Cegah Korona Masuk PALI, Bupati Perintahkan Warganya Hindari Salaman

PALI, SININEWS.COM - Virus korona atau Covid-19 sudah menjadi wabah menakutkan di dunia. Bahkan di Indonesia sendiri, penderita positif terus bertambah setiap harinya tanpa mengenal status dan jabatan. Sejumlah daerah pun bergerak mengupayakan pencegahan dan menekan wabah korona semakin meluas di negeri ini dengan berbagai cara. 

Salah satunya di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Meski belum ada kasus di kabupaten baru ini, Bupati PALI H Heri Amalindo mengambil kebijakan tegas dengan melarang warga Bumi Serepat Serasan untuk stop bersalaman sementara waktu sambil menunggu instruksi pemerintah pusat. 

"Virus korona sudah mendunia, hindari salaman terlebih dahulu. Karena salah satu penyebaran virus korona melalui kontak langsung. Bukan kami melarang bersalaman, namun untuk hindari korona menyebar, lakukan cara lain untuk gantikan budaya kita bersalaman," tandas Bupati, Minggu (15/3).

Bupati juga mengajak masyarakat untuk rajin mencuci tangan terlebih ketika hendak makan. 

"Anjurkan anak-anak kita, anggota keluarga kita untuk mencuci tangan sebelum makan. Kalau sesak napas, batuk dan pilek cepat ke dokter. Jaga kebersihan, sanitasi dilingkungan bersihkan secara rutin jaga kesehatan, agar kita terhindar dari virus korona," ajak Bupati. 

Sementara itu, Hj Sri Kustina Heri Amalindo, anggota DPR-RI menghimbau warga PALI untuk tidak bepergian jauh. 

"Upayakan kita tetap berada dilingkungan masing-masing. Jangan bepergian jauh dan tetap jaga kebersihan. Cuci tangan, hindari bersalaman. Dan berdoa saja, supaya virus korona tidak masuk PALI," himbau anggota dewan RI dari Partai Nasdem tersebut. (sn)
Share:

Kejar Target Produksi, Pertamina EP Ramba Field Bor Sumur Kedua tahun 2020

KELUANG, SININEWS.COM – PT Pertamina EP, Anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas agresif meningkatkan upaya untuk mendukung pencapaian target produksi. Melalui unit usaha Pertamina EP (PEP) Asset 1 Ramba Field, kembali lakukan upaya peningkatan cadangan minyak nasional melalui pemboran sumur BN-AA36 di Desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir  Sumatera Selatan pada triwulan pertama tahun 2020. 

Ramba Field Manager, Richard Muthalib menyampaikan "sumur ini merupakan sumur ke 2 yang kami bor di tahun 2020. Sumur BN-AA36 dibor menggunakan Rig PDSI #17.2/NT.45-M 550 HP dengan target produksi minyak sebanyak 200 BOPD dan akan dikerjakan selama 30 hari kerja.”, terangnya. 

Menandai dimulainya kegiatan operasional pemboran melalui Sosialisasi dan Syukuran Tajak Sumur dengan mengundang Muspika Tungkal Ilir, Kepala Desa Keluang dan Kepala Desa Bentayan serta perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama di sekitar lokasi sumur pemboran BN-AA36 untuk mengadakan doa bersama.

"Melalui kegiatan ini kami mohon doa dan dukungan dari bapak dan ibu hadirin sekalian agar kegiatan pemboran BN-AA36 dapat berjalan aman, lancar dan selamat serta dapat mencapai hasil yang ditargetkan" ucap Richard pada sambutannya.

Melalui kegiatan sosialisasi dan syukuran, Pertamina EP Asset 1 Ramba Field juga turut memberikan bantuan santunan dan daging sapi kurban kepada 50 masyarakat yatim dan dhuafa yang berasal dari Desa Keluang dan Desa Bentayan, Kecamatan Tungkal Ilir.

Mewakili Kepala Desa Keluang, Sekretaris Desa Keluang Hasil Mulyadi menyampaikan apresiasi atas kegiatan syukuran dan doa bersama yang dilakukan oleh Pertamina EP Asset 1 Ramba Field “mari kita semua untuk turut mendoakan kegiatan operasional perusahaan agar dapat berhasil mencapai target produksi minyak yang diharapkan.”, himbaunya. 

PEP Ramba Field merupakan salah satu lapangan di bawah pengawasan Asset 1 yang mempunyai wilayah kerja di Sumatera Selatan. Saat ini Ramba Field menghasilkan produksi sebesar 4.741,98 BOPD untuk minyak dan 9.432 MMSCFD untuk gas.(ril/SN)
Share:

Video : Cegah Corona, Ratusan Polisi Ini Datangi Pasar?

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Kepolisian Resor Kota Prabumulih melaksanakan kegiatan bersih-bersih dalam rangka mencegah penyebaran virus corona yang dilaksanakan oleh personel Polres Prabumulih dan instansi terkait seperti TNI, Pol PP, Dinas Kebersihan di Pasar Tradisional Modern Kota Prabumulih, Sabtu (14/03/2020).
Diawali dengan apel dan arahan untuk pelaksanaan kebersihan, dengan melakukan pungut sampah dan membersihkan lingkungan, membagikan Hand Sanitizer kepada para pedagang disekitar pasar PTM, membersihkan tempat-tempat yang banyak disentuh dan dikunjungi masyarakat serta melakukan penyemprotan disinfektan.
Selain melibatkan Para PJU Polres Prabumulih, Kapolsek Jajaran Polres Prabumulih, Perwira Polres Prabumulih serta Anggota Polres Prabumulih kegiatan tersebut pihak Kepolisian juga bekerja sama dengan Anggota Koramil, Sat Pol PP dan Dinas Kebersihan.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona/ covid-19.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menggalakan atau memberi contoh kepada masyarakat agar sadar akan kebersihan guna meminimalisir dan mencegah penyebaran virus corona/covid-19,” jelas Kapolres.
Kapolres juga memerintahakan agar para personel Polres Prabumulih memberikan himbauan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar tempat tinggalnya untuk ikut mencegah penyebaran virus corona/ covid-19.
“Jadikan kegiatan ini sebagai ladang amal ibadah bagi kita semua,” pTungkas Kapolres (rel/sn)
Share:

Jabat Ketua DPD PPNI PALI, Ernawati Resmi Dilantik

PALI, SININEWS.COM - Setelah terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) beberapa waktu lalu, akhirnya Ernawati SKM M.Kes dilantik sebagai ketua DPD PPNI Kabupaten PALI masa bakti 2020-2025, Sabtu (14/3) di rumah dinas Bupati PALI. 

Pelantikan pengurus DPD PPNI Kabupaten PALI sendiri dilakukan langsung ketua DPW PPNI Provinsi Sumatera Selatan, H Subhan disaksikan Bupati PALI dalam hal ini diwakili Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM, Kusmayadi serta ketua IDI, IBI dan ratusan anggota PPNI Kabupaten PALI. 

Pada sambutannya Ernawati bertekad membangkitkan perawat di Kabupaten PALI lebih tangguh. 

"Sesuai tema kami, perawat hebat rakyat sehat. Kami ingin membangkitkan perawat yang tangguh. Selama ini sudah ada kegiatan PPNI, seperti home care dan kunjungan rumah ke rumah sebagai pendekatan dengan masyarakat," kata Ernawati. 

Ernawati juga menyebutkan bahwa jumlah perawat di PALI saat ini ada lebih Dari 400 orang yang tersebar di 7 puskesmas, puskesmas pembantu, rumah sakit dan PSC 119. 

"PPNI kedepan bakal ada inovasi-inovasi pelayanan dan bakal bekerja sama dengan seluruh organisasi dan bersama IDI serta IBI bakal bergandengan tangan dalam mewujudkan PALI yang lebih sehat. Kami juga berharap PPNI bisa seperti organisasi profesi lainnya seperti IDI dan IBI. Dan kami meminta dukungan kepada Dinkes untuk mendukung setiap kegiatan PPNI," harapnya. 

Sementara itu Mudakir, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI menyatakan dukungannya terhadap keberadaan PPNI. 

"PPNI merupakan mitra kerja dari Dinkes, untuk itu kami sangat mendukung dan bersinergi. Dengan kepengurusan baru, PPNI bisa lebih baik lagi dan tetap mengembangkan pengetahuan dan Skill juga mengedepankan pelayanan kesehatan yang terbaik. Adanya stigma perawat tidak ramah, mohon dihilangkan, serta kami tidak ingin mendengar stigma itu," pesan Kadinkes. 

Ditempat yang sama, Ketua DPW PPNI Sumsel berharap Pemkab PALI untuk meningkatkan kesejahteraan perawat. "Kerja perawat sangat riskan, sebab seribu berbuat kebaikan belum tentu dapat pujian, tetapi sekali berbuat kesalahan pasti dihujat dan viral. Untuk itu, kami berharap Pemkab PALI dapat meningkatkan kesejahteraan perawat agar bekerja lebih maksimal. Perawat juga harus dibekali ilmu, karena dengan ilmu yang pintar, skil dan sikapnya bagus, mudah-mudahan perawat bisa profesional," papar H Subhan. (sn)
Share:

Respon Antisipasi Corona, Plt. Bupati Muara Enim Pimpin Bersih Pasar

MUARA ENIM, SININEWA.COM - Sebagai bentuk antisipsi dan respon penyebaran virus Covid-19 (corona) Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah bersama jajaran dan Polres Muara Enim melaksanakan bersih pasar serta membagikan antiseptic kepada pengunjung dan pedagang pasar impres, Sabtu (14/03/2020).

Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H menyampaikan, bahwa gerakan ini sebagai ikhtiar bersama seluruh elemen yang ada di Kabupaten Muara Enim dalam mencegah penyebaran Covid-19. Ia berharap virus Covid-29 ini tidak masuk dan menyebar di Kabupaten Muara Enim.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari rumah tinggal maupun rumah ibadah,” ujarnya.

Selain aktivitas bersih-bersih di lingkungan sekitar Pasar Inpres, Plt. Bupati Muara Enim, bersama Kapolres dan Sekda membagikan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan vitamin dari Dinas Kesehatan kepada beberapa warga maupun pedagang di sekitar pasar.

Sementara itu Kapolres Muara Enim, AKBP. Donni Eka Syahputra, M.M menyampaikan apresiasi atas terlaksananya gerakan bersih-bersih pasar pada hari ini. Sejatinya gerakan ini merupakan instruksi dari Kapolri kepada masing-masing satuan kepolisian pada tingkat terbawah, termasuk Polres Muara Enim. Namun menurutnya, Pemkab. Muara Enim ternyata langsung tanggap berkoordinasi dan ikut serta dalam gerakan bersih-bersih mengantisipasi virus Covid-19 ini.
Share:

Pemerintah Tambah Hari Libur dan Cuti Bersama Nasional. Yakub :Berdampak Pada Lintas Sektor

JAKARTA, SININEWS.COM - Penambahan hari libur dan cuti bersama yang telah diputuskan dalam rapat bersama antar menteri yang dipimpin Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi, senin 9/03/20 kemarin telah menambah hari libur tahun 2020 menjadi 24 hari. 

Penambahan hari libur dan cuti bersama tersebut antara lain; libur Idul Fitri pada tanggal 28-29 Mei 2020. Libur Tahun Baru Hijriah pada 21 Agustus 2020. Dan libur peringatan Maulid Nabi Muhammad pada 30 Oktober 2020. 

Bertambahnya 4 hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tentu akan berdampak pada seluruh industri di lintas sektor, ujar Yakub Ismail Jumat 13/03/20 di Jakarta. 

Lebih lanjut Yakub mengatakan, hal tersebut tentunya akan segera disikapi oleh masing-masing sektor agar kiranya penambahan jumlah libur nasional serta cuti bersama pada tahun 2020 ini agar tetap menjadi tahun yang produktif.

Pemerintah tentunya telah memiliki perhitungan atas situasi saat ini yang secara global saling berkaitan pada lintas sektor, plus minus bukanlah besaran ukuran akan tetapi, sebuah keputusan yang berorientasi pada hal yang jauh lebih besar yang akan menjadi maslahat dan kebaikan bagi semua. 

COVID-19 yang sedang melanda belahan dunia saat ini telah menjadi prioritas sangat tinggi bagi Pemerintah dalam melindungi masyarakat Indonesia, adapun selain penanganan serta SOP pada sektor kesehatan tentunya juga membutuhkan penanganan yang berjenjang pada sektor lainnya. 

Disisi lain, "dunia usaha juga membutuhkan kepastian untuk mengerakan roda industri, "imbuh Yakub." 

Hal tersebut tentunya untuk dapat menyikapi berkurangnya hari kerja yang sudah barang tentu akan berkorelasi terhadap produktivitas pada industri manufaktur. 

Upaya tersebut mendapat support dari pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia sebagaimana yang tertuang dalam siaran pers No. HM.4.6/32/SET.M.EKON 2.3/03/2020 tanggal 13 Maret 2020 prihal Stimulus Ekonomi Kedua untuk Menangani Dampak COVID-19, tutur Yakub. 

Sementara, sektor industri pariwisata dapat mengambil memanfaat serta memaksimalkan peluang bertambahnya hari libur nasional serta cuti bersama, hal ini bisa mendorong gairah pelaku UMKM turunan dari sektor pariwisata, dengan begitu perputaran ekonomi dapat terus berjalan di masyarakat. 

Adapun hal tersebut juga diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pasca penetapan status pandemi virus corona oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) rabu11/03/20 kemarin, yang berdampak kepada penundaan sementara waktu seluruh kegiatan promosi yang ditujukan kepada wisatawan mancanegara sampai wabah virus corona berakhir. 

Untuk diketahui bahwa sampai saat ini Pemerintah telah menjaga ketat 135 pintu masuk ke wilayah NKRI dengan menyiapkan serta menyiagakan 132 Rumah Sakit rujukan terkait penanganan covid-19 di tanah air (imo/sn)
Share:

Cegah Korona, Pertamina Pendopo Siapkan Sanitizer

PALI, SININEWS.COM - Melawan bersama virus korona atau Covid-19 dan menekan penyebarannya, seluruh elemen berpartisipasi dengan berbagai cara. Termasuk yang dilakukan Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field. 

Perusahaan Migas plat merah ini menyiapkan sanitizer disetiap ruang kantor dan memasang anjuran untuk selalu mencuci tangan. 

"Kita siapkan alat pencuci tangan atau sanitizer. Tepatnya didepan pintu masuk kantor untuk mudah dilihat, sehingga pegawai Pertamina yang hendak masuk bisa menggunakannya," ungkap Ferry Prasetyo Wibowo, Ast Manager Pertamina Pendopo, Jumat (13/3). 

Selain mencegah penyebaran korona, dijelaskan Ferry juga menghindari penyakit-penyakit lainnya. 

"Kita ketahui bahwa memang korona sudah masuk ke Indonesia, namun kasusnya belum ada di Sumatera Selatan apalagi ke PALI. Namun antisipasi kita lakukan, sebab dengan rajin mencuci tangan kita dapat terhindar dari berbagai penyakit," harapnya. (sn)
Share:

37 Calon PPS di PALI Terindikasi Masuk Barisan Parpol

PALI, SININEWS.COM -- Penjaringan calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bumi Serepat Serasan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) telah melalukan empat tahapan. Yakni pembukaan penerimaan berkas, seleksi administrasi, tes tertulis dan tes wawancara. 

Namun untuk memastikan calon PPS bersih dan netral, selain melakukan empat seleksi itu, KPUD juga lakukan  pengecekan melalui Sistem Informasi Parpol (Sipol) terkait nama-nama 6 besar peserta yang wakili setiap desa/kelurahan yang ikuti tes wawancara beberapa waktu lalu. 

Setelah melakukan pengecekan Sipol, KPUD menemukan 37 nama yang terindikasi masuk barisan Parpol. Namun, meski demikian KPUD memberi kesempatan sesuai koordinasi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI bahwa yang terindikasi tercacat namanya pada Parpol, untuk memberikan klarifikasi. 

"Tetapi kalau yang 6 besar itu tidak lolos tes wawancara, maka secara otomatis gugur. Untuk yang calon PPS lolos tes wawancara, maka kami beri kesempatan untuk melakukan klarifikasi dengan memberikan keterangan serta membubuhkan pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak pernah mendaftar atau sengaja memberikan identitas diri untuk Parpol dengan diketahui ketua Parpol tingkat kecamatan atau desa dimana calon PPS itu berdomisili," jabar Sunario SE, ketua KPUD PALI, Kamis (12/3).

Adapun rincian jumlah calon PPS yang terindikasi tercatat pada anggota Parpol disebutkan Sunario terdiri dari kecamatan Penukal Utara ada 12 orang, 
Tanah Abang ada 5 orang, 
Talang Ubi ada 6 orang, 
Penukal  ada 9 orang dan 
Abab ada 5 orang. 

"Sekali lagi, jumlah itu keseluruhan dari jumlah peserta yang ikut tes wawancara. Artinya, kalau yang tidak lolos tes wawancara langsung gugur dan yang berpeluang lolos akan diberi kesempatan. Namun kalau kesempatan itu tidak dipergunakan atau yang bersangkutan secara nyata terbukti terdaftar sebagai anggota Parpol, maka kami anggap gugur," tandasnya. 

Sementara itu, Ketua Bawaslu PALI Heru Muharam melalui Divisi Pengawasan, Iwan Dedi membenarkan adanya indikasi calon PPS yang terlibat Parpol. 

"Kami sudah panggil KPU untuk memberikan kesempatan. Namun bukan berarti memberi kelonggaran. Sebab, proses harus tetap berjalan sesuai kriteria sebagai penyelenggara Pemilu yang wajib netral dan bersih dari keberpihakan. Kami berharap, proses penjaringan PPS atau Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) untuk kesiapan Pilkada di PALI berjalan lancar dan tidak ada unsur lain yang dapat mencoreng marwah penyelenggara maupun pengawas Pemilu," harapnya. (sn)
Share:

32 Hektare Lahan Warga Tercemar, PT.GHEMMI Ganti Rugi Hanya Rp.12 Juta.Kuasa Hukum : Nanti Kita Gugat

Foto : Kuasa hukum PT.GHEMMI (Laspri Antoni,SH) dan Humas Icon serta Kuasa Hukum Warga Abi Samran, SH saat mediasi antara perusahaan dan warga, kamis (12/2)
MUARA ENIM, SININEWS.COM – Dampak limbah dari aktifitas PLTU PT.GHEMM Indonesia di Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim meninggalkan jejak kepiluhan bagi sejumlah warga yang tinggal ditepian mulut tambang yang sewaktu-waktu menjadi mesin pembunuh ekonomi warga sekitar 

Hampir sekitar 5 tahun, 32 hektar lahan kebun karet warga Kelurahan Payuputat dan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih telah menjadi korban keganasan limbah yang diduga air asam tambang mengaliri sungai yang sewaktu-waktu membanjiri kebun karet warga 

Sejak itu puluhan hektare karet milik Yogosman seperti belum pernah tersentuh perhatian pihak PT.GHEMMI yang secara jelas telah merugikan warga sekitar, pengaduan kepihak terkait seperti DPRD, Walikota, Gubernur hingga Kementerian Lingkungan Hidup RI yang pernah sidak kelapangan seperti tak mampu menggantikan kerugian warga 
Tak berhenti sampai disitu sejumlah warga yang kebun karetnya rusak didampingi Kuasa Hukumnya akan melawan secara hukum dengan menggugat secara perdata

“saya serahkan semuanya ke kuasa hukum, jika perlu di gugat ke pengadilan kalau tak ada etikat baik dari perusahaan” tegas Yogosman kepada media ini 

Dirinya mengaku sejak tahun 2015 hingga saat ini masalah dugaan pencemaran lingkungan oleh PT.GHEMMI tidak pernah selesai dan terkesan diperlambat 

“kita sudah capek urus limbah ini, perusahaan seperti tak bersalah” lanjutnya 

Sementara itu, Pihak perusahaan diwakili oleh Hubungan Masyarakat (Humas) Icon dan Kuano serta Kuasa Hukum PT.GHEMMI Laspri Antoni, S.H melakukan mediasi dengan warga yang di fasilitasi oleh Polsek Rambang Dangku diutus pihak perusahaan untuk menyampaikan tawaran ganti kerugian akibat limbah batubara dengan nilai yang jauh dari kerugian yang dialami masyarakat, kamis (12/3/20) 

“kami hanya menyampaikan dari bos, mereka hanya bisa mengganti Rp.12 juta untuk keseluruhan (32 hektare) kebun karet warga Payuputat dan Gunung Kemala yang terdampak” ucapnya diruangan mediasi Polsek Rambang Dangku 

Lanjut Icon, tawaran tersebut berdasarkan hasil kalkulasi pihak perusahaan atas kerugian dan dampak dari perusahaan seraya mengatakan pihak perusahaan merasa tidak mencemari lingkungan, karena dari hasil penelitian lembaga independen dari Universitas Sriwijaya waktu lalu tidak menunjukan hasil yang positif jika tanah milik warga itu terdampak limbah batubra 

“perusahaan kami mengklaim dari hasil Laboratorium Lembaga Independen (Unsri) itu tidak tercemar” sangkalnya kepada warga 

Perlu diketahui, saat ini pihak perusahaan masih mencoba mediasi warga dengan melakukan penawaran ganti rugi sebesar Rp 12 juta untuk seluruh kebun yang tercemar, namun warga menolak tawaran tersebut karena dianggap terlalu kecil, tidak sebanding dengan kerugian yang mereka alami 

Terpisah, Kuasa Hukum Yogosman yakni Wahyu Dwi Putro, S.H, Abi Samran, S.H dan Sanjaya, S.H akan melakukan langkah-langkah persuasif dengan mencoba mediasi pihak perusahaan dan warga serta langkah yang tegas dengan menggugat secara perdata berdasarkan bukti yang ada 

“kita coba mediasi dulu, jika perusahaan tak mau ganti kerugian warga, kita akan gugat secara perdata” tegas Sanjaya,S.H salah satu pengacara yang mendampingi Yogosman 

Hal tersebut menurutnya adalah perbuatan melawan hukum Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang berbunyi: “Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut” pungkasnya 

Dalam mediasi tersebut Kapolsek Rambang Dangku AKP Apriansyah turut hadir yang memfasilitasi pertemuan antara perusahaan (PT.GHEMMI) warga Payuputat dan Gunung Kemala (tau/sn)

Share:

Disdikbud Ogan Ilir Gelar Penjaringan Peserta Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten

Teks photo : Romli Kasi SD/MI Disdik Ogan Ilir.
INDRALAYA, SININEWS.COM -- Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) OI Provinsi Sumatera Selatan Menggelar Seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk jenjang pendidikan Sekolah Dasar (S) /MI tingkat Kabupaten. Kegiatan berlangsung, Kamis (12/3) bertempat di gedung Serbaguna KPT Tanjung Senai Indralaya. 

Kepala Disdikbud OI Heriyanto didampingi Kabid SD/MI Disdik OI Romli mengatakan, peserta yang mengikuti proses penjaringan ini berasal dari utusan setiap SD dan MI yang ada di-16 Kecamatan di Kabupaten OI. Nantinya setiap peserta yang lolos akan diikutsertakan untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional ditingkat Provinsi.

"Adapun peserta yang mengikuti kompetisi hari ini, merupakan pelajar yang berprestasi dan juga hari ini ada dua mata pelajaran yakni mata pelajaran Matematika dan IPA," ujar Romli. 

Ia menjelaskan, setiap mata pelajaran ada tiga utusan disetiap gugus Kecamatan, dan nantinya setelah diseleksi akan didapatkan masing-masing tiga terbaik matematika dan tiga peserta terbaik  untuk mata pelajaran IPA. 

"Selanjutnya akan kita kirim ke tingkat Provinsi Sumatera Selatan," katanya seraya menyebut jadwal pelaksanaannya berlangsung pada Mei nanti. "Mudah-mudahan pada bulan Mei. Jadi jumlah peserta ada 96 orang yang terdiri dari kelas 4, 5 dan kelas 6," tambaj Romli.(SN/Ber)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts