Ahmad Terancam Batal Kuliah ke Kairo, Emak-emak Terpancing 'Keluar Dapur' Serukan Ini




foto. ilustrasi 


PALI. SININEWS.COM -- Meski mendapatkan beasiswa untuk menimba ilmu ke luar negeri tepatnya di Kairo Mesir, tetapi akibat terkendala biaya Ahmad, pelajar asal Talang Ubi itu terancam batal dan memendam impiannya untuk meraih cita-cita. 

Tentu saja, kabar kesulitan ekonomi yang tengah dialami Ahmad yang cita-citanya kulian di Al-azhar Kairo itu terancam padam memantik simpatik sejumlah ibu-ibu (emak-emak) yang ada di kecamatan Talang Ubi dan mereka keluar dapur mengajak para dermawan membantu permasalahan itu. 

Erlinawati Dalimonthe (45) salah satu pengusaha buah-buahan dan daging di pasar Inpres Pendopo tergugah hatinya karena melihat semangat dan prestasi yang dimiliki Ahmad yang layak untuk dibantu.

"Dasarnya adalah saya melihat Ahmad adalah siswa atau generasi bangsa yang berprestasi dan telah mendapatkan beasiswa namun terkendala uang sehingga dia terancam tidak bisa melanjutkan kuliah. Sebab, meski dapat bea siswa, tapi biaya akomodasi dan lainnya masih dibebankan kepada Ahmad," ujar Erlina, Minggu (24/10/21).

Ditambahkan Erlina bahwa saat ini Ahmad butuh dana sekitar Rp 28 juta rupiah agar bisa berangkat ke Kairo serta kebutuhan selama disana. 

"Semangat  Ahmad yang begitu besar ingin kuliah ke Kairo juga yang mengetuk hati saya sehingga saya ingin memperjuangkan Ahmad dengan melakukan aksi penggalangan dana agar bisa membantu Ahmad melanjutkan impiannya. Dan saya mengajak seluruh masyarakat PALI untuk membantu Ahmad agar bisa mengumpulkan dana yang dibutuhkan," ajaknya seraya menyatakan bahwa apabila terketuk untuk membantu Ahmad bisa menghubungi dirinya di tokonya pasar Pendopo. (sn/perry)
Share:

Ingin Lihat Anak Bertanding, Emak Emak Nekat Panjat Pagar Stadion

MUARA ENIM, SININEWS CON  - Karena kecewa tidak bisa masuk kedalam stadion Sekundamg Bara untuk menyaksikan anaknya bertanding, seorang emak emak nekat memanjat pagr pembatas agar bisa masuk kedalam Stadion. Bukan hanya dirinya, sang suami dan anak lainnya juga ikut memanjat dan masuk melalui pagar pembatas yang rusak.

Dari pantauan dilapangan, samg ibu yang sudah datang sejak pgi untuk menyksikan anaknya bertanding harus kecewa. Dia dan suminya tidak diperbolehlan oleh petugas jaga untuk masuk ke dalam stadion. Petugas mengatakan, bahwa yang bisa mauk hanya peserta, official dan panitia, selebihnya tidak bisa.

“Aku sudah jauh jauh. La dari tadi nunggui. Ruponyo dak biso masuk. Kami ne nak liat anak kami maen. Men cak ini, kecewa kami ne,” ujar Rohman suami sang ibu yang mwrupakan warga tanjung Raman, saat dibincangi wartawan.

Bukan hanya ibu dan suami serta anaknya saja yang tidak bisa menyaksikn pertandingan. Banyak juga penonton lainnya yang berasa dari berbagai wilayah di Muara Enim yang sengaja datang namun kecewa tidak bisa masuk untuk menyaksikan pwrtandingan.

Mereka datang menggunakan kendaraan pribadi, bahkan ada yang semgaja menyewa kendaraan umum untuk samapai ke stadion guna menyaksikan pertandingan. 

Karena keinginan yang kuat, akhirmya para penonton yang didominasi oleh anak muda ini, nekat memanjat pagar yang terkunci atau msuk melalui celh pgar yang rusak agar bisa mauk ke stadion.

Namun sayngnya, setelah berada di di dalam stadion, para penonton tadi, disuruh kembli keluar melalui akses mereka masuk tadi. Panitia yang terdiri dari pihk keamanan yakni TNI dan Polri, memberikan peringatan kepada mereka agar tertib keluar satu persatu.

Dari pantauan dilapangan, kondisi di dalam stadion memang lengang. Kurai penonton banyak kosong, sedangkan peserta maupun panitia dan official berada di bginnbwah stdion atau lapangan. Sangat disayangkan, hiburan yang bisa membuat warg senang malah tidal bisa dinikmati oleh masyarakat.

Share:

Kejari PALI Segera Tetapkan Tersangka Perkara Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Sekwan tahun 2020


PALI. SININEWS.COM -- Kejaksaan Negeri kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyatakan bahwa dalam tempo lebih kurang 30 hari kedepan, pihaknya bakal mengumumkan tersangka kasus dugaan penyalahgunaan anggaran pada Sekretariat Dewan kabupaten PALI tahun anggaran 2020 setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data-data dan atau dokumen berkaitan kasus itu. 

Hal itu disampaikan Kepala  Kejari PALI, Agung Arifianto, didampingi Kasi Intel, Zulkifli beserta Kasi Pidsus, Purnomo belum lama ini.

Menurut Kasi Intel bahwa dalam melengkapi data, pihaknya beberapa hari lalu saat anggota dewan reses ke daerah pemilihannya masing-masing melakukan penggeledahan di kantor Sekwan dipimpin langsung kepala Kejari PALI. 

"Kami melakukan penggeledahan di kantor Sekwan guna mendapatkan dokumen atas perkara dugaan penyalahgunaan anggaran di Sekwan tahun 2020 ,karena perkara itu dalam penyelidikan tim Kejari PALI," ujar Zulkifli. 

Ditambahkannya bahwa hasil penggeledahan akan dijadikan barang bukti berupa data-data atau dokumen. 

"Secara terperinci kami tidak bisa jelaskan disini apa saja dokumen yang kami temukan, yang jelas hasil penggeledahan dijadikan barang bukti. Tim penyidik Kejari memperdalam perkara ini menjadi berkas perkara yang nantinya akan masuk penuntutan. Tapi langkah selanjutnya kemungkinan berdasarkan fakta yang kita peroleh jaksa penyidik akan menetapkan tersangka dalam satu bulan kedepan," tandasnya. 

Terkait waktu penggeledahan berbarengan dengan tidak adanya seluruh anggota dewan di kantor karena melakukan reses, Zulkifli menyebut hal itu hanya kebetulan saja. 

"Justru kita tidak tahu agendanya di DPRD. Namun saat penggeledahan, kami tetap disaksikan oleh pihak dari Sekwan, " tutupnya. (sn/perry)
Share:

Hampir Tak Dapat Mebobol Gawan Lawan, Ridho Yahya Maksimalkan Skill Dan Permainan

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Dua kali menembak ke arah gawang lawan masih bisa di tepis oleh sang penjaga, namun tendangan untuk ketiga kalinya Ridho Yahya Walikota Prabumulih tak berikan ampun untuk Kiper dari Kesebelasan All Star Legend Empat Lawang.

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM sekaligus Sang Kapten dari Kesebelasan All Star Prabumulih Berhasil Menciptakan Hattrick Pada Laga Walikota Cup Cabor Sepak Bola Di Stadion Talang Jimar Kota Prabumulih, Sabtu (23/10).

Dengan Skor Akhir 3-1, Pertandingan antara Kesebelasan All Star Legend Empat Lawang Melawan All Star Prabumulih di awali dengan Pembukaan Seluruh Mata Lomba Walikota Cup dalam memperingati Hari Jadi Kota Prabumulih yang ke-20 Tahun.

Adapun mata lomba yang di selenggarakan hingga hari Minggu itu yakni, Sepak Bola U-45, Catur, Tenis Meja dan Open Trailing serta pagelaran Bonsai Oleh KP3.

Dalam sambutannya, Wako Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM berwacana bahwa seluruh kegiatan ini akan di selenggarakan padah tahun yang akan datang.

"In shaa Allah, seluruh kegiatan kita hari ini akan kita selenggarakan lagi pada tahun depan," jelasnya kepada semua yg hadir di stadion talang Jimar.

Di tambahnya, untuk meringankan biaya pihaknya akan mempersiapkan tempat singgah di rusunawa.

"Kito siapkan tempat tidur di rusunawa, biar dak besak igo ongkos, tapi man nak kelas VIP di hotel, yang pastinyo kami lah nyiapke tempat tidur para atlet,"tuturnya.

Di singgungnya untuk atlet tidur di dekat tangga yang terlihatnya saat akan memasuki stadion untuk pembukaan acara tersebut.

"Itulah hebatnya atlet, nak cak Mano Bae tempatnya pasti biso tedok, contoh pas tadi nak naek di sampeng tanggo itu Ado atlet yang lagi tedok," pungkasnya.

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM dalam acara tersebut di dampingi oleh Sekda Kota Prabumulih Elman, ST dan Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno, SE Serta Kepala OPD Lainya.
Share:

Pagelaran Bonsai Bertajuk "Uji Nyali Sang Pemula" Dalam Rangka Memperingati HUT Kota Prabumulih Ke -20


PRABUMULIH, SININEWS. COM -- Masih dalam rangka memperingati HUT Kota Prabumulih Ke-20 Tahun, Keluarga Pembonsai Pemula Prabumulih (KP3) Gelar Bonsai Bertajuk "Uji Nyali Sang Pemula" di halaman Kantor DISDUKCAPIL Kota Prabumulih, (23/10).

Kegiatan yang di gelar hingga hari Minggu itu di hadiri dan di buka langsung oleh Sekda Kota Prabumulih Elman, ST.

Usai penyerahan cindra mata dari ketua KP3 kepada Sekda Kota Prabumulih, acara di lanjutkan peninjauan bonsai-bonsai yang di pamerakan.

Dalam hal itu, Ketua KP3 mengatakan bahwa kegiatan yang di gelar itu untuk para pemula bonsai serta di hadiri dari para pembonsai dari luar Kota Prabumulih.

"Kami adakan gelar bonsai bertajuk uji pemula karna angota-angota kami ini memang banyak pemula, kurang lebih 200 dan itu ada dari Komunitas Koboi, Peninjauan Oku Induk, Palembang, Pagaralam dan Kota Prabumulih," jelas Orang yang kerap di sapa Mas Pro itu.

Di bentuknya KP3 Tak lain untuk para pembonsai yang masih pemula dan bingung untuk gabung di komunitas bonsai-bonsai yang ada di Kota Prabumulih.

"Sebenernya ada kegundahan, karna bonsai ini makin banyak penggemar, mereka bingung yang baru-baru ini mau kemana, dengan organisasi ini mereka minder Dangan organisasi lainya bonsai mereka belum layak, dengan melihat kondisi seperti ini saya berinisiatif kita bentuk organisasi yang sifatnya kekeluargaan tapi untuk pemula," Jelasnya 

Dengan di adakan pegelaran itu Pemerintah Kota Prabumulih melalui Sekda Kota Prabumulih Elman, ST sangat antusias dengan kegiatan itu.

"Tanggapan Kito pihak pemerintah kita menyambut baik, inikan kreatifitas warga kota Prabumulih yang memang hobby di bonsai ini harus kita kembangkan," ucap Elman saat di bincangi usai acara.

Di tambahnya, ia mengharapakan agar pagelaran itu di gelar setiap tahunnya bukan hanya itu ia juga mengatakan bahwasanya nilai kreatifitas dari bonsai tersebut yang membuat harga bonsai menjadi tinggi.

"Saya berharap pegelaran ini di adakan setiap tahunnya dan harga yang membuat bonsai melambung tinggi itu adalah dari nilai-nilai seninya itu nilai kreatifitas," pungkasnya. (Ari/SN)

Share:

Tim Gurita Polres Prabumulih Amankan Pelaku Penodongan Asal Pali

 


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Humas Polres Prabumulih, Sabtu ( 23/10/2021). Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih  berhasil menangkap kembali pelaku penodongan yang ada diwilayah hukum Polres Prabumulih.

 

Kapolres Prabumulih AKBP SISWANDI, S.I.K., S.H., M.H melalui Kasat Reskrim AKP JAILILI, S.H., M.Si membenarkan saat

 

ini telah diamankan pelaku penodongan  terhadap korban anak yang dilakukan oleh  pelaku  bernama PINGKI ALEXANDER ( 19 Tahun ) warga Desa Tempirai Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir dan ONGKI SAPUTRA ( 25 Tahun ) warga Desa Tempirai Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.

 

Adapun kronologis kejadian bermula Pada hari Rabu ,Tanggal  01 September 2021 sekira jam 12.30 WIB telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Lapangan Cros jalan Nigata Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih dengan cara pelaku menyetop Sepeda Motor Vario Tahun 2017 Warna Hitam Dengan Nopol BG 3825 CU Noka :MH1JFV114K750874 Nosin:JFW1E1757999 milik korban kemudian pelaku meminta antar korban

 

untuk kelapangan Cros jalan Nigata Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih setelah sampai pelaku menyuruh korban turun kemudian pelaku langsung menendang dan memukul korban sambil pelaku menodongkan senjata api rakitan (Senpira) kepada korban, selanjutnya pelaku langsung membawa pergi sepeda motor milik korban ,Akibat kejadian tersebut korban melapor kejadian yang dialami ke Polsek  Prabumulih Timur, Berdasarkan hasil penyelidikan dari Team Gurita Polres Prabumulih yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP JAILILI,S.H.,M.Si Dan Kanit Pidum Polres Prabumulih IPDA DOHAN YAHOHANDA PRIMA S.Tr.K mendapatkan informasi bahwa pelaku penodongan merupakan warga Desa tempirai Kabupateb Penukal abab Lematang Ilir kemudian Team Gurita

 

Polres Prabumulih mendatangi desa tempirai untuk mencari informasi keberadaan pelaku setelah mendapatkan informasi bahwa keberadaan pelaku berada di macam lindungan kota Palembang Team Gurita Polres Prabumulih langsung menuju ketempat persembunyian pelaku tersebut kemudian dilakukan penangkapan setelah itu dilakukan pengembangan terhadap motor korban, yang dimana motor tersebut sdah dijual pelaku kepada Pelaku ONGKI SAPUTRA yang berada di Gandus Kota Palembang kemudian Team Gurita Polres Prabumulih langsung mendatangi rumah kontrkan Pelaku ONGKI SAPUTRA dan dilakukan penangkapan terhadap dirinya dan berhasil mengamankan 1 (satu) Unit Sepeda Motor Vario Tahun 2017 Warna Hitam Dengan Nopol BG 3825 CU Noka :MH1JFV114K750874

 

Nosin:JFW1E1757999 milik korban , namun pada saat pengembangan pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas dan melarikan diri sehingga petugas melakukan pengejaran dan memberikan tindakan tegas dan terukur, setelah itu pelaku kembali berhasil diamankan dan

dibawa dan diamankan ke Polres Prabumulih guna penyidikan lebih lanjut.

 

Barang Bukti yang berhasil diamankan yaitu :

- 1 (satu) Unit Sepeda Motor Vario Tahun 2017 Warna Hitam Dengan Nopol BG 3825 CU Noka :MH1JFV114K750874 Nosin:JFW1E1757999

 

Kasat Reskrim AKP JAILILI, S.H., M.Si  menambahkan bahwa Pelaku  PINGKI ALEXANDER  saat ini disidik oleh  Satreskrim Polres Prabumulih,  bahwa

 

pelaku dijerat dengan  Pasal 365 KUHP dengan Ancaman pidana kurungan maksimal  9 tahun penjara sedangkandan Pelaku ONGKI SAPUTRA dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara.



Share:

Gelar Malam Ramah Tamah, Ridho : Yang Penting Sportifitas Kalah Menag Lah Biaso

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Sebelum di gelarnya Kejuaraan Olahraga Sepak Bola Allstar U-45 dan Catur tingkat Kabupaten/ Kota seSumbangsel, Tuan rumah Kota Prabumulih gelar Malam ramah tamah di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Jum'at (22/10).

Sebagai tuan rumah, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM yang di dampingi Sekda Kota Prabumulih Elman, ST mengundang seluruh peserta kejuaraan yang akan di laksanakan pada 23-24 Oktober.

Sebelum di mulainya acara Malam ramah tamah tersebut pihak tuan rumah menyiapkan hidangan untuk bersantap malam bersama dengan para atlet-atlet dari berbagai daerah itu.

Walikota Prabumulih Ridho Yahya menyampaikan bahwasanya kejuaraan yang akan di gelar itu merupakan wadah silahturahmi dari para pemain top yang usianya kini tak lagi muda.

"sebenernyo bukan prestasi lagi kan, mereka kan dulunya pemain yang top, sekarang kan di usia mereka kan tetap bersilahturahmi dengan kegiatan ini," jelasnya kepada awak media usai acara.

Walikota Prabumulih dua Periode ini juga menjelaskan dalam dunia olahraga sportifitas merupakan hal yang utama.

"Yo yang penting jago sportifitas, kalah menang adalah biaso sih dak katek masalah yang penting silahturahmi yang oaling utama," tuturnya.

Turut hadir Beberapa Kepala OPD Pemkot Prabumulih, Camat, Lurah Serta Para Atlet dari Berbagai Daerah. (Ari/SN)
Share:

Anak Desa Raih Juara Harapan Tiga, Pembina BGP Bangga



PALI. SININEWS.COM -- Pembina sekaligus pengasuh Bujang Gadis PALI  (BGP) Yunimawati atau akrab disapa Bunda Wati merasa bangga lantaran salah satu asuhannya yakni Akmal Dwiprana pemuda asal Desa Persiapan Talang Bulang Selatan kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI itu meraih juara harapan tiga pada ajang pemilihan Putra-putri Sriwijaya tahun 2021 yang telah dilaksanakan belum lama ini. 


"Meski belum meraih juara satu, tapi setidaknya nama kabupaten PALI bergema di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, pada Jum’at (15/10) lalu. Tentu saja ini menjadi kebanggaan kami selaku pembina Bujang Gadis PALI dan seluruh masyarakat PALI," ujar Bunda Wati, Sabtu (23/10).



Diuraikan Bunda Wati bahwa Akmal panggilan keseharian peraih juara harapan tiga Putra Sriwijaya itu merupakan salah satu tenaga honorer guru di SDN 36 Talang Ubi. 

"Akmal adalah anak desa  tetapi mempunyai talenta yang tidak kalah dengan pemuda yang berada di kota. Akmal mampu bersaing dengan puluhan peserta berasal dari 16 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan," tukasnya. 

Diketahui sebelumnya bahwa ajang bergengsi Pemilihan Putra Putri Sriwijaya 2021 baru dilaksanakan lagi karena tahun lalu pandemi covid-19 angkanya masih tinggi sehingga gelaran tahunan itu ditunda. 


Peserta dari 16 Kabupaten/kota di Provinsi Sumsel dimana masing-masing daerah mengirim pemuda-pemudi  terbaik hanya kabupaten Muara Enim yang absen tahun ini. Dari PALI sendiri, selain Akmal yang diikutsertakan, juga ada gadis PALI tahun 2019, yakni Fina Anggraini kelahiran Pendopo, 18 Juli 2002 beralamat di Dusun 1 Pal Tiga Talang Akar.

Pada kegiatan pemilihan Putra Putri Sriwijaya, sebelum peserta masuk karantina diwajibkan mengirim video profil dan potensi daerah serta video bakat.

Mulai tangal 11 Oktober 2021 peserta menjalani interview dan psikotest. Kemudian tanggal 12 Oktober Photo shoot sponsor lalu tanggal 13-15 oktober jalani karantina di Zuri Hotel dengan diisi presentasi potensi daerah masing-masing. 

Utusan dari kabupaten PALI menyampaikan tentang Tari Lading. Lalu peserta melakukan kunjungan ke Kriya Sriwijaya, materi publik speaking dan sejumlah rangkaian lainnya. 


Sedangkan Grand final dilaksanakan tanggal 15 Oktober di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, dan Bujang Akmal Dwiprana yang saat ini masuk diusia 23 tahun masuk 6 besar serta mendapat predikat Harapan III Putra Sriwijaya 2021.

Pada malam grand final, acara dihadiri Penjabat Sekda PALI Kartika Yanti yang mewakili Bupati H Heri Amalindo. 

Saat malam Grand final wakil PALI membawakan baju adat modifikasi dengan mengangkat bahan dasar asli Kain Batik PALI dengan motif daun karet yang dibuat oleh Dekranasda Kabupaten PALI. (sn/perry)
Share:

Hj Sri Kustina Keliling di Desa Sumber Bahagia, Serap Keluhan dan Keinginan Warga


OKU. SININEWS.COM -- Dalam rangka kunjuangan kerja perorangan masa reses  anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Fraksi Partai Nasdem Ir Hj Sri Kustina terus berlanjut, kali ini tujuan kunjungan anggota dewan yang rajin terjun ke lapangan itu adalah ke beberapa tempat di Desa Sumber Bahagia kecamatan Lubuk Batang kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan pada Minggu (17/10/ 2021)


Pada kunjungan itu, Hj Sri Kustina ada beberapa titik yang didatangi dalam menyerap aspirasi warga setempat, yakni ke Kantor kades, Petani bougenvile, Pengusaha keripik ubi, Pengusaha jajanan pasar, PUSKESMAS pembantu, Pengrajin anyaman bambu, Pengusaha meubel, Kelompok kesenian kuda lumping, Pengusaha tahu tempe dan Petani Karet.


Protokol kesehatan tetap diterapkan ketat oleh panitia, dimana seluruh peserta diwajibkan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun sebelum memasuki lokasi acara serta menjaga jarak untuk menghindari penyebaran covid-19 yang saat ini wabah tersebut masih belum berakhir. 


Dalam kegiatan itu, Hj Sri Kustina mendengarkan penyampaian yang disampaikan Jatmiko, Kepala desa setempat terkait beberapa permasalahan di desanya.



Diantaranya permasalahan pengurusan KTP elektronik yang belum ada layanan online di desanya, mengharuskan warga setempat meminta jasa RT atau kepala dusun untuk mengurus administrasi kependudukan ke kantor Dukcapil kabupaten yang jaraknya cukup jauh dan memakan waktu. 


Selanjutnya, Kades juga menyampaikan pelaksanaan vaksin covid 19 yang sudah berjalan 30 persen menyentuh ke lapisan umum. Untuk pelaksanaan vaksinasi selanjutnya mereka bergantung pada stok vaksin yang akan diberikan oleh pemerintah.


Menyikapi masalah yang disampaikan Kades, anggota DPR-RI dari Dapil Sumatera Selatan 2 yang meliputi  11 kabupaten/kota itu menyarankan agar kantor desa Sumber Bahagia segera memasang fasilitas internet di kantornya.



"Hal ini untuk mempercepat pendataan masyarakat dan kepengurusan KTP secara online juga administrasi kependudukan lainnya. Terkait masalah vaksinasi, saya berpendapat vaksinasi 

harus terus didorong, hal ini untuk mencapai imunitas massal. Dalam hal ketersediaan vaksinasi, saya akan berkoordinasi dengan pemerintah," saran Hj Sri Kustina yang merupakan istri Bupati PALI, H Heri Amalindo. 


Dalam kesempatan itu juga, Hj Sri Kustina mendengarkan keluhan petani yang terkendala di peralatan mesin tanaman. Dalam hal ini, petani mengeluhkan sedikitnya alat bajak tanah juga kelompok pengolahan ubi mengeluhkan tentang langkanya bahan baku untuk pembuatan keripik ubi mereka.


Kemudian ada keinginan masyarakat terkait Puskesmas Pembantu di Desa Sumber Bahagia yang sudah tidak layak lagi, masyarakat melalui kepala desa mengharapkan bantuan untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.


Serta adanya kegundahan dari petani karet yang mengeluhkan harga karet masih rendah, tentu saja hal ini mempengaruhi pendapatan mereka sebagai petani karet.


Tentu saja, semua keluh kesah masyarakat langsung ditanggapi Hj Sri Kustina, dimana dalam menyikapi permintaan masyarakat yang meminta bantuan alat pertanian, Hj Sri kustina akan berkoordinasi dengan komisi 4 untuk mencanangkan program bantuan pemerintah berupa alat-alat pertanian. 


"Hal ini untuk mendorong hasil pertanian yang lebih baik di desa-desa dengan adanya program bantuan alat pertanian. Untuk atasi permasalahan kelompok usaha keripik ubi, saya menyarankan agar kelompok usaha harus banyak menanam bahan baku (ubi) dahulu sebelum pengolahan, karena bahan baku yang banyak akan mempengaruhi hasil pengolahan yang baik pula," terang anggota Komisi 4 DPR-RI itu. 


Terkait permintaan peningkatan pelayanan kesehatan pada puskesmas pembantu, Hj. Sri Kustina akan berkoordinasi dengan komisi IX untuk aspirasi pelayanan kesehatan.


"Dalam mengatasi harga getah karet yang anjlok, saya menyarankan peningkatan metode pemasaran produk (karet) dalam hal ini harus lebih ditingkatkan. Mengingat di masa pandemi ini daya beli masyarakat juga menurun," tutupnya. 


Seperti biasa, setiap kegiatan Kundapil, Hj Sri Kustina memberikan oleh-oleh berupa beras serta pemberian bantuan dana pembinaan bagi kelompok usaha dalam mengembangkan usahanya. (sn/perry)

Share:

Hari Dharma Karya Dhika ke 76, Kemenkumham Gelar Baksos


JAKARTA,SININEWS.COM – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI menyelenggarakan bakti sosial dengan tema “Kumham Peduli, Kumham Berbagi dan Empati Kumham” dalam rangka perayaan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Tahun 2021 pada Kamis (21/10/21). Acara bakti sosial ini bertempat di Selasar Gedung Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham, Jakarta Selatan.


Acara dihadiri secara langsung oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto, jajaran pimpinan tinggi Kemenkumham serta direksi Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Di samping itu, sebagian undangan lainnya hadir secara virtual melalui Aplikasi Zoom, antara lain jajaran Pimpinan Tinggi Madya, Staf Ahli Menteri, Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Kantor di setiap provinsi serta Kepala RS Darurat Covid-19

Wisma Atlet Kemayoran.

Membuka kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis. Wakil Menteri Hukum dan HAM didampingi Sekjen serta Staf Ahli Bidang Ekonomi, Lucky Agung Binarto menyerahkan bantuan berupa APD kepada Ketua Perhimpunan Tenaga Kesehatan (Pernakes).  Tak hanya itu, bantuan berupa beasiswa juga diberikan kepada keluarga ASN Kemenkumham yang terdampak Covid-19. Pada kesempatan yang sama, pemberian bantuan secara simbolis diikuti oleh 5 Unit Utama dan 19 Kantor Wilayah Kemenkumham.


Dalam sambutannya, Wamenkumham menyampaikan bahwa pelaksanaan acara bakti sosial ini merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai yang tertanam dalam diri seluruh Insan Pengayoman.


“Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika yang ke-76, akan dilaksanakan bakti sosial yang dapat mencerminkan nilai Dharma Karya Dhika di dalam diri setiap

 

insan kementerian Hukum dan HAM, 6 serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.”, ungkap Wamen Edward.


Pada kesempatan tersebut, Kemenkumham yang diwakili oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan, Muji Raharjo menyerahkan 1.000 paket kelengkapan adaptasi kebiasaan baru. Prosesi penyerahan ini disaksikan pula secara langsung dari Selasar Gedung AHU Kemenkumham.


“Sebagai kepedulian dan partisipasi dari Kementerian Hukum dan HAM, pada kesempatan ini juga dilaksanakan kegiatan pembagian atau pemberian “new normal kit” berupa masker, hand sanitizer hingga peralatan makan pribadi (sendok, garpu dan sedotan), yang nantinya akan diberikan kepada saudara-saudara kita pada saat selesai menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid 19 Wisma Atlet. Tentunya diharapkan dapat memberi manfaat bagi saudara-saudara kita dalam menjalani adaptasi kebiasaan baru setelah kembali ke rumah.”, tutur Wamenkumham.


Di sisi lain, Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Dr. Budiman menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan bakti sosial ini.


“Kami mengucapkan terima kasih atas empati dan kepedulian dari jajaran Kementerian Hukum dan HAM kepada relawan yang bekerja di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran. Kepedulian yang Bapak berikan sangat berarti dalam melaksanakan tugas agar mereka terhindar dari infeksi Covid-19. Sumbangan berupa alat perlindungan diri, masker, pelindung wajah, kemudian juga alat makan pribadi. Kita bersyukur bahwa jumlah kasus Covid-19 sudah menurun. Namun demikian, kita tidak boleh abai sehingga kami seluruh staf dan relawan tetap waspada.”, pungkasnya.


Selain penyerahan new normal kit, bakti sosial kali ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan Donor Darah, serta kegiatan Empati Kumham bagi keluarga pegawai yang wafat karena Covid-19 dan juga sunatan massal yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM.

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts