Workshop yang di narasumberi oleh, Kepala BNN AKBP Ridwan SH, Kepala Dinas Kominfo Kota Prabumulih, Drs Mulyadi Musa Msi dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih, Mulwadi digelar Aula Rapat Fave Hotels Kota Prabumulih, Selasa (12/10/2021).
Dengan Workshop ini, diharapkan nantinya peserta dapat memahami dan mendukung pelaksanaan Kota Tanggap ancaman Narkoba terutama di Kota Prabumulih.
Dalam workshop tersebut, Kepala BNN Kota Prabumulih AKBP Ridwan SH memberikan arahan kepada setiap peserta yang didominasi oleh awak media yang bertugas di Kota Prabumulih.
"Media sangat berperan penting untuk menginformasikan dampak buruk dari Penyalahgunaan narkoba.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo, Drs Mulyadi Musa Msi dalam workshop tersebut memaparkan bahwa, ada dua ancaman yang menghantui masyarakat saat ini, pertama Narkoba dan Covid-19.
Dalam kesempatan itu dirinya juga menerangkan, urusan pencegahan narkoba ini bukan hanya urusan pihak berwajib saja, namun hal itu merupakan tanggung jawab kita bersama.
"Ini urusan kita bersama, kita juga wajib untuk peduli dan melaporkan itu ke pihak berwajib jika di dalam lingkungan kita ada penyalah gunaan narkoba. Agar pemberatasan narkoba terutama di kota prabumulih semakin maksimal. Paling tidak kita di lingkungan keluraga kita terlebih dahulu," kata dia.
Di tempat yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih, Mulwadi memaparkan bahwa keterliban media tidak bisa dipungkiri banyak berkontribusi untuk kemajuan masyarakat maupun Negara.
"Untuk itu, dalam dalam hal pemberantasan narkoba, hendaknya pihak BNN dan Awak Media semakin solid berkerja sama. Dan pers akan terus berkomien untuk terus memberikan pemahan kepada masyarakat tentang Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), paling tidak kita Berharap bisa menyelamatkan masyarakat Kota Prabumulih dari Bahaya Narkoba," tukasnya. (sn)




