RESPON CEPAT PIMPINAN CV. ROM PERSADA ATASI KERUSAKAN JALAN TEMPIRAI


PALI. SININEWS.COM -- Bagai gayung bersambut, belum genap satu minggu kerusakan jalan Tempirai menuju perkebunan sawit Proteksindo, yang terletak di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI)


Jalan yang amblas 2  hari yang lalu (20/12/2021) sedalam lebih kurang  2 meter ini diakibatkan beban alat berat milik CV.Rom Persada saat melintas dijalan tersebut sehingga mengganggu jalur lintas warga.


Dimana kehadiran Perusahaan kontraktor ini merupakan pelaksana kegiatan normalisasi saluran  sungai Semabuk dan sekitarnya dalam wilayah Desa Tempirai Timur dan Desa Tempirai utara.


Terkait kerusakan jalan amblas, pihak Perusahaan melalui Navigator  Skema lapangan Asrin Paulan, meminta maaf pada Masyarakat Se Tempirai Raya atas kelalaian operatornya sehingga membuat tidak nyaman pengguna jalan.


Alhamdullilah (21/12/2021), atas repon cepat pimpinan manajemen Perusahaan, kerusakan Jalan sudah diperbaiki dengan baik dan sudah bisa dipergunakan Masyarakat berlalu lintas. ungkap Asrin Paulan.


Diwaktu yang sama, Kepala Desa Tempirai Utara Hermanto sahiman, Mengapresiasi atas  tanggung jawab pihak Perusahaan memperbaiki jalan amblas tersebut.


Dan diharapkan kedepan, setiap Perusahaan yang mempunyai kegiatan didalam wilayah Hukum 4 Desa se Tempirai Raya, agar selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintahan Desa, 


Sehingga bila terjadi masalah dilapangan yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat, dapat diselesaikan secara Musyarawah mencari mufakat dengan baik.

Harap Kades Tempirai Utara ini.


(Bungharto/SN)

Share:

Longsor! Hati-hati Melintas di Jalan Tempirai


PALI. SININEWS.COM -- Pasca kejadian longsor jalan penghubung Desa Tempirai kecamatan Penukal Utara dan Desa Air Itam kecamatan Penukal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) beberapa bulan lalu hingga saat ini belum ada upaya perbaikan dari Pemerintah kabupaten PALI membuat warga mendesak pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan pada titik jalan longsor sepanjang kurang lebih 30 meter pada anggaran tahun 2022.

Seperti diutarakan Samil salah satu warga yang kediamannya persis di dekat lokasi jalan longsor bahwa sudah lebih  dua bulan ini pengguna jalan harus ekstra hati-hati melintas diatas jalan yang longsor. 

"Jalan itu bisa digunakan berkat gotong royong masyarakat dengan alat seadanya, namun tetap saja mobil dengan tonase berat dilarang melintas karena jalan sementara itu dikhawatirkan tidak mampu manahan beban berat. Hanya pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat ukuran kecil yang boleh melintas, itupun harus ekstra hati-hati," ujar Samil, Selasa (21/12/21)

Sama halnya disampaikan Sapikal Usman, kepala desa Tempirai Selatan meminta Pemkab PALI untuk memprioritaskan pembangunan jalan amblas karena pada lokasi jalan itu terdapat pemukiman warga yang juga terancam terkena imbas jalan longsor. 

"Kalau dari BPBD dan Pemkab malah pak Wabup sendiri yang datang langsung ke lokasi, tetapi hingga kini belum ada upaya perbaikan. Dengan berlarutnya upaya dari pemerintah, kami berinisiatif melakukan gotong royong agar jalan itu tidak putus," terang Kades. 

Sementara itu, Wabup PALI Drs H Soemarjono ketika melihat langsung kondisi di lokasi memerintahkan dinas terkait dalam hal ini Dinas PU untuk segera memperbaiki jalan itu. 

"Terkait adanya jalan amblas ini, sudah dibahas pada rapat Paripurna DPRD bulan Oktober tahun 2021 ini. Meskipun kondisi anggaran Kabupaten PALI mengalami defisit atas dampak covid-19, namun demi kepentingan masyarakat pembangunan jalan ini tetap diperioritaskan. Tetapi sementara menunggu anggaran, saya minta kepada dinas PU agar membangun jembatan darurat supaya akses masyarakat tetap berjalan lancar," ujar Wabup. 

Sama halnya dikatakan Plt Kadin PU Sephy Hendika yang menyatakan bahwa pihaknya siap melaksanakan arahan Wabup. "Plat besi yang dititahkan pak Wabup akan meminta bantuan dari perusahaaan. Instruksinya kami segera untuk merumuskan apa yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Tim sudah turun dan hasilnya akan kami evaluasi dan koordinasikan kembali dengan pak Bupati dan Wabup," ucap Kadin PU. 


Untuk penanganan bersifat darurat, Sephy Hendika meminta masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat bermuatan berat atau kendaraan dengan beban berat untuk sementara waktu tidak boleh melintas diatas lokasi jalan yang longsor sampai jalan itu benar-benar diperbaiki permanen, kalau hal itu tidak diindahkan maka kerusakan bisa semakin parah.


"Namun kami mengharapkan kepada masyarakat agar bersabar,  pada waktunya nanti akan diselesaikan dengan baik, demi kepentingan masyarakat PALI. Yang pastinya kami akan bekerja semaksimal mungkin," tandas Kadin PU. (sn/bung harto) 


Share:

Tampil Elegan, Dixta Skill Satu-Satunya Florist Bunga Papan Kertas di Prabumulih


SININEWS.COM - Usaha florist atau karangan bunga di Kota Prabumulih sangatlah menjanjikan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya usaha karangan bunga bermunculan di Kota Nanas sejak satu tahun terakhir. 

Usaha karangan bunga salah satunya dilakukan oleh Dini Yuharlen. Usaha karangan bunga yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya disebelah Pecel Lele Juwita ini, sudah ia tekuni sejak 2 bulan terakhir. "Florist kita namanya Dixta Skill," Ujar Dini (21/12). 

Gadis yang pernah menangani artis Rara Lida ini mengatakan papan karangan bunga yang ia buat berbeda dari yang lain. Jika papan karangan bunga pada umumnya dibuat menggunakan sterofoam dan spoon khusus, miliknya menggunakan kertas. 

"Papan karangan bunga yang seperti ini baru kami yang buat di Kota Prabumulih," ungkapnya. 

Mengenai harga, lanjut Dini, dipatok mulai dari Rp 250 ribu sampai Rp 500 ribu. Tergantung ukuran papan karangan bunga yang dipesan. Terdapat beberapa ukuran yang bisa dipesan disini, mulai dari yang terkecil yakni ukuran 80 cm x 60 cm, sampai yang terbesar ukuran 2 meter. 

"Memang punya kami harganya sedikit mahal, namun hasilnya lebih elegan. Disini kami mengutamakan kualitas agar para pemesan puas dengan hasil karangan bungan yang kami buat," terangnya  

Lebih jauh, Dini menuturkan usaha karangan bunga tersebut ia buat berdua bersama rekannya. Modal awal yang ia kucurkan untuk merintis usaha tersebut sebesar Rp 5 juta. Saat ini usahanya telah berkembang dan memiliki omzet hingga jutaan rupiah per bulannya. 

" Alhamdulillah saat ini usaha kita sudah mulai dikenal, sudah mulai berkembang. Untuk omzet sendiri berkisar antara Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per bulan," tuturnya.(Aar)
Share:

Kebut Progres Jembatan Besi Desa Baru Rambang, Inspektorat Muara Enim Tinjau Lokasi

 

Foto : H.Amir kontraktor pembangunan jembatan Desa Baru Rambang bersama Kades Fadilah cek lokasi, Senin (20/12/21).

MUARA ENIM, SININEWS.COM – Pembangunan jembatan pipa sungai Rambang di Desa Baru Rambang Kabupaten Muara Enim sudah memasukai tahap penyelesaian, sejumlah pengawas Inspektorat dan PPTK PUPR Kabupaten Muara Enim cek lokasi pembangunan, Senin (20/12/21).

 

Suhermansyah, Inspektur Pembantu Wilayah IV Inspektorat Kabupaten Muara Enim beserta jajaran dan Fery PPTK PUPR meninjau langsung progres pembangunan jembatan pipa sungai rambang didampingi kontraktor CV. Alfa Jaya Perkasa (AJP) H.Amir.

 

Melalui Fery Inspektorat akan terus memonitor progres capaian pekerjaan jembatan besi penghubung desa Baru Rambang dengan Sinar Rambang.

 

“kalo kami lebih ke monitoring progres pekerjaan (visual) dilapangan, dan mengevaluasi setiap pekerjaan apalagi ini penghujung tahun, Namun untuk keputusannya BPK yang bertanggungjawab” jelasnya.

  

Ditempat yang sama Peranan dan tugas Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kabupaten Muara Enim Erwin Elizar mengaku estimasi pekerjaan yang dilakukan CV.AJP sudah memasuki 80% dan tahap penyelesaian diharapkan bisa dikebut dalam 4 hari kedepan.

 

“tadi info dari kepala tukangnya mesin akan ditambah lagi dan material besok mulai masuk lagi, saya optimis insyallah selesai” harapnya.

 

Ditempat terpisah H.Amir selaku kontraktor yang diakui dan berpengalaman dibidang kontruksi jembatan pipa diwilayah tersebut mengaku akan segera mengebut pekerjaan selama seminggu kedepan dan membenarkan isu yang beredar jika pihaknya memakai besi bekas yang layak pakai dan memiliki kualitas lebih dari yang baru.

 

“benar ini besi bekas PT.Pertamina, sekitar 11 lebih jembatan pipa besi eks Pertamina di Muara Enim saya yang bangun, bahkan hampir 10 tahun semua menggunakan pipa eks pertamina” papar H.Amir kepada awak media.

 

Dirinya juga menjelaskan jika diwilayah muara enim dirinya lebih dari 11 pembangunan jembatan besi yang dibangunnya selalu menggunakan besi bekas PT Pertamina yang kualitasnya bagus mengalahkan besi baru yang dijual saat ini.

 

“Sekarang pipa bekas pertamina itu susah didapat dan harganya lebih mahal dari besi pipa yang baru,” lanjutnya.

 

Untuk informasi pembangunan jembatan pipa besi Desa Baru Rambang Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim tersebut menggunakan dana APBD Tahun 2021 dengan nilai Rp.1.099.789.000 yang dikerjakan langsung oleh CV.Alfa Jaya Perkasa dengan panjang membentang 55 meter dengan lebar 4 meter.

 

Tak hanya itu kontraktor yang dijuluki H.Amir secara Cuma-Cuma memberikan bantuan pembangunan jembatan tambahan sepanjang 10 meter dengan menggunakan besi yang tak dipakai (tak lulus uji standar).

 

“Untuk pak kades saya tambah lagi bangun 10 meter gratis, ini diluar kontrak ya pak” ucapnya seraya mengatakan akan dikerjakan seusai kontrak selesai.(sn/tau)

 


 

Share:

Pelantikan Cakades Terpilih Desa Raja dan Benakat Minyak Ditunda?


PALI. SININEWS.COM -- Adanya permasalahan terkait keberatan pada jalannya tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang diikuti 12 desa dan telah berlangsung beberapa waktu lalu membuat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten PALI memutuskan untuk menunda pelantikan calon kepala desa terpilih pada dua desa yang bermasalah. 


Dua desa itu yakni desa Raja kecamatan Tanah Abang dan Desa Benakat Minyak kecamatan Talang Ubi, dimana rencana pelantikan digelar serentak yang waktunya masih menunggu arahan Bupati PALI, tetapi akibat ada permasalahan, prosesi pelantikan Cakades terpilih pada dua desa itu tidak bisa bersamaan dengan 10 desa lainnya. 

Dimana permasalahan di Desa Raja adalah adanya keberatan hasil psikotes yang dilayangkan dua bakal calon kades yang tidak lolos hasil psikotes dan saat ini proses hukumnya sudah masuk persidangan di PTUN dan Pengadilan Negeri (PN) Muara Enim. 

Sementara permasalahan di Desa Benakat Minyak adalah dugaan adanya pelanggaran Pilkades berbuntut puluhan warga setempat melakukan aksi unjuk rasa pada Senin (20/12/21) di kantor DPMD PALI. 

A.Gani Akhmad Kadin PMD melalui Rizal Fahlevi Kabid Pemerintah Desa, setelah lakukan mediasi dengan kuasa hukum dari calon Kades di Desa Benakat Minyak menyatakan bahwa adanya dugaan pelanggaran di Pilkades desa tersebut yang dipertanyakan warga baik perkara pidana maupun administrasi sudah ditindak lanjuti. 

"Secara Pidana ditanggani oleh Polres PALI dan sudah masuk tahap penyelidikkan, dan masalah administrasi sudah masuk di Inspektorat untuk dilakukan penyelidikan juga. Disini kami berharap masyarakat di desa Benakat Minyak untuk bersabar, menunggu hasil pemeriksaan," ujar Rizal Pahlevi. 

Untuk permasalahan jadwal pelantikkan Kades terpilih, diakui Rizal Pahlevi bahwa masih menunggu Instruksi Bupati Penukal Abab Lematang Ilir, disini PMD mengajukan jadwal pelantikan Cakades terpilih tanggal 22 Desember 2021.

"Akan tetapi ada dua desa tertunda dilantik serentak, dan tidak akan dilantik calon kepala desa terpilihnya sebelum permasalahan selesai, diantaranya Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi, dan Desa Raja Kecamatan Tanah Abang. Permasalahan Pilkades Raja masih di tangani oleh PTUN," tandasnya. (sn/perry)
Share:

Polres PALI Gelar Press Release, Salah satu Tersangka Diamankan Residivis Curanmor


PALI. SININEWS.COM -- Meski pernah merasakan dinginnya sel tahanan lebih kurang dua tahun, atas kasus curanmor,  namun Beta, warga Desa Karang Agung, kecamatan Abab, kabupaten PALI tetap berulah dan ditangkap polisi kembali atas kasus yang sama yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 


Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat korban atas nama Rendi bersama sang istri Ranti tengah berada di kebun milik Riko untuk menyadap karet, 24 November 2021 lalu. Kebun tersebut terletak di dekat stasiun PT PHE Raja Tempirai, yang berada di desa Karang Agung. 


Saat sedang menyadap karet, kendaraan pelapor dengan nomor polisi BG 3774 AL sedang didorong oleh pelaku Beta. Mengetahui hal itu, korban berusaha mengejar, meski tidak ada hasilnya. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Penukal Abab. 


Mendapat informasi itu, Tim Srigala Unit Reskrim Penukal Abab, langsung melakukan penyelidikan ke TKP. Dan benar saja, saat penyelidikan diketahui pelaku bernama Beta. Kemudian tim Srigala langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil mengamankan satu unit sepeda motor milik korban. 


Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi, SIk didampingi Kasat Reskrim Iptu Marwan, SH dan Kapolsek Penukal Abab, AKP Alpian, SH membenarkan penangkapan tersangka Beta yang juga seorang residivis atas kasus yang sama. 


"Atas dasar LP/B/93/XI/SPKT/Polsek Penukal Abab/Polres PALI/Polda Sumsel tanggal 24 November 2021 atas laporan dari Rendi warga Dusun III Desa Air Itam, kecamatan Penukal," ucap Kapolres. 


Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun penjara. 


Selain berhasil mengamankan tersangka Beta, Polsek Penukal Abab, dalam kurun waktu tiga bulan juga berhasil mengungkap empat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) lainnya. Seperti dua kasus pencurian sawit dan dua kasus curanmor. 


Untuk dua kasus pencurian sawit diamankan tersangka atas nama Efrendi warga Desa Sungai Langan, dan Adi Candra, warga Desa Air Itam, kecamatan Penukal. Keduanya diamankan atas pencurian sawit di perusahaan PT Pusaka Sina Dian Abadi di Desa Babat. Sementara Adi Candra mencuri di PT Aburahmi. 


Untuk kasus curanmor, diamankan Medi Anugerah dan Dapit, keduanya warga Desa Purun, kecamatan Penukal, serta Buyung warga Desa Tempirai Selatan, kecamatan Penukal Utara. 


Selain mengamankan para tersangka, pihak kepolisian juga turut mengamankan barang bukti seperti kendaraan roda dua berjumlah lima unit. Kemudian ponsel satu unit, lima buah gear excavator, satu buah besi siku, satu buah gerobak dorong, satu buah jaket hitam, 15 janjang sawit dengan berat 1,3 ton. 


Kapolres berharap kabupaten PALI, tetap aman dan kondusif dari aksi curat, curas serta curanmor. "Untuk residivis yang kembali ditangkap, kami tadi sudah menyadarkan pelaku untuk jangan sampai melakukan tindak kriminal untuk ketiga kalinya. Karena, kalau sampai yang ketiga kali melakukan bisa menghadap Yang Maha Kuasa," pungkasnya. 


Sementara itu, Beta mengaku bahwa dirinya melakukan curanmor karena melihat kondisi motor yang sedang terparkir. "Saya menyesal pak. Saya melakukan itu atas dasar kebutuhan ekonomi," tuturnya. (sn) 

Share:

Sengketa Pilkades Raja Tahap saksi dan Bukti di PTUN Palembang


PALI. SININEWS.COM -- Pilkades Raja kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini masih dalam proses panjang di PTUN dan PN dan masih tahap sidang lanjutan dengan agenda bukti juga saksi dimana sidang lanjutan ini digelar pada Senin (20/12 2021) dengan penggugat bakal calon Kades Salpa Rabi dan Nurdin diwakili penasehat hukum Fahmi Nugroho SH MH.


Kuasa hukum penggugat Fahmi Nugroho mengatakan bahwa tahapan psikotes Bakal Calon Kades Raja tidak prosedural dikarenakan tidak melibatkan bakal calon saat menentukan Psikotes atau katagori skor diambil putusan sepihak oleh DPMD kabupaten PALI. 


"Hal ini bisa menjadi pertimbangan hakim dalam putusan perkara ini , dan kami akan mendatangkan saksi ahli dari universitas Sriwijaya administrasi Tata Negara," ujar Fahmi didampingi rekan advokat lainya.


Terpisah Aka Cholik Darlin SPdI SH MM sebagai tokoh masyarakat yang diminta saksi oleh penggugat menyatakan didepan hakim bahwa panitia Pilkades Desa Raja dinilai diintervensi pihak DMPD sehingga mereka tidak menjalankan tugas sesuai UU No 6 tentang Desa.


"Ini ada dugaan intervensi dari pihak DPMD terhadap hasil psikotes," ujar tokoh muda Lematang itu. 


Sementara saksi lainya Yoka Akbar SH menyatakan hal yang sama bahwa sepengetahuan dirinya psikotes itu di koordinir oleh DMPD bukan panitia Pilkades karena mengetahui hal tersebut melalui surat DPMD.


"Dikarenakan saya juga Kasi Pemerintah Desa Raja, saya mengetahui peraturan," ujarnya di depan para hakim. (sn)

Share:

Gegara Normalisasi Sungai Jembatan Desa Tempirai Induk Ambrol, Begini Jelasnya

PALI. SININEWS.COM -- Pekerjaan normalisasi sungai Semabu yang terletak di Desa Tempirai Utara dan Tempirai Timur kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuai protes warga setempat, lantaran diduga gara-gara alat berat yang keluar dari lokasi proyek karena tidak lagi digunakan, jembatan desa yang ada di Desa Tempirai Induk ambrol mengakibatkan aktivitas warga terhambat, bahkan kendaraan roda empat terpaksa tidak bisa melintas. 

Tentu saja, Ahmad Jonot kepala desa Tempirai Induk geram dan meminta pihak pelaksana untuk memperbaiki secapatnya karena akses itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. 

"Jembatan ambrol cukup dalam sekitar dua meter, akibatnya kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Pihak pelaksana harus segera mengambil upaya perbaikan sebelum warga marah karena jembatan itu ambrol diduga mobilisasi angkutan alat berat yang keluar dari lokasi pekerjaan normalisasi sesaat setelah turun hujan," ungkap Kades, Senin (20/12/21).

Ditambahkan Kades bahwa apabila pihak pelaksana lambat memperbaiki, maka Pemdes akan menahan alat berat yang masih tersisa di lokasi proyek. 

"Proyek normalisasi memang bagus karena itu ada permintaan warga tapi perhatikan juga kondisi jalan yang dilalui alat berat, kalau memang kondisi jalan tidak memungkinkan karena habis diguyur hujan tunggu dulu hingga kondisi jalan kering. Kalau belum diperbaiki, kami tidak mengizinkan alat berat yang tersisa keluar dari lokasi pekerjaan normalisasi sungai," tandasnya. 

Sementara itu, Suharto salah satu warga setempat membenarkan apabila ambrolnya jembatan yang terbuat dari besi itu diduga akibat pihak pelaksana mengeluarkan alat berat pada malam hari sesaat setelah turun hujan. 

"Proyek itu dikerjakan oleh CV Rom Persada, berasal dari APBD provinsi Sumatera Selatan menghabiskan anggaran Rp 4,6 M lebih. Untuk permasalahan jembatan amblas  kami harapkan pihak pelaksana segera melakukan perbaikan. Sementara waktu, warga telah memberi tanda dengan melintangkan kayu diatas jembatan yang ambrol agar tidak ada terjadi kecelakaan," katanya. (sn/bung Harto)

Share:

PBB Ogan Ilir Targetkan Lima Kursi Per-Dapil, Dukung Program Pemerintah Menuju Ogan Ilir "Bangkit"


INDRALAYA--Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar rapat kerja cabang (Rakercab), Sabtu (18/12) bertempat di Indralaya. Dalam Rakercab yang juga turut dihadiri Bupati OI Panca Wijaya Akbar beserta seluruh jajaran pengurus DPC PBB mulai dari tingkat Kecamatan hingga tingkat Desa, Ketua DPC PBB Kabupaten OI Rahmadi Djakfar mengatakan, dibawah kepemimpinannnya, Pemilu Legislatif 2024 mendatang, ia menargetkan lima kursi per daerah pemilihan (Dapil). Selain itu, DPC PBB Kabupaten OI juga mendukung program pemerintah menuju Ogan Ilir "Bangkit" dibawah kepemimpinan Bupati Panca Wijaya Akbar dan Ardhani.

Diakui anggota DPRD Kabupaten OI ini, pada pelaksanaan Pemilu tahun 2019 lalu, DPC PBB memiliki satu kursi. Namun, kita tetap optimis pada Pemilu yang akan datang menargetkan lima kursi. "Inilah awal yang baik, Rakerda yang diselenggarakan ini selain bersilaturahmi, PBB juga menyiapkan langkah dan strategi kedepan. Tentunya, perlu dilakukan rekrutmen pengurus yang potensial dan mau mengembangkan Partai agar di Pemilu 2024 mendatang PBB siap bersaing," kata politisi senior ini. 

Rahmadi Djakfar menambahkan, diucapkan ribuan terimakasih kepada Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar SH yang sudah menghadiri langsung Kegiatan Rakerda 2 DPC PBB ogan ilir ini, terimaksih juga kepada semua pihak yang terlibat dalam acara ini dan tak lupa seluruh anggota dan pengurus PBB Kabupaten se-Ogan Ilir yang telah mendampingi hingga saat ini, mari kedepan kita bergandengan tangan bekerja untuk rakyat serta mendukung program pemerintah untuk Ogan Ilir “Bangkit”.(Ber)

Share:

KECAMATAN PENUKAL UTARA TETAPKAN PEMUKTAHIRAN REKAPUTULASI DATA SDGs TAHUN 2021


PALI. SININEWS.COM -- Berdasarkan surat Edaran Kemendes PDTT Dirjend Pembangunan Desa kepada 

Kepala Daerah Gubernur/Bupati/Walikota dan Kepala Desa seluruh Indonesia, nomor 5/PR/03.01/III/2021 perihal Pemuktahiran Data IDM berbasis SDGs.


SDGs (Sustainable Developmen Goals) merupakan role pembangunan berkelanjutan yang masuk program perioritas penggunaan Dana Desa tahun 2021, sebagaimana turunan dari Peraturan Presiden No. 59 tahun 2017 tentang tujuan Pencapaian Pembangunan Nasional berkelanjutan. 


SDGs Desa ini merupakan Program pembangunan bekelanjutan dan upaya Pemerintah mewujudkan Desa tanpa kemiskinan, Desa tanpa kelaparan,  Pertumbuhan ekonomi yang merata,  Desa peduli Kesehatan, Desa Peduli Pendidikan,  Desa berjajaring, Desa Ramah Perempuan dan Desa tanggap budaya.


Kamis 15/12/2021. Kecamatan Penukal utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan, menggelar Musyawarah mufakat hasil Rekaputulasi   Pendataan SDGs berbasis Mikro selama satu tahun berjalan (2021)

oleh tim relawan/Pokja Pendataan di 13 Desa se Kecamatan Penukal utara, 


Musyawarah yang dipusatkan di aula Kantor Camat Penukal utara ini, dihadiri Kepala Desa, Tim pokja Desa, TP3MD Kabupaten PALI ini, 

Maka dapat disimpulkan bahwa pendataan ini berjalan lancar dan baik serta terlapor secara online melalui Aplikasi SDGs.


dengan pola pendataan by name by addrees untuk mengisi kuesioner dengan komponen sasaran,


Survey Desa,  Survey Rumah tangga,  survey Keluarga,  dan survey individu lainnya.    Maka jumlah survey dalam wilayah Kecamatan Penukal Utara terdata sebagai berikut :


Jumlah Kuesioner Desa. : 13 Desa

Jumlah Kuesioner Rt/Dusun : 60 Dusun

Jumlah kuesioner Keluarga : 6.089 KK

Jumlah kuesioner indivindu : 22.756 jiwa.



Dalam sambutan Camat Penukal utara  Maka Giansar,  SH, diwakili Kasie Pemerintahan Suparmin Jaoni setelah mengumumkan hasil Penetapan Data SDGs 2021, 


Mengapresiasi atas kinerja Tim Pokja Pendataan setiap Desa, Para TP3MD dan pihak yang terkait dengan bekerja secara proporsional dan tepat waktu sehingga dapat disimpulkan  Penetapan data SDGs tahun 2021, berjalan baik dan 100% selesai. 



Disamping itu Pendamping Desa (PD) wilayah Penukal utara Dedy Chandra dan Iwan setiawan dengan materi yang sama,  Menjelaskan dengan bangga atas dukungan Pemerintahan Desa dan BPD se penukal utara  sehingga  Tim Pokja Desa Pendataan dapat menyelesaikan Data SDGs 2021 ini secara akurat dan Akuntabel, Ujar Dedy


(Bungharto/SN)


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts