Gagal Maling Besi Milik MHP, Able dan Alpani Malah Huni Terali Besi


PALI. SININEWS.COM -- Apes 'nian' nasib yang dialami Abdulah alias Able (30) warga Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI dan satu temannya Alpani (31) beralamat sama karena berniat mencuri besi penyangga jembatan milik PT Musi Hutan Persada (MHP) Areal Kosensi Unit VII Blok Baung Utara CPT. 06 PT. Musi Hutan Persada Kel. Talang Ubi Barat hari Senin tanggal 15 November 2021 sekira pukul 12.00 Wib tapi gagal lantaran Tim Elang Polsek Talang Ubi menangkap keduanya sebelum mereka (pelaku) berhasil membawa lari hasil curiannya. 


Kedua pelaku pun saat ini menghuni terali besi Polsek Talang Ubi setelah gagal mencuri besi dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah melanggar hukum dengan perkara Pencurian Dengan Pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam Unsur Pasal 363 ayat 1 ke-4 dan Ke-5 KUHP.


Dikemukakan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution didampingi Kanit Reskrim Ipda Arzuan bahwa pada aksi pencurian itu, pelakunya bukan hanya dua orang tapi ada empat orang. 


"Mereka berempat, tapi saat penangkapan  dua pelaku berhasil kabur, tetapi identitas dua pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran," ungkap Kapolsek Talang Ubi, Selasa (16/11/21).


Adapun aksi ke empat pelaku dalam melakukan pencurian adalah dengan cara memotong besi penyangga jembatan menggunakan alat las pemotong.


"Setelah berhasil dipotong, besi besi penyangga jembatan dikumpulkan disatu tempat, tetapi belum sempat dibawa lari, Tim Elang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Arzuan mengendus aksi mereka dan berhasil menyergap mereka. Tapi saat penangkapan, dua pelaku melarikan diri," tukasnya. (sn/perry)

Share:

TP. PKK DESA PERSIAPAN TANDING JAYA GELAR PELATIHAN UP2K DAN POSYANDU


PALI. SININEWS.COM -- Meningkatkan ketrampilan dan maksimalkan fungsi Kelompok Kerja (Pokja) III Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Desa Persiapan Tanding Jaya Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Senin (15/11/2021), Menggelar Pelatihan Usaha Peningkatan Penghasilan Keluarga (UP2K).

Acara yang dipusatkan dibalai Desa ini,  dihadiri Camat Penukal utara, Kepala Puskemas Tempirai (sekaligus sebagai Nara Sumber), Jajaran TP. PKK, Kader Posyandu, Karang Taruna, dan Perangkat Desa ini berjalan lancar dengan standar Protokol kesehatan Covid 19.


Dalam sambutan pembukaan Ketua TP. PKK Desa Persiapan Tanding Jaya Eva Anggreini Suparmin, mengajak para Kader PKK dan Posyandu untuk dapat mengikuti Pelatihan ini bersungguh sungguh.


Dan diharapkan dengan pembekalan materi yang disampaikan para Nara sumber dapat bermenfaat sebagai panduan kerja para Kelompok Kerja (Pokja) dan Kader Posyandu dalam mengemplentasikannya ditengah Masyarakat. 


Dilanjutkan Suparmin Jaoni Kepala Desa Persiapan Tanding Jaya,  menyatakan dengan tegas bahwa pihak Pemerintahan Desa tetap konsisten untuk mendukung seluruh kegiatan TP. PKK, Posyandu dan Karang Taruna serta kegiatan lainya sepanjang untuk kepentingan Masyarakat. 


Ungkap Suparmin Jaoni,  meskipun Tanding Jaya masih berstatus Desa Persiapan dan anggaran Desa terbatas sekali,  namun ajakannya bersama warga eks Trans Tanding Jaya tetap semangat secara bergotong royong untuk membangun ekonomi Keluarga melalui 10 Program PKK yang tentunya berdampak positif untuk kemajuan Desa Tanding Jaya. 


Demikian arahan Maka Giansar, SH selaku Camat Penukal utara, mengapreasi atas semangat warga Tanding Jaya berpartisipasi dalam membangun Desa. 


Motivasi pembekalan,  Camat memberikan kesempatan terbuka bagi warga Masyarakat yang memiliki berbagai ketrampilan yang tergabung dalam PKK, Posyandu dan Karang Taruna untuk ikut berkompetisi ditingkat Kecamatan maupun Kabupaten, bahkan ke tingkat Provinsi sumatera selatan. 


Melihat adanya beberapa potensi alam dan sumber daya Manusia (SDM) yang dimiliki Desa Tanding Jaya,  


antara lain Pelapah sawit bisa diolah menjadi bakul buah/Makanan dan Tirai/Kerei teras rumah,  Pembuatan Tempe, Tahu dan susu Kacang kedelai, termasuk membuat jamu herbal alami yang berbahan baku rempah rempah. Serta yang lebih menarik kaum emak emak ini mampu membuat sirup berbahan baku daun pisang. 


Camat Penukal Utara ini,  menyambut baik dan akan menginisiasi ke Pemdes setempat dan instansi terkait untuk di bina secara berkelanjutan dan hasil produksi rumahan dikemas dengan baik sehingga dapat melahirkan pendapatan Keluarga dan Desa. 


Pada sisi materi Pelatihan,  H. Hazairin, SKM, M.kes, Kepala Puskemas Tempirai, memberikan pembekalan secara rinci dibidang tupoksi Kader Posyandu Balita,  dalam kegiatannya nanti 5 Kader harus mampu memberikan pemahaman di meja tugasnya masing masing, sehingga para Kader dapat berdaya guna untuk mendorong Ibu Hamil, bayi dan balita untuk hidup sehat.


Disamping setiap Kader harus paham tentang gizi dan bahan baku sumber Karbonhidrat, Protein dan Vitamin. 


Kepala Puskemas ini,  mendorong para Kader Posyandu, TP. PKK dan Karang Taruna menjadi agen kesehatan ditengah Masyarakat dengan melaksanakan Prilaku Hidup bersih dan Sehat (PHBS) 


Juga menghimbau Masyarakat agar segera melaksanakan Suntik Vaksin Covid 19, mengingat program Vaksin ini merupakan program Nasional yang diwajibkan bagi warga Negara Indonesia.###


(Bungharto/SN

Share:

Ini Daftar Lengkap Pemenang Pemilihan Kepala Desa di Kota Prabumulih


Selamat dan semoga amanah kepada kades terpilih 

A. Kec. Prabumulih Selatan: 

1. Desa Tanjung Menang: 4 Calon

 a. Hermanto SH : 269 Org

 b. Asmedi SH. MH : 500 Org

 c. Asri  : 205 Org

 d. Asnuar  : 186 Org

Jumlah DPT  : 1176

Suara sah  : 1160

Suara tdk sah  : 16

Kades Tanjung Menang Terpilih An Asmedi SH MH.


B. Kec. Prabumulih Barat  :

1. Desa Tanjung Telang : 4 Calon

 a. Yudiman  : 515 Org

 b. Apriadi Nata  : 232 Org

 c. Ernilawati : 63 Org

 d. Rudianto : 396 Org

Jumlah DPT : 1231 Org

Suara Sah : 1206 Org

Suara tidak Sah  : 25 Org

Kades Tanjung Telang Terpilih An  Yudiman.


C. Kec. Rambang Kapak Tengah

1. Desa Karangan  :5 Calon

a. Yayan Kurniawan Amd  : 291 Org

b. Herawadi  : 45 Org

c. Susilawati  : 243 Org

d. Salyadi Susanto Spd  : 250 Org

e. Sugianto Aryadi  : 164 Org

Jumlah DPT  : 1001 Org

Suara Sah  : 993 Org

Suara tidak Sah  : 8 Org

Kades Karangan Terpilih  An Yayan Kurniawan Amd.


2. Desa Karang Bindu  : 2 Calon

a. Bustomi Saputra Spd. Msi  : 384 Org

b. Iin Saputra  : 509 Org

Jumlah DPT  : 914 Org

Suara Sah  : 893 Org

Suara tidak Sah : 21 Org

Kades Desa Karang Bindu Terpilih An Iin Saputra.

 

3. Desa Kemang Tanduk  : 2 Calon

a. Adi Darminto A.md : 822 Org

b. Sarensi  : 181 Org

Jumlah DPT  : 1003 Org

Suara Sah  : 1040 Org

Suara tidak Sah  : 37 Org

Kades Desa Kemang Tanduk Terpilih An Adi Darminto Amd.


4. Desa Sinar Rambang : 2 Calon

a. Halid Rinaldi :

b. Indarqo :

Jumlah DPT  :

Suara Sah  :

Suara tidak Sah :

Kades Desa Sinar Rambang Terpilih An : indarqo

 

5. Desa Jungai:  : 3 Calon

a. Hendri Yudi. SP : 292 Org

b. Iskandar. Z : 349 Org

c. Asnan Munir : 147 Org

Jumlah DPT  : 791 Org

Suara Sah  : 788 Org

Suara tidak Sah  : 3 Org

Kades Desa Jungai Terpilih An Iskandar Z.

Share:

Tim Kelambit Polres PALI Bekuk Pelaku Pengrusak Kantor Dukcapil, Dua Temannya Masuk DPO



PALI. SININEWS.COM --  Satu dari tiga pelaku pengrusakan bangunan kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bilangan Talang Kerangan Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi berhasil diamankan Tim Kelambit Satreskrim Polres PALI.


Diketahui pelaku yang diamankan Sriwanto (34) warga dusun II Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi, setelah petugas mendapatkan informasi dan keberadaan pelaku yang bersembunyi di rumah kosong yang tak jauh dari tempat tinggalnya.


Diketahui dari kronologis kejadian pada Agustus 2021 lalu ketika tersang Sriwanto sedang duduk di pondok tak jauh dari lokasi bangunan kantor Disdukcapil. Kemudian datang dua tersangka lainnya EK (DPO) dan AG (DPO), dan mengajak tersang Sriwanto untuk mencuri di bangunan tersebut.


Setelah sepakat, ketiganya langsung melancarkan aksi dengan mencongkel kramik menggunakan dua besi panjang 30 centimeter yang disiapkan EK dan AG. Hingga hasil yang didapat sekitar 20 kotak kramik ukuran 75x75 centimeter, dan di jual seharga Rp 50.000 perkotaknya.


Dijelaskan Kapolres PALI melalui Wakapolres Kompol Satria Dwi Dharma SIK, didampingi Kasat Reskrim Iptu Marwan SH MH menjelaskan bahwa para tersangka telah melancarkan aksinya berulang kali sehingga korban mengalami kerugian mencapai Rp 320.000.000.


"Selain kramik, travo listrik, kloset dan barang lainnya, tersangka juga melakukan pengrusakan bangunan kantor Capil yang belum ditunggu itu," Jelas Wakapolsek, Jumat (12/11/2021).


Lebih lanjut, saat dilakukan penangkapan, jelas Kompol Satria, tersangka mencoba melawan petugas untuk lolos dari jeratan hukum.


"Setelah dilakukan penyelidikan, diketahi satu tersangka sedang bersembunyi di rumah kosong diwilayah Talang Ojan. Namun saat akan ditangkap pada Kamis dini hari (4/11/2021) sekitar pukul 01.00 WIB oleh tim kelambit, tersangka melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas," imbuhnya


Alhasil, tersangka mendapatkan hadiah dua timah panas yang bersarang dikaki kiri dan kanan. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti berupa keramik dan pecahannya sisa dari aksi tersebut.


"Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan, dan dua lainnya masih dalam pengejaran. Pelaku akan kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan tujuh tahun penjara," pungkasnya.


Sementara, dari pengakuan pelaku Sriwanto, otak dari aksi tersebut adalah rekannya AG yang masih buron, dan dirinya baru sekali mengikuti aksi tersebut yang memperoleh hasil berupa uang Rp 150.000.


"Yang ngaja AG (DPO) dia yang ada idenya pak, saya hanya ngikut saja. Saya baru sekali ini ikut pak, dapat uang Rp 150.000 untuk beli rokok," akuinya (ril) 

Share:

Kanwil Kemenkumham Sumsel Berikan Apresiasi Kepada Satuan Kerja Media Online

Palembang - Humas pemerintah merupakan ujung tombak dalam penyampaian informasi kinerja kepada masyarakat. Peran ini semakin besar dan luas karena tuntutan masyarakat akan adanya informasi yang cepat, murah, terukur, serta berdasarkan data dan fakta terkait tugas pokok dan fungsi pemerintah.

Untuk menguatkan peran humas tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan melalui Subbagian Humas, RB, dan TI telah mengadakan Workshop Kehumasan dan Keprotokolan dengan mengusung tema "Peningkatan Kompetensi Humas untuk Citra Kemenkumham yang Semakin PASTI" bertempat di Hotel Aryaduta Palembang.

Kegiatan yang telah berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak tanggal 10 s.d. 12 November 2021 tersebut diikuti oleh 66 pejabat/pegawai yang berasal dari 29 satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel.

Saat menutup kegiatan secara resmi pada Jumat (12/11) pagi, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel Indro Purwoko melalui Kepala Divisi Administrasi Rifqi Adrian Kriswanto menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan memberi edukasi, penguatan, serta pemahaman kepada pegawai, terutama bagi pengemban tugas fungsi Kehumasan dan Keprotokolan.

Pada akhir kegiatan, Kepala Divisi Administrasi mewakili Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel Indro Purwoko juga memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan kepada satuan kerja dengan publikasi pemberitaan pada media online terbanyak, yaitu Lapas Kelas IIB Muara Enim (Terbaik I), Rutan Kelas IIB Prabumulih (Terbaik II), dan Lapas Kelas IIB Kayuagung (Terbaik III). Selain itu, diberikan juga penghargaan kepada 3 peserta terbaik selama mengikuti workshop. Hasil tersebut merupakan penilaian oleh para narasumber atas tugas yang diberikan, termasuk keaktifan peserta mengikuti setiap sesi diskusi.

“Penghargaan ini bukan sebagai kompetisi antar satuan kerja, melainkan bentuk motivasi agar seluruh satuan kerja terus meningkatkan publikasi pemberitaan secara masif,” jelas Kadivmin Kanwil Kemenkumham Sumsel.

Sebelumnya, para peserta diberi beberapa pembekalan mulai dari materi tentang teknis keprotokolan, teknis penulisan berita, pengolahan konten media sosial, teknik fotografi dalam publikasi, serta pengelolaan website dan membangun aplikasi inovasi. Adapun narasumber yang menyampaikan materi berasal dari Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel, Biro Umum dan Biro Humas Setjen Kemenkumham, pengelola website dari Pusdatin Kemenkumham, pemimpin redaksi Tribun Sumsel, fotografer dari Sumatera Ekspres, hingga konten kreator lokal.

Menutup kegiatan, Kadiv Administrasi Rifqi Adrian Kriswanto berharap agar seluruh peserta dapat menyerap transfer ilmu yang telah diberikan oleh setiap narasumber. "Segera implementasikan ilmu yang didapat untuk menunjang kinerja kita sebagai pengemban fungsi kehumasan dan keprotokolan di masing-masing satuan kerja," tutupnya. (Humas Kanwil Sumsel)

Share:

DPPKBPPPA PALI Ajak Pelajar Jauhi Nikah Usia Anak


PALI. SININEWS.COM -- Meningkatkan pemahaman sumber daya manusia Dinas PPPA propinsi sumatera selatan bersama dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA ) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) selaku leading sektor dalam perlindingan anak menyelenggarakan kegiatan sosialisasi upaya percepatan pencegahan perkawinan anak.


Kegiatan tersebut di laksanakan pada Rabu (10/11/21) di SMA YKPP Pendopo dihadiri kepala Dinas PPKBPPPA kabupaten PALI Dra Hj Yenni Nopriani, Bariyanti Arthini Kasi Perlindungan Khusus Anak DPPPA  propinsi Sumatera Selatan, Vera Bekti Rahayu, Psikolog DPPPA propinsi Sumatera Selatan serta puluhan peserta sosialisasi.


Dijelaskan Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI bahwa kegiatan tersebut di laksanakan karena  meningkatnya kejadian pernikahan yang menimpa anak-anak di masa pandemi covid 19.


"Seperti diketahui bahwa meningkatnya pernikahan usia anak di masa pandemi ini terjadi akibat permasalahan ekonomi , perubahan pola hidup. Dimana masyarakat yang harus bekerja dari rumah, anak anak bersekolah dari rumah dan tidak dapat berpergian maupun beraktifitas secara bebas sebagaimana biasa dilakukan sebelum masa pandemi.


Hal tersebut terjadi karena di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu ekonomi dan sosial , situasi perekomian orang tua yang semakin sulit memberikan dampak turunnya kualitas dan kuantitas kepengasuhan anak sehingga dalam kesehariannya anak kurang mendapatkan pengawasan yang memadai," ungkap Yenni Nopriani. 


Ditambahkan Yenni bahwa atas dampak itu membuat anak menjadi rentan terhadap paparan hal-hal yang negatif.


"Selain faktor ekonomi dan sosial, penyebab lainnya yang dapat mendorong meningkatnya perkawinan anak yaitu adanya celah aturan dan budaya yang memungkinkan di perbolehkan pernikahan  anak," tukasnya. 


Yenni berharap dari kegiatan sosialisasi tersebut dapat menambah wawasan pengetahuan, mengenai kesehatan reproduksi anak jika menjadi ibu.


"Lalu tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut untuk menekan peningkatan angka pernikahan usia anak di kabupaten PALI dan supaya tidak menimbulkan permasalahan baru yang lebih pelik apabila tidak ada  tindakan atau upaya pencegahan," harapnya. (sn/perry)

Share:

Anggota DJSN RI Meminta PemKab PALI, Membayar 14.000 an PBI JKN-KIS Yang Non Aktif, Agar Warga Mendapatkan Akses Layanan Kesehatan






oleh :Tim Media MPPDT 

                                                                                                                                                                                        Perlindungan kesehatan oleh negara dalam bentuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara tanpa terkecuali, yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah dengan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat wajib (mandatory),  merupakan pelaksanaan dari mandat negara dalam UU No.40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak yang diberikan kepada setiap warga negara, terhadap orang miskin dan tidak mampu iuran JKN diberikan dalam bentuk penerima bantuan iuran (PBI) oleh Pemerintah amanat sila ke lima Pancasila dan konstitusi negara UUD 1945  pasal 28H ayat (2) yaitu Negara mengembangkan Sistem Jaminan Sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.                             Sehubungan dengan hal tersebut sejak tahun 2021 sebanyak 14.000 an jiwa penduduk PALI sebagai PBI JKN yang dibayarkan oleh Pemkab PALI melalui APBD kabupaten PALI tidak dibayarkan lagi sehingga warga tersebut tidak mendapatkan akses layanan kesehatan dalam program JKN-KIS di BPJS Kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat. 


Sebagaimana kita pahami bersama bahwa mayoritas penduduk PALI mata pencaharian sebagai buruh tani karet yang terkena imbas krisis global yang menimbulkan harga karet anjlok sangat rendah (diluar harga kebiasaan yang normal), diperparah lagi adanya pandemi Covid-19 hal ini menambah beban penderitaan warga semakin berat. 

                                                                                                       Bagaimana peran PemKab PALI untuk perlindungan semua warga nya dalam JKN-KIS agar tercapai perlindungan kesehatan semesta (universal health cocveradge) yaitu bahwa JKN-KIS adalah salah satu program  strategis prioritas nasional sesuai UU No 23  tahu 2014 tentang PemDa, maka PemKab PALI sebagai pemerintah daerah wajib memberikan perlindungan kepada semua warganya dalam program JKN-KIS sebagai komitmen atas amanah yang diembannya dalam pelaksanaan program staregis nasional tersebut.  

                                                                                                                     Menurut Subiyanto,S.Sos.,SH.,MKn anggota DJSN RI untur pekerja (sebagai lembaga ad-hoc yang bertanggungjawab kepada Presiden RI) dan juga ketua umum MPPDT (Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai), dia menyampaikan sangat prihatin atas kebijakan Pemkab PALI tidak meneruskan perlindungan 14000 orang warganya dalam program JKN-KIS yang telah menambah beban penderitaan warga PALI, hal ini tidak patut dilakukan karena kita meyakini PemKab PALI bukan tidak mampu membayar iuran Rp 42.000/orang perbulan X 14000 orang X12 bulan = Rp 7,1 M, hal ini hanya soal komitmen keberpihakan atas hak kesehatan sebagai hak dasar warganya yang fdipertanyakan ???                                                                     Masyarakat di PALI melihat banyak proyek dari APBD PALI dengan pagu anggaran diatas anggaran iuran PBI JKN-KIS, yang tidak menyentuk hak dasar warga seperti proyek normalisasi sungai yang sudah menimbulkan keresahan bagi warga masyarakat karena diduga menimbulkan kerusakan lingkungan dan menguntungkan hanya segelintir orang kelompok tertentu yang merugikan masyarakat secara umum terutama 14000 orang warga tidak mendapatkan layanan JKN-KIS.  

                                                                                                                                                                                     Sehubungan dengan hal tersebut jika Pemkab PALI  (Bupati dan DPRD) berkomitmen taat kepada sila ke V Pancasila, UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku tidak ada alasan agar segera membayar iuran PBI JKN-KIS bagi 14000 an orang warga yang sekarang statusnya non aktif, agar warga masyarakat segera mendapatkan layanan kesehatan yang sangat mereka butuhkan untuk meringankan beban penderitaan warga masyarakat Kabupaten PALI.

Share:

Bersihkan Lingkungan Desa, Pemdes Karang Tanding Kerahkan Emak-emak


Penukal Utara. SININEWS.COM -- Jaga kebersihan lingkungan dalam Desa, Pemerintah Desa Karang Tanding Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membentuk Tim siaga Kebersihan sebanyak 5 orang dari kaum perempuan (emak-emak). 

Adapun tugas emak-emak itu dijelaskan Pj. Kades Karang Tanding Arisman pada awak Media ini (8/11/2021) yaitu sebagai petugas Kebersihan lingkungan dalam Desa,  antara lain membersihkan jalan Raya, jalan setapak, kantor dan prasarana umum dari  berbagai sampah. 

"emak emak ini diberikan insentif bulanan dari anggaran pendapatan Desa berupa Dana bagi Hasil (DBH) tahun 2021.
Disamping sebagai upaya pemberdayaan kaum Perempuan Desa. Kegiatan ini suatu strategi untuk melawan sampah dalam Desa,  sehingga dengan adanya petugas Kebersihan, Masyarakat merasa malu membuang sampah sembarangan,  yang tentunya akan membuang sampah pada tempatnya yang telah disediakan Desa (Tong sampah)," jelas Arisman.

Demikian koordinator lapangan kebersihan,  Sarinisa,  mengungkapkan bahwa dengan pekerjaan itu dirinya bangga karena sebagai kaum ema emak dapat berkontribusi untuk kemajuan Desa Karang Tanding. 

Sebagai Petugas Kebersihan yang sudah dijalani hampir satu tahun ini, dia merasa tidak terbebani dan mengganggu aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga,

"Kami laksanakan usai membantu suami menyadap karet diladang dan memasak dirumah,  maka Kami turun kelapangan dengan seragam oranye serta peralatan sapu,  Karung goni dan lainya,  yaitu sekitar jam 14.00  hingga 16.00 WIB," ungkapnya. 

(Bungharto /SN).
Share:

PEMDES INI FASILITASI TEMPAT PEMANDIAN


Penukal. Utara. SININEWS.COM -- Meningkatkan pelayanan dan mengakomodir keinginan masyarakat,Pemerintahan Desa Lubuk Tampui Kecamatan Penukal Utara  Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dana Desa (DD)  TA. 2021, telah membangun fasilitas tempat pemandian warga yang terletak di pesisir sungai Deras desa setempat. 


Menurut Edri anggota BPD Lubuk Tampui (8/11/2021),  pembangunan tempat pemandian ini berawal banyak usulan masyarakat melalui BPD yang terjaring pada Musdus hingga ke Musdes tahun 2020,


Pada kesimpulannya ditetapkan sebagai kesepakatan bersama,  dan disamping membangun tempat Pemadian, Pemdes Lubuk Tampui ada beberapa kegiatan pembangunan fisik,  antara lain pembangunan Titian jalan Produksi dan jalan setapak.


"Termasuk kegiatan pemberdayaan dan penyelenggaraan Pemerintahan, sudah dilaksanakan dengan baik," ujar Edri.


Demikian Budiman M. Yusuf Kepala Desa Lubuk Tampui,  menjelaskan bahwa pihak Pemdes Lubuk Tampui tetap konsisten melaksanakan kegiatan atas aspirasi masyarakat. 


Sebagai Kepala Desa, dirinya hanya sebagai pelaksana berbagai kegiatan yang sudah tertuang dalam Musdes yang dimuktahirkan dalam dokumen RKPdes tahunan. 


Terkait antusias anak anak dan warga difasilitasi tempat pemadian,  Kepala Desa yang mempunyai ayah mantan Kepala Sekolah Dasar ini mengucapkan terima kasih atas dukungan semua lapisan masyarakat,  dan sebagai manusia biasa jikalau dalam pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintahan Desa Lubuk Tampui, ada kekeliruan sebaiknya diinformasikan dan duduk bersama bermusyawarah mencari solusi terbaik. 


"Disamping itu menghimbau masyarakat, agar segala yang sudah kita bangun bersama untuk dirawat dan jaga bersama,  sehingga dapat bermanfaat secara berkelanjutan," ajak Kades.


(Bungharto/SN)

Share:

Acara Pembukaan Pameran Majasari UMKM Expo 2021 Meriah dan Dipuji Wali Kota Prabumulih

PRABUMULIH,SININEWS.COM - Pameran Majasari UMKM Expo 2021 yang digelar di Lapangan depan Kantor Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, secara resmi dibuka langsung oleh Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, Senin (8/11/2021).

Pembukaan pameran produk-produk unggulan desa kelurahan se-Kota Prabumulih ini juga ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Prabumulih didampingi Ketua Dekranasda Prabumulih Hj. Suryanti Ngesti Ridho yang diwakili Wakil Ketua Hj. Reni Indayani Fikri.

Dalam sambutannya, Ir H Ridho Yahya MM mengapresiasi ide kreatif penggagas pameran UMKM Expo 2021 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Majasari bekerja sama dengan Serikat Media Siber (SMSI) Kota Prabumulih.

"Saya mengapresiasi kegiatan inovasi baru seperti ini. Dimana, Lurahnya yang baru seumur jagung sudah berinovasi karena tahu daerah Majasari ini banyak produk-produk lokal yang berusaha mulai dari tingkat lokal dulu untuk pemasaran. Mungkin dari sini nanti ada pameran kita ikutkan ke tingkat provinsi maupun nasional," kata Ridho, saat dibincangi awak media usai membuka acara tersebut.

Ia berharap acara ini bisa membangkitkan semangat para UMKM, meningkatkan pendapatan, serta daya beli masyarakat, dan perekonomian Prabumulih.

"Saya lihat tadi produk-produk yang ditampilkan sangat layak untuk dipamerkan ke luar daerah. Mungkin dari sini nanti ada pameran kita ikutkan ke tingkat provinsi maupun nasional," tuturnya.

Di penghujung sambutannya, Wali Kota dua periode ini juga dengan tegas menyampaikan kepercayaannya untuk menunjuk Lurah Majasari mengetuai acara HUT kota Prabumulih tahun depan karena dinilai berhasil menyelenggarakan acara tersebut mesti tanpa dukungan anggaran dari pemerintah.

"Apalagi kalau ada anggarannya, saya yakin bisa lebih sukses lagi," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Majasari UMKM Expo 2021 sekaligus Lurah Majasari, Susi Windasari SKm, mengungkapkan, konsep yang diusung dalam gelaran Majasari UMKM Expo 2021 ini tak lain adalah edukasi.

Dimana, sambung dia, pihaknya menghadirkan narasumber-narasumber berkompeten untuk berbagi ilmu meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bertahan di tengah gempuran produk luar yang murah meriah.

"Tujuan dari Majasari UMKM Expo ini adalah produk UMKM Prabumulih dipasarkan dan dikenalkan secara global ke masyarakat. Sebagai pemerintah, kita ini marketing atau fasilitator supaya UMKM terus bergerak," imbuhnya.

Sementara dibincangi terpisah, Ketua SMSI Kota Prabumulih, Donni SH menuturkan, bahwa kegiatan pameran yang diikuti sekitar 40 an pelaku UMKM yang ada di wilayah Prabumulih bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi khususnya bagi pelaku usaha dan UMKM.

"Di samping juga memberikan informasi bagi UMKM dalam mendapatkan bantuan permodalan serta pemasaran yang lebih efisien dan mudah sehingga dapat bersaing di pasar global," terang Donni.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah kota Prabumulih, serta Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih, PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4, PTBA, dan perusahaan air minum WinRo, yang telah mendukung dan ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

"Serta terima kasih juga kepada Kapolres Prabumulih dan Kadinkes, yang bersama melaksanakan vaksinasi bagi lansia dan masyarakat di atas 18 tahun. Kegiatan ini digelar selama 3 hari hingga Rabu (10/11) nanti. Selain memamerkan produk-produk dari peserta UMKM, juga ada Talk Show yang akan diisi oleh narasumber dari Bank Sumsel Babel Prabumulih," tutup Ketua Dewan Penasehat PWI Prabumulih ini. 

Dari pantauan, pembukaan acara yang dimeriahkan penampilan grup Robbana Nurul Islam dan musik OT Rosi ini juga dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), para Lurah, Camat serta pimpinan UMKM, dan tamu undangan lainnya.

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts