Ancam Keselamatan Warga, Kades di Rambang Kuang Ini Serahkan Senpi Hasil Rampasan ke Polisi

 

INDRALAYA, SININEWS.COM -- Jajaran unit Reskrim Polsek Muara Kuang pimpinan Kapolsek IPTU Hendri Rozin MSi menerima satu pucuk senjata api rakitan (senpira) laras pendek berikut tiga butir amunisi aktif. Penyerahan senpira serta tiga butir amunisi ke Polsek Muara Kuang tersebut, Rabu (5/1) disampaikan langsung oleh Damsir selaku Kepala Desa Tanjung Bulan Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI). Kapolsek Muara Kuang IPTU Hendri Rozin MSi menyambut baik upaya penyerahan senpi yang dilakukan oleh seorang Kepala Desa yang berada di wilayah hukumnya. Mengingat senpi tersebut didapati oleh Damsir selaku Kades yang bersangkutan usai berhasil melerai keributan hingga mengancam nyawa keselamatan warganya. 

Satu pucuk senpi beserta tiga butir amunisi aktif tersebut, diketahui milik pelaku inisial So (50), warga Desa Tanjung Bulan Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten OI. Pelaku Somad saat ini tengah dalam pengejaran aparat Kepolisian unit Reskrim Polsek Muara Kuang. Karena, setelah sebelumnya senpi tersebut rencana hendak dilakukan oleh pelaku untuk mengancam seorang warga. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh Kades. 

"Senpi yang diserahkan itu, berawal dari adanya indikasi tindakan melawan hukum berupa pengancaman yang dilakukan oleh pelaku inisial So (50) terhadap saudara Sardini alias Cek," terang Kapolres OI AKBP Yusantiyo Shandy SIk melalui Kapolsek Muara Kuang IPTU Hendri Rozin MSi. Dijelaskan Kapolsek, indikasi dugaan pengancaman menggunakan senpi yang dilakukan oleh pelaku (DPO) tersebut, berawal pada Rabu dinihari (5/1) pukul 07.00 di kediaman Damsir selaku Kades Tanjung Bulan. 

Pagi itu, pelaku So mendatangi rumah Damsir selaku Kades Tanjung Bulan. Dihadapan Kades, pelaku menceritakan bahwa dirinya sedang ribut keluarga dengan kakak iparnya saudara Sardini alias Cek mengenai permasalahan tanaman buah nanas. Selang beberapa saat kemudian datanglah saudara Sardini alias Cek menemui pelaku di rumah Kades. Sontak saja, keduanya langsung terlibat keributan. Pertengkaran pun tak terhindarkan. Pelaku So (DPO) hendak mengambil sesuatu dari dalam tas selempang yang dibawanya. Kemudian tas tersebut langsung direbut oleh Damsir selaku Kades, dikarenakan Kades telah sering mendapat laporan dari warga bahwa pelaku memiliki senpi. 

Terjadilah tarik-menarik, namun Kades berhasil merebut dan merampas tas milik pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan, didalam tas tersebut berisi sepucuk senpira dengan tiga butir amunisi aktif. "Lalu Kades langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan unit Intelkam Polsek Muara Kuang lalu. Pelaku pun seketika kabur dan barang bukti diserahkan oleh Kades ke anggota Polsek Muara Kuang," jelas IPTU Hendri Rozin MSi. Ditegaskan Kapolsek, saat ini pihaknya telah mengamankan beberapa barang bukti milik pelaku berupa sepucuk senpira laras pendek, sebuah tas selempang berwarna coklat, serta dua buah dompet kulit berwarna coklat. "Dari keterangan warga, bahwa senpi tersebut sering dipergunakan oleh pelaku apabila terjadi keributan rumah tangga. Saat ini pelaku tengah dalam pengejaran," tegas Kapolsek Muara Kuang IPTU Hendri Rozin MSi.(Ber)

Share:

Polres PALI Ungkap Kasus Pembunuhan Pasutri di Talang Tumbur, Tersangka Terancam Hukuman Mati


PALI. SININEWS.COM -- Kejadian yang sempat menggemparkan warga kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Minggu (2/1/22) lalu, dimana satu pasangan suami istri (Pasutri) yang sudah lanjut usia di temukan tewas bersimbah darah di rumahnya di wilayah Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi dengan luka bekas senjata tajam akhirnya terungkap. 


Dimana pada Selasa (4/1/22) sekira pukul 21.00 WIB, Satuan Reskrim Polres PALI berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan yang terbilang sadis itu. Tersangka ditangkap di wilayah Penukal Utara saat tersangka diduga hendak melarikan diri keluar wilayah PALI. 

Bukan hanya ditangkap, tersangka dihadiahi timah panas dibagian kakinya lantaran berusaha lari dari upaya penangkapan. Tersangka pun langsung digelandang ke Mako Polres PALI untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka diketahui berinisial DA usia sekitar 27 tahun warga Talang Baru Kelurahan Talang Ubi Barat. Motif pembunuhan diduga sakit hati hanya gara-gara tidak diberi rambutan saat tersangka meminta rambutan di kebun milik korban. 

Hal itu terungkap dari pengakuan tersangka saat Polres PALI melakukan press release, Rabu (5/1/22) di halaman Mako Polres PALI. 

"Aku sakit hati pak, karena korban telah menghina aku dan orang tua aku saat aku minta rambutan kepada korban. Tapi korban tidak memberi dan malah mengomeli aku," ungkap DA.

Bahkan yang paling mengejutkan dari pengakuan tersangka bahwa dirinya tidak menyesal dan merasa puas karena sudah bisa menghabisi kedua nyawa korban.

"Aku puas telah menghabisi nyawa mereka (kedua korban), dan aku tidak menyesal. Awalnya setelah aku bunuh mereka, rencananya rumah dan jasad mereka akan dibakar, namun saat aku cari tidak ada korek api," akunya.

Dari pengakuannya juga bahwa sebelum melakukan aksi pembunuhan itu, tersangka sebelumnya mengelilingi rumah korban dan mencari celah agar bisa masuk ke rumah korban serta mematikan meteran listrik agar tidak ada warga lain melihatnya.

"Aku mencongkel papan rumah bagian belakang untuk masuk ke rumahnya, lalu melihat kapak di dapur kemudian aku incar yang perempuan dan ku habisi lebih dahulu. Setelah itu aku habisi yang laki-laki menggunakan kapak," tukasnya.

Setelah menghabisi kedua korban, tersangka lalu menghilangkan jejak dengan cara melumuri kapak menggunakan lumpur dan membungkus televisi serta sejumlah barang-barang milik korban.

"Supaya aksi ini disangka perampokan, aku membungkus barang-barang yang ada di rumah itu. Lalu aku kabur ke arah Penukal Utara menumpang mobil dan rencana aku kabur ke Jambi tapi keburu ditangkap," tuturnya. 

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi mengatakan bahwa ungkap kasus yang menghebohkan warga PALI itu selama 2X24 jam. Motifnya dendam saat pelaku mengambil rambutan di kebun korban. 

"Pelaku tunggal karena dendam. Lalu pelaku membuat rencana untuk menghabisi nyawa kedua korban tersebut menggunakan kapak. Aksi pelaku sekitar pukul 9 malam. Akibat perbuatannya itu, kita kenakan pasal 340 tentang pembunuh berencana dengan ancaman seumur hidup atau hukuman mati," terang Kapolres. 

Ditambahkan Kapolres bahwa pelaku ini dari keterangan warga setempat kerap melakukan aksi pencurian. 

"Mudah-mudahan ini kasus terakhir di PALI, dan saya menghimbau kepada seluruh warga Pali hati-hati apabil ada warga yang terlihat membahayakan untuk segera melapor," tutupnya. (sn/perry)
Share:

Terungkap, Pembunuhan Sadis di Talang Tumbur Gegara Rambutan


PALI. SININEWS.COM -- "Aku sakit hati pak, karena korban telah menghina aku dan orang tua aku saat aku minta rambutan kepada korban. Tapi korban tidak memberi dan malah mengomeli aku," ungkap DA, tersangka kasus pembunuhan pasangan suami istri di Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat kabupaten PALI saat Polres PALI gelar press release, Rabu (5/1/22).

Diketahui bahwa pria berinisial DA ditangkap satuan Reskrim Polres PALI pada Selasa malam (4/1/22) di perbatasan PALI - Muba di wilayah kecamatan Penukal Utara. 

DA ditangkap karena diduga melakukan pembunuhan dua nyawa sekaligus pada Minggu (2/1/22) di Talang Tumbur menggunakan kapak. 

Dari pengakuan tersangka yang sangat mengejutkan adalah tersangka menyatakan tidak menyesal dan merasa puas karena sudah bisa menghabisi kedua nyawa korban.

"Aku puas telah menghabisi nyawa mereka (kedua korban), dan aku tidak menyesal. Awalnya setelah aku bunuh mereka, rencananya rumah dan jasad mereka akan dibakar, namun saat aku cari tidak ada korek api," akunya.

Dari pengakuannya juga bahwa sebelum melakukan aksi pembunuhan itu, tersangka sebelumnya mengelilingi rumah korban dan mencari celah agar bisa masuk ke rumah korban serta mematikan meteran listrik agar tidak ada warga lain melihatnya.

"Aku mencongkel papan rumah bagian belakang untuk masuk ke rumahnya, lalu melihat kapak di dapur kemudian aku incar yang perempuan dan ku habisi lebih dahulu. Setelah itu aku habisi yang laki-laki menggunakan kapak," tukasnya.

Setelah menghabisi kedua korban, tersangka lalu menghilangkan jejak dengan cara melumuri kapak menggunakan lumpur dan membungkus televisi serta sejumlah barang-barang milik korban.

"Supaya aksi ini disangka perampokan, aku membungkus barang-barang yang ada di rumah itu. Lalu aku kabur ke arah Penukal Utara menumpang mobil dan rencana aku kabur ke Jambi tapi keburu ditangkap," tuturnya. (sn/perry)
Share:

Pembunuh Pasutri di Talang Tumbur Ditembak



PALI. SININEWS.COM -- Kejadian yang sempat menggemparkan warga kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Minggu (2/1/22) lalu, dimana satu pasangan suami istri (Pasutri) yang sudah lanjut usia di temukan tewas bersimbah darah di rumahnya di wilayah Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi dengan luka bekas senjata tajam akhirnya terungkap. 

Dimana pada Selasa (4/1/22), Satuan Reskrim Polres PALI berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan yang terbilang sadis itu. Tersangka ditangkap di wilayah Penukal Utara saat tersangka diduga hendak melarikan diri keluar wilayah PALI. 

Bukan hanya ditangkap, tersangka dihadiahi timah panas dibagian kakinya lantaran berusaha lari dari upaya penangkapan. Tersangka pun langsung digelandang ke Mako Polres PALI untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka diketahui berinisial DA usia sekitar 27 tahun warga Talang Baru Kelurahan Talang Ubi Barat. Motif pembunuhan diduga sakit hati hanya gara-gara tidak diberi rambutan saat tersangka meminta rambutan di kebun milik korban. 

Tersangka kini masih jalani pemeriksaan di Mako Polres PALI dan Polres PALI sekitar pukul 14.00 WIB bakal lakukan press release. (sn/perry)
Share:

Roadshow Ayep Zaki Mantapkan Persiapan SP Cup 2022

JAKARTA,SININEWS.COM - Menjelang bergulirnya Turnamen Badminton Open Surya Paloh (SP) Cup 2022 dalam waktu dekat, Ketua Panitia Pelaksana H. Ayep Zaki melakukan roadshow guna memantapkan persiapan event bergengsi tersebut. Rabu (5/1/22).


Dewan Pakar NasDem Sukabumi itu bertemu Sekretaris Majelis Tinggi Partai NasDem yang juga Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, I Gusti Kompyang Manila untuk melaporkan progres persiapan SP Cup ke tujuh tersebut.


"Agenda pertama untuk melaporkan persiapan SP Cup tanggal 14 sampai 16 Januari 2022. Di dalam pembicaraan dengan Pak IGK Manila ini membahas kelanjutan dari SP Cup yang sudah ke tujuh kalinya digelar," kata Ayep Zaki, di kampus ABN NasDem, Pancoran, Jakarta, Selasa (4/1).


Ayep Zaki melanjutkan tujuan diselenggarakannya SP Cup 2022 ini diantaranya adalah untuk memberikan wadah positif di bidang pemuda dan olahraga terutama ikut membina prestasi olahraga tepok bulu di Indonesia.


"Kita turut membina prestasi perbulutangkisan di Indonesia dan gelaran ini akan terus rutin dilakukan setiap tahun kalau tidak ada pandemi," tambah dia.


Selanjutnya, masih kata Ayep Zaki yang juga aktif di MUI Pusat sebagai Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat itu menyampaikan bahwa IGK Manila menitipkan pesan bahwa event SP Cup 2022 harus lebih prestisius di banding SP Cup sebelumnya.


"Surya Paloh adalah tokoh nasional, IGK Manila meminta kepada panitia supaya memang acara itu betul-betul memiliki gebyarnya dan menggambarkan Pak Surya yang memiliki nama besar," ungkap dia.


Kepada IGK Manila, Ayep Zaki juga memaparkan bahwa persiapan SP Cup 2022 sudah hampir seratus persen. Baik dari sisi perizinan, penyelenggaraan hingga kepesertaannya. Dia pun mengatakan IGK Manila akan hadir langsung di hari pertama gelaran SP Cup 2022.


"Pak IGK Manila akan hadir pagi hari dan akan menyaksikan dan pembukaan kemungkinan akan ada Ketua Garda Pemuda NasDem, Prananda Surya Paloh, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP NasDem Moh Haerul Amri dan Ketua DPW NasDem Jabar, Saan Mustopa," kata dia.


Selepas bertemu IGK Manila, Ayep Zaki langsung bertolak menuju Kota Bogor dan bertemu Steering Committee SP Cup 2022 yang juga Ketua DPD NasDem Kota Bogor, Benninu Argoebie.


Pada forum pertemuan yang berlangsung di The Sahira Hotel tersebut langsung membahas persiapan SP Cup 2022 secara teknis yang salah satunya juga akan memperebutkan Piala Benninu Cup. Menurut Ayep Zaki apa yang dipesankan oleh IGK Manila langsung dikerjakan. 

Share:

Usai Serah Terima, Wako Prabumulih Ridho Yahya Tanggapi serius Rusaknya Gapura Selamt Datang

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Gapura selamat datang tugu air mancur Kota Prabumulih kembali hancur ditabrak truk fuso.

Gapura yang baru saja di serahterimakan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih kini mengalami kerusakan dan di bagian tulisan Kota Prabumulih jatuh terjuntai hingga saat ini belum di lakukan perbaikan.

Pristiwa pada Senin (3/1) siang itu mendapat perhatian serius dari Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM.

"Itu semestinya masyarakat ikut menjaga karena bukan punya Ridho Yahya tapi milik semua, sayang kan. Kenapa warga Prabumulih tidak sadar, itu artinya ada yang ingin menghancurkan kota Prabumulih," ungkap Ridho ketika diwawancarai, Selasa (4/1/2022).

Ridho menyesalkan peristiwa tertabraknya portal tersebut bahkan terjadi di siang hari padahal sudah ada peraturan walikota (Perwako) dan peraturan daerah yang melarang truk tonase berat serta bermuatan lebih dilarang masuk kota.

"Siang lagi mau dirusak apalagi malam, padahal sudah ada perwako, perda tapi masih dilanggar. Mestinya kita masyarakat sama-sama mencegat truk ketika masuk jalan dalam kota, itu masuk dari Tanjung Raman, harusnya dicegat sama-sama," pungkanya.

Share:

SMPN 8 Prabumulih Kembali di Percaya Wakili Lomba Sekolah Adhiwiyata Tingkat Nasional

foto : Idawati, S.Pd Kepala Sekolah SMP 8 Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM -  Langkah serius yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Prabumulih untuk mengikuti Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional Tahun 2022 ini tak perlu diragukan lagi. 


Pasalnya, SMPN 8 yang pernah menyandang predikat menjuarai lomba tingkat Kota dan berlanjut ke tingkat I Provinsi Sumsel tersebut berbagai persiapan terus dimatangkan.


Yang paling menarik, rindang Mahoni berumur cukup banyak tumbuh diarea sekolah ini, tentu sangat terawat apalagi adanya pohon - pohon dan tanaman lainnya serta tak ketinggalan Taman Apotik Hidup. 


Terciptanya 𝘎𝘳𝘦𝘦𝘯 𝘚𝘤𝘩𝘰𝘰𝘭 melalui Program Kementerian Lingkungan Hidup ini harus diperkuat juga dengan penanganan sampah dilingkungan mereka, tentu SMPN 8 didukung oleh Bank Sampah yang telah lama mereka dirikan. 


Kepala SMPN 8 Prabumulih Hj. Idawati S. Pd,. Msi saat dibicangi diruang kerjanya, pihaknya selalu menjaga keasrian lingkungan sekolah. 


"Keunggulan kita yaitu pohon mahoni yang banyak dan telah tua umurnya selalu kami rawat berikut lainnya seperti pohon mangga, karena umur pohon juga masuk dalam penilaian lomba," sebutnya. 


"Menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan bersih memang sudah menjadi komitmen kami untuk menciptakan lingkungan yang asri dan sehat," imbuh Kepala SMPN 8.


Disinggung tentang persiapan Lomba Adiwiyata tingkat Nasional mendatang, Bu Ida sapaannya siap untuk mengikutinya.


" Kita tentunya siap, tinggal nanti tunggu  instruksi atau arahan dinas lingkungan hidup kota prabumulih. Pastinya kita ingin lakukan yang terbaik untuk Smpn 8 dan kota prabumulih khususnya,"  pungkasnya.(sn)

Share:

Ogan Ilir Segera Miliki Stadion Mini Sepakbola

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar

INDRALAYA--Dalam waktu dekat bertepatan dengan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ogan Ilir (OI) ke-18 yang jatuh pada Jumat (7/1) mendatang, Bupati OI Panca Wijaya Akbar bersama Gubernur H Herman Deru SH dijadwalkan akan meresmikan stadion mini sepakbola. Progres pembangunan stadion mini sepakbola yang diprogramkan oleh Bupati Panca pada tahun lalu ini, telah mencapai 95 persen. Lokasinya berada dilingkungan Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya. "Insyaallah lebih kurang dua bulan kemudian, stadion ini sudah bisa dipergunakan. Tinggal hanya rumputnya saja," ucap Bupati Panca disela-sela meninjau pembangunan stadion mini sepakbola, Selasa (4/1) di KPT Tanjung Senai Indralaya. 

Pembangunan stadion mini bersumber dari dana bantuan CSR PT Bukit Asam (Persero) dan Pemprov Sumsel. Dijelaskan Bupati Panca, sementara pembangunan stadion sepakbola ini hanya sebatas pembangunan stadion mini. Sedangkan fasilitas penunjang sarana prasarana seperti jalan dan sebagainya dianggarkan melalui dana APBD. "Kewajipan kita untuk menjaga dan merawatnya. Tinggal lagi fasilitasnya yang harus kita lengkapi. Nanti akan di bantu dari anggaran dinas, APBD dan CSR yang lainnya," terang Bupati. Untuk saat ini stadion yang tersedia hanya dilengkapi satu tribun penonton saja. "Kita lihat animo masyarakat dulu, jangan sampai anggaran yang dibangunkan sia-sia dan tidak maksimal pemanfaatanya," jelasnya. Jika animo masyarakat tinggi nantinya, kata Bupati barulah akan dilakukan penambahan pembangunan tribun untuk penonton tersebut.(Ber)


Share:

16 Januari Mendatang, Takmir Masjid Al- Hikmah Kota Prabumulih Gelar Pameran Artefak Rasul

Ndkzlssmsm
Takmir Masjid Al-Hikmah Prabumulih mengadakan rapat panitia dalam rangka menggelar pameran artefak peninggalan Rasullulah SAW. (Ft: Novelis)

PRABUMULIH, SININEWS. COM -- Minggu (16/01) mendatang akan di selenggarakanya kegiatan pameran artefak peninggalan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di Masjid Al-Hikmah Prabujaya.


Pameran Tersebut diselenggarakan oleh Takmir Masjid Al-Hikmah Kota Prabumulih yang di dukung langsung oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Prabumulih, Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Kota Prabumulih dan Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh Annur Arafah Alwahid (KBIHU Annur) Kota Prabumulih guna bertabarruk dan menambah mahabah kepada Rasullullah Shallallahu Alaihi Wassallam.

H. Muhammad Abdul Wahid, SH Ketua Panitia pelaksanaan Pameran Artefak Rasul tersebut mengatakan bahwa kegiatan tersebut tak hanya menggelar pameran saja namun di sisi lain untuk memakmurkan masjid dengan syi'ar Islam.

"Selain kita dapat mengenal Baginda Nabi Muhammad SAW melalui benda-benda peninggalan beliau, kita juga menyelenggarakan kegiatan ini untuk  memakmurkan masjid," jelas ketua panitia tersebut saat di bincangi, Senin (03/01)

Dengan sejumlah artefak yang akan di pamerkan pada (16/01) mendatang yakni ekstrak keringat Rasulullah, darah bekam, rambut,jengot, siwak rosul,  tongkat rosul , Immamah  dan panah perang milik Rasulullah, sejumlah artefak tersebut dari sejumlah museum negara diantaranya dari Malaysia dan Brunei Darussalam, Arab Saudi dan Turki. 

Ketua Panitia kegiatan pameran Artefak Rasul tersebut juga mengatakan untuk dapat melihat Pameran tersebut para jamaah dapat mendaftarkan diri melalui Masjid ataupun Majelis Ta'lim di lingkungannya.

"Kita undang seluruh masjid di kota Prabumulih kurang lebih sekitar 200an dan jika masih ada yang mau melihat langsung Artefak Rasul segera daftar ke masjid ditempatnya ataupun Majelis ta'limnya, karna kita tidak mengundang ataupun membuat iklan secara umum takutnya nanti akan membeludak (ramai)," jelasnya.

Tak hanya itu ada juga para pelajar serta mahasiswa dari Sekolah dan perguruan tinggi di kota Prabumulih yang akan di undang pada pameran yang akan di buka pada jam 06.00 Wib hingga 18.00 Wib tersebut.

Namun untuk dapat melihat benda-benda bersejarah itu para tamu undangan harus dalam keadaan bersih dan suci. "menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sudah berwuduh dan berpakaian sopan serta menggunakan hijab untuk para wanita" tukasnya.

Dinyatakan Haji M.Abdul Wahid SH , dengan bertabarruk dan mahabbah Rasulullah, kita jadi bisa mengingat perjuangan Rosululloh S.A.W. dirinya berharap dapat memperoleh berkah sebagaimana Allah SWT memberkahi Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan menambah kecintaan terhadap Rasulullah," katanya. (Ari/SN)
Share:

TPU Sanctiru Peace Garden Kota Prabumulih Resmi Di Buka Wawako Prabumulih


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Pemakaman Umum berkonsep modern yang di hiasi taman atau yang di sebut Tempat pemakaman Umum (TPU) Sanctiru Peace Garden Kota Prabumulih yang berada di dekat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai resmi di buka.

Dibukanya TPU Itu ditandai dengan pemakaman ( ALM)Ibu Sugiatih, warga Jalan Lekipali, Kelurahan Muara Dua Kamis (03/01/2022) yang dihadiri langsung Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri, SH.

Andriansyah Fikri menjelaskan bahwa TPU  Sanctuary Peace Garden resmi di buka untuk umum.

"Alhamdulilah hari ini sekaligus memakamkan Almarhumah, dan semoga Almarhumah diterima di sisi Allah SWT, ini pemakaman yang pertama," kata Fikri.

Dilanjutkannya, bagi seluruh warga Kota Prabumulih yang belum memiliki pemakmaman keluarga  dipersilahkan untuk dimakamkan di TPU ini.

" Silahkan  siapa saja masyarakat Prabumulih yang meninggal dimakamkan disini, gratis alias tanpa biaya.," tegasnya.

Lebih jauh mantan Ketua Dprd Prabumulih ini menerangkan, bahwasannya  pemakaman ini tidak hanya di siapkan bagi warga muslim saja.

" Pemakaman ini seluas 10 Hektare, jadi sangat luas.Jadi bisa dibagi untuk warga non muslim juga," ujarnya.

Jika ada masyarakat yang ingin memakamkan keluarganya  di TPU ini,   diminta menghubungi Dinas Sosial dan cukup hanya membawa KTP dan KK.

" Atau pihak keluarga bisa langsung  mendatangi UPTD pemakaman," tandasnya

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts