KAPOLSEK PENUKAL UTARA, HIMBAU WARGA TIDAK BERBONDONG TONTON PSU.



PALI,  Sininews. Com -- Dalam rangka berkomitmen Patuh terhadap Prokol Kesehatan (Prokes) Covid 19 diantara nya menghindari kerumunan orang banyak,  untuk itu KAPOLRES PALI AKBP. Rizal Agus Triyadi, SIK melalui Kapolsek Penukal Utara IPTU Bambang Wahyudi,


 menghimbau warga Masyarakat untuk tidak berbondong bondong menonton atau menyaksikan Pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) PILKADA Bupati dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang akan digelar tanggal 21 april 2021 mendatang. 


Himbauan disampaikan Melalui Kanit Binmas IPTU Edy Suwandi didampingi Pjs Kades Persiapan Madu Kincing Winaryo Umardani,  Spd,Msi, usai menunaikan sholat Jum'at di Masjid Amanah Desa Madu Kincing - Kota Baru (17/4/2021).


Dalam sambutannya Edy Suwandi,  Menghimbau Bahwa pada pelaksanaan PSU PILKADA yang akan datang,  sebaik Masyarakat tidak perlu berbondong bondong atau menyaksikan secara langsung kegiatan tersebut. Kecuali warga Pemilih yang berhak melakukan Pemilihan ulang. 


sebab saat ini diwajibkan untuk patuh dan taat melaksanakan protokol Kesehatan diseluruh  kegiatan terkhusus ada nya kegiatan Kerumunan orang banyak seperti PSU TPS 06 Desa Tempirai dan Desa lainya ( Desa air itam dan Desa Babat).


Disamping itu mendorong Masyarakat untuk fokus pada ibadah Bulan Puasa sehingga tidak terkontaminasi dengan persoalan yang dapat mengurangi kehikmatan ibadah puasa bulan Ramadhan... Harapnya


Juga Kades Winaryo Umardani,  mengapresiasi langkah Pihak kepolisian antisipasi terhadap kerumunan orang banyak atau loyal Prokes,  dan mendorong ikut mengsosialisasikan Himbauan ini pada Masyarakat Desa yang ia pimpin termasuk Desa sekitar lainya.... Ujar yoyo panggilan akrabnya. 


(Bungharto/SN)

Share:

Warga Desa Sugihan Keluhkan Tambang Pasir Dekat Pemakaman Umum

FOTO : Pemakaman Umum Desa Sugihan yang tak jauh dari tambang pasir, sabtu (17/4)

MUARA ENIM, SININEWS.COM – Warga Desa Sugihan Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim keluhkan banyaknya tambang pasir diduga Ilegal yang beroperasi didekat pemakaman desa, sabtu (17/4/21).

 

Dari pantauan dilapangan Tambang Pasir berada disepanjang sungai Rambang yang salah satunya tak jauh dari pemakaman desa setempat.

 

“Tambangnyo itu dekat nian dengan pemakaman kalu longsor kuburan disano” ucap warga Desa Sugihan yang namanya tidak mau disebutkan

 

Sementara itu, Kepala Desa Sugihan dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengaku jika tambang pasir tersebut sudah pindah dari pemakaman warga dan dirinya juga dilema tak bisa melarang dan tak mengizinkan penambangan pasir tersebut.

 

“kami Pemerintah tidak bisa melarang masyarakat mencari rezeki, karena saat ini tidak ada komplein dari pemilik kebun" tambangnya sudah dipindahkan, lanjutya

 

Disinggung mengenai izin tambang pasir yang menurut keterangan Sekretaris Desa (Sekdes) Barno Irawan ada sebanyak 7 titik tambang pasir yang berada di sepanjang Sungai Rambang diduga tidak memiliki izin.

 

Lebih lanjut Barno Irawan menambahkan mengenai polemik tambang pasir didekat pemakaman, pihaknya sudah memanggil pemilik tambang dan membicarakannya secara keluarga.

 

Terpisah, Kapolsek Rambang AKP Najamudin,S.H melalui Kanit Intel Aipda Dian Putra,S.H ditemui dikantornya mengaku akan berkordinasi dengan pemerintah desa untuk segera ditindak llanjut (sn/tau)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA




 

 

 

Share:

Pohon Kurma Di Masjid Ar-Rahma Prabumulih Sering Berbuah

 

PRABUMULIH,SININews.com -- Selain sumber Minyak dan Gas yang melimpah Kota Prabumulih juga sangat cocok untuk menjadi lokasi bercocok tanam buah-buahan di Sumatera Selatan.

Tak hanya buah Nanas dan Salak yang dapat tumbuh di Kota Prabumulih, kini terdapat 1 Pohon Kurma yang sudah 15 tahun kurang lebih dan mencapai ketinggian 6 m di halaman Masjid Ar-rahma Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara.

"Kurang lebih 6 meterlah dan kalo dak salah lah 15 tahunan, dulu tu bibitnyo ditanam di pot, tapi oleh akarnyo keluar jadi pecah potnyo, jelah di buat lubang dan di tanemke ke tanah nian pas itu Ado lah cak 1 meter tingginya" kata Ujang (72) Marbot Masjid saat di bincangi di halaman Masjid Ar-Rahma, Sabtu(17/04).

Dijelaskan Ujang, Pohon Kurma yang sangat sering berbuah ini banyak di minati masyarakat karna memiliki daya tarik tersendiri sehingga masyarakat ramai mengunjungi dan menfoto-foto pohon kurma tersebut.

"Dak pacak ngerekennyo lagi lah sering nian bebuah, rame yang Dateng tu untuk ngeliat Samo galak foto-foto pohon kurma ini" jelasnya.

Selain itu, dengan rasa yang dak begitu manis namun ada warga yang meminta buah kurma tersebut untuk di jadikan obat dan untuk perawatannya juga tidak ada perawatan khusus.

"memang rasonyo tu dak manis-manis nian tapi Ado masyarakat, warga yang minta untuk di jadikan obat, kalo untuk perawatannya dak ado perawatan khusus, tapi Kito samo-samo dengan masyarakat merawat dan menjago Pohon Kurma ini" pungkasnya.(aa/sn)

Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 16 April 2021






 

Share:

Simpang Lima Jadi Ajang 'Perang Petasan', Polisi Cepat Bergerak



PALI. SININEWS.COM -- Sudah mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah puasa terlebih saat malam tiba, suara petasan ramai terdengar dimana-mana bahkan di Simpang Lima yang menjadi pusat kota Pendopo Kecamatan Talang Ubi sempat dijadikan perang petasan oleh oknum warga kala malam tiba dan selepas sholat subuh yang tentunya selian mangganggu ketertiban juga mengganggu lalulintas di Simpang Lima Pendopo juga membahayakan warga lainnya. 

Menindaklanjuti hal itu, kepolisian Sektor (Polsek) Talang Ubi langsung melakukan tindakan dengan menggelar razia bagi pedagang petasan yang mangkal disekitar Simpang Lima, Simpang Empat, Terminal dan Pasar Inpres Pendopo. 

Dalam razia yang digelar pada Jumat (16/4/21), jajaran anggota Polsek Talang Ubi Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengamankan sedikitnya empat (4) ribu petasan berbagai jenis. 

"Kita razia petasan ini karena Lokasi pusat keramaian di Kecamatan Talang Ubi  kerap dilakukan 'perang petasan'. Sehingga sudah sangat membahayakan," ungkap Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution didampingi Kanit Reskrim Ipda Bambang.

Giat tersebut jelas Kapolsek, lantaran bermula dari laporan masyarakat. 

Dimana, pada malam atau waktu subuh lokasi pusat kota, seperti Simpang Lima kerap dijadikan ajang meledakkan petasan, baik yang bersuara keras maupun kecil. 

"Atas laporan masyarakat yang resah akibat suara ledakan yang berasal dari dentuman petasan. Ini tentu meresahkan di waktu-waktu tertentu," jelasnya.

Sementara ini pihaknya masih memberikan peringatan kepada dua pedagang yang kedapatan menjual petasan. 

Meski demikian, apabila tidak diindahkan maka akan diberikan sanksi tegas. 

"Selama bulan Ramadan kita akan terus lakukan razia petasan yang waktunya tak tentu kapan sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat." Ujarnya.

"Sementara untuk ribuan petasan yang dijadikan Blbarang Blbukti akan kita musnahkan." tandasnya. (sn/perry)
Share:

Semangat Menjalankan Ibadah, Irmas Nurul Huda gelar Tadarusan Selesai Shalat Berjamaah Di Masjid.


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Kehadiran bulan suci ramadhan adalah peluang besar untuk berlomba-lomba dalam mencari pahala dan berkah yang maha kuasa.


Dengan hal tersebut Irmas Nurul Huda Kelurahan Majasari banyak menghabiskan waktu luangnya sehabis shalat Berjamaah di Masjid, Jum'at (16/04).

"Sudah selesai shalat itu langsung tadarusan jadi dak do balek ke rmh dulu" ucap wanda (15) salah satu siswi Sekolah Menengah Atas di Kota Prabumulih.

Dikatakan wanda, walaupun aktif dalam kegiatan Irmas dia juga tidak lupa untuk mengerjakan kewajibanya sebagai siswi  yakni belajar dan mengerjakan tugas dari sekolah secara daring.

"Kan daringnyo jam 7, balek tadarusannyo jugo jam 7 kurang, jadi dari balek tadarusan langsung gaweke tugas kalo di kirim" katanya.

Disisi lain, Fatoni (39) selaku pembimbing anak-anak irmas ini menyampaikan bahwa kegiatan yang sudah berjalan sejak awal puasa ini di laksanakan selesai shalat subuh dan ashar saja. 

"Kegiatan lah mulai sejak awal puasa kemaren, tapi sudah Subuh sampe shalat Duha samo sudah shalat ashar yang di ikuti kurang lebih 12 anak irmas termasuk saya dan ustadznya" tuturnya

"Tak lain yo untuk mengurangi gawe-gawe yang dak bermanfaat, jadi anak-anak irmas itu kito tarek, kito ajak kemasjid, biar kegiatannyo lebih bermanfaat" jelas toni mengharapkan anak-anak Irmas kedepanya lebih maju dan Istiqomah.

Menanggapi hal tersebut, Selamet (45) Ketua Masjid Nurul Huda menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan Irmas yang positif di masjid akan selalu di support oleh pihak Pengurusan Masjid.

"Yo baguslah, itu hal-hal yang positif, semakin banyak semakin bagus, dan kito pihak pengurus akan selalu support anak-anak irmas apo lagi kegiatanyo di masjid" jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua Masjid ini juga mengatakan bahwasan akan ada kegiatan Kultum Subuh (Kuliah) yang di adakan lagi satu minggu sekali.

"Untuk kedepanyo bakal kito adoke lagi Kuliah (Kultum Subuh) kemaren sempet ado tapi tenggelam lagi oleh pandemi, jadi bakal kito adoke lagi tapi tiap minggu atau seminggu sekali" jelas Selamet. (aa/sn)

Share:

Baru 13 Hari Berjalan, Pendataan Keluarga Tahun 2021 di PALI Capaiannya Nyaris 50 Persen



foto. doc


PALI. SININEWS.COM -- Pendataan Keluarga Tahun 2021 di Bumi Serepat Serasan yang dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang dimulai sejak tanggal 1 April hingga 31 Mei 2021 telah mencapai 41,85 persen pendataan melalui smartphone dan capaian itu urutan teratas di provinsi Sumatera Selatan. 


Data itu disampaikan Dra Hj Yenni Nopriani kepala DPPKBPPPA PALI, Kamis (15/4/21).


"Meski baru dua pekan berjalan, namun alhamdulillah petugas atau kader pendata terus bergerak tanpa henti datangi rumah-rumah warga dan hasilnya cukup memuaskan dan PALI jadi peringkat teratas untuk saat ini di Sumsel," ujar Yenni Nopriani. 


Yenni Nopriani yakin sebelum tanggal 31 Mei 2021, target pendataan keluarga tahun 2021 sepenuhnya tercapai.


"Dengan capaian saat ini Insyaallah target kita tercapai sebelum waktu pendataan berakhir, yakni tanggal 31 Mei 2021," tukasnya. 


Diterangkan Yenni Nopriani bahwa target pendataan keluarga tahun 2021, Pemkab PALI melalui DPPKBPPPA menargetkan 51.122 KK yang akan didata melalui kader pendata yang telah melalui pelatihan-pelatihan datang langsung ke rumah-rumah warga.


"Diharapkan semua pihak mendukung pendataan keluarga tahun 2021 karena melalui pendataan ini menjadi evaluasi pemerintah dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakat khususnya di kabupaten PALI. Kepada petugas atau kader pendata lakukan pendataan ini dengan baik juga secara benar agar data yang kita dapatkan adalah data yang valid," harapnya. (sn/perry)

Share:

Sholat Tarawih Berjamaah, Ridho : Sholat Berjamaah Tapi Tetap Jaga Protkes

PRABUMULIH, SININews.com-- Memasuki hari ke 4 puasa Ramadhan 1442 H, Wali Kota (Wako) Prabumulih Ir.H. Ridho Yahya MM besama Wakil Walikota (Wawako) H. Adriansyah Fikri dan Sekda Elman ST beserta OPD Kota Prabumulih, melangsungkan Sholat Isya' dan Tarawih berjamaah di Pendopoan Rumdin Wako, Kamis (15/4/2021).

Usai melaksanakan Sholat berjamah Walikota Ridho Yahya memberikan arahan tentang agenda Pemkot,dalam hal ini untuk pelaksanaan Safari Ramadhan yang akan dilakukan kebeberapa Masjid di Prabumulih,pada 7 Ramadhan 19 April mendatang.

Wako Ridho menjelaskan, Safari Ramadhan nanti dibagi 3 Tim dan akan berlangsung selama 8 hari. Beliau menekankan selama kegiatan berlangsung seluruh pegawai Pemkot harus ikut serta dalam kegiatan ibadah ini.

"Tim satu saya langsung yang pimpin, tim dua pak Wawako dan Tim tiga yaitu pak Sekda," terangnya.

Adapun demikan, ungkap Ridho,walaupun kita tidak mengeluarkan larangan untuk sholat Isya' dan Tarawih di Masjid,namun selalu kita ingatkan dan himbaukan pada semua pihak dan lapisan masyarakat tetap ibadah berjamah dengan selalu melaksanakan Protokol Kesehatan (Protkes).

"Ibadah tetap kita jalankan walau ditengah pandemi covid -19 saat ini,karena pada bulan yang suci ini kita bedoa kepada Allah SWT semoga kita terhindar dan mendapatkan perlindungan dari segala Mara Bahaya termasuk virus corona yang sedang terjadi saat ini," imbuhnya.

Terakhir,orang nomor satu di Kota Nanas ini berpesan pada semua jamaah yang hadir. Saat ini dibulan yang mulia ini, sepenuhnya kita bermunajad pada sang pencipta. Juga dikesempatan puasa ini kita untuk intropeksi diri atas segala tingkah laku perbuatan kita sebelumnya.

"Kita selaku manusia menyadari tidak akan pernah luput dari dosa dan salah,ya kalau selama tadi kita sering ribut ribut saling salah menyalahkan bahkan menyakiti hati orang lain, inilah saatnya kita intropeksi diri dan berbenah dijalan Allah Ta'ala untuk berlomba dalam kebaikan," pesan Ridho Yahya.

Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 15 April 2021






 

Share:

Belum 1 Tahun Sudah 3 Kali Banjir, Warga Yang Terdampak Banjir Mengharpkan Agar Sungai Kelekar Segera Mungkin Di Normalisasi


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Hujan yang mengguyur Kota Prabumulih dari selesai shalat subuh hingga memasuki waktu shalat dzuhur membuat Wilayah Kelurahan Majasari Tepatnya RT 06 RW 04 untuk ke 3 kalinya di hadiri banjir, Kamis (15/04)


"Yang ketigo kalinyo banjir, ini lumayan tinggi kurang labih 15 cm dalem rumah" ucap Arifin (61) warga Kelurahan Majasari yang terdampak Banjir.

Lanjutnya, ia juga menjelaskan bahwa kenaikan air tidak di ketahui dan bahan-bahan pangan untuk di masak di waktu berbuka seperti beras dan lainya ikut terendam.

"Pas banyu tu naek dak tau kami, dak pacak masak ntuk buko beras apo samo yang laen melok terendem pulo" ungkapnya

Lebih lanjut Arifin juga mengharpkan agar pemerintah lebih perhatian untuk warga yang sering terdampak banjir dan sungai kelekar itu segera di normalisasi.




"Yo harapannyo semoga pemerintah tu lebih memperhatike warga yang di deket sungai ini sebab belum setahun ini bae kito lah 3 kali keno banjir dan semoga kedepannyo sungai itu cepet di normalisasi" harap Arifin.

Menanggapi hal tersebut, Santari SE Lurah Kelurahan Majasari menjelaskan sudah ada pihak puskes bersama babinsa dan bhabinkamtibnas yang sudah turun kelapangan.

"Sudah ado pihak yang turun kelapangan dari puskes samo babinsa dan bhabinkamtibnas yang turun kelapangan tapi oleh tadi ado acara di Pemkot jadi dk biso melok" jelasnya saat di bincangi

Lurah Kelurahan Majasari ini juga menyampaikan bahwa sesegera mungkin untuk sungai tersebut di normalisasi agar tidak lagi terdampak banjir.

"Segera mungkin sungai kelekar itu kito perbaiki biar dak terdampak banjir lagi, olehnyokan Talut sungai ini sudah banyak yang terbis, jadi man ujan cak ini airnyo tu dak lancar ngalir tapi menyebabkan airnyo meluap dan menyebar kemano-mano" ucapnya.




Di sisi lain, Santari juga menghimbau agar orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya untuk tidak bermain banjir-banjiran.

"Untuk orang tuanyo agar lebih memperhatike anak-anak biar jangan maen banjir-banjiran, sebab banyak bakteri-bakteri yang sangat bahayo untuk kesehatan kito, jadi kalo biso jangan sampe maen banjer-banjeran" pungkasnya. (aa/sn)


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts