Andina Miss Grand Indonesia 2022 Di Dampingi Ivan Gunawan Pulang Kampung Halaman

 MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Andina Yulianti yang kini memiliki nama panggung Andina Julie, Purna Paskibra asal Sumatera Selatan yang akan di nobatkan sebagai  Miss Grand Indonesia  2022 pada Februari mendatang, kembali ke kampung halaman yakni di Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Minggu (23/01).

Kembalinya Andina ke kampung halaman itu di dampingi oleh Desainer terkenal tanah air Ivan Gunawan serta tim Yayasan Dunia Mega Bintang.

Melalui Akun Media Sosial (Medsos) Instagram Miliknya @andina_julie, Andina mengunggah beberapa foto tengah bersama keluarga, warga serta Pemerintah dan aparat keamanan setempat.

"My heart is Full, hari ini kembali lagi ke rumah bersama kak @ivan_gunawan untuk bertemu dengan keluarga saya. Selain itu bersmaa tim @yayasanduniamegabintang kami melakukan pembagian sembako kepada warga suka menang, desa dimana saya tinggal dari kecil," ketiknya pada paragraf pertama di Postingan Instagram.

Di tambahnya juga, ia sangat berterimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa serta Support dan dukungan dari yang lainya.

"Di atas podium tadi, dalam hati saya cuma bisa berkata, Terima Kasih Ya Allah untuk semuanya. Tanpa dukungan dari warga dan seluruh team yang sudah bekerja sama selama ini, Andina bukanlah siapa-siapa. Terimakasih. Curahnya kepada semua followers.

Dalam postingan yang hingga berita ini di terbitkan mendapat 8.880 Like serta 286 Coment, Ivan Gunawan juga melalui Akun Instagramnya ikut berkomentar.

"Desa suka menang .... tanda tanda kamu menang," coment @ivan_gunawan yang mendapat 431 Like serta 77 Coment lainya. (Ari/SN)

Share:

Masih Zero Kasus, Prabumulih Belum Terapkan WFH


 PRABUMULIH, SININEWS.COM – Perhatian serius dari pemerintah pusat terkait penyebaran virus Covid-19 varian baru yakni Omnicron yang semakin meningkat, bahkan Presiden RI Joko Widodo menghimbau para pekerja yang dapat mengerjakan pekerjaan di rumah untuk kembali melakukan Work From Home (WFH).

Dalam hal itu, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, pihaknya belum memberlakukan WFH di lingkungan Pemkot Prabumulih. Seluruh ASN yang tersebar di sejumlah OPD, masih akan tetap kerja kantor seperti biasa.

“Kita belumlah (WFH) saat ini, memang pak presiden mengarahkan (WFH) akan tetapu dengan situasi kita lagi nyusun ini kita tatap muka,” ungkap Ridho Yahya ketika diwawancarai wartawan, Sabtu (22/01).

Dia mengaku khawatir, jika kembali diberlakukan WFH banyak pekerjaan pegawai yang akan terbengkalai. “Kita tatap muka lagi dak beres, pekerjaan mereka, apalagi kalau bekerja dari rumah,” ujarnya.

Ridho Yahya mengatakan pihaknya dan pegawai senang dengan diberlakukannya WFH, akan tetapi pekerjaan menjadi terbengkalai.

Masih kata Ridho, dengan kondisi zero kasus covid-19 saat ini pihaknya menilai WFH belum terlalu mendesak alias belum dinilai perlu. “Kita vaksin sudah mencapai 99 persen lebih, vaksin anak sekolah juga terus dilakukan,” bebernya.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Prabumulih, Ahmad Palo SE membenarkan saat ini Kota Prabumulih belum memberlakukan WFH bagi ASN. “Saya hanya mengingatkan, bahwa warning pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI Februari merupakan puncak pandemi 2022. Ya tentu ini perlu kita waspadai dengan memperketat protokol kesehatan,” pungkasnya. 

Share:

Hujan Deras Semalaman, Hampir Seluruh Wilayah di PALI Banjir



foto. kepala BPBD PALI saat meninjau lokasi banjir, Sabtu (22/1/22)


PALI. SININEWS.COM -- Wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diguyur hujan sejak Jum'at pagi (21/1/22) hingga Sabtu pagi (22/1/22) mengakibatkan hampir seluruh desa yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan alami banjir. 


Dikatakan Junaidi Anuar kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten PALI bahwa dari pantauannya bahwa ada puluhan desa yang alami banjir. 

"Dari pantauan kami, desa Benuang, Kertadewa, Jeramba Besi, Sungai Ibul, Sepantan Jaya, Sebane, Prabumenang, Tanding Marga, Karang Tanding, Tanah Abang Utara dan Curup alami banjir. Namun masih banyak lagi yang belum terpantau karena hujan deras turun hampir dua hari dua malam. Akibat hujan deras juga, gorong-gorong di desa Betung kecamatan Abab jebol," ujar Junaidi Anuar. 

Juniadi menghimbau warga agar waspada dan jangan membiarkan anak-anak bermain diarea banjir. 

"Biasanya ketika banjir tiba menjadi arena bermain anak-anak, nah yang seperti ini perlu diwaspadai dan orang tua harus mengawasi anak-anaknya ketika bermain diarea banjir untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Juga saat banjir rawan binatang buas keluar karena sarangnya terendam. Juga kepada pengendara harus hati-hati saat hujan turun, lebih baik menghindari bepergian saat hujan dan kalaupun sudah ditengah jalan, pilih berteduh untuk menghindari pohon tumbang," pesan Junaidi. 

Dari pantauan media ini memang ketika banjir, warga berhamburan menuju titik lokasi. Sebagian besar warga membawa kendaraannya untuk dicuci serta anak-anak riang bermain disekitar lokasi banjir. 

"Sudah lima tahun desa kami tidak banjir, dan akibat hujan dari kemarin jalan kami dan puluhan rumah disekitar sungai terendam. Tentu saja kami manfaatkan banjir ini untuk mencuci kendaraan," ujar salah satu warga Jerambah Besi. (sn/perry)
Share:

Lurah Prabujaya : Tak Setuju Aturan RT RW dipersilahkan Mengundurkan Diri

 

Foto : Lurah Prabujaya Justanhar F

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih gelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) digedung Seraba Guba Kelurahan Prabujaya, Kamis (20/1/22).

 

Dalam rapat yang dihadiri seluruh perangkat Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan staff kelurahan sejumlah masukan pembangunan disampaikan, salah satunya pembangunan drainase dan jalan disejumlah titik.

 

Dan yang lebih menarik lagi acara tersebut yang digelar sekira pukul 14.00 wib itu seluruh perangkat RT/RW melakukan penandatanganan Surat Pernyataan (SP) untuk bekerja selama 24 jam dan memprioritaskan kinerja untuk pelayanan masyarakat.

"Jika tak menyetujui silahkan mengundurkan diri dari jabatan RT RW tutur Lurah Prabujaya Justanhar Firmansyah.

Salah satu poin yang disyaratkan pihak kelurahan, ketua RT/RW dilarang ikut dalam organisasi swadaya masyarakat dan akan diberi sanksi pengunduran diri jika tak ikut dalam aturan.

 

“Mohon maaf kita tidak akan memperpanjang SK, itu artinya mereka tidak bekerja sama perangkat RT RW dengan Kelurahan”

“Hari ini Kalau ada RT RW yang belum kumpul perjanjian tersebut saya ingin tau alasannya” lanjut Lurah.

 

Ditempat yang sama Bobi Ketua RT.01 Kelurahan Prabujaya mengaku sanggup menerima perjanjian yang disyaratkan pihak kelurahan.

“iyo kami sanggup apa yang diperintahkan pak lurah tadi” tutur Bobi

Sementara perangkat RT RW lainnya mengaku meminta Lurah untuk adik dan tegas dalam mengambil keputusan. (sn/tau)



 

 

Share:

Ratusan Siswa SDN 13 Penukal Utara Disuntik Vaksin


PALI. SININEWS.COM -- Sejalan program Nasional dalam upaya menangkal virus Carona ( Covid,19) agar tidak berkembang ditengah masyarakat dimana pandemi ini telah berlangsung sejak dua tahun terakhir ini.


Dalam menangkal penyebaran covid-19, pemerintah telah meluncurkan program vaksinasi terhadap Lansia dan warga usia dewasa, dan kini giliran suntik Vaksin Sinovac tahap 1 tingkat sekolah Dasar ( SD) dari usia 6 - 11 tahun yang digelar serentak secara nasional. 


Termasuk di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi Sumatera Selatan, Pemkab PALI melalui Dinas Kesehatan terus melakukan jemput bola memberikan vaksinasi terhadap anak. 


Salah satu contoh pada Kamis (20/1/22), pelaksanaan vaksinasi digelar di SDN.13 Penukal Utara, Desa Tempirai Timur Kecamatan utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) Provinsi Sumatera selatan,  


Vaksinasi Sinovac di sekolah itu disambut antusias oleh wali murid dan siswa setelah mendapatkan sosialisasi tentang pemahaman pentingnya Vaksin Sinovac bagi anak anak secara dini.


Kegiatan yang dipusatkan digedung SDN.13 Penukal utara ini, dihadiri Ketua Komite sekolah Syaipul Bayang, Babinsa Tempirai Timur Mulyadi, anggota Dewan Pendidikan PALI Awalludin, dan para wali siswa sebagai pendamping anaknya.


Menurut Kepala SDN.13 Penukal Utara Marlinda, Spd, pada awak media ini kegiatan Vaksin ini adalah upaya kepatuhan pihak sekolah terhadap kebijakan Pemerintah dalam mendukung mensukseskan Vaksinasi Covid,19 secara Nasional.


"Vaksinasi secara massal dari kelas 1 hingga kelas 6 ini,  dari  250 siswa terealisasi sebanyak 225 siswa, sementara 25 siswa lainya tidak mengikuti Vaksinasi dikarenakan berbagai masalah,  diantaranya sakit kronis, kondisi sakit biasa dan tidak hadir," ujarnya. 


Duharapkan Kepala SDN 13 Penukal Utara itu kedepan bila semua siswa sudah divaksin dengan baik, maka  pelaksanaan belajar mengajar tidak diragukan lagi untuk melakukan tatap muka.


"Sebagai pimpinan sekolah, saya merasa bangga dan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga pelaksanaan Vaksinasi ini dapat berjalan lancar dan baik," katanya. 


Sementara Ka.UPTD Puskesmas Tempirai H.Hazairin,SKM, M.Kes didampingi Tim Medis Vaksinasi Dr.Gita Ustawati, Pra penyuntikan Vaksin Sinovac, pihaknya telah memberikan pemahaman secara rinci pada ratusan siswa dan wali murid tentang pentingnya Vaksinasi Sinovav dan efek menfaatnya untuk  kekebalan imun tubuh terhadap berbagai virus menyerang kesehatan para siswa.


Serta ditambahkan Dr.Gita Ustawati, memberikan paparan teknis penyuntikan secara medis, dimana sebelum dilakukan Vaksin terlebih dahulu para siswa dilakukan scrining kesehatannya  secara seksama dengan standar Kesehatan.


"Maka para wali siswa yang mendampingi, tidak usah ragu memberikan izin pada anaknya untuk menerima vaksinasi, mengingat cairan sinovac ini sudah diuji secara klinis dinyatakan baik oleh Pemerintah," ucap dr Gita Ustawati.


( Bungharto/SN)

Share:

PEMUDA TEMPIRAI SULAP ECENG GONDOK JADI KOMPOS


PALI. SININEWS.COM -- Setelah merasakan dampak bencana Nasional Covid 19 melanda dibumi pertiwi, Dua Pemuda asal Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) Provinsi Sumatera Selatan. Tidak kendur untuk berinovasi dan terus mengekspesikan semangat kreatifitasnya  memanfaatkan potensi alam sekitarnya.


Kali ini dua pemuda, yakni Asmadi Ali dan Asgianto Hamsin, sepakat menyulap eceng gondok dengan nama latin Eichhhornia crassiper menjadi pupuk kompos organik untuk solusi penyubur lahan pertanian.


Dimana sipat kimia eceng gondok dalam kompos bermanfaat untuk menambah unsur hara,  tahan asam dan basa ditanah serta menambahkan sumber makanan untuk mikroba ( pengemburan tanah).


Menurut Asmadi Ali menjelaskan pada awak media ini (19/1/2022) bahwa keinginan ini  timbul setelah melihat fonemena banyak eceng gondok liar berada di danau Padang DesaTempirai Timur, yang pertumbuhannya sangat cepat diatas genangan air danau Padang, sehingga kadangkala mengganggu arus lalu lintas para nelayan di perairan.


Sembari mengawasi keramba ikan miliknya di Danau Padang, kedua pemuda ini semakin kuat naluri inovasinya untuk memanfaatkan eceng gondok berdaya guna bagi dunia pertanian.


Dengan berbekal peralatan seadanya memakai mesin solar pencacah sampah organik/dedaunan, mulai star produksi pembuatan pupuk kompos berbahan dasar eceng gondok.


Asmad yang lulusan STM ini, proses pembuatan  pupuk kompos ini melalui berbagai tahapan dan berbagai campuran untuk dipermentasi sekitar 20 hari hingga satu bulan, dengan kombinasi campuran bahan baku, cacahan Eceng gondok, EM4, nasi basi dan molase (gula aren).


Sementara teman kerjanya Asgianto Hamsin menambahkan setelah semua bahan baku dicampur jadi satu dilanjutkan penyimpan ditempat yang aman baik dalam karung goni atau ditimbun dalam tanah.


Bila pada saatnya sudah cukup waktu proses permentasi maka pupuk kompos ini dapat di aplikasikan ke lahan pertanian/perkebunan dengan berbandingan 1: 2. dan seterusnya.


Untuk pengembangan, kedua pemuda kreatif ini berharap adanya dukungan Pemda PALI dan lembaga lainnya untuk kegiatan ini menjadi solusi binaan dan alternatif pengadaan pupuk pertanian ditengah pademi Covid,19 dan mahalnya pupuk kimia. 


(Bungharto/SN)

Share:

Kapolres PALI Cek Pemberian Vaksin Anak di SD Simpang Raja


PALI. SININEWS.COM -Pelaksanaan pemberian vaksinasi terhadap anak Usia 6-11 Tahun, Kepala Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) AKBP. Efrannnedy,S.I.K, MAP lakukan kunjungan guna meninjau langsung situasi dan kondisi pelaksanaan vaksinasi ke Wilayah Bumi Serepat Serasan. Rabu,( 19/01/2022).


Tinjauan oleh Kapolres PALI AKBP. Efrannedy,S.I.K,MAP tersebut dilakukan di SD Negeri 28 Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya,Kecamatan Talang Ubi

Didampingi oleh Kapolsek Talang Ubi Kompol Alfian Nasution, SH.


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres PALI bekerja Sama Dengan Dinas Kesehatan Kabupaten PALI ini dilakukan sebagai upaya dalam  percepatan Pemerataan Vaksinasi di wilayah PALI.


Vaksinasi Merdeka dosis tahap ke I sudah terlaksana di beberapa tempat, antara lain  yang sudah divaksin, SD 17 Desa Sukamanis, SD 9 Desa Harapan Jaya, SD 5 Desa Raja Barat, MI Nurul Hilal Desa Harapan Jaya, SD.N 18 Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Tanah Abang,  SD.N 4 Penukal SD.N 16 Talang Ojan, SD MUHAMMADIYAH  Kelurahan Pasar Bhayangkara, SD YPIP PERIS, Talang pipa Kel Talang Ubi Utara, SD Negeri 15 Bukut tudung Talang Ubi barat, SD Negeri 7 Sumberjo Talang Ubi utara, SD Negeri 10 Rejo sari Talang ubi utara, SD Negeri 6 simpang lima Talang ubi timur,  SD Negeri 17 simpang lima Talang ubi timur,   SD Negeri 4 Talang ubi bawah, Kel Talang ubi selatan, SD Negeri 8 Talang ubi bawah, Kel Talang ubi selatan, Kecamatan Talang Ubi.


Kapolres PALI AKBP Efrannedy,S.I.K,MAP  secara humanis berbaur dan menyapa peserta vaksin serta orang tua wali murid sekaligus memberikan motivasi kepada Siswa/Siswi yang melaksanakan Vaksinasi agar mau di Vaksin dan tidak takut disuntik vaksin.Rabu, (19/01/2022).


Dalam kesempatan tersebut AKBP Efrannedy,S.I.K,MAP berinteraksi dengan melakukan tanya jawab  kepada Siswa/Siswi yang akan melaksanakan Vaksin, kedekatan Kapolres kepada anak anak membuat para siswa tidak canggung apalagi takut pada sosok orang nomor satu di Polres PALI tersebut.


Lebih lanjut Kapolres PALI Selama pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun digencarkan, Kapolres PALI secara langsung rutin terjun kelapangan guna meninjau dan berinteraksi dengan anak anak yang akan divaksin sehingga hal tersebut menambah kedekatan beliau dengan anak anak, apalagi dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi Kapolres dan jajaran agar anak anak yang divaksin terhibur.


berbagai upaya kita lakukan agar pencapaian vaksinasi sesuai target, pelaksanaan vaksinasi dari hari pertama berjalan lancar hingga hari ini, dan kegiatan vaksin tetap dilaksanakan sesuai Protokol kesehatan sebagai upaya mengantisipasi kerumunan,"pungkasnya. (sn/ril)

Share:

Harga Minyak Goreng Turun, Diperindag Gandeng Aprindo Sidak Toko Retail

 

Foto : Diperindag Hj.Eviana didampingi Ketua Aprindo Sulastri sidak toko retail di Prabumulih, Rabu (19/1/22)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Dinas Perdagangan (Disperindang) Kota Prabumulih melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Eviana, S.ST, M.Si kembali sidak harga pangan dipasaran terkait surat edaran Kementerian Perdagangan nomor 66 tahun 2022 mengenai penyediaan minyak goreng kemasan, Rabu (19/1/22).

 

Inspeksi Mendadak kesejumlah toko retail yang ada di kota Prabumulih itu didampingi Ketua Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) Kota Prabumulih Sulastri, S.Sos yang menyasar secara acak beberapa toko dijalan Jenderal Sudirman.

 

Kabid Perdagangan Eviana mengatakan sidak dilakukan dibeberapa toko retail untuk memberi himbauan terkait surat edaran yang telah diterbitkan sejak pukul 00.00 dini hari.

“Kita himbau sejumlah toko retail harus dan wajib mematuhi surat edaran ya, yakni menurunkan harga Minyak Goreng diangka maksimum eceran Rp.14.000 perliter” ucapnya kepada wartawan.

Evaina melanjutkan jika saat ini masih ada beberapa toko yang belum mengubah label harga sejak diputuskan dini hari tadi.

“Tadi masih ada beberapa toko yang belum merubah, tapi Allhamdulillah setelah dihimbau sudah diperbaiki oleh pihak tokonya” lanjutnya seraya mengatakan penurunan harga minyak ini berjangka panjang sehingga masyarakat tak perlu Panic Buyying memborong minyak goreng karena harga mulai turun.

 

Dari pantauan media ini sejumlah toko retail yang disasar yakni Indomaret dan Alfamart depan kantor Walikota Prabumulih, Jalan Padat Karya Patung Kuda, Alay Batu serta toko retail Hyfresh di Citimall.

 

Sejumlah toko yang disidak hingga saat ini sudah mulai memberlakukan harga everan tertinggi yakni 14.000 perliter, namun demikian warga akan dibatasi pembelian minyak goreng tak lebih dari 2 liter perorang.

 

Sementara itu, Ketua Aprindo Prabumulih Sulastri, S.sos mengapresiasi gerak cepat Disperindag Kota Prabumulih dengan melibatkan organisasi pengusaha retail untuk memantau harga makanan pokok khususnya minyak goreng yang sebelumnya sempat naik diharga tertinggi Rp.28.000 perliter.

“ bagus gerak cepat Pemerintah melalui Disperindag, kita juga pasti bantu pengawasan harga minyak goreng saat ini” ucap wanita yang juga ketua Laskar Merah Putih kepada media ini.

 

“Walaupun tadi dibeberapa toko masih ada yang memakai harga lama tapi sudah cepat di perbarui” lanjutnya.

 

Untuk informasi penurunan harga minyak goreng disemua toko retail wajib mengikuti himbauan Kementerian Perdagangan dengan harga eceran tertinggi 14.000 perliter untuk semua merk dan bagi pemilik toko klontongan diberi waktu selama satu minggu untuk menyesuaikan harga saat ini. (tau/sn)



 

 

 

Share:

Talang Pipa Dikepung Banjir, BPBD PALI Turunkan Perahu Karet


PALI. SININEWS.COM -- Sedikitnya ada 450 rumah warga yang ada di Talang Pipa kelurahan Talang Ubi Barat, Simpang Empat Kelurahan Talang Ubi Timur dan Rejosari kelurahan Talang Ubi Utara kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terdampak banjir pada Selasa malam hingga Rabu pagi (19/1/22) akibat hujan yang turun tiada henti dua hari belakangan ini. 

Dan yang paling parah terendam banjir ada 76 rumah berada di Talang Pipa karena air sungai Abab meluap karena tidak sanggup menampung derasnya air hujan yang turun.

Ketinggian air di wilayah Talang Pipa antara 50 cm hingga satu meter menyebabkan aktivitas warga terhambat dan pihak BPBD kabupaten PALI pun menerjunkan perahu karet untuk membantu evakuasi warga. 

Dikatakan Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten PALI bahwa pihaknya telah turun ke lokasi banjir sejak Selasa malam 

"Kami melakukan pemantauan sejak Selasa malam pukul 23:30 WIB. Dan kondisi air hingga Rabu pagi mulai surut, namun di Talang Pipa masih menggenangi rumah-rumah warga," ujar Junaidi Anuar.

Upaya yang dilakukan BPBD PALI dijelaskan Junaidi adalah anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) dipimpin langsung Kalaksa BPBD PALI melakukan monitoring banjir di Simpang 4, Talang Pipa dan Rejosari yang berada di wilayah kecamatan talang ubi.

"Kita turunkan perahu karet untuk membantu warga keluar dari banjir dan sekaligus mendata rumah yang terdampak banjir," tukasnya. 

Tetapi secara keseluruhan diakui Junaidi Anuar bahwa kondisi di lapangan aman terkendali dan TRC tetap memantau di titik lokasi banjir. 

"Kondisi masih dalam status aman namun tim akan terus melakukan pemantauan di lokasi terutama jika saat atau pun setelah hujan. Dan meski air mulai surut, namun hujan masih turun diharapkan warga tetap waspada akan kemungkinan banjir susulan," terang Junaidi. (sn/perry)



Share:

Realitas Ketahanan Sektor Pertanian



Abi Fadillah - Mahasiswa MEP FEB UGM.


Yogyakarta. SININEWS.COM --  Pertanian merupakan salah satu sektor yang bertahan di era pandemi seiring sektor industri dan jasa yang melambat. Sejak COVID-19 masuk ke Indonesia pada Maret 2020, produksi dan penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian cenderung menjadi salah satu fundamental yang kuat pada perekonomian. Laju pertumbuhan sektor pertanian mencatat tren positif hingga 3.38 persen pada triwulan I 2021 (y-o-y).


Walaupun laju pertumbuhan pertanian sempat menurun ke angka 0.43 persen pada triwulan II 2021, sektor tersebut berhasil bounce back pada triwulan III 2021, yang mencatat pertumbuhan 0.88 persen.


Melambatnya sektor pertanian sejak pertengahan 2021, disebabkan oleh permintaan domestik dan luar negeri yang menurun. Ini ditandai oleh kecilnya volume produksi sayuran, tanaman padi, dan palawija hingga triwulan III 2021. Bahkan, sektor tersebut menyumbang kontraksi sebesar -5.23 persen hingga -5.80 persen (y-o-y).


Disamping Itu, sektor-sektor seperti perkebunan, perikanan, serta kehutanan berhasil tumbuh 0.17 persen hingga 8.34 persen akibat kenaikan produksi dan budidaya lahan. Penurunan kapasitas produksi pada sub-sektor pertanian bisa menjadi salah satu petaka ketahanan negara. Produksi pangan yang terganggu dapat membuat kenaikan harga pangan. Pada akhirnya menimbulkan politik yang tidak stabil. Bahkan, kedaulatan pangan Republik Indonesia (RI) bisa jatuh di mata dunia jika impor pangan selalu menjadi alternatif solusi.


Namun, dari semua keraguan itu, sektor pertanian telah menjadi sektor penyelamat ekonomi nasional di masa pandemi. Bayangkan, dari sisi produksi, sektor pertanian merupakan sektor pemasok pangan untuk kebutuhan 270-an juta masyarakat Indonesia. Maka dari itu, jelas sektor pertanian memiliki pangsa pasar yang besar.


Sementara, jumlah penduduk yang bekerja di bidang pertanian mencatat sekitar 37.13 juta jiwa atau 28.33 persen per Agustus 2021. Kita dapat perhatikan bahwa sektor pertanian memiliki pasar dan potensi yang luas jika ingin dikembangkan. Misalkan saja, ketika sektor industri dan jasa mengalami perlambatan sehingga harus dilakukan tindakan PHK. Oleh karenanya, sektor pertanian dapat berpotensi memberikan kejutan dengan menyerap sekitar jutaan tenaga kerja selama pandemi.


Fenomena tersebut menunjukkan sektor pertanian menjadi salah satu pondasi yang cukup kuat dari ekonomi nasional. Pasalnya, sektor pertanian bisa mengurangi lonjakan pengangguran akibat dari derasnya tindakan PHK. Bahkan, peran sektor pertanian dapat menjadi peluang dalam menurunkan angka kemiskinan karena setiap orang yang di-PHK bisa di serap ke dalam lapangan kerja pertanian. Sementara, jika kita perhatikan Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencapai 108.34 persen pada Desember 2021, yang mengalami kenaikan 1.08 persen dari bulan sebelumnya. Kenaikan NTP ini merepresentasikan pendapatan petani mengalami kenaikan dan lebih besar dari pengeluaran mereka.


Dari dinamika di atas, pertanian harus menjadi sektor pamungkas di Indonesia sesuai dengan julukan negara agraris yaitu “Gemah Ripah Loh Jinawi, Tongkat Kayu Menjadi Tanaman”.  Pertanyaannya, Apakah negeri ini cocok menyandang julukan itu?


Banyak yang beranggapan Indonesia memiliki kekayaan alam dari Sabang hingga Marauke. Namun, apakah kita negara yang kaya akan alam khususnya pertanian? Jelas Tidak. Dapat kita lihat Indonesia masih jauh dari kata sempurna dalam memaksimalkan sumber daya alam-nya. Terbukti kekayaan alam hanya mencapai US$ 9.443, yang lebih kecil dari Thailand US$ 10.144 dan Malaysia US$ 28.657 pada periode 2018-2019 (World Bank, 2021).


Ini menunjukkan masih banyak sektor kekayaan alam yang belum dimaksimalkan sehingga tidak memberikan nilai positif kepada RI. Bahkan, sektor perikanan yang basis pengelolaannya di 2/3 lautan dari total luas Indonesia mengalami pertumbuhan yang menurun tajam dari 6.41 persen per triwulan II 2021 ke –3.25 persen per triwulan III 2021 (q-to-q).


Kedepan, kebijakan pembangunan yang fokus pada ketahanan pertanian harus berorientasi pada kesejahteraan petani serta isi kebijakan juga harus lebih ke arah pengentasan kemiskinan dan ketimpangan. Fakta yang terjadi saat ini, cukup banyak petani yang dikategorikan sebagai petani gurem.


Tercatat hingga periode 2018-2019, petani gurem di Indonesia mencapai 1.5-1.6 juta jiwa atau 10.95 persen. Maka dari itu, untuk menunjang kesejahteraan petani, tindakan seperti mewujudkan swasembada beras, mendorong revolusi hijau seperti era Orde Baru, dan mengembalikan subsidi terhadap sektor pertanian harus dilakukan.


Bagaimana melakukannya ? Indonesia sepatutnya mengubah konsep pertanian yang liberal menjadi pertanian yang terpusat. Tahun 1995 merupakan tahun petaka bagi petani RI. Pada saat itu, Indonesia masuk ke dalam Agriculture on Agreement (AoA). Sementara tahun 1997, International Monetary Fund (IMF) menerima Letter of Intent (LoI), yang tujuannya menyerahkan sistem pertanian kepada mekanisme pasar.


Dampaknya, sistem pertanian RI dan nasib petani sudah berlandaskan permintaan dan penawaran, sehingga itu dapat menimbulkan potensi liberalisme pertarungan bebas. Beberapa kebijakan yang ada dalam AoA seperti pengurangan dukungan domestik, perluasan akses pasar, serta pengurangan subsidi ekspor.


Praktik kebijakan seperti itu, jelas menimbulkan kerugian yang besar bagi petani Indonesia. Kesejahteraan petani harus ditingkatkan jika ingin menunjang ketahanan pangan dan pertanian.


Selain itu, petani miskin harus diberdayakan bukan justru dianggap tidak ada, akibat dari kewajiban negara yang tunduk oleh aturan hukum-hukum bisnis pertanian komersial. Di sisi lain, subsidi terhadap sektor pertanian harus menjadi prioritas. Karena dengan penerapan subsidi dukungan domestik dapat berpotensi meningkatkan daya saing petani, bukan harus menyerahkan nasib petani kepada pasar bebas.


*Penulis Adalah Abi Fadillah Mahasiswa MEP Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Lahir di Lubuk Linggau 20 Juni 1998 Putra Asli Sumatera Selatan.


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts