Dampak Seismik Meluas, 500 Warga Akan Kepung Kantor Pertamina Besok?


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Terkait Ganti Untung lahan kegiatan Eksplorasi Seismik yang dikerjakan oleh Subcont Seismik 3D Chriysant PT. Bureau Geophysical Prospecting (BGP) terus menjadi gejolak di tengah masyarakat kota Prabumulih.

Bahkan, dijadwalkan besok, Rabu (25/08/2021) Ratusan masyarakat dari 4 kelurahan yakni, Kelurahan Gunung Kemala, Kelurahan Sungai Medang, Kelurahan Patih Galung dan Kelurahan Anak petai akan mengadakan aksi damai di Halaman Kantor PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Kota Prabumulih.

Dalam aksi damai tersebut, masyarakat  meminta pihak management PT Bureau Geophysical Prospecting (BGP) untuk segera membayarkan kompensasi ganti rugi lahan dan pembayaran rumah retak di 4 kelurahan tersebut sesuai dengan kesepakan negosiasi yang sudah di janjikan oleh pihak perusahaan.

"Initinya gini, aksi yang bakal kami lalukan bertujuan untuk mendesak pihak PT BPG agar segera mengganti untung lahan tersebut, yang memang sudah ada kesepakatan sebelumnya dengan pihak perusahaan," ungkap Kemong selaku Kordinator aksi damai saat di bincangi media ini, Selasa (24/08/2021).

Mereka menilai, pihak PT BGB selalu mengulur-ulur waktu dan tidak konsisten dalam menepati janji yang sudah di sepakati dan dalam aksi tersebut pihaknya akan menurunkan 500 masa untuk menuntut hak mereka.


"Kita sudah sering menanyakan hal ini dengan pihak PT BGP, namun mereka selalu berteleh-teleh dan terus berlarut-larut sehingga kami merasa dirugikan dan di bodohi. Jadi selama ini kami hanya di beri janji-janji saja," kata dia.

Selain itu juga, Kemong menegaskan masyrakat 4 kelurahan akan terus mengadakan aksi jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

"Dan untuk pihak PT Pertamina selaku pihak pertama dari pengerjaan Proyek Seismik ini, kami mohon untuk memfasilitasi kami untuk mendesak PT BGP agak segera merealisasikan pembayaran kompensasi atau ganti untung tersebut," tegasnya.

Sementara, Head of Comrel & CID Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4, Tuti Dwi Patmayanti saat di konfirmasi melalui WhastApp terkait aksi damai yang bakal di gelar oleh masyarakat, dirinya menyebutkan bahwa hal tersebut bukanlah wewenang pihaknya melainkan wewenang pihak Humas PT BGP.

"Sesuai pembicaraan dengan pak Jumadi  humas BGP yang akan menjawab pertanyaan terkait permasalahan ini, trimakasih," jawabnya singkat.

Namun sayangnya, hingga berita ini diterbitkan pihak Humas PT BGP Jumadi tidak bisa di hubungi melialui via Telpon maupun WhasApp. 

Ditempat terpisah, Kasat Intelkam Polres Prabumulih Iptu Budiono,SH ditemui dikantornya mengatakan pihak perusahaan sudah berkordinasi dengan pihak Pores untuk mediasi dengan pihak warga yang menuntut ganti lahan.

"Ya tadi sudah ada pihak perusahaan kesini, insyallah besok ada mediasi" tutupnya (sn/tau)

Share:

Wako Prabumulih Saksikan Langsung Pelantikan Ketum KONI Kota Prabumulih

 

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM saksikan langsung pengukuhan dan pelantikan kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Prabumulih di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Selasa (24/08).


Tak hanya itu, turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Lurah serta Camat di kota Prabumulih yang hadir menyaksikan lansung pelantikan kepengurusan Koni Masa bakti 2021-2025 itu.


Kepengurusan KONI masa bakti 2021- 2025 Kota Prabumulih di ketuai oleh Beni Rizal, SH., MM seperti diketahui hal tersebut usai dinlantiknya langsung oleh Ketum KONI Sumatera Selatan (Sumsel) H. Hendri Zainuddin S. Ag.

 

Dalam kesempatannya Ketua Umum KONI Provinsi Hendri Zainuddin S.Ag. mengatakan bahwa untuk langkah awal pengurus baru ini yakni segera lakukan konsolidasi untuk persiapan menyambut Porprov.

 

“Kita fokuskan untuk persiapan Porprov yang tinggal 3 bulan lagi ini. Karena TC yang dilakukan oleh KONI Kota akan berpengaruh ke pelaksanaan ini. Yang perlu kita garis bawahi Porprov tahun ini adalah pembinaan, artinya tidak ada yang senior atau junior, dan yang paling penting tadi saya lupa menyampaikan bahwa yang mendapat medali di PON dan dapat medali di ajang lainnya, tidak diikutkan dalam Porprov tahun ini,” ungkap Ketum KONI Provinsi.

 

Ditambahkannya lagi bahwa Porprov tahun ini konsen ke pembinaan para pemula.

 

“Jadi Porprov tahun inj kita betul-betul mencari bibit yang berbakat untuk persiapan PON 2024 di Aceh,” pungkasnya. Sembari menambahkan kedepannya tidak akan ada lagi pembelian pemain dari luar, serta batas usia 21 tahun.

 

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya menegaskan bahwa Prabumulih pasti siap meski dalam waktu singkat persiapannya.

 

“Nanti akan kita kumpulkan semuanya dan akan kita seleksi cabor apa yang pas buat atlet kota Prabumulih, yang pastinya dari tinggi badan yang kita lihat, karena atlet kita kebanyakan bertubuh pendek, jadi kita lihat juga skil-nya,” ujar walikota.

 

Selanjutnya saat ditanya target utama KONI Prabumulih beliau menjawab juara umum.

 

“Juara umum,” tegasnya singkat.

H. Benny Rizal SH.,MM. menyampaikan ungkapan syukur dan terimakasih atas segala dukungan dari semua pihak.

 

“Alhamdulilah dan terimakasih atas segala dukungan dari semua pihak, sesuai arahan pak wali dalam waktu dekat ini kita akan lakukan TC untuk persiapan menghadapi Porprov ini,”

 

Saat ditanya formula khusus apa yang akan dilakukan, ketua KONI yang terpilih secara aklamasi ini mengatakan akan segera mengumpulkan semua Cabor untuk mengetahui langkah selanjutnya.

 

“Kita akan kumpulkan semua Cabor dan akan kita data mana yang akan menjadi olahraga unggulan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Ketum provinsi tadi, Prabumulih dalam olahraga atletik termasuk bagus. Dan setiap permasalahan yang ada akan kita hadapi dan carikan solusinya,” tutupnya. (AA/SN)

Share:

Pelanggar Prokes di Pasar Tanah Abang Kena Push-up dan Lakukan Swab Antigen


PALI. SININEWS.COM -- Dalam menegakkan disiplin penerapan protokol kesehatan di wilayah Bumi Serepat Serasan, Satuan Tugas (Satgas) covid-19 kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terdiri dari kepolisian, TNI, Satpol-PP, BPBD, Dinkes dan sejumlah OPD terkait lakukan operasi yustisi di Pasar kalangan Tanah Abang kecamatan Tanah Abang, Selasa (24/8/21).


Pada operasi yustisi gabungan itu Satgas covid-19 PALI masih menemukan sejumlah warga yang tidak memakai masker yang berinteraksi dengan masyarakat pengunjung pasar tersebut. 

Tentu saja, dalam menegakkan aturan, Satgas mengambil tindakan dengan memberikan sanksi berupa push-up dan pelanggar langsung dibawa ke kantor UPTD pasar Tanah Abang guna menjalani swab antigen.

"Kita terus lakukan operasi yustisi guna menekan penyebaran virus corona. Kali ini kita bersama tim Satgas laksanakan Yustisi di pasar kalangan Tanah Abang. Bagi pelanggar kita kenakan sanksi ringan agar tumbuh kesadaran warga dalam menerapkan protokol kesehatan," ujar Zulkopli SH, Kepala Satpol-PP PALI. 

Diakui Zulkopli bahwa tim Satgas juga membawa petugas Dinkes guna melakukan swab antigen pada pelanggar prokes supaya ketika ditemukan reaktif maka akan langsung ditindak lanjuti untuk lakukan PCR dan menyarankan bersangkutan untuk isolasi mandiri. 

"Alhamdulillah pada Yustisi di Pasar Tanah Abang ada enam orang jalani swab antigen dan hasilnya negatif. Tetapi apabila ada yang reaktif, maka kita ambil sampel untuk tes PCR," tukasnya. 

Disamping melakukan Yustisi mewajibkan seluruh pedagang dan pengunjung pasar menggunakan masker, juga Satgas terus mengingatkan warga untuk menghindari kerumunan serta menjaga jarak aman. 

"Kita pantau dan mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan. Bukan hanya wajib pakai masker tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bertransaksi di pasar secara sehat terhindar dari penyebaran covid-19 dengan menghindari kerumunan juga menjaga jarak. Yustisi ini hampir tiap hari kita lakukan secara berkeliling agar PALI bisa cepat bebas dari pandemi covid-19," tutupnya. (sn/perry)
Share:

Lima Tahun Sudah Terlaksana, Pengurus Dan Irmas Masjid Nurul Huda Santuni Langsung Anak Yatim / Piatu"Door To Door"


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Dalam ranka memperingati 10 Muharram 1443 Hijriah yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2021, kepengurusan masjid dan Irmas Masjid Nurul Huda tetap laksanakan kegiatan menyantuni anak Yatim / Piatu di Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Tepatnya Di RW 04.

Kegiatan yang sudah lama berjalan sejak 5 tahun terakhir itu kini memiliki tampilan yang berbeda dengan langsung memberikan santunan langsung ke anak Yatim / Piatu di wilayah RW 04 Kelurahan Majasari, Minggu (22/08).

"Karno keadaannyo masih Pandemi jadi Kito ngadoke cak ini Bae, Kito anterke ke rumah- rumah," jelas Selamet Muji Ketua Masjid Nurul Huda Kelurahan Majasari saat di bincangi.

Di tambah Selamet, ia selaku Ketua Masjid dan yang mewakili seluruh jajaran Kepengurusan dan Irmas Masjid Nurul Huda sangat berterimakasih kepada Masyarakat yang antusias tinggi.

"Dana yang terkumpul kurang lebih sepuluh juta, itu seluruh dari jamaah dan masyarakat yang sangat peduli akan kegiatan ini, jadi kami ucapkan terimakasih banyak karna telah ikut menyumbangkan sedikit banyaknya rezeki untuk berbagi," pungkasnya. (Ari/SN)

Share:

76 Tahun Indonesia, Keseruan Tercipta Di Lapangan Voly Vraja.


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-76 tahun, warga Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan gelar turnamen "Ceria Agustusan".

Dalam hal itu hanya ada dua team yang ikut serta meramaikan turnamen tersebut yakni team 24 dan team Vraja, Minggu (22/08).

Kegiatan yang di gelar pada hari Sabtu hingga Minggu itu membuat lapangan team Vraja menjadi ramai akan penonton yang menyaksikan keseruan dari masing-masing angggota team bertanding.

"Bukan hadiahnya ya namun kekompakan dan kebersamaanya itu yang kita ambil dari acara ini " ucap Neneng Rukmini atau yang kerap di sapa Eneng Sayur.

Selain itu, ia juga berharap agar kedepannya team voly yang ada di kota Seinggok Sepemunyian ini dapat terus kompak terkhususnya team Vraja.

"Yo semoga kedepanya kompak selalu, jadi tahun depan kita bisa ngadain acara yang lebih heboh lagi, aamiin," harap Neneng. (Ari/SN)

Share:

FORUM KADES PEDULI, UCAPKAN BELASUNGKAWA SANTUNI KELUARGA MUSIBAH

PALI,  Sininews. -- Innallilahi wainnallilahi rajiun Dalam rangka buktikan rasa Kepedulian sesama Rekan seperjuangan sebagai Abdi Pelayan Masyarakat Forum Kepala Desa Penukal Abab Lematang Ilir (FK2DP) Provinsi Sumatera Selatan. 

Turut hadir dan Mendoakan pada Tausyah (Yasinan) malam ke 7 atas meninggalnya Ibunda Suparman Kepala Desa Betung Kecamatan Abab, Almarhumah Hj. Rusnani binti Djohar

Acara Tausyah ke 7 ( hari Ke tujuh) ini digelar di Kediaman ahli Musibah di Desa Betung dihadiri Jajaran Pengurus FK2DP,  Babinsa, Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat Betung lainnya,  berjalan hikmat dan bernuansa relegius. 

Menurut Ketua FK2DP Abul Rustoni, SIP pada awak Media ini ( 21/8/2021), di  Sekretariat (Kantor) FK2DP Jalan Lintas Provinsi Prabumenang - Sekayu,   menjelaskan, Bahwa kegiatan seperti ini merupakan upaya Kepedulian dan meningkatkan rasa solideritas sesama Kepala Desa se Kabupaten PALI, dimana bila salah satu Keluarga Kepala Desa ada mendapat Musibah, Kami Pengurus FK2DP Bersama Kades lainnya akan selalu hadir untuk berempati layaknya seperti Bersaudara. 

Lanjut Abul Rustoni Kades Prabumenang ini, disamping ikut berjemaah Tausyah, FK2DP juga ada sedikit memberikan ungkapan belasungkawa berupa uang tunai sebesar 4 juta dua ratus lima puluh ribu rupiah, yang dikumpulkan secara bergotong royong untuk membantu meringankan beban Ahli Musibah. 

Serta dalam penyerahan bantuan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris FK2DP Arie Meidiansyah fitri, Spd ( Kades Babat) dan didampingi Ali Fadilla Kades Sukaraja 

Jauh kedepan Abul Rustoni, mengajak para Kades untuk meningkatkan sinerginitas dan tetap solid serta konsisten mendukung Pembangunan PALI bermuara dari Pembangunan Desa Masing masing.

Sehingga Ekstensinya Forum ini kedepan akan menjadi garda terdepan dan mengedukasi bagi Masyarakat umum, dengan memaknai # INDAHNYA KEBERSAMAAN # dan # MENYONSONG PALI YANG CEMERLANG# Ujar Kades... Prabumenang ini. 

Demikian melalui pesan washappnya Suparman Kades Betung mengucapkan terima kasih kepada FK2DP dan Masyarakat, atas dukungan moral dan ikut mendoakan Almarhumah Ibunda Kami, semoga almarhumah Husnul Khotimah amin yarobbal allamin. 

Juga Kadin PMD Kabupaten PALI Agani Akhmad,SH.MM, mengapresiasi atas kepedulian FK2DP terhadap anggota Komunitas nya yang telah mendapat Musibah. 

Dinas PMD Sebagai OPD yang membina para Kades se Kabupaten PALI,  tetap mendorong FK2DP untuk selalu memperat tali silahturahmi sesama Jajaran Pemerintahan Desa dan Masyarakat, sehingga nuansa keharmonisan antar sesama menjadi Pilar Persatuan dan kesatuan di Bumi Serepat Serasan. Harap.... Agani Akhmad 

(Bungharto /SN)

#Umum

Share:

Kurang dari Dua Jam, Tim Elang Ciduk Erwin Yang Sempat Viral Curi Toko di Talang Kelapa


PALI. SININEWS.COM -- Sempat viral karena terekam cctv saat mencuri di toko milik Payani, di wilayah Talang Kelapa Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang kejadiannya pada Sabtu pagi (21/8/21) sekitar pukul 08.30 WIB akhirnya pelaku Erwin (43) warga Lubuklinggau dibekuk Tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi pada Sabtu siang sekitar pukul 13.00 WIB. 

Ungkap kasus ini terbilang cepat, lantaran kurang dari dua jam dari laporan korbannya, tim elang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi Ipda Arzuan berhasil membekuk pelaku di wilayah Desa Simpang Tais kecamatan Talang Ubi. 

Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi didampingi Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution melalui Kanit Reskrim Talang Ubi Ipda Arzuan bahwa pihaknya setelah menerima laporan korban langsung melakukan olah TKP.

"Berdasarkan rekaman cctv, kita langsung melakukan pengejaran. Dan ditengah jalan kita melihat pelaku tengah mengendarai sepeda motor yang ciri-cirinya mirip pada rekaman cctv. Kemudian kita lakukan penangkapan," ungkap Kanit Reskrim. 

Setelah ditangkap, Arzuan langsung melakukan interogasi dan diketahui bahwa pelaku setelah melakukan aksinya langsung menuju desa Pengabuan kecamatan Abab. 

"Kami menelusuri barang bukti yang dari pengakuan pelaku dibuang di salah satu kebun karet. Setelah barang bukti terkumpul, pelaku kita bawa ke Mapolsek Talang Ubi guna pengembangan. Barang bukti berupa uang tunai diduga sudah berkurang karena pelaku mengaku sudah dipakai untuk keperluannya," terang Arzuan. 

Atas perbuatan pelaku, Arzuan menegaskan kurungan penjara lima tahun menanti pelaku. "Pasal 363 KUHP kita kenakan. Dan pelaku kita tahan di Sel Polsek Talang Ubi," tandasnya. 

Sementara itu, dari pengakuan pelaku bahwa dirinya mencuri di toko milik korbannya dengan modus pura-pura belanja. 

"Saya terlilit hutang pak, saat melihat pemilik toko tidak berada di dalam tokonya, saya masuk dan mengambil sebuah tas yang isinya uang dengan jumlah belum saya ketahui karena belum sempat dihitung. Kemudian saya ke Pengabuan untuk bayar hutang dan memperbaiki sepeda motor saya. Tas yang saya curi dibuang di kebun wilayah desa pengabuan, uangnya saya ambil," akunya. 

Terpisah, Payani pemilik toko mengatakan bahwa saat kejadian dirinya berada di dapur. "Untung ada cctv, jadi kami dapat mengetahui ciri-ciri pelaku kemudian kami lapor polisi. Atas tertangkapnya pelaku, kami sangat berterimakasih dan saya acungkan dua jempol karena gerak cepat tim elang tidak sampai dua jam dari saya melapor pelaku bisa ditangkap," katanya.

Sebelumnya diketahui bahwa aksi pelaku terekam cctv dan viral di sosial media. Dimana dari rekaman cctv, pelaku masuk ke toko saat pemiliknya tidak berada ditempat. Pelaku mengendap-endap dan mengambil sebuah tas kemudian kabur. (sn/perry)





Share:

Ir Hj Sri Kustina Hadir Ditengah Keluhan Petani Kacang

PALI, SININEWS.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari fraksi Partai Nasdem Ir Hj Sri Kustina temui petani kacang dan juga petani jagung yang ada di Desa Lunas Jaya kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Propinsi Sumatera Selatan pada Sabtu (21/8/21) untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat ditengah masa pandemi dan menyerap aspirasi dari kalangan petani.

Pada saat bertemu sejumlah petani kacang yang ada di wilayah desa tersebut, anggota DPR-RI dari Dapil Sumatera Selatan II yang meliputi 11 kabupaten/kota itu mendengar keluhan petani kacang yang harganya saat ini merosot tajam dari harga semula Rp 10.000/kg menjadi Rp 7.000/kg dalam tiga bulan terakhir ini. 

"Sudah tiga bulan ini harga kacang cukup murah bu, untuk itu kami memohon kepada ibu Ir Hj Sri Kustina untuk menyampaikan keluhan kami ke pemerintah pusat supaya harga bisa naik kembali dan kesejahteraan kami bisa meningkat," keluh Edi salah satu petani kacang dihadapan Ir Hj Sri Kustina. 

Lain halnya yang dikeluhkan petani jagung yang kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

Menanggapi keluhan itu, anggota Komisi II DPR-RI yang juga istri dari Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM itu menyarankan kepada para petani kacang dalam menaikkan harga penjualan, dibutuhkan keaktifan anggota petani untuk pemasaran produk mereka secara berkala.

"Harga komoditas pertanian biasanya ditentukan oleh hukum pasar. Dimana kalau banyak permintaan dan barang langka maka harga naik tetapi apabila permintaan menurun dan jumlah barang melimpah biasanya harga pun akan anjlok. Untuk menyiasati kenaikan harga kacang, peran anggota petani harus aktif dalam memasarkan hasil taninya secara berkala dan gunakan sosial media dalam mempromosikan produk petani," saran Ir Hj Sri Kustina. 

Menanggapi keluhan petani jagung, Ir Hj Sri Kustina  akan berkoordinasi dengan Pemerintah setempat, dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten PALI. 

"Dalam mendapatkan pupuk subsidi, petani dapat mengakses pupuk bersubsidi yang diprogramkan pemerintah melalui e-rdkk yang dikoordinir oleh penyuluh pertanian lapangan wilayah binaan setempat," tukasnya. 

Pada kunjungan kerja Ke daerah pemilihannya (Kundapil), Ir Hj Sri Kustina juga mengunjungi sejumlah pelaku usaha lainnya, diantaranya pengusaha kursus jahit sekaligus konveksi. Dimana pada saat mengunjungi pelaku usaha menjahit di desa yang sama, Ir Hj Sri Kustina mendengar permintaan pengusaha tersebut agar pemerintah mengadakan program gratis kursus menjahit. Karena menurut pengusaha menjahit program kursus menjahit sangat berguna untuk peningkatan pemasaran usaha mereka di bidang kursus dan jasa konveksi di masa pandemi covid seperti sekarang.

Ir Hj Sri Kustina dalam hal ini menyatakan akan menghubungi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) untuk memprioritaskan program yang disampaikan oleh kelompok pengusaha jahit agar bisa diadakan dan dilaksanakan program tersebut.

Selain itu, Ir Hj Sri Kustina juga mendatangi pengusaha kerupuk ubi dan keripik tempe, dimana pengusaha tersebut mengeluhkan kurangnya peralatan sehingga para anggota menggunakan alat seadanya, juga bahan baku ubi mudah didapat pada saat musim panen saja.

Mendengar keluhan itu, Hj. Sri kustina menanggapi bahwa apabila kelompok memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU), maka kelompok dapat mengajukan ke pemerintah setempat untuk meminta bantuan peralatan dalam menunjang pengembangan usahanya. 

"Untuk memperluas jangkauan pasar saya sarankan pelaku usaha untuk mengurus izin PIRT produk tersebut dengan dibantu Kepala Desa ke dinas Kesehatan setempat agar 

mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas," sarannya. 

Seperti pada Kundapil sebelumnya, Ir Hj Sri Kustina juga memberikan bantuan tunai untuk kelompok, juga ada oleh-oleh beras satu sak untuk masing-masing anggota kelompok. (Perry/SN)

Share:

Hindari Calo Rukruitmen Karyawan, PT.LCL Berikan Surat Pernyataan

 

Foto : Dok.sininews.com / Ilustrasi 

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Rekruitmen tenaga kerja di PT.Lematang Coal Lestari (LCL) terus bergulir, untuk mencari tenaga kerja yang benar-benar memiliki keahlian dibidangnya pihak perusahaan melakukan seleksi yang ketat, jum’at (20/8/21).
 
Seleksi administratif calon karyawan dilakukan dengan selektif dengan memperhatikan kebutuhan perusahan berdasarkan azas mandiri, terbuka, adil dan objektif.
 
Untuk menghindari praktek calo atau orang yang memberikan jasanya untuk mengurus sesuatu berdasarkan upah pihak perusahan melalui Plt.Manager HR & Ga Sumantro, SH.MH menerbitkan surat pernyataan yang tegas.
 
Salah satu poin yang tertulis yakni pihak perusahaan tidak pernah meminta, menyuruh dan atau memerintahkan kepada siapa pun untuk meminta dan atau menerima sesuatu imbalan, cindera mata, hadiah ataupun upeti  dalam bentuk apa pun dalam rangka rekruitmen/ penerimaan tenaga kerja di PT.LCL.
 
Kemudian pihak peruhaan juga menghimbau akan menindak tegas kepada setiap orang baik itu oknum karyawan PT LCL maupun calon karyawan yang menerima dan memberikan imbalan untuk kelancaran proses rekruitmen.
 
Foto : Surat edaran dari pihak perusahaan PT.LCL
Disisi lain rekruitmen karyawan PT.LCL sebelumnya sering dimanfaatkan oleh oknum untuk mencari untung dan memberikan iming-iming kemudahan saat proses penerimaan karyawan.
 
Salah satu warga Kelurahan Gunung Kemala yang namanya tidak ingin dicantumkan sangat setuju jika proses rekruitmen dilakukan dengan cara terbuka untuk umum tanpa adanya embel-embel jatah lahan yang menyulitkan pencari kerja lain yang memiliki keahlian dibidangnya.
 
“Kalau memang seperti itu baguslah, karena dengan begitu kesempat yang benar memiliki kemampuan pasti bisa bersaing” harapnya.
 
 
Share:

Kebijakan Baru, Puluhan Hektar Kebun Warga Karang Bindu Siap Jual Untuk Jalan Tol


FOTO : Dok./sininews com : Kasat Pol PP Prabumulih Hartono, bersama Camat dan Kades Karang Bindu melalukan sidak kelokasi beberapa waktu lalu.

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Pembangunan proyek tol Inderalaya – Linggau terus berlanjut kebutuhan akan tanah timbunan sangat banyak, diantaranya diwilayah STA 2+400 Desa Karang Bindu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, jumat (20/8/21)
 
Himbauan Walikota Prabumulih beberapa waktu lalu tentang himbauan pelarangan pengerukan tanah timbunan diwilayah Bumi Seinggok Sepemunyian sempat terjadi pro dan kontra.
 
Namun, kebijakan itu kembali direvisi sesuai perjanjian Walikota Prabumulih Ridho Yahya secara virtual bersama PT.HKI dan Staf Kepresidenan serta Kementerian PU yang meminta pihak perusahaan untuk melakukan pelebaran jalan menjadi dua jalur sepanjang 5 km dari Desa Karang Bindu hingga Tugu Tani.
 
Dari keterangan wawancara Walikota beberapa waktu lalu pihak Kementarian PU dan HK setuju atas permintaan walikota Prabumulih yang bersedia melakukan pelebaran jalan.
 
Sementara Kepala Desa Karang Bindu Dedi Abeson mengaku saat ini telah menjalankan perintah dan himbauan walikota untuk warganya tidak menjual tanah sesuai ketentuan dan perjanjian Pemkot dengan pihak perusahaan.
 
“boleh jual tanah asalkan tidak jauh dari jalan tol, kata pak Walikota paling tidak 10 meter dikiri dan kanan, takutnya nanti tanah warga yang jauh dari tol mau ikut jual juga, jadi dibatasi” ucap Kades ketika dihubungi.
 
Masih kata Dedi, saat ini sekitar 10 hektar lahan warga Desa Karang Bindu telah siap jual untuk penimbunan dan pembuangan tanah (Disposal)
 
“ Kalu disini sekitar 10 hektar lah yang sudah siap jual, tapi ukurannya ada juga yang tidak sampai 1 hekatar karena tanahnya separuh sudah digarap jalan Tol” tutup Kades.
 
Walaupun demikian, pihak pemerintah desa tetap harus mengawasi pekerjaan pengerukan tanah timbunan jangan sampai keluar dari ketentuan dan kebijakan Walikota Prabumulih. (tau/sn)
 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts