Puluhan Wartawan di Prabumulih Disuntik Vaksin Sinovac

VAKSIN : Ketua PWI Kota Prabumulih saat melakukan suntik Vaksin di puskesmas Delinom (4/3/21)

PRABUMULIH, SININEW.COM – Puluhan Wartawan di Kota Prabumulih melakukan suntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Delinom Kelurahan Karang Raja Kota Prabumulih, kamis (4/3/21)

Sekitar 30 Insan Pers yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih menjalani vaksinasi tahap pertama.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih Mulwadi (Kemong) mengatakan anggotanya sebagian mendaftar melalui jalur online di website Dinas Kesehatan Kota Prabumulih https://pedulilindungi.id/ dan juga sebagian langsung daftar di Puskesmas Delinom yang telah disiapkan oleh tenaga medis khusus para wartawan.

“tadi sudah ada 10 orang wartawan yang daftar secara online dan sudah divaksin, sebagian tadi langsung datang ke Puskesmas Delinom” ucap Kemong seraya mengatakan hari ini jadwal vaksin khusus para wartawan yang bekerja diwilayah Prabumulih.

Sementara itu, H.Nofrinain S,ST,MSi Kepala Puskesmas Delinom yang turut hadir mendampingi awak media untuk melakukan vaksinasi dengan beberapa tahap pengecekan calon pasien yang bakal di suntik vaksin.

“sebelum divaksin rekan-rekan media dicek suhu tubuh dan kemudian dilakukan pendataan terlebih dahalu setelah itu bagi yang sudah siap akan langsung di suntik vaksin” papar Nofrin.

Dari 30 wartawan yang bertugas di Prabumulih di Suntik vaksin ada 3 orang yang belum siap disuntik vaksin, hal tersebut dikarenakan darah pasien terlalu tinggi dan memeliki riwayat sakit.

“Untuk yang darah tinggi tidak dilakukan suntik vaksin, bukan tidak bisa tapi kita tunda dulu minggu depan setelah darah calon yang bakal divaksin normal” tutupnya (tau/sn)

Share:

Beberapa Hari Terbaring Di Rumah Sakit Dengan Keadaan Tidak Bisa Melihat, Kini Kondisi Egi Mulai Membaik




PRABUMULIH - Setelah beberapa hari terbaring di RSUD Kota Prabumulih kini kondisi Regina Dwi Saputri (10) atau yang kerap di sapa Egi kini mulai membaik, Rabu (03/03).


Penglihatan yang terganggu alias tidak bisa melihat dan kaki yang tidak bisa kini mulai membaik.

"Kondisi Egi lah agak lumayan dari yang kemaren, lah mulai begoyor pacak ngeliat walaupun dak jelas nian, lah ado lampu-lampu samo bayangan-bayangan cak itunah, tapi kakinyo cumah sebelah kanan bae lah mulai biso begerak yang sebelah kiri masih agak berat" Kata Linda (36) ibunda Regina Dwi Saputri saat di bincangi.

Selain Itu, ibu dua anak ini menyampaikan bahwa ia dan keluarga masih menunggu informasi dari salah satu Rumah Sakit di Kota Palembang untuk melanjutkan pengobatan Egi.

"Kami masih nunggu informasi dari palembang, kalo untuk berkas-berkas masalah yang laennyo lah lengkap, man malam ini ado kabar kami langsung berangkat ke palembang, oleh belom ado kabar jadi belom biso berangkat" Imbuhnya.

Lebih lanjut, Linda Mengucapkan bahwa dia tidak akan menyerah untuk kesembuhan Egi dan mengharapkan agar Egi bisa kembali sehat seperti biasanya.

"Idak akan nyerah sembelom Egi sembuh idak bakal nyerah, harapannyo yo biso cepet sembuh dan biso maen ck biaso tulah, nak tetep di obati sampe setuntas, sesembuh mungkin" Tutur Linda Sambil Menahan Kesedihan. (aa/sn)
Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 03 Maret 2021






 

Share:

Penghargaan Swastisaba Berpeluang Diraih PALI


PALI. SININEWS.COM -- Atas capaiannya meraih predikat Open Defecation Free (ODF) sebesar 100%, membuat kabupaten PALI berpeluang untuk bisa meraih penghargaan Swastisaba pada tahun 2021.


Hal itu dikatakan Feri, perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, saat memberikan paparan dalam acara Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat (KKS) yang digelar Selasa (2/3/2021) dj ruang rapat Pemkab PALI. 


Dijelaskan Feri bahwa penghargaan Swastisaba merupakan apresiasi dari pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah dalam mewujudkan KKS. Dengan memperhatikan kebersihan lingkungan. 


"Kabupaten PALI sangat berpeluang dalam meraih penghargaan tersebut. Karena PALI sudah 100% dalam meraih predikat ODF. Dan Kabupaten PALI juga merupakan satu-satunya kabupaten di provinsi Sumatera Selatan yang meraih ODF 100%. ODF kini menjadi syarat mutlak untuk bisa ikut pada penghargaan Swastisaba," jelasnya. 


Ia juga menambahkan, untuk di provinsi Sumatera Selatan, sudah ada tujuh kabupaten kota yang mendapat  penghargaan Swastisaba. 


"Kita berharap kabupaten PALI bisa meraih itu. Namun, perlu diingat bahwa penghargaan Swastisaba merupakan anugerah dan bukan hanya sebagai prestise, melainkan sebuah apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Oleh karena, silahkan bekerjasama antar instansi terkait dan lebih mengutamakan outcome atau kinerja dari pada output. Karena ini bukanlah sebuah perlombaan," tukasnya. 


Sementara itu, Plt. Kadinkes PALI, M. Mudakir mengatakan bahwa setelah rapat koordinasi, pihaknya meminta agar seluruh instansi terkait dalam mewujudkan kabupaten PALI menjadi KKS, harus ditunjuk seorang penanggungjawab. 


"Setelah rapat koordinasi ini, dalam waktu secepatnya mengajak OPD-OPD terkait untuk menindaklanjuti dari hasil rapat. Terkait syarat mutlak ODF untuk ikut serta pada penghargaan KKS, kabupaten PALI sudah mempunyai itu tinggal lagi melengkapi indikator lainnya," kata Mudakir. 


Ditambahkan Mudakir, bahwa pelaksanaan verifikasi KKS akan dilaksanakan pada bulan Juni 2021. "InsyaAllah kabupaten PALI akan ikut serta. Untuk itu, saya menghimbau kepada masyarakat kabupaten PALI untuk tidak membuang air besar sembarangan," tukasnya. 


Dalam kesempatan itu, hadir juga Kepala Bappeda Kabupaten PALI, perwakilan dari Kementerian Agama kabupaten PALI, sejumlah kepada OPD di lingkungan Pemkab PALI. Usai rapat koordinasi, dilaksanakan juga penandatanganan kesepakatan untuk mewujudkan kabupaten PALI menjadi KKS. (sn/perry)

Share:

Persiapan Pendataan Keluarga, DPPKBPPPA PALI Ajak Kades Ikuti Sosialisasi PK21


PALI. SININEWS.COM -- Jelang pelaksanaan Pendataan Keluarga tahun 2021 (PK21) di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang akan digelar mulai tanggal 1 April sampai 31 Mei 2021, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) PALI kumpulkan seluruh kepala desa, lurah, Camat, ormas dan instansi terkait untuk ikuti sosialisasi PK21 di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, Rabu (3/3/21).


Kegiatan tersebut dibuka Plh Bupati PALI melalui Asisten II Husman Gumanti dihadiri humas Pertamina Pendopo serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat di kabupaten PALI. Pada kegiatan tersebut, panitia tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan mengatur jarak tempat duduk, peserta wajib mencuci tangan sebelum masuk ke gedung dan memakai masker yang sudah disediakan panitia. 


"Pendataan keluarga merupakan kegiatan strategis program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) untuk kepentingan perencanaan evaluasi dan pengukuran kinerja sampai wilayah administrasi terkecil. Oleh karena itu semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dituntut untuk bekerja keras serta memiliki semangat dan komitmen yang tinggi untuk mensukseskannya," ujar Dra Hj Yenni Nopriani MSi, kepala DPPKBPPPA PALI. 



Sebelum pelaksanaan pendataan keluarga tahun 2021 (PK21) yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2021 Yenni menerangkan bahwa pihaknya melakukan persiapan antara lain pemetaan wilayah mulai dari RT, RW, Desa, Kecamatan beserta jumlah KK. 


"Kemudian penunjukkan manager data, Manager pengelola ,supervisor, kader pendata PK21 berdasarkan SK kepala dinas. Selanjutnya pelatihan tim teaching kebupaten PALI di BKKBN Sumsel. Sosialisasi PK21 kepada seluruh OPD, camat, kades /lurah, ormas lainnya yang dilaksanakan saat ini," terangnya.


Persiapan lainnya jelang pelaksanaan PK21 ditambahkan Yenni dengan orientasi kader pendata oleh tim teaching kabupaten di 5 kecamatan juga pembentukan posko posko tingkat kabupaten dan kecamatan.


"Nantinya pendataan keluarga dengan cara mendatangi rumah ke rumah dan pengentrian hasil pendataan keluarga oleh kader pendata pada 1 april - 31 mei. Saat pendataan, petugas memakai APD lengkap dalam menerapkan protokol kesehatan. Setelah pendataan akan ada sarasehan hasil pendataan keluarga pada bulan juni mendatang," tambahnya. 



Yenni juga berharap PK21 di PALI berjalan lancar dan sukses didukung semua elemen masyarakat.


"PK21 ini sangat penting  untuk menghasilkan data yang akurat by name by address menuju “SATU DATA KELUARGA INDONESIA" yang mudah-mudahan pada pelaksanaanya nanti bisa berjalan sesuai rencana," harapnya 


Sementara itu, Plh Bupati PALI melalui Asisten II Husman Gumanti berpesan  kepada petugas atau penyuluh untuk  kiranya dapat melaksanakan tugas sesuai harapan dan penuh rasa tanggungjawab.


"Dalam sosialisasi ini simak dan manfaatkan waktu ini untuk berdiskusi  bertanya kepada narasumber agar saat pelaksanaannya nanti bisa terlaksana  sesuai prosedur. Pasalnya petugas nanti akan turun kelapangan mendata satu per satu rumah warga. Juga peran Kades diharapkan bisa membantu program pendataan ini," pesan Husman Gumanti. (sn/perry)

Share:

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, M.M Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana Angin Puting Beliung

 


PRABUMULIH - Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM di dampingi OPD yang terkait berikan langsung bantuan kepada Warga kelurahan Muara Dua Yang terdampak musibah angin puting beliung pada Minggu, (02/03)


Hujan deras yang di sertai angin kencang menyebabkan kerusakan di beberapa rumah warga kota prabumulih mengalami keruasakan salah satunya atap rumah warga di kelurahan muara dua terlepas.


Mendapat laporan tersebut Walikota bersama OPD Terkait langsung tinjau meninjau dan memberikan Bantuan.


"Sesuai dengan laporan yang kami terima, bahwa ada 3 buah rumah yang terkena musibah angin puting beliung, yakni di Kelurahan Sungai Medang,  Kelurahan Anak Petai dan Kelurahan Muara Dua, untuk itu kami sebagai Pemerintah  hadir, meninjau langsung dan memberikan bantuan" Kata Walikota Prabmulih Ir. H. Ridho Yahya, M.M saat di  bincangi dilokasi kejadian.


Selain Itu, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, M.M menyampaikan bahwa bukan hanya peralatan dan perlengkapan rumah tangga saja, ia juga memberikan bantuan berupa uang tunai untuk perbaikan kerusakan rumah tersebut.


"Ini berbagai macam, perlatan rumah tangga, peralatan pakaian, perlengkapan anak-anak dan semua kito lengkapi plus uang 5 Jt untuk Perbaikan" Ujarnya. (aa/sn)

Share:

Viral Jalan Tanjung Rambang Rusak, Ini Tanggapan Walikota Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Hiruk pikuk rusaknya jalan yang dipergunakan oleh Subcon PT. Waskita Karya untuk pengerjaan jalan Tol di Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan RKT Kota Prabumulih Sumsel, akhirnya terjawab.

Masih sering digunakannya jalan tersebut oleh penduduk setempat,masyarakat sekitar dan warga pemilik lahan dipingiran jalan mengeluh karena jalannya rusak dan berlumpur. 

Dari pantauan media ini dilapangan dan juga wawancara dengan pemilik lahan sekitar jalan,kerusakan yang ditimbulkan oleh mobilisasi kendaraan perusahan akhrinya telah disikapi dan diperbaiki. Seorang warga Tanjung Rambang Safri Erwansa yang sempat dibincangi membenarkan jalan yang rusak persis dipingir kebun karetnya sudah diperbaiki, Selasa (2/3/2021) siang. 

"Iya Pak jalan ini berasal dari lahan milik Kita dengan panjang 230 meter dan sudah disewa oleh Waskita Karya selama dua tahun, alhamdulillah jalan yang becek dan rusak sudah diperbaiki oleh Waskita juga," ungkapnya. 

Masih Safri,ia menyesalkan atas kerusakan jalan ini,pihak  PT.Pesindo selaku Subcon seolah olah tutup mata dan enggan untuk melakukan perbaikan. 

"Ya seharusnya bukan hanya Waskita saja tapi Pepsindo juga turut andil untuk perbaikan,bila jalannya rusak," ujarnya.

Disinggung tentang dilibatkannya warga sekitar untuk bekerja,dirinya mengemukakan. "Inginnya kita selaku warga lokal bisa bekerja diperusahaan pembangunan Tol ini,tapi informasi terakhir memang belum ada lowongan untuk bekerja disana," imbuh Safri Erwansa.

Sementara itu dari pihak PT. Waskita Karya melalui Humas Imhar Kamaludin mengatakan. "Keluhan warga tentang rusaknya jalan sudah kita tanggapi,pihak kita telah lakukan perbaikan dengan menggunakan alat Dozer biar cepat dan optimal," bebernya. 

Disinggung tentang Subcon yang terkesan tutup mata atas kejadian rusaknya jalan, Kamal sapaan akrabnya menjelaskan. "Untuk seluruh Subcon yang tergabung di Perusahaan kita,sudah disampaikan baik lisan maupun surat untuk bekerjasama dan cepat tanggap apabila ada hal seperti itu terjadi dilapangan," pungkasnya. (sn)

Share:

Anggota DJSN Minta Pemkab PALI Segera Bayar Tunggakan BPJS, Plh Bupati: Berobat Masih Dilayani


foto. Subiyanto Saripudin 


PALI. SININEWS.COM -- Adanya tunggakan BPJS yang belum dibayarkan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) selama satu tahun lebih yang akan berimbas pada pemutusan pelayanan kesehatan oleh BPJS terhadap 86 ribu jiwa lebih warga PALI membuat prihatin anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) asal Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, Subiyanto Saripudin. 


"Saya prihatin akan terjadinya keterlambatan pembayaran BPJS. Karena dari informasi yang saya dapat, pihak BPJS akan memutus pelayanan kesehatan awal bulan ini apabila belum kunjung dibayar. Tentu saja, apabila diputus, maka ada 86 ribu jiwa lebih warga PALI ketika sakit akan ditolak berobat menggunakan kartu BPJS," kata Subiyanto, Selasa (2/3/21).

Untuk itu, Subiyanto meminta Pemkab PALI untuk segera menyelesaikan tunggakan itu. "Saya minta cepat lunasi agar pelayanan kesehatan untuk masyarakat tidak terhambat," harapnya. 

Terpisah, Plh Bupati PALI Syahron Nazil menjawab bahwa pelayanan kesehatan melalui BPJS masih tetap dilayani meski pun ada pernyataan dari pihak BPJS akan memutus pelayanannya di awal bulan Maret 2021.

"Kami sudah meminta kepada pimpinan BPJS di Prabumulih untuk tetap melayani masyarakat dalam berobat, dan itu sudah disetujui. Kami dalam hal ini pemerintah kabupaten PALI bukan tidak mau membayar tunggakan BPJS, tetapi memang kondisi keuangan kita saat ini yang alami defisit yang mengandalkan transfer dari pemerintah pusat. Dan hingga hari ini, belum juga ada dana masuk ke kasda," terang Bupati. 

Bupati juga menegaskan bahwa tunggakan BPJS merupakan salah satu prioritas Pemkab PALI yang harus didahulukan untuk dibayarkan. 

"Yang sifatnya hutang atau tunda bayar terkait pelayanan menjadi prioritas kami. Terlebih membayar BPJS, karena kesehatan itu urusan bersama. Untuk itu, kami berharap masyarakat tidak usah cemas, berobat masih dilayani dan apabila ada dana masuk, iuran BPJS yang tertunggak akan diangsur," tandasnya. 

Sementara itu, direktur RSUD Talang Ubi dr Tri Fitrianty menyatakan bahwa hingga saat ini pihak rumah sakit masih menerima pasien menggunakan BPJS. 

"Sampai tanggal 31 Maret 2021 kami masih layani pasien BPJS. Selanjutnya kami menunggu arahan dan kerjasama antara pemerintah dan pihak BPJS," kata dr Fitri. (sn/perry)


Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 2 Maret 2021

 






Share:

PT BGP Nyatakan Kegiatan Seismik di PALI dan Prabumulih sudah Sesuai SOP


PALI. SININEWS.COM -- PT Bureau Geophysical Prospekting (BGP) selaku perusahaan pelaksana kegiatan Seismik 3D di Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) serta di wilayah Prabumulih juga Muara Enim yang saat ini kegiatannya di beberapa desa dalam kecamatan Tanah Abang sudah memasuki tahap akhir, yakni perekaman dengan cara meledakkan dinamit yang ditanam pada titik kedalaman rata-rata 30 meter dibawah tanah, dimana pihak perusahaan itu meminta kepada seluruh lapisan masyarakat terutama yang lahannya dilalui kegiatan seismik.  


Pasalnya, dikatakan Jumadi Achmad, kepala Humas PT BGP bahwa sebelum kegiatan seismik tersebut, jauh-jauh hari pihak perusahaan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa yang dilalui kegiatan seismik dengan mengundang sejumah masyarakat, tokoh masyarakat dan pemerintah desa setempat. 

"Kami tidak serta merta melakukan kegiatan seismik tanpa sosialisasi, namun kami jalankan pekerjaan ini sesuai SOP. Artinya kami telah meminta izin dan permisi sebelum kegiatan ini dilaksanakan. Jadi dengan adanya isu kami tanpa izin bahkan ada yang mengatakan pemilik lahan tidak mengetahui kegiatan ini, itu tidak berdasar," ungkap Jumadi, Selasa (2/3/21).

Bahkan sebelum kegiatan seismik dilakukan, diakui Jumadi timnya telah turun mendata seluruh rumah yang ada disekitar kegiatan seismik untuk mengecek kondisi bangunan rumah sebelum perekaman. 

"Data sebelum perekaman atau peledakan dinamit akan dicocokkan pasca peledakkan. Nantinya semua dampak atau adanya kerugian dari kegiatan seismik akan diganti. Namun itu akan dilakukan setelah kegiatan seismik berakhir. Begitu juga dengan tali asih lahan yang menjadi lokasi pemboran atau yang dilintasi kegiatan seismik, kami bayarkan pasca kegiatan ini berakhir dan nominal tali asih sesuai peraturan yang ada," jabarnya. 

Jumadi juga menyayangkan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab yang telah melakukan pencurian peralatan seismik berupa FDU, kabel Geophone, Laul dan Laux yang kesemuannya adalah instrument alat perekaman yang berimbas terhambatnya kegiatan perekaman. 

Ditambahkan Jumadi bahwa disayangkan juga terjadinya banyak pihak yang sampai saat ini masih didalami dengan dugaan melakukan provokasi terhadap pemilik lahan terkait nilai kompensasi ganti rugi seismik.

"Kami minta kerjasamanya agar proses pencarian sumber minyak ini berjalan lancar. Apabila di daerah itu banyak sumber minyak, maka yang menikmatinya adalah masyarakat sekitar. Pasalnya, kami hanya pelaksana kegiatan seismik yang pemilik sesungguhnya adalah Pertamina, sedangkan Pertamina adalah milik negara yang pastinya akan ada Dana Bagi Hasil (DBH) masuk ke Kasda untuk pembangunan di daerah itu ketika banyak minyak yang dihasilkan. Disamping itu, apabila sumber minyak dibuka, pasti akan menyerap banyak tenaga kerja," tutupnya. (sn/perry)


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts