab untuk bantu perbaikan jalan yang rusak di jalan Simpang Raja arah Sinar Dewa.

"Agro juga jangan hanya menonton, sebab perusahaan perkebunan kelapa sawit itu juga setiap hari kulu kilir mengangkut buah sawit," tandasnya.

Keluhan sama diutarakan Agus, pengendara sepeda motor asal Talang Ubi yang setiap hari lalu lalang di jalan tersebut. Dia meminta pihak MHP rutin membersihkan kayu yang kerap jatuh dari armada logging.

"Pernah aku terjatuh saat ban motor melindas kayu yang melintang ditengah jalan," akunya.

Terpisah, Mutakabir atau biasa di sapa Obby, perwakilan pihak MHP berjanji menyampaikan permasalahan tersebut ke pihak manajemen. "Kita akan tingkatkan kembali, jalan yang alami kerusakan," singkat Obby.

Sementara dari pihak PT Agro Langgeng belum bisa dikonfirmasi. (sn)
Share:

Polisi Hentikan Balap Liar


MUARA ENIM, SININEWS.COM– Masyarakat Semende mengapresiasi Polsek Semende dalam menindak para pemotor yang menggunakan Knalpot Raceing, sebab selama ini suara gauman yang keluar dari sepeda motor tak standar tersebut cukup menggganggu ketenangan masyarakat setempat.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh pihak kepolisan, dimana setelah dilakukan imbauan, hingga dilaksanakan penindakan terhadap pemotor yang kenalpot suara nyaring, setifaknya hari ini sudah cukup banyak berkurang,” Ujar Lihin (50) salah satu warga Aremantai, Minggu (31/8).

Selain itu Amran (35), warga semende berharap pihak kepolisan sesering mungkin melaksanakan razia, atau menindak para pemotor yang knalpot tidak standar. 

“Kami berharap jangan hanya sekali ini saja dilaksanakan razia, supaya kami tidak terganggu oleh suara knalpot
tersebut,” ungkap dia.

Sebelumnya, dalam rangka melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, anggota Polsek Semende melaksanakan razia , Rabu (28/8/2019).

Giat ini dilaksanakan di jalur utama simpang begadang, Desa Pajarbulan, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU).
Kegiatan dilaksanakan dari pukul 13.00 wib, untuk menertibkan para penggendara sepeda motor yang memakai kenelpot Racing yang meresakan warga, termasuk meminimalisir ruang gerak pelaku pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan (curas dan curat) yang bisa saja terjadi di wilayah hukum polsek setempat.

Kapolsek Semende Akp Ferri Firdayanyo SE yang memimpin langsung razia gabungan tersebut, mengatakan kegiatan razia ini serentak dilaksanakan seluruh wilahya Indonesia dengan sasaran kendaraan yang tidak dilengkapi surat – surat, baik itu STNK, SIM dan KTP. 

“Operasi ini dalam rangka cipta kondisi,” jelasnya.

Selama jam razia tadi, Polsek Semendo berhasil memeriksa beberapa unit motor yang memakai kenelpot racink dan akan di bawah ke polsek untuk di proses apabilah kendaraan tersebut lenkap mempuyai surat surat maka motor tersebut akan di kembalikan.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts