-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Diwakili 5 Ketua PAC PDIP, Ferdian Ramaikan Bursa Cawabup PALI
Koordinasi Dengan Antar Semua Pihak
Seluruh Lapisan Bersama Jaga Suhu Kamtibmas Selama Pilkades
Dewan Setujui Raperda APBD PALI Tahun 2020
Persetujuan itu tertuang pada Rapat paripurna DPRD PALI, Selasa (17/9) yang dihadiri 23 anggota dewan dari 25 dewan PALI yang ada. Dimana pada rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD PALI Drs H dengan agenda penyampaian hasil kerja Komisi, permintaan persetujuan secara lisan atas Raperda APBD tahun 2020 untuk dijadikan Perda, penandatanganan persetujuan dan penyampaian sambutan Bupati PALI.
Pada penyampaian sambutannya, Bupati mengapresiasi kerja keras dewan PALI yang telah membahas serta menyetujui Raperda APBD PALI tahun anggaran 2020 untuk dijadikan Perda.
"Selanjutnya kami akan bawa rekomendasi persetujuan ini ke Gubernur untuk kemudian dijadikan Perda," kata Bupati.
Sebelumnya saat penyampaian Raperda APBD PALI tahun 2020 pada rapat paripurna sebelumnya, Bupati PALI menyampaikan asumsi dasar yang berpengaruh terhadap penyusunan APBD tahun anggaran 2020 dengan total APBD diproyeksikan sebesar Rp 1.487.327.868.191,- dengan rincian sebagai berikut.
A. Kebijakan Pendapatan Daerah, diperkirakan sebesar Rp 1.385.627.868.191,-
Hal-hal yang menjadi dasar penetapan target pendapatan daerah meliputi.
1.Adanya proyeksi kenaikan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi daerah sebesar 20-30 persen.
2.Adanya penyesuaian pendapatan daerah yang bersumber dari kurang bayar dana bagi hasil pemerintah pusat
3.Dana Alokasi Khusus belum bisa diproyeksikan dikarenakan belum adanya peraturan terkait besaran alokasi tersebut.
B. Kebijakan Belanja Daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 1.242.827.868.191,-.
Adapun hal-hal yang menjadi dasar penetapan target belanja daerah sebagai berikut.
1.Pemenuhan belanja wajib dan mengikat serta pemenuhan standar pelayanan minimal khususnya pendidikan dan kesehatan.
2.Pemenuhan belanja prioritas dalam mengejar target RKPD tahun 2020 yang ditetapkan pada RPJMD tahun 2016-2021.
3.Penganggaran belanja pegawai untuk kebutuhan pengangkatan CPNS dan pegawai pemerintahan dengan perjanjian kontrak.
4.Pengalokasian belanja dalam rangka mendukung pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.
C. Kebijakan Anggaran pembiayaan daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 101.700.000.000,- yang berasal dari sisa lebih perhitungan tahun anggaran sebelumnya sebesar Rp 1.700.000.000,- dan penerimaan pinjaman daerah dari lembaga keuangan sebesar Rp 100.000.000.000,-.(sn)
Isbat Nikah Kembali Digelar, Disdukcapil PALI Prioritas Pasutri Asal KAT Talang Ritam
Kepala Disdukcapil PALI, Rismaliza mengatakan Isbat nikah akan diikuti 100 orang pasangan suami istri yang belum memiliki surat nikah.
"Prioritas kita adalah bagi pasangan suami istri berasal dari Talang Ritam yang telah ditetapkan sebagai wilayah Komunitas Adat Terpencil (KAT)," ujar Rismaliza, Selasa (17/9).
Sampai saat ini, diakui Rismaliza bahwa persiapan terus dilakukan dan dari KAT Talang Ritam sudah ada 60 pasangan suami istri yang bakal ikuti Itsbat nikah.
"40 pasangan lagi berasal dari wilayah sekitar. Sebab untuk pelaksanaannya tidak jauh dari KAT Talang Ritam. Pelaksanaan kita rencanakan tanggal 21-22 Oktober 2019, namun kami masih nunggu arahan pak Bupati," imbuhnya.
Isbat nikah di Kabupaten PALI dikatakan Rismaliza bakal dilanjutkan kembali di tahun 2020 mendatang.
"Masih banyak pasangan suami istri di PALI yang belum miliki surat nikah. Atas dasar itu, program Itsbat nikah bakal kita lanjutkan lagi, rencananya di bulan Februari 2020 dengan target 200 pasangan," tutupnya.(sn)
Imbas Kebakaran Lahan, 11.653 Balita di PALI Kena ISPA
Dari jumlah 11.653 tersebut, ada 131 warga masuk rumah sakit yang harus mendapatkan perawatan intensif.
Data warga terkena ISPA disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan, Mudakir, Selasa (17/9). Menurut Mudakir bahwa jumlah warga yang terkena ISPA dari bulan Januari sampai Agustus tahun 2019.
"Untuk bulan Agustus saja, ada 1.948 warga terkena ISPA, 25 diantaranya masuk RSUD PALI," terang Mudakir.
Diakuinya bahwa kebanyakan pengidap ISPA adalah Balita. "Rata-rata Balita, yang mengeluh sesak napas dan batuk-batuk," tukasnya.
Untuk penanggulangan penyakit ISPA, Mudakir menjelaskan bahwa Dinkes telah membagikan sedikitnya 5.000 masker di lima Kecamatan.
"Kita akan bagikan terus masker, terutama di daerah yang terjadi kebakaran lahan. Selain 5.000 masker yang telah dibagikan, kita juga memberikan tambahan di Kecamatan Abab sebanyak 2.000 masker, sebab wilayah tersebut merupakan daerah terparah alami kebakaran lahan," jabarnya.
Terpisah, Emilya, Camat Abab, mengaku bahwa wilayahnya memang saat ini terdampak asap. "Terutama saat pagi dan menjelang sore, asap lumayan pekat dan mengganggu pernapasan. Tetapi pemerintah telah membagikan masker. Dan kami himbau kepada masyarakat Abab, apabila ada warga yang alami sesak napas atau terkena iritasi mata, untuk secepatnya datang ke Puskesmas atau bidan desa terdekat," kata Emilya.(sn)
Pertamina EP Asset 2 Siagakan Tim Penangulangan Karhutla
Devi Hariyanto Bakal Saingi Heri Amalindo pada Pilkada PALI
Tekad kuat untuk maju pada Pilkada PALI 2020 itu disampaikan langsung Devi Hariyanto usai menghadiri silaturahmi dan penandatanganan keputusan gubernur Sumatera Selatan tentang pengangkatan anggota DPRD terpilih Kabupaten Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan kota Prabumulih masa jabatan 2019-2024 di Griya Agung Palembang, Senin (16/9).
Bahkan dirinya siap maju melalui jalur independen apabila partainya tidak merestui dirinya maju pada Pilkada PALI. Dan tekad maju pada Pilkada itu, Devi Hariyanto dipastikan menjadi pesaing petahana, Heri Amalindo yang telah lebih dulu mengambil formulir pendaftaran pada PDI-P dan PAN.
"Saya akan maju sebagai Calon Bupati (Cabup) PALI periode 2020-2025, kalau partai tidak merestui, saya akan melalui jalur independen," tekad Devi.
Persiapan untuk maju pada Pilkada PALI sebagai Cabup, Devi akui dirinya sudah berkoordinasi dengan KPUD PALI kapan pendaftaran Cabup dan Cawabup dibuka, baik melalui jalur Parpol atau independen.
"Untuk pendamping masih saya kantongi, saya masih lalukan penjajakan," tukasnya.
Tekad untuk maju pada Pilkada PALI rupanya juga diutarakan Darmadi Suhaimi, hanya saja politisi PAN yang juga Caleg terpilih DPRD PALI periode 2019-2024 itu diperintahkan partai untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai Cawabup.
"Aku diperintahkan partai untuk maju pada Pilkada PALI, namun sebagai Cawabup," katanya.
Terpisah, Fikri Ardiansyah, Ketua KPUD PALI menjelaskan bahwa tahapan Pilkada baru akan dimulai awal Oktober 2019.
"Untuk pembukaan pendaftaran Bacabup dan Bacawabup PALI sekitar bulan Desember. Jadi yang berminat maju pada Pilkada PALI bersiaplah," ujar Fikri.(sn)
Buruan! Upgrade Kartu Telkomsel ke 4G, Menangkan Emas dapatkan Data Sampai 30 GB
Diprediksi Bakal Banyak Nama Ikut Pilkada PALI, Aka Cholik Ngaku Sudah Dilamar Tiga Tokoh
Foto. Aka Cholik saat bercengkerama dengan Petahana, Heri Amalindo
PALI,SININEWS.COM - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang bakal digelar serentak pada tahun 2020 mendatang mengundang banyak prediksi siapa saja yang bakal bertarung pada ajang pesta demokrasi di Bumi Serepat Serasan.
Sempat ramai beberapa nama yang bakal meramaikan Pilkada PALI, tetapi saat ada beberapa Partai politik membuka penjaringan bakal calon Bupati dan wakil Bupati, belum ada satu pun muncul untuk menunjukkan keseriusannanya maju pada Pilkada dengan mendatangi Parpol yang telah membuka penjaringan, kecuali petahana, yakni Heri Amalindo yang kini menjabat Bupati PALI yang sudah mengambil formulir pendaftaran di PDI-P dan PAN.
Meski sepi, namun masyarakat memprediksi bahwa banyak tokoh yang saat ini tengah menyusun strategi dan melakukan survei serta tengah meraba-raba sejauh mana kekuatannya dan kekuatan bakal calon lainnya.
Banyaknya tokoh yang berminat maju pada Pilkada PALI dikemukakan Aka Cholik Darlin, Ketua umum Fakar Lematang asal Tanah Abang.
Diakui Aka Cholik yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI periode 2014-2018 itu bahwa dirinya sempat diajak tiga tokoh untuk menjadi calon wakil Bupati, baik dari kalangan partai maupun secara independen.
"Belum lama ini saya diajak tiga tokoh untuk mendampinginya pada Pilkada PALI 2020. Tetapi saya belum bersedia dan belum memberikan jawabannya. Atas permintaan itu, saya yakin pada Pilkada PALI akan muncul beberapa tokoh yang maju pada kontestasi pemilihan pemimpin di Bumi Serepat Serasan," ujar Aka Cholik, saat dibincangi media ini, Minggu (15/9).
Ditanya siapa saja nama tokoh tersebut, Aka Cholik meminta hal itu tidak dipublikasikan, pasalnya menurut aktivis muda ini, tokoh-tokoh yang mengajak dirinya saat ini tengah melakukan penjajakan dan melakukan survei.
"Tidak etis saya kemukakan disini nama tokoh tersebut. Namun untuk saat ini saya masih tetap setia dan akan mendukung penuh Heri Amalindo untuk maju pada Pilkada nanti menuju dua periode," jawab Aka Cholik.
Alasan kenapa dirinya ingin menghantarkan Heri Amalindo menuju dua periode, dijelaskan Aka Cholik bahwa menilik kinerja Heri Amalindo selama menjabat, sudah banyak perubahan hampir diseluruh pelosok wilayah Kabupaten PALI.
"Kita semua yang berdiam di Bumi Serepat Serasan pasti merasakan perubahan pesat yang dialami PALI. Dari infrastruktur publik sampai pelayanan publik yang semakin membaik. Atas dasar itulah, saya mendukung penuh Heri Amalindo maju lagi di Pilkada PALI," tekadnya. (sn)











