Gelar Vaksinasi Booster, PTBA Sediakan 5000 Dosis


SININEWS.COM
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melaksanakan vaksinasi booster sebanyak 5000 dosis untuk pegawai dan keluarga pegawai di Gedung Serba Guna (GSG) Baru Tanjung Enim, Senin (14/3/2022).

Kegiatan yang mendapatkan dukungan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim ini dibuka langsung oleh General Manager Pertambangan Tanjung Enim (GM PTE) PTBA Venpri Sagara.

Mewakili Perusahaan, GM PTE menyampaikan ucapan syukur Alhamdulillah karena PTBA kembali bisa ikut berkontribusi dalam menyehatkan bangsa dengan membangun kekebalan komunitas, yang hari bisa melakukan vaksinasi booster.

Ia berharap dari 5000 dosis vaksin booster yang dilaksanakan selama 10 hari kedepan bisa mencapai target 500 dosis perhari secara bertahap, dan kalaupun melebihi target akan lebih baik.

"Semoga setelah vaksinasi booster ini akan lebih siap lagi untuk aktivitas ke depannya," ucapnya.

Tidak lupa GM PTE mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muara Enim, BINDA Sumsel, dan seluruh panitia yang telah mendukung penuh kegiatan vaksinasi booster PTBA.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BINDA Sumsel, Brigjen TNI Armansyah, SH, mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan untuk mendukung kegiatan yang merupakan perintah langsung Presiden Republik Indonesia H. Joko Widodo. 

Dan syukur Alhamdulillah, PTBA tidak main-main menyiapkan segalanya seperti tempat dan fasilitasnya, semoga untuk hari-hari ke depannya tetap disiplin protokol kesehatannya meski sudah diberi vaksin booster.

Ia mengungkapkan bahwa di Indonesia penerima vaksin dosis pertama sudah mencapai 93%, sedangkan untuk vaksin kedua baru mencapai 68% dan vaksin booster masih di bawah 10%. Maka dari itu vaksinasi kini tetap harus digalakkan karena setidaknya wilayah Sumsel untuk vaksinasi kedua sudah mencapai 70% dan makin banyak yang menerima vaksinasi booster. 

"Kami berharap dengan adanya vaksinasi booster yang diselenggarakan oleh PTBA ini, vaksinasi booster dapat dicapai dan makin banyak yang menerima langsung, dan kami yakin vaksinasi booster ini merupakan langkah percepatan herd immunity, khususnya untuk masyarakat, " ujarnya berharap. 

Sementara itu, Ujang Wahyudi, Penerima Booster, mengucapkan terima kasih Perusahaan memberikan perhatian kepada pegawainya dengan mengadakan vaksinasi booster.

Menurutnya, booster ini upaya kita semua untuk semakin menciptakan kekebalan kelompok sehingga bisa bersama-sama melawan virus covid.

"Alhamdulillah ya, sekarang vaksin booster ini tidak ada keluhan, semoga nanti tidak ada gejala. Sebelum vaksin booster Pfizer ini, 6 bulan lalu saya vaksin kedua. Vaksin satu dan dua Astrazeneca," ungkapnya.

Hadir pada acara pembukaan vaksinasi Binda Sumsel ini, Kaban Kesbang Provinsi Sumatera Selatan Kurniawan, AP., M.Si, Asintel Kejati Sumsel I Gede Ngurah Sriada, SH.,MH, Kabagdukops Binda Sumsel Jusak tarigan,Ssos,MH,  Dirintel Polda Sumsel diwakili Wadir Intel Polda Sumsel, AKBP Basani R Sagala, Dansebsatgas Bais, Letkol Inf Sayuti, Asintel Kodam II/Sriwijaya yang diwakili oleh Pabandyalid Siinteldam II/Sriwijaya Mayor Inf Ady Tri, Kasi Intel Korem 044/Gapo yang diwakili Dantim Intelrem 044/Gapo, Kapten Arm Zainal  Arifin. Kaposda BIN Kabupaten Muara Enim Kapten Inf Feri Tuispani SH.(Rilis PTBA)

Share:

Bantu Pemerintah Capai Target Produksi Padi, Anggota DPR-RI Hj Sri Kustina Gelar Bimtek Tanaman Pangan


Palembang. SININEWS.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Fraksi Partai Nasdem, Ir Hj Sri Kustina bekerjasama dengan Kementerian Pertanian menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tanaman pangan sistem pembenihan padi (pemilihan benih umur genjah untuk mendukung IP 400 yang digelar di hotel Emilia Palembang tanggal 13 Maret 2022.


Bimtek tanaman pangan tersebut diikuti peserta sebanyak 76 orang berasal dari kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terdiri dari petani dan penyuluh.



"Kegiatan Bimtek ini merupakan tindak lanjut terhadap aspirasi dari masyarakat di daerah pemilihan setiap anggota DPR-RI. Juga dalam rangka mendukung program pemerintah melalui Kementerian Pertanian yang menargetkan produksi padi sebagai salah satu komoditi utama di tahun 2022  ini sebesar 55,20 juta ton, yang disampaikan kementerian Pertanian saat rapat bersama komisi IV DPR-RI," ujar Hj Sri Kustina, yang saat ini dipercaya duduk di Komisi IV yang salah satu ruang lingkup kemitraannya dengan Kementerian Pertanian. 


Ditambahkan istri dari bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM bahwa melihat data pertanian dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan, produksi padi di Sumsel tahun 2021 tercatat sebanyak 2,55 juta ton gabah kering giling, turun hampir 7 persen dari tahun 2020.



Dimana kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang menyumbang paling besar produksi padi di Sumsel. "Dengan adanya Bimtek ini diharapkan produksi padi di provinsi Sumsel bisa meningkat lagi," harap anggota DPR-RI dari Dapil Sumatera Selatan II itu. 


Selanjutnya dijelaskan anggota DPR-RI yang rajin turun ke lapangan itu bahwa gerakkan Indeks Pertanian (IP) 400 atau tanam dan panen 4 kali setahun menjadi sebuah cara baru untuk mengoptimalkan potensi pertanian dan pola itu akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi padi. 


"Apabila produksi padi meningkat akan bermuara pada ketahanan pangan, karena stok beras selalu tersedia. Gerakan ini adalah program prioritas dari Kementerian Pertanian RI saat ini. Dengan menerapkan IP 400, kita akan menciptakan sebuah pola budi daya maraton. Karena kita harus menanam dan memanen sebanyak 4 kali dalam setahun. Dengan kemajuan sarana dan prasarana pertanian saat ini IP 400 sangat memungkinkan untuk diwujudkan," terangnya. 



Dalam mewujudkan IP 400, Hj Sri Kustina menyebut terdapat beberapa faktor penting yang harus diperhatikan, antara lain sistem irigasi persawahan atau ketersediaan air. Kemudian mekanisme pemupukan, pengendalian hama dan penyakit terpadu, pemilihan benih dalam mewujudkan IP 400. Pemilihan benih padi unggul memegang peranan penting dalam peningkatan produksi padi. 


"Salah satu benih yang sedang berkembang dan banyak dicari petani adalah benih padi super genjah, karena memiliki kelebihan umur pendek, juga hasil panen tergolong lebih tinggi mencapai 10,2 ton gabah kering panen per hektar dalam sekali panen," tukasnya. 



Sehingga pada agenda Bimtek tersebut, Hj Sri Kustina menyatakan bahwa setelah melihat secara langsung kondisi di lapangan dan mengetahui potensi-potensi yang ada Dapil Sumsel II, dirinya mengusulkan kepada Ditjend Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI agar memberikan Bimtek kepada para petani di Sumsel terkait sistem pembenihan padi  khususnya terkait pemilihan benih padi genjah. 


"Hal ini agar apa yang menjadi program pemerintah terkait gerakan IP 400 dapat terwujud. Kepada seluruh peserta yang ikuti kegiatan ini saya minta agar benar-benar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, memperhatikan materi yang disampaikan narasumber yang merupakan orang-orang hebat dan ahli dibidangnya. Tetapi harus diingat bahwa pandemi belum berakhir, tetap jaga protokol kesehatan agar kita semua terhindar dari penyebaran covid-19," pesannya. (sn/perry)

Share:

Jelang Puasa, Harga Getah Karet di PALI Belum Bergairah


PALI. SININEWS.COM -- Petani karet di Bumi Serepat Serasan sepertinya masih belum merasa puas dengan harga hasil sadapannya yang pada minggu ini harganya diatas Rp 10.000 per kilogram. Sebab, alasan petani masih kusut wajahnya akibat sejumlah harga bahan pokok jelang bulan puasa ini alami peningkatan bahkan dihadapkan dengan kondisi minyak goreng yang selain mahal juga langka dipasaran. 


Seperti diutarakan Amrin, petani karet asal Desa Karta Dewa kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang mengaku harga getah karet kualitas mingguan pada Senin (14/3/22) alami kenaikan hanya saja nilainya sangat tipis. 

"Minggu lalu harga getah antara Rp 10.200 - Rp 10.300 per kilo, pada minggu ini naik tipis diangka Rp 10.500 per kilo. Meski naik, tapi belum sebanding atas melonjaknya harga bahan pangan," ujar Amrin. 

Sama diutarakan Herman petani karet lainnya yang meskipun harga getah naik, namun saat ini cuaca tidak menentu karena masa transisi memasuki musim kemarau. 

"Produksi getah berkurang karena kadang turun hujan kadang panas cukup terik sehingga pohon karet kami banyak yang sudah gugur daun. Kami hanya pasrah dengan kondisi saat ini, yang penting penghasilan kami bisa menutupi kebutuhan sehari-hari," katanya. 

Sementara itu, Ahmad Deni, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten PALI menyebut bahwa untuk harga karet mengikuti pasar global. 

"Kita tidak bisa intervensi terkait harga getah karet. Kalau untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng, kita masih lakukan koordinasi dengan pihak distributor untuk menambah kuota pasokan minyak goreng ke PALI dan kita berencana adakan operasi pasar murah di setiap kecamatan. Tetapi masih melihat kondisi keuangan terlebih dahulu," terangnya. (sn/perry)


Share:

93 Persen Anak di PALI Sudah Divaksin Covid-19


PALI. SININEWS.COM -- Meski kasus covid-19 di wilayah Bumi Serepat Serasan sudah melandai, namun Satuan Tugas (Satgas) pengendalian covid-19 kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menggenjot program vaksinasi dengan pelayanan vaksinasi diberbagai tempat, baik di fasilitas kesehatan maupun pada setiap acara atau kegiatan massal. 


Hal itu dikemukakan Plt Dinas Kesehatan kabupaten PALI dr Zamir Alvi, Senin (14/3/22). Menurutnya capaian pemberian vaksin terhadap anak usia 6-11 tahun mencapai 93 persen. 

"Capaian itu cukup tinggi. Dimana pemberian vaksinasi dosis pertama mencapai 95 persen untuk dosis pertama dan dosis kedua mencapai 76 persen. Namun kita akan terus melakukan vaksinasi hingga seluruh anak mendapatkannya untuk menangkal penyebaran covid-19," ujar dr Zamir.

Namun diakui dr Zamir bahwa tingginya pemberian vaksin terhadap anak jauh terbalik dengan pemberian vaksin booster yang masih terlalu rendah. 

"Bosster masih rendah, baru 5 persen. Yang sudah rampung dalam pemberian vaksin booster baru terhadap tenaga kesehatan dan pegawai pada pemerintahan. Untuk masyarakat umum masih rendah," tukasnya. 

Yang masih rendah juga diakui dr Zamir adalah terhadap pemberian vaksinasi terhadap Lansia yang baru mencapai 62 persen. 

"Banyak kendala dalam mengejar target vaksinasi Lansia. Terutama faktor fisik dan memiliki riwayat penyakit komplikasi sehingga tidak memungkinkan untuk diberikan vaksin," tukasnya. 

Dalam meningkatkan pemberian vaksin, Dinkes PALI bersama Satgas covid-19 akan terus melakukan pelayanan dan melakukan pelayanan secara jemput bola. 

"Cara efektif dalam meningkatkan pemberian vaksinasi adalah dengan cara jemput bola dan memanfaatkan acara yang melibatkan banyak masyarakat datangi kegiatan itu. Seperti pada giat Kejurnas Offroad baru-baru ini, alhamdulillah banyak masyarakat sadar mendatangi tempat pelayanan vaksinasi yang kami dirikan disekitar lokasi. Mudah-mudahan dengan gencarnya kita lakukan pelayanan vaksinasi, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk divaksin supaya pandemi bisa ditekan dan bisa segera berakhir," harapnya. (sn/perry)
Share:

Babak Awal Tak Di Kasih Gol, Persipra AllStar Maksimalkan Skill Di Babak Akhir

 

BELITANG III, SININEWS.COM-- Tendangan yang belum maksimal di luncurkan Kapten Kesebelasan Persipra All Star Ir. H. Ridho Yahya, MM yakni Walikota Prabumulih, tak dapat menjebol gawang Kesebalasan All Star Tri Karya di babak awal.

Kesebelasan Tri Karya kecamatan Belitang III yang berhasil memperoleh satu angka di babak awal, kini di gempur Squad All Star Persipra di babak akhir hingga skor menjadi 3-1.

Kapten Squad Persipra All Star Ridho Yahya yang hanya memperoleh assist dari gol-gol indah yang berhasil di dapat pada Frandly match kali ini juga memberikan semangat pada babak kedua.

Berbeda dengan para junior, rombongan SSB Prabumulih kini di buat kuawalahan menghadapi tuan rumah  SSB Tri Karya dengan skor akhir 2-1.

Antusias masyarakat Dalam event Frandly Match Antara Kota  Prabumulih dan Desa Tri Karya itu sangat tinggi, dimana para masyarakat berbondong-bondong menyaksikan laga tersebut.

Darmoko, Kades Trikarya yang mewakili masyarakat dan para atlet lapangan hijau menghaturkan terimakasih dan merasa sangat senang dengan hadirnya kepala daerah ke wilayahnya.

"Kami masyarakat tri karya sangat senang dengan kunjungan bapak walikota, terutama SSB desa tri karya dan tadi di kasih kaos tim dari pak walikota untuk SSB tri karya," tuturnya kepada awak media ini.

Di tambahnya, SSB TriKarya yang kini baru di bentuk kurang lebih satu tahun lamanya belum ada kepala daerah atau pejabat pemerintah lainya selain kota Prabumulih yang bermain di Lapangan SSB TriKarya.

"Untuk akhir-akhir ini belum ada karena, Ssb tri karya baru sekitar satu tahun ini jadi belum ada kunjungan dari pejabat pemerintahan lainya," terangnya.

Terpisah dengan Walikota Prabumulih Ridho Yahya, dirinya menyebut bahwa Kegiatan Persipra Tour bukan prihal menang kalah namun untuk mempererat tali silaturahmi.

"kalo mereka senang kan pahala di mata Allah swt, di samping silahturahmi juga menyenangkan orang di jalan kebaikan juga pahala, nyenangke befoto nyenangkan maen, menang kalah itu bukan masalah yang penting bisa membuat masyarakat senang,"kata orang yang memiliki banyak program keislaman tersebut.

"ada pepata mengatakan, buang duri di jalan itukan pahala, nah artinyo sepak bola ini jugo gembira apa lagi bagi warga belitang inikan bahagia kenapa,? Woy kami tadi maen bola dengan walikota, nah inikan suatu yang membuat mereka senang," sambungnya.

Selain itu, sebelum ia menunjukan aksi di lapangan hijau dan memakai Jersey miliknya, dirinya menyempatkan diri untuk bergambar dengan para penonton.

"Yo paling tidak foto itu adalah kenang sebagai motivasi bagi mereka, nanti kalo mereka sudah menjadi pejabat jangan sok hebat, kan walikota itu di pilih masyarakat harus ada di tengah-tengah masyarakat jangan sok hebat dengan masyarakat paling tidak seperti itu," sebutnya.

Terakhir dirinya juga mendoakan kepada anak-anak yang berfoto dengan dirinya yang sedang menjabat sebagai Walikota Prabumulih Itu agar kelak mereka dapat menjadi orang yang sukses di massa yang akan datang.

"Kito soroh doa jugo tadi, sambil befoto do'a apo Doanyo? Yo semoga anak yang befoto tadi dapat menjdi walikota atau bupati," tutupnya. (Ari/SN)

Share:

Terbukti Dongkrak Ekonomi, Pelaku UKM Minta Pemkab Gelar Rutin Event Setingkat Nasional di PALI


PALI. SININEWS.COM -- Geliat ekonomi mulai terlihat di wilayah Bumi Serepat Serasan terutama di kota Pendopo kecamatan Talang Ubi yang merupakan ibukota kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) setelah adanya gelaran kejuaraan Nasional (Kejurnas) Offroad seri 1 di sirkuit Mako Brimob PALI. yang digelar Sabtu dan minggu (12-13/3/22).


Tentu saja, dengan banyaknya dampak positif yang dirasakan pelaku usaha, terutama pedagang kuliner dan penginapan membuat pelaku usaha tersebut meminta pemerintah agar menggelar kegiatan serupa secara rutin dan teragendakan. 

Seperti diutarakan Eko pedagang minuman yang biasa berkeliling disetiap tempat keramian.

"Dengan adanya event seperti ini alhamdulillah omzet kami meningkat berkali lipat dan tidak perlu lagi berkeliling mencari tempat keramaian. Agar perekonomian kami meningkat, kami minta Pemkab PALI mengagendakan secara rutin event-event seperti ini agar banyak pengunjung dari luar PALI berdatangan ke sini," pintanya. 

Juga disampaikan Ayu, pedagang makanan di kelurahan Talang Ubi Utara yang mengaku adanya Kejurnas Offroad pengunjung ke lapak dagangannya meningkat. 

"Harusnya acara seperti ini digelar sesering mungkin. Karena bukan hanya meningkatkan ekonomi pelaku UKM, tapi juga menjadi hiburan rakyat," harapnya. (sn/perry)
Share:

Makin Sore Penonton Offroad Makin Ramai


PALI. SININEWS.COM -- Pengunjung sirkuit Mako Brimob PALI yang menggelar Kejurnas Offroad Seri 1 setelah dibuka oleh Bupati PALI H Heri Amalindo pada Sabtu (12/3/22) makin ramai menjelang sore hari.


Meski terik matahari menyengat, namun tak menyurutkan pengunjung datang ke gelanggang Offroad tersebut karena penasaran ingin menyaksikan ajang yang jarang dilaksanakan di Bumi Serepat Serasan itu.


Sawiran, salah satu pengunjung yang datang dari Desa Sungai Ibul kecamatan Talang Ubi mengaku bahwa dirinya dan keluarganya rela jauh-jauh datang karena ingin melihat segara langsung olahraga uji adrenalin tersebut. 

"Saya bawa anak istri untuk datang kesini selepas menyadap karet di kebun. Kegiatan Offroad ini jarang dilaksanakan. Mumpung di PALI diadakannya, kami rela panas-panasan dan ini menjadi hiburan bagi kami," ujar Sawiran. 

Sama diutarakan Ardi, pengunjung dari Penukal Utara, dirinya bersama puluhan warga lainnya rela konvoi menggunakan sepeda motor menuju lokasi Offroad. 

"Mumpung gratis, kami juga bisa foto-foto didepan mobil Offroad. Meski kami harus bayar parkir, tapi itu tidak masalah karena kami puas bisa menyaksikan secara langsung kejuaraan Offroad tingkat nasional," ungkapnya. (sn/perry)
Share:

Kejurnas Offroad Dibuka, Bupati: Momen Ini Membuka Peluang Investasi dan Bangkitkan Ekonomi di PALI


PALI. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo resmi membuka kejuaraan Nasional (Kejurnas) Offroad seri 1 yang ditunggu-tunggu warga Bumi Serepat Serasan pada Sabtu (12/3/22) yang pelaksanaannya mengambil lokasi di sirkuit Mako Brimob PALI di wilayah KM 10 Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi. 


Kejurnas Offroad sendiri diikuti 80 peserta dari hampir seluruh daerah di Indonesia dengan beberapa kelas yang dipertandingkan. Pembukaan dihadiri ketua IMI Sumsel Alfian Maskoni yang juga menjabat Wali Kota Palembang. Dirlantas Polda Bengkulu Komjenpol Sumardji dan sejumlah kepala OPD dilingkup Pemkab PALI. 


Pada saat membuka kegiatan itu, Bupati PALI mengajak seluruh masyarakat PALI untuk menjaga nama baik daerah supaya memberikan kesan baik bagi tamu yang datang, baik peserta,  Offisial maupun pengunjung yang sengaja datang dari luar PALI untuk menyaksikan ajang adu adrenalin peserta pada Kejurnas Offroad seri 1.

"Momen ini adalah peluang investasi di PALI, sebab peserta gelaran ini sebagian besar adalah pengusaha. Untuk itu layani tamu yang datang karena tamu adalah raja agar membawa kesan baik. Kami juga meminta maaf kepada peserta dan Offisial serta pengunjung dari luar PALI karena kami daerah baru yang tentunya banyak kekurangan disana-sini. Namun kami akan berupaya maksimal agar seluruh peserta mendapat kesan baik sesuai yang dipercayakan panitia menjadi tuan rumah kegiatan ini. Kami juga berharap di tahun-tahun berikutnya, PALI kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang Kejurnas Offroad seperti ini," ujar Bupati. 


Tetapi karena pandemi masih belum berakhir, Bupati mengingatkan agar peserta dan pengunjung untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Jangan pernah abaikan protokol kesehatan. Tetap pakai masker dan bila perlu bawa selalu hand sanitizer karena pandemi covid-19 masih berlangsung. Silahkan bagi pengunjung cari tempat paling nyaman tapi jangan berkerumun agar kegiatan ini tidak jadi tempat penyebaran virus corona. Dan harapan kami, ajang ini bisa membangkitkan UKM di PALI," tukasnya. 

Dalam Kejurnas Offroad di PALI, dampaknya memang langsung terlihat. Sebagian besar pedagang disekitar lokasi ketiban rezeki, penginapan banyak yang penuh serta tempat wisata hidup kembali setelah lama mati suri lantaran didera pandemi covid-19 yang berkepanjangan. 

Banyak pedagang kuliner dan peksi UKM lainnya meminta kepada pemerintah kabupaten PALI agar dalam mengelar event sekelas provinsi dan bahkan nasional harus rutin diagendakan beberapa kali dalam setahunnya.

"Kalau bisa, sudah acara Offroad, diselenggarakan juga Adventure treal atau motocross atau event lainnya yang bisa menyedot banyak pengunjung dari luar PALI. Sebab dengan ajang seperti ini, sarana yang mudah dalam mengenalkan kabupaten PALI juga meningkatkan perekonomian warga PALI," harap Eko salah satu pedagang minuman. 


Terpisah, Aka Cholik Darlin tokoh masyarakat kecamatan Tanah Abang sebelumnya sudah memprediksi bahwa dengan adanya event Kejurnas Offroad akan membawa dampak positif dalam mendorong pelaku usaha bangkit kembali ditengah keterpurukan imbas dari adanya pandemi global covid-19 yang berkepanjangan. 

"Prediksi saya terbukti, banyak pedagang makanan tersenyum, pengusaha penginapan semringah, tempat wisata juga hidup kembali setelah sekian lama mati suri karena gempruran pandemi. Ini menandakan bahwa dampaknya sangat signifikan adanya event tersebut. Belum lagi peserta Offroad banyak dari kalangan pengusaha dan pejabat, apabila mereka (peserta) melihat peluang bisnis di PALI, bukan tidak mungkin ada diantaranya menanamkan modalnya di PALI bahkan membuat tempat usaha di kabupaten kita ini," terang mantan anggota DPRD PALI itu. 

Peluang investasi di PALI terbuka lebar bagi investor yang mau menanamkan modalnya, karena dijabarkan ketua FAKAR Lematang Sumsel itu PALI memiliki potensi alam yang kaya.

"Kita dari jaman Belanda saja sudah dikenal dengan hasil minyak dan gasnya, hingga sekarang Migas kita menyumbang pendapatan negara. Belum lagi hasil bumi lainnya, seperti kelapa sawit dan karet. Saya yakin diantara pengusaha yang mengikuti ajang Offroad tertarik, tinggal bagaimana kita selaku warga PALI meyakinkan mereka," tambah Aka Cholik. 

Pada pelaksanaan Kejurnas Offroad, Pemkab PALI juga menggelar pelayanan donor darah dan vaksinasi dengan menggelar gerai disekitar lokasi. (sn/adv)
Share:

Buka Gerai Vaksinasi, Satgas Covid-19 PALI Manfaatkan Kejurnas Offroad


PALI. SININEWS.COM -- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tidak menyianyiakan kesempatan dengan adanya gelaran akbar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dilaksanakan di Sirkuit Mako Brimob PALI pada Sabtu dan Minggu (12-13/3/22) dengan membuka pelayanan vaksinasi di halaman kantor BPKAD PALI. 


Kejurnas Offroad di PALI yang diprediksi menyedot banyak pengunjung diharapkan banyak masyarakat yang belum mendapatkan vaksin sedianya dengan sukarela mendatangi gerai yang disiapkan dengan beberapa vaksinator siap melayani masyarakat. 

Pelayanan vaksinasi sendiri terbilang lengkap  dari vaksin dosis pertama dan kedua untuk dewasa dan anak-anak juga vaksin booster tersedia di gerai vaksinasi tersebut. 

Pantauan media ini, terlihat ada beberapa warga yang mendapatkan vaksin, baik itu dewasa dan anak-anak. 

Tentu saja, dengan adanya kegiatan setingkat nasional membawa banyak manfaat yang dirasakan masyarakat PALI. Selain jadi ajang hiburan, pedagang kuliner serta penginapan juga kecipratan rezeki. 

Belum lagi banyak peserta dari kalangan pengusaha yang membuka peluang investasi di kabupaten PALI.

Tinggal lagi dukungan masyarakat yang diharapkan Bupati PALI H Heri Amalindo disaat membuka Kejurnas Offroad agar bersama-sama menjaga nama baik kabupaten PALI dan melayani tamu yang datang sebagaimana halnya seperti raja. 

"Tamu adalah raja yang harus kita layani dengan baik agar membawa kesan baik. Kami juga meminta maaf kepada peserta dan Offisial serta pengunjung dari luar PALI karena kami daerah baru yang tentunya banyak kekurangan disana-sini. Namun kami akan berupaya maksimal agar seluruh peserta mendapat kesan baik sesuai yang dipercayakan panitia menjadi tuan rumah kegiatan ini. Kami juga berharap di tahun-tahun berikutnya, PALI kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang Kejurnas Offroad seperti ini," jabar Bupati. (sn/perry)
Share:

Donor Darah Digelar PMI PALI Ditengah Ajang Kejurnas Offroad


PALI. SININEWS.COM -- Gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Offroad di Sirkuit Mako Brimob Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu dan Minggu (12-13/3/22) dimanfaatkan juga oleh Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten PALI untuk melakukan donor darah.


PMI PALI membuka pelayanan di halaman kantor BPKAD dengan mendirikan tenda. 

"Alhamdulillah ada beberapa masyarakat yang mendonorkan darahnya sejak gerai PMI di buka. PMI akan melakukan donor darah selama Kejurnas Offroad berlangsung," ujar dr Tri Fitrianty, koordinator pelaksanaan donor darah PMI PALI, Sabtu (12/3/22).

dr Fitri, koordinator donor darah yang juga Direktur RSUD PALI juga mengajak masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya untuk mendatangi gerai PMI. 

"Kami siap layani masyarakat karena setetes darah yang didonorkan bisa menolong nyawa warga lainnya yang membutuhkan," ajaknya. 

Sementara itu, pelaksanaan Kejurnas Offroad di sirkuit Mako Brimob PALI masih berlangsung dibuka oleh Bupati PALI H Heri Amalindo didampingi ketua IMI provinsi Sumatera Selatan dengan peserta berjumlah 80 dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. 

Ajang tersebut menjadi hiburan rakyat yang haus akan refresing karena lama didera pandemi covid-19. 

Ekonomi masyarakat sekitar pun terlihat geliatnya, lantaran banyak pengunjung dari berbagai daerah dagang ke PALI. Terutama pelaku UKM bidang makanan dan penginapan. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts