PALI Menyengat, Suhu Capai 36 Derajat Celsius

PALI -- Warga Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluhkan cuaca panas yang dirasakan pada Kamis (7/11). Suhu di kota Pendopo Talang Ubi mencapai 36 derajat celsius.

"Panas hari ini lain dengan sebelumnya, kali ini sangat terik dan kulit terasa terbakar apabila berada diluar rumah," kata Sendi, salah satu warga Handayani. 

Panas yang cukup menyengat juga diutarakan Pidin warga asal Desa Raja Kecamatan Tanah Abang yang tengah berada di Kota Pendopo.

"Saya hendak pulang menggunakan sepeda motor, tapi kulit terasa terbakar meski pakai helm dan jaket. Terpaksa saya harus berteduh karena panasnya kali ini berlebihan dan untuk menghindari dehidrasi, saya memperbanyak minum air putih," ujarnya. (sn) 
Share:

Nekat Curi Kotak Amal Masjid Al-Mukhlisin, Samsul Diborgol

PALI --  Samsul Hilal (50) warga Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang kesehariannya ngaku sebagai tukang ojek ditangkap jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi lantaran terbukti melakukan pencurian terhadap kotak amal Masjid Al-Mukhlisin Komplek Pertamina Pendopo, Kamis (7/11) sekitar pukul 12.50 WIB.

"Perbuatan Samsul saat mencuri kotak amal terekam cctv Masjid tersebut. Kejadiannya hari ini sekitar pukul 10.00 WIB," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan disampaikan Kanit Reskrim Ipda M Arafah.

Penangkapan tersangka dikatakan Arafah berawal dari laporan salah satu pengurus Masjid yang melihat kotak amal sudah rusak dan isinya sudah raib.

"Kemudian kita cek cctv, dan terlihat jelas tersangka mencuri kotak amal itu. Lalu kita lalukan penangkapan di rumahnya. Saat penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Barang bukti berupa uang senilai Rp 580.000 masih ada pada pelaku dan saat ini kita amankan," tukas Arafah.

Atas perbuatan tersangka, Arafah menegaskan Samsul dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Kasus ini masih kita kembangkan, apakah pelaku ini sudah sering melakukan pencurian kotak amal atau tidak," tambahnya.

Sementara dari pengakuan tersangka Samsul bahwa aksi nekatnya didorong kebutuhan hidup. "Untuk beli beras rencananya, tapi keburu tertangkap. Pencurian ini baru kali ini pak," katanya. (sn)
Share:

Peringati HUT ke 62, BSB Prabumulih Beri Souvenir 3 Nasabah Pertama

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 62, Bank Sumsel Babel Cabang Kota Prabumulih beri kejutan spesial untuk tiga nasabah pertama yang melakukan transaksi. 

Kado yang diberikan berupa souvenir serta layanan transaksi yang langsung dilakukan oleh Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Prabumulih, Robert kepada tiga nasabah pagi. 

Robert mengatakan pemberian apresiasi kepada tiga nasabah pertama tersebut dilakukan serentak di 25 Cabang Bank Sumsel Daerah. 

"Sebagai bentuk apresiasi. Tiga Nasabah pertama, kami berikan souvenir," Ujar Robert.

Sebagai ungkapan rasa syukur, kata Robert,  kegiatan pertama dimulai dengan pemotongan nasi tumpeng bersama para karyawan dan nasabah. 

"tentunya merupakan bentuk kepedulian dan terima kasih kami kepada Nasabah yang telah mempercayai Bank Sumsel Babel menjadi tempat berinvestasi dan bertransaksi," ungkapnya.

Robert berharap, dengan bertambahnya usia, Bank Sumsel Babel bisa semakin maju, semakin besar serta semakin terdepan kedepannya. 

"Baik dalam bentuk pelayanan maupun dalam hal kontribusinya bagi kemajuan daerah dan masyarakat Prabumulih khususnya," terangnya.
Share:

Dana Desa Untuk PALI Tahun 2020 Naik, Segini Besarannya

PALI -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyampaikan bahwa penyaluran Dana Desa (DD) untuk 65 desa yang ada di Bumi Serepat Serasan bakal naik pada tahun 2020 mendatang. Untuk besarannya, Kepala DPMD PALI, A Gani Akhmad menyebut sekitar 1 persen, yakni dari Rp 77 milyar akan naik di tahun 2020 sebesar Rp 78 milyar.

Meski hanya 1 persen, tetapi kenaikan tersebut sangat berarti dalam menunjang pembangunan terhadap desa-desa penerima DD.

"Diketahui bahwa PALI daerah baru yang tentunya masih banyak membutuhkan anggaran untuk membangun. Dengan adanya DD tentu banyak membantu percepatan pembangunan di wilayah Bumi Serepat Serasan, yang saat ini sudah terlihat dan sudah bisa dinikmati masyarakat," ungkap A Gani Ahmad, Kamis (7/11).

Dengan naiknya DD tahun depan, diharapkan A Gani bisa memaksimalkan pembangunan pada desa-desa penerima.

"Tentu untuk penggunaannya harus sesuai kebutuhan yang disetujui melalui musyawarah desa, dan dalam penggunaannya harus kita awasi bersama agar tidak terjadi penyalahgunaan," harapnya.

Sementara untuk pencairan DD tahun 2019, dijelaskan A Gani bakal disalurkan dalam minggu ini. "Kalau sudah lengkap administrasinya, insyaallah minggu ini cair," tukasnya.

Menghindari adanya permasalahan, karena saat ini ada 24 desa yang alami peralihan kepala desa, A Gani mengatakan bahwa pihaknya secara bertahap memanggil Kades dan mantan Kades untuk menyinkronkan data maupun mengumpulkan investaris desa.

"Kita pertemukan Kades baru dan mantan Kades agar tidak ada permasalahan apabila DD tahap akhir ini dicairkan," imbuhnya.

Namun dalam hal ini, A Gani menegaskan bakal menunda pencairan, karena adanya temuan inspektorat di beberapa desa.

"Apabila temuan itu ada kerugian negara dan belum mengembalikan ke kas negara, atau hal lainnya yang ditemukan Inspektorat, maka hal itu harus diselesaikan terlebih dahulu. Kalau belum diselesaikan, maka kami tidak akan mengeluarkan rekomendasi pencairan DD tahap akhir 2019," tandasnya. (sn)
Share:

Muscab Ke II GAPENSI PALI Digelar, Nyatakan Siap Jadi Mitra Pemkab

PALI -- Menyatakan siap menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) PALI laksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk kedua kalinya, Kamis (7/11) di RM Buana KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

Dikatakan ketua GAPENSI PALI, Almarizan bahwa tujuan utama Muscab ke II itu untuk bersilaturahmi dan pemilihan ketua periode 2019-2024.

"Muscab pertama, kita lakukan pada tahun 2014. Kita berkumpul bermusyawarah menyatukan visi terutama untuk menyatukan sikap bahwa GAPENSI siap jadi mitra Pemkab demi kesejahteraan anggota," kata Almarizan kepada media ini sebelum Muscab berlangsung.

Untuk anggota yang tergabung, diakui Almarizan lebih dari 50, namun yang teregistrasi ada 22 anggota.

"Jadi dalam hal ini, yang bisa menempati kepengurusan adalah anggota yang sudah melakukan registrasi. Tetapi pada Muscab ini semua anggota tetap kita undang," tukasnya.

Pada pembukaan Muscab ke II GAPENSI, disebutkannya bahwa bakal dihadiri Bupati PALI dan Ketua GAPENSI Provinsi Sumatera Selatan.

"Yang telah hadir saat ini adalah pak Amiri Arifin, ketua GAPENSI Sumsel. Dan mudah-mudahan pak Bupati juga bisa membuka kegiatan ini," tutupnya. (sn)
Share:

Jalan Sehat Peringati Sumpah Pemuda

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Keluarga besar SMK Negeri 2 Muara Enim menggelar jalan sehat dalam rangka memperingari Hari Sumpah Pemuda. Jalan sehat dilepas langsung oleh Kepala SMK Negeri 2 Muara Enim tepat di pintu gerbang sekolah. Rutenya yakni Jalan H. Pangeran Danal menuju Jalan KH. Syeh Yahya, dan finish di sekolah.

                Kegiatan yang dimulai pada pukul 7.00 WIB tersebut, diikuti sekitar 1100-an peserta, terdiri dari siswa, guru, staf Tata Usaha, dan pegawai di lingkungan SMK Negeri 2 Muara Enim.
Untuk menyemarakkan acara ini, sekolah melalui panitia kegiatan bahkan menyiapkan puluhan doorprize bagi peserta yang beruntung, doorprize itu mulai dari botol minum, seterika, kompor gas hingga kipas angin.

Waka Kesiswaan SMK Negeri 2 Muara Enim, Imam Kodri, S.Pd.Jas menjelaskan, jalan sehat ini diadakan untuk memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda 2019. “Selain untuk mempertebal semangat cinta Tanah Air, kegiatan ini juga sebagai ajang menguatkan tali silaturahmi bagi warga SMK Negeri 2 Muara Enim,” kata Imam, Minggu (3/11/2019).

Lanjut Imam, kegiatan jalan sehat ini turut pula merupakan media bagi sekolah untuk mengajarkan kepada anak didiknya agar selalu menjaga kesehatan. Sebab, didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. “Dengan tubuh yang sehat itu, dapat menciptakan generasi yang sehat untuk membangun negeri,” katanya.

Di sisi lain, Imam menyebut, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun ini, harus dijadikan momentum untuk kembali menegaskan komitmen yang telah dibangun para pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 silam.


“Lewat momen ini, sekolah juga mengajarkan kepada anak-anak untuk dapat mengambil contoh dari para pahlawan khususnya para pemuda agar lebih jauh mencintai Tanah Airnya,” tukas Imam.(SN)
Share:

Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat, Pelayanan PKB Harus Ditingkatkan

PALI -- Peningkatan dalam Pelayanan Publik Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) harus dilakukan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dukungan untuk itu digelorakan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda di lingkungan kabupaten PALI agar dinas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan menerapkannya.

Seperti yang disampaikan oleh M. Anasrul, ketua DPD KNPI PALI. Menurutnya, proyek perubahan tersebut memiliki jangka panjang hadirnya pengujian kendaraan bermotor atau uji kelaiakan (KIR) di Bumi Serepat Serasan.

"Tentunya ini bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten PALI serta memudahkan masyarakat dalam urusan tersebut. Karena selama ini, uji kelaikan ada di Muara Enim," ungkapnya.

Senada, disampaikan oleh Maryadi, tokoh masyarakat di kecamatan Talang Ubi. Ia mengaku setuju karena, selama ini dirinya harus menempuh jarak 2 jam perjalanan untuk bisa melakukan pelayanan uji KIR ke Muara Enim.

"Kalau ada di PALI, yang pastinya memberikan kemudahan kepada masyarakat. Karena, kalau selama ini harus ke kabupaten induk yaitu ke Muara Enim. Sekarang tidak perlu lagi, semoga segera terealisasi," katanya.

Sementara itu, Sunardin, SH staf ahli Bupati bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan memaparkan bahwa proyek perubahan Sinergisitas Stakeholders Peningkatan dalam Pelayanan Publik Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) di kabupaten PALI merupakan awal dari pengoptimalan pelayanan pengujian kendaraan bermotor di Kabupaten PALI.

"Tujuan jangka pendek yaitu tersedianya SOP pelaksanaan PKB secara jemput bola dan terlaksananya koordinasi dengan stakeholder terkait. Dan jangka panjangnya bisa meningkatkan PAD untuk kabupaten PALI," terang mantan Kepala Dishub Kabupaten PALI itu.

Ia juga menerangkan, manfaat untuk masyarakat bisa menghemat waktu dan hiaya dalam pengurusan Uji KIR.

"Apalagi tujuan jangka menengah akan dibangun sistem pengujian secara online. Selain itu akan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membayar retribusi pengujian kendaraan bermotor. Ruang lingkup proyek perubahan ini dalam waktu 60 hari, hingga penerbitan peraturan Bupati terkait hal itu," tukasnya. (sn)
Share:

Ada Perusahaan Bangun Gudang Limbah B3, Pemkab PALI Siap Dukung Asal..

PALI -- Keberadaan limbah B3 atau bahan berbahaya dan beracun kerap dipermasalahkan masyarakat karena selain mengganggu juga bisa menimbulkan pencemaran lingkungan. Tetapi untuk di wilayah Bumi Serepat Serasan, tidak lama lagi bakal dibangun gudang penampungan limbah.

Pembangunan gudang atau tempat penyimpanan limbah bakal dilakukan investor yang rencana lokasinya berada di Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten PALI, Alpian Herdi, Rabu (6/11).

"Rencana bakal dibangun di Desa Pengabuan oleh PT Telaga Biru Semesta (TBS). Saat ini baru tahap sosialisasi dan paparan dengan Pemkab PALI," ucap Alpian.

Pada rencana pembangunan gudang limbah, Alpain menyatakan bahwa Pemkab PALI mendukung selama tidak mengganggu tata ruang dan ada manfaatnya bagi masyarakat.

"Kami siap mengizinkan penampungan limbah dibangun. Apalagi bakal menyerap tenaga kerja lokal dan ada pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tukasnya.

Sementara itu, Abidin Pohan Manager Operasional, PT Telaga Biru Semesta Cabang Sumsel menyatakan bahwa keberadaan gudang penampungan limbah B3 bakal bisa mengurangi permasalahan lingkungan di Kabupaten PALI.

"Perusahaan kami hanya pengumpul dan transporter limbah B3 yang ada di Sumsel khususnya di PALI. Jadi bukan sifatnya pengelolaan atau pengolahan. Nantinya, limbah B3 yang berasal dari industri atau limbah medis bakal kita kirim ke pihak pemusnah," katanya.

Nantinya dijelaskan Abidin, perusahaan memerlukan lahan seluas minimal satu hektar, dan saat ini pihaknya mengincar lokasi di Desa Pengabuan.

"Estimasi lahan satu hektar, tapi masih menunggu dinas terkait untuk penentuan tata ruang. Untuk operasional, kita nanti bakal pakai tenaga kerja lokal. Dan pembangunan gudang, bakal kita laksanakan secepatnya," tutupnya. (sn)
Share:

Gudang Logistik KPU PALI Dibongkar

PALI -- Gudang logistik Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dibongkar pada Rabu (6/11) untuk mengeluarkan kotak suara dan bilik suara selanjutnya bakal dilakukan lelang. Hal itu menurut ketua KPUD PALI, Sunario bahwa sudah seusai arahan KPU pusat.

Proses pembongkaran gudang logistik KPUD PALI disaksikan Bawaslu dan pihak kepolisian.

"Proses Pemilu sudah selesai, dan sesuai arahan KPU untuk dilelang seluruh logistik dari KPU pusat," ungkap Sunario.

Disebutkan Sunario bahwa tahap awal pembongkaran adalah kotak suara dan bilik suara, yang jumlahnya ada 3.001 buah kotak suara dan bilik suara sekitar 2.600an. Sementara untuk membongkar dan melelang surat suara masih menunggu regulasi KPU pusat. 

"Yang melaksanakan lelang adalah Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), kita hanya sampaikan berkas dan mengirim foto-foto barang yang bakal dilelang. Hasil lelang, semuanya bakal dikembalikan ke kas negara," tukasnya. 

Untuk logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tidak lama lagi digelar, Sunario menjelaskan bahwa logistik Pemilu dan Pilkada berbeda. 

"Itu beda, baik dari sisi anggaran maupun mekanismenya. Jadi untuk logistik Pilkada bakal dibuatkan kembali. Bentuk kotak suara pun rencananya akan berbahan dasar plastik atau fiber," terangnya. (sn) 


Share:

PORPROV : Urgensi vs Multiflier Effect

PRABUMULIH, SININEWS.COM - SININEWS.B ini isu yang sedang hangat dibicarakan adalah tentang perhelatan akbar event olahraga sepropinsi atau yang lebih dikenal dengan Porprop akan diselenggarakan di Prabumulih sebagai tuan rumah dari 16-26 November 2019. Rencana besar ini tentu saja menuai kontroversi dari berbagai kalangan yang menilai dari sudut pandang berbeda.

Ada yang pesimis akan kesiapan pemerintah kota terkait kesiapan fasilitas dan infrastruktur pendukung, ada pula yang mengkritisi lebih baik dananya digunakan untuk membangun jalan yang berlobang, namun tidak sedikit pula yang mendukung.

Marilah kita lupakan sejenak nuansa politis yang mungkin ada sebagai hidden agenda. Tulisan ini sengaja dibuat untuk mengkaji porprop dari sisi ekonomis dan benefit lainnya sebagai value added yang dapat dirasakan oleh masyarakat sebagai satu kesatuan.

Pertanyaannya mengapa setiap daerah atau negara acapkali berlomba mengajukan diri sebagai tuan rumah pada gelaran acara seperti ini, bahkan ada yang berani untuk satu laga internasional.

Sebagai praktisi yang cukup lama berkecimpung dalam event MICE (Meeting, Incentive, Conference dan Exhibition) di Yogyakarta, penulis ingin berbagi sekilas riset. Pada tahun 2002, sebagai Sekjen JISEC (Jogja International Silk Exhibition & Conference), penulis didapuk untuk menggawangi acara akbar yakni temu pakar dan pameran Sutra sedunia yang dihadiri oleh 210 delegasi dari 23 negara bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Pasca acara tersebut, penulis mencatat beberapa transaksi besar yang dapat dibukukan sebagai berikut : pendapatan dari registration fee peserta menghasilkan US$ 30.000. Mereka tersebar menginap di beberapa official hotel dengan length of stay 4-5 hari membukukan $ 20.185.

Mayoritas tamu terbesar dari Jepang berjumlah 105 orang menggunakan maskapai nasional Garuda sebagai akses dari dan ke Yogyakarta mencatat transaksi $ 115.500, belum ditambahkan dengan optional tour sebesar $4350 dan other arrangement seperti dinner dan private tour berkisar $ 2784. Begitu pula dengan belanja per hari oleh tiap orang yang diasumsikan US$ 2.8 dikalikan jumlah peserta sama dengan $ 2100. Sehingga membukukan total transaksi kurang lebih US$ 174.919. Suatu angka yang fantastis pada masa itu, apalagi jika ditambahkan pemasukan dari registrasi dan transaksi selama masa pameran sutra yang berorientasi ekspor. (data dari laporan pelaksanaan didukung oleh data dari ASITA Yogyakarta).

Dari sini kita dapat membayangkan event sekecil itu saja yang hanya dihadiri ratusan peserta dapat berkontribusi pada peningkatan volume transaksi yang cukup signifikan, apalagi kalau event akbar yang dihadiri oleh ribuan undangan. Pertanyaan yang timbul siapa saja yang akan terkena multiflier effect porprov? Jelas dan tak terbantahkan adalah pelaku usaha/pedagang barang dan jasa. Dimulai dari perbaikan dan pembuatan fasilitas dan infrastruktur maka akan ada belanja tambahan akan building materials dari pemkot terlepas itu melalui pihak ketiga.

Kemudian penulis membuat estimasi jika setiap kab/kota sebanyak 17 katakanlah rata-rata mengirim 300-400 atlit dan official selama 11 hari event tersebut sehingga total kurang lebih akan ada 8000 eksodan yang akan berdiam di Prabumulih. Mari kita berandai-andai secara ilmiah, 3 sektor yang akan merasakan dampak langsung dari event ini adalah akomodasi penginapan, transportasi (sewa mobil) dan catering/jasa boga. Penulis mendapatkan info valid dari salah satu komite olahraga satu kabupaten, rata-rata anggaran untuk ketiga sektor tersebut adalah Rp 550 juta dikalikan 17 kab/kota. Sebuah angka yang lumayan yakni Rp 9.3 miliar spending selama 11 hari.

Memang angka yang kecil jika dibandingkan dengan PAD per tahun. Namun kita juga harus berhitung bahwa akan banyak masyarakat kecil dan menengah yang kebagian multiflier effect, mulai dari warung pinggir jalan dan sekitar penginapan, jasa laundry, counter pulsa, pusat kuliner dan hiburan, souvenir, bahkan sampai kepada tukang pijat serta tukang parkir pun akan kebagian sebagai akibat mobilisasi massa yang cukup besar selama event berlangsung.

Oleh karenanya penulis berperspektif masyarakat harus menyambut event ini dengan sukacita berharap berkah lainnya berupa non-angka. Urgensi event ini juga berguna untuk semakin mengenalkan kota, mendidik prilaku masyarakat terbiasa dengan acara skala besar sehingga ada perubahan sikap dan mindset terhadap pergaulan luas sebagai value added, menyuguhkan hiburan tambahan karena kita minim tempat wisata selain memberdayakan ekonomi.

Ambil satu hikmah tersembunyi, justru dengan adanya event ini pembangunan yang tadinya mangkrak seperti GOR, serta beberapa fasum olahraga lainnya mulai dibenahi dan dapat digunakan untuk jangka panjang, tentunya harus disertai pemeliharaan yang melekat. Sebagai catatan yang harus digarisbawahi penulis bukanlah corong salah satu pihak yang diuntungkan oleh kegiatan ini. Murni bertujuan membagi sedikit pengalaman dan ingin melihat profil kota yang kita cintai ini dapat sejajar dengan kota-kota besar lainnya yang dapat diperhitungkan.

Selamat bekerja dan sukses untuk atlit yang berlaga menjunjung tinggi nilai solidaritas dan sportifitas. Jayalah Prabumulih Prima. (Ril)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts