Dukung Batik Nanas Prabumulih, Kacab Bank Sumsel Babel Serahkan Bantuan Mesin Serat Nanas

 

Foto : Kacab Bank sumsel babel prabumulih Tian Kadaumpu Yamin. Senin, (3/1/22). sininews.com

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Walikota Prabumulih Ridho Yahya kembali serahkan bantuan alat dagang berupa etalase dan timbangan kepada para pedagang di Kota Prabumulih di gedung kesenian rumah dinas (Rumdin), Senin, (3/1/22).

 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Kota Prabumulih juga tampak dihadiri Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih Tian Kadaumpu Yamin.

 

Walikota Prabumulih dalam sambutannya meminta warga yang mendapatkan bantuan etalase untuk berdagang diharapkan bisa memanfaatkannya dengan baik dan tidak memperjual belikan bantuan tersebut.

“masyarakat tak perlu lagi repot mau jualan, saya bantu tapi dengan syarat jangan dijual gerobak ini, kalau ketahuan akan dipidana” ucapnya memberikan peringatan.

Foto : Tian Kadaumpu Yamin, Kacab Babel memberikan bantuan mesin serat nanas secara simboli kepada ketua Dekranasda Prabumulih Ngesti Ridho.

Dalam penyerahkan alat usaha kepada sekitar 70 pedagang Bank Sumsel Babel Cabang Kota Prabumulih (BSB) kembali ambil bagian dalam acara tersebut dengan memberikan bantuan berupa 1 unit mesin Dekortikator atau mesin pembuat serat dari daun nanas dan 1 unit mesin ATBM Dogan  kepada ketua Dekranasda Kota Prabumulih Ngesti Rahayu Ridho sebagai bentuk dukungan kepada usaha pelestarian batik nanas yang merupakan ciri khas Prabumulih Bumi Seinggok Sepemunyian.

 

“Tadi secara simbolis kita serahkan satu unit mesin Dekortikator untuk pembuatan serat dari daun nanas dan juga mesin ATBM Dogan yang didatangkan langsung dari Subang, Jawa Barat” ucap Tian Kadaumpu Yamin Kepala Cabang (Kacab) Bank Sumsel Babel Prabumulih kepada awak media usai acara.

 

Dan tak hanya itu, Kacab BSB Prabumulih kembali memberikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pedagang yang mendapatkan bantuan usaha dengan bunga yang sangat ringan.

“Kita juga berikan pinjaman modal mulai 1 juta hingga 10 juta dengan bunga sama dengan yang tahun kemarin 6% dengan syarat sudah buka usaha selama 6 bulan” tambahnya lagi.

 

 

 

 

Share:

Ogan Ilir Miliki Objek Wisata Baru

INDRALAYA, SININEWS.COM-- Selain dikenal dengan icon nama jembatan "Pesona Tanjung Senai" yang berada di jalan menuju Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI). Kini pemanfaatan destinasi alam yang berada di bumi "caram seguguk" mampu memikat para pengunjung berduyun-duyun datang ke Kabupaten OI. Kali ini, Senin (3/1) hadirnya objek wisata baru "Tanjung Pering Garden". Wisata perkebunan Tanjung Pering Garden langsung diresmikan oleh Bupati OI Panca Wijaya Akbar. Bupati OI Panca Wijaya Akbar berharap objek wisata taman bunga berlokasi di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara ini kedepannya dapat menarik minat masyarakat luar maupun lokal untuk berkunjung kesini. 

"Karena diketahui selama pandemi, objek wisata sangat berdampak baik kepada pengusaha maupun menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD)," kata Bupati Panca. Bupati Panca berharap, hadirnya objek wisata taman bunga "Tanjung Pering Garden" tentu diinginkan untuk setiap Kecamatan agar mempunyai taman terbuka hijau. Tujuannya menarik minat masyarakat sekitar untuk sekedar berekreasi. “Jadi kalau mau kumpul-kumpul tidak perlu jauh. Dan juga tentunya hemat biaya,” ujar Bupati Panca.

Selain itu juga, Bupati Panca berharap, kedepan dengan hadirnya objek wisata baru dapat membangkitkan perekonomian masyarakat lokal. 

‘’Kedepan, Desa Tanjung Pering akan menjadi prioritas dilakukan perbaikan. Perbaikan yang dilakukan mulai dari peningkatan aksea jalan hingga lampu penerangan,” tambahnya. Sementara, pemilik objek wisata Tanjung Pering Garden, Idris, merasa bersyukur. Karena usahanya mendapat  perhatian spesial dari Bupati. “Semoga ini dapat menjadi percontohan bagi pengusaha wisata di Ogan Ilir. Serta dapat menarik investor sebanyak-banyaknya,” ungkap dia. Terkait kebersihan masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) pihaknya. Dikarenakan para pegawainya masih tergolong minim. ‘’Juga kotak sampah masih sedikit. Baru tersedia empat kotak sampah. Tentu kedepannya juga akan kita perhatikan,” ujar Idris.(Ber)

Share:

Terkait Jalan Perbatasan Prabumulih - Muara Enim di Tanjung Rambang Rusak. Ini Tanggapan..

 

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Terkait keluhan warga mengenai jalan perbatasan Prabumulih dan Muara Enim yang rusak dan dinilai warga setempat tak pernah ada perbaikan selama belasan tahun, Sekretaris Daerah (Sekda) angkat bicara, Senin (3/1/22).

 

Elman,S.T Sekda Kota Prabumulih menanggapi perihal pemberitaan sebelumnya tentang jalan Kelurahan Tanjung Rambang (PBM) yang berbatasan dengan Desa Baru Rambang (ME) menyangkal jika jalan tersebut tak pernah diperbaiki selama 15 tahunan.

 

“Pihak yang berkompeten disitukan lurah, seharusnya mereka lebih aktif mengejar, jika perlu foto kondisi jalan disana dan ajukan kepemerintah, nanti kita masukan (dianggarkan)”jelasnya.

 

Namun demikian, dirinya juga menilai jika jalan tersebut rusak karena turut andil kendaraan berat yang melintas.

 

Ditempat terpisah, Beni Akbar, S.T Kepala Dinas (Kadin) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Prabumulih belum memberikan tanggapan yang jelas dan belum mengetahui lokasi jalan tersebut.

 

“Dimano jalan itu, apo yang dari Tugu Nanas?,tanya nya balik. Nanti saya kedalam dulu” sambil meninggalkan wartawan menuju ruangan Walikota yang terlihat sibuk.

 

Sebelumnya Lurah Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih Iin Qori,SH mengaku sudah dua tahun ini menyampaikan aspirasi masyarakat melalui proposal ke Pemerintahan dan Reses DPRD Kota Prabumulih namun hingga kini masih tetap menunggu hasilnya. (tau/sn)

 

 

Share:

Awal Tahun, Pemkot Dan BSB Prabumulih Serahkan Bantuan Sarana Perdagangan

 

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Di awal tahun 2022 Pemerintah Kota Prabumulih bersama Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Kota Prabumulih bagikan bantuan sarana perdanganan.

Bantuan tersebut berupa etalase, timbangan dan dua mesin serta nanas untuk pedagang kuliner di Kota Seinggok Sepemunyian.

Penyerahan sarana perdagangan tersebut secara simbolis dilakukan di rumah dinas Wali Kota Prabumulih, Senin (3/1/2022). 

Wali Kota Prabumulih, Ir H. Ridho Yahya berharap bantuan tersebut dapat dipergunakan dengan baik dan benar. " Jangan dijual, supaya kedepannya ada pemasukan buat saudara yang berdagang," ucapnya. 

“70 bantuan sarana Etalase kita bagikan kepada pedgang di Prabumulih, dua timbangan, dan bantuan dua mesin serat nanas dari bank sumsel babel Prabumulih,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih, Tian Kedaumpu Yamin menambahkan, pihaknya membantu mesin  serat alam yang bersumber dari daun nanas. 

“Syarat ketentuan pedagang yang akan mengajukan pinjaman, minimal usahanya sudah berjalan 6 bulan. Besaran pinjaman mencapai 1 sampai 10 juta, dengan bunga enam persen,” jelas tian sapaan akrabnya. 

“Dasar kita memberikan bantuan, karena sekarang masa pandemi, dan sudah sewajarnya kita membantu, supaya perekonomian normal,” tutup.

Share:

Gempar di Talang Tumbur, Dua Suami Istri Lansia Tewas Bersimbah Darah


PALI. SININEWS.COM -- Warga Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar pada Minggu (2/1/22) lantaran ditemukan sepasang suami istri yang telah lanjut usia ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban bernama Marsidi usia 80 tahun dan istrinya bernama Sumini umur 65 tahun yang rumahnya berada di wilayah Talang Tumbur. 

Dari keterangan, Ahmad salah satu warga setempat bahwa kedua korban tinggal bertiga bersama cucunya, namun saat kejadian, cucu  korban tengah menunggu durian di kebun. 

"Saat kejadian, di rumah itu hanya dua korban itu. Kondisi keduanya sudah lansia. Saat pertama kali ditemukan oleh anaknya bernama Lamsah, korban sudah bersimbah darah dengan luka bekas senjata tajam. Mengetahui orang tuanya bersimbah darah, anak korban meminta tolong warga sekitar dan warga pun melaporkan kejadian itu ke kepolisian," terang Ahmad. 

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution didampingi Kanit Reskrim Ipda Arzuan yang datang langsung ke TKP menyatakan bahwa diduga kedua Lansia itu korban tindak pidana pencurian dengan pembunuhan.

"Kami langsung datang ke TKP, diduga kejadian antara pukul 02 WIB sampai 05 WIB. Luka korban diduga akibat senjata tajam berupa kapak yang mengenai tubuh korban Marsidi dibagian wajah dan dada, sementara korban Sumini ada luka dibagian belakang telinga. Dimana kapak diduga yang digunakan pelaku ditemukan tidak jauh dari TKP," ujar Kapolsek Talang Ubi. 


Ditambahkan Kapolsek Talang Ubi bahwa pertama kali korban ditemukan oleh alamsyah (anak korban) yang datang kerumah korban pagi-pagi untuk mengantar sarapan.

"Anak korban mengetuk pintu depan, tapi tidak ada jawaban, lalu anak korban melihat pintu belakang keadaan terbuka lalu masuk ke dalam rumah. Namun anak korban terkejut karena melihat kedua korban dalam keadaan tergeletak berdua di tutupi kasur dengan penuh luka," tukasnya. 

Diakui Kapolsek Talang Ubi bahwa pihaknya langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit umum daerah Talang Ubi untuk dilakukan visum. 

"Saat ini kita telah lakukan olat TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Semoga saja, pelakunya segera bisa diamankan agar kasus ini terungkap," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Seperti Bumi dan Langit, Jalan Perbatasan di Tanjung Rambang Nyaris Belasan Tahun Tak di Perbaiki

 

Foto : Jalan perbatasan Muara Enim - Prabumulih yang rusak parah dikeluhkan warga, Sabtu (1/1/22). sininews.com

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Seperti Bumi dan Langit pepatah yang mungkin pantas disematkan pada Jalan perbatasan Kota Prabumulih dan Kabupaten Muara Enim, tepatnya berada di Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan RKT (PBM) dan Desa Baru Rambang Kecamatan Rambang (ME), Jumat (31/12/21).

 

Jalan penghubung ke wilayah Kecamatan Rambang Muara Enim itu merupakan akses terdekat warga untuk sekolah, bertani bahkan ke Pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun demikian jalan perbatasan itu tak layak lagi digunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

 

Akses tersebut masih didalam wilayah Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih dengan jarak sekira 3 kilometer dari wilayah Muara Enim.

 

“Kalu sudah hampir 15 tahunan jalan ini dak pernah nian di perbaiki oleh wong Prabumulih, padahal jalan ini vital bagi kami yang nak kepasar, kesekolah” tutur Hefran salah satu warga Desa Sugihan Kabupaten Muara Enim menyoroti minimnya perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Prabumulih terhadap jalan penguhung.

 

Dari segi pembangunan di wilayah Muara Enim tepatnya Kecamatan Rambang saat ini sudah mulai melakukan pembenahan infrastruktur beberapa tahun terakhir, beda jauh dengan Prabumulih yang seakan tak terlalu penting memperbaiki jalan perbatasan yang banyak digunakan warga Muara Enim itu.

 

“Kalu daerah kami (M.E) jalan lah mulai bagus, di aspal, harapkan kito jalan di Prabumulih jugo diperbaiki jadi mudah kalu nak kepasar Prabumulih” lanjut Hefran.

 

Ditempat terpisah tim media ini mencoba menemui warga Tanjung Rambang Prabumulih untuk mencari informasi mengenai jalan perbatasan yang nyaris tak pernah diperbaiki selama 15 tahunan.

 

Sementara itu, Lurah Tanjung Rambang Iin Qori, SH dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan aspirasi masyarakat Tanjung Rambang sudah sering disampaikan ke Pemda Prabumulih melalui pengajuan proposal, namun hingga kini masih belum ada jawaban untuk perbaikan jalan Penghubung Muara Enim dan Prabumulih, Sabtu (1/1/22).

 

“Kalu dari aspirasi masyarakat sudah kita sampaikan dari Pemerintahan Kelurahan ke Walikota, kita menunggu saja pada waktu Reses anggota dewan juga sudah disampaikan” jelas Iin Qori seraya mengatakan pihaknya selama dua tahun ini sudah sering mengusulkan aspirasi masyarakat terkait jalan tersebut.

 

Masih kata Lurah Tanjung Rambang pemerintahan sebelumnya setelah dirinya menjabat dua tahun sudah pernah diusulkan.

 

“Pemerintah (Lurah) sebelumnya juga sudah pernah mengusulkan”

 

Ketika disinggung mengenai kerusakan jalan yang nyaris 15 tahun tak pernah diperbaiki lurah Tanjung Rambang tak mengetahui secara pasti.

“Aku dak tau karena aku baru dua tahun jabat di kelurahan ini” tutupnya (sn/tau)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA



 

 

 

 

 

 

Share:

Jelang Pergantian Tahun, Pemkot Gelar Tasyakuran

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih dalam rangka menyambut pergantian tahun 2021 M ke 2022 M menggelar tasyakuran di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Jum'at (31/12/21).

Tak lain acara tersebut di isi dengan pembacaan surat Yasin bersama, mendengarkan tausiah agama dan membaca doa.

Ustadz Harun Alrasyid yang dalam acara tersebut sebagai pembawa tausiah agama, dirinya mengajak para jamaah yang hadir dalam acara tersebut untuk mengintropeksi diri guna memperbaiki diri di tahun 2022 yang akan datang.

Tahun baru kita jadikan momentum untuk menuju yang lebih baik,” ucapnya kepada jamaah yang hadir di Pendopoan itu.

Sementara, Wali Kota Prabumulih, Ir H. Ridho Yahya MM,  menambahkan di tahun 2022 kinerja aparatur pemerintah haru lebih baik. 

“Tidak ada perubahan dari stuktur pemerintahan, semuanya seperti biasa, namun kalau bisa kita berharap tahun ini lebih baik lagi dari tahun sebelumny. Kita akan fokus dalam mengentasan kemiskinan. masalah kemiskinan.

Share:

Delapan Pejabat di PALI Dilantik, Berikut Nama-nama dan Jabatannya


PALI. SININEWS.COM -- Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo didampingi Wabup PALI Drs H Soemarjono melantik pejabat struktural dilingkungan pemerintahan Bumi Serepat Serasan bertempat di Aula Kantor Bupati KM 10 Jalan Merdeka Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Jumat (31/12/2021).


Ada delapan (8) orang ASN Eselon tiga dilantik menjadi Kepala Operasi Perangkat Daerah (OPD) dan jabatan strategis lainnya dilingkungan Pemkab PALI.

Bupati PALI, H Heri Amalindo berpesan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat yang baru dilantik untuk tidak bermain proyek.

"Kalau ingin jadi pemborong atau pengusaha, berhenti jadi ASN. Kita disini bukan kerajaan. Kerja dan tunjukkanlah kinerja kita sebagai pimpinan," kata Heri Amalindo, Jumat (31/12/21).

Menurutnya, Undang Undang  mengamanatkan ASN untuk bertugas dan bukan untuk menjadi pemborong.

Selain itu, Heri Amalindo juga mengingatkan totalitas dalam bekerja, sehingga meminta Kepala OPD yang telah dilantik agar berdomisili di Pendopo Kecamatan Talang Ubi. 


"Berkali-kali saya sampaikan tinggalah di Pendopo ajak anak istri tinggal di PALI." kata Heri Amalindo lagi.


Ia mengingatkan, jangan semena-mena terhadap amanah dan jabatan, lantaran Kabupaten PALI saat ini mendapat peringkat Satu di Sumsel terkait pidana kasus korupsi.


"Saya bekerja butuh bantuan seluruh pegawai di OPD. Membangun PALI tidak bisa sendirian. Jadi, semoga di Tahun Baru 2022 kita bisa bekerja lebih maksimal untuk masyarakat," harapnya. 

Adapun pejabat yang dilantik adalah :


1. Ristanto Wahyudi jabatan lama Pelaksana pada Setda kabupaten PALI jabatan baru kepala dinas PU kabupaten PALI 

2.Deasy Rossalia jabatan lama Kabid Pengadaan, pemberhentian dan mutasi pada BKPSDM jabatan baru Kepala BKPSDM 

3. Ahmad Jhoni jabatan lama Kabid Infrastruktur, SDA dan Pengembangan wilayah pada Bappeda jabatan baru Kepala Bappeda 

4.Metty Etika, jabatan lama Sekretaris Dinas Sosial jabatan baru Sekretaris Bappeda 

5. Fitri, jabatan lama Kabid Perencanaan, pengembangan, iklim, promosi dan pengendalian penanaman modal pada DPMPTSP jabatan baru Kabag umum Setda PALI 

6.Ferdinan, jabatan lama Kasubag Protokol pada Setda PALI, jabatan baru Kabid Perencanaan pengembangan iklim, promosi dan pengendalian penanaman modal pada DPMPTSP

7.Arie Yulita Wulandari ,jabatan lama Kasubag Perencanaan dan keuangan pada Bappeda jabatan baru Kabid guru dan tenaga kependidikan pada Dinas Pendidikan. (sn/perry)
Share:

Polres PALI Ungkap 121 Kasus Kriminal Umum dan 78 Kasus Narkoba Selama 2021


PALI. SININEWS.COM -- Selama tahun 2021, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus tindak kriminal dengan menggelar press release, Jumat (31/12/21) di halaman Mako Polres PALI. 



Dalam kegiatan itu, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasubag Humas dan sejumlah Kanit menjelaskan bahwa pada Satuan narkoba ada 78 kasus yang berhasil diungkap, 11 kasus diantaranya proses sidik, sisanya sudah naik ke Kejaksaan.

"Yang menonjol pada pengungkapan kasus narkoba adalah satu tersangka meninggal karena melawan dan satu lagi ada keterkaitan anggota kita. Dalam hal ini, kami tidak pilih-pilih kalau memang salah, siapapun itu kita tindak tegas," tandas Kapolres. 

Ditambahkan Kapolres bahwa pada Satreskrim, berhasil mengungkap 121 kasus, didominasi tindak pidana Curanmor, kemudian kasus pencurian sawit karena harga sawit saat ini tengah naik lalu pencurian pipa dan kasus tipu gelap.


"Ada juga kasus Karhutlah yang kita proses. Pada unit PPA ada 9 kasus, 7 kasus cabul, 1 kasus KDRT dan 1 kasus penganiayaan anak dengan korban meninggal," terangnya. 

Dari satuan Lantas, Kapolres menyebutkan jumlah kecelakaan lalulintas ada 14 kasus, 11 korban meninggal, 6 luka berat dan 8 luka ringan.

"Akhir desember ini yang paling banyak menelan korban jiwa. Diketahui pada tanggal 25 desember dua korban meninggal dunia ditempat kejadian, satu korban meninggal di rumah sakit. Kemudian pada tanggal 26 desember, satu korban lagi meninggal akibat terlindas mobil," tukasnya. 

Dalam mengantisipasi dan meminimalisir adanya tindakan kriminal juga Lakalantas, Kapolres PALI akan meningkatkan patroli, dan mengajak masyarakat untuk taat hukum serta apabila berkendara patuhi rambu-rambu lalulintas serta melengkapi diri dengan helm dan membawa surat-surat kendaraan. 

"Ini bukan hanya tugas kepolisian saja dalam memberantas kriminalitas dan menekan lakalantas juga memerangi Narkoba, tapi juga kerjasama seluruh lapisan masyarakat," ajaknya. (sn) 
Share:

Kejari PALI Sita Rumah, Mobil dan Motor dari Tersangka Kasus di Sekwan tahun 2020


PALI. SININEWS.COM --  Kasus dugaan penyalahgunaan penggunaan anggaran pada Sekretariat Dewan (Sekwan) tahun 2020 yang ditangani Kejaksaan Negeri kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus bergulir. 


Setelah menetapkan dua tersangka, Sh dan Fw yang merupakan petinggi di Sekwan kabupaten PALI, dipenghujung tahun 2021, Kejari PALI menyita dua unit mobil, satu unit sepeda motor dan satu unit rumah beserta tanahnya dari tersangka FW yang terletakdi wilayah Rejosari kelurahan Talang Ubi Utara. 

Penyitaan sejumlah aset milik FW itu diungkapkan Kepala Kejari PALI Agung Arifianto karena FW tidak kooperatif dalam memenuhi panggilan Kejari. 

"Kita sudah lakukan pemanggilan sebanyak tiga kali, namun Fw mangkir. Kemudian satu kali dilakukan upaya  jemput paksa tapi lagi-lagi Fw tidak berada di tempat," terang Kajari PALI, Jum'at usai lakukan press release capaian Kejari PALI. 

Oleh sebab itu, Kejari PALI melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik Fw. "Saat ini kedua unit mobil dan satu unit sepeda motor telah disita dan diamankan di halaman kantor Kejari PALI. Untuk rumah dan lahannya masih menunggu penetapan dari pengadilan negeri," tukasnya. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts