Jual Hewan Qurban berkualitas, Haji Tobek Jamin Kesehatan Semua Hewan Yang Dijual

Foto : Haji Tobek bersama cucunya Bayu saat memberikan pakan kepada beberapa hewan qurban yang siap jual, cambai, Kota Prabumulih, rabu (15/7/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Mendekati hari raya Idul Adha (Hari raya Qurban) 1441 Hijriyah sejumlah masyarakat Kota Prabumulih mulai ramai membeli hewan qurban walau pun situasi saat ini ditengah pandemi virus corona antusias masyarakat masih tinggi, rabu (15/7/20) 

Salah satunya yakni Anton YS warga Kota Prabumulih yang bekerja sebagai polisi disatuan tugas Polres Prabumulih itu berhasil dibincangi tim media ini saat hendak melakukan transaksi pembelian hewan qurban ditempat langganannya di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih atau sering dikenal H.Tobek 

"Di tempat ini sapi dan kambingnya berkualitas, besar dan terlihat sehat, rencana mau beli dua kambing untuk di qurban” ungkap Anton 
Sementara itu, Asri Nazori atau sering disapa Haji Tobek pemilik hewan qurban mengaku penjualan hewan qurban ditahun ini sangat berpengaruh akibat Covid-19, dirinya menjelaskan tahun ini omsetnya menurun sebanyak 25 persen dibanding tahun lalu 

“tahun ini 25 persen menurun tapi saat ini masih banyak yang sudah pesan, ada dari Almadina sekitar 20 ekor dan PT.Tel tapi untuk pribadi masih sedikit” jelasnya
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA : 
Saat ini Haji Tobek masih memiliki stok hewan quran yang cukup banyak untuk kambing sekitar 200 ekor dan sapi sebanyak 30 – 40 ekor, hewan qurban tersebut kebanyakan berasal dari daerah Ranau Lampung Barat 

Tak hanya itu, hewan yang diajual sebelumnya telah dilakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu dari daerah asal beli hingga sampai di Prabumulih kembali dilakukan pengecekan kesehatan untuk menghindari cacat pada hewan qurban yang akan dijual 

Harga yang dipatok bervariasi untuk hewan kambing dibanderol dengan harga Rp.2,5 juta hingga Rp.5 juta sedangkan untuk Sapi dibanderol mulai dari Rp.14 juta sampai Rp.21 juta 

Pembelian hewan qurban ditempatnya CV.Bayu Styaji Pratama memberikan pelayanan antar langsung ke alamat pembeli secara Cuma-Cuma dan menjamin kesehatan hewan qurban yang dijualnya 

Penjualan hewan qurban hingga saat ini masih normal dan diprediksi akan meningkat seminggu sebelum lebaran idul adha

“penjualannya masih normal seperti biasa ada satu atau dua ekor yang beli, biasanya satu minggu mendekati lebaran rame” kata Haji Tobek (tau/sn)    
Share:

Pengenalan Siswa Baru, Sekolah SMAN 1 Prabumulih Tetap Utamakan Belajar dari Rumah

Foto : Freni Listian, S.Pd,M.Si Kepala Sekolah SMN 1 Prabumulih menjelaskan proses pengenalan siswa sekolah diruangannya, rabu (15/7/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Ditengah pandemi virus corona (Covid-19) dan memasuki tahun ajaran baru sejumlah sekolah mulai melakukan sosialisasi pengenalan lingkungan sekolah dengan cara bergantian dengan tujuan menghindari perkumpulan siswa, hal tersebut tampak juga dilakukan SMA Negeri 1 Prabumulih, rabu (15/7/20) 

Dalam proses pengenalan lingkungan sekolah, pihak SMAN 1 Prabumulih memberikan kesempatan kepada siswa-siswi barunya untuk datang ke sekolah secara bergantian selama satu hari 

"ya kita melakukan sosialisasi pengenalan lingkungan sekolah kepada siswa Kelas “X saja dengan cara bergantian, setiap siswa hanya kita berikan kesempatan satu kali seterusnya kita belajar Dalam Jaringan (Daring/online)” ucap Freni Listian, S.Pd, M.Si Kepala Sekolah SMAN 1 Prabumulih saat dibincangi diruangannya 
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA : 
Dirinya menambahkan, 216 siswa baru di sekolah tersebut dibagi tiga kali pertemuan untuk sosialisasi sehingga miminimalisir perkumpulan siswa (Social Distancing) 

“satu hari itu Cuma ada 72 siswa yang datang secara bergantian, nanti sudah sosialisasi ini mereka tetap belajar secara online dirumah masing-masing” lanjutnya 

Menurutnya sejumlah orang tua wali murid tidak merasa keberatan jika harus belajar secara online dirumah hal tersebut dapat dibuktikan beberapa waktu lalu pihak sekolah mengadakan rapat komite secara online bersama orang tua siswa dan hampir semua orang tua siswa setuju 

"kita pernah rapat dengan wali murid Via Zoom dengan 500 orang tua siswa bahkan mereka sangat setuju jika siswa belajar Daring”

Terpisah, Mada salah satu orang tua siswa mengaku tidak keberatan jika harus belajar dari rumah secara online, hal itu menurutnya demi kepentingan kesehatan para siswa dan guru

“dak masalah nak belajar dirumah Cuma kito lebih ada penambahan pengeluaran untuk paket internet mereka (siswa.red)” ungkapnya (tau/sn)
  
Share:

Tanpa Izin Pemerintah Desa/Kelurahan, WBP Tidak Bisa Asimilasi

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Salah satu syarat mengajukan Hak asimilasi selama masa pandemik saat ini, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) harus menyertakan surat keterangan jaminan dan izin dari Kepala Desa atau Lurah bahwa dirinya akan diterima kembali di lingkungannya selain beberapa syarat lainnya.

Dikatakan oleh Kepala Balai Pemasyarakatan Lahat Ferimansyah, selain syarat di atas, WBP juga sudah harus menjalani minimal setengah mas hukuman atau 2/3 masa hukuman dari total keseluruhan masa hukuman yang diterimanya. 

“Dan selama menjalani mas asimilasi, WBP harus tetap berada dirumah tanpa boleh keluar hingga masa asimilasinya selesai. Bila ketahuan keluar rumah, maka WBP ini kembali akan dibawa ke Lapas,” ujarnya.

Karena asimilasi ini dilakukan terkait pandemik covid-19, lanjut Feri, maka jumlah WBP yang mengajukan asimilasi terbilang tinggi. “Untuk Lapas Muara Enim saja sudah sebanyak 138 WBP yang sedang menjalani asimilasi hingga bulan Juli,” tambahnya.

Asimilasi ini sesuai dengan surat keputisan Kemnkumham, berlaku hingga 31 Desember 2020. “Jadi apabila WBP yang akan mengajukan sesudah tanggal tersebut baru memenuhi syarat maka hak itu tidak bisa diberikan. Tapi apabila ada perubahan atau perpanjangan hal itu dimungkinkan,” ujarnya.

Setelah menjalani asimilasi, WBP diharuskan melapor ke Bapas terdekat. Dan dikondisi pandemik saat ini, laporan bisa dilakukan via Whatsup untuk yang berasa jauh dari kantor Bapas. “Bila rumah WBP tidak terlalu jauh dari lapas, maka perugas yang akan mengecek langsung kerumah,” tambahnya.

Namun, tambah Feri lagi, asimilasi ini tidak bisa diberikan kepada seluruh WBP. “Untuk napi Pidana khusus seperti Narkoba, Terorisme, korupsi, asimilasi ini tidak berlaku,” ujarnya lagi.

Perlu diketahui, Untuk Bapas wilayah Lahat membawahi beberapa Kabupaten seperti, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang dan Pagaralam. “Hingga saat ini, WBP yang menjalani asimilasi di wilayah kita keselurhan ada 353 orang,” pungkasnya.
Share:

Ada Aturan Asimilasi, Lapas Muara Enim Jadi Sedikit Lega

MUARA ENIM, SININEWS.COM
Dengan diberlakukannya Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19, Lembaga Pemasyarakatan Muara Enim jadi sedikit lega.

Pasalnya, terhitung bulan Juli 2020, sudah sebanyak 138 WBP di Lapas Muara Enim menjalani asimilasi sesuai dengan Keputusan Kembkum HAM. Hal ini dikatakan Kepala Lapas Muara Enim, Herdianto dihadapan wartawan, Rabu (15/07/2020).

“Dengan keputusan Kemenkumham jumlah WBP saat ini berkurang yang sebelumnya mencapai 1.000 lebih saat ini sudah berkurang menjadi 998 orang. Dan jumlah ini sedikit membuat lega kita sebagai petugas pengamanan yang jumlahnya jauh dari kata ideal dengan jumlah penghuni saat ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, saat ini dari 998 WBP pemghuni lapas, 856 merupakan warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman, 142 tahanan, 1 orang napi teroris, 30 orang wanita dan 14 anak anak. “Sementara, kapasitas ideal untuk Lapas adalah 486 orang. Dimana 1 petugas menjaga 11 WBP,”tambahnya.

Untuk saat ini, lanjut Herdianto, pihak Lapas tidak menerima tahanan titipan baik dari Kejaksaan maupun Kepolisian. “Ini tujuannya untuk memperkecil kemungkinan tertularnya virus covid-19 di dalam Lapas karena kita tidak tau kondisi tahanan yang dititipkan,” ujarnya.

Selain itu, untuk menjaga kondusifitas didalam Lapas yang ober kapasitas, pihak Lapas melakukan pendekatan kekeluargaan, tidak melakukan diskriminasi antar WBP, juga melakukan pendekatan spiritual. “Ini upaya kita agar situasi di dalam Lapas aman dan terkendali,” tambahnya.

Perlu diketahui, dominasi WBP penghuni Lapas Muara Enim adalah kasus Narkoba yang mencapai 60 persen penghuni. Salam satu kamar idealnya dihuni oleh 12 WBP, namun saat ini karena kondisi ober kapasitas makan dihuni 25-30 WBP. “Dan dengan adanya asimilasi ini kita sangat terbantu,” terangya lagi.
Share:

Dewan PALI Minta Dinas Perkim Kebut Pembangunan Jaringan PDAM

PALI -- Permasalahan air bersih yang saat ini melanda pelanggan PDAM Tirta PALI Anugerah karena adanya piutang yang belum diselesaikan terhadap pihak PDAM Lematang Enim, dimana imbas dari piutang tersebut pasokan air bersih di stop membuat DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) turun ke lapangan. 

Melalui komisi II DPRD PALI yang diketuai Mulyadi STP bersama anggota komisi II lainnya, Iip Fitriansyah dan Saiful Hamid meninjau proses pemasangan pipa jaringan air bersih di Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi, Rabu (16/7).

"Setelah kami mengecek ke lapangan, ternyata pekerjaan pemasangan jaringan PDAM tidak lama lagi selesai. Kami apresiasi gerak cepat Pemkab PALI dalam mengatasi permasalahan air bersih," ungkap Mulyadi.

Mulyadi berharap perencanaan untuk mengalirkan air bersih dari intake Tanah Abang bisa sesuai target. 

"Dari keterangan dinas Perkim, target aliran air sampai ke rumah pelanggan pada awal Agustus, dan ini kita harapkan bisa terealisasi tepat sesuai target," harapnya. 

Untuk pengelola air bersih dalam hal ini PDAM Tirta PALI Anugerah Mulyadi menyarankan agar pimpinan PDAM untuk melakukan restrukturisasi organisasi. Jangan sampai permasalahan yang lama terulang lagi. 

"Jangan sampai besar pasak dari pada tiang. Lakukan perhitungan yang masak agar kedepan PDAM PALI anugerah menjadi perusahaan mandiri dan profesional yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten PALI," sarannya. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perkim PALI Ahmad Hidayat melalui staffnya Sudirman menyebut bahwa pihaknya saat ini tengah mengebut pekerjaan penyambungan jaringan air bersih. 

"Insyaallah akhir Juli ini rampung dan awal agustus sudah bisa mengalir. Penyambungan jaringan PDAM ini berasal dari dana gawat darurat PDAM sebagai upaya atasi permasalahan air bersih yang dialami ribuan pelanggan PDAM," terang Sudirman. 

Untuk pekerjaan lanjutan, Sudirman menyebut bahwa Perkim telah menganggarkan Rp 13 M.

"Akhir tahun ini seluruh jaringan air bersih selesai dan saat ini proses lelang," tutupnya.

Terpisah, Direktur PDAM PALI Anugerah Puryadi mengemukakan bahwa apabila pihaknya menunggu jaringan air bersih rampung, kemungkinan bisa lama sementara pasokan air bersih dari Lematang Enim diputus. 

"Atas dasar itu kami mengambil inisiatif meminta Dinas Perkim untuk menyambung jaringan air bersih meski ada salah satu booster belum siap. Dan kalau tidak ada halangan, dua minggu kedepan sudah selesai dan mengalir ke pelanggan," ucapnya. (sn)

Share:

Hati Hati, Kendaraan Roda Dua Harus Jaga Jarak

MUARAENIM, SININEWS.COM - Bagi kendaraan roda dua yang akan melintas di perlintasan kereta api di wilayah Kabupaten Muara Enim terhitung Rabu (15/07/2020) harus hati hati. Pasalnya, bukan hanya karena kendaraan roda dua harus menunggu kereta api melintas baru bisa menyebrang, tapi karena Satlantas Polres Muara Enim membuat batas khusus bagi pengendara roda dua.

Hal ini dilakukan oleh Satlantas Polres Muara Enim, guna memberi jarak antar pengendara dan tidak terjadinya penumpukan kendaraan yang tidak memeperhatikan jarak agar penularan virus covid-19 tidak semakin meluas penyebarannya.

Dikatakan Kapolres Muara Enim, AKBP Donni Eka Syahputra didampingi Kasat Lantas AKP Feby Febriyana, hal ini bertujuan untuk membatasi dan menjaga jatak bagi seruap pemgemudi kendaraan khsusnya roda dua. “Dimana seperti kita tau, perlintasan KA kerap terjadi kendaraan yang bergerombol saat menunggu kereta melintas. Dan hal ini bisa membahayakan penularan virus,” ujar Kapolres, saat diwawancarai usai melakukan sosialisasi aturan penempatan kendaraan dibperlintasa KA Pelawaran kepada pengguna jalan.

Dijelaskannya juga, melihat kondisi Kecamatan Muara Enim yang saat ini masuk dalam zona merah penyebaran virus, hal ini harus dilakukan sebagai uoaya antisipasi penamabahan jumlah penularan. “Ini salah satu yang kami lakukan untuk meminimalisir penyebaran dan akan kita sosialisasikan ke masyarakat,”tambahnya.

Batas batas yang dibuat oleh Satlantas Polres ini hampir menyerupai posisi start pada balap motor. “Kita buat dengan jarak yang sudah kita tentukan yakni 1,5 meter untuk tiap tiap kendaraan. Sedangkan untuk kendaraan roda empat kita tempatkan di belakang kendaraan roda dua,” terangnya lagi.

Aturan berhenti kendaraan ini, lanjut Kapolres, akan diberlakukan di tiap tiap pwrlintasan yang sering dilintas masyarakat. “Khusus di wilayah kota Muara Enim yang ramai dilintasi, akan kami berlakukan hal yang sama,” terangnya seraya menambahkan tidak hanya di Kecamatan Muara Enim, namun di Kecamatan lain juga akan diberlakukan hal yang sama.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Feby Febriyana menambahkan, di tiap perluntasan nanti akan ada petugas yang berjaga untuk mensosialisasikan ke ijakan baru ini. “Nanti pada saat jam jam ramai, petugas akan standby guna mensosialisasikan kepada masyarakat,” terangnya.

Selanjutnya, tamabah Kasat, diharapkan masyarakat akan sadar dan patuh akan hukum. “Nantinya, meskipun tidak ada petugas, diharapkan masyarakat jadi sadar akan aturan baru ini. Jadi jangan saat ada petugas saja,” tegasnya.

Pemberlakukan ini, lanjutnya lagi, akan dilakukan di tiap perlintasan yang ramai. “Kita prioritas perlintasan yang palangnya bekerja dan jumlah kendaraan yang meintas terbilang padat,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Stasiun Muara Enim menyambut baik hal yang dilakukan Polres Muara Enim. “Sesuai instruksi dari bapak Kapolres, kami akan memasang sepanduk di tiap perlintasan guna membantu dosialisasi kepada masyarakat,” pungkasnya.(SN)
Share:

Fraksi PKS Sarankan Pemda PALI Bangun Sarana Publik Perhatikan Azas Manfaat

PALI -- Ditengah gencarnya pembangunan fasilitas publik oleh pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), fraksi PKS di DPRD PALI menyarankan agar dinas terkait untuk koordinasi terlebih dahulu dengan pengguna agar hasilnya nanti sesuai dengan azas manfaat.

Ketua fraksi PKS, Edi Eka Puryadi menyebut bahwa setiap bangunan yang saat ini telah dimulai pembangunannya dinilai kurang koordinasi.

"Seperti gedung paripurna DPRD, yang menurut kami kurang efektif dan azas manfaatnya masih kurang begitu dibutuhkan oleh dewan. Sebab, untuk apa ada gedung paripurna kalau ruang kerja kami belum ada," kata Edi Eka pasca hadiri rapat paripurna DPRD PALI dalam rangka membahas LPJ tahun 2019, Rabu (15/7/2020).

Juga pembangunan rumah sakit Bhayangkara, Edi Eka memberi masukan agar dinas terkait harus berkoordinasi dengan kementerian kesehatan.

"Kami berharap kedepan setiap program yang akan dijalankan harus berkoordinasi dengan user atau pengguna serta harus dirancang dengan matang. Intinya stakeholder harus dilibatkan, jangan asal bangun tetapi manfaatnya belum begitu dibutuhkan," tandas Edi Eka.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perkim Ahmad Hidayat melalui PPTK pembangunan Ardi menyatakan bahwa pembangunan kantor dewan untuk ruang kerja wakil rakyat serta sekretariatnya bakal dimulai pembangunannya tahun ini.

"Hanya saja bertahap, akhir tahun ini gedung perkantoran dewan selesai konstruksi rangka bangunan. Tetapi untuk gedung paripurna diprediksi ditunda karena anggaran kurang. Namun apabila rekanan bersedia menyelesaikan, kemungkinan dilanjutkan," terang Ardi. (Sn)
Share:

Belajar Online Cara Membatik bersama UMKM Kubedistik Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field

TARAKAN, SININEWS.COM - Kondisi pandemik yang sedang terjadi tidak menyurutkan semangat dan kreatifitas untuk berkreasi anggota komunitas disabilitas di Kota Tarakan. Anggota komunitas disabilitas Kota Tarakan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama Disabilitas Batik Tarakan (Kubedistik) terus semangat melakukan aktivitas seperti orang normal pada umumnya, dengan keuletan anggota Kubedistik mampu menghasilkan karya-karya batik dengan motif dan corak yang menawan serta otentik.

Semangat inilah yang mendorong Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field, salah satu wilayah kerja PT Pertamina EP dengan kegiatan operasi meliputi Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan, menyelenggarakan belajar online cara membatik bersama Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field (23/04)

 “Adik-adik komunitas disabilitas memiliki talenta untuk membuat motif batik bagus dan unik, tinggal saya mengarahkan sehingga motif batik itu ada nilai jualnya,” ujar Sonny Lolong, Ketua Kelompok Kubedistik.

Diketahui bahwa, adik-adik disabilitas ini memiliki tingkat kejenuhan yang relatif rendah dalam melakukan aktifitas sehingga lebih sabar dan tekun dalam membatik. Dibutuhkan waktu kira-kira 3 hari dalam menyelesaikan satu motif dalam satu lembar kain batik. Namun ini yang membuat batik buatan Kubedistik jadi menarik dan populer masyarakat. Proses pengerjaan batik dapat dikategorikan “hand made” dan motif yang otentik serta diproduksi terbatas sehingga membuat nilai batik Kubedistik menjadi eksklusif.
Baru-baru ini, Kubedistik yang merupakan UMKM Binaan Pertamina EP Tarakan Field juga mendapat kunjungan dari rombongan Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional II Makassar (Kosekhanudnas II). Sekitar 20 orang anggota rombongan tersebut tampak antusias berdialog dengan komunitas disabilitas dan memborong beberapa batik. Lalu rombongan mendapat kesempatan praktik langsung mencanting batik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

"Ini menarik sekali, selain mendapat pengetahuan tentang proses membatik, mulai dari menyiapkan kain, proses mencanting, mewarnai, nglorot hingga finishing. Saya diberi berkesempatan untuk mencanting batik bersama adik-adik komunitas disabilitas" ujar Panglima Kosekhanudnas II, Marsekal Pertama TNI Ian Fuady

Agung Wibowo, Tarakan Field Manager mengungkapakan Pertamina Asset 5 Tarakan Field berkomitmen mengembangkan UMKM di Kota Tarakan dengan memberdayakan komunitas disabilitas untuk melestarikan batik tulis ramah lingkungan.

“Batik tulis Tarakan merupakan warisan budaya sehingga beberapa motif batik sudah hasilkan juga telah patenkan,” pungkasnya.(ril)
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 14 Juli 2020






Share:

Warga Desa Sarang Lang Pemulutan Sambut Baik Kedatangan Jenderal TNI - AD Bersama Ratusan Personil

INDRALAYA, SININEWS.COM - Ditengah guyuran hujan warga yang bermukim di Desa Sarang Lang Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan (Sumsel) menyambut baik kedatangan jajaran petinggi TNI - AD dari Inspektorat pengawas angkatan darat (Itjenad). 

Begitu tiba di Desa Sarang Lang - Pulau Negara Pemulutan, Selasa (14/7) pukul 10.00, Itjenad yang dikomandoi Brigjen TNI Muhammad Hasan serta Danrem 044 Garuda Dempo (GAPO) Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji bersama rombongan dari jajaran Kodam 2 Sriwijaya, Kodim 0402 OKI, langsung disambut dengan antusias warga yang sejak pagi menunggu kedatangan dua Jenderal TNI dengan satu bintang di pundak. Kedatangan Jenderal TNI ke Desa setempat, dalam rangka pengawasan progres pembangunan Desa Sarang Lang - Pulau Negara yang pengerjaannya melibatkan unsur TNI - AD melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108. 

Usai mendengarkan pemaparan mengenai progres pembangunan fisik dan non fisik di Desa Sarang Lang yang disampaikan oleh Dandim 0402 OKI/OI Letkol Czi Zamroni SSos, Brigjen TNI Muhammad Hasan beserta rombongan langsung meninjau progres pembangunan jalan di Desa Sarang Lang Pemulutan Barat. Usai meninjau progres pembangunan jalan masuk menuju Desa Sarang Lang sepanjang 1.8 kilometer, dan rehab masjid yang pengerjaannya melibatkan unsur TNI, Brigjen TNI Muhammad Hasan serta Brigjen TNI Jauhari AS mengapresiasi hasil kinerja jajarannya khususnya Kodim 0402 OI/OKI yang telah memberikan yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat. 

"Alhamdulillah walaupun dengan suasana hujan. Akan tetapi, tetap berjalan sesuai dengan keingininan kita, sesuai dengan harapan kita. Pengerjaan pembangunan jalan sudah berjalan 75 persen, begitu pun juga pengerjaan rehab masjid Desa Sarang Lang - Desa Pulau Negara. Mudah-mudahan pada akhir Juli ini, semua pengerjaan sudah selesai," ucap Inspektorat Jenderal Angkatan Darat Brigjen TNI Muhammad Hasan didampingi Danrem 044 GAPO Brigjen TNI Jauhari AS. 

Terpenting dalam program TMMD ke-108 ini, disebutkan Itjenad Muhammad Hasan didampingi Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, tentara hadir bersama-sama Polri tetap eksis, tetap melaksanakan pengabdian yang terbaik kepada warga masyarakat dan bangsa. 

Kemudian, Brigjen TNI Muhammad Hasan didampingi Brigjen TNI Jauhari AS juga mengapresiasi upaya yang diwujudkan oleh para alumni Akademi Militer yang dulunya AKABRI angkatan 1989 yang turut hadir di Desa Sarang Lang - Pulau Negara. 

"Saya apresiasi kepada para alumni AKABRI tahun 1989 yang turut membantu masyarakat terdampak covid-19, dalam wujud memberikan sembako. Ya, mudah-mudahan bisa meringankan beban warga," kata Brigjen TNI Muhammad Hasan didampingi Danrem 044 GAPO Brigjen TNI Jauhari AS. 

Selanjutnya, rombongan Itjenad langsung dijamu makan siang bersama di salah satu kediaman warga Desa Sarang Lang. 

Sementara diketahui, TMMD ke-108 yang telah berjalan sejak beberapa minggu terakhir di Desa Sarang Lang - Pulang Negara melibatkan sebanyak 105 orang personil TNI - AD. Personil TNI - AD tersebut masing-masing dari kesatuan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 2 SG Prabumulih dan Batalyon Kavaleri 5 Serbu. Selama berada di Desa Sarang Lang - Pulau Negara, mereka ratusan personil TNI dilibatkan melakukan pengerjaan pembangunan jalan, rehab masjid, giat bhakti sosial lainnya. 

Tentu saja, kehadiran Jenderal TNI - AD beserta para personil disambut baik warga Desa setempat. Warga merasa aman, merasa terbantu hingga merasa terayomi. Mengingat kehadiran para personil korps loreng ini, memberikan hal-hal bermanfaat bagi warga masyarakat Desa Sarang Lang - Pulau Negara. 

"Baru pertama kali ini, ada Jenderal TNI - AD masuk ke Desa kami. Selama ini tidak pernah. Kami merasa senang atas kehadiran para personil TNI yang ada di Desa kami. TNI bekerja membangun jalan, rehab masjid. Selain itu, TNI menjalankan giat bakti sosial seperti khitanan massal serta TNI memberikan hal-hal yang bermanfaat di Desa kami. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI," ujar Kepala Desa Sarang Lang Taufik Sofa.(Ber)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts